DAFTAR JUDUL CONTOH-CONTOH SKRIPSI HUKUM PIDANA

KODE – 016GM

Untuk mendapatkan daftar koleksi yang lain, anda bisa menggunakan link sebagai berikut: 1. Link [http://idtesis.com/contoh-skripsi/]  untuk koleksi SKRIPSI 2. Link [http://idtesis.com/contoh-tesis/]  untuk koleksi TESIS Kontak kami untuk pertanyaan, Email : idtesis.gmail.com YM : cs_idtesis HP : 0817-9448-173 [jam kerja]

www.idtesis.com

PIDANA

1.

PENERAPAN ILMU PSIKIATRI KEHAKIMAN DALAM PROSES PERADILAN PIDANA., 1992

2.

PELAKSANAAN

PENYIDIKAN

TERHADAP

PELAKU

KEJAHATAN

SEBAGAIMANA DIRUMUSKAN DALAM PASAL 339 KUHP DENGAN TERSANGKA DI POLRESTA SURAKARTA., 2006 3. MODERNASASI DAN KEJAHATAN ANAK-ANAK SERTA PENCEGAHAN DI KODYA YOGYAKARTA,. 1976 4. PENYELIDIKAN DAN PENYIDIKAN TERHADAP PERKARA KECELAKAAN LALU LINTAS DI POLRES SRATEN., 2005 5. PERANAN LBH DALAM MEMBERIKAN BANTUAN HUKUM SECARA CUMA-CUMA TERHADAP ORANG YANG TIDAK MAMPU DALAM

MEMPROSES PERKARA PIDANA DI PENELITIAN KLATEN., 1998. 6. PERANAN KETERANGAN SAKSI PADA TINGKAT PENYIDIKAN PERKARA KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH SURAKARTA., 2007 7. 8. PERADILAN ANAK-ANAK DI DAERAH BALI., 1997 PENERAPAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1974 TENTANG PENERTIBAN PERJUDIAN SEBAGAI UPAYA MENEKAN PERJUDIAN DI KABUPATEN WONOGIRI., 2005 9. PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP TIMBULNYA KEJAHATAN KESUSILAAN., 1990 10. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT HARGA BARANG KEPERLUAN POKOK DENGAN TINGKAT KEJAHATAN., 1989 11. UPAYA PENYIDIKAN POLRI DALAM KASUS PERKOSAAN DI WILAYAH HUKUM PN SLEMAN., 1999 12. PROSES PENYIDIKAN PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN DENGAN MENGGUNAKAN SIDIK JARI LATENT DI POLRES SURAKARTA., 2006. 13. KELEMAHAN ASPEK YURIDIS YANG TERDAPAT DI DALAM

PEMBERRANTASAN KORUPSI., 1996. 14. SIKAP HAKIM DALAM HAL PEMERIKSAAN PERKARA PIDANA., 1990
www.idtesis.com

15.

KEBIJAKSANAAN PENAL DALAM PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA INSUBORDINASI SEBAGAIMANA DIATUR DALAM PASAL 106 KUHP DI PENGADILAN MILITER II-I YOGYAKARTA., 1999

16.

PERTIMBANGAN

PEMBERIAN

PENANGGUHAN

PENAHANAN

OLEH

APARATUR PENEGAK HUKUM DALAM PROSES PEMERIKSAAN PERKARA PIDANA., 2002 17. UPAYA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP BENDA PENINGGALAN

SEJARAH DAN PURBAKALA., 18. KERANCUAN PROGRAM PENJAMIN DALAM BANTUAN LIKUIDASI BANK INDONESIA (TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM MASALAH BLBI., 2002 19. TINJAUAN TERHADAP TINDAK PIDANA INSUBORDINASI DI ODITOR MILITER II-I SEMARANG., 1998 20. POLA PEMBINAAN NARAPIDANA DI LUAR DAN DI DALAM LEMBAGA DENGAN SISTEM PEMASYARAKATAN DI KAL-TENG., 1989 21. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (TINJAUAN

KRIMINOLOGI)., 2002 22. PERANAN SIDIK JARI DALAM MENGUNGKAP PELAKU TINDAK PIDANA DI POLRES SUKKOHARJO., 2007 23. FUNGSI LP ANAK KELAS II B PONTIANAK BERDASARKAN UU NO. 3 TAHUN 1997., 2002 24. PEMBINAAN NARAPIDANA DI LP ENDE DALAM KARANGKA

RESOSIALISASI DI KABUPATEN ENDE NTT., 2001 25. 26. KEDUDUKAN SAKSI DALAM PERKARA PIDANA., 1998 ANALISIS MENGENAI SINKRONISASI PENGATURAN TINDAK PIDANA KORPORASI PADA PENGATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI

INDONESIA., 2003. 27. PENGARUH PEMBUKTIAN TERHADAP TUNTUTAN GANTI RUGI ATAU RAHABILITASI DALAM PEMERIKSAAN PRAPERADILAN., 1995.

www.idtesis.com

28.

PENGARUH FILM TERHADAP KENAKALAN REMAJA., (FILM SEKS PRODUKSI NASIONAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP REMAJA DI WILAYAH KODYA MALANG)., 1985.

29.

PERANAN

KEPOLISIAN

DALAM

MENANGGULANGI

PERJUDIAN

DI

WILAYAH SUKOHARJO., 2007. 30. PENANGGULANGAN TERHADAP TINDAK PIDANA HAKI TERUTAMA VCD ILEGAL YANG BEREDAR DI WILAYAH YOGYAKARTA., 2002 31. KARAKTERISTIK PELANGGARAN LALU LINTAS DAN

PENYELESAIANNYA PADA TAHUN 202-2004 DI WILAYAH POLRES SALATIGA., 2005 32. KEKUATAN VISUM ET RE PERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM

UPAYA PEMBUKTIAN PERKARA PIDANA PERKOSAAN DI PENGADILAN DI WILAYAH KLATEN., 2003. 33. STUDI IMPLEMENTASI UU NO. 19 TAJIM 2002 TENTANG HAK CIPTA DALAM PEMBERANTASAN KASET VCD BAJAKAN DI SURAKARTA., 2004. 34. BEBERAPA HAMBATAN DALAM PELAKSANAAN PENAHANAN SEJAK BERLAKU KUHAP (SUATU STUDI DI KEJAKSAAN NEGERI MALANG)., 1985 35. PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCURIAN KAYU PADA TINGKAT PENYIDIKAN DI WILAYAH PN MALANG., 1999 36. PELAKSANAAN PUTUSAN HAKIM TENTANG PERAMPASAN BARANG BUKTI DI PN DAN KEJAKSAAN NEGERI MALANG., 1999 37. KEMAMPUAN HUKUM UNTUK MENJARING JENIS KEJAHATAN BARU BERUPA PENGISIAN PULSA TELEPON KARTU-KARTU BICARA ILEGAL DI POLRESTA MALANG., 1998 38. PELAKSANAAN KEBEBASAN BERSYARAT DALAM PEMBINAAN NAPI DI LP KELAS I MALANG., 1998. 39. PENERAPAN TEKNIK INTEROGASI DALAM PEMERIKSAAN TERSANGKA PADA TINGKAT PENYIDIKAN DI POLTABES YOGYAKARTA., 2007 40. PERLAKUAN DAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN DI WILAYAH POLRES MALANG., 1999

www.idtesis.com

41.

PERANAN KETERANGAN AHLI DOKTER JIWA DALAM PROSES PERKARA PIDANA DI PN SURABAYA., 1999

42.

PROSES PENANGANAN PERKARA PEMALSUAN UANG DI KEPOLISIAN WILAYAH SURAKARTA., 2007

43.

PERANAN HAKIM PENGAWAS DAN PENGAMAT DALAM MENGAWASI DAN MENGAMATI PELAKSANAAN PIDANA PENJARA DI PN PASURUAN., 1999

44.

TINDAK PEMALSUAN UANG DAN UPAYA PENYELESAIAN DI PN MALANG., 1999

45.

PENGARUH KEADAAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI WILAYAH PACITAN., 1999

46.

TINJAUAN YURIDIS TENTANG TINDAK PIDANA PERBANKAN (SUATU STUDI DI KEJATI JAWA TIMUR)., 1998.

47.

PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP TINDAK PIDANA CAROK DI POLSEK BANGKALAN., 1999

48.

RELEVANSI ILMU KEDOKTERAN FORENSIK BAGI PENYIDIK DALAM MENGUNGKAP PERBUATAN PIDANA., 2003

49.

HOMOSEKSUAL PSIKIATRI., 2003.

DAN

LESBIAN

DITINJAU

DARI

ASPEK

HUKUM

50.

STUDI

IMPLEMENTASI

TUGAS

DAN

WEWENANG

JAKSA DALAM

PERKARA PTUN DI KEJATI YOGYAKARTA., 2003. 51. PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA BAGI SESEORANG YANG

MENYEBABKAN MATINYA ORANG LAIN DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS DI POLRES BOYOLALI., 2007 52. PENJATUHAN SANKSI PIDANA PENJARA SEBAGAI UPAYA PENJERAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI DI PN YOGYAKARTA., 2003. 53. PERANAN PENASEHAT HUKUM DALAM RANGKA PENEGAKAN HUKUM PIDANA., 1993 54. PENGADILAN PERBUATAN PIDANA TERHADAP BENDA-BENDA

PURBAKALA., 1997 55. PENAHANAN LP ANAK DALAM PEMBINAAN ANAK PIDANA., 1997.
www.idtesis.com

56.

AZAS PEMBUKTIAN TERBALIK DALAM PEMERIKSAAN TINDAK PIDANA KORUPSI., 2007.

57.

PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL DI KALANGAN TENAGA EDUKATOR DI PTS DI KABUPATEN SLEMAN. 1997.

58.

PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI UNJUK RASA ATAU DEMONSTRASI YANG DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT SETELAH DIKELUARKANNYA UU NO. 9 TAHUN 1998 (SUATU STUDI DI POLWIL MALANG).,

www.idtesis.com

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful