Page 1Page 1 66 BAB IICHAPTER II TINJAUAN PUSTAKALITERATURE REVIEW A.A.Kepatuhan Diit HipertensiCompliance Hypertension diet 1. 1. Kepatuhan Obedience a. a.

Pengertian Definition Kepatuhan adalah tingkat seseorang dalam melaksanakan suatu aturan Compliance is the level of someone in executing a rule dan perilaku yang disarankan (Smet, 1994). and the recommended behavior (Smet, 1994). Kepatuhan dapat dibedakan dua yaitu : Compliance can be distinguished two namely: 1) Kepatuhan penuh (total compliance) 1) Full Compliance (total compliance) Pada keadaan ini penderita patuh secara sungguh-sungguh terhadap diit In this situation the patient is truly obedient to the diet pada hipertensi. in hypertension. 2) Penderita yang tidak patuh (non compliance) 2) Patients who do not comply (non compliance) Pada keadaan ini penderita tidak melakukan diit terhadap hipertensi In this situation people do not do diet on hypertension (Azwar, 1996).(Azwar, 1996). b. b. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan Factors affecting compliance 1) Faktor predisposisi 1) Predisposing factors a) Kepercayaan atau agama yang dianut a) The belief or religious affiliation Kepercayaan atau agama merupakan dimensi spiritual yang Belief or religion is a spiritual dimension dapat menjalani kehidupan. can go through life. Penderita yang berpegang teguh Patients who cling terhadap agamanya akan memiliki jiwa yang tabah dan tidak against his religion would have a tough life and not

b) Faktor geografi (lingkungan yang jauh atau jarak) b) geographic factors (environmental remote or distance) Lingkungan yang jauh atau jarak dari pelayanan kesehatan yang Environmental far or distance from health services memberikan kontribusi rendahnya kepatuhan (Rich MV. Etal. 1). 1995).(Notoadmojo. 1993).mudah putus asa serta dapat menerima keadaannya. demikian easy to despair and to accept the situation. et al. also how to be better. 1993). Kemauan untuk melakukan kontrol Willingness to perform control penyakitnya dapat dipengaruhi oleh kepercayaan penderita. contribute to low compliance (Rich MV. 1995). Sikap atau motivasi individu ingin sembuh Attitude or motivation of individuals to recover Motivasi atau sikap yang paling kuat adalah dalam diri Motivation or attitude is in itself the most powerful individu individual sendiri. Page 2Page 2 77 dimana penderita memiliki kepercayaan yang kuat akan lebih where patients have a strong belief will be more baik tabah terhadap anjuran dan larangan kalau tahu akibatnya good advice and steadfast against the ban if they knew the result (Notoadmojo. c) Individu c) Individual 1). Motivasi Motivation individu individual . thus juga cara akan lebih baik. own. illness can be influenced by patient beliefs.

Pengetahuan Knowledge Menurut Schere dan Bruce (2001). follows that pengetahuan mempengaruhi kompetensi perasaan dalam knowledge affects the feeling of competence in mengatur gejala. 1996). set of symptoms. 2). 1996). in disease control (Hawari. Penelitian lain juga dilaporkan bahwa Other studies also reported that penderita dengan kepatuhan rendah adalah mereka yang tidak patients with low compliance are those who do not teridentifikasi mempunyai gejala batuk dan sakit. sebab petugas adalah pengelola penderita yang paling sering because the officer is a manager of people with the most frequent . 1996). Page 3Page 3 88 2) Faktor reinforcing 2) reinforcing factors a) Dukungan petugas a) Support staff Dukungan dari petugas sangatlah besar artinya bagi penderita. 1996). Support from officers is of great significance for the patient.ingin want tetap fixed mempertahankan kesehatannya sangat berpengaruh terhadap maintain their health affects faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penderita factors related to patient behavior dalam kontrol penyakitnya (Hawari. mereka identified to have symptoms of cough and pain. mengikuti bahwa According Schere and Bruce (2001). they berfikir bahwa mereka sudah merasa sembuh sehat sehingga think that they already feel healthy recovery so menghentikan minum obat sebelum waktunya (Hawari. 2). stop taking medication prematurely (Hawari.

perintah yang diberikan petugas akan dapat diterima oleh orders given by officers will be accepted penderita dengan baik. because with dukungan tersebut akan menimbulkan kepercayaan dirinya untuk such support will lead to trust himself to menghadapi atau mengelola penyakitnya dengan lebih baik.berinteraksi sehingga pemahaman terhadap kondisi fisik maupun interact so that an understanding of the physical condition or psikis lebih baik. health patients can be grown in the recommendation. begitu juga motivasi atgau dukungan yang patients with both. 1998). dukungan keluarga sangatlah tidak In addition to staff support. it is mempengaruhi rasa percaya dan menerima kehadiran petugas affect the trust and accept the presence of officers kesehatan dapat ditumbuhkan dalam diri penderita maka anjuran. family support is not kalah pentingnya. karena keluarga merupakan bagian dari Equally important. karena dengan attention and support from her family. because the family is part of penderita yang paling dekat dan tidak dapat dipisahkan. b) Dukungan sosial keluarga b) family social support Selain dukungan petugas. dengan sering berinteraksi. 1998).(Friedman. Penderita akan merasa senang dan tentram apabila mendapat Patients will feel happy and at ease when getting perhatian dan dukungan dari keluarganya. as well as motivational support atgau diberikan petugas sangat besar artinya terhadap kepatuhan pasien officers are given very great significance of patient adherence untuk melakukan kontrol terhadap penyakit yang diderita to control the illness (Friedman. serta deal with or manage the disease better. with frequent interaction. people with the closest and can not be separated. sangatlah Psychic better. and penderita mau menuruti saran-saran yang diberikan oleh keluarga people want to follow the suggestions given by the family .

2002). serious effect. 1997) as follows: a. 2. gedung serba guna untuk penyuluhan dan lain-lain health. multi-purpose building for counseling and other (Notoadmojo. something that is inconvenient and unpleasant. 1). to support the management of the disease (Friedman.(Notoadmojo. Hanya saja banyak orang yang menganggap diet hipertensi sebagai It's just that many people consider a diet hypertension as sesuatu yang merepotkan dan tidak menyenangkan. 1997) sebagai berikut: The purpose of hypertension by dietary Purwati. 1997). pop corn asin. 1998). Tujuan diet hipertensi menurut Purwati. a. karena metode pengendaliannya yang alami (Purwati.untuk penunjang pengelolaan penyakitnya (Friedman. pop corn preferences could enter the forbidden list. dan kentang. and potatoes. misalnya garam penyedap. Mengurangi asupan garam Reduce salt intake . 2002). 1998). 1997). because the natural control method (Purwati. Diit hipertensi Hypertension diet Diit hipertensi adalah salah satu cara untuk mengatasi hipertensi tanpa Hypertension diet is one way to deal with hypertension without efek yang serius. 2. salt. for example salt flavoring. Page 4Page 4 99 3) Faktor enabling 3) enabling factors Fasilitas kesehatan merupakan sarana penting dalam memberikan Health facilities are an important tool in providing penyuluhan terhadap penderita diharapkan penderita menerima counseling to patients expected to receive patient penjelasan dari tenaga kesehatan yang meliputi : jumlah tenaga explanation of health workers that includes: the number of personnel kesehatan. Banyak makanan Many foods kesukaan bisa masuk daftar terlarang. 1).

such as a bowl of cereal mengandung sekitar 7 gr serat.Mengurangi garam sering juga diimbangi dengan asupan lebih banyak Reducing salt intake is often balanced with more kalsium. Umumnya kita Generally we mengkonsumsi lebih banyak garam daripada yang dibutuhkan tubuh. coffee. c. kopi. which is feared containing banyak pengawet dan kurang serat. Page 5Page 5 10 10 Sebaiknya penderita hipertensi menghindari makanan kalengan dan Should patients with hypertension avoid canned foods and makanan siap saji dari restoran. yang dikhawatirkan mengandung fast food from the restaurant. calcium. contains about 7 grams of fiber. and alcohol can reduce the burden . can lower blood pressure significantly. dan alkohol dapat mengurangi beban Stopping smoking. and potassium. consume more salt than your body needs. smooth bowel movements and keep back part of sodium intake. magnesium. Memperbanyak serat Increase the fiber Mengkonsumsi lebih banyak sayur yang mengandung banyak serat akan Eat more vegetables that contain lots of fiber would memperlancar buang air besar dan menahan sebagian asupan natrium. misalnya semangkuk sereal many preservatives and less fiber. b. Idealnya kita cukup menggunakan sekitar satu sendok teh saja atau Ideally we will just use about a teaspoon or sekitar 5 gram per hari. b. Puasa garam untuk kasus tertentu Fasting salt to a particular case dapat menurunkan tekanan darah secara nyata. magnesium. c. about 5 grams per day. Menghentikan kebiasaan buruk Stopping bad habits Menghentikan rokok. dan kalium.

that contain lots of potassium such as bananas. e. so that the heart bekerja lebih keras. e. the coffee can boost heart rate. sehingga dengan volume darah help overcome the excess sodium. Sedangkan alkohol dapat memacu tekanan darah. kopi dapat memacu detak jantung. Makanan Food yang banyak mengandung kalium misalnya pisang. Rokok dapat Cigarettes can meningkatkan resiko kerusakan pembuluh darah dengan mengendapkan increase the risk of damage to blood vessels with a precipitate kolesterol pada pembuluh darah jantung koroner. In addition. so the heart to work properly. dan brokoli. Selain itu. so that the blood volume ideal yang dapat dicapai kembali tekanan darah yang normal. and broccoli. jagung. d. heart. sehingga jantung dapat bekerja dengan baik. work harder. ideal that can be achieved return of normal blood pressure. Perbanyak asupan kalium Increase potassium intake Penelitian menunjukkan dengan mengkonsumsi 3500 mg kalium dapat Research shows by taking 3500 mg of potassium can membantu mengatasi kelebihan natrium.jantung. loving heart so as not to burden heavier. sari jeruk.While alcohol can boost blood pressure. sehingga jantung cholesterol on coronary heart blood vessels. corn. Menghentikan kopi berarti Stopping the coffee means menyayangi jantung agar tidak terbebani lebih berat. Penuhi kebutuhan magnesium Meet the needs magnesium Penelitian menunjukkan bahwa asupan magnesium yang tinggi yaitu Research shows that high magnesium intake is menurut RDA (Recommended Dietary Allowance) adalah sekitar 3500 according to the RDA (Recommended Dietary Allowance) is about 3500 mg dapat mengurangi tekanan darah pada seseorang yang mengalami mg can reduce blood pressure in someone who has Page 6Page 6 . d. orange juice.

. peas. Diet Garam Rendah I (200-400 mg Na) Low Salt Diet I (200-400 mg Na) Diet Garam Rendah I diberikan kepada pasien dengan edema. g. bayam. seperti : tomat. salmon. g. a). such as: tomatoes. f. dan makanan laut. garlic and turmeric. kacang polong. spinach. complications of hypertension. Makanan yang banyak Foods that many mengandung kalsium misalnya keju rendah lemak dan ikan seperti ikan containing calcium eg low-fat cheese and fish such as fish salmon. bawang putih dan kunyit. Macam diet rendah garam menurut Ignatius sebgai berikut: Low-salt diets by Ignatius sebgai follows: a). f. and seafood. Dihindari bahan makanan yang tinggi kadar Avoided foods that are high in natriumnya. 2). asites Low Salt Diet I provided to the patient with edema. celery. pada pengolahan makanan tidak in food processing is not ditambahkan garam.11 11 hipertensi. sodium. wortel. Manfaatkan sayuran dan bumbu dapur Make the vegetables and herbs Sayuran dan bumbu dapur yang bermanfaat untuk pengontrolan tekanan Vegetables and herbs that are useful for controlling pressure darah. Sumber makanan yang banyak mengandung magnesium Food sources that contain lots of magnesium misalnya kacang tanah. blood. 2). Lengkapi kebutuhan kalsium Complete the calcium requirement Kandungan kalsium yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu The content of calcium is needed in everyday life is 800 mg yang setara dengan tiga gelas susu dapat mencegah terjadinya 800 mg is equivalent to three glasses of milk to prevent the occurrence of komplikasi pada penyakit hipertensi. eg peanuts. and / or severe hypertension. added salt. carrots. ascites dan atau hipertensi berat. seledri. hypertension.

Dihindari bahan makanan Avoided food yang tinggi kadar natriumnya. Pada pengolahan makanannya boleh menggunakan In the food processing may use 1 sdt (4) garam dapur. together with a low salt diet I. Diet Garam Rendah III (1000-1200 mg Na) Low Salt Diet III (1000-1200 mg Na) Diet Garam Rendah III diberikan kepada pasien dengan edema dan Low Salt Diet III is given to patients with edema and atau hipertensi ringan . asites. b). family plays an essential role dalam menentukan cara asuhan yang diperlukan anggota keluarga sangat in determining how care is required of family members . keluarga sangat berperan as nursing or nursing care. Low Salt Diet II given to patients with edema. Keluarga Family Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat merupakan klien The family as the smallest unit in society is the client keperawatan atau sebagai asuhan keperawatan.pemberian makanan sehari sama dengan diet or mild hypertension. pemberian makanan sehari daily feeding sama dengan diet garam rendah I.1 teaspoon (4) of table salt. c).B. a day feeding the same diet Garam Rendah I. Pada pengolahan makanan boleh In the food processing may menggunakan ½ sdt garam dapur (2g). Low salt I. and / or hypertension are not too heavy. B. Diet Garam Rendah II (600-1200 mg Na) Low Salt Diet II (600-1200 mg Na) Diet Garam Rendah II diberikan kepada pasien dengan edema. dan atau hipertensi tidak terlalu berat.Dukungan sosial keluargaFamily support 1. ascites. High levels of sodium.b). use ½ teaspoon salt (2g). 1. Page 7Page 7 12 12 c).

members who are sick. b. perasaan memiliki dan dimiliki dalam Self-image of family members. budaya dan perilaku. 2. perlindungan dan merawat The extent to which families provide food. Fungsi sosialisasi The function of socialization Interaksi atau hubungan dalam keluarga. respect and warmth in the family. b. Fungsi afektif Affective function Gambaran diri anggota keluarga. discipline. mutual menghargai dan kehangatan di dalam keluarga. kemampuan keluarga untuk melakukan 5 tugas kesehatan dalam keluarga family ability to perform five tasks in family health . how family learning disiplin. family support to other family members. the sick. a feeling of belonging and held in keluarga. culture and behavior. a. dukungan keluarga terhadap anggota keluarga lain. 1998). bagaimana keluarga belajar Interaction or relationship within the family.berperan dalam menentukan cara asuhan yang diperlukan anggota keluarga role in determining how care is required of family members yang sakit. 2. Fungsi keluarga menurut Model Friedman : Model family function according to Friedman: a. Bila dalam keluarga tersebut salah satu anggotanya mengalami When the family is experiencing one of its members masalah kesehatan maka sistem dalam keluarga akan terpengaruhi (Marilyn. sejauh mana pengetahuan tentang masalah kesehatan. norms. c. protection and care anggota yang sakit. the extent of knowledge about health issues. saling family. norma. 1998). health problems in the family then the system will be affected (Marilyn. Fungsi kesehatan Health function Sejauh mana keluarga menyediakan pangan. Page 8Page 8 13 13 c.

and family perception of the problem. sign. the benefits can be obtained and facilities kekompakan antar anggota keluarga. Families find understanding. 2) Mengambil keputusan 2) Taking a decision Keluarga mengetahui masalah yang dirasakan keluarga. family. serta persepsi keluarga terhadap masalah. mengetahui sifat dan Families know the state of the disease. keuntungan yang dapat diperoleh dan fasilitas maintenance. dan faktor penyebab. symptom. keuntungan/manfaat The sources of family-owned. Page 9Page 9 14 14 . knowing the existence falisitas pelayanan kesehatan. cohesiveness among family members. 3) Merawat anggota keluarga yang sakit 3) Caring for a sick family member Keluarga mengetahui keadaan penyakit. gejala. and the causes. knowing the nature and perawatan yang dibutuhkan. keluarga The family knows the perceived problem families. knowing the resources available in keluarga. mengetahui sumber-sumber yang ada dalam health services. mengetahui keberadaan falisitas treatment is needed. 4) Memelihara rumah yang sehat 4) Maintain a healthy home Sumber-sumber keluarga yang dimiliki.serta kemauan keluarga untuk mengatasi masalah kesehatan yang sedang and the willingness of families to cope with health problems that are dihadapi : faced: 1) Mengenal masalah kesehatan 1) Know the health problem Keluarga mengetahui pengertian. families merasa takut akan akibat dari tindakan penyakit. tanda. family attitudes toward the sick. profit / benefit pemeliharaan. sikap keluarga terhadap yang sakit. fear will result from the action of disease.

2003). Yang termasuk sistem pendukung keluarga adalah jumlah anggota Which include family support system is the number of members keluarga yang sehat. there are factors that support can be done by family members of patients. keluarga Families meet the needs of food. d. clothing. Untuk merubah perilaku seseorang perlu To change a person's behavior need ada faktor dukungan yang dapat dilakukan oleh anggota keluarga penderita. affordable by the family. support health. Dukungan dari anggota keluarga adalah merupakan aset kesehatan dan juga Support from family members is an asset to the health and well merupakan hubungan sosial yang dapat mempertinggi derajat kesehatan is a social relationship that can enhance the health status (Utami. keberadaan fasilitas 5) Use of existing health facilities. health. family health status. terjangkau oleh keluarga. facilities psikologis atau dukungan dari masyarakat setempat (Marilyn. psychological or support from local people (Marilyn. need a support dilakukan oleh anggota keluarga. perlu suatu dukungan yang In health behavior change. 3. the existence of facilities kesehatan. 1998). Jenis dukungan sosial keluarga Type of family social support . keuntungan yang dapat diperoleh dan fasilitas kesehatan.(Utami.5) Menggunakan fasilitas kesehatan yang ada. fasilitas Facilities include physical facilities. Dalam perubahan perilaku kesehatan. family memanfaatkan sumber yang ada di masyarakat dalam upaya peningkatan utilizing existing resources at the community in improving status kesehatan keluarga. the benefits to be gained and health facilities. pangan. Fasilitas mencakup fasilitas fisik. fasilitas-fasilitas yang dimiliki keluarga untuk healthy family. d. the facilities owned by the family for menunjang kesehatan. Fungsi ekonomi Economic Functions Keluarga memenuhi kebutuhan sandang. shelter. 2003). 3. papan. performed by family members. 1998).

concern and attention to family members Page 10Page 10 15 15 yang menderita hipertensi (misalnya umpan balik penegasan) (Marilyn. b. elections and to help cope with the emotions. identity of members. membimbing The family acts as a feedback guidance.Terdapat empat jenis atau dimensi dukungan yaitu : There are four types or dimensions of support are: a. Dukungan penghargaan (penilaian) Support Award (rating) Keluarga bertindak sebagai sebuah bimbingan umpan balik. push forward or approval by gagasan atau perasaan individu dan perbandingan positif penderita ideas or feelings of individuals and a positive comparison patients hipertensi dengan yang lain seperti misalnya orang-orang yang kurang hypertension with others such as people who are less mampu atau lebih buruk keadaannya (menambah penghargaan diri) able or worse off (increase selfesteem) . Dukungan emosional Emotional support Keluarga sebagai sebuah tempat yang aman dan damai untuk istirahat dan The family as a safe and peaceful place to rest and pemilihan serta membantu penguasaan terhadap emosi. who suffer from hypertension (eg feedback of confirmation) (Marilyn. Meliputi Cover ungkapan empati. a. dorongan maju atau persetujuan dengan positive for patients with hypertension. 1998). guide dan menengahi pemecahan masalah dan sebagai sumber dan validator and mediate the problem solving and as a source and validator indentitas anggota. b. 1998). kepedulian dan perhatian terhadap anggota keluarga expression of empathy. Terjadi lewat ungkapan hormat (penghormatan) Occurs via expression of respect (respect) positif untuk penderita hipertensi.

sarana-sarana atau umpan balik. part of the community (Utami. Bentuk dukungan yang diberikan oleh keluarga adalah dorongan Forms of support provided by families is a boost semangat. 2003). 1998). Dukungan keluarga juga merupakan perasaan Family support is also a feeling individu yang mendapat perhatian. d. pemberian nasehat atau mengawasi tentang pola makan sehari. c. liked. information about the world. instructions. equipment. petunjuk-petunjuk.Marilyn. disenangi. modifikasi such direct assistance in the form of money. waktu. Page 11Page 11 16 16 C. appreciated and included bagian dari masyarakat (Utami. The family is a source of practical and concrete help. peralatan. dihargai dan termasuk individual attention. Mencakup Cover bantuan langsung seperti dalam bentuk uang.spirit. Include giving advice.(Marilyn. 1998). d. 1998). day and treatment. the means or feedback. Dukungan instrumental Instrumental support Keluarga merupakan sumber pertolongan praktis dan konkrit. 2003). c.C.Hubungan dukungan sosial keluarga dengan pengetahuan diit pasienThe relationship of social support the family with knowledge of patient diet . Dukungan informatif Support informative Keluarga berfungsi sebuah sarana kolektor dan disseminator (penyebar) Family functioning of a tool collector and disseminator (spreaders) informasi tentang dunia. Mencakup memberi nasehat. 1998). modification lingkungan maupun menolong dengan pekerjaan waktu mengalami stress environment and help with job stress time (Marilyn. time. giving advice or oversee on a day-diet hari dan pengobatan.Marilyn.

empati. (Adherence to diet). dukungan penghargaan berupa bimbingan dan pemecahan masalah. important factor in adherence to medical programs. Dukungan sosial keluarga merupakan Family support is faktor penting dalam kepatuhan terhadap program medis. the family also must warn that the diet is not done . equipment and environmental modifications. recommended to control hypertension. dukungan informatif berupa memberi nasehat. informative support in the form of giving advice. and suggestions. petunjuk. dan family includes emotional support in the form of expression. empathy. and kepedulian. dan saran-saran. support awards in the form of guidance and problem solving. dukungan instrumental berupa uang. Keluarga selalu dilibatkan dalam program pendidikan The family was always involved in education programs sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan pasien. guidance. peralatan dan modifikasi lingkungan. supporting compliance terhadap diit dan mengetahui kapan harus mencari pertolongan dari profesional of diet and knowing when to seek help from professionals kesehatan. care. Dukungan sosial keluarga secara terus-menerus biasanya diperlukan agar Family social support on an ongoing basis is usually required for penderita hipertensi tersebut mampu melaksanakan rencana yang dapat diterima hypertensive patients are able to implement a plan acceptable untuk bertahan hidup dengan hipertensi dan mematuhi aturan terapinya to survive with its treatment of hypertension and abide by the rules (kepatuhan terhadap diit). keluarga juga harus memperingatkan bahwa diit yang tidak dilakukan health. instrumental support in the form of money. mendukung kepatuhan so that they can meet the needs of patients.hipertensihypertension Keluarga harus dilibatkan dalam program pendidikan dan penyuluhan agar Families should be involved in educational programs and counseling for mereka mampu mendukung usaha pasien dalam patuh terhada diit yang they are able to support the efforts of patients in the diet are obedient terhada dianjurkan untuk mengontrol hipertensi. Dukungan sosial Social support keluarga meliputi dukungan emosional berupa ungkapan.

Health facilities . 1980 in Notoadmojo.Support staff .Geografi . hypertension in the Work Area Candi Semarang Health Center South. Page 12Page 12 17 17 D. 2003 Theoretical framework Lawrence Green.HipotesisHypothesis Ha : Ada hubungan dukungan sosial keluarga dengan kepatuhan diit pasien Ha: There is a relationship of social support for families with diet adherence of patients hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Candi Semarang Selatan.E.Social support Faktor enabling : Enabling factors: . 2003 E.Figure 2. has increased so it will be a stroke (Brunner and Suddarth.F. 1980 dalam Notoadmojo.Kepercayaan . 2001). Kerangka teori Lawrence Green.Dukungan petugas . Faktor predisposisi : Predisposing factors: .Kerangka KonsepFramework Concept Gambar 2.Geography . 2001).Trust .Figure 1.pada pasien hipertensi dapat menimbulkan masalah yaitu tekanan darahnya akan in patients with hypertension can cause blood pressure problems which will semakin meningkat sehingga akan menjadi stroke (Brunner dan Suddarth.Individu .Fasilitas kesehatan .Individuals Faktor reinforcing : Reinforcing factors: .D. Kerangka konsep penelitian Conceptual framework of research F.Dukungan sosial .Kerangka TeoriTheory Framework Gambar 1.

Perilaku kepatuhan Behavioral compliance diit dalam hipertensi diet in hypertension Variabel independen Independent Variables Variabel dependen Dependent variable Dukungan sosial Social support keluarga family Kepatuhan diit Compliance diet hipertensi hypertension .