H al a m a n |1

MODUL DATABASE / / BASIS DATA DRAF MODUL DATABASEATA

1. PENDAHULUAN Bahan, data, keterangan, catatan, fakta. Fakta, atau bagian dari fakta yang mengandung arti yang dihubungkan dengan kenyataan, simbol-simbol, gambar-gambar, kata-kata, angka-angka, huruf-huruf, atau simbol-simbol yang menunjukkan suatu ide, objek, kondisi, atau situasi dan lain-lain. Data itu sendiri merupakan bentuk jamak dari datum yang berartiinformasi. Jelasnya data itu dapat berupa apa saja dan dapat ditemui di mana saja. Kemudian kegunaan dari data adalah sebagai bahan dasar yang o byektif (relatif) di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan oleh Pimpinan Organisasi. Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur, dengan kata lain bahwa ³Generally, data represent a structured codification of single primary entities, as well as of transactions involving two or more primary entities .´ (Vercellis, 2009: 6). Selain

deskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek sebagaimana

dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa ³Data adalah nilai yang deskripsi

merepresentasikan

dari suatu objek atau kejadian (event) ³ Dengan demikian dapat

dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian, atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk suatu atau beberapa entitas. Informasi Informasi merupakan sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data. Data yang sudah ada dikemas dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna. Berikut adalah definisi informasi berdasarkan berbagai sumber.

Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah

H ala m a n |2

I f i

i i ,

t

il i
¥

i i
¦¦ £ §©¢ 

t l V

j

i lli
¢ ¨¢

t :7

Inf

i th
¤ ¦

t

f xt
¢

ti n nd
i j 
¢

ing

t i iti

i d

t n data, and it appears
il j i , i il t j i j i i i

l i l v t i i i l

t , i f l t t f i f t t j l t i

Data
f t , i t iv ,t , lt t t . t , t i. i , ili l l i ti l t j i t t i t l , i

Knowledge (Pengetahuan) l t l t i P t l t i t . ji : V t lli i : 7 l il j l i t . i f ij t i f t i i il t i i tivit t t , t i l . B i t l l t l i j fi i i t . il t

Information is transformed into knowledge when it is sed to make decisions and develop the corresponding actions. Therefore, we can think of knowledge as consisting of information put to wo rk into a specific domain, enhanced b competence of decision makers in tackling and solving complex problems . 


Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah

¡

  

eaningf l f r th se

h recei e it in a specific domain . S l i
i t l t j i i t i ij l l f i t . l i li i ti . i ti t i : I f i

Informasi
, i i , i ili i ti il i i i i ivi t t t t .I f i i l t t , t i i. i l t li ,

the experience and

£ ¢ ¥¤ ¢

ti n

§

££ ¦  ¥© § ©¥

£ ¢ ©¥ § ¢ §¤¢© ¨¢ § ¢ ¨

il

intuisi. sebagaimana dikemukakan oleh awan dan unir : bahwa : Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang sali ng berhubungan. komponen-komponen yang ada pada suatu sistem juga saling bergantung satu dengan yang lain. pengetahuan harus mampu digunakan untuk proses pengambilan keputusan. Selain dari yang dijelaskan di at as. Sistem Sebelum kita menyimpulkan mengenai apa itu sistem. has some stability. and can be usefully viewed as a whole. Hendrik mengemukakan bahwa pengetahuan adalah data dan informasi ang digabung dengan kemampuan. motivasi dari sumber ang kompet en . berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Pengertian lain dari sistem adalah kumpulan beberapa elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan demikian pengetahuan dapat dijelaskan kembali sebagai kumpulan dari data dan informasi ang bertemu dengan kompetensi dan pengalaman seseorang untuk ang ada sehingga dapat dikembangkan untuk menindaklanjuti data dan informasi pengambilan suatu keputusan.H ala m a n |3 Dalam ti an t t i atas j a isebut an bahwa selain inf masi. serta komponen -komponen tersebut terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh dan memiliki kestabilan. sistem dapat pula dilihat merupakan suatu alur inpu proses-output dalam suatu lingkungan tertentu. Suatu hal dikatakan sebuah sistem ketika di dalamnya terdapat banyak komponen yang berhubungan untuk mencapai suatu tujuan. Systems are generally portrayed in terms of an input ±process±output model existing withi n a given environment Berdasarkan hal tersebut di atas. hal ang ibutuhkan alam sebuah engetahuan adalah e ngalaman dan kompetensi dari 3: seorang pemegang keputusan. pengalaman. Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa sistem merupakan suatu kesatuan menyeluruh yang didal amnya terdapat prosedur dan komponen yang saling berhubungan dan saling bergantung dalam suatu jaringan kerja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Tidak seperti informasi ang hanya bersifat memberi tahu. gagasan. Sejalan dengan hal tersebut. seperti yang dikemukakan oleh Beynon dan Davies 4: 4 bah wa: A system might be defined as a coherent set of interdependent components which exists for some purpose. Sebuah sistem dapat juga dikatakan Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah   . berikut adalah definisi sistem dari berbagai sumber.

Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema. Sekumpulan field yang saling berkaitan akan membentuk record. Sebuah field merupakan kesatuan terkecil dari informasi dalam sebuah database. memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika. atau potongan dari pengetahuan. hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. K SEP SIS E SISDATA eskipun kemudian artinya semakin luas. yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. atau memodelkan struktur basis data: in i dikenal sebagai model basis data atau model data. kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. dan hubungan di antara obyek tersebut. Database tersusun atas bagian yang disebut field dan record yang tersimpan dalam sebuah file. odel yang lain Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah   . Database / Basisdata Database bhs Inggris) atau selanjutnya kita gunakan istilah Basisdata. Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. 2. artikel ini mengenai basis data komputer.H ala m a n |4 suatu kesatuan yang memiliki stabilitas untuk menerima input lalu mempros esnya dan akhirnya menghasilkan suatu output. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data. rganisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. bisa juga diartikan sebagai sekumpulan informasi yang disusun sedemikian rupa untuk dapat diakses oleh sebuah software tertent u. Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan -catatan. odel yang umum digunakan sekarang adalah model relasional. Dalam model ini. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa. Dalam maksud yang sama. untuk memenuhi berbagai kebutuhan. adalah representasi kumpulan fakta yang saling berhubungan disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan redudansi) yang tidak perlu.

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri manajemen basis data query) basis data disebut sistem database management system . Sedangkan menurut (Freling82 ) system basis data merupakan kombinasi perangkat keras dan perangkat lunak yang memungkinkan dan memudahkan untuk menjalankan satu atau lebih tugas yang melibatkan penanganan sejumlah besar informasi. Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi wikipedia). banyak database management system/DBMS ). Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data -data yang saling berhubungan. atau sering pula dieja basisdata. ika konteksnya administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut. dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data sudah jelas. Selain itu basis data juga meng andung pengertian Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah  . dapat dipandang sebagai kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. enurut pusta ka elmasri ) system basisdata merupakan perangkat lunak DB S bersama dengan datanya dan terkadang juga mencakup perangkat lunak aplikasi didalamnya. Dalam pemahaman sistem. maka basis data dapat dipandang sebagai suatu kumpulan data yang memodelkan aktivitas -aktivitas yang terdapat di dalam enterprisenya. Didalam literature pengertian atau definisi dari system basisdata terkadang bervariasi dan tidak mudah untuk dibedakan. Dari sisi system maka konsep mengenai basis data merupaka n kumpulan table-tabel atau file-file yang saling berelasi.H ala m a n |5 seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih ekspl isit untuk mewakili hubungan antar tabel. enurut fathan99) secara umum system basisdata merupakan system yang terdiri dari kumpulan file(table) y ang saling berhubungan (dalam sebuah basisdata di sebuah system computer) dan sekumpulan program (DB S) yang memungkinkan beberapa pemakai dan atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file -file (table-tabel) tersebut. Data atau informasi geografis pada dasarnya merupakan kumpulan data-data atau informasi yang diasosiasikan dengan lokasi geografis atau spatialnya. pengertian asisdata bahasa Inggris: database ). Sementara dari sisi manajemen. DB S). Kumpulan data data atau informasi yang digunakan bersama merupakan implementasi dari konsep Basis Data.

eningkatkan factor keamanan data (security). merupakan tingkat yang terendah didalam abstraksi data. Representasi level fisik (internal) pada umumnya tidak terlihat oleh pengguna atau programmer ap likasinya. kecepatan dan efisiensi (data sharing dan availability) akses (pemanggilan) data. 2. Level abstraksi data dapat diuraikan sebagai berikut : Level isi . Kemudahan. ereduksi biaya pengembangan perangkat lunak. leh karena itu basis data dapat merepresentasikan views yang berbeda kepada para pengguna. enyebabkan data men jadi self-documented dan self descriptive. 3. Beberapa keuntungan dari penggunaan basisdata akan memperoleh keuntungan keuntungan seperti berikut : . Penjagaan integritas data. Selain itu . 5. system manajemen basisdata dapat menyajikan multil -view skema konseptual kepada programmer dan pengguna aplikasi.H ala m a n |6 kumpulan data non redundant yang dapat digunakan bersama oleh system -sistem aplikasi yang berbeda. 2. Kumpulan data yang saling berhubungan dan disimpan bersama sedemikian rupa tanpa pengulangan yang tidak perlu ( redundancy) untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan dan disimpan di dalam media penyimpanan elektronik. Komplesitas basis data dapat terdiri dari beberapa tingkatan. . 3. Level abtraksi data dibuat untuk menyederhanakan interaksi antara pengguna dengan sistemnya. menunjukan bagaimana sesungguhnya data disimpan. programmer dan administratornya. 4. Sedangkan view konseptual (level logic atau level konseptual) adalah cara yang utama dimana administrator basisdata (DBA) membangun dan mengelola basisdata. Pada level ini. Basis data merupakan himpunan kelompok data yang saling berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Reduksi duplikasi data (minimum redundancy data yang pada gilirannya akan mencegah inkonsistensi dan isolasi data). pengguna melihat data Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah " ! . Beberapa definisi basis data yang dipandang dari berbagai sudut kepentingan (Fathan99) antara lain sebagai berikut : .

Pada le el ini pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana dan sangat berorientasi pada penggun . Perangkat keras ( ardware) 2. bahwa data penjualan disimpan at u direpresentasikan di dalam a table-tabel (files) barang. angka (bilangan). atau sebagai kumpulan bit bit data. merupakan tingkat yang tertinggi. Pengguna juga mengetahui bagaimana representasi fisik dari penyimpanan dan pengorganisasian data sebagai teks. Para pengguna yang terdapat pada le el ini akan mengetahui sebagai contoh. Pengguna (User) Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . keuangan. Level View. system basisdata terdiri dari komponen -komponen yang membentuknya antara lain sebagai berikut : 1. (karakter dan string). Komponen Sistem Basisdata Sebagai suatu system. marketing dan yang lainnya. produksi. Level konseptual. menggambarkan data apa saja yang sebenarnya (secara fungsional) disimpan di dalam basisdata beserta hubungannya (relasi -relasi) di dalam basisdata.H al a m a n |7 sebagai gabungan struktur berikut datanya sendiri. a Data yang dikenal oleh masing-masing pengguna kemungkinan besar akan berbeda satu sama lainnya dan hanya mencakup sebagian dari basisdata keseluruhan.

pascal. 2. Sophisticated users : pengguna ini berinteraksi dengan system tanpa harus menuliskan sendiri programnya. memberikan hak -hak akses data terhadap pengguna-pengguna lain yang berwenang mempertahankan integritas di dalam basisdata.H ala m a n |8 3. credit accounts. 3. Contoh program -program aplikasi didalam system perbankan adalah program -program yang digunakan untuk membuat payroll checks. Sistem pengelolaan basisdata (DB S) 5. debit accounts. Komponen pengguna system basisdata terbagai dalam beberapa kelompok sebagai berikut : . Sistem perasi 4. dll). transfer dana dari suatu account ke account lainnya dan sebagainya. pengguna inipun berwenang di dalam menentukan pola struktur basisdata. Basisdata Komponen perangkat keras yang umum digunakan untuk system basisdata meliputi PC computer. mendefinisikan struktur pnyimpanan dan metode akses. Application programmers : pengguna ini merupakan para programmer aplikasi yang professional berinteraksi dengan system melalui pemanggilan DML (data manipulation language) ya ng dimasukkan (embedded) ke dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman dasarnya (missal C. Program ini. kemudian disebut sebagai program aplikasi. 4. Specialized users : pengguna ini termasuk dari sophisticated user yang menuliskan program aplikasi basisdata khusus yang tidak sesuai dengan framework pemrosesan data tradi sional. mereka menyatakan permintaannya (request) di dalam bentuk bahasa query basisdata. Aplikasi khusus ini diant aranya adalah CAD (computer Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah $ # . memodifikasi pola dan organisasi fisik. Sistem jaringan beserta peripheral lainnya. Database administrator : pengguna yang memiliki kewenangan sebagai pusat pengendali seluruh system baik basisdata maup un program-program yang mengakasesnya. Teta pi sebagai gantinya. Selain itu. Cobol. Setiap query ini dikirimkan ke query processor yang berfungsi untuk mengambil perintah -perintah DML dan menguraikannya ke dalam instruksi -instruksi sederhana yang dapat dimengerti oleh manajer basisdata. Program aplikasi lain .

[ aliyanto2000] Keuntungan -keuntungan dalam penggunaan DBMS antara lain adalah: a. Program aplikasi terpisah dengan data yang disimpan dalam komputer. ‡ Kecepatan. memodifikasi dan memperoleh data/informasi dengan praktis dan efisien. Native users : pengguna ini merupakan kebanyakan pengguna yang berinteraksi dengan sistem dengan cara memanggil salah satu program aplikasi ya ng telah disediakan. Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru. 5. Informasi yang tersedia selalu berubah dan akurat setiap. DBMS menyediakan media pe nyimpan permanen yang berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan menggunakan kertas. Informasi yang ada dalam basis data dapat digunakan lebih efektif dengan pemakaian beberapa user dengan kontrol data yang terjaga. sistem pemodelan lingkungan dan sebagainya. Pekerjaan yang b erulang-ulang dapat menimbulkan kebosanan bagi manusia. pembuatan laporan. mengubah. d. ‡ Update to date. multimedia. Sebagai contoh yang termasuk ke dalam pengguna ini adalah seorang bank teller yang memanggil program transfer. ‡ Mengurangi kejemuan. sedangkan mesin tidak merasakannya. Komputer dapat mencari dan menamp ilkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat. menghapus. Dengan satu DBMS di bawah kontrol satu orang atau kelkompok dapat menjamin terpeliharanya standar kualitas data dan keamanan batas penggunaannya serta dapat menetralkan konflik yang terjadi dalam persyaratan data dan integritas data dapat terjaga.exe´ (executable) untuk mentransfer uang dari account A ke Account B. Pemakaian data bersama (Shared Data). Bagaimana Penggunaan MS Acces 2007 untuk pengelolaan basidata akan dije laskan dalam modul latihan terlampir. Data yang bebas (independent). pembuatan form. SISTE PE GELOLAAN ASISDATA DBMS dapat diartikan sebagai program komputer yang digunakan untuk memasukkan. Pemusatan kontrol data. 3. Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah & % . b. menyaring data dan lain -lain. Kom onen rogram apli asi Microsoft Access 2007 merupakan salah satu pengolahan DataBase yang cukup canggih dengan berbagai kemudahan yang ada seperti pengaturan data. sistem pakar.H ala m a n |9 aided design) . Kelebihan dari DB MS antara lain adalah: ‡ Kepraktisan. c.

misalnya entitas pelanggan berhubungan dengan entitas barang yang dibelinya. f. g. termasuk biaya pemeliharaan dan sumber daya manusia yang mengelola basis data tersebut. Data yang terpusat dalam satu lokasi dapat beresiko kehilangan data selama proses aplikasi. untuk itu DBMS berfungsi untuk menurunkan tingkat redudancy dan pengelolaan proses pembaruan data. y Relationship (hubungan) merupakan hubungan atau interaksi antara satu entitas dengan yang lainnya. y Atribute (atribut) adalah keterangan -keterangan yang menjelaskan karakteristik dari suatu entitas seperti NIM. Dosen. kejadian atau konsep dunia nyata yang keberada annya secara eksplisit didefinisikan dan disimpan dalam basis data. Kebutuhan untuk medapatkan perangkat lunak dan perangkat keras yang tepat cukup mahal. Sangat kompleks. Nama. Data yang dimasukkan dapat terjadi kerangkapan ( redudant ). DBMS menyediakan interface yang memudahkan pengguna dalam mengolah data . c. contohnya Mahasiswa. Matakuliah. Sistem basis data lebih kompleks dibandingkan dengan proses berkas. Pandangan user ( user view). Kelemahan-kelemahan DBMS antara lain: a. Ada kemungkinan basis data yang diakses adalah sama. Nilai dan lain sebagainya. Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah ( ' . Biaya.H a l a m a n | 10 e. Resiko data yang terpusat. yaitu: a. b. Fak ultas. Data yang berlebihan dapat dikontrol. Model data konsepsual ( high level ) menyajikan konsep tentang bagaiman user memandang atau memperlakukan data. sehingga dapat mudah terjadinya kesalahan dan semakin sulit dalam pemeliharaan data. 4. maka DBMS mampu mengatur interface yang berbeda dan disesuaikan dengan pemahaman tiap user terhadap basis data menurut kebutuhan. MODEL ASISDATA Model data dapat dikelompokkan berdasarkan konsep pembuatan deskripsi struktur basis data. Dalam model ini dikenalkan tiga konsep penyajian data yaitu: y Entity (entitas) merupakan penyajian obyek. urusan untuk entitas Mahasiswa. Pemakaian secara langsung.

y Instansi kelas merupakan bentuk penyajian dari fakta entitas. dan jalur pengaksesan data yang dapat membuat pemcarian rekaman data lebih efisien. Umumnya terdapat banyak instansi entitas di d alam setiap entitas kelas. jaringan dan relasional.Perbedaan antara kelas entitas dan instansi entitas adalah sebagai berikut: y Kelas entitas adalah kumpulan entitas dan dijel askan oleh struktur atau format entitas di dalam kelas. Dalam pemodelan ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: a. Melengkapi atribut-atribut yang sesuai pada entitas dan hubungan sehingga diperoleh bentuk tabel normal penuh (ternormalisasi). Model Hubungan Antar Entitas Entity Relationship-Model Model entity-relationship pertama kali diperkenalkan oleh Peter hen pada tahun 19 6. urutan rekaman.H a l a m a n | 11 b. Model data implementasi (representational) merupakan konsep deskripsi data disimpan dalam komputer dengan menyembunyikan sebagian detail deskripsi data sehingga para user mendapat gambaran global bagaimana data disimpan dalam komputer. Setiap entitas kelas memiliki atribut yang menjelaskan karakteristik dari entitas tersebut. Entitas yang diberikan tipe dikelompokkan ke kelas entitas. c. Elemen-elemen dalam model E dapat digambarkan pada gambar diagram di bawah ini: Entitas merupakan sesuatu yang dapat diidentifikasikan d alam lingkungan kerja pengguna. b. Memilih entitas-entitas yang akan disusun dalam basis data dan menentukan hubungan antar entitas yang telah dipilih. Model ini merupakan konsep model data yang digunakan oleh model hirarki. sedangkan setiap instansi entitas mempunyai identifikasi yang dapat bernilai unik (mempunyai nilai yang berbeda untuk setiap identifikasinya) atau non-unik (dapat bernilai sama untuk setiap Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . Model data fiskal (low level) merupakan konsep bagaimana deskripsi detail data disimpan ke dalam komputer dengan menyajikan informasi tentang format rekaman.

elasi ini terjadi bila setiap instansi entitas dapat memiliki lebih dari satu hubungan terhadap instansi entitas lain tetapi tidak kebalikannya . b. Antara entitas diasosiakan dalam suatu hubungan relations ip). One-to-many (1:M). ubungan terjadi bila setiap instansi entitas hanya memiliki satu hubungan dengan instansi entitas lain. Gambar di bawah ini merupakan contoh dari relasi berderajat dua dan relasi berderajat tiga.H a l a m a n | 12 identifikasinya). Suatu ( relasi dapat memiliki beberapa atribut. One-to-one (1:1). Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . ) Tipe Binary Relationship elasi memiliki tiga tipe biner yaitu: a. Jumlah kelas entitas dalam suatu relasi disebut derajat relasi.

Selain relasi antara dua entitas. ubungan saling memiliki lebih dari satu darisetiap instansi entitas terhadap instansi entitas lainnya. Many-to-many (M: ). 0 ubungan ini dapat mempunyai tipe Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah .H a l a m a n | 13 c. seperti yang sudah dibahas sebelumnya. biner. terdapat juga hubungan terhadap entitasnya sendiri yang disebut dengan recursive relations ip (self relation).

maupun Dalam bentuk aturan lain yaitu: Setiap dosen harus mengajar satu mata kuliah dan setiap mata kuliah mungkin diajarkan oleh seorang dosen atau mungkin tidak sama sekali . Setiap anggota entitas dalam hubunga adalah wajib untuk instansi entitas DOSE n Mata Kuliah. Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah 3 22 Setiap dosen a rus mengajar satu mata ulia dan setiap mata ulia 3 2 3 a rus diajar a n ole . Misalnya hubungan antara DOSE 2 1 1 dan Mata Kuliah dengan aturan data sebagai berikut: 2 seorang dosen.H a l a m a n | 14 Partisipasi Hubungan Partisipasi atau keterlibatan setiap instansi entitas dalam membentuk hubungan dapat n bersifat wajib (o ligatory/digambarkan dengan garis penuh) atau tidak wajib ( ono ligatory/digambarkan dengan garis putus-putus) dalam aturan data.

Di dalam SIG. Secara sederhana SIG dapat digambarkan sebagai suatu sistem yang memberikan suatu jawaban atas suatu pertanyaan ³ Ada apa disana?´. Aturan lain yang tidak mewajibkan kedua belah pihak: Setiap dosen hanya boleh mengajar satu matakuliah atau boleh saja dosen tidak mengajar dan setiap mata kuliah hanya boleh diajarkan oleh seorang dosen atau tidak sama sekali. sistem yang dikembangkan adalah menyangkut segala hal Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . 5. MODEL BASISDATA RELASIONAL DAN IS SIG adalah suatu sistem informasi menyangkut keberadaan obyek di permukaan bumi berikut informasi yang terkandung di dalamnya yang mempunyai keterkaitan secara geografis dengan obyek lainnya.H a l a m a n | 15 Atau aturan lain: Setiap dosen hanya boleh mengajar satu mata kuliah atau boleh saja dosen tidak mengajar dan setiap mata kuliah harus diajarkan oleh seorang dosen .

SIG menawarkan suatu sistem yang mengintegrasikan data yang bersifat keruangan (spasial / geografis) dengan data tekstual yang merupakan deskripsi menyeluruh tentang obyek dan keterkaitannya dengan obyek lain. mengolah kembali. manajemen data spasial dan analisis terhadap obyek yang dilakukan dengan membuat o erlay antar obyek. ontoh Model Basisdata Spatial Daerah Desentralisasi Sentralisasi SIG didefinisikan sebagai suatu sistem manajemen database yang terkomputerisasi untuk mendapatkan data. Dengan sistem ini data dapat dikelola. penyimpanan data (storage). Secara lebih komprehensif SIG didefinisikan sebagai suatu sistem yang terintegrasi menggunakan perangkat komputer untuk melakukan proses yang berkelanjutan dan menyeluruh yang meliputi pengumpulan data (capture). Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . pengaksesan data (retrie al). mentransformasikan dan melakukan analisis sekaligus menampilkan obyek baik secara spasial maupun dalam bentuk tabel.H a l a m a n | 16 yang berhubungan dengan pengumpulan. mengumpulkan data. analisis dan menampilkan data (display) menggunakan posisi obyek di permukaan bumi yang terintegrasi untuk mendukung pengambilan keputusan. dilakukan manipulasi untuk keperluan analisis secara komprehensif dan sekaligus menampilkan hasilnya dalam berbagai format baik dalam bentuk peta maupun berupa tabel atau report seperti pada gambar model data SIG diatas.

maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke tahap yang pe rtama yaitu ahap perencanaan sistem. PE ANCANGAN ASIS DATA GEOSPATIAL Secara umum pengembangan Sistem Informasi eografi (SI ) dapat berarti menyusun suatu SI yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada. Adanya instruksi-instruksi (directives). ntuk meraih kesempatan -kesempatan. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena : . Adanya permasalahan -permasalahan yang timbul disistem yang lama. 2. Implementasi / penerapan SIG yang merupakan salah satu bagian dari siklus hidup sistem terdiri dari beberapa tahapan proses. dioperasikan dan dipelihara. Siklus ini disebut dengan siklus hidup sistem (Gambar : System life cycle). Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah 5 4 .H a l a m a n | 17 6. 3. Bila oper asi sistem yang sudah dikembangkan masih timbul kembali permasalahan -permasalahan yang kritis serta tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem. Proses pengembangan sistem ini melewati beberapa tahapan dari mulai sistem itu direncanakan sampai dengan sistem tersebut diterapkan. Pengembangan SI yang berbasis komputer merupakan tugas kompleks yang membutuhkan banyak sumberdaya dan dap at memakan waktu yang berbulan -bulan bahkan bertahun-tahun untuk menyelesaikannya.

Ketika umusan Strategi Perencanaan SIG telah selesai dianalisis dan desain secara rinci serta tehnologi telah diseleksi dan dipilih.H a l a m a n | 18 Gambar : Model System life cycle SIG Awal Pembangunan SIG Pengembangan SIG Manajemen Sistem Implementasi SIG Tahapan Implementasi SIG merupakan tahapan meletakan SIG supaya siap untuk dioperasikan. Diagram Alur Proses Implementasi SIG dalam Tahapan Perencanaan Pembangunan SIG Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah .

Rencana Implementasi merupakan kegiatan awa l dari tahap implementasi. c. melakukan kontrak dengan pihak ketiga. c. Integrasi Sistem Integrasi system yang dilakukan meliputi integrasi system aplikasi maupun integrasi system data. Aplikasi dan Pengembangan SIG .Rencana implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama tahap implementasi. Rencana Implementasi perlu dibuat agar kegiatan implementasi dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan. Pengadaan Hardware dan Software 2. pembuatan peta atau overlay peta . Bagian proses rencana implementasi yang lain adalah sebagai berikut : a. Dalam rencana implementasi ini. a. Kegiatan ini lebih banyak kegiatan yang bersifat input data sesuai prosedur atau petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan. Percobaan / Studi Banding Yaitu melakukan operasi -operasi dalam percobaan dengan menggunakan data-data yang sesungguhnya. Anggaran Biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai pengendalian terhadap biaya -biaya yang harus dikeluarkan. Pembangunan Database b. Prosedur dan petunjuk pelaksanaan yang digunakan ya ng sudah melalui proses uji. aktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan implementasi juga perlu diatur dalam rencana implementasi dalam bentuk skedul waktu. Skedul waktu berfungsi sebagai pengendalian terhadap waktu implementasi. Pembangunan database Tahapan pembangunan database yang dilakukan merupakan implementasi dari Rencana dan desain yang telah didokumentasikan pada tahapan Desain database SIG. Tahap implementasi GIS dapat terdiri dari langkah -langkah sebagai berikut : .H a l a m a n | 19 Tiba saatnya sekarang SIG diimplementasikan (diterapkan). penyajian dalam tampilan. semua biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implementasi perlu dianggarkan da lam bentuk anggaran biaya.Dalam proses pembangunan aplikasi SIG ini dapat dilakukan dengan cara : memesan Beberapa Aplikasi SIG (Costumise) dari vendor SIG.Standard Aplikasi SIG pada umumnya akan lebih berdaya guna dengan penambahan aplikasi baru sebagai pelengkap modul standard untuk memenuhi kebutuhan : Query data. Menerapkan rencana implementasi. atau membangun sendiri program aplikasinya Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah 7 6 . Melakukan kegiatan implementasi. atau dapat pula melakukan studi banding ke instansi atau lembaga lain dalam rangka melakukan percobaan pelaksanaan proses-proses operasi b.

Suatu basisdata kadang harus dibangun dengan mengakomodasi semua model data yang ada. waktu dan personil yang s ekecil mungkin (effsien) Tindak lanjut implementasi merupakan tahapan proses akhir dalam siklus hidup SIG. proses ini merupakan proses yang tidak pernah selesai dalam pembangunan SIG. Pengetesan ini berbeda dengan pengetesan sistem yang telah dilakukan sebelumnya. maka pada pengetesan ini dilakukan dengan menggunakan data sesungguhnya dalam jangka waktu tertentu yang dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan user. Tindak lanjut implementasi. Proses selanjutnya adalah melakukan pengetesan penerimaan sistem (system acceptance test). Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah 9 8 . Analisis sistem masih perlu dilakukan sebagai langkah lanjut setelah sistem baru diimplementasikan sesuai pada gambar Struktur Penggunaan dan Pemeliharaan database SIG dibawah . Rancangan basisdata (spasial dan atribut) yang baik akan memberikan unjuk kerja sistem (SIG) yang tinggi dan memenuhi semua tujuan pengembangan (user requirements) SIG (efektif) meskipun dengan resources (termasuk data masukkan. suatu pertemuan sebagai forum rapat penerimaan (acceptance meeting) perlu diselenggarakan oleh manajemen. ika pada pengetesan sis tem sebelumnya digunakan data test (test data) dan dilakukan oleh analis sistem bersama-sama dengan pemrograman komputer. maka forum ini dapat merupakan acara penyerahan sistem. biaya. Dengan demikian masalahnya adalah bagaimana memilih salah satu basisdata yang sesuai dengan kebutuhannya dengan mempertimbangkan faktor -faktor berikut : y y y y y y y y Pengendalian dan akuisi data Struktur data Penyimpanan data Perubahan data dan updating data Manajemen data dan eksport -import Pemrosesan data Pemanggilan dan presentasi data Analisis data Selain masalah pemilihan basisdata yang sesuai untuk SIG seperti diatas yang lebih penting lagi adalah masalah bagaimana rancangan basisdata (berikut struktur struktur dan relasi -relasi yang terdapat diantara entitiesnya) yang harus dibuat untuk SIG. Hal dikarenakan dalam kontek perkembangan waktu.H a l a m a n | 20 3. Namun demikian untuk kondisi yang sudah berjalan secara baik. tidak seperti halnya banyak basisdata yang compatible dengan aplikasi-aplikasi SIG yang tersedia dipasaran. Setelah pengetesan penerimaan ini selesai dilakukan. ika sistem yang baru telah disetujui. manajer dan pemakai sistem untuk menentukan sistem yang baru diterima atau harus diperbaiki kembali. tehnologi dan kesempatan kesempatan timbul selalu menuntut perubahan pada system yang telah ada. ika Model basis datanya sudah ditentukan . Forum ini dihadiri oleh analis sistem. maka langkah selanjutnya untuk merealisasi kan ke dalam bentuk basisdata menjadi lebih mudah.

Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . Pengembangan Aplikasi Basisdata Geospatial telah banyak memberikan kemudahan pada penggunanya. perkembangan aplikasi untuk pengelolaan Basisdata Geospatial pun semakin berkembang luas. termasuk kemudahan pengaturan tingkatan hak Akses dari setiap pengguna dengan berbagai tingka kepentingan / hak akses. Untuk memudahkan dalam memahami Aplikasi Basisdata Geospatial. Informasi dan Komunikasi.H a l a m a n | 21 Gambar Struktur Penggunaan dan Pemeliharaan database SIG dibawah CONTOH APLIKASI BASISDATA GEOSPATIAL Seiring dengan perkembangan Tehnelogy. Tuntuan Para pengguna Aplikasi Basisdata geospatial pada umumnya adalah sebagai berikut : 1) Mudah untuk diimplementasikan dan digunakan 2) Pengolaan secara terpusat (Is centrally managed) 3) Mudah untuk customisasi atau configurable. maka p ada forum ini akan digunakan salah satu solusi aplikasi untuk pengelolaan Basisdata Geospatial. t 4) Mempunyai kemampuan yang hampir tidak terbatas untuk integrasi dari bebagai data dan Aplikasi yang ada pada organisasi.

salah satunya adalah Aplikasi Exponare. Gambar Ilustrasi Configurasi Eksisting System pada suatu Pengelolaan IT Maka dari kondisi diatas diharapkan solusi Aplikasi BasisdataGeospatial dapat menjadi integrator dari eksisting system dan model basis data yang saat ini terjadi.H a l a m a n | 22 Ada berbagai solusi Aplikasi Basisdata Geospatial yang sudah dipergunakan diperbagai kegiatan. Sebagai contoh secara a keseluruhan dapat digambarkan arsitektur sistemnya dari pengguna adalah sebagai berikut . sebagai contoh eksisting yang diharapkan dari kondisi diatas adalah sebagai berikut : Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . Aplikasi Basisdata Geospatial pada saat ini pada umumnya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan yang terjadi di para penggun nya.

Kontrol ActiveX atau applet akan dijalankan di klien untuk memungkinkan web browser menangani format data yang tidak dapat ditangani oleh web browser dengan kemampuan standard. Dengan adanya pemrosesan di klien. Hampir semua proses dan analisis data dilak kan u berdasarkan request di sisi server. Kelemahan dari pendekatan ini. Makalah Pelatihan Pembangunan Basisdata Daerah . pemrosesan data dilakukan di sisi klien menggunakan beberapa teknologi seperti control ActiveX atau applet. Pemrosesan dan pengembangan kembali akan dilakukan di sisi klien.H a l a m a n | 23 Arsitektur aplikasi Basisdata Geospatial Exponare dapat diatas dapat dilustrasikan sebagai salah satu solusi system Aplikasi basisdata Geospatial yang mempunyai dua pendekatan sebagai berikut : y Pendekatan Thin Client Pendekatan ini memfokuskan diri pada sisi server. Tidak seperti pada pendekatan thin client. y Pendekatan Thick Client Pada pendekatan ini. Exponare Server : Merupakan Apliksi Web Map Engine yang akan diinstall di server berfungsi untuk mengatur dan mengendalikan hak akses dari setap pemakai. pengembang aplikasi dapat lebih fleksibel dalam menentukan prosedur interaksi aplikasi dengan user. serta pengaturan dan pengendalian pilihan -pilihan representasi data/peta yang di perlukan. melakukan koneksi -koneksi data secara real time . Data hasil pemrosesan kemudian dikirimkan ke klien dalam format standard HTML. yang di dalamnya terdapat file gambar dalam format standard (misalnya GIF. Dengan cara demikian . Dari arsitektur sistem diatas dapat dilihat bahwa Aplikasi Basisdata Geospatial Exponare terdiri dari komponen 3 Sub Komponen yaitu : 1). PNG atau JPG) sehingga dapat dilihat menggunakan sembarang we browser. Kelemahan utama pendekatan ini b menyangkut keterbatasan opsi interaksi dengan user yang kurang fleksibel. maka transfer data antara klien dengan web server akan berkurang. harus ada tambahan aplikasi yang dipasang di computer klien (control ActiveX atau applet tadi). data akan dikirim ke klien dalam bentuk data vector yang disederhanakan.

Bandung: niversitas Pendidikan Indonesia. Aplikasi Exponare Enquiry ini dapat berfungsi sebagai Admin dan Super User . Bandung: niversitas Pendidikan Indonesia. Carlo. Referensi : B BB http://risyana.com/2009/ C B / 4/pengertian-data-informasi-knowledge-dan-sistem/ [ ] Vercellis. y Pengaturan hak askes dengan berbagai tingkatan. D E D E D Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah A @ . Masing-masing mempunyai kemampuan yang berbeda antara lain sebagai berikut : . awan. dan Munir. Exponare Enquiry Aplikasi desktop yang dapat diinstall dan dikonfigurasi dengan cepat sesuai kebutuhan pemakai. dan Munir.wordpress. (2006). [3] Setiawan. (2009). Exponare Public Adalah Aplikasi Basisdata Geospatial Exponare berbasis WEB yang mempunyai fungsi hampir sama dengan Enquiry namun interfacenya lebih sederhana dan lebih difokuskan untuk diakses pengguna eksternal sehingga hanya memerlukan Web Browser untuk mengaktifkannya. Kemampuan konfigurasi meliputi : y integrasi dan koneksi ke perbagai system database y pengaturan layer-layer data/informasi dalam kelompok atau tema-tema tertentu berkaitan dengan tingkatan pengaturan hak akses tema data/informasi tersebut dari setiap pengguna.Exponare Enquiry o Admin : Kemampuan untuk melakukan configurasi dan Desain Apikasi Server (Administrator) o Super User : End user dengan kemampuan mengakses seluruh fiture Exponare Enquiry sesuai dengan hak akses yang diatur oleh Administrator 3). Business intelligence : data mining and optimization for decision making. Pengantar Teknologi Informasi: Sistem Informasi. Pengantar Teknologi Informasi: Basis Data. awan. (2006).H a l a m a n | 24 2). Chichester: ohn iley & Sons. [2] Setiawan.

Database Processing Fundamentals. Sistem Basis Data Analisis dan Pemodelan Data. Penerbit Andi. Kroenke. Prentice-Hall. yllys. Pretince Hall. Design. [9] [Sitansu1991] Sitansu S. [7] [David2002] David M. Artikel Populer IlmuKomputer. [8] [Ramez2000] Ramez Elmasri & Shamkant B Navathe. Q Q Q P P P I I H [11] Eddy Prahasta. Database System. Database System Third Edition.E. 2002.E. [5] Beynon. Eight Edition. 2003.[R. 2000. New ersey. and Implementation. Konsep & Tuntunan Praktis Basis Data. Mittra. [10] [ aliyanto2000] aliyanto. 999.Com : Sekilas Tentang Knowledge Management´.H a l a m a n | 25 [4] Hendrik. (2002). Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi Geografis. Informatika Bandung Makalah Pelatihan Pembangunan Basis ata Dae ah G F . New York: Palgrave Macmillan. 2003] R. Database-Management Principles And Applications. (2004). & Learning. [6] [Abdul 999] Abdul Kadir. 1991. Principles of Relational Database Systems.Yogyakarta. 2000. Paul dan Davies. Yogyakarta. International Editions. (2003).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful