Hubungan Ekologi, Ekosistem, Ilmu Lingkungan, Kesehatan dan Sanitasi Lingkungan

Posted on 14 April 2011.

Konsep dasar ilmu sanitasi lingkungan berasal dari ilmu yang mempelajari hubungan total antara makhluk hidup dengan lingkungan hidupnya atau disebut ekologi. Konsep tersebut kemudian berkembang menjadi beberapa displin ilmu lain, seperti ilmu lingkungan, ilmu kesehatan lingkungan, dan sanitasi lingkungan. Ekologi Ernst Haeckel (1869), seorang ahli biologi bangsa Jerman, menggunakan istilah ekologi yang berasal dari kata Yunani “oikos” berarti rumah atau tempat untuk hidup. Kata tersebut secara harifiah berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan total antara organisme dengan lingkungannya yang bersifat organik maupun anorganik. Ekosistem Menurut Tansley (1935), unsur-unsur tempat terjadinya hubungan total antara organisme dengan lingkungannya yang bersifat organik dan anorganik pada suatu tempat tertentu disebut sebagai ekosistem. Contoh, ekosistem perairan tawar, perkotaan, dan sebagainya. llmu Lingkungan Ilmu lingkungan adalah penerapan berbagai prinsip dan ketentuan ekologi dalam kehidupan manusia. Penerapan prinsip dan ketentuan ekologi dalam kehidupan manusia dapat berupa pendekatan dan metodologi, yaitu: 1. Pendekatan Holistik Pendekatan seutuhnya berupa analitik dan reduksionistik (Odum dan Boyden). 2. Pendekatan Evolusioner Pendekatan yang mengkaji evolusi yang terjadi pada para pelaku dalam lingkungan hidup, baik secara individual, populasi, maupun komunitas. 3. Pendekatan Interaktif Menurut basil pengkajian Price, dkk. (1983), suatu kehidupan harus dilihat dari hubungan-hubungan interaktif antarkomponen penyusun dan merupakan suatu pendekatan bottom-up untuk mengenal ekosistem atau lingkungan hidup dengan lebih baik. 4. Pendekatan Situasional Jarvie, Papper, dan Vayda, menganjurkan pendekatan ekologi dengan cara memperhatikan perubahan situasi pada saat suatu permasalahan timbul. 5. Pendekatan Sosiosistem dan Ekosistem Pendekatan ini berupaya memisahkan lingkungan hidup ke dalam sistem sosial dan sistem alami serta mempelajarinya berdasarkan aliran materi, energi, dan informasi. Dari antara keduanya akan menghasilkan proses seleksi dan adaptasi. 6. Pendekatan Peranan dan Perilaku Manusia Pendekatan ini berupaya mempelajari peranan manusia dalam program MAB (man and biosphere) atau pendekatan pemanfaatan oleh manusia (UNESCO, 1974). 7. Pendekatan Kontektualisasi Progresif Pendekatan ini bersifat interdisipliner dan dapat ditelusuri secara progresif sehingga setiap permasalahan dapat dimengerti dan dipahami dengan baik. 8. Pendekatan Kualitas Lingkungan Pendekatan ini merupakan kelanjutan pendekatan kontektualisasi progresif yang kemudian dikembangkan dengan penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Ilmu Sanitasi Lingkungan Ilmu sanitasi lingkungan adalah bagian dari ilmu kesehatan lingkungan yang meliputi cara dan usaha individu atau masyarakat untuk mengontrol dan mengendalikan lingkungan hidup eksternal yang berbahaya bagi kesehatan serta yang dapat mengancam kelangsungan hidup manusia. Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang lingkup secara umum, antara lain: 1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup

5. 7. 4.manusia. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular. Kebisingan. 6. 3. peternakan. kebakaran hutan. dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan mahkluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM. Pustaka Pengantar Kesehatan Lingkungan http://requestartikel. dan evaluasi program kesehatan lingkungan.html . Survei sanitasi untuk perencanaan. pertanian.com/hubungan-ekologi-ekosistem-ilmu-lingkungan-kesehatan-dan-sanitasilingkungan-201104771. 2. dan lain-lain. pemantauan. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia. batubara. radiasi dan kesehatan kerja. industri. Adapun tujuan dan ruang lingkup secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia. 2. rumah sakit. Penyediaan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan. 8. yang di antaranya berupa: 1. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful