TUGAS FILSAFAT HUKUM

“PASAL-PASAL DALAM UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA YANG BERKAITAN DENGAN PANCASILA”

OLEH :

DWI SANTOSO B1A008069

UNI VER SI TAS BENG KULU FAKULTAS HUKUM 2010

menetapkan standar pelayanan. bebas dari penindasan dan penghisapan. memelihara taman makam pahlawan dan makam pahlawan nasional. e. dan kesetiakawanan sosial. golongan dan masyarakat. dan perlindungan sosial sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. menyediakan akses penyelenggaraan kesejahteraan sosial. f. melestarikan nilai kepahlawanan. yaitu kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia di mana setiap Warganegara hidup layak. keluarga. k. g. registrasi. melaksanakan rehabilitasi sosial. jaminan sosial. keperintisan. d. m. mengembangkan jaringan kerja dan koordinasi lintas pelaku penyelenggaraan kesejahteraan sosial tingkat nasional dan internasional dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. melakukan pembinaan dan pengawasan serta pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan kesejahteraan sosial. merumuskan kebijakan dan program penyelenggaraan kesejahteraan sosial. bahwa perjuangan Bangsa Indonesia bertujuan untuk mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Tujuan yang dimaksud diatas hanya dapat dicapai sebaik-baiknya pertama-tama bila. dan sertifikasi pelayanan kesejahteraan sosial. pemberdayaan sosial. Analisis : Pasal ini berhubungan dengan Pancasila tepatnya pada sila ke 5 yang berbunyi “KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA” dimana dengan kalimat-kalimat yang sederhana tapi jelas Undang-Undang Dasar telah merumuskan. j. dan n. l. masyarakat dan Negara telah berada dalam taraf kesejahteraan sosial yang menyeluruh dan merata. h. meningkatkan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di bidang kesejahteraan sosial. memberikan bantuan sosial sebagai stimulan kepada masyarakat yang menyelenggarakan kesejahteraan sosial. mendorong dan memfasilitasi masyarakat serta dunia usaha dalam melaksanakan tanggung jawab sosialnya. i. akreditasi. menyelenggarakan pendidikan dan penelitian kesejahteraan sosial. Karena hal ini tidak mungkin dicapai oleh Pemerintah sendiri . bebas dari kehinaan dan kemiskinan. melaksanakan analisis dan audit dampak sosial terhadap kebijakan dan aktivitas pembangunan. c. mengalokasikan anggaran untuk penyelenggaraan kesejahteraan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. bebas menggerakkan secara konstruktif aktivitas-aktivitas sosial untuk mempertinggi kesejahteraan orang-seorang. b.UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2009 TENTANG KESEJAHTERAAN SOSIAL Pasal 25 Tanggung jawab Pemerintah dalam menyelenggarakan kesejahteraan sosial meliputi: a.

Perkembangan perikehidupan sosial yang sehat akan tumbuh dari masyarakat itu sendiri. pada pihak Pemerintah tanggungjawabnya dibebankan pertama-tama dan terutama kepada Departemen yang diserahi tugas urusan kesejahteraan sosial. maka usaha-usaha kesejahteraan sosial harus dilaksanakan oleh Pemerintah dan oleh seluruh masyarakat secara bersama-sama atas dasar kekeluargaan. sehingga rakyat akan lebih mampu dan bersedia untuk aktif ikut serta dalam usaha-usaha pembangunan Nasional. maka penyelenggaraan usaha-usaha ini dilakukan baik oleh Pemerintah maupun oleh masyarakat. mengalami kehilangan kemampuan melaksanakan peranan sosialnya (disfungsi sosial). Usaha-usaha kesejahteraan sosial itu mewujudkan sarana-sarana utama untuk secara langsung dapat memperbaiki syarat-syarat kehidupan dan penghidupan rakyat.atau oleh masyarakat sendiri. memerlukan bantuan untuk membangun dirinya sendiri kembali sebagai manusia yang berguna dalam masyarakat Pancasila. manusia dalam kehidupan masyarakat. sebaliknya Pemerintah wajib memberikan pengarahannya serta menetapkan garis-garis kebijaksanaan yang diperlukan untuk mencapai sasaran-sasaran yang dituju. tanpa adanya paksaan dari luar. . Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan usaha-usaha kesejahteraan sosial mempunyai ruang lingkup yang khusus tertuju kepada manusia sebagai perseorangan. yang karena faktor-faktor dalam dirinya sendiri atau faktor-faktor dari luar. Dengan bekerja sama dan tanpa mengurangi tugas-tugas organ-organ Pemerintah lainnya dalam lapangan kesejahteraan sosial.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful