SMART adalah syarat-syarat yang harus terpenuhi dalam penetapan tujuan.

Supaya sebuah objective dianggap valid, maka harus memenuhi SMART, antara lain: 1. Specific (terperinci) Supaya suatu tujuan bisa menjadi efektif, maka terdapat beberapa factor kunci yang harus ada. Faktor kunci tersebut haruslah dinyatakan secara spesifik, yaitu menjelaskan dengan gambling hasil yang diinginkan. Misalnya, Anda ingin meningkatkan pangsa pasar, jangan hanya menyebutkan bahwa tujuan Anda meningkatkan pangsa pasar saja. Sebutkan bahwa Anda ingin meningkatkan pangsa pasar sebesar 10%, misalnya. 2. Measurable (dapat diukur) Selain harus spesifik, maka suatu tujuan juga harus bisa diukur, karena nantinya akan dilakukan evaluasi mengenai pencapaian tujuan. Oleh karena itu, maka harus dipersiapkan metric-metrik tertentu atau Key Performance Indicator yang mencerminkan kinerja. 3. Achievable (dapat dicapai) Salah satu factor penting dalam menetapkan tujuan adalah dapat dicapai. Misalnya, tujuan yang menyatakan kepuasan pelanggan sebesar 100% tentunya tidaklah realistis. Tujuan yang ditetapkan juga harus mengacu pada kapasitas dari perusahaan itu sendiri. Misalnya, Anda mencanangkan untuk meningkatkan penjualan sebesar 50%, padahal tenaga penjual Anda hanya dua orang, adalah hal yang mustahil. Realistic (realistis) Achievable serupa dengan realistis. Tujuan yang realistis turut memperhitungkan factor yang berada di luar kendali kita. Tujuan yang realistis adalah tujuan yang ditetapkan sesuai dengan kapasitas internal serta kesempatan yang dimiliki perusahaan. Misalnya, perusahaan menetapkan target untuk mengakuisisi satu perusahaan tahun ini, padahal arus kasnya sedang buruk. Tentunya itu adalah hal yang mustahil. 5. Time Related (memperhitungkan time frame) Faktor terakhir dari tujuan yang baik adalah punya basis waktu. Misalnya, meningkatkan pangsa pasar sebesar 10% dalam 12 bulan ke depan. Pernyataan waktu dalam suatu tujuan menjadikannya riil dan dapat terwujud. Metode SMART ini, meskipun berkaitan erat dengan Management by Objective, namun sebenarnya dapat digunakan secara luas dalam penetapan tujuan. Pemenuhan SMART merupakan syarat bahwa sebuah tujuan adalah valid. SMART memberikan arahan yang jelas mengenai suatu tujuan