FISIOLOGI JANTUNG Fungsi utama jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh dimana pada saat memompa jantung

otot-otot jantung (miokardium) yang bergerak. Selain itu otot jantung juga mempunyai kemampuan untuk menimmbulkan rangsangan listrik. Kedua atrium merupakan ruang dengan dinding otot yang tipis karena rendahnya tekanan yang ditimbulkan oleh atrium. Sebaliknya ventrikel mempunyai dinding otot yang tebal terutama ventrikel kiri yang mempunyai lapisan tiga kali lebih tebal dari ventrikel kanan. Aktifitas kontraksi jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh selalu didahului oleh aktifitas listrik. Aktifitas listrik inidimulai pada nodus sinoatrial (nodus SA) yang terletak pada celah antara vena cava suiperior dan atrium kanan. Pada nodus SA mengawali gelombang depolarisasi secara spontan sehingga menyebabkan timbulnya potensial aksi yang disebarkan melalui sel-sel otot atrium, nodus atrioventrikuler (nodus AV), berkas His, serabut Purkinje dan akhirnya ke seluruh otot ventrikel.

Oleh karena itu jantung tidak pernah istirahat untuk berkontraksi demi memenuhi kebutuhan tubuh, maka jantung membutuhkan lebih banyak darah dibandingkan dengan organ lain. Aliran darah untuk jantung diperoleh dari arteri koroner kanan dan kiri. Kedua arteri koroner ini keluar dari aorta kira-kira ½ inchi diatas katup aorta dan berjalan dipermukaan pericardium. Lalu bercabang menjadi arteriol dan kapiler ke dalam dinding

vena cava superior akhirnya kembali ke atrium kanan. vena pulmonalis dan akhirnya kembali ke atrium kiri. arteri kecil. setelah dari paru keluar melalui vena kecil. arteriole lalu ke seluruh tubuh lalu ke venule. Sirkulasi sistemik mempunyai fungsi khusus sebagai sumber tekanan yang tinggindan membawa oksigen ke jaringan yang membutuhkan. vena kecil. Sirkulasi darah ditubuh ada 2 yaitu sirkulasi paru dan sirkulasi sistemis. aliran vena dari ventrikel dibawa melalui vena koroner dan langsung masuk ke atrium kanan dimana aliran darah vena dari seluruh tubuh akan bermuara. kapiler lalu masuk ke paru. Sirkulasi ini mempunyai tekanan yang rendah kira-kira 15-20 mmHg pada arteri pulmonalis. Sirkulasi sistemis dimulai dari ventrikel kiri ke aorta lalu arteri besar. vena cava inferior. arteri besar dan kecil. vena besar. Sesudah terjadi pertukaran O2 dan CO2 di kapiler .ventrikel. Pada kapiler terjadin pertukaran O2 dan CO2 dimana pada sirkulasi sistemis O2 keluar dan CO2 masuk dalam kapiler . Sirkulasi paru mulai dari ventrikel kanan ke arteri pulmonalis.

Darah yang kaya akan oksigen (darah bersih) mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke serambi kiri. dia akan mendorong darah ke dalam bilik kanan. Jantung mendapat nutrisi dari 2 arteri boranari arteri coronaria kiri dan kanan merupakan cabang dari Aorta Ascenden yang termasuk arteri sedang atau arteri tipe muskular. membentuk jalinan kapiler yang padat. Setelah atrium kanan terisi darah. Jaringan kapiler itu mengalirkan darah kembali kedalam vena kardiaka yang kemudian bermuara kedalam sinus koronarius dan akhirnya tercurah kembali langsung kedalam atrium kanan. Peredaran darah di antara bagian kanan jantung. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida (darah kotor) dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam serambi kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan. 84% dari volume darah dalam tubuh terdapat pada sirkulasi sistemik. Volume darah pada setiap komponen sirkulasi berbeda-beda. Beberapa vena bermuara langsung kedalam lumen jantung. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru. Pada saat berdenyut. 13% pada arteri dan 7 % pada arteriol dan kapiler. dimana 64% pada vena. Peredaran Jantung.sedangkan pada sirkulasi paru O2 masuk dan CO2 keluar dari kapiler. Arteri bercabang-cabang dalam miokardium. setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol). dan kedua bilik juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. menuju ke paru-paru. paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner .

Jamtung mempuyai kutup-kutup jantung dan sistem yang menimbulkan dan menghantarkan impuls Jantung mempunya empat ruang utama yaitu : −Atrium kiri −Atrium kanan −Ventrikel kiri −Ventrikel kanan Vena kava superior dan inferior mencurahkan darah vena yang berasal dari seluruh bagian tubuh kedalam atrium kanan Darah didorong dari ventrikel kanan melalui arteri pumonalis menuju kedua paru. kemudian darah kembali keatrium kiri melalui vena pulmonalis. kecuali paru-paru. Histologi Jantung Jantung adalah organ berotot yang berkontraksi secara ritmik. disebut endokardium −Lapisan tengah. diparu terjadi pertikaran gas. Darah mengalir dari atrium kiri menuju venrtikel kiri dan kemudian diedarkan keseluruh tubuh oleh oarta beserta seluruh percabangannya. Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh. disebut epikardium.Darah dalam serambi kiri akan didorong menuju bilik kiri. yang memompa darah melalui system sirkulasi. rangka fibrosa yang berperan sebaai penyokong dan tenpat origio dan insertio miosit-miosit jantung. yang selanjutnya akan memompa darah bersih ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Jantung mempunyai daerah sentral yang mempunyai sifat fibrosa. . disebut miokardium yang membentuk massa utama jantung. −Lapisan paling luar. Dinding Jantung Dinding jantung terdiri dari tiga lapisan : −Lapisan paling dalam.

dibawah endotel. ujungnya sering terbelah dua atau lebih. saraf dan cabang system hantar rangsang jantung. Sejumlah besar lapisan-lapisan ini berinsersasi ke dalam skeleton fibrosa jantung. sebagai tempat perlekatan untuk filamen acting dari sarkomer terminal. pada dasarnya merupakan set tengah pita Z −Muculla adherens (desmosom) mempersatukan otot jantung untuk mencegah pemisahan mereka dalam kegiatan kontraksi yang terus menerus. −Gap jungction mengadakan kontinuitas ionic diantara sel-sel yang berdekatan. Sarkoplasma otot jantung mengandung banyak mitikonria. Dibawah mikroskop cahaya otot jantung terlihat (serat otot jantung) sebagai satu satuan linier yang terdiri atas jumlah sel otot jantung yang terikat ujung ke ujung pada daerah ikatan khusus yang disebut diskus interkalaria. terdiri dari jaringan ikat longgar. Diskus interkalaris ini merupakan jungtional complek Ada 3 jungtion utama didalam diskus tersebut. −Fascia adherens. lapisan yang menyatu dengan miokardium dibawahnya. Otot jantung secara khas memiliki triad yang terdiri dari satu tubulus dan satu sisterna retikulum sarkoplasmik. Lapisan ini banyak mengandung buluh darah. Seriap sel otot jantung mempunya panjang sekitar 100 um garis tengah 15 um. Miokardium Miokardium atau otot jantung adalah tunika yang paling tebaldari jantung dan terdiri atas sel otot jantung yang tersusun dalam lapisan yang mengelilingi bilik-bilik jantung dalam bentuk pilinan yang rumit. yang berkerumun disekitar masing-masing kutup nucleus dan juga dalam rantai panjang yang .Endokardium Endokardium homolog tunika intima buluh darah dan menutupi seluruh permukaan dalam jantung Permukaan dilapisi sel endotel gepeng . subendotel terdiri dari lapisan tipis yang mengandung serat elastis dan otot polos. Lapisan subendokardial. masing cabang melekat pada sel-sel berdekatan atau bagian dirinya pada diskus interkalaris.

Cabang-cabang menjadi banyak berahir pada miokardium. bentuknya khas. system T yang kurang berkembang mengandung butir-butir kedap elektron pada apatarat golgi. Didistal ditemui simpul serabut-serabut purkinje. Jaringan Ikat Jaringan ikat pada otot jantung tidak banyak. dan ditemui granul lipofusin. bercabang kekedua ventrikel Cabang kiri dibagi menjadi dua cabang utama. Regenerasi Otot jantung lebih tahan jika terjadi trauma. tapi jika terjadi trauma atau cedera tanda-tanda regenerasi tidak ditemui bahkan jika otot jantung rusak diperbaiki dengan meninggalkan satu jaringan perut. miofibril . selnya besar. juga ditemui deposit glikoligen yang besar. Serabur-serabut perkinja merupakan bentuk dari sel-sel yang berasal dari berkas tawara atau Hist yang mirip sel-sel dalam simpul. Berkas His berasal dari simpul tawara berjalan keventrikel. dimana sel atrium lebih kecil.disisipkan diantara miofilamen. Sel-sel miokard atrium berbeda dengan sel-sel miokard ventrikel. butir ini mengkin mengandung katekolamin. Simpul terdiri atas massa kecil berbentuk spindle yang merupakan modifikasi sel-sel jantung terbenam dalam sel-sel penyambung. kadang-kadang ditemui serat saraf autonom halus. sitoplasma penuh dengan glikogen. terdapat diantara serat-serat berupa endomisium yang penuh dengan kapiler darah. Persaratan Jantung Persaratan jantung merupakan sistem yang menimbulkan dan menghantarkan impuls pada jantung yang terdiri atas babarapa struktur yang memungkinkan atrium dan ventrikel untuk berdenyut dan memungkinkan jantung berfungsi sebagai pompa yang efisien Sistem ini terdiri dari dua simpul : −Simpul sinoatrial ( dari Keith dan Flack ) −Simpul atrio ventrikuler ( dari tawara ) dan bekas his.. Kafiler limf juga banyak. yang mempunya satu atau dua inti sentral.

arteri besar kembali keukuran normal. dengan secara periodik lekebar dan ia mengobsorpsi tubrukan denyut jantung yang intermiten waktu diastole. Akibat proses ini adalah tekanan arteri dan aliran darah berkurang dan menjadi kurang berubah (konstan) bila jaraknya dari jantung meningkat.yang jarang dan terutama terletak pada pinggir sitoplasma. Histofisiology Dari Arteri Arteri besar dinamakan pembuluh pengangkut karena fingsi utamanya adalah. Otot jantung mempunya kemampuan autostimulasi. Simpul sinoatrial mempuyai irama yang lebih cepat dan impuls yang ditimbulkan dari daerah ini dengan cepat disebarkan pada bagian jantung-jantung lain. . walaupun dengan irama yang berbeda. Beberapa vena bermuara langsung kedalam lumen jantung. Simpul sinoatrial adalah merupakan alat pacu jantung. mengangkut darah Arteri besar mempunyai zat elastin jadi dengan kata lain penimbunan zat elastin merupakan sifat arteri besar. Peredaran Jantung. bila sistem penghantar gagal jantung dapat terus berfungsi. Lapisan ini mempuyai fungsi penting dalam mengatur aliran darah. Jaringan kapiler itu mengalirkan darah kembali kedalam vena kardiaka yang kemudian bermuara kedalam sinus koronarius dan akhirnya tercurah kembali langsung kedalam atrium kanan. langsing dan fusiform. Bagian para simpatis dan simpatis sistem autonom mempersarafi jantung dan menbentuk plekus yang tersebar luas pada basis jantung. mendorong darah kedepan. Arteri bercabang-cabang dalam miokardium. Hal inilah yang mendasari simpul sinoatrial adalah alat pacu ( pace maker ) jantung. membentuk jalinan kapiler yang padat. Jantung mendapat nutrisi dari 2 arteri boranari arteri coronaria kiri dan kanan merupakan cabang dari Aorta Ascenden yang termasuk arteri sedang atau arteri tipe muskular. dimana serat modusnya identik dengan otot jantung biasa tetapi lebih sempit. Ini terlihat. Selanjutnya pada arteri ukuran sedang yang dikenal sebagai arteri penyalur. tidak tergantung dari impuls saraf.

fisik. Tekanan darah amat dipengaruhi oleh kondisi saat itu. Tidak ada nilai tekanan darah 'normal' yang tepat. Suhu tubuh yang jatuh atau hipotermia juga dinilai. . yakni demam(di atas > 37°C). Tekanan darah Tekanan darah dinilai dalam 2 nilai. Disertai dengan pengurangan serabut elastin dan peningkatan jumlah sel-sel otot polos dalam arteri sedang berkosentrasi atau tidak dapat mengatur aliran darah keberbagai organ.yaitu untuk menyediakan darah pada berbagai organ. Di Indonesia. Rekam medis dan pemeriksaan fisik akan membantu dalam penegakkan diagnosis dan perencanaan perawatan pasien. Hasil pemeriksaan akan dicatat dalam rekam medis. Pemeriksaan tekanan darah biasanya dilakukan pada lengan kanan. Suhu dapat menjadi salah satu tanda infeksi atau peradangan. namun dihitung berdasarkan rentang nilai berdasarkan kondisi pasien. kecuali pada lengan tersebut terdapat cedera. Suhu Pemeriksaan suhu akan memberikan tanda suhu inti yang secara ketat dikontrol karena dapat dipengaruhi oleh reaksi kimiawi. sebuah tekanan tinggi sistolik yang menandakan kontraksi maksimal jantung dab tekanan rendah diastolik atau tekanan istirahat. Suhu yang tinggi juga dapat disebablan oleh hipertermia. Pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis adalah sebuah proses dari seorang ahli medis memeriksa tubuh pasien untuk menemukan tanda klinis penyakit. Perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik disebut tekanan denyut. tekanan darah biasanya diukur dengan tensimeter air raksa. dan secara radiology. Pemeriksaan Jantung dan Pembuluh Darah Koroner Pemeriksaan pada jantung dan pembuluh darah koroner meliputi pemeriksaan secara laboratorium.

memiliki tekanan yang tinggi. Pemeriksaan denyut dapat dilakukan dengan bantuan stetoskop. hingga '5' (nyeri terburuk yang pernah dirasakan pasien). arteri brachialis pada lengan atas. arteri dorsalis pedis atau arteri tibialis posterior pada kaki. nyeri diukur dengan menggunakan skala FACES yang dimulai dari nilai '0' (tidak dirsakan nyeri pada pasien dapat dilihat dari ekspresi wajah pasien). dan usia. Tekanan darah tinggi atau hipertensi diukur pada nilai sistolik 140-160 mmHg. bila perlu mengetok dinding dada dan yang paling penting adalah mendengarkan suara jantung (auskultasi) dengan alat stetoskop. dan pemeriksaan organ tubuh lainnya seperti paru. jenis pekerjaan. hati dan ginjal . Pemeriksaan fisik kardiovaskular yang paling penting adalah pemeriksaan nadi dan tekanan darah yang pada beberapa penyakit tertentu harus dilakukan pada ke empat anggota gerak. Nyeri Pengukuran nyeri bersifat subyektif namun penting sebagai tanda vital. tekanan darah normal berkisar 120/80 mmHg. meraba dinding dada. Denyut Denyut merupakan pemeriksaan pada pembuluh nadi atau arteri. arteri karotis pada leher. Denyut sangat bervariasi tergantung jenis kelamin. arteri poplitea pada belakang lutut.misalnya seorang pelari yang baru saja melakukan lari maraton. Dalam klinik. namun ia dalam nilai sehat. Tekanan darah rendah disebut hipotensi. pemeriksaan jantung yang dilakukan dengan cara melihat bentuk serta pergerakan dada. Ukuran kecepatannya diukur pada beberapa titik denyut misalnya denyut arteri radialis pada pergelangan tangan. Dalam kondisi pasien tidak bekerja berat. Orang dewasa memiliki denyut sekitar 50-80 per menit. Bayi yang baru dilahirkan (neonatus) dapat memiliki dentur 13-150 denyut per menit.

Dari rekaman listrik jantung ini dapat diketahui irama jantung yang normal. Tidak berbahaya karena jumlah radiasi yang dikeluarkan oleh sinar X sangat kecil. takut atau tidak kooperatif. Pemeriksaan Ekokardiografi dan Doppler Pemeriksaan ekokardiografi dan Doppler adalah pemeriksaan non-invasif yang dapat memberikan informasi tentang anatomi dan morfologi jantung serta fungsi bilik jantung.Pemeriksaan Elektrokardiografi Elektrokardiogram (EKG) adalah rekaman aktivitas listrik jantung yang diperoleh dengan melekatkan elektroda pada permukaan tubuh. Dengan pemeriksaan yang baik dan teliti. sampai saat ini pemeriksaan ekokardiografi tetap merupakan pemeriksaan yang paling penting untuk menegakkan diagnosa. Pemeriksaan Foto Rontgen Dada Pemeriksaan foto Rontgen (Ro) dada dilakukan dengan menggunakan sinar X yang mempunyai daya tembus yang besar. Jaringan tubuh manusia mempunyai daya serap yang berbeda-beda terhadap sinar X ini sehingga terlihat pencitraan bagian-bagian atau organ-organ tubuh dengan baik. tidak berbahaya dan cukup aman dilakukan terutama pada neonatus dan bayi dengan keadaan umum yang buruk. Pemeriksaan dilakukan dengan meletakkan alat transduser di dinding dada yang akan mengirimkan gelombang suara . Pemeriksaan ini merupakan salah satu pemeriksaan penunjang rutin yang penting dalam bidang kardiologi yang aman dan tidak menimbulkan rasa sakit. Adanya pembesaran atau pembengkakan serambi dan bilik jantung. Pemeriksaan ini tidak dapat memperlihatkan isi struktur dari jantung. paru-paru dan tulang dada. Dalam bidang kardiologi pediatrik. sehingga beberapa jenis PJB mempunyai gambaran EKG yang spesifik. Alat ini akan menangkap impuls listrik yang dikeluarkan jantung dan kemudian merekamnya diatas kertas yang berjalan. pembuluh darah utama yang keluar dari jantung ataupun pembuluh darah di paru-paru akibat PJB dapat terdeteksi. pembesaran atau penebalan otot National Cardiovascular Center Harapan Kita http://www. misalnya jantung. serambi atau bilik jantung dan tanda-tanda kekurangan oksigen serta kerusakan atau kematian otot dinding bilik jantung. Pemeriksaan Laboratorium Darah Pada beberapa PJB tertentu kadang-kadang diperlukan pemeriksaan laboratorium darah seperti hemoglobin (Hb). Kelainan anatomi atau adanya beban tekanan atau volume yang berlebihan di dalam ruang jantung akan menyebabkan kelainan aktivitas listrik. ukuran dan bentuk jantung. Dari pemeriksaan dapat diketahui kondisi paru-paru. diagnosis dapat ditegakkan secara akurat pada 95% kasus PJB. adanya fokus listrik ekstra. irama yang teratur atau tidak teratur (aritmia). hematokrit (Ht). gangguan atau hambatan hantaran listrik. Seperti pemeriksaan EKG. foto Ro dada juga merupakan pemeriksaan penunjang yang penting dan masih merupakan prosedur rutin dalam menegakkan diagnosis PJB. analisa gas darah dan sebagainya untuk menilai berat ringannya penyakit. frekwensi denyut. Pemeriksaan ini tidak sakit. Pada bayi atau anak yang tidak dapat diam. mungkin perlu diberikan obat penenang agar pemeriksaan dapat dilakukan dengan baik.

katup. 03:35 yang ada terhadap fungsi jantung dan sirkulasi paru.frekwensi tinggi (ultra sound) dan menerima kembali suara tersebut yang dipantulkan oleh segmen-segmen jantung dengan kepadatan yang berbeda. menilai beratnya penyempitan katup jantung atau alur keluar bilik jantung atau pembuluh darah. dan struktur anatomi setiap ruang-ruang. Selanjutnya dilakukan pencatatan tekanan dan pengambilan contoh darah dari setiap ruang dan pembuluh darah utama untuk menilai efek dari kelainan National Cardiovascular Center Harapan Kita http://www. Dengan berkembangnya teknologi. Dengan alat Doppler dapat diukur aliran darah didalam jantung dan pembuluh darah.go. kateter tersebut akan dimanipulasi kedalam setiap ruang-ruang jantung dan pembuluh darah. sekat serta katup-katup jantung. 2008. Dengan bantuan fluoroskopi Rontgen. kebocoran katup serta menukur tekanan dalam ruang-ruang jantung dan curah jantung. sekat dan dinding jantung serta pembuluh darah utama secara lebih jelas dan spesifik. Diagnosis PJB dapat ditegakkan secara lengkap dengan melakukan pemeriksaan ekokardiografi secara sistimatis analisis segmental anatomi jantung mulai dari penentuan letak (situs). dalam banyak hal peran pemeriksaan invasif yang mengandung risiko tidak kecil ini ternyata telah tergeser oleh pemeriksaan ekokardiografi.id Powered by Joomla! Generated: 27 May. Pemeriksaan Kateterisasi Jantung Dan Angiografi Pemeriksaan kateterisasi jantung dan angiografi adalah pemeriksaan invasif yang dilakukan untuk melengkapi data yang tidak dapat diperoleh dari pemeriksaan non-invasif sebelumnya. Kombinasi pemeriksaan ekokardiografi 2-dimensi dengan Doppler berwarna akan memperlihatkan anatomi dan profil aliran didalam jantung yang akan meningkatkan akurasi diagnosis.pjnhk. hubungan antara serambi dan bilik jantung. pembuluh darah balik yang masuk ke jantung. Selama pemeriksaan penderita diberi obat penenang dan penghilang nyeri atau . kecepatan dan turbulensi aliran darah akibat beratnya kelainan anatomi jantung akan terdeteksi. Umumnya penderita dirawat di rumah sakit sehari sebelum pemeriksaan kateterisasi jantung dan harus puasa sekitar 6 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Dengan pemeriksaan Doppler dapat diketahui ada tidaknya dan arah aliran pirau melalui lubang sekat. hubungan antara bilik jantung dengan pembuluh darah utama yang keluar dari jantung. Pemeriksaan invasif ini dilakukan dengan memasukkan kateter kedalam ruang-ruang jantung dan pembuluh darah utama melalui pembuluh nadi dan pembuluh balik besar di lipat paha. Pemeriksaan angiografi kemudian dilakukan dengan menyuntikkan bahan kontras radio-opak kedalam ruang jantung atau pembuluh darah sehingga pada fluoroskopi Rontgen akan terlihat jelas ruang-ruang dan pembuluh darah tersebut berikut kelainan yang ada. Perubahan arah. Ini akan direkam dalam film atau video agar kemudian dapat dilihat ulang untuk dipelajari dengan teliti. Dengan mengubah posisi dan arah transduser sesuai dengan lokasi segmen potongan jantung akan tampak spektrum eko dari objek yang diamati seperti ruang-ruang. dinding.

Hematokrit (menunjukkan banyaknya sel darah merah dalam plasma). Pemeriksaan ini meliputi: a.000/ul b.5-5. seperti: . pemeriksaan ini harus direncanakan dengan baik dan dilakukan sangat selektif.5 jt/ul .php?option=com_content&do_pdf=1&id=283 PEMERIKSAAN LABORATORIUM (darah) Semua batas normal pemeriksaan penunjang di bawah ini dapat berbeda antar-berbagai laboratorium. terutama pada neonatus dan bayi atau anak dengan kondisi yang buruk.Eritrosit (jumlah sel darah merah) Batas normal: wanita 4-5 jt/ul dan pria 4. untuk menunjukkan infeksi terutama bila diperiksa secara berkala.id/index2. Batas normal: wanita 37-43 vol% dan pria 40-48 vol%.Laju endap darah. Ini dikarenakan perbedaan mesin dan teknik pemeriksaan. Tetapi di bawah ini adalah batas normal yang umum digunakan.go. Kadang-kadang pemeriksaan ini mutl http://www. Batas normal: 150.Trombosit.pjnhk.dalam anestesi umum sehingga penderita relax dan tidur selama pemeriksaan berlangsung.Hemoglobin (pembawa oksigen dalam darah) Batas normal: wanita12-14 g/dl dan pria 13-1 g/dl dalam darah. Batas normal: wanita 0-20 mm dan pria 0-15 mm . disebut anemia.Leukosit (jumlah sel darah putih) Batas normal: 5000-10.Hitung jenis leukosit (jumlah beberapa jenis sel darah putih) . yang biasanya menurun pada penyakit demam berdarah. Bila di bawah normal. Pemeriksaan darah tepi lengkap.000-400. . . . . Kedua pemeriksaan terakhir digunakan untuk pemeriksaan yang lebih mendetail untuk kencing manis (diabetes melitus). sesuai standar masing-masing. untuk menunjukkan jumlah sel trombosit untuk pembekuan darah. Gula darah Meliputi gula darah sewaktu.000 ul. atau gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan. Mengingat risikonya yang tidak sedikit.

Faal Ginjal Pemeriksaan meliputi: . meliputi . direct dan indirect.kreatinin (batas normal 0. . Bila lebih tinggi dari normal. Jadi peningkatan SGOT dan SGPT yang lebih dari normal. Pemeriksaan bilirubin direct dan indirect ini digunakan untuk menentukan lokasi gangguan aliran darah.Bukan DM Belum pasti DM DM Kadar gula darah sewaktu <110>200 mg/dl Kadar gula darah puasa <110>126 mg/dl c.5-1. meliputi: .Pemeriksaan faal hati biasanya digunakan untuk mendiagnosa adanya kelainan atau deteksi lebih lanjut fungsi/sel hati. d. kemungkinan terjadi penyumbatan atau gangguan aliran bilirubin. dalam.asam urat (batas normal 3-6 mg/dl) e.3-1 mg/l. serta alkali phospatase. . atau sesudah organ hati)Batas normal bilirubin total: 0.uji ureum (batas normal 20-40 mg/dl).LDL (low density lippoprotein) dengan batas normal 1-130 mg/dl . menandakan adanya kerusakan sel-sel hati. apa kah berada di lokasi sebelum.HDL (high density lippoprotein) dengan batas normal pada wanita 45-65 mg/dl dan pria 35-55 mg/dl .SGOT (batas normal: 0-37 U/l) dan SGPT (batas normal:0-45 U/l). . . SGOT dan SGPT adalah enzim yang terdapat di hati dan akan keluar ke darah saat sel-sel hati rusak/pecah.Trigliserida.Uji kolesterol total (batas normal 150-250 mg/dl). Faal Hati.5 mg/dl) Kedua pemeriksaan zat diatas ini dapat mendeteksi kemungkinan kerusakan ginjal pada seorang pasien . .Bilirubin total. dengan batasan normal 40-155 mg/dl. Profil Lemak.

telur cacing dan amuba). dengan batas normal 4.Warna urin (warna urin dapat menunjukkan adanya perdarahan. nitrit (normalnya semua negatif dalam urin) .Eritrosit (normalnya <1 style="color: rgb(255. lendir).Urobilinogen. PEMERIKSAAN LABORATORIUM (URIN LENGKAP) Meliputi: .pemeriksaan mikroskopik (hanya dapat dilihat melalui mikroskop: leukosit. 0. 7.035. warna.pH (nilai keasaman urin). . Jenis-jenis pemeriksaan di atas adalah gambaran singkat mengenai pemeriksaan MCU. normalnya 3. bilirubin.2-16 Umol/l . batas normal pemeriksaan laboratorium dapat berbeda.BJ (berat jenis). dengan batas normal 1. tergantung dari standar laboratorium Anda. bila angka uji berada di atas batas normal.6-8. PEMERIKSAAN LABORATORIUM (FESES LENGKAP) Meliputi: . Adanya amuba menandakan adanya infeksi saluran cerna terhadap amuba tersebut. yaitu infeksi karena amuba atau bakteri shigella. berarti tidak normal.">8. Yang perlu diingat. darah. .0 . Golongan darah dan rhesus-nya. keton. Kesimpulan mengenai kondisi kesehatan pasien secara holistik harus dilihat dari anamnesis (wawancara) dan pemeriksaan fisik oleh dokter.001-1. Adanya darah dan lendir menandakan infeksi yang harus segera diobati. dokter akan melihat apakah masih dalam batas normal. Kecuali HDL (lemak baik). Biasanya. 0). kelainan darah.pemeriksaan makroskopik (dapat dilihat dengan mata telanjang: konsistensi. infeksi. amilum. yang semakin tinggi nilainya semakin baik pula f. serta pemeriksaan penunjang yang saling menunjang dan tidak dapat dipisahkan satu per satu. eritrosit. epitel. apakah kurang atau lebih dari batas normal.Glukosa.Dalam pemeriksaan ini. . kelainan saluran kemih ataupun konsumsi obat obatan/pangan jenis tertentu). dan adanya telur cacing menandakan harus diobatinya pasien dari infeksi parasit tersebut. dan berapa banyak kekurangan atau .

Bila kadar pemeriksaan Anda tidak berada dalam batasan normal.kelebihannya tersebut.html . dokter MCU akan memberikan pengarahan seputar kelainan tersebut dan akan menunjuk dokter spesialis untuk pemeriksaan lebih lanjut.blogspot.com/2008/02/manfaat-melilea. http://melileasemarang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful