Provinsi Jawa Barat berada di bagian barat Pulau Jawa.

Wilayahnya berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Jawa Tengah di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Banten dan DKI Jakarta di barat. Kawasan pantai utara merupakan dataran rendah. Di bagian tengah merupakan pegunungan, yakni bagian dari rangkaian pegunungan yang membujur dari barat hingga timur Pulau Jawa. Titik tertingginya adalah Gunung Ciremay, yang berada di sebelah barat daya Kota Cirebon. Sungai-sungai yang cukup penting adalah Sungai Citarum dan Sungai Cimanuk, yang bermuara di Laut Jawa. Sebagian besar penduduk Jawa Barat adalah Suku Sunda, yang bertutur menggunakan Bahasa Sunda. Di beberapa kota di pesisir utara, dituturkan bahasa Jawa dialek Cirebon, yang mirip dengan Bahasa Banyumasan dialek Brebes. Di daerah perbatasan dengan DKI Jakarta seperti sebagian Bekasi, sebagian Depok, dan Kabupaten Bogor bagian utara dituturkan bahasa Indonesia dialek Betawi.Jawa Barat merupakan wilayah berkarakteristik kontras dengan dua identitas; masyarakat urban yang sebagian besar tinggal di wilayah JABOTABEK (sekitar Jakarta) dan masyarakat tradisional yang hidup di pedesaan yang tersisa.Pada tahun 2002, populasi Jawa Barat mencapai 37.548.565 jiwa, dengan rata -rata kepadatan penduduk 1.033 jika/km persegi.Dibandingk an dengan angka pertumbuhan nasional (2,14% per tahun), Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat terendah, dengan 2,02% per tahun. Penggunaan bahasa daerah kini mulai dipromosikan kembali. Sejumlah stasiun televisi lokal kembali menggunakan bahasa daerah se bagai bahasa pengantar pada beberapa acaranya, terutama berita dan talk show, misalnya Bandung TV memiliki program berita menggunakan Bahasa Sunda.

Suku Sunda adalah kel k etni yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, Indonesia, yang mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat Suku Sunda merupakan etnis kedua terbesar di Indonesia, setelah etnis Jawa. Sekurang-kurangnya 15,41% penduduk Indonesia merupakan orang Sunda. Mayoritas orang Sunda beragama Islam. Namun dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak masyarakat yang mempercayai kekuatan-kekuatan supranatural, yang berasal dari kebudayaan animisme dan Hindu. Kepercayaan tradisional Sunda Wiwitan masih bertahan di beberapa komunitas pedesaan suku Sunda, seperti di Kuningan dan masyarakat suku Baduy di Lebak yang berkerabat dekat dan dapat dikategorikan sebagai suku Sunda. Dalam urusan-urusan nasional, tidak banyak peran penting yang dimainkan oleh etnis Sunda. Walaupun peristiwa -peristiwa penting sering terjadi di Jawa Barat, namun sedikit sekali dari peristiwa tersebut yang diperankan oleh orang-orang Sunda. Dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara, hanya sedikit orang Sunda yang menjadi pemimpin politik, sastrawan, dan pengusaha. Prestasi yang cukup membanggakan adalah banyaknya penyanyi dan artis dari etnis Sunda, yang berkiprah di tingkat nasional. [2] Suku Sunda adalah kelompok etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, Indonesia, dari Ujung Kulon di ujung barat pulau Jawa hingga sekitar Brebes (mencakup wilayah administrasi propinsi Jawa Barat, Banten, sebagian DKI Jakarta, dan sebagian Jawa Tengah. Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Kerana letaknya yang berde katan dengan ibu kota negara maka hampir seluruh suku bangsa yang ada di Indonesia terdapat di provinsi ini. 65% penduduk Jawa Barat adalah Suku Sunda yang merupakan penduduk asli provinsi ini. Suku lainnya adalah Suku Jawa yang banyak dijumpai di daerah bagian utara Jawa Barat, Suku Betawi banyak mendiami daerah bagian barat yang bersempadan dengan Jakarta. Suku Minang dan Suku Batak banyak mendiami Kota-kota besar di Jawa Barat, seperti Bandung, Cimahi, Bogor, Bekasi, dan Depok. Sementara itu Orang Tiongh oa banyak dijumpai hampir di seluruh daerah Jawa Barat. Etimologi Sunda berasal dari kata Su yang berarti segala sesuatu yang mengandung unsur kebaikan. Orang Sunda meyakini bahwa memiliki etos atau karakter Kasundaan, sebagai jalan menuju keutamaan hidup. Karakter Sunda yang dimaksud adalah cageur (sehat , bageur (baik) , bener (benar), singer (mawas diri), dan pinter (cerdas). Karakter ini telah dijalankan oleh masyarakat yang bermukim di Jawa bagian barat sejak zaman Kerajaan Salakanagara.

Tarusbawa menerima tuntutan raja Galuh. pada tahun 670. Untuk mengembalikan pamor Tarumanagara yang semakin menurun. yaitu Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh dengan Sungai Citarum sebagai batasnya.Nama Sunda mulai digunakan oleh raja Purnawarman pada tahun 397 untuk menyebut ibukota Kerajaan Tarumanagara yang didirikannya. Tarusbawa. penguasa Tarumanagara yang ke -13. Kemudian peristiwa ini dijadikan alasan oleh Kerajaan Galuh untuk memisahkan negaranya dari kekuasaan Taru sbawa. . Dalam posisi lemah dan ingin menghindarkan perang saudara. Akhirnya kawasan Tarumanagara dipecah menjadi dua kerajaan. mengganti nama Tarumanagara menjadi Kerajaan Sunda.

[3] Seperti yang terjadi di pusat -pusat keramaian kota Bandung dan Bogor. .[sunting] Bahasa Lihat : Bahasa Sunda Dalam percakapan sehari -hari. etnis Sunda banyak menggunakan bahasa Sunda. dimana banyak masyarakat yang tidak lagi menggunakan bahasa Sunda. Namun kini telah banyak masyarak at Sunda terutama yang tinggal di perkotaan tidak lagi menggunakan bahasa tersebut dalam bertutur kata.

banyak dari masyarakat Sunda yang berladang secara berpindah-pindah. banyak orang Sunda yang berprofesi sebagai buruh pabrik. melebar hingga batas Kali Pemali (Cipamali) di wilayah Brebes. Karena pengaruh budaya Jawa pada masa kekuasaan Kerajaan Mataram Islam. Bahasa ini dituturkan oleh sekitar 27 juta orang dan merupakan bahasa dengan penutur t erbanyak kedua di Indonesia setelah Bahasa Jawa. pegawai negeri. Variasi dalam bahasa Sunda . hingga bahasa kasar. [4] Sampai abad ke-19. dan di kawasan selatan provinsi Banten. mulai dari bahasa halus. bersama bahasa Baduy.mengenal beberapa tingkatan berbahasa.Ada beberapa dialek dalam bahasa Sunda. [sunting] Profesi Mayoritas masyarakat Sunda berprofesi sebagai petani. dan beberapa dialek lainnya yang telah bercampur baur dengan bahasa Jawa dan bahasa Melayu. bahasa loma/lancaran. bahasa Sunda . Bahasa Sunda (Basa Sunda. Dari segi linguistik. Jawa Tengah. bahasa Sunda membentuk suatu rumpun bahasa Sunda yang dimasukkan ke dalam rumpun bahasa Melayu-Sumbawa. Profesi pedagang keliling banyak pula dilakoni oleh masyarakat Sunda.Sebagian besar sekarang ini orang sunda bekerja sebagai wirswasta Mereka banyak menjual aneka perabotan rumah tangga. antara lain dialek Sunda Banten. dialek Sunda-Bogor. terutama asal Tasikmalaya dan Garut. dan pembantu rumah tangga.terutama dialek Sunda Priangan . Bahasa Sunda dituturkan di sebagian besar provinsi Jawa Barat (kecuali kawasan pantura yang merupakan daerah tujuan urbanisasi di mana penutur bahasa ini semakin berkurang). dalam aksara Sunda Baku ditulis  ) adalah sebuah bahasa dari cabang Melayu-Polinesia dalam rumpun bahasa Austronesia. bahasa Sunda loma tetap dominan. dan berladang. dialek Sunda-Priangan. Di wilayah perkotaan. dialek Sunda-Jawa. Namun di wilayah-wilayah pedesaan dan mayoritas da erah Banten.

Peta linguistik Jawa Barat Dialek (basa wewengkon) bahasa Sunda beragam. dialek ini juga dipertuturkan di beberapa bagian Brebes. [sunting] Sejarah dan penyebaran Bahasa Sunda terutama dipertuturkan di sebelah barat pulau Jawa. Dan akhirnya dialek Tenggara adalah dialek sekitar Ciamis. Lalu dialek Selatan adalah dialek Priangan yang mencakup kota Bandung dan sekitarnya. Sedikitnya literatur berbahasa Sunda menyulitkan kajian linguistik v arian bahasa ini. Para pakar bahasa biasanya membedakan enam dialek yang berbeda [1]. di daerah yang dijuluki Tatar Sunda. khususnya di Kabupaten Brebes dan Cilacap. Bahasa Sunda Kuna adalah bentuk bahasa Sunda yang ditemukan pada beberapa catatan tertulis. Banyak nama-nama tempat di Cilacap yang masih merupakan nama Sunda dan bukan nama Jawa seperti Kecamatan . baik di batu (prasasti) maupun lembaran daun kering (lontar). Tidak diketahui apakah bahasa ini adalah dialek tersendiri atau merupakan bentuk yang menjadi pendahulu bahasa Sunda modern. Sementara itu dialek Tengah Timur adalah dialek di sekitar Majalengka. Jawa Tengah. Dialek-dialek ini adalah: y Dialek Barat y Dialek Utara y Dialek Selatan y Dialek Tengah Timur y Dialek Timur Laut y Dialek Tenggara Dialek Barat dipertuturkan di daerah Banten selata n[2]. Dialek Utara mencakup daerah Sunda utara termasuk kota Bogor dan beberapa bagian Pantura. hingga dialek Sunda -Jawa Tengahan yang mulai tercampur bahasa Jawa. mulai dari dialek Sunda-Banten. Namun demikian. Dialek Timur Laut adalah dialek di sekitar Kuningan. bahasa Sunda juga dipertuturkan di bagian barat Jawa Tengah.

Konsonan lain yang aslinya muncul dari bahasa Indonesia diubah menjadi konsonan utama: f -> p. Misalnya. g. dua vokal netral. s. h. k. berdasarkan nama "Dieng" yang dianggap sebagai nama Sunda (asal kata dihyang yang merupakan kata bahasa Sunda Kuna). w. m. (Silahkan isi sesuai keinginan) Vokal Depan Madya Belakang Tertutup i u Tengah e o Hampir Terbuka ( ) ( ) Terbuka a Dan di bawah ini adalah tabel konsonan. r. Pertama vokal disajikan. ng. dan tidak ada diftong. ny. t. (e ( pepet) dan eu ( ). Ada lima suara vokal murni (a. dan sebagainya. v -> p. d. sebab pada abad ke-19 nama ini seringkali ditulis sebagai "Clacap". dan y. Fonem konsonannya ditulis dengan huruf p. di Jambi. Selain itu menurut beberapa pakar bahasa Sunda sampai sekitar abad ke-6 wilayah penuturannya sampai di sekitar Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah. di Lampung. and kh -> h. o. Seiring mobilisasi warga suku Sunda. Riau dan Kalimantan Selatan banyak sekali.Dayeuhluhur. i. Mereka berpendapat bahwa nama ini merupakan nama Jawa yang "disundakan". c. b. z -> j. u). n. warga Sunda menetap di daerah baru tersebut. nama Cilacap banyak yang menentang bahwa ini merupakan nama Sunda. j. Berikut adalah fonem dari bahasa Sunda dalam bentuk tabel. sy -> s. Ironisnya. sh -> s. l. é. Cimanggu. penutur bahasa ini kian menyebar. [sunting] Fonologi Saat ini Bahasa Sunda ditulis dengan Abjad Latin dan sangat fonetis. Konsonan Langit2 Langit2 Celah Bibir Gigi keras lunak suara Sengau m n Letup p b t d c kg Desis s h Getar/Sisi lr Hampiran w j [sunting] Sistem penulisan Huruf Besar Huruf Kecil Nama Huruf Besar Huruf Kecil Nama A a M m B b N n .

. sareng . di antara .. di luhur .. di luhur . di dalam ...C c Ng ng D d Ny ny E e O o é P p eu Q q G g R r H h S s I i T t J j U u K k W w L l Y y [sunting] Aksara Sunda Ha Na Ca Ra Ka Da Ta Sa Wa La Pa Dha Ja Ya Nya Ma Ga Ba Tha Nga [sunting] Undak-usuk Karena pengaruh budaya Jawa pada masa kekuasaan kerajaan MataramIslam. bahasa loma/lancaran. di antawis . Di bawah ini disajikan beberapa contoh. di sisi ...... di pengker .terutama di wilayah Parahyangan . bahasa Sunda .. di samping . Namun. di handap . di wilayah -wilayah pedesaan/pegunungan dan mayoritas daerah Banten. di gigir . di lebet ... hingga bahasa kasar. di luar . [sunting] Waktu Bahasa Indonesia Bahasa Sunda Bahasa Sunda .. di belakang . di handap .. di antara ... di jero . bahasa Sunda loma (bagi orang-orang daerah Bandung terdengar kasar) tetap dominan...mengenal undak-usuk atau tingkatan berbahasa..... di tukang . di bawah . mulai dari bahasa halus. dan . jeung . di luar .. [sunting] Tempat Bahasa Sunda Bahasa Sunda Bahasa Indonesia (normal) (sopan/lemes) di atas . di luar .

Berikut beberapa contoh perbedaannya: Bahasa Sunda Bahasa Sunda Bahasa Indonesia (Banten) (Priangan) sangat jasa pisan dia nyana anjeunna susah gati hese seperti doang siga tidak pernah tilok tara saya aing abdi mereka maraneh aranjeuna melihat noong ningali makan hakan tuang/dahar . Tasikmalaya. dll. Bahasa Sunda di Banten juga umumnya tidak mengenal tingkatan. serta yang berada di daerah Priangan (Garut. Pengucapan bahasa Sunda di Banten umumnya berada di daerah Selatan Banten (Lebak. Mulai dari dialek pengucapannya. Namun oleh mayoritas orang orang yang berbahasa Sunda yang memiliki tingkatan (Priangan). Namun secara prakteknya. saencan. Bandung. Pandeglang). saméméh sateuacan sesudah sanggeus saparantos ketika basa nalika Besok Isukan Enjing [sunting] Lain Lain Bahasa Sunda Bahasa Sunda Bahasa Indonesia (normal) (sopan/lemes) Dari Tina Tina Ada Aya Nyondong Tidak Embung Alim Saya Urang Abdi/sim kuring/pribados [sunting] Perbedaan dengan Bahasa Sunda di Banten Bahasa Sunda yang berada di Banten. sampai beberapa perbedaan pada kata-katanya.(normal) (sopan/lemes) sebelum saacan.) memiliki beberapa perbedaan. Bahasa Sunda tersebut masih terlihat memil iki hubungan erat dengan bahasa Sunda Kuna. Bahasa Su nda Banten digolongkan sebagai Bahasa Sunda dialek Barat. Pandeglang) digolongkan sebagai bahasa Sunda kasar. Bahasa Sunda Banten (Rangkasbitung.

" Ketika sedang menunjuk: y Sunda Banten (Rangkasbitung): "Eta diditu maranehna orok aing" y Sunda Priangan: " Eta palih ditu aranjeunana babaturan abdi. Sementara bahasa Sunda Banten. Penutur aktif ." y Sunda Priangan: "Ari ieu sampeu na sabrahaan mang? Ulah mahal pisan atuh. hanya berbeda dialek. mau makan tidak?" Ketika sedang berbelanja: y Sunda Banten (Rangkasbitung): "Lamun ieu dangdeur na sabrahaan mang? Tong mahal jasa . " y Bahasa Indonesia: "Mereka semua (di sana) adalah teman saya" Meski berbeda pengucapan dan kalimat. Hal itu yang menyebabkan bahasa Sunda Priangan." y Bahasa Indonesia: "Kalau (ini) harga singkongnya berapa bang? Jangan kemahalan. tidak memiliki tingkatan.kenapa pan naha singkong dangdeur sampeu tidak mau embung/endung alim belakang Tukang Pengkeur repot haliwu rebut Baju Jamang Ancuk Teman Orok Batur Contoh perbedaan dalam kalimatnya seperti: Ketika sedang berpendapat: y Sunda Banten (Rangkasbitung): "Jeuuuh aing mah embung jasa jadi doang jelma nu kedul!" y Sunda Priangan: "Euleuuh abdi mah alim pisan janten siga jelma nu hoream!" y Bahasa Indonesia: "Wah saya sangat tidak mau menjadi orang yang malas!" Ketika mengajak kerabat untuk makan (misalkan nama kerabat adalah Eka) : y Sunda Banten (Rangkasbitung): "Teh Eka. memiliki beberapa tingakatan. maneh arek hakan teu?" y Sunda Priangan: "Teh Eka. hayang tuang henteu?" y Bahasa Indonesia: "(Kak) Eka. Berbeda halnya dengan bahasa Sunda Priangan yang telah terpengaruh dari kerajaan Mataram. namun bukan berarti beda bahasa.

kebudayaan tersebut akan dijabarkan sebagai berikut : 1. [sunting] Tradisi tulisan Bahasa Sunda memiliki catatan tulisan sejak milenium kedua. Lebak). setelah bahasa Melayu dan bahasa Jawa. [sunting] Kesusastraan dalam bahasa Sunda Bagian ini membutuhkan pengembangan. Setelah masuknya pengaruh Kesultanan Mataram pada abad ke-16. Sementara masyarakat tradisional pengguna dialek ini adalah suku Baduy di Kabupaten Lebak. diantaranya orang -orang Baduy yang tinggal di . umumnya menggunakan bahasa campuran (multi -bilingual) antara bahasa Sunda dan Jawa. Tulisan dengan huruf latin diperkenalkan pada awal abad ke 20 dan sekarang mendominasi sastra tulisan berbahasa Sunda.bahasa Sunda Banten saat ini. [sunting] Bilangan dalam bahasa Sunda Bilangan Lemes 1 hiji 2 dua 3 tilu 4 opat 5 lima 6 genep 7 tujuh 8 dalapan 9 salapan 10 sapuluh KEBUDAYAAN SUKU SUNDA Kebudayaan Sunda merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia yang dalam perkembangannya perlu dilestarikan. SISTEM KEPERCAYAAN Hampir semua orang Sunda beragama Islam. Hanya sebagian kecil yang tidak beragama Islam. Tulisan pada masa awal menggunakan aksara Pallawa. Pada periode Pajajaran. seperti Serang. Sementara wilayah Utara Banten. aksara yang digunakan adalah aksara Sunda Kaganga. dan merupakan bahasa Austronesia ketiga yang memiliki catatan tulisan tertua. aksara hanacaraka (cacarakan) diperkenalkan dan terus dipakai dan diajarkan di sekolah -sekolah sampai abad ke-20. Kebudayaan. contohnya adalah orang -orang Sunda yang tinggal di daerah Banten bagian selatan (Pandeglang.

Pada dasarnya seluruh kehidupan orang Sunda ditujukan untuk memelihara keseimbangan alam semesta. Rd. Selatan. salah satu tokoh budaya mereka. Secara umum kemiskinan di Jawa Barat disebabkan oleh kelangkaan sumber daya manusia. kegiatan HUT Kemerdekaan RI dan kegiatan hari hari besar lainnya. 2. diikuti oleh kelompok-kelompok masyarakat yang menyajikan seni budaya Sunda. Maka yang dibutuhkan adalah pengembangan sumber daya manusia yang berupa pendidikan. engrang. KARYA SASTRADi bawah ini disajikan daftar karya sastra dalam bahasa Jawa yang berasal dari daerah kebudayaan Sunda. Kristen. Kebanyakan tidak suka merantau atauhidup berpisah dengan orang -orang sekerabatnya. Daftar ini tidak lengkap. Ini mungkin bisa menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan Kabar Baik kepada mereka. sedangkan keseimbangan sosial dipertahankan dengan kegiatan saling memberi (gotong royong).Banten Tetapi juga ada yang beragama Katolik.Keseimbangan magis dipertahankan dengan upacara-upacara adat. Demang Hardjakusumah itu. 1. menyambut tamu. reog. Pertunjukannya biasa ditampilkan pada acara khitanan atau acara -acara khusus seperti . Carita Ratu Galuh . yang percaya adanya Allah yang Tunggal (Guriang Tunggal) yang menitiskan sebagian kecil diriNya ke dalam dunia untuk memelihara kehidupan manusia (titisan A llah ini disebut Dewata). MATA PENCAHARIAN Suku Sunda umumnya hidup bercocok tanam. 3. Seperti yang diikuti ratusan orang dari pe rwakilan seluruh kelurahan di Cimahi. Kebutuhan orang Sunda terutama adalah hal meningkatkan taraf hidup. dll. seperti sisingaan. Hal yang men arik dalam kepercayaan Sunda. Jln. Budha. kendang rampak. KESENIAN KIRAB HELARAN Kirap helaran atau yang disebut sisingaan adalah suatu jenis kesenian tradisional atau seni pertunjukan rakyat yang dilakukan dengan arak arakan dalam bentuk helaran. calung. barongsai. Babad Cerbon 2. apabila para pembaca mengenal karya sastra lainnya dalam bahasa Jawa namun berasal dari daerah Sunda. Hindu. Praktek-praktek sinkretisme dan mistik masih dilakukan. hiburan peresmian. Menurut data dari Bappenas (kliping Desember 1993) di Jawa Barat terdapat 75% desa miskin. yang berupa arak-arakan yang pernah digelar pada saat Hari Jadi ke-6 Kota Cimahi. gotong gagak. pembinaan. Cariosan Prabu Siliwangi 3. adalah lakon pantun Lutung Kasarung. Kirap ini yang bertolak dari Alun-alun Kota Cimahi menuju kawasan perkantoran Pemkot Cimahi. dan klub motor.

TARI TOPENG SENI MUSIK DAN SUARA Selain seni tari. Kitab Pramayoga/jipta Sara PENCAK SIALAT CIKALONG Pencak silat Cikalong tumbuh dikenal da n menyebar. Carita Purwaka Caruban Nagari 5. pakaian moda Cianjuran yang sampai kini dipergunakan dll. Tidak sembarangan . Ciri khas dari Tari Jaipong i ni adalah musiknya yang menghentak. Saron. TARI MERAK c. Layang Syekh Gawaran 8. yaitu Degung. Daerah Cianjur sudah sejak dahulu terkenal se bagai daerah pengembangan kebudayaan Sunda seperti. dimana alat musik kendang terdengar paling menonjol selama mengiringi tarian. Wawacan Syekh Baginda Mardan 14. Jaipongan atau Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah moderen karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. hampir seluruh perguruan pencak silat melengkapi teknik perguruannya dengan aliran ini. Sebagai tarian yang menarik. berpasangan atau berkelompok. penduduk tempatan menyebutnya ³Maempo Cikalong´. Penyanyi ini biasanya seorang wanita yang dinamakan Sinden. Khususnya di Jawa Barat dan diseluruh Nusantara pada umumnya. Wahosan Tumpawarang 12. TARI JAIPONGAN Tanah Sunda (Priangan) dikenal memiliki aneka budaya yang unik dan menarik. tanah Sunda juga terkenal dengan seni suaranya. Jaipong sering dipentaskan pada acara-acara hiburan. Suluk Wuyung Aya 11. Wawacan Angling Darma 13. selamatan atau pesta pernikahan. dsb. Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari daerah ini. Kitab Waruga Jagat 7.4. b. Dalam memainkan Degung biasanya ada seorang penyanyi yang membawakan lagu-lagu Sunda dengan nada dan alunan yang khas. Degung bisa diibaratkan µOrkestra¶ dalam musik Eropa/Amerika.Tari Jaipong ini dibawakan dengan iringan musik yang khas pula. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang. Go¶ong. Pustaka Raja Purwa 9. klompen cianjuran. Sajarah Banten 10. Carita Waruga Guru 6. Kacapi. SENI TARI a. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik seperti Kendang. musik kecapi suling Cianjuran.

Tokecang 5. Tokoh-tokoh ini digemari karena mereka merupakan tokoh yang selalu memerankan peran lucu (seperti pelawak) dan sering memancing gelak tawa penonton. Bubuy Bulan 2. Cerita yang dibawakan berkisar pada pergulatan antara kebaikan dan kejahatan (tokoh baik melawan tokoh jahat). cara menabuh calung adalah dengan mepukul batang (wilahan. Ketika awal pengguna annya angklung masih sebatas kepentingan kesenian local atau tradisional 3. Manuk Dadali 4. Warung Pojok WAYANG GOLEK Jepang boleh terkenal dengan µBoneka Jepangnya¶. namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). pesta pernikahan atau acara lainnya. Ceritanya banyak diilhami oleh budaya Hindu dari India. Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938.orang dapat menyanyikan lagu yang dibawakan Sinden karena nada dan ritme-nya cukup sulit untuk ditiru dan dipelajari. seperti Dawala dan Cepot.Dibawah ini salah salah satu musik/lagu daerah Sunda : 1. Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam). seperti Ramayana atau Perang Baratayudha. Waktu pementasannya pun unik. maka tanah Sunda terkenal dengan kesenian Wayang Golek -nya. Wayang Golek biasanya dipentaskan pada acara hiburan. Seorang Dalang yang pintar akan memainkan tokoh tersebut dengan variasi yang sangat menarik. yaitu pada malam hari (biasanya semalam suntuk) dimulai sekitar pukul 20. ALAT MUSIK 1. Berbeda dengan angklung yang dimainkan de ngan cara digoyangkan. Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe dari angklung. Wayang Golek adalah pementasan sandiwara boneka yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh seorang sutradara merangkap pengisi suara yang disebut Dalang. Tokoh-tokoh dalam cerita mengambil nama -nama dari tanah India.00 ± 21. Seperti halnya Jaipong. ada µtokoh¶ yang sangat dinantikan pementasannya yaitu kelompok yang dinamakan Purnakawan.Dalam Wayang Golek. Es Lilin 3.00 pagi. pementasan Wayang Golek diiringi musik Degung lengkap dengan Sindennya.00 hingga pukul 04. bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). 2. KETUK TILU Ketuk Tilu adalah suatu tarian pergaulan dan sekaligus hiburan yang biasanya diselenggarakan pada acara pesta . Seorang Dalang memiliki keahlian dalam menirukan berbagai suara manusia.

Majalengka dan Karawang. Kacapi Suling berkembang pesat di daerah Cianjur dan kemudian menyebar kepenjuru Parahiangan Jawa Bara t dan seluruh dunia. Oleh karena itu tari ketuk tilu ini banyak disukai masyarakat terutama di pedesaan yang jarang kegiatan hiburan. Sopjan. Yaitu anak. Dalam keluarga Sunda. Ikatan kekeluargaan yang kuat dan peranan agama Islam yang sangat mempengaruhi adat istiadat mewarnai seluruh sendi kehidupan suku Sunda. Budak sunat tersebut dihias seperti seorang Raja atau Satria. 4. atau uwak. kaitsiwur atau gantungsiwur. SENI BANGRENG Seni Bangreng adalah pengembangan dari seni ³Terbang´ dan ³Ronggeng´. takwa dan pakai kain serta selop. KUDA RENGGONG Kuda Renggong atau Kuda Depok ialah salah satu jenis kesenian helaran yang terdapat di Kabupaten Sumedang. KECAPI SULING Kacapi Suling adalah salah satu jenis kesenian Sunda yang memadukan suara alunan Suling de ngan Kacapi (kecapi). Ketiga. saudara yang berhubungan tidak langsung dan horizontal seperti anak paman. ayah yang bertindak sebagai kepala keluarga. Dicontohkannya. iramanya sangat merdu yang biasanya diiringi oleh mamaos (tembang) Sunda yang memerlukan cengkok/ alunan tingkat tinggi khas Sunda. Dimainkan oleh lima pemain dan dua orang penabu gendang besar dan kecil. udeg -udeg. bao. pertama. ke bawah. dan vertikal. saudara yang berhubungan langsung. acara hiburan penutup kegiatan atau disele nggrakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Kedua. seekor kuda atau lebih di hias warna-warni. canggahwareng atau janggawareng. anak saudara kakek atau nenek. bisa pula meniru pakaian para Dalem Baheula. memakai Bendo. buyut (piut). Cara penyajiannya yaitu. Pemunculan tari ini di masyarakat tidak ada kaitannya dengan adat tertentu atau upacara sakral tertentu tapi murni sebagai pertunjukan hiburan dan pergaulan. incu (cucu). yaitu semacam rebana tetapi besarnya tiga kali dari alat rebana. 4. Seni terbang itu sendiri merupakan kesenian yang menggunakan ³Terbang´. budak sunat dinaikkan ke atas punggung kuda tersebut. Bentuk kesenian ini sudah diambil dari tata cara masyarakat sunda dahulu ketika menanam padi sampai dengan menuainya 6.Dalam suku Sunda dikenal adanya pancakaki yaitu sebagai istilah -istilah untuk menunjukkan hubungan kekerabatan. anak saudara piut. bibi. Muncul sekitar tahun 1964 di daerah Kabupaten Cianjur dan orang yang pertama kali memunculkan dan mempopulerkannya adalah H. RENGKONG Rengkong adalah salah satu kesenian tradisional yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Sunda. 5. SISTEM KEKERABATAN Sistem keluarga dalam suku Sunda bersifat parental. saudara yang .perkawinan. garis keturunan ditarik dari pihak ayah dan ibu bersama. 7.

bener. Pi nter. tur singer.Sebagai sebuah upaya mewujudkan . memiliki ilmu pengetahuan. sopan santun. masyarakat Jawa Barat yang mayoritas suku Sunda memiliki poten si. keponakan anak adik. Dalam kaitan ini. falsafah kehidupan masyarakat Jawa Barat yang telah diakui memiliki makna mendalam adalah cageur. Singer artinya kreatif dan inovatif. silsilah) yang maknanya kurang lebih sama dengan kosa kata sejarah dan silsilah dalam bahasa Indonesia. Cageur mengandung makna sehat jasmani dan rohani. harapan. dan seterusnya. ramah. budaya dan karakteristik tersendiri. pinter.berhubungan tidak langsung dan langsung serta vertikal seperti keponakan anak kakak.Ini terlihat dari peran dari pemerintah Jawa Barat. yakni ³Dengan Iman dan Takwa Jawa Barat sebagai Provinsi Termaju di Indonesia dan Mitra Terdepan Ibukota Negara Tahun 2010 merupakan kehendak. Pembangunan pendidikan merupakan dasar bagi pembangunan lainnya. sebagai hak warga yang harus dipenuhi dalam pelayanan pemerintahan. bertata krama. mengingat secara hakiki upaya pembangunan pendidikan adalah membangun potensi manusia yang kelak akan menjadi pelaku pembangunan. bageur. BAHASA Bahasa yang digunakan oleh suku ini adalah bahasa Sunda. maka penting untuk senantiasa mempertimbangkan karakteristik dan potensi setempat. dan sebagai alat pengembang serta pendukung kebudayaan Sunda itu sendiri. Dalam setiap upaya pembangunan. Visi Pemerintah Jawa Barat. Bageur berperilaku baik. penyayang dan takwa. Selain itu bahasa Sunda merupakan bagian dari budaya yang memberi karakter yang khas sebagai identitas Suku Sunda yang merupakan salah satu Suku dari beberapa Suku yang ada di Indonesia. Dalam bahasa Sunda dikenal pula kosa kata sajarah dan sarsilah (salsilah. amanah. Bahasa Sunda adalah bahasa yang diciptakan dan digunakan sebagai alat komunikasi oleh Suku Sunda. termasuk di bidang pendidikan. Pembangunan pendidikan merupakan s alah satu bagian yang sangat vital dan fundamental untuk mendukung upaya -upaya pembangunan Jawa Barat di bidang lainnya. filosofi tersebut harus dijadikan pedoman dalam mengimplementasikan setiap rencana pembangunan. Dalam konteks ini. ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI Masalah pendidikan dan teknologi di dalam masyarakat suku Sunda sudah bisa dibilang berkembang baik. Makna sajarah adalah susun galur/garis keturunan. Bener yaitu jujur. Pemerintah Jawa Barat memiliki tugas dalam memberikan pelayanan pembangunan pendidikan bagi warganya. komitmen yang menjadi arah kolektif pemerintah bersama seluruh warga Jawa Barat dalam mencapai tujuan pembangunannya. 5. 6. Secara sosiologis -antropologis.

Nendeun Omong. Ngeuyeuk seureuh (opsional. bisanya berupa cincing meneng. Calon pengantin pria membawa uang. ditempuh pendekatan social cultural heritage approach. Khususnya mempelai yang berasal dari Sunda. o Membelah mayang jambe dan buah pinang (ol eh calon pengantin pria). pakaian. melambangkan kemantapan dan keabadian. 5. o Diiringi lagu kidung oleh pangeuyeuk o Disawer beras. seperangkat pakaian wanita sebagai pameungkeut (pengikat). . 3. Jika d ibawa. perabot dapur. yaitu penyerahan ikat pinggang warna pelangi atau polos kepada si gadis. bener. Disertai seseorang berusia lanjut sebagai pemimpin upacara. pinter. ADAT ISTIADAT UPACARA ADAT PERKAWINAN SUKU SUNDA Adat Sunda merupakan salah satu pilihan calon mempelai yang ingin merayakan pesta pernikahannya. Dilakukan µpatuker beubeur tameuh¶. 2. maka seserahan dilaksanakan sesaat sebelum akad nikah. o Pengeuyek mewejang kedua calon pengantin agar meminta ijin dan doa restu kepada kedua orang tua serta memberikan nasehat melalui lambang -lambang atau benda yang disediakan berupa parawanten. Cincin tidak mutlak harus dibawa. bageur. dan lain -lain. uang. Melalui pendekatan ini diharapkan akan lahir peran aktif masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan pendidikan yang digulirkan pemerintah 7. agar hidup sejahtera. Jika ngeuyeuk seureuh tidak dilakukan. tur singer tersebut. Bermakna agar keduanya saling mengasihi dan dapat menyesuaikan diri. Seserahan (3 ± 7 hari sebelum pernikahan). Tunangan. Melambangkan rumah tangga yang akan dibina masih bersih dan belum ternoda. Lamaran. Dilaksanakan orang tua calon pengantin beserta keluarga dekat. makanan. yaitu pembicaraan orang tua atau utusan pihak pria yang berminat mempersunting seorang gadis. 4. o Membuka kain putih penutup pengeuyeuk.) o Dipimpin pengeuyeuk. Adapun rangkaian acaranya dapat dilihat berikut ini. Bawa lamareun atau sirih pinang komplit. perabot rumah tangga. o dikeprak dengan sapu lidi disertai nasehat agar memupuk kasih sayang dan giat bekerja. pangradinan dan sebagainya.pembangunan pendidikan berfalsafahkan cageur. 1.

Menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali (oleh calon pengantin pria). oleh ayah pengantin wanita atau keluarganya. o Saweran. Kedua orang tua menjemput pengantin wanita dari kamar. o Nincak endog. o Meuleum harupat. Diawali mengetuk pintu tiga kali. 8. lalu didudukkan di sebelah k iri pengantin pria dan dikerudungi dengan tiung panjang. kedua pengantin didudukkan di kursi. Membuat lungkun. Lantas kakinya dicuci dengan air bunga dan dilap pengantin wanita. Pengantin masuk menuju pelaminan B. Dua lembar sirih bertangkai saling dihadapkan. petugas KUA. Kerudung baru dibuka saat kedua mempelai akan menandatangani surat nikah. kemudian diapit oleh kedua orang tua calon pengantin wanita untuk masuk menuju pelaminan. MASALAH SOSIAL DALAM MASYARAKAT SUKU SUNDA o . 6. pintu dibuka. Lantas harupat dipatahkan pengantin pria. Diadakan tanya jawab dengan pantun bersahutan dari dalam dan luar pintu rumah. Pantun berisi petuah utusan orang tua pengantin wanita. Maknanya. Setelah kalimat syahadat dibacakan. Melamba ngkan berlomba mencari rejeki dan disayang keluarga. Buka pintu. Sambil penyaweran. o Sungkeman. pantun sawer dinyanyikan. pengantin wanita menyalakan harupat dengan lilin. Harupat disiram pengantin wanita dengan kendi air. 7. agar kelak rejeki yang diperoleh bila berlebihan dapat dibagikan kepada saudara dan handai taulan. ibu calon pengantin wanita menyambut dengan pengalungan bunga melati kepada calon pengantin pria. Upacara Prosesi Pernikahan o Penjemputan calon pengantin pria. pengantin pria sudah berada di tempat nikah. Berebut uang di bawah tikar sambil disawer. Digulung menjadi satu memanjang. yang berarti penyatuan dua insan yang masih murni. oleh utusan dari pihak wanita o Ngabageakeun. o Akad nikah. o Wejangan. Diikat dengan benang kanteh. Diikuti kedua orang tua dan para tamu yang hadir. pengantin pria menginjak telur dan elekan sampai pecah. para saksi. Kedua pengantin dipayungi payung besar diselingi taburan beras kuning atau kunyit ke atas payung.

dan lisan (baca. untuk tidak mengatakan primitif. Kemampuan beradaptasi kebudayaan Sunda. menggunakan bahasa Sunda dalam komunikasi sehari -hari terkadang diidentikkan dengan ³keterbelakangan´. ³Kegemilangan´ kebudayaan Sunda di masa lalu. Sebagai contoh paling jelas. timbul rasa gengsi pada orang Sunda untuk m enggunakan bahasa Sunda dalam pergaulannya sehari -hari. kebudayaan Sunda seperti tidak memiliki daya hidup manakala berhadapan dengan tantangan dari luar.Kebudayaan Sunda termasuk salah satu kebudayaan suku bangsa di Indonesia yang berusia tua.pandai dalam memanajemen masuknya budaya luar maka kebudayaan Sunda ini lama kelamaan akan luntur bersama waktu. terutama dalam merespons be rbagai tantangan yang muncul. Apalagi jika kita menengok sekarang ini kebudayaan Sunda dihadapkan pada pengaruh budaya luar. . rasa ³gengsi´ ini terkadang ditemukan pula pada mereka yang sebenarnya merupakan pakar di bidang bahasa Sunda. Lebih memprihatinkan lagi. bahasa Sunda yang merupakan bahasa komunitas orang Sunda tampak semakin jarang digunakan oleh pemiliknya sendir i. baca. dapat dikatakan memperlihatkan tampilan yang kurang begitu menggembirakan. Ketidakjelasan strategi kebudayaan yang benar dan tahan uji dalam mengembangkan kebudayaan Sunda tampak dari tidak adanya ³pegangan bersama´ yang lahir dari suatu proses yang mengedepankan prinsip prinsip keadilan tentang upaya melestarikan dan mengembangkan secara lebih berkualitas kebudayaan Sunda. dalam perkembangannya kemudian seringkali dijadikan acuan dalam memetakan apa yang dinamakan kebudayaan Sunda. dibandingkan dengan kebudayaan Jawa sekalipun. Bahkan. kebudayaan Sunda sebenarnya termasuk kebudayaan yang berusia relatif lebih tua. kemampuan mobilitas. kemampuan tumbuh dan berkembang. Jika kita tidak pandai . serta kemampuan regenerasi. Bahkan. khususnya semasa Kerajaan Tarumanegara dan Kerajaan Sunda. Dalam perkembangannya kebudayaan Sunda kini seperti sedang kehilangan ruhnya kemampuan beradaptasi. Akibatnya. Akibatnya. baik dari dalam maupun dari luar. tidaklah mengherankan bila semakin lama semakin banyak unsur kebudayaan Sunda yang tergilas oleh kebudayaan asing. setidaknya dalam hal pengenalan terhadap budaya tulis. tulis . Adanya kondisi yang menunjukkan lemahnya daya hidup dan mutu hidup kebudayaan Sunda disebabkan karena ketidakjelasan strategi dalam mengembangkan kebudayaan Sunda serta lemahnya tradisi. termasuk untuk sekadar mengakui bahwa dirinya adalah pakar atau berlatar belakang keahlian di bidang bahasa Sunda. khususnya para generasi muda Sunda. berbeda pendapat) di kalangan komunitas Sunda. Bahkan.

bisnis. politik.individu dalam masyarakat suku Sunda dalam kehidupan sehari. Apalagi masyarakat Sunda mempunyai sifat someah hade k a semah. dan aktivitas -aktivitas lain . bandrek. Hubungan urang Sunda dengan kaum pendatang dari berbagai etnik dalam konteks apa pun -keseharian. yakni ketidakmampuan untuk memercayai atau secara serius menganggap pandangan sendiri salah dan pendapat orang lain benar. kolontong. Lemahnya budaya baca. dan bahkan persaudaraan kerap terjadi dalam kehidupan sehari -hari antara warga Sunda dan kaum pendatang. bahasa tubuh. berbagai makanan tradisional yang dimiliki orang Sunda. hingga ubi cilembu. banyak sekali sektor kegiatan strategis yang didominasi kaum pendatang. ekspresi wajah. ranginang. dan sebagainya -dilakukan melalui komunikasi yang efektif. Lemahnya budaya tulis pada komunitas Sunda secara tidak langsung merupakan representasi pula dari lemahnya budaya tulis dari bangsa Indonesia. pendidikan. Perkenalan pribadi. mulai dari bajigur. borondong. Hal ini ditandai oleh hubungan mendalam penuh empati dan persahabatan Tidaklah mengherankan bahwa persahabatan. Lebih jauh lagi. gaya dan ragam bahasa (termasuk logat bicara).Berbagai unsur kebudayaan Sunda yang sebenarnya sangat potensial untuk dikembangkan. Yang menjadi penyebab utamanya adalah komunikasi dari posisi -posisi yang terpolarisasikan. saling pengertian. dan lisan ditengarai juga menjadi penyebab lemahnya daya hidup dan mutu hidup kebudayaan Sunda. pembicaraan dari hati ke hati. Ini terbukti banyak pendatang tamu tidak pernah surut berada ke Tatar Sunda ini.hari berjalan relatif positif. cara duduk. wajit. bahkan untuk dijadikan model kebudayaan nasional dan kebudayaan dunia tampak tidak mendapat sentuhan yang memadai. Lemahnya budaya baca telah menyebabkan lemahnya budaya t ulis. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kesalahpahaman dan konflik antarbudaya antara masyarakat Sunda dan kaum pendatang kerap terjadi dalam kehidupan sehari -hari. colenak. SISTEM INTERAKSI DALAM SUKU SUNDA Jalinan hubungan antara individu. surabi. Diakui pula oleh etnik lainnya di negeri ini bahwa sebagian besar masyarakat Sunda memang telah menjalin hubungan yang harmonis dan bermakna dengan kaum pendatang dan mukimin. Fakta paling menonjol dari semua ini adalah minimnya karya -karya tulis tentang kebudayaan Sunda ataupun kar ya tulis yang ditulis oleh orang Sunda C. Ini juga sebuah fakta yang menunjukkan bahwa orang Sunda mempunyai sifat ramah dan baik hati kepada kaum pendatang dan tamu. tulis. opak. termasuk yang enggan kembali ke tanah airnya. cara bicara (paralinguistik). cara menyapa. apakah ada strategi besar dari pemerintah untuk mengemasnya de ngan lebih bertanggung jawab agar bisa diterima komunitas yang lebih luas. Ambillah contoh.

Elite setempat terdiri dari lurah. Informal leaders. Hubungan seseorang dengan orang lain dalam lingkungan kerabat atau keluarga dalam masyarakat Sunda menempati kedudukan yang sangat penting. Dalam masyarakat yang lebih luas. Selanjutnya. incu) maupun yang tidak langsung dan horisontal (dulur. Pada akhirnya. dan diakui sebagai pemimpin kelompok khusus atau seluruh desa. yaitu tokoh-tokoh agama. Hofsteede. buyut. agama dan petani-petani kaya. masih ada golongan lain yang dapat dikatakan sebagai kelompok elite. bapa. pekerjaan. seseorang tidak dapat lepas dari keputusan yang ditentukan oleh kaum keluarganya. Mereka ini turut selalu di dalam proses pengambilan keputusan-keputusan bagi kepentingan kehidupan dan perkembangan desa yang bersangkutan. Dengan demikian.yang dilakukan akan turut memengaruhi berhasil tidaknya komunikasi antarbudaya dengan orang Sunda. menggambarkan struktur masyarakat yang demikian sebagai masyarakat suku atau agraris.F. D. W. misalnya dalam suatu desa. dan baik hati orang Sunda. sebenarnya masih sangat kental sehingga halini menjadi penunjang di dalamterjali nnya system interaksi yang berjalan harmonis. Perbedaan status di antara kelompok elite dengan masyarakat umum dapat terjadi berdasarkan status kedudukan. prestige sosial dan kuasa. yaitu masyarakat Sunda. seperti terhadap perkawinan. yang telah meneliti masyarakat Jawa Barat mengatakan bahwa ada kelompok ³in group´ dan ³out group´ dalam struktur masyarakat. Robert Wessing.M. di balik kearifan. dll. petani menengah. dalam disertasinya Decision-making Process in Four West Java Villages (1971) juga menyimpulkan bahwa ada stratifikasi masyarakat ke dalam kelompok elite dan massa. Selain pamong desa ini. dulur misan. tokoh -tokoh politik. aki. mempunyai ikatan keluarga yang sangat erat. berikut perkara-perkara adat dan keagamaan. yaitu mereka yang tidak mempunyai jabatan resmi di desanya sangat berpengaruh di desa tersebut. Kaum memandang sesamanya sebagai ³in group´ sedang di luar status mereka dipandang sebagai ³out group. besan). pegawai-pegawai daerah dan pusat.. buruh tani. STRATIFIKASI SUKU SUNDA Masyarakat Jawa Barat. Nilai individu sangat tergantung pada penilaian masyarakat. Paul Hiebert dan Eugene Nida. guru. ekonomi. Hal itu bukan hanya tercermin dari adanya istilah atau sebutan bagi setiap tingkat hubungan itu yang langsung dan vertikal (bao. sifat ramah. Pak Lurah dalam suatu desa merupakan ³top leader´ yang mengelola pemerintahan setempat. dalam pengambil an keputusan. serta pedagang kecil termasuk pada kelompok massa. pendidikan. melainkan juga berdampak kepada masalah . kehidupan masyarakatnya sangat banyak dikontrol oleh pamong desa. anak.

Soalnya. buyut. Pancakaki dapat pula digunakan sebagai media pendekatan oleh seseorang untuk mengatasi kesulitan yang sedang dihadapinya. aki/nini. dan saling menolong di antara sesamanya. Bapa/indung. alo. hubungan kekerabatan seseorang dengan orang lain akan menentukan kedudukan seseorang dalam struktur kekerabatan kel uarga besarnya. Dalam hubungan ini yang lebih tinggi derajat pancakaki -nya hendaknya dihormati oleh yang lebih rendah. ua lebih tinggi dari paman/bibi. Begitu pula lanceuk (kakak) lebih tinggi dari adi (adik). suan. . kerjasama. menentukan bentuk hormat menghormati. incu.ketertiban dan kerukunan sosial. harga menghargai. serta menentukan kemungkinan terjadi-tidaknya pernikahan di antara anggota -anggotanya guna membentuk keluarga inti baru. bao menempati kedudukan lebih tinggi dalam struktur hubungan kekerabatan (pancakaki) daripada anak. melebihi dari yang sama dan lebih rendah derajat pancakaki-nya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful