Senin, 15 Desember 2008

Contoh Proposal Skripsi Manajemen Pemasaran
PROPOSAL SKRIPSI MENGANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM MEMBELI HELM MEREK GV OLEH: ROBBY HENDRATNA MANAJEMEN PEMASARAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN 2008

BAB I PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Pada tahun 2003 dimulainya operasi pemusnahan helm yang bukan standar oleh jajaran kepolisian, ada beberapa warga Banjarmasin yang mengeluh/segan dengan penggunaan helm standar. Berbagai alasan mulai dari kepala terasa berat,tidak nyaman,tidak mendengar kalo ada yang memanggil, dan sebagainya. Helm yang baik adalah helm yang aman dan nyaman. Biasanya helm semacam ini lulus persyaratan DOT (Departement of Transportation) atau standar transportasi Amerika Serikat. Ada juga standar-standar lain seperti untuk Eropa, Jepang, bahkan Indonesia sendiri. Apapun itu, helm yang aman adalah helm yang terbuat dari lapisan cangkang luar yang membungkus seluruh kepala dan menyisakan cukup ruang untuk melihat kedepan.Orang-orang sering menyebutnya helm full face. Juga cangkangnya harus lumanyan tebal dan anti benturan. Helm yang aman mestinya berbanding lurus dengan tingkat kenyamanan meskipun hampir-

sub budaya.3-1. dan konsep diri. khususnya mahasiswa. tetapi hanya beberapa saja. Helm GV nampaknya sudah menjadi tuntutan para pengendara sepeda motor. kepribadian. Sering dikatakan oleh para mahasiswa Kalau naik motor helmnya harus GV kalo tidak mau di cap tidak gaul .hampir tidak ada helm yang benar-benar nyaman. Kaca yang sudah penuh dengan goresan. kelompok referensi. Sekarang ini banyak sekali terdapat merk-merk helm yang ditawarkan kepada konsumen seperti Arai. baik kala siang dan malam ataupun teruk hujan. dan keluarga. Oleh sebab itu konsumen harus dapat mengendalikan perubahan perilaku tersebut dengan berusaha mengimbanginya. dan merk helm GV yang palsu yaitu GM dan sebagainya.kelas social. yakni dengan mempengaruhi konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan dan melalui evaluasi berkala demi kelangsungan hidup produsen itu sendiri.terutama saat malam. Faktor eksternal yang dimaksud meliputi kebudayaan. Maka kegiatan pemasaran yang baik dan tepatlah yang memegang peranan yang penting dalam menunjang kelangsungan usaha dan perkembangan suatu perusahaan.1996:155). Dalam memahami prilaku konsumen tentu tidak mudah karena konsumen mempunyai sifat yang berbeda-beda sebagaimana dari kebutuhan manusia yang tidak terbatas disamping dipengaruhi oleh kondisi eksternal dan internal lainnya yang berakibat langsung terhadap prilaku konsumen. Melihat keadaan inilah penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai perilaku konsumen yang merupakan salah satu dasar dalam menerapkan strategi pemasaran untuk mencapai tujuan. Sedangkan factor internal adalah factor yang ada pada diri konsumen itu sendiri (psikologis) yang meliputi: belajar. sehinggan .7 kg. sebaiknya diganti.Salah satunya adalah merk GV yang menjadi pilihan konsumen khususnya mehasisiwa fakultas ekonomi UNLAM Banjarmasin. pihak produsen harus mampu merebut hati konsumen akan hasil produksi yang dijual dan berupaya untuk memuaskan kebutuhan konsumennya.kelompok social. sedangkan untuk helm full face bobotnya berkisar 1. Dimana masingmasing merk helm tersebut berusaha untuk membuat produknya lebih unggul dibandingkan dengan merk lain. Pilihlah yng berkualitas oleh kebeningan dan tidak berefek cembung atau cekung. Hindari penggunaan jenis kaca mika yang kurang bening yang mengurangi jarak pandang. Berat helm half face idealnya 1 sampai 1.3 kg. Helm merk GV ini memiliki kualitas yang berstandar internasional yang menggunakan teknologi dari Italia. Dengan kata lain.serta sikap (Stanton. Tidak semua merk helm yang mampu diminati oleh sebagian besar konsumen yang ada. Helm haruslah cukup ringan dan memungkinkan anda melihat dengan jelas. Shoe. yaitu memberikan kepuasan kepada konsumen. Nolan.

Pentingnya memahami prilaku konsumen untuk meningkatkan penjualan. . Sehingga berdasarkan uraian di atas. prestise dan promosi. 2. Helm GV diminati oleh para mahasiswa Fakultas Ekonomi UNLAM.Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas.Untuk mengetahui factor yang paling dominan mempengaruhi prilaku konsumen dalam pembelian helm merk GV. maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah : 1. B. harga jual kembali.Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan. 2.Diharapkan dapat menjadi bahan acuan bagi penelitian selanjutnya.Dari factor-faktor tersebut. kualitas. harga jual kembali.Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan dan strategi di bidang pemasaran untuk mengembangkan usaha bisnis mereka. kualitas.diharapkan dapat membawa kepada peningkatan penjualan yang berakibat lengsung pada peningkatan pasar. Helm merupakan salah satu penunjang keselamatan berkendaraan yang sangat penting.Apakah faktor-faktor seperti harga. factor manakah yang paling dominan memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen terhadap pembelian helm merk GV? C. D. maka dapat diidentifikasi beberapa hal sebagai berikut : Banyaknya merk-merk helm sepada motor yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen. maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. selera. prestise dan promosi secara simultan mempengaruhi prilaku konsumen dalam membeli helm merk GV? 2. selera.Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.Untuk mengetahui prilaku konsumen dalam pembelian helm merk GV dilihat dari harga.

mempromosikan. Hal ini sangat penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen tersebut. pemasaran memegang peranan sebagai suatu faktor penting untuk tetap bertahan menjalankan usaha dan bergelut dalam dunia persaingan. dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi . Menurut Peter J. Paul dan jerry C. Kata pemasaran sendiri berasal dari kata pasar. mempromosikan. Dalam benyak perusahaan dewasa ini. serta menentukan segmentasi pasar secara tepat dan akurat. dan mendistribusikan produk secara lebih baik. harga. Menurut Stanton ( 1996 : 6 ) Pemasaran adalah suatu system keseluruhan dari kegiatankegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. penawaran. Dengan mempelajari prilaku konsumen. menawarkan. 2. menentukan harga. Olson ( 2000 : 6 ) Prilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kondisi prilaku dan kejadian di sekitar lingkungan di mana . yang terutama berhubungan dengan konsumen. keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut . menentukan harga. Pemasaran merupakan factor vital sebagai strategi pesrusahaan dalam menjalankan usahanya. Dari ketiga definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang maupun jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan melalui penciptaan. dan secara bebas mempertukarkan produks yang bernilai dengan pihak lain . promosi. mengidentifikasi.Prilaku Konsumen Menurut Swasta ( 1992 : 9 ) Prilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu-individu yang secara langsung terlibat dalam memdapatkan termasuk mempergunakan barang-barang dan jasa. dan sejumlah ide. manajer akan mengetahui kesempatan. Menurut Lamb. atau bias juga diartikan dengan mekanisme yang mempertemukan permintaan dan penawaran.BAB II TINJAUAN PUSTAKA Landasan Teori 1. Sehingga perusahaan dapat mengembangkan. Hair. dan pertukaran produk yang bernilai.Pengertian Pemasaran Sehubungan dengan permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini maka diperlukan adanya teori-teori atau konsep-konsep yang memerlukan penjelasan. Me Daniel ( 2001 : 6 ) Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep. mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada meupun pembeli potensial . Menurut Kotler ( 2002 : 9 ) Pemasaran adalah proses social yang didalamnyaa individu dan kelompok mendapatkan apa yang meraka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. barang.

Suatu produk atau merk dapat menggambarkan peran dan status pamakainya. Masyarakat dalam suatu budaya dan sub budaya sesungguhnya terbagi dalam strata atau kelas social. manusia selalu membutuhkan barang dan jasa. Karena itulah lingkungan sosial memberikan pengaruh terhadap prilaku konsumen. mendapatlkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. Dari dua jenis definissi di atas dilihat ada dua hal penting dari prilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai.Faktor Sosial Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat dari orang sekitas dan lingkungannya tentang produk apa yang harus dibeli. Budaya yang merupakan karakter paling penting dari suatu social yang membedakannya dari kelompok budaya lain menjadi penentu dan keinginan dan prilaku yang paling mendasar. Keluarga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. b.Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Prilaku Pembelian Konsumen Menurut Kotler ( 2002 : 183 ) Faktor-faktor yang mempengaruhi prilaku pembelian konsumen yaitu : a. Faktor Sosial terdiri dari 3 bagian. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan konsumsi. yaitu : kelompok acuan.Faktor Pribadi Mulai dari bayi hingga dewasa dan menjadi tua. Gaya hidup adalah cara hidup seseorang yang terlihat melalui aktivitas sehari-hari. Pilihan barang yang dibeli secara otomatis dipengaruhi oleh keadaan ekonomi dan gaya hidup yang bersangkutan. keluarga. dan kelas social. dan peran. Seseorang dengan pendapatan yang tinggi dan gaya . sub budaya. Kelas social merupakan sekelompok orang yang sama-sama mempertimbangkan secara dekat persamaan diantara mereka sendiri. Dengan kata lain prilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu. minat dan pendapat seseorang. Sedangkan peran meliputi kegiatan yang diharapkan akan dilakukan seseorang. Masing-masing budaya terdiri dari sub budaya yang memberikan lebih banyak ciri-ciri dan sosialisasi.Sub budaya adalah suatu kelompok homogeny atas sejumlah orang yang terbagi menjadi beberapa bagian dari keseluruhan suatu budaya. 3.manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka . c. Terdiri dari budaya.Faktor Kebudayaan Kebudayaan mempunyai penaruh paling luas dan mendalam terhadap prilaku konsumen. Kelompok acuan adalah semua kelompok yang memilki pengaruh langsung terhadap sikap / prilaku seseorang.

haus. Motivasi merupakan kebutuhan yang mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.Pencarian Informasi Saat seseorang mulai menyadari kebutuhannya. Karena sangat berguna dalam menganalisis prilaku sonsumen sehingga banyak perusahaan menggunakan konsep yang berhubungan dengan kepribadian seseorang. membeli. Pada bidang prilaku konsumen ini mempelajari bagaimana individu. keyakinan.Faktor Pribadi Menurut Kotler ( 2002 : 204 ) tujuan pemasaran adalah memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan yang menjadi sasaran. Para konsumen mengembangkan beberapa kenyakinan mengenai ciri-ciri dari suatu produk dan selanjutnya akan membentuk suatu sikap konsumen terhadap produk tersebut.hidup mewah tentunya akan menentukan pilihan pada barang dan jasa yang berkualitas. persepsi. dan evaluasi diri. Konsep diri adalah bagaimana konsumen mempresepsikan diri mereka sendiri. saat mencapai titik tertentu dapat menjadi sebuah dorongan. kelompok. 4. jasa. b. pemasar dapat menidentifikasi rangsangan yang paling sering membengkitkan minat akan suatu jenis produk. Pembeli merasakan perbedaan antara keadaan aktualnya dengan keadaan yang diinginkannya. gagasan atau pengalaman dalam rangka memuasakan kebutuhan dan hasrat mereka. memakai. d. Ketika membuat keputusan untuk membeli suatu produk. Pemasar kemudian dapat membangkitkan strategi pemasaran yang memicu minat konsumen. konsumen melewati tahap-tahap sebagai berikut : a. maka pilihan produk dan merk harus diidentifikasi untuk memenuhi kebutuhanya. Pengenalan Masalah Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali sebuah masalah atau kebutuhan. Kebutuhan juga dapat ditimbulkan oleh rangsangan eksternal seperti ketika seseorang melihat iklan mobil dan ingin membelinya. yaitu : motivasi. Selain itu kepribadian dan konsep diri juga mempengaruhi pilihan produk.Faktor Psikologis Sikap pembelian psikologis dipengaruhi oleh empat facktor psikologis utama. dan organisasi memilih. Dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah konsumen. Dalam mencari berbagai alternative pilihan untuk . pembelajaran dan kepercayaan. Melalui motivasi proses pengamatan dan belajar seseorang memperoleh kepercayaan terhadap suatu produk yang secara otomatis mempengaruhi prilaku pembelian konsumen. Para perusahaan yang cermat melakukan riset atau Quesioner atas riset atas proses keputusan pembelian yang ada dalam jenis produk mereka. persepsi. yang meliputi sikap. dan membuang barang . Kebutuhan umum seseorang seperti lapar.

Yang menjadi minat utama pemasar adalah sumber-sumber informasi utama yang menjadi acuan konsumen dan pengaruh relative dari tiap sumber tersebut terhadap kepuasan pembelian selanjutnya.memuaskan kebutuhan. konsumen mencari manfaat tertentu dari suatu produk. e. Kriteria evaluasi yang dipakai konsumen mencakup pengalaman masa lalu dan sikap terhadap aneka merk. harga. c. Evaluasi Alternatif Jika samua alternative yang wajar telah diidentifikasikan. Perasaan konsumen setelah malakukan pembelian dapat mempengaruhi pembelian ulang dan juga ditambah dengan apa yang dikatakan oleh konsumen kepada teman atau kerabat tentang produk tersebut. warna. konsumen harus membuat rangkaian keputusan yang menyangkut merk.Prilaku Pasca Pembelian Saat membeli suatu produk. dan lain-lain.Biasanya konsumen akan mengalami kecemasan purnabeli. Pertama. KERANGKA FIKIRAN . berapa banyak informasi dari masa alalu dan sumber-sumber lain yang sudah dimiliki oleh konsumen. seorang konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti beberapa banyak biaya waktu.Keputusan Pembelian Setelah mencari dan mengvaluasi berbagai alternative untuk memenuhi kebutuhan. konsumen memandang setiap produk sebagai sekumpulan atribut dengan kemampuan yang berbeda-beda dalam memberikan manfaat yang dicari untuk memuasakan kebutuhan. d. konsumen berusaha memenuhi suatu kebutuhan. Beberapa konsep dasar akan dapat membantu pemasar dalam memahami proses evaluasi konsumen. Konsumen juga mendengarkan tanggapan-tanggapan keluarga dan kelompok lain. Ketiga. Sewcara umum konsumen mendapatkan informasi tentang suatu produk dari sumber komersial yaitu sumber yang didominasi oleh pemasar. tempat penjualan.bagi seorang konsumen akan mengalami tingkat kepuasan dan ketidakpuasan tertentu. konsumen harus mengevaluasinya satu per satu sebagai persiapan untuk mengadakan pembelian. konsumen pada titik tertentu harus memutuskan antara membeli atau tidak membeli.kecemasan ini disebut disonasi kognitif purnabeli yang terjadi karena setiap alternative yang dihadapi konsumen memiliki kelebihan dan kekurangan. jika keputusan yang diambil adalah membeli. Kedua. Penelitian sebelumnya.

Ha : Diduga factor kualitas mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian helm merk GV pada mahasiswa Fakultas Ekonomi UNLAM. kahandalan system. prestise dan promosi.Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan helm merk GV di Banjarmasin | Tanggapan terhadap Pelanggan | Tingkat Kepuasan Pelanggan Helm Merk GV di Banjarmasin Penelitian sebelumnya.harga jual kembali. Dari hasil penelitian diketahui bahwa variabel bebas seperti harga. selera. kualitas. sedangkan perbedaannya adalah pada objek penelitiannya. Ha : Duduga factor-faktor seperti harga. tampilan layar.Hipotesis II Ho : Diduga factor kualitas tidak mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian helm merk GV pada mahasiswa Fakultas Ekonomi UNLAM.Persamaan penelitian ini dengan penelitain penulis adalah sama-sama menganalisis tentang prilaku konsumen. Hipotesis Penelitian a. vga card. kualitas.kelengkapan multi media. Penelitian sebelumnya yang berkaitan adalah Agus Fitriadi (2003) yang meneliti tentang Analisis Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Keputusan dalam Pembelian Pada UD MIkrocom di Banjarmasin. prestise dan promosi. b. secara simultan berpengaruh terhadap prilaku konsumen dalam pembelian hel merk GV. . selera.Hipotesis I Ho : Duduga factor-faktor seperti harga.harga jual kembali. pelayanan purna jual berpengaruh secara simultan terhadap keputusan konsumen dalam pembelian computer pada UD Mikrocom. secara simultan tidak berpengaruh terhadap prilaku konsumen dalam pembelian hel merk GV.

yaitu data yang diperoleh langsung dari responden penelitian melalui wawancara dan kuesioner di lapangan. 2. maka jumlah sampel yang akan diambil sebanyak 50 responden yang terdapat dalam populasi tersebut. dan gambar. Hasan Basri Banjarmasin Telp.Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini berupa : a. Dimana manurut Arikunto ( 2002 : 112 ) jika populasi lebih dari 100 orang maka diambil sampai 5%-10% atau 20%-30% dari jumlah populasi.Teknik Pengumpulan Data .Populasi Penelitian Populasi dalam penlitian ini adalah seluruh mahasiswa fakultas Ekonomi UNLAM yang membeli serta menggunakan helm merek GV.Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin dengan alamat JL.Jenis Data Jenis data dalam penelitian ini berupa : a. waktu. sepertu literature-literatur serta teori-teori yang berkaitan dengan penelitian penulis.Jenis dan Sumber Data 1.3306654 FAX.Data primer. Brigjen H. 0511-3306654 B. Biasanya sudah dalam bentuk publikasi saperti data yang diperoleh dari situasi-situasi internet dan data lainnya yang berhubungan langsung dengan objek yang diteliti. yaitu data yng diperoleh dalam bentuk yang sudah jadi. sudah dikumpulkan dan diolah oleh pihak lain.Data Sekunder. yaitu data yang berbentuk kata.Data Kuantitatif. serta tenaga yang dimiliki. kalimat.BAB III METODE PENELITIAN A. D. 05113305116. skema.Data Kualitatif.Sampel Penelitian Karena jumlah populasi yang terlalu besar yaitu lebih dari 100 dan keterbatasan dan. b. b. Sedangkan menurut Guildford ( 1987 : 125 ) jumlah sampel yang diambil adalah lebih besar dari persyaratan minimal sebanyak 30 responden dimana semakin besar sampel akan memberikan hasil yang lebih akurat.Populasi dan Sampel 1. yaitu data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan ( scoring ). 2. C.

Indikatornya adalah : X2.2Harga yang ditetapkan Tanggpan konsumen terhadap harga yang ditetapkan dari produk yang dbeli konsumen. Sedangkan untuk mengetahui pengukuran dan interpretasi data.1 10 Skor 5 F. yaitu suatu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis pada responden untuk menjawab. b.1Jenis Model Penilaian konsumen terhadap berbagai tipe pilihan helm merk GV yang ditawarkan oleh produsen.selera.Kuesioner. X1. X1.1Perbandingan dengan harga pesaing Tanggapan konsumen terhadap perbandingan harga helm merk GV dengan helm merk lain yang sejenis seperti Arai. maka data interval dibagi menjadi 5 (lima) skor interval sebagai berikut : 0 2 Skor 1 2. yaitu suatu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan wawancara langsung dengan responden dengan bantuan daftar pertanyaan untuk mengumpulkan data primer.1 4 Skor 2 4. Diukur dalam rupiah.Definisi Operasional Variabel 1.1 6 Skor 3 6. 2.Metode pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah : a.1 8 Skor 4 8.Interview. kualitas. E. Nolan. . prestise dan promosi.Harga (X1) Melihat tanggapan konsumen mengenai variabel harga harga helm merk GV yang ditetapkan dibandingkan dengan harga produk pesaingnya yang sejenis.Variabel bebas (X) : Harga. 2. dan lain-lain. Shoe. harga jual kembali.Selera (X2) Gambaran produk helm GV yang diinginkan konsumen dalam memberikan kesenangan dan kepuasan.Variabel penelitian Variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Diukur dalam rupiah. Untuk mengetahui hasil tanggapan responden terhadap variabel-veriabel penelitian maka digunakan data interval dengan skala 0-10.VAriabel terikat (Y) : Prilaku konsumen dalam pembelian helm merk GV di Fakultas Ekonomi UNLAM Banjarmasin.

Diukur berdasarkan tingkat kesenangan konsumen. 3. 6.Uji Validasi dan Rehabilitasi Instrumen Penelitian Uji validasi dan rehabilitasi yang dilakukan dalam penelitian ini dimaksudkan agar data yang diperoleh dengan cara penyetaraan quisioner valid dan reliable.Prestise (X5) Nilai kebanggaan yang dirasakan seseorang akibat penggunaan suatu produk.2Daya Tahan Penilaian konsumen terhadap usia operasional helm merk GV yang diharapkan dalam berbagai kondisi cuaca.Kualitas (X3) Melihat tanggapan konsumen mengenai kualitas helm merk GV. mempengaruhi. Instrumen dikatakan valid jika mampu mengukur apa yang diingikan dan mempu . membujuk konsumennya untuk membeli helm merk GV.3Penampilan Luar (Body) Penilaian konsumen terhadap penampilan luar helm merk GV dibandingkan dengan produksi pesaingnya. X6. luas jangkauan. X3.2Pemasaran produk purna pakai Penilaian konsumen terhadap tingkat kemudahan pemasaran dan penerimaan dari konsumen lainnya terhadap jal merk GV purna pakai.X2. Di ukur berdasarkan perlakuan. X3.2Hadiah Respon konsumen terhadap sikap simpatik pamasar pada saat membeli helm GV. DApat diukur dri frekuensi. X6. Ketiga indicator di atas diukur berdasarkan tingkat kesenangan dan kepuasan konsumen.2Warna Penilaian konsumen terhadap ragam pilihan warna yang ada pada helm merk GV. 4. 5. X6.1Tanggapan konsumen terhadap iklan helm merk GV yang disampaikan oleh pemasar. G.1Kenyamanan Penilaian konsumen pada saat menggunakan helm.Promosi (X6) Suatu bentuk komunikasi pemasaran seperti akivitas untuk menyebarkan informasi. Diukur berdasarkan tingkat kesenangan konsumen.1Harga jual kembali Penilaian konsumen terhadap harga dari helm merk GV. serta ukuran.Harga Jual Kembali (X4) Mengetahui tanggapan konsumenterhadap harg jual kembali serta kamudahan dalam memasarkan produk yang sudah dipakai. Diukur dalam rupiah X6. X2.

dimana fungsinya adalah : Y = a + b1 . jika terjadi kolerasi maka terdapat problem multikolonieritas. X4 + b5 .mengungkapkan data yang diteliti secara tepat.X2 + b3 . yaitu menguji terhadap kualitas item-itemnya. Dimana. Pengukur reliabilitas dilakukan dengan menggunakan koefisien Alpha Cronbach (a).5. Jika nilai VIF kurang dari sepuluh dapat .Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas dugunakan untuk mengetahui ada tidaknya kolerasi antara variabel independent. X6 + e Fungsi tersebut menerangkan hubungan antara dua variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). Uji validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validasi item.dimana rumus statistic yang digunakan adalah Linier Multiple Regression (regresi linier berganda). dapat dilihat dari Variabel Inflation (VIF) dari masing-masing variabel bebas terdapat variabel terikat. Uji reabilitas bertujuan untuk menguji sejauh mana alat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan. biasanya reliabilitas minimal 0. Tinggi rendahnya instrument menunjukkan sejauh mana data yang dikumpulkan tidak menyimpang dari gambaran variabel yang dimaksud ( Suharsimi Arikunto. H. X3 + b4 . X1 + b2 . dimana : Y : Prilaku konsumen A : Konstanta b1 s/d b7 : Koofesien Regresi X1 : Harga X2 : Selera X3 : Kualitas X4 : Harga Jual Kembali X5 : Prestise X6 : Promosi e : Faktor ganguan I. X5 + b6 . Yaitu dengan menghitung korelasi antara setiap item dengan skor total sebagai kriteria validilitasnya. Untuk mengetahui ada tidaknya multi kolonieritas antar variabel. 145 : 2002 ).Uji Asumsi Klasik a.Teknik Analisis Data Data yang terkumpul akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistic dengan menggunakan program SPSS.

Jakarta. bila nilai Sig atau signifikan lebih besar daripada 0. variabel independen.Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Menurut Singgih Santoso ( 2002 : 219 ) untuk mengetahui adanya autokorelasi digunakan uji Durbin Watson mendekati angka 2 berarti tidak ada autokorelasi. d.Blackwell. Untuk mengetahui ada tidaknya gejala heterosskedatisitas dalam penelitian ini menggunakan metode Sperman Rank Correlation. Analisis beberapa factor yang mempengaruhi keputusan dalam pembelian pada UD Microcom di Banjarmasin.2002. `mpipemjthse nhsek smghl hrhk nejbbh hlnep* Vmjekhehj ejqmsthse uhjb dekhl}lhj . Kotler. c. 2002 :208 ). Jakarta. atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Edisi 7.1994.Edisi Enam. Prilaku Konsumen (terjemahan). Philip.Manajemen Pemasaran (terjemahan). maka disebut omoskedastisitas. 1995). Fitriadi.2001.Binarupa Aksara. Prinsip Pemasaran (terjemahan).05 maka distribusi adalah normalitas (simetris). Untuk mengetahuinya digunakan uji Kolmongorov-Smirnov. DAFTAR PUSTAKA Stanton.Jakarta.Jilid Pertama.jilid 1.1996. Singgih. Enggel. jilid 1.Agus.Sripksi.Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mgnetahui apakah sebuah model regresi. menurut Singgih Santoso ( 2001 : 142 ) pedoman pengambilam keputusan dalam uji normalitas yaitu.PT. Pemasaran (terjemahan). Lamb.Mc Daniel. Dan jika varian berbeda disebut heteroskedasitas ( Santoso.Erlangga. Jakarta.dinyatakan tidak terjadi multikolonieritas ( Gujarati. Prenhallindo.Uji Autokorelasi Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui apakan dalam persamaan regrasi mengandung korelasi serial atau tidak diantara variabel penggangu. b.Miniard.Edisi Millenium. Arikunto.2003.Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastitas digunakan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidaksamaan varians dari residual suatu pengamatan kepengamatan yang lain.Edisi Bahasa Indonesia. Apabila hasil pengujian menunjukkan lebih dari = 5% maka tidak ada heteroskedasitas. William J. variabel dependen.Hair.Salemba empat.Jilid Pertama. Jika varian dari residual dari suatu pengamatan kepengamatan yang kain tetap.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful