Askep Urolithiasis ASUHAN PADA KLIEN DENGAN KEPERAWATAN UROLITHIASIS

Oleh : Dafid Arifiyanto, 2008

A. DEFINISI Urolithiasis adalah suatu kedaruratan terjadinya penumpukan oksalat, calculi (batu ginjal) pada ureter atau pada daerah ginjal. Gejala rasa sakit yang berlebihan pada pinggang, nausea, muntah, demam, hematuria. Lebih banyak terjadi pada laki-laki dibanging wanita dengan perbandingan 3:1 dalam usia 30-60 tahun. Urine berwarna keruh seperti teh atau merah. Vesikolithiasis (batu kandung kemih) adalah terdapatnya batu di kandung kemih. Vesikolithiasis mengacu pada adanya batu/kalkuli dalam vesika urinaria. Batu dibentuk dalam saluran perkemihan (vesika urinaria) ketika kepekatan urine terhadap substansi, yaitu kalsium oksalat, kalsium fosfat, asam urat mengalami peningkatan. Batu perkemihan (urolithiasis) dapat timbul pada berbagai tingkat dari sistem perkemihan (ginjal, ureter, kandung kemih), tapi yang paling sering ditemukan di dalam ginjal (nephrollihiasis). Kira-kira satu pertiga dari individu yang menderita pada saluran kemih atas akan mengalami pengangkatan ginjal yang dijangkiti. B. ETIOLOGI Teori pembentukan batu: 1). Teori inti (nukleus): kristal dan benda asing merupakan tempat pengendapan kristal pada urin yang sudah mengalami supersaturasi. 2) Teori matrik Matrik organik yang berasal dari serum atau protein-protein urin memberikan kemungkinan pengendapan kristal. 3) Teori inhibitor kristalisasi: Beberapa substansi dalam urin

Pekerjaan Pekerja-pekerja keras yang banyak bergerak seperti buruh dan petani akan mengurangi kemungkinan terjadinya batu saluran kemih bila dibandingkan dengan pekerja yang banyak duduk.menghambat terjadinya kristalisasi. sedangkan bila kurang air minum menyebabkan kadar semua substansi dalam urin akan meningkat dan akan mempermudah pembentukan batu. Faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap kalkuligenesis atau proses pembentukan batu si dalam vesika urinaria. Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan nekrosis jaringan ginjal atau saluran kemih lain (vesika urinaria) dan akan menjadi inti pembentukan batu saluran kemih. Air minum Memperbanyak diuresis dengan cara banyak minum akan mengurangi kemungkinan terbentuknya batu. Hampir dari setengahnya kasus batu pada perkemihan adalah idiopatik. konsentrasi yang atau absennya ini memungkinkan terjadinya kristalisasi. Benda asing Jaringan mati ( nekrosis papil) Jenis kelamin Data menunjukkan bahwa batu saluran kemih lebih banyak ditemukan pada pria. Keturunan Ternyata anggota keluarga dengan batu saluran kemih lebih banyak mempunyai kesempatan untuk menderita batu saluran kemih daripada yang lain. Kejenuhan air sesuai dengan kadar mineralnya terutama kalsium diperkirakan mempengaruhi terbentuknya batu saluran kencing. sedangkan pada masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi rendah lebih sering . antara lain: Gangguan aliran air kemih/obstruksi dan statis urin Gangguan metabolisme Infeksi saluran kemih oleh mikroorganisme berdaya membuat urease( Proteus Mirabilis). Makanan Masyarakat yang banyak mengkonsumsi protein hewani angka morbiditas batu saluran kencing berkurang.

Peningkatan konsentrasi larutan urin akibat intake cairan rendah dan juga peningkatan bahanbahan organik akibat ISK atau urin statis. akan mengurangi produksi urin dan mempermudah pembentukan batu saluran kemih. Obstruksi yang lengkap bisa menjadi hidronefrosis yang disertai tanda-tanda dan gejala-gejalanya. jaringan yang tidak vital. Di tambah adanya infeksi meningkatkan ke basahan urin (oleh produksi amonium). C. Urolithiasis merupakan kristalisasi dari mineral dari matriks seputar. yang berakibat presipitasi kalsium fosfat dan magnesium amonium fosfat.terjadi. obstruksi mungkin terjadi hanya parsial atau lengkap. PATOFISIOLOGI Batu dalam perkemihan berasal dari obstruksi saluran kemih. Proses patofisiologisnya sifatnya mekanis. Suhu Tempat yang bersuhu panas menyebabkan banyak mengeluarkan keringat. mensajikan sarang untuk pembentukan batu. seperti pus. Komposisi kalkulus Renalis dan faktor-faktor yang mendorong adalah: No Komposisi/macam batu Faktor-faktor pendukung/penyebab 1 Calcium (oksalat dan fosfat) Hiperkalsemia Hiperkasiuri Dampak dari Hiperparatiroidisme Intoksikasi Vitamin D Penyakit Tulang yang parah Asidosis Tubulus Renalis Intake steroid purine Ph urin tinggi dan volume urine rendah 2 . Penduduk vegetarian yang kurang makan putih telur sering menderita batu saluran kemih (vesika urinaria dab uretra). tumor atau urat. darah.

Misalnya ada infeksi kemudian terjadi tukak. c. karena terdapat zat-zat penyusun air seni yang relatif tidak dapat larut. Adanya presipitasi garam-garam yang larut dalam air seni. dimana apabila air seni jenuh akan terjadi pengendapan. Komposisi urin juga akan mempermudah pertumbuhan batu. sebagai tempat menempelnya partikel-partikel batu pada inti tersebut.Asam urin (Gout) Diet tinggi purine dan ph urin rendah Volume urin rendah 3 Cystine dan xanthine Cystinuria dampak dari gangguan genetika dari metabolisme asam amino dan xanthineuria Mekanisme pembentukan batu ginjal atau saluran kemih tidak diketahui secara pasti. Selain itu juga tergantung dari reaksi air seni. yang sampai ke pyelu m yang kemudian dapat berpindah ke areal distal. dimana tukak ini menjadi inti pembentukan batu. Batu ginjal dalam jumlah tertentu tumbuh melekat pada puncak papil dan tetap tinggal dalam kaliks. akan tetapi beberapa buku menyebutkan proses terjadinya batu dapat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut : a. misalnya batu pada buli-buli lebih cepat tumbuhnya disbanding dengan batu pada ginjal. tetap tinggal atau menetap di tempat dimana saja dan berkembang menjadi batu yang besar. Perubahan pH atau adanya koloid lain di dalam air seni akan menetralkan muatan dan meyebabkan terjadinya pengendapan. D. PATHWAY . b. Kecepatan tumbuhnya batu tergantung kepada lokasi batu. yaitu batu asam akan cepat tumbuhnya dalam urin dengan pH yang rendah. Adanya inti ( nidus ). Hal lain yang akan mempercepat pertumbuhan batu adalah karena adanya infeksi.

Penurunan Statis Infeksi Renal/ginjal intake saluran cairan urin kemih Konsentrasi Kristalisasi Obstruksi mineral sal larutan dari matriks kemih urin seputar prsial/total Batu Ureter/ureterolithiasis Vesikolithiasis auaretrolithiasis ginjal/urolithiasis .

KOMPLIKASI Jika batu dibiarkan dapat menjadi sarang kuman yang dapat menimbulkan infeksi saluran kemih. yang pada akhirnya merusak ginjal.Perubahan pola eliminasi BAK Operasi Resti Port de Kurang Kurang pengetahuan Ggn rasa hipotalamus Merangsang entrée ttg kondisi nyaman: terbuka infeksi mikroorganisme informasi penyakitnya nyeri nociseptor E. kemudian timbul gagal ginjal dengan segala akibatnya yang jauh lebih parah. . pylonetritis.

Bila baru berada dalam piala ginjal. muka pucat. disertai nadi cepat. berkeringat dingin dan tekanan darah turun atau yang disebut kolik. Disamping adanya serangan sakit hebat yang timbul secara mendadak yang berlangsung sebentar dan kemudian hilang tiba-tiba untuk kemudian. Anuria akan terjadi jika ada batu bilateral atau jika hanya ada satu ginjal penderita. Urin yang keruh dan demam akan juga dialami penderita batu ginjal. Jika terjadi penyumbatan saluran kemih menyeluruh.F. Lokasi rasa nyeri tergantung kepada lokasi dari batu. Batu yang sangat kecil dan halus bisa berlalu tanpa disadari oleh orangnya. 2) Data Objektif . Rasa nyeri menyelusuri jalur anterior dari ureter turun ke daerah supra pubis dan menjalar ke eksternal genetalia. rasa nyeri adalah akibat dari hidronefrosis yang rasanya lebih tumpul dan sifatnya konstan. dan ini sungguh-sungguh terjadi pada batu ginjal yang sangat besar. Disebabkan oleh spasme ureter akibat tekanan batu. Demam menandakan infeksi penyerta. terutama timbul pada sudut costovertebral. MANIFESTASI KLINIS a. b. Mual dan muntah sering menyertai kolik renal. suhu tubuh bisas mendadak tinggi berulang-ulang. PENGKAJIAN FOKUS 1) Data Subjektif Rasa nyeri (kolik renal) merupakan gejala utama pada episode akut dari calculus renal. Bila batu berjalan di sepanjang ureter rasa nyeri menjadi menghebat dan sifatnya intermiten. timbul lagi. c. G. dapat pula disertai rasa nyeri yang kabur berulang-ulang di daerah ginjal dan rasa panas atau terbakar di pinggang yang dapat berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu. Seringkali batu diam-diam dan tidak menimbulkan gejala-gejala selama beberapa tahun. Hematuri dapat juga terjadi apabila terdapat luka pada saluran kemih akibat pergeseran batu. Bila terjadi hydronefrosis dapat diraba pembesaran ginjal.

lokasi dan area serta penjalaran dari rasa sakit Observasi adanya abdominal pain Jelaskan kepada pasien penyebab dari rasa sakit Anjurkan pasien banyak minum Berikan posisi serta lingkungan yang nyaman Ajarkan tehnik relaksasi. Pola berkemih di catat. Rencana Tindakan Kaji intensitas. karena berkemih sering tapi sedikit-sedikit sekali. H. Kerjasama dengan tim kesehatan: · Pemberian obat-obatan narkotika · Pemberian anti spasmotika 2. Gangguan rasa nyaman: adanya rasa nyeri yang berlebihan pada daerah pinggang b. semua urin bisa disaring untuk menentukan terdapatnya batu yang bisa keluar waktu berkemih.d adanya batu pada daerah yang sempit pada ureter atau pada ginjal. keringat dingin Pasien gelisah Tujuan: Rasa sakit dapat diatasi/hilang. teknik distorsi serta guide imagine untuk menghilangkan rasa sakit tanpa obat-obatan. Gross hematuria/perdarahan segar bisa tejadi bila batu pinggir-pinggirnya runcing dan juga bisa terjadi mikrohematuri.d adanya obstruksi (calculi) pada renal . Perubaha pola eliminasi b. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI 1. Bila diduga terdapat batu. Kriteria: · Kolik berkurang/hilang · Pasien tidak mengeluh sakit · Pasien dapat beristirahat dengan tenang. mual. Data penunjang: Letih yang berlebihan Lemas. Asiditas atau kalkalisan urin diperiksa dengan kertas PH/kertas lakmus.Urin dipantau tentang terdapatnya darah. muntah.

Pemeriksaan laboratorium: kadae ureum/kreatinin.d kurang informasi Data penunjang: Pasien menyatakan belum memahami tentang penyakitnya Pasien kurang kooperatif dalam program pengobatan Tujuan : Pengetahuan pasien tentang penyakitnya meningkat Kriteria : · Pasien memahami tentang proses penyakitnya · Diskusikan tentang proses penyakitnya Rencana Kaji tingkat Tindakan pengetahuan pasien dan : keluarga .atau pada uretra. Data Penunjang: · Urine out put < 50 cc perjam · Daerah perifer dingin pucat · Tensi < 100/70 mmHg · Nadi > 120 x permenit · Pernapasan > 28 x permenit · Pengisian kapiler > 3 detik Tujuan: Gangguan perfusi dapat diatasi Kriteria: · Produksi urine 30-50 cc perjam · Perifer hangat · Tanda-tanda vital dalam batas normal · Pengisian kapiler < 3 detik Rencana Tindakan Observasi tanda-tanda vital Observasi produksi urine setiap jam Observasi perubahan tingkat kesadaran Kerjasama dengan tim kesehatan: . Kurang pengetahuan tentang kondisi penyakitnya b. Urine HCT 3. Hb.

Tujuan : Tidak terjadi infeksi Kriteria hasil : Meningkatkan waktu penyembuhan dengan tepat.Observasi dan catat drainase luka.Beri kesempatan pasien/keluarga untuk mengekspresikan perasaannya Diskusikan pentingnya pemasukan cairan . bila memakai..Anjurkan pasien minum air putih 6-8 liter perhari selama tidak ada kontra indikasi Batasi aktifitas fisik yang berat Diskusikan pentingnya diet rendah kalsium Kerjasama dengan tim kesehatan: Diet rendah protein. . dan tidak demam Menyatakan pemahaman penyebab faktor resiko Menunjukkan teknik. bebas dari drainase purulen/eritema. tanda inflamasi insisi. dan perhatikan apakah perubahan berhubungan dengan keluhan nyeri pinggul. rendah kalsium dan posfat Pemberian ammonium chlorida dan mandelamine 4. perubahan pola hidup untuk menurunkan resiko Intervensi: . Ganti balutan sesuai indikasi. Kaji area lipatan kulit di paha. perineum . Resti infeksi berhubungan dengan port de entrée mikroorganisme melalui luka operasi. indikator sistemik sepsis. Tes pH urine dengan kertas Nitrazin Laporkan penghentian aliran urin tiba-tiba.Catat karakteristik urine.Awasi tanda vital .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful