You are on page 1of 5

LAPORAN KASUS BEDAH ANAK MEGACOLON KONGENITAL

Dosen Pembimbing : Dr. Edwin B, SpBA

Disusun Oleh : Arif Syaiful Haq G6A009038

BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

CM : : : : : : : : An. muntah (+) bila diberikan ASI. Riwayat minum obat-obatan selama hamil (-). Riwayat anak lahir dari seorang ibu G2P2A0 ditolong dokter di rumah sakit dengan caesar. Keluhan Utama : Tidak bisa buang air besar Riwayat Penyakit Sekarang : ± 2 hari orang tua pasien mengeluhkan anaknya tidak bisa buang air besar. Anak lahir langsung bisa 1 . Problem Aktif Megakolon Kongenital Tanggal 27 . M. perut kembung (-). BBL 3300 gram.2010 Problem Pasif Tanggal ANAMNESIS Alloanamnesis dengan ibu penderita dan catatan medis RSDK tanggal 4 Oktober 2010 pukul 12.LAPORAN KASUS BEDAH ANAK IDENTITAS PENDERITA Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Agama Suku Masuk RSDK NO. Adhie Wahyudi 4 bulan laki ± laki Pati Islam Jawa 26 September 2010 6427802 DAFTAR MASALAH No 1. perdarahan (-).9 .00 WIB.

PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaan fisik tanggal 4 Oktober 2010 pukul 12. cukup aktif. Skera ikterik (.menangis dan langsing menetek ASI. : stem fremitus kanan = kiri. : 40x/menit. Biaya pengobatan ditanggung oleh Jamkesmas. Kariadi Semarang Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada keluarga yang sakit seperti ini. 2 . Bibir kering (-) : T1-1. Riwayat Sosial Ekonomi : Ayah penderita bekerja sebagai pedagang. : 37. Anak baru bisa buang air besar pertama kali setelah berumur 15 hari./ -). dan baru bisa BAB setelah diberikan obat pencahar. Kariadi. statis./ -) : Bibir sianosis (-). setelah itu BAB menjadi tidak lancar setiap 1 bulan sekali.00WIB di bangsal A2 RS. dinamis. isi dan tegangan cukup./ -) : nafas cuping (. Dr. Kesan : sosial ekonomi kurang. Keadaan Umum : Sadar. perut kembung Tanda Vital : Nadi RR Suhu Kepala Mata Telinga Hidung Mulut Tenggorok Leher Thorax : 142x/menit. : discharge (./ -). UUB datar : konjungtiva palpebra anemis (-/ -). pembesaran nnll (-) : Paru : Inspeksi Palpasi : simetris. : deviasi trakhea (-). warna kehitaman seperti petis.20C (rektal) : Mesosefal. Faring hiperemis (-). discharge (. Anak kemudian dibawa ke RSUP Dr. ibu penderita tidak bekerja.

darah (-)./ Jantung : Inspeksi : ictus cordis tak tampak Palpasi : ictus cordis teraba di LMCS. : Hipertimpani. gambaran dan gerak usus (-) : Bising usus (+) normal. lendir (-). Abdomen : Inspeksi Auskultasi Perkusi Palpasi : Cembung. mukosa licin. Auskultasi : bunyi jantung I-II normal. nyeri tekan (-). bising (-).Perkusi : sonor semua lapangan paru. turgor cukup. Pekak alih (-). sirkumsisi (-). hepar dan lien tak teraba. massa (-) Feses (+). pekak sisi (+) normal. Auskultasi : suara dasar : vesikuler suara tambahan : Hantaran Ronki -/-/- Wheezing . 3 . fimosis (-). testis 2 buah Ekstremitas : Edema Akral dingin Sianosis Capillary refill superior -/-/-/<2´ inferior -/-/-/<2´ Rektal Toucher : Tonus spingter ani cukup. : Supel. hipospadi (-). Perkusi : Konfigurasi jantung dbn. venektasi (-). gallop (-). ampula rekti kolap. defans muskuler (-) Alat kelamin : laki-laki. Epispadi (-).

Sindroma sumbatan mekonium . Leukosit. tanda akut abdomen. BAB Ex : Menjelaskan kepada keluarga penderita tentang penyakit Menjelaskan pada orang tua bahwa 2 kali sehari dilakukan tindakan wash out untuk membersihkan kotoran dalam usus anak Menjelaskan kepada keluarga penderita bahwa diperlukan operasi untuk pengobatan penderita. tanda infeksi. ureum. DIAGNOSIS Megakolon Kongenital DD: .Sindroma kolon kiri kecil VI. balance cairan.V. trombosit. 4 . darah (Hb. creatinin). tanda vital. INITIAL PLAN Megakolon Kongenital Ip Dx :S :O : Colon in loop Tx : Washout 2 x sehari (pagi dan sore) Persiapan kolostomi Mx : Keadaan Umum.