PRAKTIKUM VIII

Topik Tujuan : Akar, bentuk akar dan modifikasinya. : Mengenal tipe-tipe akar dan bentuk-bentuknya serta modifikasinya dari akar pada beberapa tumbuhan. Hari/ tanggal : Jum’at, 2 Desember 2005 Tempat : Laboratorium Biologi FKIP UNLAM Banjarmasin

I. ALAT DAN BAHAN: a. Alat : a. b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. II. CARA KERJA 1. Mengamati bagian-bagian akar: leher akar, ujung akar, batang akar, cabang akar, serabut akar, rambut-rambut akar, tudung akar. Alat tulis Baki/ nampan Lup Pisau/ cutter b. Bahan : Tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) Tanaman sirih (Piper betle L.) Terong (Solanum sp) Cabai (Capsicum annuum) Wortel (Daucus corota L.) Bengkuwang (Pachyrrhizus erosus Urb.) Singkong (Manihot utilisima Burm. F.) Anggrek kalajengking (Arachis flos-aeris ) Padi (Oryza sativa L.) Benalu (Loranthus) Laos (Alpinia galanga)

akar pembelit. Bagian-bagian akar pada umumnya dapat dibedakan menjadi 7. 3. tanah. yaitu: a. c. Akar pada umumnya mempunyai sifat-sifat. Mengamati bentuk-bentuk dari modifikasi akar: akar udara. b. akar tunjang. 4. Menggambar hasil pengamatan. gasing. Leher akar atau pangkal akar (collum) Ujung akar (apex radicis) Batang akar (corpus radicis) Warnanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan. akar banir. tetapi umumnya pertumbuhannya Berbentuk meruncing. Menyerap air dan zat-zat makanan yang terlarut di dalam air dari Mengangkut air dan zat-zat makanan ke tempat-tempat pada tubuh 4) Tempat penimbunan makanan. akar penghisap. akar lutut. 5. III. Mengamati bentuk modifikasi akar: tombak. Merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah dengan arah tumbuh ke pusat bumi (geotrop) atau menuju ke air (hidrotop).2. benang. d. dalam tanah. sehinggga lebih mudah untuk menembus masih kalah jika dibandingkan dengan batang. tumbuhan yang memerlukan. Akar adalah bagian pokok yang ketiga di samping batang dan daun bagi tumbuhan yang tubuhnya telah merupakan kormus. Tumbuh terus pada ujungnya. akar nafas. . TEORI DASAR Mengamati tipe perakaran: serabut atau tunggang. c. meninggalkan udara dan cahaya. yaitu: a. Bagi tumbuhan akar mempunyai fungsi untuk: 1) 2) 3) Memperkuat berdirinya tumbuhan. b. akar pelekat.

akar tunggang dapat dibedakan atas: 1) Akar tunggang yang tidak bercabang atau sedikit bercabang. e. hingga dapat diserap air dan zat-zat makanan yang lebih banyak. Akar-akar serabut kaku keras dan cukup besar seperti tambang. Berdasarkan percabangan dan bentuknya. Akar yang menyusun akar serabut kecil-kecil berbentuk benang. Berbentuk benang (filiformis) 2) Akar tunggang yang bercabang Akar tunggang ini berbentuk kerucut panjang. Akar tunggang yang tidak bercabang ini biasanya berhubungan dengan fungsinya sebagai tempat penimbunan zat makanan cadangan sehingga memiliki bentuk yang istemewa. tumbuh lurus ke bawah. Akar pembelit. hampir sebesar lengan. g. yaitu: a. seperti: a. Akar penggerek atau akar penghisap. 2. maka pada berbagai jenis tumbuhan sering kita temukan akar-akar yang mempunyai sifat dan fungsi khusus misalnya: 1. Sistem perakaran serabut pada tanaman dapat dibedakan atas tiga hal. Dilihat dari cara hidup suatu tanaman. 4. . b. bercabang-cabang banyak. f. c. Akar pelekat. dan cabang-cabangnya bercabang lagi sehingga dapat memberikan kekuatan yang lebih besar kepada batang dan juga daerah perakaran menjadi amat luas.d. Berbentuk gasing (napiformis) c. Berbentuk sebagai tombak (fusifermis) b. Akar serabut besar-besar. Cabang-cabang akar (radix lateralis) Serabut akar (fibrilla radicalis) Rambut-rambut akar atau bulu-bulu akar (pilus radicalis) Tudung akar (calyptra) Pada tumbuhan lazimnya dibedakan dua macam sistem perakaran yaitu sistem akar tunggang (radix primaria) dan sistem akar serabut (radix adventicia). Akar udara atau akar gantung. 3.

3.5. Keterangan: 1. Batang akar Cabang akar Serabut akar Perakaran 3. Akar lutut. HASIL PENGAMATAN 1. 4. Gambar tanaman terong (Solanum sp) menurut hasil pengamatan. 6. Keterangan: . 4. 8. Batang akar Cabang akar Serabut akar Perakaran 2. IV. Akar nafas. Gambar tanaman sirih (Piper betle L.) menurut hasil pengamatan. Gambar tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) menurut hasil pengamatan. serabut 2. Akar tunjang. Akar banir. 7. serabut 2. 3. Keterangan: 1.

Perakaran tunggang 2. Pangkal akar 3.) menurut hasil pengamatan. Cabang akar 4. Perakaran tunggang 2. Keterangan: 1. Batang akar 3. Gambar tanaman cabai (Capsicum annuum) menurut hasil pengamatan. Gambar tanaman wortel (Daucus corota L. Serabut akar 5. Ujung akar 4. Cabang akar 6. Keterangan: 1.) menurut hasil pengamatan. Perakaran tunggang Batang akar Ujung akar Cabang akar Serabut akar 5.1. 2. 3. Batang akar 5. . Gambar tanaman bengkuwang (Pachyrrhizus erosus Urb. 5. Rambut akar 4. 4.

2.Keterangan: 1. Perakaran tunjang 2. 6. F. 2. Gambar tanaman anggrek kalajengking (Arachis flos-aeris ) menurut hasil pengamatan. Gambar tanaman singkong (Manihot utilisima Burm. 4. Perakaran serabut Akar 8. Perakaran tunggang Batang akar Cabang akar Serabut akar Pangkal akar Ujung akar 7. Keterangan: 1. 5. Akar . 3.) menurut hasil pengamatan. Keterangan: 1.

Cabang akar 4. Keterangan: 1. Batang akar 3. 11. Gambar tanaman benalu (Loranthus) menurut hasil pengamatan. Gambar tanaman padi (Oryza sativa L.) menurut hasil pengamatan. Keterangan: 1.9. Akar penggerak atau penghisap. Perakaran serabut 2. Gambar tanaman laos (Alpinia galanga) menurut hasil pengamatan. Akar 10. Keterangan: 1. Perakaran serabut 2. Serabut akar .

ANALISIS DATA 1. cabang akar. Kingdom Divisio Tanaman sirih (Piper betle L.) : Plantae : Magnoliophyta Klasifikasi menurut Cronquist: Klasifikasi menurut Cronquist: . dan serabut akar.V. Kingdom Divisio Classis Sub classis Ordo Familia Genus Species Tanaman rumput teki (Cyperus rotundus) : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Commelinidae : Cyperales : Cyperaceae : Cyperus : Cyperus rotundus Pada tanaman rumput teki dapat ditemukan batang akar. 2. yaitu cabang-cabang kecil panjang yang tumbuh merayap. Dan rumput teki mempunyai cabang batang yang bersifat geragih. Untuk rumput teki sistem perakarannya adalah akar serabut. dan dari buku-bukunya ke atas keluar tunas baru dan ke bawah tumbuh akar-akar.

serabut akar dan rambut-rambut akar. Kingdom Divisio Classis Subclassis Ordo Familia Genus Spesies Terong (Solanum sp) : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Asteridae : Solanales : Solanaceae : Solanum : Solanum sp. cabang akar dan serabut akar. 4. 3. cabang akar. Terong mempunyai perakaran tunggang dan pada terong dapat dilihat dengan jelas mana batang akar. Dan pada pada akar tanaman sirih memiliki bagian-bagian seperti batang akar. Terong dikatakan akar tunggang karena pada terong akar lembaganya tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Akar pada tanaman sirih merupakan suatu modifikasi untuk memenuhi fungsinya dari akar.Classis Sub classis Ordo Familia Genus Species : Magnoliopsida : Magnoliidae : Piperales : Piperaceae : Piper : Piper bitle L. Cabai (Capsicum annuum) Klasifikasi menurut Cronquist: Klasifikasi menurut Cronquist: . Dan pada akar sirih disebut juga akar pelekat yaitu akar-akar yang keluar pada buku-buku batang tumbuhan memanjat dan berguna untuk menempel pada penunjangnya saja. Untuk tanaman sirih dapat kita temukan bahwa sirih mempunyai sistem perakaran serabut.

Kingdom Divisio Bengkuwang (Pachyrrhizus erosus Urb. dan pada akar cabai dapat terlihat jelas juga batang akar. ujung.Kingdom Divisio Classis Subclassis Ordo Familia Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Asteridae : Solanales : Solanaceae : Capsicum : Capsicum annuum Akar cabai juga sama dengan akar terong namun pada akar cabai dapat dilihat dengan jelas mana pangkal dan ujung akarnya. Dan biasanya pada bagian ini menjadi tempat penimbunan makanan. Wortel memiliki tipe perakaran tunggang dan pada akar wortel juga dapat dilihat pangkal akar.) : Plantae : Magnoliophyta . Akar pada wortel merupakan akar tunggang yang sedikit memiliki cabang dan mempunyai bentuk yang istemewa yaitu bentuk tombak. 5. cabang akar dan serabut akar.) : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Rosidae : Apiales : Apiaceae : Daucus : Daucus carota L. 6. Sistem akar pada cabai adalah sistem akar tunggang. batang akar dan cabang akar. Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species Wortel (Daucus corota L.

Kingdom Divisio Classis Sub Classis Anggrek kalajengking (Arachis flos-aeris ) : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Liliidae . 7. 8.) : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Rosidae : Euphorbiales : Euphorbiaceae : Manihot : Manihot utilisima Burm. F. kalau wortel bentuk tombak sedangkan bengkuwang adalah bentuk gasing. Namun untuk bengkuwang akarny memiliki bentuk istemewa yang berbeda dengan dengan wortel. Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species Singkong (Manihot utilisima Burm. namun dapat dilihat dengan jelas mana pangkal akar dan ujung akarnya dan juga dapat ditemukan serabut akarnya.Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species : Magnoliopsida : Caryophyllidae : Caryophyllales : Chenopodiceae : Pachyrrhizus : Pachyrrhizus erosus Urb. F Untuk tanaman singkong memiliki akar yang serabut dan pada akarnya biasanya terdapat akar yang membesar dan fungsinya dari akar tersebut adalah untuk menyimpan makanan. Bengkuwang juga sama dengan wortel yaitu sama-sama memiliki perakaran tunggang yang memiliki sedikit cabang akar.

Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species Padi (Oryza sativa L. 9. 10.Ordo Familia Genus Species : Orchidales : Orchidaceae : Arachis : Arachis flos-aeris Anggrek kalajengking mempunyai akar yang cukup unik yaitu memiliki perakaran gantung dan biasanya pada saat muda setelah agak tua akarnya akan menyentuh tanah dan berubah fungsi menjadi akar tunjang yang seakan-akan menunjang batang agar tidak roboh. Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Benalu (Loranthus) : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Rosidae : Santalales : Loranthaceae : Loranthus . akarnya hanya terdiri atas cabang akar dan untuk serabut akarnya sangat sulit dilihat. Padi merupakan tanaman monokotil dan memiliki perakaran yang serabut.) : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Commelinidae : Cyperales : Poaceae : Oryza : Oryza sativa L.

KESIMPULAN 1. dan memiliki batang-batang akar. 3. cabang akar dan serabut akar. cabang akar. Wortel memiliki perakaran tunggang yang berbentuk tombak. 4. memiliki batang akar. ujung akar. cabang akar. Akarnya ini berupa haustorium yang berbentuk bulat yang merupakan penghubung antara benalu dengan inangnya. Bengkuwang memiliki perakaran tunggang yang berbentuk gasing.Species : Loranthus sp Benalu merupakan tanaman parasit dan mempunyai akar yang berupa akar penghisap atau akar penggerek. pangkal akar dan ujung akar. memiliki batang akar. cabang akar dan serabut akar. serabut akar. dan pada laos dapat ditemukan dengan jelas mana batang akar. 5. dan dari situ benalu mengambil zat makanan. 11. Padi memiliki perakaran serabut dan memiliki batang-batang akar. Rumput teki mempunyai mempunyai perakaran serabut. 6. 2. serabut akar dan rambut akar. Akar-akar pada laos langsung melekat pada batang utamanya yang terletak di dalam tanah. dan modifikasi akar ini akan menembus kulit dari inangnya tapi tidak sampai ke bagian kayu yang dalam. Kingdom Divisio Classis Sub Classis Ordo Familia Genus Species Laos (Alpinia galanga) : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Zingeberidae : Zingiberales : Zingiberaceae : Alpinia : Alpinia galanga Laos memiliki tipe perakaran serabut. . Terong memiliki perakaran tunggang. Ubi memiliki perakaran serabut. memiliki batang akar. memiliki pangkal akar. VI. batang akar dan cabang akar.

Tjitrosoepomo. memiliki batang akar. Morfologi Tumbuhan. cabang akar dan serabut akar. 10. ujung akar. Rumput teki memiliki perakaran serabut. 9. Sirih memiliki perakaran serabut dan merupakan modifikasi akar pelekat. Bandung: ITB. Gembong. VII. 1994. DAFTAR PUSTAKA Dasuki. Benalu merupakan modifikasi dari akar yaitu akar penggerek atau akar penghisap. U. . A. Sistematik Tumbuhan Tinggi. 8. 11. Anggrek kalajengking merupakan modifikasi dari akar yaitu bisa berupa akar gantung maupun akar tunjang dan memiliki batang akar. cabang akar dan serabut akar. Cabai memiliki perakaran tunggang. Yogyakarta: Gadjah Mada University. 2005. cabang akar dan serabut akar.7. memiliki batang akar. memiliki batang akar.