Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM

)
Oleh ivaninternisti

sumber : Diposkan oleh Devid Haryalesmana http://mas-devid.blogspot.com/2009/02/pengertian-sistem-informasi-manajemen.html SIM bukan merupakan hal baru. Ruang lingkup SIM sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu “sistem”, “informasi”, dan “manajemen”. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi, persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia; serta pihak eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan membentuk satu kesatuan usaha. Informasi adalah hasil pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem tersebut menjadi bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relevan yang dibutuhkan oleh orang untu menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada. Informasi bagi setiap elemen akan berbeda satu sama lain sesuai dengan kebutuhannya masing-masing Manajemen terdiri dari proses atau kegiatan yang dilakukan oleh pengelola perusahaan seperti merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dari ruang lingkup di atas, beberapa ahli telah memberikan rumusan tentang sistem informasi manajemen, antara lain : 1. SIM adalah pengembagan dan penggunaan sistem-sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi (Kroenke, David, 1989) 2. SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika. Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod, 1995) 3. SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996)

bahwa SIM adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pada kegiatan manajemen dalam suatu organisasi. . dapat ditarik kesimpulan.Dari definisi-definisi di atas.

Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem. Sistem informasi manajemen bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. Karena banyak organisasi yang gagal membangun Sistem informasi manajemen disebabkan karena : Pertama. namun dalam praktek Sistem informasi manajemenyang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang. Di dalam usaha Pengembangan Sistem informasi manajemen yang canggih dengan berbasis komputer memerlukan orang-orang yang mempunyai ketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi.PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN Sistem informasi Manajemen yaitu serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. . cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh. Prinsip utama perancangan Sistem informasi manajemen: Sistem informasi manajemenharus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama. karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. A.Sistem Informasi Manajemen Sistem informasi keseluruhan tidak hanya terdapat dalam Sistem informasi manajemen. Sistem informasi manajemenmenyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika. Kurangnya organisasi yang wajar Kedua. Kurangnya perencanaan yang memadai Ketiga. mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat. Kurangnya personil yang handal Keempat. Sistem informasi manajemen yang baik adalah Sistem informasi manajemen yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer. Di dalam sebuah Sistem informasi manajemen komputer bukan prasyarat mutlak secara teoritis. meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat. Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka.

dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. Untuk meningkatkan pelayanan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menjadi faktor penting sekaligus penghematan bagi Pendidikan dan kini telah menjadi salah satu standar mutu sebuah Pendidikan. laporan khusus dan ouput dari model matematika. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah. perusahaan atau sub unit dibawahnya. E-Library. E-Medicine. artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan. E-Journal. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. ELaboratory. Situasi lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Banyak lembaga Pendidikan dan Pendidikan telah mendapat manfaat dari peralatan canggih ini. kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan. Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi.Sistem informasi manajemen merupakan suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Sistem informasi manajemen di dalam perancangan. E-Government. non-komputer atau kombinasi keduanya. E-Education. apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal. antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer. penerapan dan pengoperasiannya sangat mahal dan sulit. penggabungan unsur data. . E-life merupakan Perkembangan Teknologi kehidupan. yaitu menerima data sebagai masukan (input). akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output). Kegiatan utama dari Semua sistem informasi. Otomatisasi/komputerisasi sistem pelayanan dan sistem informasi manajemen merupakan solusi yang tepat untuk memecahkan masalah ini. DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti) INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti. E-Biodiversitiy. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu. Sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e seperti ECommerce. pemutakhiran dan lain-lain. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik.

Struktur sistem informasi pada dasarnya dibedakan menjadi dua yaitu sistem yang terstruktur (formal) dan sistem yang tidak terstruktur (non formal). dan pengolahan pertanyaan. dan perencanaan stategi. Sistem ini tergantung kepada tugas. baik dari aspek administratif atau teknologi.Perkembangan Pendidikan di Indonesia yang maju sekarang ini. Pengendalian operasional adalah proses penempatan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien.1999). Sistem formal adalah sistem yang berjalan menurut norma-norma organisasi yang berlaku pada semua orang. memutuskan tindakan pengendalian. Informasi yang dibutuhkan haruslah . Struktur sistem informasi berdasarkan kegiatan manajemen Kegiatan perencanaan dan pengendalian manajemen dibagi atas tiga macam yaitu: kontrol operasional. 1. dan tanggung jawab yang dibebankan kepada pemegang jabatan organisasi. Informasi pengendalian manajemen diperlukan oleh berbagai manajer bagian. Kegiatan perencanaan strategi tidak mempunyai keteraturan meskipun sebenarnya bisa dijadwalkan dalam periode waktu yang relatif panjang. tetapi mempunyai pengaruh cukup kuat dalam kehidupan organisasi yang bersangkutan (Gordon.1999). Dukungan pengolahan untuk pengendalian operasional terdiri atas: pengolahan transaksi. dimana salah satu fasilitas pendukung tersebut adalah aplikasi teknologi informasi dalam bidang sistem informasi manajemen Pendidikan. Sistem informasi manajemen berusaha untuk menggabungkan keduanya dengan bertumpu pada norma organisasi dalam mendukung kegiatan organisasi. Untuk mengembangkan mutu Pendidikan dibutuhkan beberapa fasilitas pendukung. pengolahan laporan. merumuskan aturan keputusan baru untuk ditetapkan personalian operasional dan mengalokasikan sumber daya. pusat laba dan sebagainya untuk mengukur prestasi. Pengendalian operasional menggunakan prosedur dan aturan keputusan yang telah ditentukan lebih dahulu dalam jangka waktu yang relatif pendek. Ketiga jenis pengolahan berisikan berbagai macam pembuatan keputusan yang melaksanakan aturan keputusan yang telah disetujui atau menyajikan suatu keluhan yang mengeluarkan yang akan diambil (Gordon. Sistem nonformal adalah sistem yang berlaku di lingkungan organisasi melalui saluran-saluran tidak resmi. Proses pengendalian manajemen memerlukan jenis informasi yang berkaiatan dengan tingkat ketelitian yang lebih tinggi menyangkut: pelaksanaan yang direncanakan. kontrol manajemen. dan analisa atas keputusan atau arah tindakan yang mungkin. Dengan demikian diharapkan sistem formal dapat menjadi subsistem terutama keberhasilan organisasi bukan hanya perorangan tetapi hasil kerjasama seluruh organisasi. alasan adanya perbedaaan. Perencanaan strategi mengembangkan strategi sebagai sarana suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. wewenag. sesuai dengan kedudukannya dalam organisasi. maka proses pelayanan Pendidikan di Indonesia dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

dan satu model dasar analisa umum dan model keputusan. dukungan operasional sistem informasi. keuangan dan akuntansi. personalia. Pada struktur fisik semua aplikasi terdiri atas program yang sama sekali terpisah. .memberikan gambaran yang lengkap dan menyeluruh. tetapi hal ini tidak selalu demikian adanya sehingga ada penghematan yang cukup besar dari pengolah terpadu dan pemakain modul umum. • a. produk. • b. beberapa aplikasi umum. logistik. Struktur sistem informasi manajemen secara konseptual dan fisik Struktur sistem informasi manajemen (SIM) dapat pula dipandang menurut konsep struktural yang memungkinkan pembahasan dan perancangan sistem fisik yang akan mendefinisikan cara pelaksanaan SIM. 2. Struktur Fisik Struktur konseptual suatu SIM adalah untuk subsistem fungsional yang terpisah ditambah suatu pangkalan data. Setiap fungsi akan melakukan kegiatan sebagai subsistem informasi untuk mendukung pengendalian operasional. Struktur Konseptual SIM didefinisikan sebagai suatu gabungan subsistem fungsional yang masing-masing dibagi dalam empat macam pengolahan informasi. dukungan pengendalian manajerial sistem informasi. dukungan perencanaan stategi sistem informasi. Struktur fisik juga dipengaruhi pemakain modul umum untuk pengoperasian pengolahan yang menyebabkan tidak ada aplikasi yang lengkap tanpa pemakain modul umum. subsistem-subsistem yang umum adalahh sebagai fungsi-fungsi utama suatu organisasi dalam pemasaran. walaupun tidak mempunyai ketelitian yang tinggi. Struktur sistem informasi berdasarkan fungsi organisasi Setiap informasi dapat dianggap sebagai kumpulan subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam organisasi. pengendalian manajemen dan pengendalian strategi. Pengolahan terpadu dicapai dengan perencanaan berbagai aplikasi yang paling berhubungan sebagai suatu sistem tunggal untuk menyederhanakan kaitan (interface) dan mengurangi duplikasi masukan sehingga melewati batas fungsional. 3. yaitu: pengolahan transaksi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful