PENGARUH SIKAP ORANG TUA DALAM MENDIDIK ANAK TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I DI SMK AL – HIDAYAH I JAKARTA

SELATAN

SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

OLEH : NAMA NIM JURUSAN PROGRAM STUDI : : : : ACHMAD SOFYAN 06101170393 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) PDU/ Administrasi Perkantoran

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN & ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PURNAMA JAKARTA 2008

ABSTRA K

ACHMAD SOFYAN. Pengaruh Sikap Orang Tua Mendidik Anak Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas I SMK Al-Hidayah I Jakarta. Skripsi. Jakarta : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PURNAMA Jakarta, 2008.

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data yang sahih ( valid ), benar dan dapat dipercaya untuk membuktikan apakah Adakah Pengaruh Sikap Orang Tua Mendidik Anak Terhadap Prestasi belajar siswa Kelas I SMK Al-Hidayah I di Jakarta. Data diperoleh dengan angket, studi dokumen dan wawancara dari sample sebanyak 44 orang siswa di SMK Al– Hidayah I Jakarta, yang diambil secara acak/random. Data dianalisis menggunakan Rumus Pearson Product Moment menghasilkan r sebanyak 0,9 yang lebih besar dari r table sebesar 0,304 pada df 42 dengan taraf signifikan 0,05. Sedangkan dengan uji t diperoleh t hitung sebesar 15,1 yang jauh lebih besar dari r table 2,021 pada df 42 dengan taraf signifikan 0,05. Dengan demikian baik dengan rumus Korelasi Product Moment maupun uji t, Ho yang berbunyi : “Tidak ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar siswa” ditolak. Dengan demikian, Ha diterima. Jadi “Ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar siswa”. Penelitian menghasilkan pokok-pokok kesimpulan antara lain : Ada pengaruh yang signifikan dan positif serta berkadar sangat kuat sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar sisiwa kelas I SMK Al- Hidayah I Jakarta.

PERSETUJUAN UJIAN

Skripsi ini disusun oleh Nama Mahasiswa NPM Jurusan Program Studi

: : ACHMAD SOFYAN : 06101170393 : Ilmu Pengetahuan Sosial : Pendidikan Dunia Usaha / Administrasi Perkantoran

Judul Skripsi

: Pengaruh Sikap Orang Tua Dalam Mendidik Anak Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas I Di SMK Al-Hidayah I Jakarta.

Telah diperiksa dan disetujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Purnama Jakarta.

Mengetahui Koordinator Perkuliahan

Jakarta, Oktober 2008 Pembimbing Skripsi

Drs. Edy Sutikno. MM

Dra. Cahyaningsih

yang pada kesempatan ini tidak mungkin penulis sebut satu persatu.M. selaku Dosen Pembimbing 4. Seluruh Pihak-pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang telah memberikan bantuan maupun perhatiannya. Oleh karena itu sepantasnyalah penulis menyampaikan terima kasih kepada : 1. Seluruh rekan-rekan mahasiswa STKIP Purnama 7. H. selaku Koordinator Perkuliahan 3. Gatot Suradji. Penulis skripsi ini dimaksudkan sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan gelar sarjana pendidikan pada Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( STKIP ) Purnama Jakarta. Cahyaningsih.KATA PENGANTAR Alhamdulillah segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. selaku Ketua STKIP Purnama Jakarta 2. Dra. DR. Drs.. Edy Sutikno. . Bapak / Ibu Dosen STKIP Purnama pada umumnya.Sc. dan Bapak / Ibu dosen dilokasi perkuliahan 5.. ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktu yang diharapkan. Dalam penulisan skripsi ini.Hidayah I Jakarta. MM. karena rahmat dan hidayahnya skripsi dengan judul : Pengaruh Sikap Orang Tua Dalam Mendidik Anak Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas I di SMK Al. Kepala SMK Al – Hidayah I yang telah memberikan izin untuk melaksanakan penelitian 6. banyak pihak yang telah membantu penulis.

Jakarta Oktober2008 PENULIS . Akhir kata. penulis mengharapkan kiranya skripsi ini dapat bermanfaat bagi yang membacanya. Oleh karena itu segala saran maupun kritik yang sifatnya membangun akan diterima dengan segala hati.Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak luput dari ketidaksempurnaan.

ix BAB I PENDAHULUAN A.. Pembentukan Sikap Sosial ………………………………… 9 3.. Perumusan Masalah ……………………………………………… 4 E. 12 B... Kerangka Konseptual …………………………………………… 14 C.. Tujuan Penelitian ………………………………………………… 4 F.. Pengertian Sikap …………………………………………. Latar Belakang Masalah …………………………………………. iv vi DAFTAR TABEL ………………………………………………………. Pembatasan Masalah ……………………………………………. 4 D. KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. Tugas dan Fungsi Orang Tua Dalam Mendidik Anak …. Manfaat Penelitian …………………………………………….. 1 B. 7 2. Identifikasi Masalah ……………………………………………… 3 C. viii DAFTAR LAMPIRAN …………………………………………………. 5 BAB II LANDASAN TEORITIK. Peran Orang Tua Dalam Mendidik Anak………………… 11 4. i PERSETUJUAN UJIAN ………………………………………………… ii LEMBAR PENGESAHAN ……………………………………………… iii KATA PENGANTAR …………………………………………………… DAFTAR ISI ……………………………………………………………. Hipotesis Penelitian ……………………………………………. Sistematika Penulisan …………………………………………….DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK ………………………………………………………………. 7 1. Landasan Teoritik ………………………………………………. 5 G. 14 ..

Pengujian Hipotesis ………………………………………………. 17 C. PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN A. 26 BAB IV ANALISIS DATA. Analisis Korelasi Variabel X dengan Variabel Y…………………... Populasi Dan Sampel ……………………………………………. Saran–saran …………………………………………………………. 18 D.. Data Uji Validitas dan Realibitas Angket ………………………… 27 B. Keterbatasan Penelitian …………………………………………. Metode Penelitian ………………………………………………..…………………………………………… 23 F. 29 D. Tekhnik Pengumpulan Data …..BAB III METODOLOGI PENELITIAN A... 33 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN – LAMPIRAN RIWAYAT HIDUP . Tempat dan Waktu Penelitian …………………………………… 16 B. 28 C.…………………………………… 20 E.. 32 B. Teknik Analisis Data . 29 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A.. Pembahasan ………………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………………….

25 Tabel 4 Angket Pertanyaan ……………..…. 20 Tabel 3 Interpretasi r ………………………………………………. 51 Tabel 11 Tabel Nilai-nilai r Product Moment……………………... 44 Tabel 7 Tabulasi Data Hasil Angket Variabel X…………………….... .…….54 Tabel 12 Nilai-nilai Distribusi t……………..….17 Tabel 2 Kisi – kisi Angket ………………………………………. 48 Tabel 9 Analisis Korelasi Variabel X dengan Variabel Y……….……. 43 Tabel 6 Perhitungan Korelasi Uji Realibitas Angket……………….. 46 Tabel 8 Data Prestasi Belajar Siswa ……. ………………………….…….……………………………. 55 .…………………………….DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1 Rincian Kegiatan Penelitian………………………………...….. 39 Tabel 5 Tabulasi Data Uji Realibitas Angket ………………………….…………………………..…….. 49 Tabel 10 Analisis Data……….…..

. 39 43 44 Tabulasi Data Hasil Angket Variabel X…………………. Perhitungan Korelasi Uji Realibitas Angket…..……. 48 Analisis Korelasi Variabel X dengan Variabel Y………. 49 Analisis Data………... .………. 51 54 55 56 Lampiran 10 Tabel Nilai-nilai r Product Moment…………………….……………………………. Lampiran 12 Daftar Riwayat Hidup…………………………………. Lampiran 11 Nilai-nilai Distribusi t………………………………..………………..DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8 Lampiran 9 Surat Keterangan Penelitian Kampus…………………… 37 Surat Keterangan SMK ………………………………… 38 Angket Pertanyaan …….. Tabulasi Data Uji Realibitas Angket ….. …………………………….…. 46 Data Prestasi Belajar Siswa…………………………….

BAB I PENDAHULUAN A. Anak yang sedang memperoleh pendidikan SMK yang rata . tidak mandiri dan kurang memiliki rasa tanggung jawab. Orang tua yang selalu memaksakan kekerasan. antara lain sikap orang tua yang terlalu melindungi (over protective). melawan atas tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan . sedang dalam masa puberitas. Anak menjadi sangat tergantung. kehendaknya kebanyakan dengan justru mengakibatkan kegagalan pada diri anak. Sebaliknya.rata usianya berkisar antara 16 -18 tahun. Sikap rang tua dalam mendidik anak harus mengikuti irama perkembangan anak yang didasarkan atas usia. Bermacam – macam corak kehidupan dalam keluaraga sejalan dengan beragamnya bentuk pendidikan dalam keluarga tersebut. Latar Belakang Masalah Keluarga sebagai lembaga pendidikan pertama dan utama bagi perkembangan anak. keinginan untuk menentang. karena orang tua adalah orang yang pertama dekat dengan anak sejak lahir. orang tua yang selalu melindungi pun akan menimbulakan dampak yang kurang baik pada diri anak. Masa puberitas pada anak merupakan masa yang harus disikapi oleh setiap orang tua dengan bijak karena pada masa tersebut.

4. Anak akan selalu bersemangat untuk belajar. Anak akan merasa nyaman untuk lebih terbuka menyampaikan masalahnya. Anak akan selalu berusaha meningkatkan prestasinya. baik di rumah maupun di sekolah. sekalipun ia belum memahami apa maksudnya. . pemahaman. Apabila hal tersebut diatas terlaksana dengan baik. membuat anak merasa dirinya dipercaya. dihargai. Tidak tertekan dan memiliki rasa aman dan nyaman.keinginanya akan timbul dan tidak jarang menyebabkan anak menjadi tidak betah dirumah. dilingkungan ia bermain dan dimasyarakat. Hal tersebut akan mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin diri sehingga dapat mengatasi rasa segan. khususnya belajar. rasa malas untuk melakukan tugasnya. Kebiasaan-kebiasaan tersebut akan dibawanya keluar rumah dimana ia bergaul seperti disekolah. ingin melarikan diri dari rumah. 3. apa tujuannya. tidak belebihan dalam memberi perhatian. Jadi jelas bahwa orang tua/ keluargalah yang membentuk kepribadian dan menanamkan kebiasaan-kebiasaan serta keteladanan pada anak. maupun penerapan aturan-aturan. Anak menerimanya dengan peniruan. Anak akan merasakan adanya dorongan dalam belajar. 2. Sikap orang tua yang wajar. maka hamper dapat dipastikan bahwa : 1.

Seberapa besar kadar pengaruh sikap orang tua dalam mendidik anak dengan prestasi belajar siswa? e. sebab banyak faktor yang mempengaruhinya. kemampuan. Dengan alasan tersebut diatas itulah maka penulis memilih judul tersebut unutuk dikembangkan melalui penelitian yang sistematis. Adakah Pengaruh Sikap Orang Tua Dalam Mendidik Anak Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas I SMK AlHidayah I Jakarta. seperti bakat. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan di atas. B. Walaupun keberhasilan belajar tidk hanya ditentukan oleh sikap orang tua saja. Yang menjadi pertnyaan bagi peneliti. lingkungan serta komitmen dari para guru yang mengajar itu sendiri. latihan. maka dapatlah diidentifikasi beberapa masalah yaitu sebagai berikut: a.Kemungkinan-kemungkinan tersebut terutama yang terakhir perlu dibuktikan kebenarannya melalui penelitian. Hambatan-hambatan apa yang dihadapi orang tua siswa dalam mendidik anak dan bagaimana cara mengatasinya ? . Bagaimanakah sikap orang tua dalam mendidik anak? b. minat. Adakah pengaruh sikap orang tua dalam mendidik anak dengan prestasi belajar siswa? d. logis dan ilmiah. Bagaimanakah keadaan prestasi belajar siswa? c.

C. Bagaimana sikap orang tua dalam mendidik anak khususnya yang berkaitan dengan bimbingan terhadap anak dalam belajar di rumah. masalah penelitian dibatasi pada : a. Adakah pengaruh atau bimbingan orang tua terhadap anak dalam belajar dirumah terhadap nilai raport? b. Adakah hambatan-hambatan dalam memberikan bimbingan belajar di rumah? E. Untuk memperoleh bukti ada/ tidaknya pengaruh atau hubungan bimbingan orang tua terhadap anak belajar dirumah terhadap nilai raport? b. Adakah pengaruh bimbingan orang tua terhadap anak dalam belajar di rumah terhadap prestasi belajar anak? D. Untuk memperoleh informasi tentang ada/tidaknya hambatan dalam membimbing anak dalam bidang akademik? . perumusan masalah yang dapat di kemukakan: a. b. Pembatasan Masalah Dengan mengacu kepada identifikasi masalah tersebut. Tujuan Penelitian Penelitian ini diarahkan untuk mencapai tujuan sebagai berikut : a. Perumusan Masalah Mengkaji pada pembatasan masalah diatas.

Hasil penelitian ini berguna untuk memenuhi tugas dan persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan. .c. Sistematika Penulisan Untuk dapat memberikan gambaran mengenai penelitian ini dapat disusun sistematika penulisan sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN berisi tentang Latar Belakang Masalah. G. Bagi STKIP Purnama kiranya ini ada manfaatnya untuk menambah koleksi hasil penelitian dan sekaligus memberikan kontribusi bagi pengembangan akademik. Guna memenuhi syarat terakhir untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di STKIP Purnama Jakarta F. Rumusan Masalah. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti sendiri guna meningkatkan profesionalisme di bidang penelitian c. Kerangka Berpikir dan Perumusan Hipotesis dan Sistematika Penulisan. Identifikasi masalah. b. Pembatasan Masalah. Tujuan dan Manfaat Penelitian. penulis berharap penelitian ini mempunyai banyak kegunaan yang di peroleh antara lain: a. Manfaat Penelitian Dengan penelitian yang telah dilakukan.

pengujian persyaratan statistic. KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN Bab ini menguraikan deskripsi teoritik.BAB II LANDASAN TEORITIK. populasi dan sample. BAB IV ANALISIS DATA. teknik pengumpulan data. pengujian hipotesis dan interpretasi hasil penelitian BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini berisi kesimpulan dari seluruh uarian dari bab terdahulu dan saran yang bisa menunjang peningkatan dari permasalahan yang dilakukan penelitian. instrument penelitian dan teknis analisa data. metode penelitian. kerangka konseptual dan hipotesis penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini menguraikan tentang tempat dan waktu penelitian. PEMBAHASAN DAN HASIL PENELITIAN Bab ini menguraikan tentang deskripsi teoritik. .

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN A. sedang efek negatifnya adalah sebaliknya. Dengan demikian maka obyek-obyek dari efektif individu. yaitu dengan sikap menolak. seseorang itu dan baik dapat dapat positif menimbulkan berbagai tanggapan menimbulkan perbedaan. Pengertian Sikap Masalah sikap akan kita dapati adanya bermacam-macam pendapat. Sedangkan New Comb mengemukakan bahwa dipandang dari segi kognitif. dapat dipandang sebagai suatu tingkatan efek. Tingkatan maupun negative didalam menanggapi suatu obyek-obyek psikologi seseorang dapat mempunyai tingkatan tertentu mengenai efek tersebut. Untuk memperoleh gambaran mengenai sikap.BAB II LANDASAN TEORITIK.obyek psikologi. Teori dan Konsep Tentang Sikap Orang Tua 1. pada bagian terdahulu penulis telah memberikan gambaran mengenai sikap dari pendapat beberapa ahli psikologi. suatu sikap yaitu tingkah laku yang mewakili pengetahuan . didalam hal ini akan timbul sejauh berhubungan dengan obyek tersebut yang perhatianserta kepentingan seseorang terhadap masalah atau obyek yang dihadapi. baik bersifat positif maupun negative dalam hubungannya dengan obyek. efek positif atau efek senang.

Jadi attitude diartikan sebagai sikap dan kesediaan beraksi terhadap suatu hal atau obyek.” 2 Berdasarkan pendapat diatas terlihat adanya hubungan yang erat antara sikap dengan tindakan. Hal. Menurut Krech 1 2 Ibid. PT.80 .” 1 Pendapat tersebut menghubungkan antara sikap mdengan kognitif. Gerungan. Dari titik pandang secara motivasi suatu sikap mewakili pernyataan yang siap untuk penigkatan motivasi. Hal 25 W. Akan tetapi apabila seseorang memiliki sikap tertentu maka segala sesuatunya yang menyangkut masalah atau kejadian tersebut akan merupakan motif yang dapat menimbulkan tingkah laku perbuatan tertentu dari seseorang tersebut.A Gerungan sebagai berikut: Pengertian attitude dapat kita artikan dengan kala sikap terhadap obyek tertentu. Hubungan sikap dengan motif juga dikemukakan oleh W. yang dapat merupakan sikap pandangan atau perasaan. ( Bandung. sikap merupakan suatu keadaan yang memungkinkan timbulnya suatu tingkah laku.Psikologi Sosial. Eresco. Jadi apabila seseorang tidak mempunyai suatu sikap tertentu terhadap suatu kejadian atau masalah yang ada di luar dirinya.A. atau motif yang mendorong seseeorang untuk bertindak sesuai dengan sikap yang ada padanya.tingkatan kognitif. maka orang tersebut tidak bergerak motifnya untuk suatu tindakan / perbuatan. Sikap merupakan kesiapan atau keadaan siap untuk timbulnya motif. 1986 ).

didalam hubungannya dengan orang lain atau obyek-obyek lain. jelas betapa pentingnya sikap dalam kehidupan sehari-hari atau dalam situasi sosial. Pendapat keadaaan dalam tersebut diri memandang yang sikap adalah merupakan proses dengan manusia dan berhubungan dalam dengan motif. dan sikap setiap individu akan mewarnai atau memberikan corak tertentu dari invidu sendiri.emosi.dan Crustfield sikap diartikan sebagai kelanjutan dari pengaturan motivasi. Dengan demikian sikap merupakan tenaga pendorong atau motif seseorang untuk timbulnya suatu perbuatan atau tindakan. Pembentukan sikap sosial Faktor pengalaman individu sangat menetukan terbentuknya sikap dari individu tersebut karena sikap terbentuk tidak dengan sendirinya melainkan obyek berlansung dalam situasi interaksi manusia dengan . 2. Dari pendapat itu dapat kita kemukakan bahwa sikap itu adalah keadaan dalam diri bertindak dengan manusia yang menggerakanya menanggapi untuk obyek Disini perasaan tertentu didalam tertentu dan terbentuk atas dasar pengalaman-pengalaman. Munculnya sikap dalam situasi dan nilai bagi seseorang sifatnya subyektif dan berdasarkan obyek yang dihadapi sama. persepsi dan proses kognitif. persepsi kognisi hubungannya beberapa aspek. emosional. Dengan demikian dapat dikatakan betapa pentingnya sukap dalam kehidupan sehari-hari atau dalam situasi sosial.

Menurut W. faktor luar atau ekstern yaitu hal-hal atau keadaan diluar individu yang merupakan rangsangan atau stimulus untuk membentuk sikap.tertentu. Oleh karena itu faktor individu justru sebagai penentu apakah sesuatu dari luar dapat diterima atau tidak. Dalam pembentukan dan perubaha sikap selain faktor intern. faktor : individu menanggapi dunia luar bersifat selektif. Namun demikian pengaruh luar itu sendiri cukup meyakinkan untukdapat menimbulkan atau membentuk sikap tersebut. norma-norma skap yang telah ada memegang peranan penting dalam menentukan apakah sesuatu dari luar itu bias diterima atau tidak. Sherif. Menurut M. misalnya perhatian. faktor eksternal pun sama pentingnya. faktor ekstern pada garis besarnya sikap dapat dibentuk atau diubah yaitu : . tetapi individu mengadakan seleksi. mana saja akan diterima dan mana yang akan ditolak.A Gerungan bahwa : “Dalam pembentukan dan dan perubahan attitude itu terdapat faktor-faktor intern dan faktor ekstern pribadi intern yaitu individu yang memegang peranannya”. cara-cara yang digunakan individu dalam mengadakan tanggapan terhadap suatu obyek. sekalipun faktor pengalaman sebagai faktor terpenting. Hal ini akan menentukan apakah sesuatu yang datang dari luar atau obyek itu dapat diterima atau tidak. Hal ini berhubungan erat dengan bahan apersepsi yang ada pada individu sendiri. Faktor individu sendiri turut menentukan terbentuknya sikap. apa yang diterima tidak semua begitu saja akan diterimanya.

peranan orang tua semakin jelas dan penting terutama dalam penanaman sikap dan nilai atau norma norma hidup bertetangga dan bermasyarakat. Psikolog Praktis Anak. Singgih D. 1995 ). Hal. PT. 83 . Masing-masing pribadi diharapkan tahu peranannya didalam keluarganya dan memerankan dengan baik agar keluarga menjadi wadah yang memungkinan perkembangan secara wajar”. Sebagaimana dijelaskan oleh Singgih D.1. ayah menjadi model teladan untuk pesannya kelak menjadi 3. Gunarsa sebagi berikut : “Hubungan antar pribadi dalam keluarga sangat dipengaruhi oleh orang tua (ayah dan ibu) dalam pandangan dan arah pendidikan yang akan mewujudkan suasana keluarga. Hal. 2. Dalam interaksi kelompok. 33 4. pengembangan bakat dan minat srta pembinaan bakat dan kepribadian. Gunarsa. BPK Gunung Mulia. Peran ayah dalam mendidik anak Ayah dalam keluarga sangat penting terutama bagi ank lakilaki. disana terdapat hubungan timbale balik yang langsung antara manusia. Peran orang tua dalam mendidik anak Dalam rangka pelaksanaan pendidikan nasional. 4 Peranan ayah dan ibu dalam mendidik anak dijelaskan sebagai berikut: a. Ibid. ( Jakarta. Karena komunikasi hubungan dimana terdapat pengaruh-pengaruh 3 atau langsung darisalah satu pihak”. Remaja dan Keluarga. 3.

Peran ibu dalam mendidik anak Ibu berperan dalam mendidik dan mengembangkan kepribadian anak serta membentuk sikap anak. Dalam memberi tugas ayah perlu mengetahui kemampuan anak untuk menyelesaikannya. bagi perempuan sebagai pelindung atau tokoh yang tegas bijaksanan. Seorang ibu perlu memberi contoh teladan jawab yang dapat pada diterima usia dan dini. .dewasa. menanamkan rasa tanggung anak sebaiknya sudah mengenal adanya peraturan-peraturan. pergaulan ibujuga harus memberikan rangsangan sosial dengan pendekatan dan percakapan. sehingga mencegah timbulnya keributan dalam keluarga. Jadi jelaslah orang tua mempunyai peranan penting dalam tugas dan tanggung jawabnya yang besar terhadap semua anggota keluarga yaitu lebih bersifat pembentukan watak dan budi pekerti. anak akan belajar giat bila merasa nyaman. memelihara dan mendidik anak . ayah kadang menjadi wasit dalam memelihara Peran suasana keluarga. dengan sikapnya yang tegas dan penuh wibawa menanamkan pada anak-anak patuh terhadap peraturan dan disiplin. Adanya disiplin dalam keluarga akan memudahkan dimasyarakat kelak. Setelah masuk sekolah ibu harus dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak senang belajar dirumah. b. Peran ibu sebagai istri memantapkan pengertian dan partisipasi suami dalam tugas merawat. mengasihi keluarga.

Orang tua sudah selayaknya sebagai panutan atau model yang selalu ditiru dan dicontoh anaknya. Tugas dan fungsi orang tua dalam mendidik anak Tugas dan fungsi orang tua secara alamiah dan kodratnya harus melindungi dan menghidupi serta mendidik anaknya agar dapat hidup dengan layak dan mandiri setelah menjadi dewasa.latihan keterampilan dan ketentuan rumah tangga. Oleh karena itu tidak cukup hanya memberi makan minum dan pakaian saja kepada anak-anakya saja tetapi harus berusaha agar anaknya menjadi baik. Tugas dan tanggung jawab tersebut tidaklah mudah terutama dalam mendidik anak. pandai dan berguna bagi kehidupannya dimasyarakat kelak. Minimnya pendidikan kepribadian. khususnya para pelajar yang diharapkan untuk menjadi generasi penerus bangsa yang sangat potensial dan produktif. H. Tanggung jawab pendidikan yang perlu disadarkan dan dibina oleh kedua orang tua terhadap anak. dan sejenisnya. mental dan perhatian orang tua akibatnya dapat terbawa arus halhal negative seperti penyalah gunaan obat-obat terlarang yang saat ini sedang berkembang dikota besar bahkan sampai kekampung-kampung yang akinbatnya akan merusak mental dan masa depan anak. Fuad Hasan mengungkapkan sebagai berikut : . 4. Orang tua dituntut mengembangkan potensi yang dimiliki anaknya agar secara jasmani dan rohani dapat berkembang dengan selaras dan seimbang secara maksimal.

Keadaan kondusif dalam keluarga setidaknya berdampak positif terhadap prestasi belajar anak.1. Fuad Ihsan . baik secara jasmaniah maupun rohaniah dari berbagai penyakit 5 atau bahaya lingkungan yang dapat membahayakan dirinya”. karena akan memerlukan makan. Memelihara dan membesarkanya . 2. Berdasarkan perumusan dan pembatasan masalah. B. ( Jakarta. PT. maka dapat dikembangkan kerangka berpikir. faktor lain pendukung yang sangat penting adalah sikap orang tua dalam mendidik anak khususnya dalam bimbingan belajar dirumah. Kerangka Konseptual Keberhasilan siswa dalam belajar yang di tandai oleh prestasi belajar yang dicapainya tidak hanya dipengaruhi oleh proses pendidikan yang dilakukan oleh pihak sekolah. Tanggung jawab ini merupakan dorongan alami yang dilaksanakan. Minum dan perawatan agar ia dapat hidup secara berkelanjutan. Dasar-dasar Kependidikan. Rineka Cipta ) Hal. Dimana sikap orang tua sangat berpengaruh dapat dikatakan bahwa sikap orang tua turut menentukan prestasi belajar siswa. terhadap prestasi belajar siswa. Dengan demikian 5. 52 . Melindungi dan menjamin kesehatannya.

Hipotesis Penelitian Berdasarkan kerangka berpikir tersebut. Ho : “Tidak ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar”. orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar”. hipotesis yang dapat diajukan: Ha : “Terdapat pengaruh yang signifikan sikap.C. .

karakteristik memperoleh data sekolah ini dan dengan mudah yang dibutuhkan sebab sumber data sangat mudah dihubungi. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian ini menentukan tempat di SMK Al-Hidayah I Jakarta Selatan. dengan rincian: . penulis sebagai penanggung jawab atau kepala sekolah dari sekolah ini sehingga penulis memahami dengan baik karakteristik.BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. terhitung dari bulan Juli 2008 sampai dengan bulan September 2008. Di samping itu. Hal ini menjamin terwujudnya efektivitas dan efisien dalam penelitian. 2. Waktu Penelitian ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan. Tempat ini dipilih dengan pertimbangan bahwa sekolah ini cukup berkualitas dan dikenal oleh masyarakat sehingga layak untuk diteliti.

bimbingan dalam belajar di rumah. kesempatan. Metode Penelitian Yang dimaksud variabel adalah “segala sesuatu yang akan menjadi obyek pengamatan penelitian” . Suryabrata. PT.Tabel. 72 . Raja Grafindo Persada. dan pembangkitan motivasi/ 6 6 peraturan (disiplin. hlm. pemberian.Studi Pendahuluan Penyusun Istrumen Uji Coba Instrumen Pengumpulan Data Analisis Data Penyusunan Rancangan Skripsi Penyusunan Skripsi dan Konsultasi dengan Dosen Pembimbing Penyempurnaan skripsi per bab Keterangan B.Pengajuan Judul . (Jakarta. Yang dimaksud dengan sikap orang tua adalah mendidik anak pada penelitian ini adalah segala upaya sadar dari orang tua yang dapat diambil dalam mendidik anak mencakup penelitian hubungan dalam keluarga. 1 Bulan Juli 2008 Minggu 1 dan 2 3 dan 4 Agustus 2008 1 2 3 dan 4 September 2008 1 2 3-4 Kegiatan Persiapan . Sumadi. penetapan penanaman rasa percaya diri. 1993). Metodologi Penelitian . Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yakni variabel bebas yang diberi kode X yakni Sikap Orang Tua dalam mendidik anak dan variabel terikat yang diberi kode Y yakni Prestasi Belajar Siswa.

hlm. Metode Penelitian Bisnis.dorongan). 8 Penarikan variabel dapat dipilih tehnik yang sesuai bergantung pada karakteristik populasi dan tujuan penelitian berkaitan dengan penelitian ini berturut-turut disajikan populasi dan variabel. Hubungan antar variabel diartikan sebagai hubungan searah yakni variabel X yang mempengaruhi variabel Y atau sikap orang tua dalam mendidik anak berhubungan searah atau mempengaruhi prestasi belajar. (Bandung. 1999). 73 . 72 Ibid. Populasi dan Sampel Yang dimaksud dengan populasi adalah : “Obyek/ Subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya” . Oleh karena itu. 1. Alfabeta Bandung. sifat bimbingan ini dapat digambarkan pada diagram berikut: Variabel X Sikap Orang Tua dalam mendidik anak Variabel Y Prestasi Belajar Anak C. 7 Sedangkan variabel adalah “Bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut”. Populasi 7 8 Sugiyono. Sedangkan prestasi belajar diartikan sebagai hasil belajar yang dapat diamati pada angka raport dan dokumen lainnya. hlm.

hlm.44. Sampel Sampel penelitian ini ditentukan sebanyak 44 orang.100% dari jumlah populasi” . 9 Ibid. 41 . Sedangkan tehnik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah random sampling (sampel acak) dengan cara memberikan undian pada populasi berupa nomor urut 1 . Sampel acak digunakan dengan pertimbangan sifat populasi homogen atau dalam hal sejenis 9 ini kemampuan. 2. kelas dan tingkat umur. sesuai pendapat Issac dan Michael yang antara lain memberikan acuan “Dalam penentuan sampel dari populasi sejumlah 110 atau kurang dapat diambil sampel 90% .Sebagai populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas I SMK Al-Hidayah I Jakarta Selatan Tahun Pelajaran 2007/ 2008 sebanyak 48 orang siswa. Sampel uji coba instrumen diambil 10 siswa diluar sampel penelitian berasal dari siswa Kelas I SMK lain.

16. Tehnik Pengumpulan Data / Instrumen Penelitian Tehnik pengumpulan data adalah cara yang digunakan dalam pengumpulan data dengan menggunakan alat pengumpul data (instrumen penelitian). yakni: 1. 12. yang Agar sikap dalam angket tersebut representatif terhadap permasalahan yang diteliti maka angket tersebut didasarkan atas kisi-kisi yang diambil dari batasan operasional sikap orang tua dalam mendidik anak. Kurang Setuju (KS). dan berbentuk tertutup. 8 9. 7. 10. 17 18. 11. . Penyebaran Angket/ Quesioner: Angket berkaitan dengan ini digunakan orang untuk tua memperoleh mendidik data anak. 20 Adapun format atau bentuk angket berupa pernyataan berskala gradasi yakni: Sangat Setuju (SS). 6. 13. 3.D. Setuju (S). 2 No. Sangat Tidak Setuju (STS). 4 5. Item 1. 14 15. Adapun format kisi-kisi tersebut tergambar pada tabel berikut: Tabel. Tidak Setuju (TS). 18. 2. Urut 1 Variabel Sikap orang tua dalam mendidik anak Indikator Hubungan dalam keluarga Penetapan peraturan/ disiplin Pemberian kesempatan Penanaman rasa percaya diri Bimbingan dalam belajar Pembangkitan motivasi / dorongan No. Dalam penelitian ini dilaksanakan beberapa cara pengumpul data dan penggunaan instrumen yang tepat.

angket juga dikonsultasikan dengan subyek yang memiliki pengetahuan yang memadai dalam bidangnya (untuk penelitian ini dalam bidang pendidikan. dan STS diberi skor 1. S diberi skor 4. Usaha Nasional. 1992). Penelitian Dalam Penelitian. setuju. Dalam hal pemberian skor terhadap jawaban angket yang semuanya pernyataan positif agar siswa mudah mengisinya. TS diberi skor 2. Agar angket yang digunakan memenuhi persyaratan angket tersebut lebih dulu diuji validitas dan reabilitasnya. Selain itu. hlm. KS diberi skor 3. tidak setuju atau sangat tidak setuju terhadap setiap pernyataan” . 10 Donald Ary dkk. Angket yang penulis susun untuk gradasi yang ketiga diubah menjadi kurang setuju. pernyataan SS diberi skor 5. sebab tidak mempunyai pilihan kurang tepat digunakan salah satu gradasi untuk skor yang bertingkat. hasil angket ditabulasi dalam bentuk tabulasi data hasil angket. Untuk uji validitas dilakukan uji validitas isi yakni 10 membandingkan isi angket dengan seperangkat indicator yang ada dalam kisi-kisi angket. tidak mempunyai pilihan. Selain itu gradasi tidak mempunyai pilihan pada skala Likert memperoleh skor 0 yang dalam penelitian ini tidak digunakan (lihat lampiran 2). 266 .Hal tesebut sesuai dengan pendapat Likert yang menyatakan: “Subyek dapat memberikan respon/ menunjukkan apakah ia sangat setuju. (Surabaya.

Skor hasil kedua belahan dicari dengan rumus Korelasi Product Moment dan Speramen Brown. Hal ini sesuai dengan pendapat : “Untuk mengubah korelasi dua menjadi digunakan reliabilitas yang cocok untuk keseluruhan tes. bagian 1 untuk kelompok nomor ganjil dan bagian untuk kelompok nomor genap. diberi penjelasan secara gambling dan siswa sebagai responden juga bersifat homogen. maka digunakan rumus ramalah Spearman . 11 Data hasil angket kami anggap sudah memenuhi syarat normalitas dan homogenitasnya. Data dari dokumen ini adalah data prestasi belajar siswa. 3. 2. hlm. Dengan demikian uji normalitas dan homogentitas secara statistik. Wawancara Untuk melengkapi data hasil angket dan kajian dokumen digunakan wawancara untuk memantapkan data yang diperoleh disamping 11 Ibid. sebab cara pengisian angket diamati cermat.Sedangkan uji reliabilitas digunakan tehnik sipil half method yakni membelah instrumen menjadi dua yang seimbang. Data yang berupa nilai rapor bersifat resmi dan standar serta seragam sehingga tidak perlu diuji normalitas dan homogentitasnya.Brown”. 305 . Pengkajian Dokumen Dalam penelitian ini dokumen yang digunakan adalah rapor siswa sample yang akan dikaji angka rata-rata dari setiap siswa sampel.

E. rxy = rxy X Y XY ∑X ∑Y N 2 2 {n ( ∑ X = = = = = = = n ( ∑ XY ) −( ∑ X ) . ( ∑Y ) 2 ) −( ∑ X ) 2 }. subyek yang diwawanarai adalah guru Kelas I. Tehnik Analisa Data Data hasil uji coba instrumen (untuk uji reliabilitas) dan hasil penelitian untuk menguji korelasi antara variabel X (sikap orang tua dalam mendidik anak) dengan variabel Y (Prestasi Belajar Siswa) digunakan rumus korelasi Product Moment.{n ( ∑Y 2 ) −( ∑Y ) 2 } Angka Indeks Korelasi Product Moment Jumlah Skor X Jumlah Skor Y Jumlah Skor Perkalian X dengan Y Jumlah Skor yang dikuadratkan dalam sebaran X Jumlah Skor yang dikuadratkan dalam sebaran Y banyaknya sampel Untuk menganalisa data hasil uji instrumen guna mengetahui reliabilitasnya. Pengkajian Buku / Bahan Tulis Yang keduanya sebagai acuan untuk mengadakan studi lapangan (Filed Research).itu data hasil wawancara ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hasil pengujian hipotesis. 4. setelah ditentukan skor korelasi antara skor belahan .

. Analisis Korelasi Perason Product Moment Rumus yang digunakan seperti yang telah dipaparkan di atas. Analisis dengan uji t Guna memperoleh taraf signifikan yang lebih mantap digunakan uji t dengan rumus sebagai berikut t= r n −2 1 −r 2 12 menguji hipotesis penelitian berturut-turut Keterangan : thitung = Distribusi Student. kemudian dicari reliabilitasnya keseluruhan pernyataan dengan rumus Spearman Brow sebagai berikut: r 11 = 2r 12 12 1 + r 12 1 2 Dimana : r11 = Koefisien korelasi keseluruhan pernyataan (item) Koefisien korelasi antara kedua belahan 1½ ½ = Kemudian r11 dikonsultasikan ke table r (lihat lampiran 10) dengan taraf signifikan 0. Selanjutnya untuk dilaksanakan: 1. Hasil analisis ini berupa skor korelasi (rhitung) dibandingkan dengan table r pada df: n-2 untuk menguji taraf signifikansinya (lihat lampiran 10). 2.05 atau 0. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnism.pernyataan nomor ganjil dan nomor genap.2 12 Husin Umar. dengan kebebasan (dk) = n .01 pda df n-2.

hlm.00 Interpretasi Korelasi antara variabel X dan Variabel Y sangat lemah (dianggap tidak ada korelasi antara X dan Y) Korelasi antara variabel X dan variabel Y lemah atau rendah Korelasi antara variabel X dan variabel Y sedang atau cukup Korelasi antara variabel X dan variabel Y kuat atau tinggi Korelasi variabel X dan Y sangat kuat 13 2 Data yang diperoleh melalui wawancara dianalisis dengan tehnik non statistik berupa analisis logika induktif yakni mengambil kesimpulan dari data/ informasi yang khusus-khusus sehingga akan tergambar pada bagan. 1991).0.20 0.0.r n = = Koefisien Korelasi Jumlah Sampel kriteria pengujian : Terima H0 apabila thitung < ttabel Tolak Ho apabila thitung > ttabel Selanjutnya untuk mengetahui seberapa besar kontribusi variabel X terhadap variabel Y digunakan uji koefisien determinasi dengan rumus KD = r x 100%.20 . (Jakarta: Rajawali Press.0. Tabel 2 Interpretasi r Besarnya Nilai „r‟ 0.1.00 . 13 Anas Sudjono.40 0. Setelah itu menginterpretasikan rxy yang diperoleh dari perhitungan tersebut dengan melihat tabel berikut .40 .90 .70 .90 0. 180 . Pengantar Statistik Pendidikan.70 0.0.

keterbatasan penelitian yang membuat penyusunan dan penulisan skripsi ini jauh dari sempurna. . penulis dapat kemukakan keterbatasan yang dihadapi yaitu adanya keterbatasan mengenai tenaga.Khusus Khusus Khusus Khusus Kesimpulan Umum F. penulis menyadari adanya keterbatasan. waktu. biaya dan pengetahuan penulis. Keterbatasan lainnya adalah dalam hal metode pengumpulan data yaitu pembuatan angket yang sederhana dimana bentuk pertanyaan yang diberikan kepada responden dengan alternatif jawaban yang hampir sama.Hidayah I Jakarta Tahun Pelajaran 2007/ 2008. hasil penelitian ini belum tentu menggambarkan hal-hal yang ada di tempat lain (SMK dan kelas dan pada waktu yang berbeda). Oleh karena itu. Keterbatasan Penelitian Dalam penelitian skripsi ini. Selain itu keberlakuan penelitian ini terbatas pada Kelas I SMK Al.

Uji Validitas Angket Angket sebanyak 20 pernyataan dikaji validitasnya isinya dengan cara mencocokan butir-butir pernyataan dengan indicator yang terdapat pada kisi-kisi angket.7818 untuk n = 10 pada taraf signifikansi 5% (lihat lampiran 6). Hasil konsultasi dinyatakan angket memenuhi syarat validitas isi. .BAB IV Analisis Data A. Uji Reliabilitas Angket Pengujian reliabilitas angket digunakan tehnik belah dua (Split Half Technique). Oleh karena itu kedua syarat instrumen/ angket yakni validitas dan reliabilitas telah dipenuhi. Hasil uji reliabilitasnya terhadap 10 sampel diperoleh r11 (Korelasi Spearman Brown) sebesar 0.9 yang lebih besar4 dari table r Spearman 0. 2. Data Uji Validitas dan Reliabilitas Angket 1. Dengan demikian angket memenuhi syarat reliabilitas. Selanjutnya angket tersebut dikonsultasikan dengan dosen pembimbing yang kebetulan seorang Sarjana Ilmu Pendidikan lulusan tahun 1973 dari IKIP Yogyakarta.

304.05 atau 5%.1 yang lebih besar dari ttabel 2.9 > 0. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima.81.B.1 >2.021 pada df 42 dengan taraf signifikansi 0.005. sehingga 0. . Melalui Perhitungan KD (Koefisien Determinasi) Ditemukan KD sebesar 0.9 yang lebih besar dari rtabel 0. Analisis Korelasi Variabel X dengan Variabel Y (Sikap Orang Tua Dalam Mendidik Anak dengan Prestasi Belajar Siswa) 1.304 pada df 42 dengan taraf signifikansi 5% atau 0. 2. 3. Kadar Hubungan/ Pengaruh Variabel X terhadap Variabel Y yang berada pada 0.0210). 4.9 adalah sangat kuat atau sempurna. Hasil Analisis Korelasi Product Moment Dari analisis yang dilakukan (lihat lampiran 9) dihasilkan rhitung sebesar 0. Dengan demikian kontribusi variabel X terhadap variabel Y sebesar 81% dan 19% lainnya merupakan kontribusi faktor-faktor lain. sehingga thitung > ttabel (15. Hasil Analisis dengan Uji t Dari lampiran 9 juga diperoleh thitung sebesar 15.

Dengan demikian Ho yang berbunyi “tidak ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar siswa” ditolak. siswa yang memperoleh perhatian yang baik dari orang tuanya ternyata memiliki prestasi belajar yang memuaskan. Pembahasan Dari analisis yang telah disajikan di depan ditemukan ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar anak. D. Demikian pula dari analisis dengan uji t terbukti Ho ditolak dan Ha diterima. 2. Pengujian Hipotesis Dari hasil analisis Product Moment terbukti Ho ditolak dan Ha diterima. Dari pengalaman guru yang mengajar Kelas I. khususnya di Kelas I SMK Al-Hidayah I. Hal ini menunjukkan bahwa sikap yang positif pula terhadap prestasi belajar anak. Hasil pengujian hipotesis diperkuat oleh temuan dari wawancara terhadap guru Kelas I yang antara lain mengatakan: 1. Dan hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “ada pengaruh yang signifikan sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap presatasi belajar siswa” diterima. Dan sebaliknya bila .C. Orang tua sangat berperan dalam mendidik anak termasuk pendorong dan membiasakan anak untuk belajar dan menyediakan fasilitas belajar yang diperlukan di rumah.

Temuan ini sangat relevan dengan dasar teori yang menyatakan bahwa orang tua sangat berperan dalam mendidik anak dalam segala aspek perkembangan pribadi anak antara lain dalam hal sikap. Hal ini jelas menunjukkan kontribusi yang berat dari sikap orang tua terhadap prestasi belajar anak. cara belajar dan sebagainya. dan tentu saja cinta kasih dari kedua orang tuanya. Hal inipun lebih ditegaskan lagi oleh pendapat para ahli yang menyatakan bahwa orang tua berperan sebagai pendidik utama dan pertama. Temuan ini sangat berharga dan positif sebab bila orang tua tidak peduli terhadap anak di rumah. sebab pada . Apalagi anak usia SMK pada masa menjelang remaja. mereka sangat memerlukan perhatian. kedisiplinan. Pemberian predikat ini betapa pentingnya bagi anak-anak usia SMK. Dari penelitian juga ditemukan kadar hubungan/ pengaruh yang tinggi yakni 0. Temuan inipun menunjukkan bahwa orang tua benar-benar sebagai tokoh panutan bagi anak-anak nya. kebiasaan. Agar bangunan pribadi siswa benar-benar kokoh dan kuat Oleh karena itu. Hal ini kemudian akan menjadi berkurang bila anak-anak telah menginjak masa dewasa.sikap orang tua negatif dalam mendidik anak maka berpengaruh negatif pula terhadap prestasi belajar anak bersangkutan.9 yang mendekati +1. sikap yang positif dari orang tua dalam mendidik anak antara lain teladan-teladan yang ditunjukkan kepada anak sangat dibutuhkan Dan temuan juga diperoleh kontribusi sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar sebesar 81%. maka hal tersebut akan merugikan anak.

Prestasi belajar siswa yang secara signifikan dan positif dipengaruhi oleh sikap orang tua dalam mendidik anak kiranya dapat dijadikan motivasi atau dorongan bagi orang tua dalam mendidik anak. memberikan perhatian yang penuh. Upaya-upaya positif yang dapat dilakukan orang tua antara lain. menyediakan fasilitas belajar. menciptakan suasana keluarga yang harmonis dan hangat serta sejuk dan memberikan contoh-contoh / teladan yang baik bagi mereka. .masa remaja dia lebih dekat dan bangga terhadap teman sebayanya atau teman kelompoknya. melakukan komunikasi yang efektif dan penuh hasil dengan anak. komunikasi dengan pihak sekolah.

. juga dipengaruhi oleh peran orang tua dan bimbingan menyeluruh dari Kepala Sekolah. 4. Prestasi belajar siswa yang mencapai rata-rata = 328 : 44 = 7. Kesimpulan Dari hasil dan pembahasan yang diperoleh dari penelitian berikut ini disajikan pokok-pokok kesimpulan : 1. Pengaruh sikap orang tua yang bersifat positif dapat diartikan bahwa semakin tinggi atau semakin baik sikap orang tua dalam mendidik anak akan memungkinkan semakin tinggi pula prestasi belajar siswa. Hal tersebut di samping keberhasilan dari usaha siswa. 2. Ada pengaruh yang signifikan dan positif serta berkadar sangat kuat sikap orang tua dalam mendidik anak terhadap prestasi belajar siswa Kelas I SMK Al-Hidayah I. Temuan itu mengindikasikan keberhasilan pendidikan di SMK Al-Hidayah I Jakarta.5 menunjukkan prestasi belajar yang cukup memuaskan. Pengaruh pendidikan yang dilakukan oleh orang tua dalam mebantu perkembangan anak khsusnya dalam aspek akademis sangat besar dan sangat dibutuhkan bagi perkembangan anak selanjutnya.BAB V PENUTUP A. 3.

penulis menyampaikan beberapa saran berikut: 1. Proses pendidikan bagi anak harus mendapat prioritas utama khususnya disarankan untuk orang tua murid sebab anak merupakan aset yang paling berguna untuk kelangsungan generasi penerus. 3. Saran-saran Dari kesimpulan-kesimpulan yang telah disajikan di atas. rumah cara antara belajar lain dan mengikuti yang perkembangan kemampuan potensi menonjol untuk membimbing perkembangan potensi-potensi mereka. .B. Komunikasi orang tua dengan sekolah dapat lebih ditingkatkan melalui pertemuan rutin dan akan lebih baik menggunakan media cetak yang dibuat sekolah untuk didistribusikan kepada orang tua siswa. 2. Diharapkan orang tua murid lebih meningkatkan perhatian pada kegiatan anak dalam belajar di anak. Kegagalan anak berarti juga kegagalan orang tua dan keberhasilan anak berarti keberhasilan orang tua.

1991. Surabaya: Usaha Nasional. Jakarta: PT. Pengantar Statistik Pendidikan. ---------------. 1992. Purwanto. Rajawali. W. Remaja dan Keluarga. Yogyakarta: Lembaga Pembina UGM. Roestiyah. S. Lisma. Psikologi Praktis: Anak. Jakarta: Nasco. Prestasi Belajar dan Kompetensi Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Ihsan Fuad. D. Jakarta: CV. 1979. Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Anak. Ary. 1986. Jakarta: Bina Aksara. Bandung: PT. Gerungan. . 1997. Rajawali Pres. Surabaya: Usaha Nasional. 1995. Anas. Djamarah. Psikologi Sosial. Eres Co. Singgih. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: PT. Donald. Ahmadi. Gramedia Widiasrana. 1993. Kartini. K. 1992. Nurhalijah. 1993.A. dkk. Gunarsa. 1986. BPK Gunung Mulia. 1992. Nasution Thamrin dan Nasution. Jakarta: PT. Pengukuran dan Penelitian Pendidikan. Nasution. Zahara. 1989. Idris. 1989. H dan Jamal. Bakri. H. N. Jakarta: PT.DAFTAR PUSTAKA Parmono. Sudjana. Sumadi. Ilmu Keguruan. Ngalim M. BPK Gunung Mulia. Psikologi Pendidikan.Tehnik Evaluasi Pendidikan. Peranan Keluarga Memandu Anak Seri Psikologi Terapan I. Penelitian dalam Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press. Rineka Cipta. Didaktik Azas-azas Mengajar. 1994. Bandung: Jemmars. Jakarta: CV. Metodologi Penelitian. Suryabrata. Kartono. H. Syaiful. Pengantar Pendidikan. 1976.

Husin. Raja Grafindo Persada. Bandung: Alfaebta Bandung. 2001.Sugiyono. . Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Metode Penelitian Bisnis. Umar. Jakarta: PT. 1999.

9. Agar ibu guru tahu bagaimana ayah/ ibu kalian dalam membimbing kalian belajar di rumah. 2.Lampiran 3 Anak-anak yang baik. 1. 4. Berikan tanda √ (cek) pada kolom jawaban yang kalian pilih. Catatan : SS S KS : Sangat Setuju : Setuju : Kurang Setuju Tabel 4 NO. 7. 6. 5. 8. coba baca dengan baik pernyataan no. 3. 1 s/d 20. Pernyataan Ayah dan Ibu sangat menyayangi saya Saya juga sayang kepada kakak dan adik saya Setiap mau meninggalkan rumah saya selalu minta izin kepada ayah dan ibu Ayah dan ibu selalu menanyakan kegiatan saya di sekolah Setiap pagi saya harus membereskan kamar tidur saya Sebelum berangkat ke sekolah saya memeriksa perlengkapan belajar saya Saya tidak diijinkan bermain / menonton tv sebelum mengerjakan tugas dari sekolah Walau hari libur saya tetap harus bangun pagi Ayah dan Ibu mengijinkan saya mengikuti olah SS Alternatif Jawaban S KS TS STS TS STS : Tidak Setuju : Sangat Tidak Setuju .

18. 20. 14. tapi dinasihati Biasanya setelah ulangan umum saya diajak ayah ibu ke luar kota . 12. Tiap malam libur saya diijinkan untuk tidak belajar Saya boleh mengatur sendiri uang saku yang diberikan Ayah/ Ibu Saya selalu diijinkan untuk memilih sepatu atau baju yang saya inginkan Setiap menyelesaikan pekerjaan saya dilarang bertanya sebelum mencobanya Ayah ibu selalu mengingatkan agar saya tidak mudah terpengaruh oleh orang lain Walau sibuk ayah/ ibu selalu menyempatkan diri menemani saya belajar Pada waktu-waktu luang tidak jarang ayah/ ibu membuat soal untuk saya kerjakan sebagai latihan 17. Ayah ibu selalu mengingatkan agar saya selalu berdoa sebelum mengerjakan sesuatu Setiap saya mendapat nilai bagus saya selalu berdoa sebelum mengerjakan sesuatu Ketika saya mendapat nilai kurang bagus. 15.raga kegemaran saya 10. 16. saya tidak. 11. 19. 13.

Hambatan apa saja yang dijumpai dalam melakukan komunikasi dengan orang tua dan bagaimana mengatasinya? . Bagaimanakah keadaaan prestasi belajar siswa kelas I yang tergambar pada angka rapor? 2.Lampiran 4 PEDOMAN WAWANCARA DENGAN GURU KELAS I SMK Al-Hidayah I A. Bagaimana cara mendorong orang tua agar bersedia berkomunikasi dengan sekolah? 5. Bagaimana tanggapan orang tua pada waktu dipanggil sekolah untuk mengambil rapor? 4. Bagaimana tanggapan siswa pada umumnya terhadap rapor mereka? 3. Pertanyaan 1.

B. Hasil Wawancara 1. Prestasi belajar siswa dicapai yang dicapai kelas I pada rata-rata lebih dari 7, menunjukkan prestasi yang memuaskan. 2. Siswa cukup bersemangat dan senang menerima rapor mereka. 3. Sebagaian besar orang tua bersedia datang ke sekolah mengambil rapor anaknya. 4. Cara mendorong orang tua dengan memberikan undangan tertulis, pesan secara lisan dan sebagainya. 5. Hambatan yang berat tidak ada.

Lampiran 5 A. Tabulasi data uji Reliabilitas Angket 1. Nomor item ganjil Tabel 5 Kode Subyek A B C D E F G H I J Skor Item Ganjil (Skor X) 5 7 9 11 13 15 3 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 2 2 Jumlah 27 31 29 32 26 26 27 31 30 26

1 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3

3 3 4 3 3 2 3 2 4 4 3

17 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3

19 2 2 3 3 3 2 3 3 3 2

2. Nomor Item Genap Kode Subyek A B C D Skor Item Ganjil (Skor X) 6 8 10 12 14 16 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 4 5 4 Jumlah 45 44 45 47

2 4 3 5 5

4 4 5 4 4

18 5 5 5 5

20 5 4 4 5

E F G H I J

5 4 5 5 4 5

5 5 4 4 4 5

4 5 5 5 4 5

5 5 5 5 5 3

5 4 4 4 5 4

4 5 4 4 5 4

5 5 4 4 4 5

5 4 5 5 4 5

5 5 4 5 4 4

5 5 5 4 5 4

48 47 45 45 44 44

Lampiran 6 Perhitungan korelasi uji reliabilitas angket Tabel 6 Kode Subyek A B C D E F G H I J N = 10 RUMUS : X 27 31 29 32 26 26 27 31 30 26 ∑X = 285 Y 45 44 45 47 47 47 45 45 44 44 ∑Y = 454 X2 729 961 841 1024 676 676 729 961 900 676 2 ∑X = 8173 Y2 2025 1936 225 2209 2304 2209 2025 2025 1936 1936 2 ∑Y = 20630 XY 1215 1364 135 1504 1248 1222 1215 1395 1320 1144 ∑XY = 12932 .

Dilanjutkan dengan rumus Spearman Brown .

Lampiran 7 Tabulasi Data Hasil Angket Variabel X Tabel 7 Kode Suby ek A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z AA BB CC DD EE FF GG HH II 1 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4 5 4 5 4 4 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 3 4 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 6 5 3 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 3 5 5 5 5 5 5 5 3 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 7 5 5 5 5 4 4 5 5 3 5 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 3 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 8 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 SKOR ITEM 9 10 11 12 5 4 4 5 5 5 4 4 5 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 3 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 5 4 5 5 13 14 15 16 17 18 19 20 5 5 5 4 5 4 5 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 5 4 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 5 4 5 4 5 5 5 4 5 5 4 4 5 4 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 .

JJ KK LL MM NN OO PP QQ RR 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 4 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 4 4 5 4 4 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 .

45 7.53 7.42 6.35 8.05 8.89 8. Fikri Kukuh Setyo P Dhini Adzani Monica Pratiwi Indrawan Prima Rizal Aryanda Atika Andriani Syaikha Asha Ikhsan M Sani Rizaldi Adrian Herlina Wati Adinda Mutiarini Fauzan Wahyu Mardi Listantyo Diah Tri Aritami Eva Kualah Erdi Maulardi P M.00 7. 10 September 2008 Mengetahui Guru Kelas I (SriHaryanti.83 7.48 6.06 6.Pd) .78 8.85 7.06 7.62 7.98 6.10 7.S.76 7.50 7. Urut 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Nama Siswa Nurul Huda Yahuda Andi Winarko Anggi Al Ridha Riza Zilla Erry Maulana Rizky Alam Dezania Hikmah Maria Ulfa Bambang Daniel Bella Rizkie Asri Rahma Aulia Malik Ayub Fajar Faturrahman Latifah Ayu Lestari Dicky Adriansyah M.Lampiran 8 DATA PRESTASI BELAJAR SISWA (DAFTAR NILAI RATA-RATA PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS I SMK AL-HIDAYAH I JAKARTA) Tabel 8 NO.36 7.02 7.02 7.44 7.83 8. Hanafi P. Basuki Anisha Siti Tria Ch Anggraini Rata-rata 7.24 8. Respati Noviana Ratna Purwita Wedia Okky Rata-rata 6.92 6.36 7.67 7.36 Dikutip sesuai dengan dokumen asli Jakarta.76 7.44 6.89 7.80 7.90 7.27 NO.83 6.11 6.12 8.97 7.56 8.12 7. Urut 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 Nama Siswa Chandra M.33 6.72 7.39 7.17 7.

Subyek Skor X A 95 B 95 C 93 D 94 E 97 F 96 G 96 H 95 IJ 97 K 95 L 96 M 97 N 96 O 99 P 95 Q 97 R 97 S 98 T 94 U 98 V 94 W 98 X 98 Y 96 Z 96 AA 96 BB 95 CC 98 DD 98 EE 97 FF 96 GG 98 HH 96 98 variabel X dan variabel Y sebagai Skor Y 68 = 7 70 = 7 70 = 7 74 = 7 79 = 8 77 = 8 79 = 8 81 = 8 68 = 7 80 = 8 78 = 8 82 = 8 76 = 8 85 = 9 74 = 7 69 = 7 71 = 7 84 = 8 68 = 7 76 = 8 74 = 7 83 = 8 71 = 7 68 = 7 74 = 7 70 = 7 70 = 7 84 = 8 71 = 7 73 = 7 69 = 7 80 = 8 68 = 8 80 = 8 Keterangan Data variable Y dijadikan puluhan . Deskripsi Data Dari Table X dan Y dapat disajikan data berikut: Tabel 9 No.Lampiran 9 Analisis Korelasi Variabel X dengan Variabel Y 1.

II JJ KK LL MM NN OO PP QQ RR 96 95 96 93 95 96 96 97 99 96 68 = 7 71 = 7 75 = 8 67 = 7 79 = 8 65 = 7 71 = 7 72 = 7 85 = 9 74 = 7 .

Analisis Data Tabel 10 Kode Subyek A B C D E F G H IJ K L M N O P Q R S T U V W X Y Z AA BB CC DD EE FF GG HH II JJ X 95 95 93 94 97 96 96 95 97 95 96 97 96 99 95 97 97 98 94 98 94 98 98 96 96 96 95 98 98 97 96 98 96 98 96 95 Y 7 7 7 7 8 8 8 8 7 8 8 8 8 9 7 7 7 8 7 8 7 8 7 7 7 7 8 7 7 8 7 7 7 8 7 7 X2 9025 9025 8449 8836 9409 9612 9612 9025 9409 9025 9612 9409 9612 9801 9025 9409 9409 9604 8836 9604 8836 9604 9604 9612 9612 9612 9025 9604 9604 9409 9612 9604 9612 9604 9612 9025 Y2 49 49 49 49 64 64 64 64 49 64 64 64 64 81 49 49 49 64 49 64 49 64 49 49 49 49 64 49 49 64 49 49 49 64 49 49 XY 665 665 651 658 776 768 768 760 679 760 768 776 768 891 665 679 679 784 658 784 658 784 686 672 672 672 760 686 686 776 672 686 672 784 672 665 Ket. .2.

Perhitungan Korelasi Product Moment Rumus : rhitung sebesar 0.304 pada df 42 dengan taraf signifikansi 5% atau 0.9 > dari rtabel 0.KK LL MM NN OO PP QQ RR N = 44 96 93 95 96 96 97 99 96 ∑X=4137 8 7 8 7 7 7 9 7 ∑Y=32 8 9612 8649 9025 9612 9612 9409 9801 9612 2 ∑X =412871 64 49 64 64 49 49 81 49 2 ∑Y =2460 768 651 760 672 672 679 891 472 ∑XY=31570 a. Perhitungan dengan uji t Rumus : .005 b.

jika ada koefisien korelasi (rxy) mendekati atau sama dengan -1 atau +1 maka hubungan antara kedua variable sempurna atau sangat kuat.9 pada kadar hubungan sempurna atau sangat kua. rxy sebesar 0. Oleh karena itu. Perhitungan KD KD = = = r 2 2 (0.thitung sebesar 15. c. Interpretasi Kader Hubungan Dari konsep yang ada (menurut Donald Ary dkk).9) 0. .021 pada df 42 dengan taraf signifikansi 0.81 d.1 > ttabel 2.05.

372 0.368 0.997 0.256 0.159 0.148 0.47 0.21 0.235 0.306 0.449 0.334 0.708 0.834 0.515 0.424 0.561 0.263 0.874 0.43 0.641 0.334 0.227 0.294 0.666 0.444 0.423 0.606 0.413 0.088 0.364 0.312 0.254 0.33 0.207 0.811 0.436 0.553 0.281 0.304 0.279 1% 0.59 0.244 0.463 0.316 0.549 0.917 0.481 0.148 0.576 0.532 0.296 0.408 0.376 0.384 0.291 0.398 0.496 0.403 0.181 0.138 0.297 0.325 0.105 0.07 0.456 0.482 0.284 0.602 0.074 0.361 0.32 0.404 0.632 0.367 0.115 0.128 0.345 0.418 0.95 0.288 0.684 0.195 0.456 0.959 0.278 0.23 0.442 0.497 0.99 0.08 0.098 0.413 0.754 0.537 0.878 0.468 0.514 0.374 0.433 0.301 0.798 0.661 0.062 0.623 0.308 0.505 N 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 Taraf Signifikansi 5% 0.388 0.361 N 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 125 150 175 200 300 400 500 600 700 800 900 1000 Taraf Signifikansi 5% 1% 0.091 0.081 .478 0.999 0.086 0.339 0.194 0.Lampiran 10 TABEL NILAI-NILAI r PRODUCT MOMENT Tabel 11 N 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 Taraf Signifikansi 5% 1% 0.202 0.22 0.393 0.735 0.38 0.329 0.575 0.176 0.213 0.349 0.381 0.396 0.113 0.266 0.526 0.27 0.286 0.097 0.355 0.065 0.389 0.765 0.707 0.317 0.

763 2.685 0.143 2.296 1.363 1.623 2.686 0.717 2.365 1.423 2.688 0.684 2.05 0.679 0.12 1.921 2.812 2.998 2.462 2.721 2.764 2.706 2.518 2.289 1.687 0.947 2.604 4.771 2.66 2.718 0.704 2.365 3.845 2.821 2.718 2.943 2.831 2.734 2.10 0.657 9.796 2.681 2.638 2.228 1.807 2.314 12.39 2.06 1.015 2.50 dk 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 40 60 120 0.725 2.833 2.328 1.706 0.898 2.316 1.106 3.358 2.056 1.479 2.753 2.552 2.691 0.703 0.895 2.701 2.707 3.132 2.689 0.667 0.776 1.779 2.65 2.000 0.671 2 1.75 2.797 2.101 1.25 1.5 2.683 0.132 1.169 3.355 3.711 0.01 31.303 1.684 0.323 1.96 0.860 2.841 4.567 2.025 3.688 0.528 2.473 2.508 2.685 0.345 1.182 1.694 0.787 2.303 1.684 0.341 1.583 2.055 3.005 63.314 1.695 0.492 2.690 0.012 2.Lampiran 11 NILAI-NILAI DISTRIBUSI t Tabel 12 α Untuk Uji Dua Pihak 0.476 2.306 1.499 3.05 α Untuk Uji satu pihak 0.878 2.925 5.697 0.816 0.313 1.729 2.330 1.093 1.727 0.383 1.861 2.771 2.756 2.706 1.10 0.699 2.674 0.032 3.201 1.02 0.686 0.397 1.485 2.457 2.700 0.681 0.319 1.821 6.262 1.708 2.045 1.896 2.711 0.98 1.315 1.20 0.048 1.703 2.012 1.697 2.318 1.782 2.440 1.333 1.747 3.533 2.624 2.447 1.069 1.11 1.920 4.761 2.683 0.541 3.415 1.021 1.965 4.25 3.064 1.356 1.746 2.01 0.886 2.337 1.977 2.740 2.353 3.684 0.714 2.658 1.310 1.645 1.08 1.576 .325 1.086 1.145 1.074 1.765 0.692 0.741 0.282 1.16 1.467 2.178 1.321 1.539 2.076 6.052 1.683 0.350 1.326 0.617 2.819 2.311 1.372 1.571 1.

Tamatan Sekolah Menengah Pertama MTsN I Pela Mampang Jakarta. Tamatan Sekolah Menengah Atas SMK Al-Hidayah I Cilandak Timur Jakarta. Mampang Prapatan VII Rt. 04 Maret 1980 : Jakarta : Indonesia : Islam : JL.05/06 Mampang Prapatan Jakarta Selatan Pendidikan : 1. Tamatan Sekolah Dasar MI Al-Falah Mampang Prapatan Jakarta . Tahun 2002 . Tamatan Diploma III BSI Pondok Labu Jakarta. 1999 4. Tanggal Lahir Asal Bangsa Agama Alamat : Achmad Sofyan : Jakarta. Tahun 1996 3.Lampiran 12 DAFTAR RIWAYAT HIDUP Bahwa yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Tempat. Tahun 1993 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful