You are on page 1of 4

Pencegahan Terjadinya Dismorfologi pada Bayi Ibu Hamil Oleh Kevin Christian N,0906554320 Dismorfologi Dismorfologi merupakan istilah

yang digunakan untuk mendeskripsikan malformasi kongenital pada manusia/ defek pada kelahiran terutama yang mempengaruhi anatomi dari individu tersebut. Defek pada kelahiran ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor lingkungan dan faktor genetik. Penyebab Dismorfologi dapat disebabkan oleh faktor lingkungan maupun faktor genetik. Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan defek kelahiran beserta bentuk malformasi kongenital yang disebabkan: Teratogen Infectious agents Rubella virus Cytomegalovirus Herpes simplex virus Varicella virus HIV Toxoplasmosis Syphilis Physical agents X-rays Hyperthermia Chemical agents Thalidomide Aminopterin Diphenylhydantoin Valproic acid Trimethadione Lithium Amphetamines Warfarin ACE inhibitors Cocaine Alcohol Isotretinoin (vitamin A) Industrial solvents Organic mercury Lead Congenital Malformations Cataracts, glaucoma, heart defects, deafness, tooth abnormalities Microcephaly, blindness, mental retardation, fetal death Microphthalmia, microcephaly, retinal dysplasia Limb hypoplasia, mental retardation, muscle atrophy Microcephaly, gro wth retardation Hydrocephalus, cerebral calcifications, microphthalmia Mental retardation, deafness Microcephaly, spina bifida, cleft palate, limb defects Anencephaly, spina bifida, mental retardation, facial defects, cardiac abnormalities, omphalocele, limb defects Limb defects, heart malformations Anencephaly, hydrocephaly, cleft lip and palate Fetal hydantoin syndrome: facial defects, mental retardation (phenytoin) Neural tube defects; heart, craniofacial, and limb anomalies Cleft palate, heart defects, urogenital and skeletal abnormalities Heart malformations Cleft lip and palate, heart defects Chondrodysplasia, microcephaly Growth retardation, fetal death Growth retardation, microcephaly, behavioral abnormalities, gastroschisis Fetal alcohol syndrome, short palpebral fissures, maxillary hypoplasia, heart defects, mental retardation Vitamin A embryopathy: small, abnormally shaped ears, mandibular hypoplasia, cleft palate, heart defects Low birth weight, craniofacial and neural tube defects Neurological symptoms similar to those of cerebral palsy Growth retardation, neurological disorders

Hormones Androgenic agents Diethylstil bestrol (DES) Maternal diabetes Maternal obesity Masculinization of female genitalia: fused labia. uterine tubes. Selama pemeriksaan.000 gen yang akan menentukan sifat-sifat (fenotip) seperti warna rambut atau warna mata. dan pada saat yang sama terpajan ke lingkungan yang dapat mencetuskan dismorfologi. vaginal cancer. contohnya adalah fibrosis kistik. omphalocele neural tube defects Sumber: TW Sadler. di mana seorang bayi dapat dilahirkan dengan jumlah kromosom yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Sebagai contoh. kerusakan tabung saraf (seperti spina bifida atau anensefali) dan kelainan jantung. heart and neural tube defects most common Heart defects. Umumnya seseorang memiliki 20. Defek gen tunggal Sebuah mutasi gen dapat menyebabkan cacat lahir pada seseorang. Beberapa dismorfologi dapat diderita oleh seorang anak apabila salah satu dari kedua orangtuanya mewariskan gen yang mengalami mutasi. Pemeriksaan prekonsepsi sangat penting terutama bagi wanita yang memiliki kondisi kesehatan kronik. dan setengah lagi dari ibunya. Hal ini disebut sebagai penurunan secara dominan. Melakukan pemeriksaan prekonsepsi pada penyedia layanan kesehatan Pemeriksaan prekonsepsi adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan pada wanita sebelum kehamilan. perkembangan dan fungsi-fungsi dari setiap sistem pada tubuh. Pencegahan Dismorfisme Beberapa hal yang bisa dilakukan seorang ibu untuk mencegah atau mengurangi risiko terjadinya dismorfisme pada bayinya adalah: 1. dokter akan mengidentifikasi dan mengatasi kondisi kesehatan yang bisa memicu risiko dismorfologi bagi kelahiran. Pola penurunan seperti ini disebut penurunan secara resesif. Biasanya kelainan ini terjadi ketika sel telur atau sperma sedang berkembang. seperti diabetes. seorang wanita yang mengidap diabetes dengan kadar gula kurang terkontrol memiliki risiko beberapa kali lebih tinggi untuk mendapatkan bayi dengan cacat lahir . Seorang anak menerima setengah gen yang dimilikinya ayahnya. yang bisa mempengaruhi kehamilan. malformed testes Various malformations.000 sampai 25. Gen juga berfungsi untuk mengarahkan pertumbuhan. Contoh dismorfologi sebagai akibat defek multifaktorial adalah celah bibir/palatum (sumbing). atau mengalami kelainan struktur. tekanan darah tinggi dan epilepsi. contohnya adalah akondroplasia. and upper vagina.Langman s Medical Embryology 11th ed. 3. norethisterone) Malformation of the uterus. Dismorfologi juga dapat dialami oleh seorang anak apabila kedua orangtuanya mewariskan gen yang mengalami mutasi. 2010 Sedangkan untuk faktor genetik meliputi : 1. Kelainan ini meliputi kelainan jumlah dan struktur. Defek kromosonal Defek (kerusakan) pada pewarisan kromosom juga dapat menyebabkan dismorfologi. Defek multifaktorial Seseorang dapat mengalami dismorfologi apabila ia mewarisi materi genetik yang memiliki resiko dismorfologi. clitoral hypertrophy (ethisterone. Contoh dismorfologi karena defek kromosom adalah Sindrom Down (trisomi 21). seperti asap rokok dll. 2.

100 kalori) perhari. atau ikan tilefish (blanquillo). 3. dan palawija lainnya. sayuran berdaun hijau dan jus jeruk. Makanan yang mengandung protein antara lain daging. nasi. dan sisanya dari karbohidrat. 6. dan cacar air juga dapat menyebabkan hal yang sama namun dengan risiko yang lebih rendah dibanding dengan rubella. sedangkan karbohidrat dapat diperoleh dari roti. telur. 5. Rentang waktu yang disarankan antara vaksinasi dan kehamilan adalah sebulan. Salah satu virus yang ditransmisikan oleh hewan pengerat adalah virus limfositik koriomeningitis. ikan. sekitar 4 gram. seperti hamster dan tikus dapat membawa virus yang membahayakan janin yang dikandung. susu dan kacang. Makanan dengan kandungan asam folat yang tinggi meliputi sereal yang diperkaya dengan asam folat. 35% dari lemak. Yang mengandung lemak antara lain mentega. (dismorfologi) dibandingkan dengan wanita yang tidak mengidap diabetes. dan mendapatkan vaksinasi apabila tidak imun. tikus dan sejenisnya Hewan-hewan pengerat. Karena rubella dapat meningkatkan risiko dismorfologi apabila menginfeksi wanita selama kehamilan. yang pada kehamilan sebelumnya melahirkan bayi dengan spina bifida (salah satu jenis NTD).500 kalori (dalam keadaan tidak hamil sekitar 2. Vaksinasi Setiap wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan tes imunitas terhadap rubella dan cacar. minyak. Mengkonsumsi suplemen Konsumsi suplemen yang mengandung 400 mikrogram asam folat setiap hari sebelum kehamilan dan selama awal kehamilan dapat mencegah terjadinya kerusakan tabung saraf (Neural Tube Defect-NTD). Menghindari kontak dengan hewan pengerat seperti hamster. jagung. Disarankan bagi wanita hamil untuk mengkonsumsi hanya 12 ons . seng (Zn) dan kalsium. seperti asam folat dan folat (pembentuk asam folat yang terdapat secara alamiah pada makanan). Dan untuk wanita hamil. kentang. produk padi/biji-bijian. susu dan kacang buncis. Tidak mengkonsumsi daging mentah dan interaksi dengan kucing Karena daging mentah (atau setengah matang) serta interaksi dengan kucing meningkatkan risiko toksoplasmosis dan bisa mengakibatkan dismorfologi pada bayi. mackerel. maka kesempatan untuk memiliki bayi yang sehat adalah sama besar dengan wanita yang tidak mengidap diabetes. 7. Mereka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum kehamilan untuk mengetahui apakah sebaiknya mengkonsumsi as folat am dengan dosis yang lebih besar. ikan pedang. 10% dari kebutuhan kalori ini berasal dari protein. Mengkonsumsi makanan sehat Pada saat kehamilan wanita memerlukan energi sekitar 2. Juga dibutuhkan zat besi (yang dapat diabsorpsi dari vitamin C). Tidak mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri dalam jumlah tinggi Ikan-ikan yang tidak boleh dikonsumsi meliputi ikan hiu. Namun jika janin didiagnosis mengalami NTD selama masa kehamilan. Namun jika kadar gulanya dapat dikontrol dengan baik selama kehamilan. Wanita yang mengidap diabetes atau epilepsi atau obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk memiliki bayi dengan NTD. 4. Selain itu juga dibutuhkan makanan yang mengandung nutrisi khusus. Biasanya dokter akan merekomendasikan dosis yang lebih tinggi.2. yang dapat menyebabkan koriomeningitis dan hidrosefalus. maka direkomendasikan untuk mengkonsumsi 4 miligram asam folat perharinya. margarin. kacang buncis. maka ibu harus berkonsultasi dengan dokter mengenai jumlah asam folat yang harus dikonsumsi.

Daftar Pustaka 1. Wanita juga sebaiknya mengetahui anjuran lokal mengenai ikan-ikan yang ditangkap di perairan lokal. TW Sadler. atau ikan lele. Pediatrics 1990 [cited 2009 Sept 7]. Journal of the American Society of Plastic Surgeon 2000 Feb [cited 2009 Sept 6]. Tidak merokok dan menghindari pajanan asap rokok Merokok selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya kelainan kongenital.us/body. 2010 3. 5. Nancy G.85:195-204. Buchman S. Diagnosis prenatal ini bertujuan untuk memantau perkembangan janin. Guzick D. seperti udang. Rosenfeld C.132:2356S-60S. sekalipun obat yang dijual bebas atau obat herbal. kecuali atas rekomendasi dokter yang telah mengetahui bahwa wanita tersebut sedang hamil. Tidak mengkonsumsi obat-obatan Ibu hamil disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat apapun. . pollock (pollachius). Maternal Cigarette Smoking during Pregnancy and the Risk of Having a Child with a Cleft Lip/Palate. Kowalski CP. namun yang paling sering digunakan adalah ultrasound karena bersifat non -invasif. http://www. 10.cssd. Christine P.cfm?id=739 2. salmon. 4. Prenatal care evaluation and cohort analyses. Lasky R. di antaranya adalah celah bibir-palatum (sumbing) 9. The American Society of Nutritional Sciences 2002 [cited 2009 Sept 7].perminggu ikan-ikan yang mengandung sedikit merkuri. Chung KC. Tison J. Folic acid suplementation and prevention of birth defects. Melakukan diagnosis prenatal Diagnosis prenatal antara lain meliputi ultrasound. Hyungjin M. 8.105(2):485-91. Gant N. Jiminez J et al. sekaligus untuk mengetahui apakah terjadi kelainan tertentu sehingga bisa diambil langkah dini/prenatal. Namun dilarang bagi wanita hamil mengkonsumsi lebih dari 6 ons ikan tuna putih perminggu. amniosentesis dan biopsi vili koriales. Langman s Medical Embryology 11th ed.