PROSES UNTUK MENEMUKAN BUKTI AUDIT YANG DILAKUKAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA

BATU TAHUN ANGGARAN 2008

1.

Dasar Hukum Pemeriksaan
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; b. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara; c. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan

Tanggung Jawab Keuangan Negara;
d. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan.

2. Tujuan Pemeriksaan Tujuan pemeriksaan atas LKPD TA 2008 adalah untuk memperoleh opini atas tingkat kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada kriteria:
a. b. c. d.

Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP); Kecukupan pengungkapan (adequate disclosures); Kepatuhan terhadap perundang-undangan; Efektivitas sistem pengendalian intern.

3. Sasaran Pemeriksaan Sasaran Pemeriksaan atas LKPD TA 2008 adalah sebagai berikut.
a. Penyajian saldo akun-akun dan transaksi-transaksi dalam Neraca per

31 Desember 2008, Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir sampai dengan 31 Desember 2008 sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan;
b. Pengungkapan informasi keuangan pada Catatan Atas Laporan Keuangan

sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan;
c.

Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku;

d.

Efektivitas desain dan implementasi sistem pengendalian intern termasuk pertimbangan hasil pemeriksaan sebelumnya;

e.

Tindak lanjut yang dilakukan Pemerintah Daerah atas Hasil Pemeriksaan BPK RI sebelumnya.

4. Standar Pemeriksaan Standar Pemeriksaan yang digunakan adalah Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN) yang ditetapkan BPK RI Tahun 2007. 5. Metode Pemeriksaan Metodologi pemeriksaan yang digunakan adalah pemeriksaan den gan pendekatan berdasarkan risiko, yang dirancang untuk menemukan kesalahan dan penyimpangan informasi atas laporan keuangan dengan menelaah kegiatan pemerintahan. Kegiatan pemeriksaan dimulai dengan melakukan penelaahan kegiatan yang akan menentukan area risiko penting yang seharusnya menjadi fokus pemeriksaan untuk meyakinkan pencatatan yang memadai di laporan keuangan. Dalam menganalisis dan menguji proses akuntansi dan pelaporan keuangan Pemerintah, BPK telah melakukan prosedur-prosedur di bawah ini: a. Memahami dan menguji sistem akuntansi dan pelaporan yang dipakai dan diterapkan oleh Pemerintah Daerah saat ini apakah telah mengikuti sistem akuntansi yang telah ditetapkan Pemerintah.

Waktu Pemeriksaan Pemeriksaan dilaksanakan mulai tanggal 22 April 2009 dan berakhir pada tanggal 31 Mei 2009. Menganalisis proses akuntansi dan pelaporan instansi. c. Catatan atas Laporan Keuangan. dan d. penyajian dan pengungkapan laporan keuangan yang dihasilkan oleh sistem akuntansi dan pelaporan. Menelaah keakuratan. b. Menelaah kecukupan pengendalian intern yang berhubungan dengan sistem akuntansi dan pelaporan. dan kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah. kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. 6. yang terdiri dari: a. c. penilaian. kepemilikan. Laporan Arus Kas untuk Tahun yang Berakhir sampai dengan 31 Desember 2008. Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk Tahun yang Berakhir sampai dengan 31 Desember 2008. Neraca per 31 Desember 2008. keberadaan. pisah batas. Selain itu. Objek Pemeriksaan Obyek pemeriksaan BPK adalah Laporan Keuangan Pemerintah Kota Batu Tahun 2008. termasuk pengendalian yang diterapkan untuk mengurangi risiko salah saji dan kesalahan yang disengaja. dan d. dan pengujian substantif untuk menilai efektivitas pengendalian. Kendala Pemeriksaan PERWAKILAN PROVINSI JAWA TIMUR .b. 7. Pemeriksaan BPK juga mencakup pengujian pengendalian. 8. kami juga melakukan pemantauan atas tindak lanjut dari setiap permasalahan yang ditemui dalam pemeriksaan LKPD sebelumnya. prosedur analitis. kelengkapan.

. transparan. taat pada peraturan perundang-undangan.Dalam rangka pelaksanaan salah satu tugas konstitusionalnya yaitu pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Batu Tahun 2008. efektif. dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan. b) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 44 pada: 1. ekonomis. kepatutan. 1. Ayat (1) yang menyatakan bahwa Belanja hibah sebagaimana dimaksud dalam pasal 42 bersifat bantuan yang tidak mengikat/tidak secara terus menerus dan tidak wajib serta harus digunakan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam naskah perjanjian hibah daerah. Realisasi Belanja Hibah. Kelompok kami akan membahas satu persatu masalah yang terjadi pada laporan keuangan Pemerintah Kota Batu. LANGKAH ± LANGKAH DALAM PROSES AUDIT Dalam menganalisa langkah-langkah proses Audit. dan manfaat untuk masyarakat. efisien. BPK RI tidak menghadapi kendala yang berarti dalam pelaksanaan pemeriksaan. pada pasal 4 yang menyatakan bahwa Keuangan daerah dikelola secara tertib. Mencocokkan bukti-bukti dengan Peraturan a) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Langkah-langkah : Melakukan penelusuran kepada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Mencocokkan bukti-bukti melalui surat pertanggungjawaban (SPJ).

tujuan pemberian hibah. Langkah-langkah : .2. jumlah uang yang dihibahkan. - Konfirmasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bagian Hukum. tujuan pemberian hibah. 2. Ayat (4) yang menyatakan bahwa Naskah Perjanjian hibah daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sekurang-kurangnya memuat identitas penerima hibah. d) Peraturan Walikota Batu Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Belanja Hibah Kota Batu TA 2008 pada Pasal 4: 1) Ayat (1) yang menyatakan bahwa Belanja hibah sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) bersifat bantuan yang tidak mengikat/tidak secara terus menerus dan tidak wajib serta harus digunakan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam naskah perjanjian hibah daerah atau naskah lain yang dipersamakan. Proses Pinjam Pakai Kendaraan. 2) Ayat (3) yang menyatakan bahwa Naskah Perjanjian hibah daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sekurang-kurangnya memuat identitas penerima hibah. jumlah uang yang dihibahkan. Tanah dan Bangunan di Pemerintah Kota Batu. c) Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/2677/SJ tanggal 8 November 2007 tentang Hibah dan Bantuan Daerah pada butir 6b yang menyatakan bahwa Hibah dalam bentuk uang kepada organisasi non pemerintah (seperti Ormas dan LSM) dan masyarakat dipertanggungjawabkan dalam bentuk bukti tanda terima uang dan laporan realisasi penggunaan dana sesuai naskah perjanjian hibah yang pengaturan pelaksanaannya ditetapkan dengan peraturan kepala daerah.

2) Ayat (3) yang menyatakan bahwa pinjam pakai dilaksanakan berdasarkan surat perjanjian yang sekurang-kurangnya memuat: a). - Konfirmasi dengan Bagian Perlengkapan. c). dan bangunan. b) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dalam Pasal 23: 1) Ayat (2) yang menyatakan bahwa Jangka waktu pinjam pakai barang milik Negara/daerah paling lama dua tahun dan dapat diperpanjang. b). c) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006 . tanggung jawab peminjam atas biaya operasional dan pemeliharaan selama jangka waktu peminjaman.- Mencocokkan dengan data pinjam pakai kendaraan dinas operasional serta tanah dan bangunan dari Bagian Perlengkapan Tahun 2008. pihak -pihak yang terikat dalam perjanjian. luas atau jumlah barang yang dipinjamkan dan jangka waktu. Mencocokkan dengan daftar berita acara pinjam pakai kendaraan. Konfirmasi kepada pihak yang meminjam ± pakai kendaraan. dan persyaratan lain yang dianggap perlu. tanah. tanah. Melakukan pengamatan dan wawancara dengan beberapa SKPD Mencocokkannya dengan peraturan : a) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. dan bangunan. pada pasal 44 yang menyatakan bahwa pengguna barang dan/atau kuasa pengguna barang wajib mengelola dan menatausahakan barang milik negara/daerah yang berada dalam penguasaannya dengan sebaik-baiknya. jenis.

dan c) Kendaraan dinas operasional khusus/lapangan. 5) Pasal 15 ayat (2) yang menyatakan bahwa dinas operasional/kendaraan dimaksud pada ayat dinas (1) kendaraan jabatan sebagaimana diperuntukkan bagi Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi. disediakan dan dipergunakan untuk pejabat negara. meliputi: a) b) Kendaraan perorangan dinas. d) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota. pada: 1) Pasal 13 yang menyatakan bahwa kendaraan dinas sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 huruf d.tanggal 20 Maret 2006 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah. pada pasal 35: 1) Ayat (2) yang menyatakan bahwa Pinjam pakai . Wakil Gubernur. Kendaraan dinas operasional/kendaraan dinas jabatan. ayat (1) yang menyatakan bahwa 2) Pasal 14 kendaraan perorangan dinas sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 huruf a. 3) Pasal 14 ayat (2) yang menyatakan bahwa kendaraan perorangan dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperuntukkan bagi pemangku jabatan Gubernur. 4) Pasal 15 ayat (1) yang menyatakan bahwa kendaraan dinas operasional/kendaraan dinas jabatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 huruf b disediakan dan dipergunakan untuk kegiatan operasional perkantoran. Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota.

b) jenis. c) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tanggal 13 Juni 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan pernyataan nomor 7 mengenai akuntansi aset tetap. pada pasal 44. d) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. Mencocokkan dengan peraturan : a) Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. e) persyaratan lain yang dianggap perlu. Serah Terima Barang Milik/Kekayaan Pemerintah Kabupaten Malang Kepada Pemerintah Kota Batu. pada pasal 4. 3) Pelaksanaan pinjam pakai dilakukan berdasarkan surat perjanjian yang sekurang-kurangnya memuat: a) pihak-pihak yang terikat dalam perjanjian. luas. e) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 . 3.. Langkah-langkah : Melakukan pemeriksaan atas aset hasil pelimpahan dari Pemerintah Kabupaten Malang.barang milik daerah berupa selain tanah dan/atau atau bangunan bangunan maupun tanah/dan dilaksanakan oleh pengelola setelah mendapat persetujuan Kepala Daerah. 2) Ayat 4 yang menyatakan bahwa Jangka waktu pinjam pakai barang milik daerah paling lama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang. d) tanggung jawab peminjam atas biaya operasional dan pemeliharaan selama jangka waktu peminjaman. b) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. - Melakukan konfirmasi dengan Bagian Perlengkapan. dan jumlah barang yang dipinjamkan. c) jangka waktu peminjaman.

2/DAU/422. surat p e r ja n jia n ba ntuan ternak sapi no mo r 524/1150. Melakukan pengecekan dalam ternak berita acara nomor penyerahan/penyetoran 524/1139. Kegiatan Belanja Modal Pengadaan Ternak.208/2008 tanggal 25 S e p t e m b e r 2 0 0 8 .1/DAU/422. b) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah. Aset Yang Diserahkan ke Pihak Ketiga tetapi belum di hapus Langkah-langkah: Melakukan pemeriksaan atas dokumen pertanggungjawaban (SPJ) Diterbitkan Surat Penetapan penghapusan yang selanjutnya segera diproses penghapusannya Mencocokan dengan peraturan a) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tanggal 14 maret 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. pada pasal 4. c) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tanggal 13 . pada Lampiran VII angka 4 Pengadaan tanah. Melakukan pengecekan pada surat perjanjian bantuan ternak.208/2008 tanggal 8 Oktober 2008.3/422. 5. 4.tanggal 21 Maret 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Daerah.208/2008 tanggal 8 Oktober 2008 dan surat perjanjian bantuan ternak kelinci nomor 524/1153. Langkah-langkah : Melakukan seleksi dengan system. Mencocokkan dengan peraturan : a) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara Pasal 3 ayat (1) b) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

SPP (Surat Pengajuan Pembayaran) Berdasarkan pemeriksaan fisik Mencocokkan dengan peraturan : a. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Beberapa Kegiatan di SKPD Mengalami Keterlambatan Langkah. .2/DAU/422. 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No.langkah : konfirnmasi dengan Bendahara Pengeluaran. d) Peraturan Menteri Dalam Negeri No.1/DAU/422. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tanggal 14 Januari 2004 tentang Perbendaharaan Negara. 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. pasal 21 ayat (1). b. f) Surat Perjanjian Bantuan Ternak nomor 524/1150. 6. Pasal 72 ayat (1). Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tanggal 15 Oktober 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.208/2008 tanggal 8 Oktober 2008 tentang pemberian bantuan ternak sapi perah ke kelompok tani pada Pasal 3.208/2008 tanggal 8 Oktober 2008 tentang pemberian bantuan ternak kelinci ke kelompok tani pada Pasal 3. pada pasal 75 ayat (7). Pasal 71. g) Surat Perjanjian Bantuan Ternak nomor 524/1153. e) Peraturan Menteri Dalam Negeri No. Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tanggal 3 November 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. c.Juni 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan pernyataan nomor 6 mengenai Akuntansi Investasi.

9. b. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. c. Nilai Perolehan Puskesmas Bumiaji yang Dibongkar Total Belum Dihapuskan Langkah-langkah : konfirmasi dengan Bagian Perlengkapan dan Dinas Kesehatan. pemeriksaan terhadap dokumen addendum kontrak mencocokkan dengan peraturan a.Pemeriksaan terhadap dokumen pertanggungjawaban dan pelaksanaan belanja modal . Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa pada Lampiran I Bab 1 angka 1. . 8. terjadi pemusnahan atau karena sebab-sebab lain.a). pada pasal 4.7. Pasal 55 ayat 1 huruf (a) yang menyebutkan bahwa penghapusan barang milik daerah dengan tindak lanjut pemusnahan dilakukan apabila barang milik daerah dimaksud tidak dapat digunakan.mencocokkan dengan peraturan : a. Pasal 54 ayat (2) yang menyatakan bahwa penghapusan barang milik daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 53 (b) dilakukan dalam hal barang milik daerah dimaksud sudah beralih kepemilikannya.Hasil konfirmasi dengan PPK dan PPTK mengenai pelaksanaan kegiatan fisik yang sejenis dengan kontrak yang berbeda. Pemecahan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Perikanan di Dinas Pertanian Langkah-Langkah : . .3).a. Pasal 54 ayat (3) yang menyatakan bahwa penghapusan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan dengan Keputusan Kepala Daerah. tidak dapat dimanfaatkan dan tidak dapat dipindahtangankan. b. Penyajian Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik Tidak Sesuai Dengan Ketentuan.

Pasal 52 Ayat (1) dan Ayat (2) . Realisasi Belanja Perjalanan Dinas Tidak Didukung dengan Bukti yang Lengkap. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. mencocokkan dengan peraturan : Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2005 tanggal 13 Juni 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. dan wawancara dengan masing-masing PPTK. Penyerahan dan Laporan Penggunaan Bantuan Keuangan kepada Partai Politik pada lampiran III bentuk laporan penggunaan bantuan keuangan partai politik. pemeriksaan dokumen (dhi. mencocokkan dengan peraturan : a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Neraca. . Terdapat Kesalahan Pembebanan Penganggaran dan Realisasi Belanja Barang dan Jasa Langkah-langkah : pemeriksaan lebih lanjut terhadap dokumentasi. pada: b. Langkah-langkah : pemeriksaan terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Belanja Perjalanan Dinas di Bagian Sekretariat Daerah mencocokkan dengn peraturan : a. PSAP Nomor 07 paragraf 5 ayat b. 10. pasal 3 ayat (1).25 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Permendagri No. PSAP Nomor 02 paragraf 37.Langkah-langkah : mencocokkan dengan dokumen terkait. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tanggal 15 Mei 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. pada: 11. 32 Tahun 2005 tentang Pedoman Pengajuan. LRA SKPD) dan konfirmasi dengan Bagian Keuangan a.

Langkah-langkah : melakukan pemeriksaan dan konfirmasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Panitia Pengadaan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.207/2008 dan Berita Acara Penerimaan Barang Nomor 027/2383/422. Bagian Kedua. Pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan Nomor 027/2378/422. d.00 di Dinas Pariwisata Mendahului Anggaran dan Belum Bisa Dimanfaatkan.800.b. mencocokkan dengan : a. Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tanggal 3 November 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengdaan Barang/Jasa Pemerintah. Pengadaan Sistem Informasi Geografis Sebesar Rp210.000.000. Peraturan Walikota Nomor 306 Tahun 2007 tentang Pedoman Standar Harga Satuan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2008 bagian B mengenai Standar Perjalanan Dinas. b. Pengadaan Blanko KTP Sebesar Rp199. . 13.000. c. meminta keterangan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).000.000. pasal 61 ayat (1). Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tanggal 3 November 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. pasal 3 ayat (1).207/2008 serta Surat Perjanjian Kerja. Melakukan Pemeriksaan lebih lanjut atas SIG.00 Mendahului Anggaran. 12. Langkah-langkah : Pengamatan terhadap stock persediaan Melakukan konfirmasi terhadap PPK dan PPTK mencocokkan dengan peraturan : a. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tanggal 5 April tentang Keuangan Negara. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.00 Mendahului Surat Perjanjian Kerja dan Pengadaan Blanko KK Sebesar Rp45.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tanggal 9 Desember 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 14. . c. b. Pemeriksaan dokumen-dokumen terkait mencocokkan dengan : a. Langkah-langkah : Melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pengelolaan Belum Ditetapkan dengan penerimaan di Dinas Pertanian serta konfirmasi melakukan dengan Bendahara Penerimaan Pemeriksaan terhadap dokumen pengelolaan penerimaan di Dinas Informasi. Pendapatan Retribusi Tanda Daftar Perusahaan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Digunakan Langsung. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tanggal 9 Desember 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. pada pasal 16 ayat (3). Penerimaan Retribusi di Dua SKPD Peraturan Daerah. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tanggal 14 Januari 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Langkah-langkah : Melakukan pemeriksaan terhadap penerimaan TDP. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tanggal 15 Mei 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.b. Komunikasi dan Perpustakaan serta melakukan konfirmasi dengan Bendahara Penerimaan mencocokkan dengan : a. Undang ± Undang Nomor 34 tahun 2000 tanggal 20 Desember 2000 tentang Perubahan Atas Undang-Udang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1997 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada pasal 24. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 43/PRT/M/2007 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan jasa Konstruksi Bab IV mengenai Pelelangan Gagal dan Pelelangan Ulang. b. 15.

687.00 Tidak Disertai dengan Naskah Perjanjian Hibah.00 Total 5. BPK menemukan bukti-bukti sebagai berikut : 1.1 Daftar Penerima hibah No Penerima Hibah Pelaksana Kegiatan Jumlah (Leading Sector) (Rp) 1 Pemerintah Desa Bagian Pemerintahan 51.00 6 150.00 atau 54.807.356.000.0 3 Organisasi profesi Bagian Kesejahteraan 292. karena didasarkan pada pemeriksaan atas bukti-bukti pertanggungjawaban (SPJ) dan konfirmasi dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Bagian Hukum. ditemukan anggaran realisasi belanja hibah sebesar Rp10.00 4 PKK Kapemas 750.000.460.405.000.67% dari anggaran.687.000.000.00 5 Organisasi Bagian Kesejahteraan 1.000. BPK memutuskan bahwa Realisasi Belanja Hibah Sebesar Rp5.000. Proses Pinjam Pakai Kendaraan. Terdapat beberapa proses pinjam pakai yang tidak sesuai dengan ketentuan. Selain itu Keputusan Walikota yang mengatur . Adapun rinciannya sebagai berikut: Tabel 1.00 Usaha Ekonomi Kapemas 7 JPES Bappeda 280. Realisasi Belanja Hibah Berdasarkan penelusuran kepada Bagian Keuangan Sekretariat Daerah.949.00 Sehingga.00 dan telah terealisasi sebesar Rp5.875.000.949.c.000.614.000.949.00 2 KONI & Bagian Kesejahteraan 2.000. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tanggal 15 Mei 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. diketahui bahwa pemberian hibah tersebut tidak disertai dengan naskah perjanjian hibah 2.000.000. Tanah dan Bangunan di Pemerintah Kota Batu. BUKTI ± BUKTI AUDIT Setelah langkah-langkah dilakukan.000.000.000.687.

a) Pinjam pakai kendaraan roda empat kepada mantan pejabat terdapat empat unit kendaraan roda empat yang masih digunakan oleh mantan pejabat Pemerintah Kota Batu periode 2003 s.593. menunjukkan dari 159 tanah dan bangunan yang dilimpahkan terdapat 134 tanah dan bangunan senilai Rp560. Serah Terima Barang Milik/Kekayaan Pemerintah Kabupaten Malang Kepada Pemerintah Kota Batu. d) Pinjam pakai tanah dan bangunan kepada KONI dan Badan Narkotika Kota Batu terdapat dua aset tetap berupa tanah dan bangunan milik pemerintah Kota Batu yang dipinjam pakaikan kepada instansi lain.d 2007. Berdasarkan hasil konfirmasi dengan Bagian Perlengkapan. 4.000. b) Pinjam pakai kendaraan roda empat kepada pihak di luar unit kerja SKPD terdapat 19 unit kendaraan roda empat dan dua unit kendaraan roda dua milik Pemerintah Kota Batu yang masih digunakan oleh pihak di luar unit kerja SKPD.pinjam pakai barang-barang inventaris milik Pemerintah Kota Batu belum ada. Hasil pemeriksaan atas aset hasil pelimpahan dari Pemerintah Kabupaten Malang.188. sehingga BPK mengungkapkan bahwa Serah Terima Barang Milik/Kekayaan Pemerintah Kabupaten Malang Kepada Pemerintah Kota Batu Tidak Ditindaklanjuti dengan Penyerahan Bukti Kepemilikan Aset. Pemerintah Kota Batu belum pernah menindaklanjuti atau melakukan konfirmasi mengenai aset tanah dan bangunan yang dilimpahkan kepada Pemerintah Kabupaten Malang. c) Pinjam pakai kendaraan roda 4 (empat) kepada Anggota DPRD terdapat 21 unit kendaraan roda empat milik Pemerintah Kota Batu yang dipinjampakaikan ke masing-masing anggota DPRD dengan jangka waktu hingga berakhirnya masa jabatan. 3.00 yang belum ditindaklanjuti dengan proses perubahan kepemilikan. Aset Yang Diserahkan ke Pihak Ketiga Pada Tahun Anggaran 2008 Pemerintah Kota Batu .

Diketahui bahwa dalam realisasi belanja modal tersebut.000.000.236.500.24% dari anggaran.00 yang disalurkan sebagai bantuan kepada gabungan kelompok tani.00 atau 66.400.000.00 yang diantaranya sebesar Rp45.402.367.300. c) Terdapat enam kegiatan Belanja Modal di Dinas Perindustrian dan Perdagangan sebesar Rp224.341. a) Terdapat dua kegiatan Belanja Modal di Dinas Pertanian sebesar Rp490.menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp120.00 disalurkan sebagai bantuan ke sekolah dan Arhanud.791. .000.735. b) Terdapat tiga kegiatan Belanja Modal berupa rambu portable dan traffic cone di Kantor Perhubungan sebesar Rp57. terdapat belanja modal yang disalurkan kepada masyarakat.00 dan telah direalisasikan sebesar Rp79.00 yang disalurkan sebagai bantuan kepada Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah mempunyai ijin industri dan mempunyai prospek pasar yang bagus dan layak.750.

695 2 Sido Maju 9 Nomor telinga: 674. 106 3 Pandermania 9 676. Tabel 5. 3001 5.258. 688. 5 ekor jantan 4 Aji Jaya 39 34 ekor betina.1064.44 atau 78.5. 5 ekor jantan 2 Ternak Jaya 39 34 ekor betina. 5 ekor jantan 3 Satwa Harapan 39 34 ekor betina. 693. sehingga seharusnya dianggarkan dalam pengeluaran pembiayaan dana bergulir. 683. Selain itu.300. Kegiatan Belanja Modal Pengadaan Ternak Rincian kelompok tani penerima bantuan ternak adalah sebagai berikut.247.231.293.367. Pemerintah Kota Batu juga telah menganggarkan Belanja Modal sebesar Rp120.66% dari anggaran. Beberapa Kegiatan di SKPD Mengalami Keterlambatan Pemerintah Kota Batu telah menganggarkan Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp51. Kelinci Potong Bibit Betina 135 ekor & Bibit Jantan 20 ekor 1 Sumber Mulyo 38 33 ekor betina.00 dan telah direalisasikan sebesar Rp40. 1066. 686 684.1 Daftar Kelompok Tani Penerima Bantuan Ternak No Keteranga Jum Tani n Sapi Perah Betina Bunting FH 27 ekor (umur rata-rata 2 thn) 1 Sumber Tirto 9 Nomor telinga: 687. 1041. Nomor telinga: 678. 675.321.020. 692. 5 ekor jantan Belanja modal pengadaan ternak yang digulirkan ke masyarakat merupakan investasi jangka panjang ± non permanen.791. Kelompok 6. 679. 1062.00 dan telah direalisasikan sebesar .

00 telah disetor pada tanggal 29 Mei 2009. Pembuatan SPP pada hari Rabu tanggal 12 November 2008.00 atau 99.07.3.00 dan telah terealisasi sebesar Rp249. Berdasarkan jangka waktu pelaksanaan kontrak.245. .Rp79.00 (Rp249.04.750.341.000.2.00 x 17 x 1/1000).750.735.750. Hasil pemeriksaan atas Belanja Barang dan Jasa.000.08.915. barang tersebut harus sudah diterima 30 hari kalender sejak dikeluarkannya surat perintah kerja dan harus diserahkan paling lambat tanggal 24 Oktober 2008.245.16.01.53%. dan Belanja Modal di Pemerintah Kota Batu menunjukkan hal-hal sebagai berikut: a. DInas Pariwisata Pada Tahun Anggaran 2008 Dinas Pariwisata menganggarkan Belanja Modal ± Pengadaan Parasut dengan kode rekening 2.000. SPP (Surat Pengajuan Pembayaran) dibuat setelah barang diterima dan ada pemberitahuan dari pengurus barang. Atas denda keterlambatan sebesar Rp4.08 sebesar Rp250.24% dari anggaran.750.000. Berdasarkan konfirmasi dengan Bendahara Pengeluaran.5. Sehingga dikenakan denda keterlambatan yang harus dikenakan sebesar Rp4.00 atau 66.

000.586.00 atau 99.5. sehingga kena denda keterlambatan sebesar Rp3. Pelaksanaan pembangunan fisik berada di dua tempat yaitu: Pasar Benih Ikan (PBI) di desa Punten dan Balai Benih Ikan (BBI) di desa Pendem.01 untuk belanja modal pengadaan konstruksi/pembelian gedung kantor.01. Kedua pengadaan tersebut seharusnya diterima paling lambat tanggal 6 Desember 2008.20.071.01.857.00 dan telah direalisasikan sebesar Rp1.846.900.3.b.04. Seluruh pekerjaan dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) menjadi satu paket dan satu kode rekening yaitu 2.00. 7.20.5.01.062.01 sebesar Rp1.2.00 telah disetor pada tanggal 29 Mei 2009. Hasil pemeriksaan terhadap dokumen pertanggungjawaban dan pelaksanaan belanja modal tersebut menunjukkan hal-hal sebagai berikut: a. c.26.500. b.36% dari anggaran.999. Pelaksanaan belanja modal ini dilaksanakan menjadi 24 paket pekerjaan .26.3.731.04. Pemecahan Kegiatan Penyediaan Sarana dan Prasarana Perikanan Dinas Pertanian dalam Perubahan APBD (PAK) menganggarkan belanja modal pada kegiatan penyediaan sarana dan prasarana perikanan dengan kode rekening 2.01. Berdasarkan pemeriksaan fisik yang dilaksanakan tanggal 7 Mei 2009 diketahui bahwa surat jalan dari rekanan tertanggal 22 Desember 2008. Atas pengadaan bahan makanan tambahan berupa bubur bayi dan pengadaan bahan makanan tambahan berupa biskuit bayi. Dinas Kesehatan 1) Denda keterlambatan pada pengadaan belanja barang dan jasa Dinas Kesehatan Kota Batu pada tahun anggaran 2008 telah merealisasikan 100% anggaran belanja barang dan jasa dari Program Perbaikan Gizi Masyarakat untuk kegiatan Pemberian Tambahan Makanan dan Vitamin sebesar Rp68.2.

000.043.000. diketahui terdapat aset daerah berupa gedung dan bangunan rumah dinas paramedis seluas 136m2 dengan nilai aset sebesar Rp137. b. Terdapat enam paket pekerjaan senilai Rp439. sehingga nilai aset menjadi lebih besar/tidak sewajarnya. Terdapat kelebihan pembayaran atas kontrak pembangunan Hasil pemeriksaan terhadap dokumen addendum kontrak menunjukkan adanya selisih harga total pekerjaan sebesar Rp415.000.00 yang dibongkar total kemudian dibangun gedung baru untuk Puskesmas Bumiaji menjadi dua lantai dengan luas lantai 1 sebesar 167.00 di satu area PBI yang dapat dikerjakan menjadi 2 (dua) paket pekerjaan saja.105. d.000. Hasil pemeriksaan terhadap dokumen diketahui bahwa dari sepuluh partai politik terdapat tujuh partai politik yang belum menyusun .025. Belum adanya penghapusan atas aset yang dibongkar total Dari hasil konfirmasi dengan Bagian Perlengkapan dan Dinas Kesehatan.00 dimana antara nilai kontrak di Surat Perintah Kerja (SPK) sebesar Rp757. Dinas Kesehatan belum mengajukan usulan ke Bagian Perlengkapan untuk dilakukan penghapusan.195m2 dan luas lantai 2 sebesar 167.00 a. 9. Penyajian Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik Tidak Sesuai Dengan Ketentuan Tahun Anggaran 2008 Bagian Keuangan Sekretariat Daerah Kota Batu menganggarkan belanja hibah bantuan partai politik sebesar Rp500. Nilai Perolehan Puskesmas Bumiaji yang Dibongkar Total Belum Dihapuskan dan Terdapat Kelebihan Pembayaran Sebesar Rp415.00 berbeda dengan nilai di Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp756.000.oleh 24 rekanan setelah Perubahan APBD.000.00 atau 100%.000.195m2 dengan nilai aset sebesar Rp757.000.000.00.00 Atas pembongkaran total terhadap aset tersebut.628.00 dan direalisasikan sebesar Rp500.000.000.043. 8.

00 atau sebesar 99. Berdasarkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari Belanja Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor diketahui bahwa kegiatan tersebut berupa paket pekerjaan pembangunan pagar yang dilakukan di 6 puskesmas. Kantor Perhubungan Tahun Anggaran 2008 Kantor Perhubungan telah menganggarkan Belanja B a r a n g d a n J a s a ± B e la n ja B a h a n B a n g u n a n d a r i K e g ia t a n Rehabilitasi/Pemeliharaan Terminal sebesar Rp110. Adapun pekerjaan pembangunan fisik yang direalisasikan dari kegiatan Rehabilitasi/Pemeliharaan Terminal adalah sebagai berikut: Tabel 10. 10.577.000. Dinas Kesehatan Tahun Anggaran 2008 Dinas Kesehatan telah menganggarkan Belanja Barang dan Jasa ± Belanja Bahan Bangunan dari Kegiatan Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor sebesar Rp219. b.800.42%. Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap dokumentasi. dan wawancara dengan masing-masing PPTK dapat diyakini bahwa realisasi kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan tersebut merupakan pengadaan yang menambah aset tetap.00 atau 90.21%.024.356.000.000.00 dan telah direalisasikan Rp109.laporan penggunaan bantuan keuangan partai politik belum sesuai dengan ketentuan.2 Kegiatan Rehabilitasi/Pemeliharaan Terminal . Terdapat Kesalahan Pembebanan Penganggaran dan Realisasi Belanja Barang dan Jasa a.00 dan telah direalisasikan sebesar Rp197.000.

Berdasarkan pemeriksaan dokumen (dhi. mereka telah memasukkan belanja komputer ke akun belanja modal. ditemui adanya SPJ yang tidak lengkap sebesar Rp62. Tetapi oleh bagian keuangan . Bukti-bukti perjalanan dinas yang tidak lengkap karena tidak disertai dengan : . belanja tersebut dicatat sebagai belanja barang dan jasa. Atas kekeliruan pencatatan ini telah diakui oleh bagian keuangan .Berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap dokumentasi. Realisasi Belanja Perjalanan Dinas Tidak Didukung dengan Bukti yang Lengkap Berdasarkan pemeriksaan terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Belanja Perjalanan Dinas di Bagian Sekretariat Daerah. dan wawancara dengan masing-masing PPTK.250. dapat diyakini bahwa realisasi kegiatan yang ada di Kantor Perhubungan tersebut merupakan pengadaan yang menambah aset tetap dan seharusnya dibebankan sebagai Belanja Modal.000. Neraca. 11. c.000.00 Adapun rinciannya sebagai berikut. Bagian Keuangan ± Sekretariat Daerah Hasil pemeriksaan atas Belanja Barang dan Jasa di Bagian Keuangan ± Sekretariat Daerah diketahui pada Tahun Anggaran 2008 Bagian Keuangan ± Sekretariat Daerah telah menganggarkan Belanja Barang dan Jasa ± Belanja komputer dan telah direalisasikan sebesar Rp43. LRA SKPD) dan konfirmasi dengan Bagian Keuangan.bidang akuntansi.500.00 di Sekretariat Daerah.bidang akuntansi.

Pengadaan Blanko KTP Sebesar Rp199. terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp26.000 keping dengan didukung oleh surat Kepala Dinas Dukcapil nomor 470/656/422.800.000.000.800.000 keping blanko KTP sebesar Rp199. ditemui adanya kelebihan pembayaran perjalanan dinas yang disebabkan bukti penginapan.00 berdasarkan Surat .00 Mendahului Anggaran a.212/2008 tanggal 8 Mei 2008 perihal peminjaman blanko KTP. Atas kekurangan stok tersebut PPK dan PPTK menjelaskan secara tertulis bahwa untuk tetap dapat melakukan pelayanan kepada masyarakat maka PPK dan PPTK memberanikan diri untuk meminjam blanko KTP dari PT AMG sebesar 10. selain itu ditemukan juga pembayaran uang harian dan uang representatif yang melebihi ketentuan. Rincian Kwitansi Pembayaran.315. Berdasarkan perhitungan ulang atas SPJ perjalanan dinas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.a. PT AMG adalah pemenang lelang atas Pengadaan 135. Surat Tugas dan SPPD Hasil pemeriksaan terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Belanja Perjalanan Dinas di Bagian Sekretariat Daerah.00 Mendahului Perjanjian Kerja dan Pengadaan Blanko KK Sebesar Surat Rp45. b.000. 12.000. transportasi/tiket yang dilampirkan di SPJ lebih rendah dari yang dibayarkan dan perjalanan dinas ganda.00 di Sekretariat Daerah. Pengadaan Blanko KTP Melihat dari mutasi persediaan diketahui bahwa persediaan tidak mencukupi untuk kegiatan di bulan April.000.

000.1/422.000 keping dengan didukung oleh surat nomor 470/1081/422.SC adalah rekanan atas Pengadaan 15. . b.000 keping blanko Kartu Keluarga melalui Penunjukan Langsung berdasarkan Surat Perjanjian Kerja nomor 601. Hal ini menunjukkan adanya pengadaan blanko KTP sebelum ada penandatanganan Surat Perintah Kerja.SC sebesar 15. Berdasarkan dokumen pengadaan.000.01/422. Pengadaan Blanko KK Melihat dari mutasi persediaan blanko KK diketahui bahwa persediaan tidak mencukupi untuk kegiatan di bulan Maret.000. Hal ini menunjukkan bahwa rekanan telah menyediakan blanko KK jauh sebelum ada Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja bahkan sebelum anggarannya ditetapkan.Perintah Kerja nomor 602.000.212/2008 yang ditandatangani tanggal 9 Mei 2008. atas kekurangan stok tersebut PPK dan PPTK mengatakan bahwa untuk tetap dapat melakukan pelayanan kepada masyarakat maka blanko KK dipinjam dari PT. 13.00.1/04/PPK.1/05/KK/PPK.00 di Dinas Pariwisata Mendahului Anggaran dan Belum Bisa Dimanfaatkan. Pengadaan Sistem Informasi Geografis Sebesar Rp210.212/2008 tanggal 17 Nopember 2008 dengan nilai kontrak sebesar Rp45.212/2008 perihal peminjaman blanko Kartu Keluarga tanggal 16 Juli 2008 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas. PT.

namun Berita Acara Pemeriksaan Nomor 027/2378/422. Penerimaan Retribusi di Dua SKPD Peraturan Daerah. Pekerjaan pengadaan SIG diikat dengan Surat Perjanjian Kerja Nomor 050/2214/422. Kemudian Universitas Brawijaya menjawab surat tersebut tanggal 13 Oktober 2008 yang menyatakan bersedia untuk melaksanakan pekerjaan Pengadaan Sistem Informasi Geografis dengan melampirkan Rincian Anggaran Biaya (RAB) yang sama dengan HPS. Karena waktu yang tidak memungkinkan untuk mengadakan pelelangan ulang maka Dinas Pariwisata Kota Batu mengirim surat penawaran kerja sama kepada Universitas Brawijaya pada tanggal 10 Oktober 2008 dengan lampiran Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Kegiatan Penyusunan Sistem Informasi Geografis Kota Batu Tahun 2008. a. Kronologis pengadaan barang di atas menunjukkan bahwa pengadaan ini sangat dipaksakan karena tidak memperhitungkan waktu yang tersedia untuk melaksanakan pengadaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 14.207/200 tanggal 16 Oktober 2008 antara Dinas Pariwisata dan Universitas Brawijaya dengan jangka waktu pelaksanaan selama 60 hari atau sampai tanggal 14 Desember 2008.207/2008 dibuat tanggal 9 Desember 2008. Penyerahan pekerjaan berupa penginstalan Sistem Informasi Geografis di Hardware Dinas Pariwisata dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2008.Hasil pemeriksaan dan konfirmasi dengan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Panitia Pengadaan dijelaskan bahwa proses pelelangan diawali adalah dengan mengumumkan pelelangan tersebut di Harian Bhirawa pada tanggal 6 Oktober 2008.207/2008 dan Berita Acara Penerimaan Barang Nomor 027/2383/422. Selain itu Surat Perjanjian Kerja tidak menyebutkan tanggung jawab Penyedia Jasa / Pembuat SIG pasca penjualan/penyerahan pekerjaan. Sampai dengan batas akhir waktu pendaftaran peserta lelang yang mendaftar hanya Universitas Brawijaya. Dinas Pertanian Belum Ditetapkan dengan .

15. Hal ini disebabkan karena belum adanya peraturan daerah Kota Batu yang mengatur mengenai retribusi ATV. Komunikasi dan Perpustakaan serta hasil konfirmasi dengan Bendahara Penerimaan diketahui bahwa pengenaan tarif retribusi yang dilakukan oleh UPTD ATV hanya berdasarkan pada daftar harga iklan reguler dan harga produksi yang dibuat dan ditandatangani oleh Pengguna Anggaran (Kepala Dinas Informasi.00. 75% disetorkan ke Kas Daerah dan 25% digunakan sebagai biaya penunjang operasional BA ± WDP dan BI ± TDP. Komunikasi dan Perpustakaan Hasil pemeriksaan terhadap dokumen pengelolaan penerimaan di Dinas Informasi.Hasil pemeriksaan terhadap dokumen pengelolaan penerimaan di Dinas Pertanian serta hasil konfirmasi dengan Bendahara Penerimaan diketahui bahwa penarikan retribusi rumah potong hewan yang selama ini diselenggarakan oleh Dinas Pertanian belum diatur dengan Peraturan Daerah Kota Batu mengenai retribusi rumah potong hewan. Hal ini berdasarkan Peraturan Walikota Batu Nomor 3 Tahun 2006 tanggal 11 Januari 2006 tentang Pedoman Biaya Administrasi Wajib Daftar Perusahaan dan Informasi Tanda Daftar Perusahaan pada pasal 5 yang menyebutkan bahwa penerimaan dan pengelolaan Biaya Administrasi Wajib Daftar Perusahaan (BA±WDP) dan Biaya Informasi Tanda Daftar Perusahaan (BI±TDP). Rincian Penerimaan TDP Tahun Anggaran 2008 adalah sebagai berikut : . diketahui bahwa tidak semua penerimaan disetorkan ke Dinas Pendapatan.500. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap penerimaan TDP. b. Dinas Informasi. Penarikan retribusi masih mengacu pada Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Malang Nomor 25 Tahun 1999 tanggal 27 Juli 1999 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 20 Tahun 1998 tentang Retribusi Rumah Potong Hewan. Pendapatan Retribusi Tanda Daftar dan Perdagangan Perusahaan di Dinas Langsung Sebesar Perindustrian Digunakan Rp11. Komunikasi dan Perpustakaan).412.

Karena BPK RI tidak dapat menerapkan prosedur pemeriksaan yang memadai sebagaimana diuraikan dalam paragraf di atas. lingkup pemeriksaan BPK RI tidak memungkinkan BPK RI menyatakan pendapat. . dan BPK RI tidak menyatakan pendapat atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Batu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful