10sahabat dijamin masuk syurga 1. Abu Bakar Siddiq ra.

Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan lakilaki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran (Surah At-Taubah ayat ke-40) sebagaimana berikut : ³Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:´Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita´.

Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.´ Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadiets. 2. Umar Bin Khatab ra. Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah. 3. Usman Bin Affan ra. Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi¶. 4. Ali Bin Abi Thalib ra . Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang. 5. Thalhah Bin Abdullah ra. Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.

6. Zubair Bin Awaam Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.

7. Sa¶ad bin Abi Waqqas Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi¶. 8. Sa¶id Bin Zaid Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi¶. 9. Abdurrahman Bin Auf Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi¶. 10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah Masuk Islam bersama Usman bin Math¶uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.

1.Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq ra (Khalifah Pertama,

Teman Setia Yang Banyak Berkorban)

Muhammad SAW wafat tanpa meninggalkan pesan siapa yang harus menggantikannya sebagai pemimpin umat.. Beberapa kerabat Rasul berpendapat bahwa Ali bin Abu Thalib misan dan menantu yang dipelihara Muhammad SAW sejak kecil yang paling berhak. Namun sebagian kaum Anshar, warga asli Madinah, berkumpul di Balai Pertemuan (Saqifa) Bani Saudah. Mereka hendak mengangkat Saad bin Ubadah sebagai pemimpin umat. Ketegangan terjadi, Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah datang untuk mengingatkan mereka. Perdebatan terjadi, sampai dua tokoh Muhajirin dan Anshar Abu Ubaidah dan Basyir anak Saad membaiat Abu Bakar. Umar menyusul membaiat. Demikian pula yang lainnya. Pertikaian selesai. Selasa malam menjelang salat Isya setelah Muhammmad SAW dimakamkan Abu Bakar naik ke mimbar di masjid Nabawi. Ia mengucapkan pidato pertamanya sebagai khalifah. Pidato yang ringkas dan dan berkesan di kalangan umat. Itu terjadi pada Juni 632, atau 11 Hijriah . Abu Bakar adalah orang pertama di luar kerabat Rasul yang memeluk Islam. Ia dikenal sebagai orang yang selalu membenarkan ucapan Muhammad SAW. Ketika orang-orang menghujat Muhammad SAW karena mengatakan baru mengalami Isra Mi raj, Abu Bakar menyatakan keyakinannya terhadap peristiwa itu. Ia menyiapkan perjalanan serta menemani Muhammad Saw saat hijrah ke Madinah. Ia juga menikahkan putrinya, Aisyah, dengan Rasul. Namun tak bererti kepemimpinan Abu Bakar mulus. Wafatnya Muhammad SAW menimbulkan pembelotan besar-besaran dari berbagai kabilah yang baru masuk Islam. Mereka tidak lagi patuh pada pemerintahan di Madinah. Beberapa orang malah menyatakan diri sebagai Nabi. Aswad Al-Insa di Yaman yang menyatakan diri sebagai Nabi dan membolehkan orang tidak solat dan berzina, telah dibunuh oleh orang dekatnya saat Rasulullah sakit. Sekarang ada Tulaihah dan Musailamah yang berbuat serupa. Di Madinah pun, Abu Bakar berselisih pendapat dengan Fatimah, putri Muhammad SAW, mengenai cara pengelolaan uang negara. Keluarga Rasul termasuk Ali bin Abu Thalib baru mengakui kepemimpinan Abu Bakar enam bulan kemudian, setelah Fatimah wafat. Tugas pertama yang dilakukan Abu Bakar adalah melaksanakan amanat Rasul: memberangkatkan pasukan Usamah bin Zaid ke arah Palestina dan Syam. Ia sendiri dalam usia 61 tahun kemudian memimpin tentara menggempur Tulaiha. Operasi militernya sukses. Setelah itu, Abu Bakar membentuk 11 regu untuk menaklukkan kabilah-kabilah yang menolak membayar zakat. Yakni dari Tihama di Laut Merah, Hadramaut di ujung Lautan Hindia, sampai ke Oman, Bahrain, Yamama hingga Kuwait di Teluk Persia. Pertempuran paling sengit terjadi melawan pasukan Musailamah yang memiliki 40 ribu pasukan. Tentara dari Madinah sempat hancur. Berkat kecerdikan panglima Khalid bin Walid, mereka memukul balik lawan. Seorang tentara Khalid, Al-Barra, berhasil melompati benteng Al-Hadikat dan membuka pintu dari dari dalam. Musailamah tewas. Pasukan Khalid kemudian bergerak ke Utara, menuju lembah Iraq yang saat itu dikuasai kerajaan besar Persia. Pada 8 Hijriah, Raja Persia Kisra merobek-robek surat yang dikirimkan Muhammad SAW. Rasul lalu menyebut Allah akan merobek-robek kerajaan Persia pula. Saat itu tiba melalui tangan Khalid bin Walid yang hanya membawa sedikit pasukan. Dalam perang di Allais tercatat 70 ribu orang tewas. Setelah itu Kerajaan Hira pun ditaklukkan. Jadilah seluruh wilayah Iraq sekarang masuk dalam wilayah kekhalifahan Abu Bakar. Setelah itu, Khalifah Abu Bakar mengirim 24.000 pasukan ke arah Syria, di bawah komando empat panglima perang. Mereka bersiap menghadapi 240.000 pasukan Romawi kekuatan terbesar di dunia pada masa itu yang diperintah Heraklius. Abu Bakar menetapkan Yarmuk sebagai pangkalan mereka. Ia juga memerintahkan Khalid bin Walid yang berada di wilayah Iraq untuk pergi ke Yarmuk dan menjadi Panglima Besar di situ. Sebanyak 9000 pasukan dibawanya. Abu Bakar mencatat banyak keberhasilan. Di jazirah Arab, ia telah berhasil menyatukan kembali umat Islam yang pecah setelah Rasul wafat. Di masanya pula, Islam mulai menyebar ke luar jazirah Arab. Meskipun

Abi Waqas dan Muaz b. Affan. ia tetap dikenal sebagai seorang yang sederhana. Abu Bakar mencadangkan nama Umar untuk dicalonkan memegang jawatan itu. tetapi Umar keluar secara berterang-terangan.Khalifah Umar al-Khattab ra (Saidina Khalifah Kedua. Beliau digelar al-Faruq yang bermaksud orang yang membezakan hak dengan yang batil. Qarth b. Abdul Rahman b. Kepimpinan Khalifah Umar Al-Khattab: A. Beliau merupakan seorang yang berani. Sebelum ini beliau merupakan musuh ketat kepada Islam dan sentiasa menghalangi perkembangan Islam. 63 tahun. putri Umar. Ia juga memerintahkan pengumpulan catatan ayat-ayat Quran dari para sekretaris Rasul. Setelah Umar memeluk Islam ramai dari kalangan orang-orang Islam yang tidak merasa apa-apa curiga lagi dalam mengerjakan ibadat. Jabal.demikian. Selepas memerintah negara Islam selama 10 tahun 6 bulan dan 4 hari. Zaid b. Beliau kemudiannya memberi sumbangan yang besar terhadap perkembangan Islam. Abu Bakar meninggal dalam usia yang hampir sama dengan Rasul. Abdul Uzza b. Orang Islam ramai yang berasa takut untuk melakukan ibadah kerana bimbangkan kepada orang Quraish yang selalu mengancang dan mengusir mereka. Al-Khattab b. Tsabit. Rabah b. Pembaharuan Dalam Bidang Pentadbiran . Saad b. sewaktu berumur 63 tahun. bangsa Parsi yang beragama Majusi. Ia hidup sebagaimana rakyat. Kaab. Auf. beliau pun wafat pada malam Rabu di akhir bulan Zulhijjah tahun 23 Hijrah. Selama dua tahun tiga bulan memimpin umat. Nabi Muhammad SAW juga mengelarkannya sebagai Abu Hafs kerana kegagahannya. Beliau mati kerana ditikam oleh Abu Lu luah. ia hanya mengeluarkan 8. tegas dalam kira bicara. Beliau juga terkenal sebagai pemidato dan juga ahli gusti. Jumlah yang sangat sedikit untuk ukuran waktu itu sekalipun. megah. dan berkedudukan tinggi. Ianya terbahagi kepada dua iaitu Majlis Syura Tertinggi dan majlis Syura Am. Waktu kecilnya pernah mengembala kambing dan dewasanya beliau berniaga dengan berulang alik ke Syam membawa barang dagangan. Abi Talib. Ketika khalifah Abu Bakar sedang sakit dan merasa ajalnya akan tiba. Cadangan tersebut mendapat persetujuan dari kalangan sahabat dan orang-orang ramai. Ketika berhijrah ke Madinah. Beliau dimakamkan berhampiran dengan makam Rasulullah dan Abu Bakar di Madinah. Ali b. Al-Khattab ra merupakan khalifah Islam yang kedua selepas Khalifah Abu Bakar ra. Pedang di tangannya sedia menghunus kepada sesiapa sahaja yang cuba menghalangnya. 2. Catatan-catatan itu dikumpulkan di rumah Hafshah. Semua pekara yang melibatkan masalah politik. Abdullah b.000 dirham wang negara untuk kepentingan keluarganya. beliau memanggil sahabat dan meninjau fikiran mereka untuk mencari tokoh Islam bagi dilantik menggantikan pentadbiran khalifah. Perlantikannya merupakan wasiat daripada Khalifah Abu Bakar. Razah b. serta tetap menjadi imam solat di masjid Nabawi. Beliau sendiri yang menjaganya daripada gangguan orang-orang Quraish. Waktu Jahiliah beliau pernah menjadi pendamai waktu terjadi pertelingkahan hebat antara kaum keluarganya. ramai orang Islam yang keluar dari Kota Mekah secara bersembunyi.Membentuk Majlis Syura Khalifah Umar telah membentuk satu Majlis Syura yang merupakan lembaga atau majlis perunding yang tertinggi. Adiy b. Pintar Membezakan Antara Haq dan Batil) Pengenalan: Khalifah Umar b. berterus terang menyatakan fikiran dan pandangannya dalam menghadapi satu-satu masalah. Sirah Umar Al-Khattab: Nama penuhnya ialah Umar b. Saidina Umar memeluk Islam pada tahun ke enam selepas kerasulan Nabi. Naufal b. Tetap pergi sendiri ke pasar untuk berbelanja. Di lahirkan pada tahun 583 M daripada Bani Adi iaitu salah satu bani dalam kabilah Quraish yang dipandang mulia. Anggota Majlis Syura Tertinggi ialah terdiri daripada Uthman b. . Gelaran ini diberikan oleh Rasulullah semasa beliau membawa sekumpulan umat Islam untuk bersembahyang di hadapan Kaabah secara terbuka untuk pertama kalinya dalam sejarah Islam.

Hamba tidak lagi dihina dan ditindas. Beliau juga sering bertanyakan kepada golongan-golongan Dzimmi (orang bukan Islam) untuk mengetahui samada cukai yang dikenakan membebankan mereka. Kesemua ini menyebabkan pungutan cukai menjadi cekap dan perbendaharan negara bertambah. Cukai yang dikenakan mengikut jenis tanaman yang ditanam. Sebelum seorang Gabenor itu dilantik. Inilah syarat yang dikenakan oleh Khalifah Umar Al-Khattab bagi menjamin keadilan dan kesucian Islam. C. Kadar dan sistem cukai telah diubah. segala tanah -tanah awam adalah menjadi milik kerajaan tempatan dan segala hasil dari tanah tersebut akan digunakan untuk membiayai kemudahan-kemudahan awam negara itu juga. Mereka yang dilantik hendaklah datang ke Mekah pada tiap-tiap tahun selepas menunaikan haji untuk membuat laporan.Melakukan polisi baru untuk golongan Dzimmi Khalifah Umar telah mengadakan cukai tanah dan juga jizyah kepada golongan ini. Ini berbeza dengan amalan-amalan sebelumnya dimana tanah-tanah akan dibahagikan kepada tentera yang menyertai peperangan. Di Mesir. Melalui amalan sistem syura. Taraf dan hak awam di berikan sama rata seperti apa yang dinikmati oleh orang Islam. bahawa cukai yang dikenakan keatas mereka tidak membebankan. Sumyah. Syu bah dan Zaid b. Umar meletakkan beberapa orang pegawai untuk menjalankan pentadbiran. Sehingga beliau menggangap semua manusia yang tidak mahu memberikan pendapat adalah manusia yang tidak berfaedah. Dengan perluasan kuasa ini.Membahagikan Wilayah-Wilayah Islam Perkembangan Islam yang semakin luas dengan pembukaan negara-negara Islam yang baru telah memerlukan kepada pentadbir bagi menguruskan sesebuah negara. Majlis Syura ini juga bertanggungjawab menentukan polisi negara dalam soal pemerintahan dalaman dan hubungan luar. . Syria. Beliau juga membuka peluang dan kebebasan yang seluas-luasnya kepada semua orang untuk mengemukakan fikiran dan pendapat mereka demi kebaikan dan keadilan Islam. kecualilah bagi orang-orang yang . dan Iraq misalnya. . sebagai contohnya Muawiyah b. Pembaharuan dalam bidang ekonomi Banyak pembaharuan yang dilakukan oleh Umar bagi mengagihkan pendapatan kepada rakyat dan juga negara mengikut kehendak Islam. Syarat-syarat yang menyusahkan rakyat dan tidak adil akan dihapuskan. Golongan Dzimmi yang masih menentang Islam akan dibuang atau dihalau keluar negara. Pembaharuan Dalam Bidang Sosial . yang mana ianya telah dilaksanakan di Mesir dan Iraq bagi menambahkan lagi hasil pertanian. Amru b. Abu Sufian. al-Ass. mereka haruslah mengisytiharkan harta mereka bagi mengelakkan dari menerima rasuah. Harta mereka tidak akan dirampas. Pernah suatu kali khalifah Umar memanggil 10 orang Dzimmi dari Kufah dan 10 orang Dzimmi dari Basyrah supaya mereka bersumpah. Beliau juga turut memajukan sistem pertanian dengan membuka tanah-tanah baru dan juga mengadakan projek pengairan. Cukai ini adalah berpatutan kerana rendah kadarnya dan tidak menyusahkan mereka. Mughirah b. . Khalifah Umar dapat mengetahui apa-apa permasalahan yang berlaku kepada dalam semua segi. B. Khalifah Umar menetapkan tanah-tanah yang dimiliki oleh penduduknya tidak akan dirampas tetapi ianya akan dikenakan cukai. Khalifah Umar telah membahagikan kerajaan Islam yang semakin luas kepada beberapa wilayah demi menjaga kelicinan pentadbiran Islam.Memperbaharui undang-undang pentadbiran tanah Perluasan kuasa Islam menuntut kepada Khalifah Umar untuk melakukan pembaharuan terhadap sistem tanah.Memperbaharui taraf kedudukan hamba Golongan hamba pada masa itu telah diberikan hak kepentingan sosial dan taraf yang baik. mereka boleh hidup bebas seperti orang-orang biasa.keselamatan dan sosial negara akan dibincangkan bersama-sama dalam majlis tersebut. Inilah langkah yang dilakukan oleh Umar sebelum pekara ini diperbaharui. malah harta mereka yang tidak dapat dipindahkan seperti ladang akan dibayar ganti rugi oleh kerajaan Islam. Tentera atau umat Islam dari negara lain tidak dibenarkan mengambil tanah dari negara jajahan kecuali melalui pembelian. Khalifah Umar dikatakan berkebolehan dalam memilih pegawai-pegawai yang cekap bagi melicinkan pentadbiran.

Beliau menyediakan guru-guru bagi mengajar pelbagai ilmu berhubung dengan keilmuan dan dihantar ke serata tempat bagi yang memerlukan serta diberi gaji yang lumayan. Begitu juga dengan hamba yang berkeluarga tidak boleh dipisahkan dari keluarga mereka. Beliau terkenal sebagai seorang yang lemah lembut. sehingga beliau digelarkan dengan gelaran al-Ghani . 50 ekor kuda dan 1000 dinar. pegawai-pegawai yang tidak menghormati dan menjaga hal kebajikan hamba akan dikenakan tindakan oleh Khalifah Umar.Memajukan sistem pertanian Khalifah Umar telah mewujudkan terusan bagi memajukan sistem pertanian yang mana terusan tersebut seperti Terusan Amirul Mukminin yang menghubungkan Sungai Nil dengan Laut Merah sepanjang 69 batu dari bandar Fustat. Taraf golongan hamba juga disamakan dengan tuannya dalam apa-apa hal tertentu. Malaikat Berasa Malu Kepadanya) Pengenalan Khalifah Uthman merupakan khalifah Islam yang ketiga selepas Khalifah Abu Bakar dan Khalifah Umar alKhattab. Beliau memanfaatkan waktu itu untuk mengaji Al-Quran dan setiap tahun beliau menunaikan ibadah haji. sebagai contohnya dalam peperangan Tabuk. Khalifah Uthman telah melaksanakan hijrah sebanyak dua kali. Rumusan: Khalifah Umar adalah merupakan Khalifah yaang banyak melakukan pembaharuan kepada negara Islam. Beliau selalu bersegera dalam segala amal kebajikan dan kepentingan umat. Begitu juga beliau juga telah mengadakan sistem cukai bagi menambahkan pendapatan negara. Affan ra. Tengah malamnya tak pernah disia-siakan. Umat Islam diwajibkan menghafal surah -surah tertentu didalam al-Quran bagi menghuraikan prinsip-prinsip utama ajaran Islam seperti surah al-Baqarah. dermawan dan penuh belas kasihan. . Uthman merupakan seorang bangsawan dari golongan Quraish dari Bani Ummayah. beliau telah mendermakan hartanya iaitu 950 ekor unta. dan yang kedua ke Madinah. Sekolah-sekolah ditubuhkan di masjid-masjid bagi diajar pelajaran Islam di seluruh wilayah Islam.benar menentang Islam dalam peperangan. Tanah juga telah dikajiselidik bagi menempatkan tanaman-tanaman yang bermutu. Abul-As yang mana beliau dilahirkan ketika Baginda Nabi Muhammad SAW berumur 5 tahun. . Begitu juga ketika umat Islam berhijrah ke Madinah. Oleh itu Saidina Uthman telah membeli telaga Ruma dari seorang Yahudi dengan harga 20 000 dirham untuk digunakan oleh umat Islam dengan percuma. umat Islam menghadapi masalah untuk mendapatkan air minuman. Umar menetapkan bahawa hamba perempuan yang menjadi ibu tidak boleh dijual sewenang-wenangnya seperti hamba-hamba lain. Beliau dilantik menjadi khalifah melalui persetujuan orang ramai. Rakyat juga digalakan untuk membuka tanah-tanah baru bagi memperbanyakkan hasil pertanian.Mengalakkan kegiatan keilmuan dan pelajaran Pelbagai langkah telah dilakukan oleh Khalifah Umar untuk mengembangkan pelajaran al-Quran. Selepas memeluk Islam beliau banyak mendermakan hartanya ke arah kepentingan agama Islam. pertama ke Habasyah. Bila sedang berzikir dari matanya mengalir air mata haru. Saidina Uthman bin Affan ra adalah seorang yang bertaqwa dan bersikap wara .Khalifah Uthman bin Affan ra (Khalifah Ketiga. an-Nisa. Tanah yang tidak dikerjakan akan ditarik balik sekiranya tidak terdapat hasil pertanian di dalamnya. D. 3. Pembaharuan Dalam Bidang Ekonomi . Golongan ini akan diberikan pelbagai ganjaran sebagai satu usaha untuk menggalakkan menghafal kandungan al-Quran. Sirah Khalifah Uthman bin Affan Nama beliau sebenarnya ialah Uthman b. Umar pernah melucutkan jawatan seorang pegawainya yang tidak menziarahi pekerjanya yang sakit. Sebagai contoh. Pentadbiran khalifah selepasnya pula diberikan kepada saidina Uthman b. Affan b. alMaidah dan sebagainya. Beliau merupakan salah seorang dari saudagar yang terkaya di Tanah Arab. Di Iraq pula beliau telah membina Empangan Abu Musa yang menyambungkan Sungai Dujlah (Tigres) dengan bandar Basrah. pemurah dan baik hati.

Kepimpinan Dan Sejarah Pentadbiran: Ahli sejarah telah membahagikan tempoh pemerintahan Khalifah Uthman selama 12 tahun kepada dua bahagian iaitu pertamanya zaman atau tahap keamanan dan keagungan Islam. pemerintahan Islam dilanda fitnah. Rasulullah SAW telah menikahkan beliau dengan puteri Baginda iaitu Ummi Kalthum. Algeria. Apa yang paling ketara sekali ialah dalam masalah mereka mempelajari al Quran. Beliau juga bertanggungjawab dalam menubuhkan angkatan tentera laut Islam yang pertama bagi menjamin keselamatan dan melakukan perluasan kuasa. Bidang Ketenteraan Khalifah Uthman banyak melakukan perluasan kuasa terhadap beberapa buah negara dalam usahanya menyebarkan Islam. Sasaran fitnah tersebut adalah Saidina Uthman ra hingga mengakibatkan beliau terbunuh pada tahun berikutnya. 4. Oleh itu Khalifah Uthman telah mengadakan satu naskhah al-Quran yang baru yang mana ianya digunakan secara rasmi untuk seluruh umat Islam. Afganistan. Masjid tersebut telah diluaskan pada tahun 29 Hijrah. Melakukan Pembukuan Al-Quran Perluasan kuasa telah menyebabkan penyebaran Islam terjadi secara meluas. Ini termasuklah kejayaannya dalam: 1.Beliau digelarkan sebagai Zunnurain yang bermaksud dua cahaya kerana menikahi dua orang puteri Rasulullah iaitu Ruqayyah dan Ummi Kalthum. ini dapat dilihat pada keluasan empayar Islam yang dapat mengatasi keluasan empayar Rom Timur dan juga empayar Parsi pada zaman kegemilangan mereka. Libya. Apabila ramainya orang-orang yang memeluk Islam sudah tentu banyaknya perbezaan antara sesuatu wilayah dengan wilayah yang lain dari segi mereka mempelajari Islam. Isterinya yang terakhir ialah Nailah binti Furaifisha. Ramai pendakwah telah dihantar keserata negeri bagi memperluaskan ajaran Islam. Zaman Keamanan Dan Keagungan Islam Banyak jasa-jasa dan juga kejayaan yang telah dilakukan oleh Khalifah Uthman dalam menyebar dan memperkembangluaskan Islam. Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjamin kesucian al-Quran sebagai sumber perundangan Islam. Morocco dan beberapa buah negara lagi. Beliau juga banyak menggunakan al-Quran dan as-Sunah dalam menjalankan hukum-hukum. Al-Quran inilah yang digunakan hingga kehari ini yang mana ianya dikenali dengan nama Mushaf Uthmani. Beliau juga telah melantik ramai pengajar hukum Islam dan juga melantik petugas khas yang membetulkan saf-saf sembahyang. Uthman berkahwin sebanyak 7 kali lagi selepas kematian Ummi Kalthum dan seluruh anaknya berjumlah seramai 16 orang. Antara wilayah baru yang telah berjaya ditakluki ialah Cyprus. Al-Fitnah al-Kubra (Zaman Fitnah) Pada akhir tahun 34 Hijrah. 2. Samarqand. Beliau Telah Membesarkan Masjid Nabawi Masjid Nabawi telah menjadi padat kerana dipenuhi dengan jemaah yang semakin ramai. Beliau dilantik menjadi khalifah pada tahun 23 Hijrah oleh jawatankuasa yang ditubuhkan oleh Khalifah Umar al-Khattab ra. Beliau juga banyak mengajar hukum-hukum Islam kepada rakyatnya. Oleh itu Khalifah Uthman telah membesarkan masjid tersebut dengan membeli tanah bagi memperluaskan kawasan tersebut. Tunisia. Banyak negara-negara yang telah dibuka melalui angkatan tentera ini. Beliau dilantik menjadi khalifah selepas kematian Khalifah Umar ra yang ditikam. Setelah Ruqayyah meninggal dunia. manakala yang keduanya pula ialah tahap atau zaman Fitnatul-Kubra iaitu zaman huru hara. Khalifah Uthman telah menggunakan lahjah Bahasa Quraish dan yang mana al-Quran yang berbeza telah dibakar. Banyak terdapatnya perbezaan bacaan yang membawa kepada salah bacaan antara satu tempat dengan tempat yang lain. Dengan keadaan ini banyak terjadinya salah faham dan saling tuduh menuduh sesama orang Islam dalam menyatakan siapakah yang betul pembacaannya. 3. . Usaha Khalifah Uthman Dalam Menyebarkan Dakwah Islam Khalifah Uthman sering berdakwah di penjara dan beliau berjaya mengislamkan ramai banduan.

mengkhususkan sumber air untuk kepentingan dirinya sendiri dan mengangkat pejabat dari kalangan generasi muda. Usianya 32 tahun lebih muda dari Rasulullah SAW. Oleh kerana itu shalatnya tidak diqasar. Umar juga pernah melakukan ini sebelumnya. Saidina Uthman ra telah mati dibunuh oleh pemberontak-pemberontak yang mengepung rumahnya pada tahun 35 Hijrah. Ketika Nabi Muhammad SAW . Nabi Muhammad SAW memelihara Ali di rumahnya. bersamaan dengan tahun 656 Masihi. Mereka juga menuntut agar Uthman dibunuh. Pemerintahannya memakan masa selama 12 tahun. Peristiwa inilah yang disebut dengan Al-Fitnah al-Kubra yang pertama. Sewaktu kecil. Demi Allah seandainya kunci syurga ada di tanganku. Beliau dilahirkan pada tahun 602 M atau 10 tahun sebelum kelahiran Islam. Beliau adalah orang pertama yang memeluk Islam dari kalangan kanak-kanak. Basrah dan Kufah bersepakat memilih Ali bin Abu Thalib sebagai khalifah baru. hal ini dilakukan semata-mata kerana mereka mempunyai kemampuan dalam bidang-bidang tersebut.  4. Pembaiatan Ali pun berlangsung di Masjid Nabawi. adalah orang pertama yang memeluk Islam setelah Khadijah. kerana Rasulullah sendiri mendahulukan kaum Quraish daripada bani lainnya. Saidina Ali ra menjawab. sehingga merobek persatuan umat Islam. shalat tidak diqasar sewaktu di Makkah. Adapun shalat yang tidak diqasar sewaktu di Makkah. umat Islam pulang dengan rasa puas. Menurut riwayat. Singa Allah Yang Dimuliakan Wajahnya Oleh Allah) Ketika Khalifah Uthman bin Affan ra wafat. Saidina Ali bin Abi Thalib ra bermati-matian membela Saidina Uthman dan menyangkal tuduhan mereka. Adapun mengangkat pejabat dari generasi muda. yang segera dijawab oleh mereka. Bani Umayyah. bukan untuk ternak unta dan domba miliknya sendiri. Aku bertaubat atas perbuatanku. Ali sempat menolak penunjukan itu. Mushaf-mushaf yang dibakar ialah yang mengandungi perselisihan dan yang ada sekarang ini adalah yang disepakati bersama keshahihannya. yang mana ianya merupakan pemerintah yang paling lama dalam pemerintahan Khulafa ar-Rasyidin. Setelah mendengar penjelasan Ali ra. Adapun sumber air yang dikhususkan itu adalah untuk ternak sedekah sehingga mereka besar. aku akan memasukkan Bani Umayyah ke syurga. Saidina Ali adalah salah seorang sahabat paling dekat dengan Rasul. Kecerdasan dan keberanian Ali sangat menonjol dalam lingkungan Quraisy. Saat masih kanak-kanak. Pada hari Jumaat. warga Madinah dan tiga pasukan dari Mesir. Nabi Muhammad SAW diasuh oleh Abu Thalib. Di antara mereka ada yang menyebarkan tulisan dengan tanda tangan palsu dari pada sababat termuka yang menjelek-jelekkan Uthman. Saidina Uthman berkhutbah dan mengangkat tangannya seraya berkata. Mereka selalu shalat berjamaah. adalah kerana dia berkeluarga di Makkah dan dia berniat untuk tinggal di sana. Rasulullah SAW juga pernah melakukan ini hal yang demikian. Setelah berumah tangga dan melihat Abu Thalib hidup kekurangan. Adapun beliau mengutamakan kaumnya. sebahagian besar umat termakan fitnah tersebut hingga terjadinya pembunuhan atas dirinya. beliau telah menentang tokoh-tokoh Quraisy yang mencemuh Nabi Muhammad SAW. setelah sebelumnya terkepung selama satu bulan di rumahnya.Khalifah Ali bin Abu Thalib ra (Khalifah Keempat. Saidina Ali merupakan sepupu dan merupakan menantu Baginda SAW melalui pernikahannya Fatimah. Saidina Ali menanyakan keluhan dan tuduhan mereka. pamannya yang juga ayah kepada Saidina Ali. Namun semua mendesak beliau untuk memimpin umat. Beliau telah dididik di rumah Rasulullah dan ini menyebabkan beliau mempunyai jiwa yang bersih dan tidak dikotori dengan naluri Jahiliyah. la juga mengutamakan segala fasilitas untuk Bani Umayyah (golongannya) melebihi orang lain. Ya Allah. Uthman telah membakar mushaf-mushaf.Fitnah yang keji datang dari Mesir berupa tuduhan-tuduhan palsu yang dibawa oleh orang-orang yang datang hendak umrah pada bulan Rajab. Tetapi para peniup fitnah terus melancarkan fitnah dan merencanakan makar jahat mereka. Nama beliau sebenarnya ialah Ali bin Abi Talib bin Abdul Mutalib bin Hasyim bin Abdul Manaf. aku beristighfar dan bertaubat kepadaMu. Fitnah kejipun terus menjalar dengan kejamnya. Ali dan Zaid bin Haritsah anak angkat Nabi Muhammad SAW.

pembunuh Uthman masih belum dihukum. Uhud hingga Khandaq. Fatimah Az-Zahra. Untuk itu. hanya Gabenor Iraq iaitu Abu Musa Al-Asyari saja yang bukan dari keluarga Umayyah. Sebagai khalifah. Hal yang tak lazim dilakukan para pemimpin negara. sehingga Ibnu Abbas mengkritiknya. Aisyah memimpin pasukannya dalam tandu tertutup di atas unta. Beberapa orang menuding Ali terlalu dekat dengan para pembunuh itu. Langkah ini makin mengundang kritik dari kelompok Aisyah. Tapi Ali berkeras. Mereka menuntut Ali untuk mengadili pembunuh Khalifah Uthman. Setahun sudah berlalu. wilayah yang masyarakatnya menyokong Saidina Ali. Kesan dari kematian Khalifah Uthman adalah amat sulit bagi Khalifah Ali untuk menyelesaikan terutamanya dalam masalah menjalankan pentadbiran. Menjelang Rasul menunaikan ibadah haji. Terjadilah peristiwa menyedihkan itu. Banyak pasukan juga mengendarai unta. Ali ditugasi untuk melaksanakan misi ketenteraan ke Yaman dan dilakukannya dengan baik. Bahkan Muawwiyah menyiapkan pasukan dalam jumlah besar untuk menentang Ali. Maka perang itu disebut Perang Jamal (Unta). Muawiyyah menolak berbaiat sebelum pembunuh Uthman dihukum. Kesempatan ini pun dimanfaatkan oleh Muawiyyah. Juga ketegangan politik akibat pembunuhan Uthman. beliau mendesak Muawiyyah bin Abu Sufyan Gabenor Syam. Rasul SAW kemudiannya menikahkan Ali dengan puteri bongsunya. Sejumlah sahabat penting seperti Mughairah. Oleh itu golongan ini telah menuduh Khalifah Ali terlibat dalam pembunuhan Khalifah Uthman. Sekitar 10 ribu orang tewas dalam perang sesama Muslim ini. Muawiyyah berhasil menarik Amru bin Ash ke pihaknya. Ali menikah dengan Ashma . Dari 20 gabenor yang ada. peperangan antara kaum Muslim. di masjid Damaskus untuk menyudutkan Ali. beliau adalah ahli tempur yang sangat disegani. Ali menyebut pengadilan sulit dilaksanakan sebelum situasi politik reda. untuk langsung memimpin perang. Beliau juga telah bertindak mengambil kembali tanah-tanah kerajaan yang telah dibahagikan oleh Khalifah Uthman kepada keluarganya. Aisyah tertawan setelah tandunya penuh dengan anak panah. Untuk melicinkan pentadbiran. Saad bin Abi Waqqas dan Abdullah bin Umar menyarankan kepada Saidina Ali agar menunda serangan itu. Ini telah menimbulkan rasa tidak puas hati dikalangan Bani Umayyah. Baik di perang Badar. Begitu juga sepupu Ali. Khalifah Ali telah memecat jawatan pegawai-pegawai yang dilantik oleh Khalifah Uthman yang terdiri dari kalangan Bani Umayyah. yakni Ja far bin Abu Thalib dan Khalifah Abu Bakar. Beliau menggantungkan jubah Uthman yang berlumur darah serta potongan jari isteri Uthman. Ali tidur di tempat tidur Nabi Muhammad SAW serta mengenakan mantel yang dipakai oleh Rasulullah. . bahkan seterusnya. Ali segera menyusun pasukan. Zubair tewas dibunuh di Waha Al-Sibak. Ali pun siap menggempur Muawiyyah. Nabi Muhammad SAW pernah memuji Ali dengan kata-kata: Saya adalah ibukota ilmu dan Ali adalah gerbangnya. Kefasihan bicara Ali dipuji oleh banyak kalangan. Ini telah menambahkan lagi semangat kebencian Bani Umayyah terhadap Khalifah Ali. Mengenai kecerdasannya.berhijrah dan kaum Quraisy telah menghunus pedang untuk membunuhnya. Thalhah terluka di kaki dan meninggal di Basra. Beliau meninggalkan ibu kota Madinah sepenuhnya. yang juga pimpinan keluarga Umayyah untuk segera berbaiat kepadanya. janda yang dua kali ditinggal mati suaminya. Ibnu Abbas. Thalhah dan Zubair lalu memimpin 30 ribu pasukan dari Makkah. juga Zubair dan Thalhah dua orang pertama yang masuk Islam seperti Ali. Beliau bermaksud menyatukan negara lebih dahulu. Aisyah. Di medan perang. Setelah Fatimah Az-Zahra wafat. Pasukan Ali yang awalnya diarahkan ke Syam terpaksa dibelokkan untuk menghadapi Aisyah. Tuntutan demikian juga banyak diajukan oleh tokoh lainnya seperti Saidatina Aisyah rha. Keluarga Umayyah menguasai hampir semua kerusi pemerintahan. Namanya semakin sering dipuji setelah beliau berhasil menjebol gerbang benteng Khaibar yang menjadi pertahanan terakhir Yahudi. Beliau berangkat ke Kufah. beliau mewarisi pemerintahan yang sangat kacau.

Dua hari kemudian beliau pun wafat. Mereka menyerang dan bahkan membunuh orang-orang yang berbeza pendapat dengannya. berwawasan sempit dan keras. Beliau mendukung Muawiyyah untuk menjadi khalifah tandingan. Puluhan ribu Muslim tewas. Namun Muhammad anaknya yang suka berpolitik -menyarankan Amru mengambil kesempatan. Ketika mereka sedang berada dalam pasar yang ramai dengan para pengunjung dari segala tempat. Amru tergoda. Thalhah mengalami suatu peristiwa yang mengubah jalan hidupnya secara menyeluruh. Dia menganggap Muawiyyah mahupun Ali telah melanggar hukum Allah.putih . negara baru akan dapat ditegakkan jika tiga orang yang dianggap penyebab masalah yakni Ali. Lain halnya dengan Thalhah yang muda usia. mereka mengikat al-Quran di hujung tombak dan mengajak untuk berhukum pada al-Quran (Majlis Tahkim). Pembunuhan berlangsung di beberapa tempat. Mereka berfikir. Dia adalah Nabi penutup. Kedua pihak bertempur di Shiffin. Ahmad yang mana? jawabku balik bertanya Ahmad Ibnu Abdullah bin Abdul Muththalib. Amru bin Ash di pihak Muawiyyah. anak Amru yang shaleh. sehingga memungkinkannya untuk berlumba dengan mereka yang tua dan berpengalaman memperoleh keuntungan dalam berdagang. Keduanya sepakat untuk menurunkan Ali dan Muawiyyah. Di Kufah. demikianlah pendapatnya. Laa hukma illallah (tiada hukum selain Allah). Ali tetap mengalah. beliau membunuh imam yang menggantikan Amru bin Ash. Beliau diiming-imingi menjadi Gabenor Mesir. Dan dia akan keluar (hijrah dan mengungsi) dari negerimu Tanah Haram. Hurkus adalah seorang yang lurus. seruan itu harus dihormati. Muawiyyah dan Amru dibunuh. Bulan ini dia pasti muncul. Peristiwa itu terjadi pada Ramadhan 40 Hijrah bersamaan 661 Masihi. serunya. Saidina Ali ra sedang berangkat ke masjid ketika diserang dengan pedang. Muawiyyah lalu menggunakan model kerajaan . aku penduduk Makkah! Sudah munculkah di tengah-tengah kalian orang yang bernama Ahmad? tanya pendeta kepadaku.Saidina Thalhah bin Ubaidillah ra (Syahid Yang Hidup) Thalhah bin Ubaidillah berpergian dengan sebuah kafilah Quraisy berniaga ke Syam. korban sebanyak 35 ribu manakala di pihak Muawiyyah seramai 45 ribu. Sebahagian berpendapat. menyarankan ayahnya untuk menolak ajakan Muawiyyah. Tetapi pemuda itu pintar dan cerdik. Dalam keadaan terdesak. pihak Muawiyyah bersiasat. hulu Sungai Eufrat di perbatasan Iraq-Syria. Namun Amru kembali mengingkari kesepakatannya. Pelanggar hukum Allah boleh dibunuh. tiba-tiba seorang pendeta berseru: Perhatian! Perhatian bagi kaum pedagang! Adakah di antara tuan-tuan yang berasal dari kota Makkah? Kebetulan aku berdiri tidak jauh dari pendeta tersebut. Muawiyyah yang kini hidup dengan pengawalan ketat seperti seorang raja selamat dari pembunuhan tersebut dan hanya terluka. Ibukota pun dipindah dari Madinah ke Damaskus. pengetahuan dan pengalamannya mengenai perdagangan tidak seperti para pedagang yang tua-tua. . Di pihak Ali.Amru seorang politisi ulung yang sangat disegani. Kata Thalhah. Caranya memandang masalah selalunya hitam. Pihak Ali berpecah. Atas usulan Amru. 5. Kelompok Hurkus segera menguat. Amru bin Abu Bakar bertugas membunuh Amru bin Ash di Mesir dan Abdurrahman bertugas membunuh Ali di Kufah. Ya. Abdullah. Berakhirlah model kepemimpinan Islam untuk negara yang dicontohkan Rasulullah SAW. Abu Musa yang dikenal sebagai seorang shaleh dan tak suka berpolitik di pihak Ali. Orang-orang menyebut kelompok radikal ini sebagai Khawarij (barisan yang keluar). Ketika kami berada di pasar Bushra. Kedua pihak berunding. Yang lain menyebut itu hanyalah cara Muawiyyah untuk menipu dan menghindari kekalahan. Hujaj bertugas membunuh Muawiyyah di Damaskus. para pedagang Quraisy masuk ke pasar yang ramai hendak berjual beli. Situasi yang tak menentu itu menimbulkan kemarahan Hurkus komandan pasukan Ali yang berasal dari keluarga Tamim. Setibanya di Bushra. pindah ke negeri berbatu-batu hitam. Amru bin Abu Bakar tersilap dalam menjalankan tugasnya. Marilah kita dengarkan Thalhah mengisahkan riwayat hidupnya sendiri. Lalu kuhampiri dia seraya berkata.

Dengan syahadatku itu. Lalu kuambil unta. ketika aku sa i antara Shafa dan Marwa. Aku pergi menemui Abu Bakar dan bertanya kepadanya. hai pemuda! kata pendeta itu menjelaskan. Muhammad bin Abdullah mengatakan dia Nabi. kata Thalhah melanjutkan ceritanya. Ash Sha bah binti Al Hadhramy. Mereka mengeluh. negeri yang subur makmur memancarkan air dan garam. Aku bertanya. Lalu diceritakannya kepadaku kisah Muhammad menjadi Nabi dan Rasul (sejak peristiwa di gua Hira . Ya. dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasulullah. Kemudian aku mengucapkan syahadat di hadapannya. dia menjelaskan tentang Islam dan membacakan beberapa ayat Al-Quran kepadaku. Setelah mereka putus asa membujuk Thalhah dengan cara lemah lembut. tidak ada Tuhan selain Allah. untuk disiksa sesuka hati mereka. Cobaan-cobaan yang dialaminya karena mempertaruhkan agama Allah dan Rasul-Nya tambah meningkat dan semakin besar pula. penyayang dan lemah lembut.banyak pohon kurma. supaya engkau tahu dan memasukinya. Kemudian diajaknya aku masuk agama baru itu. Pada suatu hari. Kemudian diikatnya pula Abu Bakar Shiddiq. Peristiwa masuknya pemuda Quraisy ini ke dalam Islam. Satu peristiwa dan peristiwa yang lain sambung-menyambung. dan menyukai majlisnya karena dia ahli sejarah Quraisy dan silsilah keturunan suku itu. Sesudah itu. Tanyaku. Sebaiknya Anda segera menemuinya. sampai di Makkah. Orang banyak itu berlari-lari di belakang pemuda tersebut. bahwa dia diangkat Nabi. lalu diserahkannya kepada para jagoan dan tukang pukul kota Makkah. sehingga kegembiraan itu terpancar jelas di wajahnya. agama berhala. Siapa wanita tua itu? Jawab mereka. aku melihat sekelompok orang menggiring seorang pemuda dengan tangan terbelenggu ke kuduknya. Adakah suatu peristiwa yang terjadi di Makkah sepeninggalku? Ada! jawab mereka. Dadaku terasa lapang untuk menerima Islam. Orang-orang sepersukuan dengan Thalhah berusaha keras mengembalikannya ke dalam agama nenek moyang mereka. dan dengarlah pula apa yang dikatakan Muhammad tentang agama yang dibawanya. Aku ceritakan pula kepadanya pertemuanku dengan pendeta di Bushra. kedua-duanya disatukannya. Sebaliknya aku ceritakan pula kepadanya peristiwa pertemuanku dengan pendeta Bushra. gelisah dan berkeluh kesah. karena pendirian Thalhah amat kokoh dan kuat. Setelah bertemu dengannya. lalu mengikuti Muhammad anak Bani Hasyim. Hari demi hari berjalan terus. Abu Bakar tercengang mendengar ceritaku. dan aku segera pulang kembali ke Makkah. Putera Abu Quhafah (Abu Bakar Shiddiq) percaya dan mengikuti apa yang dikatakannya. tak dapat digoyahkan sedikit jua. dan Anda menjadi pengikutnya? Betul! jawab Abu Bakar. sampai turunnya ayat pertama). Dia seorang yang lapang dada. Ibunya mengharapkan Thalhah menjadi pemimpin bagi kaumnya. berdiri di hadapan Thalhah dan mengikatnya dengan tali. Tetapi bakti dan perjuangan Thalhah menegakkan agama Islam dan membela kaum muslimin semakin tumbuh dan tambah meluas. Bersama orang banyak itu terdapat seorang wanita lanjut usia. akhirnya mereka bertindak kasar dengan menyiksa dan menyakitinya. aku bertanya kepada keluargaku. Dia keluar dari kepercayaan nenek moyang. Dan yang paling sedih ialah ibu Thalhah sendiri. Betulkah berita mengenai Muhammad bin Abdullah. memecut dan memukuli kepalanya. Ceritakan kepadanya peristiwa yang engkau alami dengan pendeta Bushra itu. tak ubahnya bagaikan petir menyambar keluarganya. Sehingga kaum . maka aku tercatat sebagai orang ke-empat yang menyatakan Islam di hadapan Abu Bakar. Maka sejak itu. Thalhah dan Abu Bakar digelari orang Al Qarinain (Sepasang sahabat yang terikat). Beliau sangat gembira mendengar ceritaku. Kami berteman baik dengan dia. Lalu katanya. bagaikan gunung karang yang terhunjam dalam perut bumi. karena si ibu telah melihat bakat yang terkandung dalam pribadi anaknya. Berita yang kuterima dari pendeta itu tertanam ke dalam hatiku. Thalhah bin Ubaidillah semakin hari semakin dewasa. Naufal bin Khuwalid yang dijuluki sebagai Asadul Quraisy (Singa Quraisy). Kata Thalhah. Mas ud bin Kharasy bercerita. tinggi dan mulia. ibu kandung pemuda itu! Kemudian. Kemudian digembirakannya aku dengan kebaikan dunia dan akhirat. Mengapa pemuda itu? Jawab mereka. meneriaki si pemuda dengan caci makian. sambil mendorongnya. Marilah kita pergi menemui Muhammad. tetapi mereka tidak berhasil. Dia pedagang yang berbudi tinggi dan berpendirian lurus. Aku pergi bersama Abu Bakar menemui Muhammad. Kafilah aku tinggalkan di belakang. Pemuda itu Thalhah bin Ubaidillah. dan berita yang disampaikannya kepadaku. aku kenal Abu Bakar.

Sekarang engkau. sehingga Thalhah dijuluki Asy Syahidul Hayy (Syahid yang hidup). Rasulullah dan orang-orang yang mengawal beliau naik ke sebuah bukit. Kata Abu Bakar. ya Rasulullah! kata seorang sahabat Anshar. Maka tinggallah Thalhah seorang. Tidak! Jangan engkau! Engkau tetap di tempatmu! kata Rasulullah memerintah. tetapi senantiasa ditahan oleh Rasulullah dan diperintahkannya tetap di tempat. Saya. Pergelangan tangannya putus sebelah. Sesudah itu kembali menyerang musuh. sehingga perajurit Anshar gugur karena membela nabinya. Adapun sebabnya bergelar Thalhah Al Khair atau Thalhah Al Jaud . Saya. Tinggalkan aku! Bantulah Thalhah. Rasulullah bersabda sesudah itu mengenai Thalhah. setiap Rasulullah meminta pahlawannya untuk melawan tentara musyrikin. dan Thalhah Al Fayyadh (Thalhah yang dermawan). Kemudian Thalhah kembali ke dekat Rasulullah. Thalhah selalu memajukan diri. ya Rasulullah! kata Thalhah mendahului yang lain-lain. Mengapa Anda gelisah. hai Thalhah! Dalam perang itu. Rasulullah terus naik. Akan tetapi kita nukilkan di sini dua diantaranya. Maka bersabda Rasulullah. kawan kalian! Kami dapati Thalhah berlumuran darah. Karena itu Thalhah menerkam musuhnya dan menghalau mereka sekuat tenaga. Siapa yang berani melawan mereka. Kata Rasulullah kepada Thalhah. dan disandarkannya ke tebing. seperti biasanya pikiran seseorang tertuju kepada Tuhannya bila dia tidur.muslimin menggelarinya Asy Syahidul Hayy (Syahid yang hidup). Kata Rasulullah. Malamnya dia ketakutan. atau Thalhah Al Jaud (Thalhah yang pemurah). lalu dinaikkannya beliau sedikit ke bukit. Siapa yang ingin melihat orang berjalan di muka bumi sesudah mengalami kematiannya. Perajurit Anshar itu maju melawan perajurit musyrikin. Saya dan Abu Ubaidillah bin Jarah ketika sedang berada agak jauh dari Rasulullah. sehingga dia berhasil menyingkirkan mereka dari Rasulullah. Perajurit Anshar itu maju melawan tentara musyrikin. atau tusukan lembing. Pada suatu sore hari dia mendapat untung dari Hadhramaut kira-kira 700 000 dirham. tetapi beliau dihadang oleh ratusan kaum musyrikin yang hendak membunuhnya. yang mengalir dari seluruh tubuhnya. Siapa yang berani melawan mereka ini? Saya. Perang hari itu adalah peperangan Thalhah keseluruhannya. Tidak! Jangan engkau! Engkau harus tetap di tempatmu! Rasulullah memerintahkan. Rasulullah mengalami patah taring kening dan bibirnya luka. Adapun nama jolokan Asy Syahid Hayy (Syahid yang hidup). ya Rasulullah! kata Thalhah. tetapi dihadang pula oleh tentara musyrikin. beliau berkata. ya Rasulullah! kata seorang perajurit Anshar. Demikianlah seterusnya. sedangkan harta ini bertumpuk di rumahnya. Thalhah adalah pedagang besar. Tidak! Engkau adalah isteri yang baik dan setia! Tetapi ada yang terfikir olehku sejak semalam. sehingga darah mengucur di muka beliau. Ketika barisan kaum muslimin terpecah belah dan kocar-kacir dari samping Rasulullah. hai Abu Muhammad. Saya. supaya mereka tidak dapat menghampiri Rasulullah. mengandung seratus satu macam kisah. maka lihatlah Thalhah bin Ubaidillah! Bila orang membicarakan perang Uhud di hadapan Abu Bakar Shiddiq. dan dia terbaring di tanah dalam keadaan pengsan. maka Abu Bakar berkata. perajurit muslim yang tinggal di dekat beliau hanya sebelas orang Anshar dan Thalhah bin Ubaidillah dari kaum Muhajirin. dan Rasulullah menjulukinya dengan Thalhah Al Khair (Thalhah yang baik). Begitulah kisahnya. dan beliau kepayahan. diperolehnya dalam perang Uhud. Ya! Engkau! Maju! kata Rasulullah. Maka ditanya oleh istrerinya Ummu Kaltsum binti Abu Bakar Shiddiq. Ya! Engkau! kata Rasulullah. gelisah dan risau. maka dia menjadi temanku kelak di syurga. dan memberi peluang perajurit Anshar. dan lemparan panah. Di tubuhnya terdapat tujuh puluh sembilan luka bekas tebasan pedang. . Apa kesalahan kami sehingga Anda gelisah? Jawab Thalhah. Setelah kami tiba untuk membantu. sehingga sebelas orang perajurit Anshar gugur semuanya menemui syahid. Setiap nama jolokan itu mempunyai latar belakang kisah sendiri-sendiri. sehingga dia gugur pula. yang masing-masing tidak kalah penting dari yang lain.

(Kanzul Ummal 5:69. Kata Thalhah. tibatiba terdengar olehnya desas-desus bahwa Rasulullah SAW telah dibunuh orang. Apabila dia bertemu dengan Nabi SAW. lalu bertanya lagi: Apa yang hendak engkau perbuat. Ibnu Asakir dan Abu Nuaim memberitakan dari Urwah bahwa Zubayr bin Al-Awwam pernah mendengar bisikan syaitan yang mengatakan bahwa Muhammad SAW telah dibunuh dan ketika itu Zubayr baru saja berusia dua belas tahun. Besok pagi bagi-bagikan wang itu kepada mereka. Sebuah panah mengenai betisnya. Baginda bertanya: Kenapa engkau dengan pedang yang terhunus itu hai Zubayr? Beliau menjawab: Aku dengar engkau dibunuh orang Makkah. Pagi-pagi. Aku mempunyai sebidang tanah pemberian Uthman bin Affan kepadaku. bahwa engkau telah dibunuh orang! Rasulullah SAW juga terkejut. maka lihatlah Thalhah. maka beliau segera dipindahkan ke Basrah dan tidak berapa lama kemudian karena lukanya yang cukup dalam beliau pun wafat. dia berkata: Orang pertama yang menghunus pedangnya fisabilillah ialah Zubayr bin Al-Awwam ra. Engkau wanita beroleh taufiq. Diceritakanya pula. Zubayr digulung ke dalam tikar. lalu dibagi-bagikannya kepada fakir miskin kaum Muhajirin dan kaum Anshar. ambilah tanah itu. Mereka sama-sama beriman pada tahun yang sama dan wafat dalam tahun yang sama pula. Ibnu Asakir telah mengeluarkan dari Said bin Al-Musaiyib. Pamannya berkata. Al-Ishabah 1:545) . Saya tidak akan kembali kafir lagi sama sekali. Rasulullah SAW lalu bertanya: Mengapa engkau wahai Zubayr. Bukankah kaum Anda banyak yang membutuhkan pertolongan Anda. Di tengah jalan dia bertemu dengan Rasulullah SAW sedang berjalan. karena itu! Rasulullah SAW lalu mendoakan segala yang baik-baik baginya. seharga tiga ratus ribu. lalu kakinya digantung diatas dan dibawah kepalanya ditaruh api yang membara. Hati Thalhah tergugah oleh rasa kasihan terhadap orang itu. (Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadamu!). kemudian menyuruhnya kembali saja.Saidina Zubayr ibn al-Awwam ra (Perajurit Allah Pengiring Rasulullah) Antara Thalhah dan Zubayr adalah dua serangkai. Pamannya sendirilah yang menyiksanya. dimasukkannya wang itu ke dalam pundipundi besar dan kecil. Sewaktu terjadi Perang Jamal. (Al-Ahzaab: 23) 6. Thalhah memberikan kepadanya wang sejumlah tiga ratus ribu. jika aku terbunuh? Maka jawab Zubayr: Aku akan menuntut balas akan darahmu kepada siapa yang membunuhmu! Rasulullah SAW lalu mendoakan bagi Zubayr dan bagi pedangnya. sedang dia sibuk dengan kerjanya. Rasulullah pernah berkata kepada para sahabat radhiallahu anhum. Ummu Kalthum. Thalhah wafat pada usia 60 tahun dan dikubur di suatu tempat dekat padang rumput di Basrah. Orang ini termasuk yang gugur dan barang siapa senang melihat seorang syahid berjalan di atas bumi. Maka itu dianggap sebagai pedang pertama yang terhunus fisabilillah. lalu mengambil pedangnya keluar mencari-cari sumber berita itu. Mengapa Anda begitu risau memikirkannya. maka di antara mereka ada yang gugur. Zubayr lalu mengambil pedangnya. Zubayr tidak membuang waktu lagi. sedang di tangan Zubayr pedang yang terhunus. terkejut? Jawabnya: Aku dengar berita. Kata orang itu. Jika engkau suka. Zubayr masuk Islam dalam usia lima belas tahun dan ia hijrah dalam usia delapan belas tahun sesudah menderita penganiayaan dan siksaan bertubi-tubi karena mempertahankan keimanannya. anak orang yang selalu diberi taufiq oleh Allah. atau aku beli kepadamu tiga ratus ribu dirham. Lalu katanya. Bila yang seorang disebut maka yang kedua pun disebut. Kedua-duanya tergolong dalam sepuluh orang yang mubasyarin bil jannah .Jawab isterinya. Pada suatu hari. lalu berkata: Kalau aku dibunuh orang. Rahimakillah. seorang laki-laki pernah datang kepada Thalhah bin Ubaidillah meminta bantuannya. wajahnya tertegun. maka apa yang hendak engkau buat? Jawab Zubayr: Aku akan menentang semua orang Makkah. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah janjinya. Biarlah aku terima wangnya saja. Kembali kamu kepada penyembahan berhala ! Tapi Zubayr menjawab. Rasulullah SAW tersenyum. Thalhah bertemu dengan Saidina Ali ra dan Saidina Ali memperingatkan agar beliau mundur ke barisan paling belakang. Hal itu juga dikatakan Allah SWT dalam firmanNya: Di antara oran g-orang mukmin itu ada orang -orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. dan berkeliaran di lorong-lorong Makkah mencari Nabi SAW yang ketika itu berada di daerah tinggi Makkah.

Dalam dua kali putaran Zubayr mengarahkan lembingnya ke mata Ubaidah dan berhasil menusuk kedua mata itu sampai ke belakang kepalanya. Mereka lalu berduel. Maka masing-masing Nabi SAW dan kaum Muslimin mendoakan supaya yang jatuh dahulu itu si kafir. Maka Zubayr bin Al-Awwam ra keluar untuk menghadapinya. Yang tampak dari Ubaidah hanya kedua matanya saja. Beliau dikenal sebagai seorang yang paling berani. Ubaidah. Maka segera keluar menghadapinya Zubayr bin Al-Awwam ra. berkata: Siapa yang tersungkur ke bawah bukit itu. karena melihat banyak orang yang tidak sanggup melawannya. seraya berteriak: Siapa yang mau bertanding dengan aku! Rasulullah SAW berkata kepada seseorang di situ: Boleh engkau bertanding dengan dia? Jawab orang itu: Jika engkau suruh. l alu si kafir itu mati. telah keluar Naufal bin Abdullah bin Al-Mughirah Al-Makhzumi seraya mengajak untuk lawan tanding. demi ayah dan ibuku! (Al-Bidayah Wan-Nihayah 4:107) . Setelah siap. Kemudian Baginda berkata lagi: Kalau Zubayr tidak keluar melawannya. dan di situ dia bertarung dengan Talhah. aku masih kecil dan aku dikumpulkan dengan kaum wanita dan anak-anak kecil di tempat yang tinggi. dan melawannya sehingga dia dapat membelah tubuh musuhnya menjadi dua. lalu aku berkata kepadanya: Ayah! Aku lihat engkau berperang pada hari ini. bahwa Talhah bin Abu Talhah Al-Abdari. maka dia dilihat oleh Rasulullah SAW seraya berkata kepadanya: Hai putera Shafiyah! Bangun menghadapinya! Zubayr ra segera mendatangi musuh itu dan mendaki bukit hingga tiba di puncaknya. Lembing milik Zubayr kemudian diminta oleh Rasulullah SAW. Lantaran itu Rasulullah SAW telah berkata: Tiap-tiap Nabi ada pengiringnya. Uthman.2 (Al-Bidayah Wan-Nihayah 4:20) Yunus memberitakan lagi dari Ibnu Ishak yang berkata: Pada hari pertempuran Khandak. Lalu Rasulullah SAW yang dari tadi melihat peristiwa itu. tetapi tiada seorang pun yang mau keluar menemuinya. Dalam peperangan itu. Kerap Umar membenarkan aku menaiki bahunya untuk melihat apa yang terjadi di bawah sana. paling pandai dalam menunggang kuda dan paling kejam terhadap lawan. Aku melihat ayahku mengayunkan pedangnya ke kanan dan ke kiri. sehingga akhirnya Zubayr dapat mengalahkan Talhah dan membunuhnya dengan pedangnya. dialah yang akan mati. Zubayr segera memandang ke arah Ubaidah. pembawa bendera kaum Musyrikin pada hari Uhud telah mengajak perang tanding. Ali dan Abdullah ibnu Zubayr meminta lembing itu untuk disimpannya. Pada waktu petang. pendekar Quraisy itu berteriak dan jatuh tersungkur tanpa gerak. Mereka berdua bertarung sampai Zubayr melompat ke atas untanya. sehingga pedangnya menjadi tumpul. Zubayr terjun kemedan tempur dan terjadilah perang tanding yang seru sekali. dihabisinya dengan pedangnya. (Al-Bidayah Wan-Nihayah 4:107) Ibnu Jarir telah mengeluarkan dari Asma binti Abu Bakar ra. datang ayahku ke tempat kami untuk menjenguk. hai Rasulullah! Maka tiba-tiba Zubayr menjengukkan dirinya. duhai anakku? Jawabku: Ya. Dia lalu berkata lagi: Aku lakukan untuk mempertahankanmu. sehingga kedua-duanya berguling-guling dari atas bukit itu. Kaum Quraisy sengaja menempatkannya di barisan terdepan untuk menentang pahlawan-pahlawan berkuda kaum muslimin. bahawa beliau berkata: Telah datang seorang Musyrik yang lengkap dengan senjatanya. Terbunuhnya pendekar Quraisy Ubaidah menambah semangat juang Umat Islam dalam setiap peperangan dan mereka selalu dapat memenangkannya. pendek kata siapa saja yang coba mendekatinya. dia lalu mendaki di sebuah tempat yang tinggi. dan menariknya jatuh ke atas tanah. barisan kaum musyrikin ketakutan. Ternyata seluruh tubuhnya berbalut senjata (baju besi) sehingga sulit ditembus dengan senjata. dan bersama kami ialah Umar bin Abu Salamah. Menyaksikan terbunuhnya Ubaidah yang tragis ini. (Kanzul Ummal 5:69) Baihaqi memberitakan dari Abdullah bin Zubayr ra. Lembing itu kemudian berada di tangan Abu Bakar. dan pengiringku ialah Zubayr. pasukan Quraisy menempatkan pendekarnya di barisan paling hadapan yang dipimpin oleh Ubaidah bin Said Ibnul Aash. Zubayr berpikir bagaimana caranya mengalahkan musuhnya yang berbaju besi itu dan ia menemukan cara yang jitu. Yunus menyebut dari Ibnu Ishak. nescaya aku sendiri yang akan keluar dan melawannya. Maka benarlah si kafir itu yang jatuh dulu. manakala Zubayr jatuh ke atas dadanya. Kepahlawanannya telah tampak pertama kali pada waktu perang Badar. Umar.Zubayr adalah prajurit dakwah yang menyandang senjata untuk melawan orang-orang yang menghendaki gugurnya dakwah Islamiah selagi dalam kandungan. beliau berkata: Pada hari pertempuran Khandak. dan apa yang engkau lakukan tadi! Ayahku menjawab: Engkau lihat apa yang ayah buat.

Saidina Abdurrahman bin µAuf ra (Saudagar Yang Berniaga Dengan Allah) Saidina Abdurrahman bin Auf ra termasuk dalam kelompok delapan orang yang mula-mula memeluk Islam. Bila diserukan Hayo berjihad fi Sabilillah . kemudian diserahkannya kepada orang lain. (Al-Bidayah Wan-Nihayah 7:11) Rasulullah SAW merasa bangga terhadap Zubayr. Beliau tersenyum ridho dan gembira. Setelah itu maka beliau pun pergi. kaum muslimin sukar membuka dan menguasainya. Ketika Amru Ibnul Aash meminta bala bantuan tentara kepada Amirul Mukminin. termasuk dalam kelompok sepuluh yang diberi khabar gembira oleh Rasulullah SAW masuk syurga. Almiqdaad Ibnul Aswad dan Maslamah bin Mukhallid. Lalu ia berseru Allahu Akbar dan disambut dengan kalimat tahuid oleh pasukan yang berada di luar benteng. Zubayr tercatat dalam rombongan yang pernah hijrah ke negeri Habasyah sebelum hijrah ke Madinah. ikhlas. Ketika menghadapi benteng Babylon. maka ia akan segera menjadi orang pertama yang datang menyambut seruan itu. dan ketika itu Abdullah juga masih kecil. Zubayr ra memanjati dinding benteng dengan tangga. seraya bersabda: Tiap nabi mempunyai kawan dan pembela setia (Hawari) dan di antara hawariku adalah Zubayr. tetapi karena Zubayr memang seorang pemuda yang setia. umurnya sepuluh tahun. Jawab mereka: Tidak. kami akan sama-sama menggempur! Maka Zubayr pun menerobosi barisan musuh serta menggempur mereka. Ketika kaum muslimin mengepung perbentengan bani Quraidah yang kokoh dan sulit dikuasai. sedang lehernya penuh luka-luka oleh pukulan musuh. Oleh karena itulah Zubayr selalu mengikuti seluruh peperangan bersama Rasulullah SAW. yang satu adalah dari bekas kena pukulan di hari Badar.murah tangan dan telah menjual diri dan hartanya kepada ALLAH. Ketika terjadinya Perang Jamal antara pasukan yang dipimpin Saiditina Aisyah ra dengan pasukan Ali ra. 7. Umar Ibnul Khattab untuk memperkuat pasukan memasuki negeri Mesir dan mengalahkan tentara Romawi yang kala itu menduduki Mesir. Berkata Urwah ra: Aku pernah memainkan tempat bekas luka itu ketika aku kecil. panik dan meninggalkan pospos pertahanan mereka sehingga Zubayr dan kawan-kawannya bergegas membuka pintu gerbang maka tercapailah kemenangan yang gilang gemilang pada kaum Muslimin. Saidina Umar ra mengirim empat ribu prajurit yang dipimpin oleh empat orang komandan dan ia juga menulis surat yang isinya: Aku mengirim empat ribu prajurit bala bantuan yang dipimpin empat orang sahabat yang terkemuka dan masing-masing bernilai seribu orang. lalu dia kembali lagi ke barisannya. jujur. Ubadah Ibnu Assamit. kuat. Selama hidupnya ia tidak pernah tinggal berjihad. Zubayr bertemu dengan Ali dan menyatakan dirinya tidak lagi memihak dan akan berusaha mendamaikan kedua pasukan itu. Ada dua bekas luka di situ. Kecintaan Rasulullah SAW kepada Zubayr bukan hanya disebabkan ia anak bibi Rasulullah SAW. termasuk enam orang sahabat yang bermusyawarah (sebagai formatur) dalam pemilihan khalifah sesudah Umar bin . Tetapi beliau diikuti oleh beberapa orang yang menginginkan berlanjutnya fitnah dan perang. tapi hartanya selalu diinfakan untuk perjuangan Islam. kamu akan duduk di belakang saja. Zubayr ditikam ketika sedang menghadap Allah (dalam keadaan menunaikan shalat). Zubayr bersama Ali bin Abi Thalib menyerbu dengan memanjat benteng itu sehingga kaum muslimin dapat memasuki dan menguasai benteng tersebut. berani. Begitu pula kesigapan Zubayr dalam menyambut seruan jihad pada perang Ahzaab dan peperangan lainnya sehingga bila Rasulullah SAW melihatnya. Tahukah anda siapa empat orang komandan itu? Mereka adalah Zubayr Ibnul Awwam. Hal ini membuat pasukan musuh gentar. dan tidak ada seorang pun bersamanya ketika itu. lalu ayah kami Zubayr mengajaknya naik di atas kuda. Moga Allah merahmati rohnya dan roh para sahabat radhiallahu anhum. kami akan ikut di belakangmu! Zubayr menjawab: Nanti kalau aku menggempur mereka. dan ia bersabda : Setiap nabi mempunyai pengikut pendamping yang setia (Hawari) dan hawariku adalah Zubayr ibnul Awwam.Bukhari telah mengeluarkan dari Urwah ra bahwa para sahabat Rasulullah SAW berkata kepada Zubayr ra pada hari pertempuran di Yarmuk: Pimpinlah kami untuk menerobos barisan musuh. Dia adalah seorang pengelola perdagangan yang berhasil dan hartawan.

Pada suatu hari Rasulullah SAW berpidato membangkitkan semangat jihad dan pengorbanan kaum muslimin. Kata Abdurrahman. Saya mempunyai dua bidang kebun yang luas dan dua orang pembantu. dan beliau berhasil menewaskan musuh-musuh Allah. Ketika selesai perang. Katanya. Beliau menyambut kedatangan Abdurrahman seraya berkata. Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya kepada saudara. Maka mulailah Abdurrahman berniaga di sana. Pendiriannya teguh dan senantiasa teguh. Lalu wang yang dibawanya dari rumah diserahkannya kepada Rasulullah dua ribu. Kata Abdurrahman. Mendengar ucapan Rasulullah tersebut. Tanya Rasulullah. Tatkala Rasulullah SAW dan para sahabat beliau diizinkan Allah berhijrah ke Madinah. Abdurrahman mendapat hadiah sembilan luka parah menganga di tubuhnya. dan dua puluh luka-luka kecil. perjuangan dan pengorbanan Abdurrahman di medan tempur jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan perjuangan dan pengorbanannya dengan harta benda. Apakah mahar yang kamu berikan kepada istrimu? Jawab Abdurrahman. Pilihlah olehmu salah satu di antara kedua kebunku itu. Dalam perang Uhud beliau tetap teguh bertahan di samping Rasulullah. Saya hendak bernikah. Abdurrahman bin Auf masuk Islam sebelum Rasulullah masuk ke rumah Al-Arqam. ya Rasulullah. tetapi selalu setia dan patuh membenarkan risalah Muhammad SAW. Abdurrahman bergegas pulang ke rumahnya dan cepat kembali ke hadapan Rasulullah di tengah-tengah kaum muslimin. Semoga Allah memberkati pernikahan dan harta kamu. antaranya ialah Umair bin Uthman bin Ka ab at-Taimy. dan kepada harta saudara. Pada suatu hari Sa ad berkata kepada saudaranya. Sungguh pun begitu. terkumpullah wang sekadar cukup untuk mahar kahwin. Dua ribu saya pinjamkan kepada Allah. Sabda Rasulullah. Hartaku banyak.Khattab al-Faruq. maka di bawahnya kudapati emas dan perak. Semoga Allah melimpahkan berkat-Nya kepadamu. Adakan kenduri. terhadap harta yang kamu berikan. Abdurrahman pun tidak luput dari penyiksaan dan tekanan kaum kafir Quraisy. Beliau menghindar dari kekejaman kaum kafir Quraisy. walau hanya dengan menyembelih seekor kambing. dan dua ribu saya tinggalkan untuk keluarga saya. Sabda Rasulullah. Begitu pula salah seorang di antara kedua orang pembantuku. Setelah masuk Islam. Alangkah wanginya kamu. Rasulullah memanggilnya Abdurrahman. Dalam Perang Badar Abdurrahman turut berjihad fisabilillah. Bershadaqahlah tuan-tuan! Saya hendak mengirim suatu pasukan ke medan perang. dan seorang mufti yang dipercayai Rasulullah berfatwa di Madinah selagi beliau masih hidup di tengah-tengah masyarakat kaum muslimin. namun di antaranya ada yang sedalam anak jari. Emas seberat biji kurma. Jawab Abdurrahman bin Auf. ku berikan kepadamu mana yang kamu sukai. Wahai saudaraku Abdurrahman! Aku termasuk orang kaya di antara penduduk Madinah. Dalam perantauan. Maka Abdurrahman bin Auf dipersaudarakan beliau dengan Sa ad ibnu Rabi al Anshari ra. Walaupun luka kecil. Rasulullah mempersaudarakan orang-orang Muhajirin dan orang-orang Anshar. Belum berapa lama beliau berdagang. hai Abdurrahman. Namanya pada masa jahiliyah ialah Abd Amr. . yaitu dua hari sesudah Abu Bakar Shiddiq masuk Islam. Itulah beliau Abdurrahman bin Auf radhiyallahu anhu. Hingga seandainya aku angkat sebuah batu. dan kaum muslimin keluar sebagai pemenang. akan ku serahkan mana yang kamu senangi. Sa ad menunjukkan pasar tempat berjual beli kepada Abdurrahman. Beliau datang kepada Rasulullah memakai harum-haruman. Sejak itu dunia datang menghadap kepadaku (hidupku makmur dan bahagia). Beliau berdiri di tengah-tengah para sahabat. ketika tentara muslimin banyak yang meninggalkan barisan hadapan. Ya. Rasulullah! Saya mempunyai wang empat ribu. Saya hanya akan minta tolong kepada saudara untuk menunjukkan di mana letaknya pasar Madinah ini. Kemudian beliau turut berhijrah ke Habsyah bersama-sama kawan seiman untuk menyelamatkan diri dan agama dari tekanan kaum kafir Quraisy yang senantiasa menzalimi mereka. Tetapi beliau sabar dan tetap sabar. Kata beliau antara lain. Sama halnya dengan kelompok kaum muslimin yang pertama-tama masuk Islam. Wah. kemudian aku kawinkan engkau dengan beliau. Abdurrahman menjadi pelopor orang-orang yang berhijrah karena dan untuk Allah dan Rasul-Nya. dan semoga Allah memberkati pula harta yang kamu tinggalkan untuk keluargamu. kepada keluarga saudara.

kebaikan. isteri Rasulullah. pakaian. Abdurrahman bin Auf bertugas menjaga kesejahteraan dan keselamatan Ummahatul Mu min (para istri Rasulullah). Dana yang tersedia hanya sedikit. Rasulullah terlambat hadir. Maka Abdurrahman menjadi imam shalat berjamaah bagi kaum muslimin waktu itu. Kata Ibu Aisyah ra. Suara apa yang hiruk pikuk itu? Dijawab orang. Sebab kenderaan untuk mereka tidak mencukupi. Mereka yang tidak diterima itu terkenal dengan nama Al-Bakkaain (orang yang menangis). Adakah engkau tinggalkan untuk wang belanja isterimu? Jawab Abdurrahman. yaitu ketika waktu shalat sudah masuk. ia pernah membeli sebidang tanah berharga empat ribu dinar. . Begitu pula hewan kendaraan tidak mencukupi. Begitulah doa Rasulullah bagi Abdurrahman selalu melindunginya sepanjang hidupnya. Ada! Mereka saya tinggali lebih banyak dan lebih baik daripada yang saya sumbangkan. Terdengar suara gemuruh dan hiruk pikuk. Rasulullah SAW pernah bersabda. karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk disumbangkannya. Apakah lagi yang lebih mulia dan utama dari menjadi Imam bagi pemimpin umat dan pemimpin para Nabi. Banyak di antara kaum muslimin yang kecewa sedih karena ditolak Rasulullah menjadi tentera yang akan turut berperang. Sebanyak rezeki. Tanya Rasulullah. Setelah hampir selesai rakaat pertama. Allah memuliakan Abdurrahman dengan kemuliaan yang belum pernah diperoleh kaum muslimin seorang jua pun. minyak. wangi-wangian dan segala kebutuhan penduduk. lalu beliau shalat di belakang Abdurrahman dan mengikuti sebagai makmum. Sehingga ibu Aisyah bertanya. sandang dan barang-barang lain kebutuhan penduduk. Dengan patuh dan setia kaum muslimin memperkenankan seruan Nabi yang mulia. yaitu tentara Rum sangat banyak. Karena itu Rasulullah memerintahkan kaum muslimin mengorbankan harta benda mereka untuk berjihad fisabilillah. tidak meninggali wang belanja sedikit juga untuk isterinya. Rasulullah bertanya kepada Abdurrahman. terdiri dari tujuh ratus unta bermuatan sarat tiba di Madinah. Abdurrahman turut mempelopori dengan menyerahkan dua ratus uqiyah emas.Ketika Rasulullah bersiap untuk menghadapi Perang Tabuk beliau membutuhkan jumlah dana dan tentara yang tidak sedikit. Tidak ada orang yang kasihan pada kalian sepeninggalku. Kafilah dagangnya terus menerus hilir mudik dari dan ke Madinah mengangkut gandum. Pada suatu hari iring-iringan kafilah dagang Abdurrahman. Apabila para ibu tersebut pergi haji. Beliau pantas bangga dan bahagia dengan tugas dan kepercayaan yang dilimpahkan para ibu orang-orang mukmin kepadanya. kecuali orang-orang yang sabar. Semuanya membawa pangan. Ketika jatah Saidatina Aisyah ra disampaikan orang kepadanya. yaitu Muhammad Rasulullah SAW. Itulah salah satu bidang khusus yang ditangani Abdurrahman. Beliau bertanggungjawab memenuhi segala kebutuhan mereka dan mengadakan pengawalan bagi ibu-ibu yang mulia itu bila bepergian. Berapa? Jawab Abdurrahman. dan upah yang dijanjikan Allah. Salah satu bukti yang dibaktikan Abdurrahman kepada ibu-ibu yang mulia. Perjalanan ke Tabuk sangat jauh dan sulit. Di samping itu di Madinah tengah mengalami musim panas. karena jumlah tentara musuh. Mereka yang ditolak itu pulang kembali dengan air mata bercucuran kesedihan. dan kepada para ibu-ibu orang mukmin. bumi seolah-olah bergetar. Agaknya Abdurrahman berdosa. Perniagaannya selalu meningkat dan berkembang. Pasukan muslimin berangkat ke Tabuk. ibu yang mulia itu bertanya. Maka kata Umar bin Khattab berbisik kepada Rasulullah. Rasulullah tiba. tepung. Abdurrahman turut pula bersama-sama mereka. Siapa menghadiahkan tanah itu buat saya? Abdurrahman bin Auf. Setelah Rasulullah SAW wafat. sehingga Abdurrahman menjadi orang terkaya di antara para sahabat. Ketika mereka masuk kota. barang pecah belah. Beliau yang menaikkan dan menurunkan para ibu itu ke atas haudaj (penutup) khusus mereka. Dan pasukan yang berangkat terkenal dengan sebutan Jaisyul Usrah (pasukan susah). Kafilah Abdurrahman dengan iring-iringan tujuh ratus ekor unta bermuatan sarat membawa pangan dan sandang serta lain-lainnya. jawab orang itu. Lalu tanah itu dibagi-bagikannya kepada fakir miskin Bani Zuhrah.

Katanya. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib Karamallahu Wajhah. Telah turut menghantar jenazahnya ke tempat terakhir di dunia. maka potongan-potongannya cukup menjadikan seorang ahli warisnya menjadi kaya-raya. dimerdekakannya sejumlah besar budak yang dimilikinya. dan Anda telah berhasil menundukkan kepalsuan dunia. namun harta kekayaannya itu seluruhnya tidak mempengaruhi jiwanya yang penuh iman dan taqwa. Rasulullah SAW yang ucapannya selalu terbukti benar. Sejak berita yang membahagiakan. Tatkala beliau hampir meninggal dunia. sehingga Ibu Aisyah sering mendoakan. Beliau meninggalkan kira-kira 1. serta pahala yang besar di akhirat. dan semua mengambil bagiannya masing-masing. Apabila beliau berada di tengah-tengah budak-budaknya. bagaikan terbang beliau pergi menemui Saidatina Aisyah. Dzun Nurain Uthman bin Affan. putera dari Manaf yang menjadi paman dari Aminah ibunda dari Rasulullah SAW. baik secara sembunyi-sembunyi atau terang-terangan. Sudilah Ibu menyaksikan. Shalat jenazah turut dihadiri pula antara lain. Kemudian diwasiatkan supaya memberi 400 dinar emas kepada para pejuang Badar. 300 ekor kambing. Semoga Allah melimpahkan berkat-Nya bagi Abdurrahman dengan baktinya di dunia.000 dinar emas. Kemudian menyusul pula 40. saya mendengar sendiri! Abdurrahman melonjak kegirangan. Di samping itu beliau meninggalkan warisan pula untuk ahli warisnya sejumlah harta. maka semangatnya semakin memuncak mengorbankan kekayaannya di jalan Allah. Hartanya dinafkahkan dengan kedua belah tangan. kafilah ini dengan seluruh kenderaan dan muatannya kuserahkan untuk jihad fisabilillah. Dalam kata sambutannya antara lain Ali berkata: Anda telah mendapatkan kasih sayang Allah. Berbahagialah Abdurrahman bin Auf dengan ribuan karunia dan kebahagiaan yang diberikan Allah kepadanya. 8. Saya mendengar Rasulullah bersabda. mana yang majikan dan mana budak. yang kalau dibagi-bagikan kepada ahli warisnya dengan mengampak. Sa ad masuk Islam sewaktu berusia l7 tahun. dan keislamannya termasuk yang terdahulu di antara para sahabat.000. 100 ekor kuda. Subhannallah.Kata Ibu Aisyah ra. apakah Ibu mendengar sendiri ucapan itu diucapkan Rasulullah? Jawab Ibu Aisyah. Beliau beristri empat orang. Abdurrahman bin Auf masuk syurga dengan merangkak (karena syurga sudah dekat sekali kepadanya). Mereka berjumlah seratus orang. aku akan memasukinya sambil berjalan. telah memberinya khabar gembira dengan syurga Jannatun Na im. Serentak mendengar berita itu. sehingga mencapai 40. bahwa Abdurrahman pasti masuk syurga. . Maksudnya bahwa beliau adalah salah seorang di antara tiga orang yang paling awal masuk Islam. Katanya. bahwa Abdurrahman masuk syurga.Saidina Sa¶ad bin Abi Waqqash ra (Pelempar Panah Pertama Pada Jalan Allah) Siapakah dia singa yang menyembunyikan kukunya itu? Dan siapakah dia yang bila datang kepada Rasulullah ketika berada di antara shahabat-shahabatnya. orang tidak dapat membedakan di antara mereka. Sesudah itu beliau bersedekah lagi 200 uqiyah emas. demikian mulia perilaku dan keimanan para sahabat Rasulullah SAW. Wahai Ibu. seseorang pembawa berita mengatakan kepada Abdurrahman berita gembira yang disampaikan Ibu Aisyah. Kata sambutan saat pemakaman. Sebelum menghentikan iring-iringan unta. Masing-masing mendapat pembagian khusus 80. Semoga Allah memberinya minum dengan minuman dari telaga Salsabil. sabdanya: Ini dia pamanku! Siapa orang yang punya paman seperti pamanku ini? Itulah dia Sa ad bin Abi Waqqash! Kakeknya ialah Uhaib.000 dirham perak. Ya. Beliau berwasiat pula supaya memberikan hartanya yang paling mulia untuk para ibu-ibu orang mukmin. Hal ini pernah diceritakannya sendiri. Seandainya aku sanggup. akan disambutnya dengan ucapan selamat datang sambil bergurau. antara lain sahabat mulia Sa ad bin Abi Waqqas. Lalu diserahkannya pula 500 ekor kuda kepada para pejuang yang lain. katanya: Pada suatu saat saya beroleh kesempatan termasuk tiga orang pertama yang masuk Islam.000 ekor unta. Di samping itu masih ada peninggalannya berupa emas dan perak. Walaupun begitu kaya-rayanya.

Ya Allah. Waktu wafat. Lalu diterjangnya laki-laki tadi dan dibawanya ke bawah kakinya. Banyak sekali keistimewaan yang dimiliki oleh Sa ad ini. Dan untuk menopang ketaqwaannya ia selalu memakan yang halal. Lalu diangkatlah kedua tangannya. maha mohon dijadikan hal itu sesuatu pertanda dan suatu pelajaran! Tidak lama kemudian. yang dapat ditonjolkan dan dibanggakannya. diajukannyalah do a yang maqbul ini. Tapi kalau biasanya harta banyak dan harta halal jarang sekali dapat terhimpun. dan jika beliau menyampaikan suatu permohonan kepada Allah pastilah dikabulkan-Nya. yaitu Uthman bin Affan. Dan kedua. dan tindakan mereka itu mengundang amarah murka-Mu. kecuali bagi Sa ad. Zubayr bin al-Awwam. Pada suatu hari ketika Rasulullah SAW menyaksikan dari Sa ad sesuatu yang menyenangkan dan berkenan di hati beliau. kecuali dengan menyerahkan urusannya kepada Allah Ta ala. maka di tangan Sa ad hal itu telah terjadi. dan sebelum beliau mengambil rumah al-Arqam untuk tempat pertemuan dengan sahabatsahabatnya yang telah mulai beriman. Pertama. Maka Sa ad pun pergi berwudhu dan shalat dua raka at. muncul seekor unta liar dan tanpa dapat dibendung masuk ke dalam lingkungan orang banyak seolah-olah ada yang dicarinya. Ya Allah. Tetapi di antara semua itu dua hal penting yang selalu menjadi dendang dan senandungnya. Beliau mempunyai dua macam senjata yang amat ampuh. hai Sa ad Ibu bapakku menjadi jaminan bagimu. katanya. tiba-tiba dari salah satu pekarangan rumah. Demikianlah beliau terkenal di kalangan saudara-saudara dan handai taulannya bahwa do anya tak ubah bagai pedang yang tajam. pastilah akan mengenai sasarannya. keyakinannya keras membaja serta keikhlasannya dalam dan tidak bernoda. Hal ini juga disedari sepenuhnya oleh Sa ad sendiri. Boleh jadi ia menyatakan keislamannya secara terang-terangan bersama orang-orang yang dapat diyakinkan oleh Abu Bakar. Abdurrahman bin Auf dan Thalhah bin Ubaidillah. Ketika dilarangnya. yaitu panahnya dan do anya. Menurut Sa ad sendiri dan juga para sahabatnya. Maka katanya. jiwanya adalah jiwa merdeka. dan juga orang yang mula-mula terkena anak panah.Maka pada hari-hari pertama Rasulullah menjelaskan tentang Allah Yang Esa dan tentang agama baru yang dibawanya. Sa ad bin Abi Waqqash telah mengulurkan tangan kanannya untuk bai at kepada Rasulullah SAW. serta beberapa lama menjadi bulan-bulanan injakan dan sepakannya hingga akhirnya tewas menemui ajalnya! Kenyataan ini pertama kali mengungkapkan kebeningan jiwa. Sementara itu buku-buku tarikh dan riwayat menceritakan kepada kita bahwa beliau termasuk salah seorang yang masuk Islam bersama dan atas hasil usaha Abu Bakar. Katanya. Panahlah. Jika beliau memanah musuh dalam peperangan. orang itu enggan menurut. dan kabulkanlah do anya. seolah-olah kamu seorang Nabi. Rupanya kamu hendak menakut-nakuti aku. Sa ad termasuk seorang kesatria berkuda Arab dan Muslimin yang paling berani. Thalhah dan Zubayr. Dalam kehidupan akhirnya Sa ad termasuk Kaum Muslimin yang kaya dan berharta. bahwa beliaulah yang mula-mula melepaskan anak panah dalam membela agama Allah. Demi Allah sayalah orang pertama yang melepaskan anak panah di jalan Allah! Dan berkata pula Ali bin Abi Thalib. tepatkanlah bidikan panahnya. tidak menutup kemungkinan bahwa ia lebih dulu masuk Islam secara sembunyi-sembunyi. kiranya menurut ilmu-Mu laki-laki ini telah memaki segolongan orang yang telah beroleh kebaikan dari-Mu. bahwa beliau merupakan satu-satunya orang yang dijamin oleh Rasulullah dengan jaminan kedua orang tua beliau. Sebagai contoh ialah peristiwa yang diriwayatkan oleh Amir bin Sa ad. Saya dengar beliau bersabda waktu Perang Uhud. Bersabdalah Rasulullah SAW di waktu perang Uhud. dan menolak dengan keras setiap dirham yang mengandung syubhat. Ia dilimpahi harta yang banyak. Panahlah hai Sa ad! Ibu bapaku menjadi jaminan bagimu. Begitu pula Sa ad. hingga beliau enggan berdo a bagi kerugian seseorang. Dan ini. Kalau begitu saya do akan kamu kepada Allah Ujar laki-laki itu. Memang! Kedua ni mat besar ini selalu menjadi dendangan Sa ad buah syukurnya kepada Allah. yang baik dan yang halal . Sa ad mendengar seorang laki-laki memaki Ali. kebenaran iman dan keikhlasannya yang mendalam. ia meninggalkan kekayaan yang tidak sedikit. hal itu adalah disebabkan do a Rasulullah juga bagi pribadinya. Tidak pernah saya dengar Rasulullah menyediakan ibu bapanya sebagai jaminan kepada seseorang.

pada masa musim panas tahun 637 M. Maka segala jalan yang tak dapat tidak. Ketika keadaan ibunya telah demikian gawat beberapa orang keluarganya membawa Sa ad kepadanya untuk menyaksikannya kali yang terakhir. Rustam. maka janganlah kamu mengikuti keduanya! (QS Luqman: l5) Sa ad bin Abi Waqqash adalah pahlawan perang terkenal dan seorang panglima Arab yang memainkan peranan penting dalam pertempuran Badar dan Uhud serta usaha-usaha berikutnya. Bolehkah saya shadaqahkan dua pertiga hartaku? Tidak. Tapi keimanannya terhadap Allah dan Rasul mengatasi baja dan batu karang mana pun jua. Tetapi setelah peristiwa di atas. Khalifah Islam kedua (Umar bin al-Khattab ra) berkeinginan memimpin sendiri pasukan bantuan itu. Sa ad bin Abi Waqqash maju ke Kadessia. beliau tidak menjual agama dan keimanannya dengan sesuatu pun. Sebuah pasukan berkumpul di Madinah dan Umar ingin maju ke medan perang sebagai komandan dan pasukan tersebut. Kebetulan beliau jatuh sakit. Di samping itu ia dapat dijadikan seorang mahaguru pula dalam soal membersihkan harta. Seluruh perjuangan di Iraq direncanakan sendiri oleh Sang Khalifah yang setiap hari diberitahu perkembangan situasi militer. Dan setiap nafqah yang anda keluarkan dengan mengharap keridhaan Allah. Saidina Umar ra tidak lupa akan kisah Sa ad dengan ibunya sewaktu beliau masuk Islam dan mengikuti Rasulullah SAW. tidaklah anak anda akan meninggalkan agama ini walau ditebus dengan apa pun juga! Maka terserahlah kepada bunda. Dan sepertiga itupun sudah banyak. pasti akan melemahkan semangat Sa ad dan akan membawanya kembali ke pangkuan agama berhala dan kepada kaum kerabatnya. Ketika Hajji Wada . Sesampainya di sana. jawab Nabi. Rencana itu dilaksanakannya dengan tekad yang luar biasa. Sa ad bin Abi Waqqash tidak bisa terjun sendiri ke kancah pertempuran. padahal itu tidak sesuai dengan pendapatmu. memperagakan tindakan-tindakan yang gagah berani dan berhasil melemahkan serta mengacaukan pasukan musuh. Tapi beliau dicegah oleh sahabat-sahabatnya yang berpendapat agar kekuasaan pusat harus selalu berada di ibu kota. Didekatkan wajahnya ke wajah ibunya dan dikatakannya dengan suara keras agar kedengaran olehnya. maka Rasulullah datang menziarahinya. Dan seandainya kedua orang tua memaksamu untuk mempersekutukan Aku. bahkan walau dengan nyawa ibunya sekali pun. Wahai Rasulullah. sepertiganya? Benar. Tanya Sa ad. Jadi.sekaligus. Kalau begitu. seandainya bunda mempunyai seratus nyawa. meminta bantuan pasukan untuk menghadapi ancaman gerombolan Persia yang semakin bertambah. ia enggan menjamah makanan atau minuman hingga hampir menemui ajalnya. Dan kemampuannya dalam mengumpulkan harta dari barang bersih lagi halal. Semangat yang menggelora menyelimuti pasukan itu. Tetapi dengan kecekapan dan keahliannya sebagai . apakah bunda akan makan atau tidak! Akhirnya ibunya mundur teratur. komandan pasukan Muslim di al-Hira (Iraq) setelah keberangkatan Khalid bin al-Walid ke Syria. Demi Allah ketahuilah wahai ibunda. di mana pasukan-pasukan Persia di bawah panglima mereka yang termasyhur. sahabat Nabi SAW yang terpercaya ini maju dengan 20 000 pasukan. bahkan walau sesuap makanan yang anda taruh di mulut isteri anda! Beberapa lama Sa ad hanya mempunyai seorang puteri. saya punya harta dan ahli warisku hanya seorang puteri saja. Sa ad ikut bersama Rasulullah SAW. Ketika Muthana. Akhirnya Sa ad bin Abi Waqqash dipilih untuk mengambil alih tampuk kepemimpinan. Tetapi Sa ad tidak terpengaruh oleh hal tersebut. Sebanyak kurang lebih 400 sahabat Nabi berserta 700 putera mereka turut dalam pasukannya. dengan harapan hatinya akan menjadi lunak jika melihat ibunya dalam sakarat. Lebih baik anda meninggalkan ahli waris dalam keadaan mampu daripada membiarkannya dalam keadaan miskin dan menadahkan tangannya kepada orang lain. beliau beroleh lagi beberapa orang putera. Ketika itu segala usaha ibunya untuk membendung dan menghalangi puteranya dari agama Allah mengalami kegagalan. Di tempat ini. ujar Nabi. pastilah akan diberi ganjaran. separuhnya? tanya Sa ad pula. sebagai berikut. mendirikan khemahnya yang berdekatan letaknya. Sa ad menyaksikan suatu pemandangan yang amat menghancurkan hatinya yang bagaikan dapat menghancurkan baja dan meluluhkan batu karang. dan turunlah wahyu menyokong pendirian Sa ad serta mengucapkan selamat kepadanya. bahkan beliau tetap pada pendiriannya. Wanita itu menyatakan akan mogok makan dan minum sampai Sa ad bersedia kembali ke agama nenek moyang dan kaumnya. lalu ia keluar satu persatu. Sa ad bin Abi Waqqash. diimbangi bahkan mungkin diatasi oleh kesanggupan menafqahkannya di jalan Allah. ujar Nabi. Jangan. Karena sakit. sebuah pertempuran yang patut dicatat berlangsung sebagai pejuang sejati.

khalifah ketiga dalam Islam. beliau memeluk Islam selang sehari setelah Saidina Abu Bakar as-Shiddiq ra memeluk Islam. Namun bersamaan dengan itu pula gigi seri Abu Ubaidah ikut terlepas dari tempatnya. Abu Ubaidah mulai mencabut rantai tersebut dengan gigitan giginya. mereka akan kekal di dalamnya. dan beliau dikebumikan di Madinah. Beliau masuk Islam bersama Abdurrahman bin Auf. walaupun orang tersebut ayah kandung. Baru kemudian disebarkan berita tentang kemenangannya itu kepada masyarakat yang berkumpul di Masjid Nabi. Beliaulah yang membunuh ayahnya yang berada di pasukan musyrikin dalam perang Uhud. Akhirnya. sangat was-was akan hasil perang Kadessia. beliau memperoleh kabar kemenangan dari seorang penungga unta. di tangan Abu Bakar as-Shiddiq. Kehidupan beliau tidak jauh berbeza dengan kebanyakan sahabat lainnya. serta menghabiskan masa pensiunnya dengan tenang dan damai hingga ajalnya pada tahun 500 H (670 M) pada usia 70 tahun. Pada masa pemerintahan Gabenor Sa ad bin Abi Waqqash. Abu Ubaidah bin Jarah ra lahir di Mekah. di pihak lain mereka pun senang dengan Allah. Beliau termasuk orang yang berani ketika dalam kesulitan. Abu Ubaidah adalah seorang yang berperawakan tinggi. saudara atau keluarganya sendiri. ia dapat memimpin seluruh operasi dari bahagian atas sebuah rumah yang terletak di pinggir medan perang. Akan menyenangi mereka. mengangkat Sa ad bin Abi Waqqash kembali menjadi Gabenor di Kufah. berwibawa. Khalifah Islam kedua. 9.Abu Ubaidah bin Jarrah ra (Orang Kepercayaan Umat Ini) Beliau termasuk orang yang pertama masuk Islam. iaitu terhujamnya dua rantai besi penutup kepala beliau. sebelum meninggal. pada suatu hari. artinya: Engkau tidak menemukan kaum yang beriman kepada Allah dan hari kiamat yang mengasihi orang-orang yang menentang Allah SWT dan Rasulullah. sehingga ayat Al-Quran turun mengenai beliau seperti yang tertera dalam surah Al Mujadilah ayat 22. dan kepercayaan umat ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah. ketahuilah bahwa perajurit Allah pasti akan berjaya. Saidina Abu Bakarlah yang membawakan mereka menemui Rasulullah SAW untuk menyatakan syahadat di hadapan Baginda. Sa ad bin Abi Waqqash mengundurkan diri ke Akik pada masa kekhalifahan Ali bin Abu Thalib ra. Demi didapati pipi Nabi terluka. Sang Khalifah yang tidak mahu menyebutkan namanya. Sayidina Umar ra di samping ranjangnya. rendah diri dan sangat pemalu. Abu Ubaidah termasuk orang yang masuk Islam dari sejak awal. pemukiman Arab di Kufah mula dibangunkan. Kawasan ini kemudiannya berkembang menjadi kota penting dan makmur serta menjadi pusat militer dan kesusasteraan. Biasanya di luar Madinah beliau menunggu seseorang yang datang secara teratur memberinya laporan mengenai keadaan medan perang. beliau menunjukkan Sa ad bin Abi Waqqash sebagai salah seorang dari enam sahabat Nabi SAW yang terpercaya untuk memilih khalifah penggantinya. Allah akan memasukkan mereka ke dalam syurga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai. Abu . Allah telah mematri keimanan di dalam hati mereka dan mereka dibekali pula dengan semangat. siapa yang mengikutinya akan merasa tenang. beliau disenangi oleh semua orang yang melihatnya. kurus. anak. diisi dengan pengorbanan dan perjuangan menegakkan Deen Islam. Nama lengkapnya adalah Amir bin Abdullah bin Jarah yang dijuluki dengan nama Abu Ubaidah. bermuka ceria. Masih dalam perang Uhud. segera ia berusaha untuk mencabut rantai tersebut dari pipi Nabi SAW. justeru Abu Ubaidah berlari untuk mendapati Nabinya tanpa takut sedikit pun terhadap banyaknya lawan dan rintangan. Namun kemudian beliau balik kembali untuk menyertai perjuangan Rasulullah SAW. Rantai itu pun akhirnya terlepas dari pipi Rasulullah SAW. Saidina Uthman bin Affan ra. di sebuah rumah keluarga suku Quraisy terhormat. Kualitasnya dapat kita ketahui melalui sabda Nabi SAW: Sesungguhnya setiap umat mempunyai orang kepercayaan. Mereka itulah perajurit Allah. Khalifah Umar bin al-Khattab. segera mengikuti si penunggang unta tersebut untuk mengecek kebenaran berita yang dibawa itu. Uthman bin Mazun dan Arqam bin Abu al-Arqam. Hal itu tampak ketika beliau harus hijrah ke Ethiopia pada gelombang kedua demi menyelamatkan aqidahnya. Abu Ubaidah sempat mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah SAW.komandan. ketika pasukan muslimin kucar kacir dan banyak yang lari meninggalkan pertempuran.

lalu beliau memanggilnya sambil bersabda. lebih jauh pandangannya. Sepeninggalan Abu Ubaidah ra.Ubaidah tidak jera. dengan izin Allah beliau berhasil menaklukan semua negeri tersebut. beliau melihat ke kiri dan ke kanan. kalian akan baik. bahkan selalu mempunyai andil besar dalam setiap peperangan tersebut. Dirikanlah shalat. Lalu Abu Ubaidah pun berangkat bersama mereka. Wahai sahabatku. Sungguh dalam setiap kaum terdapat orang yang jujur. Dan kali ini pun harus juga diikuti dengan lepasnya gigi Abu Ubaidah sehingga dua gigi seri sahabat ini ompong karenanya. semoga kamu akan dikasihani Allah. Dalam kaitan ini. jangan suka menipunya. Ya Abul Qassim! Kirimkanlah bersama kami seorang sahabatmu yang engkau percayai untuk menyelesaikan perkara kebendaan yang sedang kami pertengkarkan. Hulurkan tanganmu! Agar saya baiat kamu.. Saya berangkat mahu shalat Zuhur agak cepat. Sepeninggalan Rasulullah SAW. lebih suka terhadap hari kemudian dan sangat senang memberi nasihat kepada semua orang dari beliau. satu keberanian dan pengorbanan yang tak terperikan. Sungguh Allah telah menetapkan kematian untuk setiap pribadi manusia. Saya pesankan kepada kalian sebuah pesan. Rasulullah SAW memberinya gelaran Gagah dan Jujur . selesaikanlah kasus yang menjadi perselisihan di antara mereka dengan adil. Umar pun lantas berujar. saling nasihat menasihatilah kalian. tak terlihat sesuatu pun oleh Umar ra kecuali pedang. perisai dan pelana tunggangannya. tunaikanlah zakat. Hai sekalian kaum Muslimin! Kalian sudah dikejutkan dengan berita kematian seorang pahlawan. mengapa engkau tidak mengambil sesuatu sebagaimana orang lain mengambilnya? Beliau menjawab. Orang yang jujur di kalangan umatku adalah Abu Ubaidah. tolonglah saya dibebaskan dari rencana baginda dan izinkanlah saya tinggal di sini. karena saya mendengar Rasulullah SAW bersabda. Pergilah bersama mereka. Ketika kekuasaan Islam telah meluas dan kekhalifahan dipimpin oleh Saidina Umar ra. Akhirnya beliau melihat Abu Ubaidah bin Jarrah. beliau memesankan kepada tenteranya. karena betapa pun seorang melakukan seribu upaya. Hai Amirul Mukminin! Sebenarnya saya tahu. oleh sebab itu kita sayugia membuatnya jadi imam sepeninggalan Rasulullah SAW. Saidina Muaz bin Jabal ra berpidato di hadapan kaum Muslimin yang berbunyi. Oleh sebab itu. Saat Umar mengadakan kunjungan dan singgah di rumahnya. saya akan kirimkan bersama kamu seorang yang gagah dan jujur . Abu Ubaidah bin Jarrah ra ikut serta dalam semua peperangan Islam. puasalah di bulan Ramadhan. sampaikanlah nasihat kepada pimpinan kalian. tunaikanlah ibadah haji dan umrah. Sisi lain dari kehebatan sahabat yang satu ini adalah kezuhudannya. sesampainya surat saya ini. Oleh sebab itu kasihanilah beliau. Lalu Abu Ubaidah menjawab. Belum. Datanglah ke sini nanti sore. Saya tidak ingin menyelamatkan diri sendiri dari musibah yang menimpa mereka dan saya tidak ingin berpisah dari mereka sampai Allah sendiri menetapkan keputusannya terhadap saya dan mereka. Setelah Rasulullah selesai mengimami salat Zuhur bersama kami. Saidina Umar bin Al -Khattab ra mengatakan. Umar bin Al-Khattab ra mengatakan kepada Abu Ubaidah bin Jarah di hari Saqifah. oleh sebab itu semua . beliau pasti akan menemukan kematiannya seperti saya ini. Namun Abu Ubaidah menyatakan keberatannya sesuai dengan isi surat yang dikirimkannya kepada khalifah yang berbunyi. beliau menangis. kalau kamu memerlukan saya. Mereka mengatakan. Khalifah Umar bin Al-Khattab ra mengirim surat untuk memanggil kembali Abu Ubaidah. akan tetapi seperti kamu ketahui saya sedang berada di tengah-tengah tentera Muslimin. Diulanginya sekali lagi untuk mengigit rantai besi satunya yang masih menancap dipipi Rasulullah SAW hingga terlepas. ini saja sudah cukup menyenangkan. Menjelang kematian Abu Ubaidah ra. Saya tidak mungkin berani mendahului orang yang dipercayai oleh Rasulullah SAW menjadi imam kita di waktu shalat (Saidina Abu Bakar as-Shiddiq ra). Setelah Umar ra membaca surat itu. yang demi Allah saya tidak menemukan ada orang yang lebih baik hatinya. Beliau berangkat membawa pasukan menuju negeri Syam. Wahai Amirul Mukminin. tetapi karena memang saya senang pergi shalat cepat-cepat. sehingga para hadirin bertanya. Apakah Abu Ubaidah sudah meninggal? Umar menjawabnya. Suatu ketika datang sebuah delegasi dari kaum Kristen menemui Rasulullah SAW. Saya sengaja meninggikan kepala saya agar beliau melihat saya. Abu Ubaidah menjadi pemimpin di daerah Syria. Ketika wabak penyakit Taun bermaharajalela di negari Syam. Rasulullah SAW bersabda kepada mereka. Jika kalian terima. Sungguh. akan tetapi kematiannya sudah di ambang pintu. namun beliau masih terus membalikbalik pandangannya kepada kami. janganlah kalian terpesona dengan keduniaan. sama sekali bukan karena ingin ditunjuk sebagai delegasi. berdermalah. karena kaum muslimin di pandangan kami adalah orang yang disenangi.

Waraqah bin Naufal meyakini agama Nasrani. supaya haiwan-haiwan itu makan sekenyang-kenyangnya. Abdullah bin Jahsy dan Uthman bin Harith tidak menemukan apa-apa. Kata Al-Khattab. hai putra Makkah. Orang yang paling beruntung adalah orang yang paling taat kepada Allah dan paling banyak bekalnya untuk akhirat. dan pemimpin-pemimpin agama lain untuk menyelidiki dan mempelajari agama Ibrahim yang murni. dan terbunuh sebelum ia sampai kembali ke Makkah. Karena itu Zaid terpaksa pulang dengan sembunyi-sembunyi. tetaplah anda bersamanya. Mereka berbicara mengenai kepercayaan masyarakat Arab yang sudah jauh tersesat. Kata Rahib tersebut. Ketika saya sampai ke negeri Syam. Kemudian kalian sembelih haiwan-haiwan itu tanpa menyebut nama-Nya. dan Umaimah binti Abdul Muthalib. Mereka sudah sesat dan menyeleweng dari agama Ibrahim yang lurus. Anda mencari agama yang dewasa ini sudah tak mungkin lagi ditemukan. Saya tahu anda sedang mencari agama Ibrahim. bibi Nabi Muhammad SAW. Hai kaum Quraisy! Haiwan itu diciptakan oleh Allah. saya diberitahu tentang seorang Rahib yang mengerti Ilmu Kitab. Allah mengutus Muhammad menjadi Nabi dan Rasul dengan agama yang haq. Betul. Jawabku. itulah yang saya inginkan! Kata Rahib. Assalamu alaikum warahmatullah. dan mengenakan perhiasan indah-indah. lalu ditamparnya Zaid. Setelah itu. Ketika Zaid sedang dalam perjalanan pulang. Namun kami biarkan saja. Beliau kembali ke Makkah menunggu Nabi yang dijanjikan. Nasrani. Karena itu marilah kita pelajari suatu agama yang dapat kita pegang jika saudara-saudara ingin beruntung. Kaum wanita dan anak-anak berpakaian bagus warna menyala. Sungguh bodoh dan sesat kalian! Al-Khattab. maka janganlah anakku Said diharamkan pula dari padanya. Zaid benar-benar disakiti mereka dengan sungguh-sungguh sehingga dia terpaksa menyingkir dari kota Makkah ke bukit Hira . Sewaktu beliau akan menghembuskan nafasnya yang terakhir. Dialah yang menurunkan hujan dari langit supaya haiwan-haiwan itu minum sepuas-puasnya.Said Bin Zaid ra (Kekasih Kepada Yang Maha Pengasih) Zaid bin Amr Bin Nufayl berdiri dari orang banyak yang berdesak-desak menyaksikan kaum Quraisy berpesta merayakan salah satu hari besar mereka. Kata Zaid. Ya Muaz! Imamilah shalat mereka. Zaid bersandar ke dinding Ka bah seraya berkata. Abdullah bin Jahsy. Kemudian Zaid bin Amr bin Nufayl berkumpul ketika orang-orang Quraisy tengah bersama-sama dengan Waraqah bin Naufal. Zaid berhenti berkelana. ayah Saidina Umar ra pun berdiri menghampiri Zaid. Tetapi Zaid belum sempat bertemu dengan beliau. Allah akan membangkitkan seorang Nabi di tengah-tengah bangsa anda untuk menyempurnakan agama Ibrahim. Wahai Allah! Jika Engkau mengharamkanku dari agama lurus ini. Keempat-empat orang itu pergi menemui pendeta-pendeta Yahudi. Zaid menengadah ke langit dan berkata. Bila anda bertemu dengan beliau. Dialah yang menumbuhkan rumput-rumput. Abu Ubaidah ra pun menghembuskan nafasnya yang terakhir. Sedangkan Zaid bin Amr bin Nufayl mengalami kisahnya tersendiri: Kata Zaid. Saya pelajari agama Yahudi dan Nasrani. Kaum pria memakai serban Sundusi yang mahal. Maka saya datangi Rahib tersebut. Lalu saya berkelana ke seluruh pelosok mencari agama Ibrahim. Tetapi pulanglah anda ke negeri anda. Kemudian beliau melihat kepada Muaz bin Jabal ra dan mengatakan. . Kurang ajar kamu! Kami sudah sering mendengar kata-katamu yang kotor itu. Kini kesabaran kami sudah habis! Kemudian dihasutnya orang-orang jahiliyah supaya menyakiti Zaid.mereka pasti akan mati. lalu saya ceritakan kepadanya pengalaman saya belajar agama. Al Khatthab menyerahkan urusan Zaid kepada sekelompok pemuda Quraisy untuk menghalang-halanginya masuk kota. Haiwan-haiwan ternakpun dipakaikan bermacam-macam perhiasan ditarik orang untuk disembelih di hadapan patung-patung yang mereka sembah. dia dihadang perompak-perompak Badwi di tengah jalan. Demi Allah! Sesungguhnya saudara-saudara sudah maklum bangsa kita sudah tidak mempunyai agama. Uthman bin Harith. Tetapi keduanya saya tinggalkan karena saya tidak memperoleh sesuatu yang dapat menenteramkan hati saya dalam kedua agama tersebut. 10.

Tiba-tiba seorang prajurit muslim keluar dan berkata kepada Abu Ubaidah. jalan mencapai keredhaan Allah dan menolak kehinaan. menjadi pelopor orang-orang yang beriman dengan Allah dan membenarkan kerasulan Nabi-Nya. Adakah pesan-pesan anda kepada Rasulullah? Jawab Abu Ubaidah. kebanyakan mereka terkejut lalu timbul rasa takut di hati mereka. Dialah Wali kota pertama dari kaum Muslimin setelah kota itu dikuasai. Tunggulah perintah saya selanjutnya. Perang berkecamuk segera. Said dididik dalam kamar seorang ayah yang sepanjang hidupnya giat mencari agama yang hak. dan Paderipaderi yang membawa kayu salib sambil mengeraskan suara mereka membaca doa. Muhammad SAW.000 orang. Tidak menghairankan jika Said secepat itu memperkenankan seruan Muhammad. Saya bidikkan lembing saya. Di muka hadapan sekali berbaris pendeta-pendeta. umurnya belum lebih dari dua puluh tahun. Karena pemuda Quraisy ini masuk Islam. Mereka berdualah yang telah menyebabkan Umar bin al-Khattab memeluk Islam. Said lahir dan dibesarkan dalam rumahtangga yang mencela dan mengingkari kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy yang sesat itu. berkobar dengan hebat. Said bin Zaid bin Amr bin Nufayl membaktikan segenap daya dan tenaganya yang muda untuk berkhidmat kepada Islam. Tanpa terasa. selain peperangan Badar karena ketika itu beliau sedang melaksanakan suatu tugas penting lainnya yang ditugaskan oleh Rasulullah kepadanya. Abu Ubaidah mengobarkan semangat jihad kepada mereka. Musuh bergerak ke arah kami dengan langkahlangkah yang mantap bagaikan sebuah bukit yang digerakkan tangan-tangan tersembunyi. Akhirnya Allah memberikan kemenangan kepada kaum Muslimin. perwira-perwira tinggi. Dalam setiap peperangan yang dihadapi kaum Muslimin. Kata Abu Ubaidah dalam pidatonya antara lain. Ya. Tentera muslimin bangkit menyerbu tentera Rom. Beliau turut mengambil bahagian bersama-sama kaum Muslimin mencabut singgasana Kisra Persia dan menggulingkan kekaisaran Rom. panglima-panglima. Insya Allah! Kemudian Said melanjutkan ceritanya. Siapkan lembing dan perisai! Tetaplah tenang dan diam.Allah memperkenankan doa Zaid. Beliau turut berperang bersama-sama Rasulullah dalam setiap peperangan. pasukan kami semuanya berjumlah 24. beliau disakiti dan dianiaya. Berkata Said bin Zaid bin Amr bin Nufayl: Ketika terjadinya Perang Yarmuk. Ketika beliau masuk Islam. Saya membanting diri ke tanah. Bahkan dia mati ketika sedang berlari kepayahan mengejar agama yang hak. Agaknya yang paling mengejutkan ialah reputasinya yang tercatat dalam peperangan Yarmuk. lalu saya tikam seorang yang melompat menghadang musuh. Fatimah binti Al-Khattab.000 orang tentera. kecuali dzikrullah (mengingat Allah) dalam hati masing-masing. Said masuk Islam tidak seorang diri. perasaan takut lenyap dengan sendirinya di hati saya. Dia Islam bersama -sama istrinya. Serentak Rasulullah SAW mengajak orang banyak masuk Islam. Katakanlah kepada Baginda SAW. dan berdiri di atas lutut saya. Saya ingin syahid sekarang. sesungguhnya kami mendapati apa yang dijanjikan oleh Tuhan kami benar-benar terbukti! Sesudah beliau mengucapkan kata-katanya itu. Tatkala tentera kaum Muslimin melihat musuh mereka seperti itu. dipaksa oleh kaumnya supaya kembali kepada agama mereka. Sebaliknya Said dan istrinya sanggup menarik seorang laki-laki Quraisy yang paling berbobot baik fisik mahu pun intelektualnya itu masuk ke dalam Islam. Said segera memenuhi panggilan beliau. Setelah kaum muslimin memperlihatkan kepatuhan. Sedangkan tentera Rom yang kami hadapi berjumlah 120. saya lihat beliau menghunus pedang dan terus maju menyerang musuh-musuh Allah. Abu Ubaidah bin Jarrah ra mengangkat Said menjadi Wali di sana. Doa itu diulang-ulang oleh tentera yang berbaris di belakang mereka dengan suara mengguntur. adik perempuan Umar bin al-Khattab. . Sesudah itu Said bin Zaid turut berperang menakluk Damsyiq. Said selalu memperlihatkan penampilan dengan reputasi terpuji. Wahai hamba-hamba Allah! Menangkanlah agama Allah! Pasti Allah akan menolong kamu dan memberikan kekuatan kepada kamu! Wahai hamba-hamba Allah! Tabahkanlah hati kalian! Karena ketabahan adalah jalan keluar dari kekafiran. ada! Sampaikan salam saya dan salam kaum Muslimin kepada Baginda.

Karena Rasulullah SAW pernah bersabda.Di masa pemerintahan Bani Umayah. Marwan mengirim beberapa petugas menanyakan kepada Said tentang tuduhan wanita tersebut. terjadi banjir yang belum pernah terjadi seperti itu sebelumnya. Kata Said. dia pun jatuh ke dalam sumur. Maka terbukalah tanda batas antara tanah Said dan tanah Arwa (wanita tersebut) yang diperselisihkan. Takutlah kepada doa orang yang teraniaya. ada wanita yang mengatakan Said bin Zaid merampas tanahnya yang saling berbatasan. Memang ketika kami masih kanak-kanak. padahal saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda: Sesiapa yang mengambil tanah orang lain walaupun sejengkal. Seandainya tuduhan itu palsu. Tuduhan tersebut digunjingkan kepada kaum Muslimin. Peristiwa itu sesungguhnya tidak begitu menghairankan. Ketika dia sedang berjalan meraba-raba di tanah yang dipersengketakannya. Maka apatah lagi andai yang teraniaya itu salah seorang dari sepuluh sahabat Rasulullah SAW yang telah dijamin masuk syurga. Sahabat Rasulullah ini merasa prihatin atas tuduhan yang dituduhkan kepadanya. . Buktikanlah kepada kaum Muslimin sejelas-jelasnya bahwa tanah itu adalah hak saya dan bahwa saya tidak pernah menzaliminya. nanti di hari kiamat Allah akan memikulkan tujuh lapis bumi kepadanya. dibutakan Allah kamu seperti Arwa. Bagaimana mungkin saya menzaliminya. wanita tersebut menjadi buta. butakanlah matanya dan ceburkan dia ke dalam sumur yang dipersengketakannya dengan saya. Dia menuduh saya menzaliminya (merampas tanahnya yang berbatasan dengan tanah saya). Kaum Muslimin memperoleh bukti bahwa Saidlah yang benar. Kata Abdullah bin Umar. kami mendengar orang berkata bila mengutuk orang lain. Wahai Allah! Dia menuduhkan saya menzaliminya. Wali Kota Madinah ketika itu. Hanya sebulan antaranya sesudah itu. sedangkan tuduhan wanita itu palsu. Kemudian beliau mengadu kepada Marwan bin Hakam. Saidina Said bin Zaid ra. Tidak berapa lama kemudian. Karena antaranya dengan Allah tiada batas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful