Dosa Besar

Disebabkan Masih ramai yang tidak mengetahui apakah itu dosa besar, hati saya terdetik untuk mengeluarkan post kali ini yang "bertajuk pengertian dosa besar".Jika kita lihat kepada tajuk ini, memanglah nampak agak simple tapi bagi yang belum mengetahui dan memahami apakah erti dosa besar itu amatlah berguna untuk kita menambahkan sedikit ilmu yang belum cukup kita terokai... Ilmu Allah ini sungguh banyak, Jika semua rating-rating kayu dijadikan pen@Pensil dan air laut dijadikan dakwat nescaya belum pernah cukup untuk menulis ilmu Allah ini. jadi marilah kita renung-renungkan akan kesilapan kita ketika berada di bumi Allah ini. soalan, ³Bolehkah kita memberi penilaian pada sebuah maksiat yang dulu belum pernah ada sebagai dosa besar?´ Jawab: Tidaklah diragukan bahwa dosa itu ada dua macam, dosa besar dan dosa kecil. ³Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)´ (QS an Nisa¶:31). Namun para ulama berbeda pendapat tentang jumlah dosa besar.Ada yang berpendapat tujuh, tujuh puluh dan tujuh ratus.Ada pula yang mengatakan bahwa dosa besar adalah semua perbuatan yang dilarang dalam syariat semua para nabi dan rasul. Pendapat yang paling kuat tentang pengertian dosa besar adalah segala perbuatan yang pelakunya diancam dengan api neraka, laknat atau murka Allah di akherat atau mendapatkan hukuman had di dunia. Sebagian ulama menambahkan perbuatan yang nabi meniadakan iman dari pelakunya, atau nabi mengataan µbukan golongan kami¶ atau nabi berlepas diri dari pelakunya. Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda, ³Barang siapa yang menghunuskan pedang kepada kami, kaum muslimin, maka dia bukan golongan kami´ (HR Bukhari dan Muslim). Nabi shallallahu µalaihi wa sallam bersabda, ³Siapa yang menipu kami maka dia bukan golongan kami´ (HR Muslim). Mencuri adalah perbuatan yang memiliki hukuman had yaitu potong tangan maka muncuri adalah dosa besar. Zina juga memiliki hukuman had sehingga termasuk dosa besar. Membunuh juga dosa besar. Namimah atau adu domba juga dosa besar karena sabda Nabi shallallahu µalaihi wa sallam, ³Orang yang melakukan namimah itu tidak akan masuk surga´ (HR Bukhari dan Muslim). ³Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)´ (QS an Nisa¶:10). Dalam ayat ini ada ancaman neraka bagi orang yang memakan harta anak yatim sehingga perbuatan ini hukumnya dosa besar.

pertama:] syirik kepada Allah SWT. Artinya. langsung dari keterangan kitab Allah". kecuali Amru bin Ubaid". maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga". ulama kita ini ingin mengetahui definisi yang jelas tentang apa itu dosa besar. dan seorang zahid. bagi siapa yang dikehendaki-Nya". Ia kemudian menemui Abu Abdillah Ja'far bin Muhammad Shadiq. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Ja'far Shadiq adalah orang tokoh yang paling patut untuk ditanya tentang hal ini. bukan dari pendapat para ulama. wahai Ibnu Ubaid?" Ia menjawab: "aku ingin mengetahui secara pasti apa itu dosa-dosa besar.(Yuusuf: 87). dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu. secara langsung dari nash Al Quran. dan duduk bersamanya. Setelah ia bertemu dengannya. karena ia adalah seorang ulama dari ahlul bait. seorang ulama Bashrah. kecuali Amru bin Ubaid. Abu Abdillah Ja'far Shadiq berkata: "engkau datang kepada orang tepat". (An Nisaa: 48) Dan Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah. (An Najm: 32). Demikianlah. (Al Maaidah: 72) Selanjutnya ia menambahkan: [dosa besar yang kedua adalah] berputus asa dari mendapatkan rahmat Allah SWT.Adalah Amru bin Ubaid. Seperti kita ketahui. ia kemudian membaca firman Allah SWT berikut ini: "(Yaitu) orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahankesalahan kecil". Abu Abdillah Ja'far Shadiq mengungkapkan hukum sambil menyebutkan dalilnya . Sampai di sini ia berhenti dan berdiam!. seluruh ulama mendatangi para pejabat pemerintah untuk mendapatkan hadiah. Suatu saat. Yang dikatakan oleh para pejabat pemerintah tentang dirinya sebagai berikut: "kalian semua adalah para pencari buruan. melainkan kaum yang kafir"". Selanjutnya ia berkata kembali: " [Dosa besar itu adalah. Menyaksikan hal itu Abu Abdillah Ja'far Shadiq bertanya kepadanya: "mengapa engkau terdiam. dan ia telah begitu mendalami rahasia-rahasia kandungan Al Quran.

(An Nisaa: 93). Karena Allah SWT mensipati orang yang berbuat durhaka kepada kedua orang tuanya sebagai orang yang jabbaar syaqiy 'orang yang sombong lagi celaka'. Berikutnya ia memberikan penjelasan selanjutnya: [dosa besar yang berikutnya adalah:] merasa aman dari ancaman Allah SWT. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja. dan bagi mereka azab yang besar". kekal ia di dalamnya". saat kaum Muslimin diserang oleh musuh mereka. An Nuur: 23) Dosa besar berikutnya adalah: memakan riba. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Dan berbakti kepada ibuku. Dan amat buruklah tempat kembalinya". (Al Anfaal: 16) Dosa besar berikutnya adalah: memakan harta anak yatim. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah. Dosa besar yang berikutnya adalah: menuduh wanita baik-baik berbuat zina. (Maryam: 32). (Al Baqarah: 275) Dosa besar berikutnya adalah: lari dari medan pertempuran. yang lengah lagi beriman (berbuat zina). mereka kena la'nat di dunia dan akhirat. kemudian ada seseorang individu Muslim yang melarikan diri dari pertempuran itu.dari Al Quran. Dosa besar yang berikutnya adalah: membunuh. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila". Tentang hal ini Allah SWT berfirman: . dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka". Maksudnya. kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain." (Al A'raaf: 99) Dosa besar yang keempat adalah: berbuat durhaka kepada kedua orang tua. tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu. maka balasannya ialah Jahannam. dan kaum Muslimin maju mempertahankan diri dari serangan musuh itu. dan tempatnya ialah neraka Jahannam.

adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. berjudi. (Ali Imraan: 161) Dosa besar berikutnya adalah: meminum khamar [minuman keras]. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya. Bagi mereka azab yang pedih". maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu". mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat. sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)". Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya (meminum) khamar. atau ia bersumpah tidak akan melakukan sesuatu perbuatan. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Barangsiapa yang melakukan demikian itu. adalah seperti difirmankan oleh Allah SWT: "Dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan". (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu". (Al Furqaan: 68-69) Tentang menyembunyikan persaksian. mengundi nasib dengan panah."Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit. (berkorban untuk) berhala. namun nyatanya ia kemudian melakukan perbuatan itu. maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya". Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu. dan Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka. (Ali Imraan: 77 ) Dosa besar berikutnya adalah: berbuat khianat atas harta pampasan perang. (An Nisaa: 10) Dosa besar berikutnya adalah: berbuat zina. niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya). namun ternyata ia tidak melakukan perbuatan itu. (Al Maaidah: 90). (Al Baqarah: 283) Dosa besar berikutnya adalah: sumpah palsu. . Yaitu jika seseorang bersumpah untuk melakukan sesuatu perbuatan.

Sehingga untuk menyebutkannya ia harus mengutip dan mengumpulkannya dari sana sini. Mereka itulah orang-orang yang rugi". (Al Muddats-tsir: 42-43 ) Dosa besar berikutnya adalah: melanggar perjanjian dan memutuskan tali silaturahmi. hal ini juga menunjukkan bahwa ia benar-benar telah mendalami rahasia-rahasia kandungan Al Quran. (Al Baqarah: 27 ) Dengan demikian. dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka bumi. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?" Mereka menjawab: "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat". Dan masing-masing dosa besar tadi mengandung hikmah. Dan penyebutan urutan tadi pun diungkapkannya dengan tanpa perlu berpikir lama. apalagi jika disadari bahwa ayat-ayat itu terdapat secara acak dalam pelbagai surah dalam Al Quran. sesuai dengan keterangan nash Al Quran. Karena tali silaturahmi adalah salah satu ikatan yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk disambung. Yang menunjukkan bahwa masalah ini telah tertanam dalam otaknya. Dan saat ia ditanya oleh Ibnu Ubaid tentang apa itu dosa besar.Dosa besar berikutnya adalah: meninggalkan shalat. . Ja'far Shadiq dengan percaya diri menjawabnya dengan urutan seperti tadi. Tentang hal ini Allah SWT berfirman: "(yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah perjanjian itu teguh. seperti yang diungkapkan oleh Ja'far Shadiq. semua perbuatan dosa tadi adalah bagian dari dosa besar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful