Nama NIM Program Studi Mata Kuliah

: Stephen Christianto : 121070008 : Teknik Sipil : Metode Konstruksi

VALUE ENGINEERING
Value Engineering (VE) pertama kali dikembangkan oleh General Electric Corp selama Perang Dunia II dan digunakan secara umum dalam bidang Industri dan kepemerintahan, terutama dalam bidang pertahanan, transportasi, konstruksi dan kesehatan. Oleh karena perang, terjadi banyak kekurangan tenaga kerja terampil, bahan baku, dan komponen komponen peralatan. Lawrence Miles, Jerry Leftow, dan Harry Erlicher terus berusaha mencari penggantinya, dan mereka baru menyadari bahwa fungsi temuannya yang disebut “kecelakaan yang dikarenakan kebutuhan” berubah menjadi sistematika proses yang lebih mengurangi biaya proses juga meningkatkan produktivitas. VE sering diartikan sebagai sistematika penyelesaian “multi – stage job plan” yang oleh Larry Miles disebut sebagai “value analysis job plan” terdiri dari 6 langkah procedural unik menggunakan logika rasional (why – how question), namun kenyataanannya terdapat variasi tergantung penyesuaian terhadap keadaan dan hambatan. Namun versi modern dari VE yang memenuhi Creativity ( Kreatifitas ), Weighted Evaluation ( Evaluasi Pembobotan ), Design-To-Cost ( Disain-Hingga-Biaya ), Life Cycle Cost, FAST Diagramming dan Human Relations mencakup 8 langkah, yaitu: 1. Preparation 2. Information 3. Analysis 4. Creation 5. Evaluation 6. Development 7. Presentation 8. Follow – Up

1

semua altenatif disusun dan dievaluasi dari seberapa sesuainya setiap alternatif dengan kriterianya dan seberapa besar biaya yang dapat dikurangi dari masing masing altenatif. Proses VE dalam mengevaluasi pilihan atau alternatif tersusun sebagai berikut : • Pengumpulan Informasi o Apa saja yang sudah selesai dalam pekerjaan ini?    • Pengukuran o Bagaiman caranya setiap alternatif diukur?  Apakan cara alternatif memenuhi persyaratan? Siapa yang melakukannya? Apa yang dapat dilakukannya? Apa saja yang tidak boleh dilakukannya? 2 . Apa yang seharusnya dikerjakan?.Dengan penjelasan sebagai berikut : 1. adalah bagian penting dari teknik dalam VE. Apa yang target/ objek kerjakan?. Function Analysis – atau penggunaan fungsi analisa. Function Analysis biasanya memiliki dasar. 4. Hal lain apa lagi yang dapat menjalankan criteria sepertu yang diinginkan?. 5.Apa yang bisa dikerjakan?. langkah ini lebih kepada apa yang menjadi kebutuhan atau batasan atau requirements untuk setiap objek . tujuannya adalah mencoba mendeterminasikan apa fungsi atau tindakan yang penting. 2. Alternative Generation (Creation) – dalam langkah ini. dasar yang harus dikerjakan adalah. Evaluation – dalam langkah ini. 3. Apa alternative tersebut memenuhi criteria yang ditetapkan?. Presentasi – langkah final. Apa yang harus tidak dikerjakan?. Information Gathering – atau pengumpulan informasi. Apa yang harus dikerjakan?. saat alternatif terbaik dipilih dan dipresentasikan kepada klien untuk persetujuan sebagai “Final Decision”.

 Mengalokasikan Cost (Biaya) dan Worth (Biaya minimum) agar dapat berfungsi. Hal lain apa lagi yang dapat menjalankan criteria sepertu yang diinginkan? • Analisa o Apa yang harus terselesaikan?  Berapa biayanya? • Generate o Apa lagi yang dapat menyelesaikan pekerjaan ini? • Evaluasi o Alternatif/ ide apa yang terbaik? o Mengelola dan mengembangkan ide    Apa dampaknya dari penggunaan alternatif tersebut? Berapa biayanya? Apakah Kinerjanya? o Hasil Ide / Alternatif pilihan  Jual Ide/ Alternatif tersebut Diharapkan dalam penggunaan VE didapat:  Mengidentifikasi fungsi dari suatu produk desain.  Menyiapkan Cost Model dari suatu taksiran  Memiliki kesadaran lebih besar tentang konsep suatu nilai ( Value ) 3 . Secara sistematis memutuskan pilihan – pilihan subjektif.   Mengimplementasikan teknik kreatif dalam mengembangkan alternatif.

ida.php?Itemid=1&id=38&option=com_content&task=view http://en.gdln-indonesia.org/ve/ve.php http://ve.org/wiki/Value_engineering http://www.org/index.wbdg.DAFTAR PUSTAKA http://www.org/resources/value_engineering.html 4 .wikipedia.