MAKALAH

DEFINISI PERUBAHAN SOSIAL DAN TIPE-TIPE PERUBAHAN SOSIAL

http://prasetyowidi.wordpress.com/2010/01/03/definisiperubahan-sosial-dan-tipe-tipe-perubahan-sosial/

PENDAHULUAN I. Latar Belakang Manusia adalah makhluk individu yang tidak dapat melepaskan diri dari hubungan dengan manusia lain. Sebagai akibat dari hubungan yang terjadi di antara individu-individu (manusia) kemudian lahirlah kelompok-kelompok sosial (social group) yang dilandasi oleh kesamaan-kesamaan kepentingan bersama. Namun bukan berarti semua himpunan manusia dapat dikatakan kelompok sosial. Untuk dikatakan kelompok sosial terdapat persyaratan-persyaratan tertentu. Dalam kelompok social yang telah tersusun susunan masyarakatnya akan terjadinya sebuah perubahan dalam susunan tersebut merupakan sebuah keniscayaan. Karena perubahan merupakan hal yang mutlak terjadi dimanapun tempatnya. Perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan interaksi antar orang, organisasi atau komunitas, ia dapat menyangkut ³struktur sosial´ atau ³pola nilai dan norma´ serta ³pran´. Dengan demikina, istilah yang lebih lengkap mestinya adalah ³perubahan sosial-kebudayaan´ karena memang antara manusia sebagai makhluk sosial tidak dapat dipisahkan dengan kebudayaan itu sendiri. Cara yang paling sederhana untuk mengerti perubahan sosial (masyarakat) dan kebudayaan itu, adalah dengan membuat rekapitulasi dari semua perubahan yang terjadi di dalam

akan tetapi boleh pula bergerak kepada suatu bentuk yang sudah ada di dalam waktu yang lampau. mendefinisikan perubahan sosial sebagai ³perubahan penting dari stuktur sosial´ dan yang dimaksud dengan struktur sosial adalah ³pola-pola perilaku dan interaksi sosial´.masyarakat itu sendiri. Untuk mengetahui macam-macam definisi dari perubahan sosial dari masyarakat. Akan tetapi setelah meninggalkan faktor itu mungkin perubahan itu bergerak kepada sesuatu bentuk yang baru sama sekali. . Sebutkan tipe-tipe dari perubahan sosial? III. yang jelas adalah bahwa perubahan itu bergerak meninggalkan faktor yang diubah. Kebanyakan definisi membicarakan perubahan dalam arti yang sangat luas. maka suatu hal yang paling baik dilakukan adalah mencoba mengungkap semua kejadian yang sedang berlangsung di tengah-tengah masyarakat itu sendiri. II. Dengan demikian dapat diartikan bahwa perubahan social dalam suatu kajian untuk melihat dan mempelajari tingkah laku masyarakat dalam kaitannya dengan perubahan. bahkan jika ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi mengenai perubahan mayarakat dan kebudayaan itu. Wilbert Moore misalnya. Untuk mengetahui tipe-tipe deri perubahan sosial dari masyarakat. Apa definisi dari perubahan sosial dalam masyarakat dan bagaimana pendapat para ahli tentang perubahan sosial? 2. Kenyataan mengenai perubahan-perubahan dalam masyarakat dapat dianalisa dari berbagai segi diantaranya: ke ³arah´ mana perubahan dalam masyarakat itu ³bergerak´ (direction of change)´. Perumusan Masalah Beberapa rumusan masalah yang dapat dikaji dari uraian-uraian di atas antara lain: 1. 2. Tujuan Makalah ini bertujuan untuk: 1.

yakni perubahan-perubahan yang terjadi dalam sistem sosial sebagai akibat pengadopsian atau penolakan inovasi. Maore. perubahan kebudayaan) itu sendiri. John Wiley & Sons. Perubahan terjadi jika penggunaan atau penolakan ide baru itu mempunyai akibat. New York. yakni proses di mana ide-ide baru itu dikomunikasikan ke dalam sistem sosial.TINJAUAN PUSTAKA I. Invensi. Definisi Perubahan Sosial Perubahan sosial adalah proses di mana terjadi perubahan struktur dan fungsi suatu sistem sosial. Perubahan tersebut terjadi sebagai akibat masuknya ide-ide pembaruan yang diadopsi oleh para anggota sistem sosial yang bersangkutan. 3. Ahli-ahli sosiologi dan antropologi telah banyak membicarakannya. 1967 : 3. yakni proses di mana ide-ide baru diciptakan dan dikembangkan 2. Dalam menghadapi perubahan sosial budaya tentu masalah utama yang perlu diselesaikan ialah pembatasan pengertian atau definisi perubahan sosial (dan Wilbert E. Konsekuensi. Essay in Comparative Sosiology. Order and Change. Proses perubahan sosial biasa tediri dari tiga tahap: 1. Difusi. .

Menurut Max Weber dalam Berger (2004). (2) Changing. merupakan langkah tindakan. Menurutnya. maka aksi sosial lebih mudah digerakkan daripada aksi politik. menuntut perbaikan gizi dan kesehatan. aksi sosial adalah aksi yang langsung menyangkut kepentingan sosial dan langsung datangnya dari masyarakat atau suatu organisasi. Lippit (1958) mencoba mengembangkan teori yang disampaikan oleh Lewin dan menjabarkannya dalam tahap-tahap yang harus dilalui dalam perubahan berencana. Dari aksi sosial. Tindakan sosial dapat dipisahkan menjadi empat macam tindakan menurut motifnya: (1) tindakan untuk mencapai satu tujuan tertentu. dan (3) Refreesing. yaitu: (1) Unfreezing. Perubahan sosial dalam masyarakat bukan merupakan sebuah hasil atau produk tetapi merupakan sebuah proses. serta (4) tindakan yang didasarkan pada adat kebiasaan (tradisi). atau adanya kebutuhan untuk berubah. perubahan terjadi karena munculnya tekanan-tekanan terhadap kelompok. tindakan sosial atau aksi sosial (social action) tidak bisa dipisahkan dari proses berpikir rasional dan tujuan yang akan dicapai oleh pelaku. massa/demonstran bisa dibawa dan ditingkatkan ke aksi politik. Terdapat lima tahap perubahan yang disampaikan olehnya. individu. seperti aksi menuntut kenaikan upah atau gaji. formalisasi dan stratifikasi jauh lebih erat hubungannya dengan perubahan dibandingkan kombinasi kepribadian tertentu di dalam organisasi. (2) tindakan berdasar atas adanya satu nilai tertentu. dan lain-lain. Kurt Lewin dikenal sebagai bapak manajemen perubahan. Perubahan dapat terjadi dengan memperkuat driving forces dan melemahkan resistences to change. Selanjutnya Netting. Aksi sosial adalah alat untuk mendidik dan melatih keberanian rakyat. menguji barisan aksi. Pada dasarnya perilaku manusia lebih banyak dapat dipahami dengan melihat struktur tempat perilaku tersebut terjadi daripada melihat kepribadian individu yang melakukannya. baik memperkuat driving forces maupun memperlemah resistences. tiga tahap merupakan ide dasar dari Lewin. Keberanian itu dapat digunakan untuk: mengembangkan kekuatan aksi. merupakan suatu proses penyadaran tentang perlunya. mengukur kekuatan aksi dan kekuatan lawan serta untuk meningkatkan menjadi aksi politik. (3) tindakan emosional. Walaupun menyampaikan lima tahapan Tahap-tahap perubahan adalah sebagai berikut: (1) tahap . Sifat struktural seperti sentralisasi. Konsep dinamika kelompok menjadi sebuah bahasan yang menarik untuk memahami perubahan sosial. Aksi sosial sangat penting bagi permulaan dan persiapan aksi politik. Ketther dan McMurtry (2004) berpendapat bahwa. Anonim dalam Media Intelektual (2008) mengungkapkan bahwa. atau organisasi. bahwa. Ia berkesimpulan bahwa kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan penolakan (resistences) untuk berubah. aksi sosial merupakan bagian dari pekerjaan sosial yang memiliki komitmen untuk menjadi agen atau sumber bagi mereka yang berjuang menghadapi beragam masalah untuk memerlukan berbagai kebutuhan hidup. Aksi sosial adalah aksi yang ringan syarat-syarat yang diperlukannya dibandingkan dengan aksi politik. Konsepnya dikenal dengan model force-field yang diklasifikasi sebagai model power-based karena menekankan kekuatan-kekuatan penekanan. Perubahan sosial merupakan sebuah keputusan bersama yang diambil oleh anggota masyarakat. membawa kembali kelompok kepada keseimbangan yang baru (a new dynamic equilibrium). karena ia dianggap sebagai orang pertama dalam ilmu sosial yang secara khusus melakukan studi tentang perubahan secara ilmiah. Langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengelola perubahan.

Peran agen perubahan menjadi sangat penting dalam memberikan kekuatan driving force.inisiasi keinginan untuk berubah. Spencer berusaha meyakinkan bahwa masyarakat tanpa diferensiasi pada tahap pra industri secara intern justru tidak stabil yang disebabkan oleh pertentangan di antara mereka sendiri. Pemikiran Comte yang dikenal dengan aliran positivisme. (4) perumusan dan stabilisasi perubahan. masyarakat akan menjadi semakin kompleks. terdeferiansi dan terspesialisasi. berakhirnya peperangan antar negara. Pemikiran ini sangat dipengaruhi oleh hasil-hasil penemuan ilmu biologi. Perubahan terjadi karena munculnya tekanan-tekanan terhadap kelompok. sikap. Keduanya memiliki pandangan tentang perubahan yang terjadi pada suatu masyarakat dalam bentuk perkembangan yang linear menuju ke arah yang positif. Etzioni (1973) mengungkapkan bahwa. Ia berkesimpulan bahwa kekuatan tekanan (driving forces) akan berhadapan dengan penolakan (resistences) untuk berubah. perilaku. Perubahan sosial menurut pandangan mereka berjalan lambat namun menuju suatu bentuk ³kesempurnaan´ masyarakat. pembagian kerja dan perubahan dari keadaan homogen menjadi heterogen. berkurangnya kekuasaan pemerintah. Kesempurnaan organisme dicirikan oleh kompleksitas. Peletak dasar pemikiran perubahan sosial sebagai suatu bentuk ³evolusi´ antara lain Herbert Spencer dan August Comte. dan (5) pencapaian kondisi akhir yang dicita-citakan. Seperti halnya Spencer. Konsep pokok yang disampaikan oleh Lippit diturunkan dari Lewin tentang perubahan sosial dalam mekanisme interaksional. Perubahan dapat terjadi dengan memperkuat driving forces dan melemahkan resistences to change. Pada masyarakat industri yang telah terdiferensiasi dengan mantap akan terjadi suatu stabilitas menuju kehidupan yang damai. Setelah suatu masalah dianalisa. differensiasi dan integrasi. (3) melaksanakan perubahan. menyatakan definisi perubahan merupakan kegiatan atau proses yang membuat sesuatu atau seseorang berbeda dengan keadaan sebelumnya dan merupakan proses yang menyebabkan perubahan pola perilaku individu atau institusi. memandang bahwa masyarakat harus menjalani berbagai tahap evolusi yang pada masing-masing tahap tersebut dihubungkan dengan pola pemikiran tertentu. . tentang kekuatannya. dan perilaku kelompok. atau organisasi. suatu organisme akan bertambah sempurna apabila bertambah kompleks dan terjadi diferensiasi antar organ-organnya. Ada empat tingkat perubahan yang perlu diketahui yaitu pengetahuan. pemikiran Comte sangat dipengaruhi oleh pemikiran ilmu alam. Comte menyatakan bahwa dengan adanya pembagian kerja. Sebagaimana Spencer yang menggunakan analogi perkembangan mahkluk hidup. individual. Masyarakat industri ditandai dengan meningkatnya perlindungan atas hak individu. suatu proses perubahan yang berlangsung sangat lambat. perkembangan masyarakat seringkali dianalogikan seperti halnya proses evolusi. maka pemahaman tentang tingkat-tingkat perubahan dan siklus perubahan akan dapat berguna. Menurut Spencer. yang memang telah berkembang dengan pesatnya. individu. Selanjutnya Comte menjelaskan bahwa setiap kemunculan tahap baru akan diawali dengan pertentangan antara pemikiran tradisional dan pemikiran yang berdifat progresif. (2) penyusunan perubahan pola relasi yang ada. Atkinson (1987) dan Brooten (1978). Perkembangan masyarakat pada dasarnya berarti pertambahan diferensiasi dan integrasi. terhapusnya batas-batas negara dan terwujudnya masyarakat global.

Lembaga social ialah unsur yang mengatur pergaulan hidup untuk mencapai tata tertib melalui norma. biologis. (Jakarta : Yayasan Penerbit Universitas Indonesia. Pemberian pengaruh sebagai bentuk intervensi berupaya menciptakan suatu kondisi atau perkembangan yang ditujukan kepada seorang klien atau sistem agar termotivasi untuk bersedia berpartisipasi dalam usaha perubahan sosial. Tekanan pada definisi tersebut adalah pada lembaga masyarakat sebagai himpunan kelompok manusia dimana perubahan mempengaruhi struktur masyarakat lainnya (Soekanto. yang meliputi kesenian. berusaha memberikan suatu pengertian tentang perubahan sosial. Bangunan struktural merupakan struktur yang berlaku pada suatu masa tertentu. 1990). Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat seperti misalnya perubahan dalam unsur geografis. Bahasan utamanya mengenai struktur sosial yang ada di masyarakat yang melandasi dan menunjang kestabilan masyarakat. Aksi sosial dapat berpengaruh terhadap perubahan sosial masyarakat. Definisi lain dari perubahan sosial adalah segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat. Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto. yang selanjutnya mempengaruhi segi-segi lain struktur masyarakat. Ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun immaterial. ekonomis dan kebudayaan. Sosiologi Suatu Penantar. 1990). Definisi lain dari perubahan sosial adalah segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat. Penekannya adalah pada pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. Moore (2000). Kornblum (1988). teknologi. Definisi ini menekankan perubahan lembaga sosial. 1990). ilmu pengetahuan. ³Perubahan ±perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembagalembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat. Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya. 217 mempengaruhi sistem sosialnya. yang mempengaruhi sistem sosialnya. Tekanan pada definisi tersebut adalah pada lembaga masyarakat sebagai himpunan kelompok manusia dimana perubahan mempengaruhi struktur masyarakat lainnya (Soekanto. filsafat dan lainnya.Membahas tentang perubahan sosial. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian. perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. karena perubahan sosial merupakan bentuk intervensi sosial yang memberi pengaruh kepada klien atau sistem klien yang tidak terlepas dari upaya melakukan perubahan berencana. sikap-sikap dan pola-pola per-kelakukan diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat´. Perubahan sosial terjadi . Comte membaginya dalam dua konsep yaitu social statics (bangunan struktural) dan social dynamics (dinamika struktural). hal. termasuka didalamnya nilai-nilai. 1974). Akhirnya dikutip definisi Selo Soemardjan yang akan dijadikan pegangan dalam pembicaraan selanjutnya. Perubahan sosial diartikan sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. yang mempengaruhi sistem sosialnya. Perubahan pada bangunan struktural maupun dinamika struktural merupakan bagian yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial. yang Soerjono Soekanto. Sedangkan dinamika struktural merupakan hal-hal yang berubah dari satu waktu ke waktu yang lain.

Tipe-Tipe Perubahan Dalam pandangan awan setiap perubahan yang terjadi pada masyarakat disebut dengan perubahan sosial. ekonomis dan kebudayaan. filsafat dan lainnya. ataupun tingkah laku anak muda. kita dapat berharap wujudnya yaitu dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. metalurgi. Gordon Childe seorang arkeolog. Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya. Kehidupan yang cerdas inilah yang patut menjadi dasar sebuah peradaban yang kokoh dan sehat. pertambahan penduduk. biologis. budaya (segala bentuk dan ragam seni. kebersamaan. yang didasarkan atas nilai-nilai kehidupan yang benar. alat transportasi. mendefinisikan peradaban sebagai suatu transformasi elemen-elemen budaya manusia. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial. yang meliputi kesenian. prosesnya harus didesain dengan kesadaran. kita semua terus menerus berhadapan dengan sejarah perkembangan peradaban bangsa yang bergerak ke depan dan tak pernah balik. Pada beberapa pemikir terdapat tiga tipe perubahan yaitu: perubahan peradaban. budaya dan perubahan sosial. system pertukaran atau barter dan penggunaan bajak atau alat bercocok tanam lainnya. Sorokin (1957). kesengajaan. Selanjutnya. Selanjutnya melalui pendidikanlah. bangsa yang besar belajar untuk mengganti apa yang buruk dari budayanya. V. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian. standar pengukuran panjang dan berat. berpendapat bahwa segenap usaha untuk mengemukakan suatu kecenderungan yang tertentu dan tetap dalam perubahan sosial tidak akan berhasil baik. ilmu pengetahuan. perubahan.karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat seperti misalnya perubahan dalam unsur geografis. yang berarti transformasi dalam penguasaan tulis-menulis. Keharusan sejarah. beserta suku-sukunya dalam perwilayahan geografisnya masing-masing. ilmu pengetahuan dan teknologi) dan agama. Perubahan peradaban yang dimaksud pada alinea sebelumnya. surplus produksi. bangunan arsitektur monumental. tingkat peradaban manusia terekspresikan dalam tiga indikator utama yaitu bahasa. ketiganya menjadi ciri suatu ras atau bangsa tertentu. ilmu hitung. Dalam kacamata budaya. Bila kita amati secara lebih mendasar lagi. dan menjaga hal yang baik dari budayanya. teknologi. Pendidikan adalah syarat mutlak berkembangya . Apakah perubahan itu mengenai pakaian. dan perubahan ke arah yang lebih baik tentunya merupakan hasrat dari setiap individu maupun organisasi. Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto. A. cabang-cabang seni dan para senimannya. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. dan komitmen. Akan tetapi dalam memaknai perubahan peradaban kita harus berpedoman bahwa tidak semua yang kontemporer itu baik dan sebaliknya tidak semua yang lama itu usang dan tidak relevan dengan kehidupan saat ini. alat angkut. 1990). II. Perubahan peradaban Perubahan adalah keniscayaan. perdagangan jarak jauh.

Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian. Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu: 1. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan. Tanpa pendidikan yang memadai. menjadi amat sangat menentukan. how to lead the change (bagaimana memimpin perubahan). Melalui fungsi pendidikan dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. a.peradaban. dan sebagainya. tidak aka nada SDM yang mampu membawa perubahan peradaban ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu. dan sebagainya. B Perubahan kebudayaan Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan. output pendidikan harus diarahkan menjadi agen perubahan (agent of change). dan bukan hanya how to follow the change (bagaimana ikut dalam perubahan). teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Contoh : y Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik ³Huller´ di pabrik penggilingan padi. Di sinilah peran pendidikan. maka akan lahirlah generasi yang mampu melaksanakan prinsip how to change the world (bagaimana mengubah dunia) bukan hanya how to see the world (bagaimana melihat dunia). ilmu pengetahuan. pengetahuan. di dalam rangka merekat keutuhan dan kesatuan bangsa. Meskipun begitu perlu disadari bahwa sesuatu perubahan di masyarakat selamanya memiliki mata rantai diantaranya elemen yang satu dan eleman yang lain dipengaruhi oleh elemen yang lainnya. Mendorong perubahan kebudayaan . ritual. Dan juga. Sedangkan perubahan sosial terbatas pada aspek-aspek hubuingan sosial dan keseimbangannya. Perubahan budaya berhubungan dengan perubahan yang bersifat rohani seperti keyakinan. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya. nilai. seperti transportasi. sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. apresiasi seni. persenjataan. jenis-jenis bibit unggul yang ditemukan. Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi. Perubahan peradaban biasanya dikaitkan dengan perubahn-perubahan elemen atau aspek yang lebih bersifat fisik.

b. y Perubahan lingkungan alam Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta. y Bencana alam Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o. bencana banjir. rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Menghambat perubahan kebudayaan y y Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti :adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material) Adanya individu-individu yang sukar menerima unsure-unsur perubahan terutama generasi tu yang kolot. sandang. Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.y y y Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah. Faktor ekstern . terutama generasi muda. c/o: bidang perekonomian. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat. y Konflik social Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran. disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi. Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan : 1. letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru. pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan. terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material). akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan. Adanya individu-individu yang mudah menerima unsure-unsur perubahan kebudayaan. dan papan. longsor. Faktor intern y Perubahan Demografis Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah. 2.

individu dipandang sebagai suatu bentuk ketidakkonsistenan antara status individu dan grop dengan aktivitas atau sikap yang didasarkan pada perubahan. Perspektif Penjelasan Tentang Perubahan Barrington Moore. yaitu teori kemunculan diktator dan demokrasi. Meskipun begitu perlu disadari bahwa sesuatu perubahan di masyarakat selamanya memiliki mata rantai diantaranya elemen yang satu dan eleman yang lain dipengaruhi oleh elemen yang lainnya. y Peperangan Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan.y Perdagangan Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India. teori perilaku kolektif. organisasi meningkatkan . Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Perubahan sosial dapat dilihat dari empat teori. teori inkonsistensi status dan analisis organisasi sebagai subsistem sosial. y Penyebaran agama Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme. Pada sisi lain. dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsure-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia. Perubahan Sosial Sedangkan perubahan sosial terbatas pada aspek-aspek hubuingan sosial dan keseimbangannya. teori Teori ini didasarkan pada pengamatan panjang tentang kemunculan diktator dan sejarah pada beberapa negara yang telah mengalami demokrasi transformasi dari basis ekonomi agraria menuju basis ekonomi industri. C. Teori inkonsistensi Teori ini merupakan representasi dari teori psikologi status sosial. Pada teori ini. Analisis organisasi Alasan kemunculan teori ini adalah anggapan bahwa sebagai subsistem sosial organisasi terutama birokrasi dan organisasi tingkat lanjut yang kompleks dipandang sebagai hasil transformasi sosial yang muncul pada masyarakat modern. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada. Teori perilaku kolektif Teori dilandasi pemikiran Moore namun lebih menekankan pada proses perubahan daripada sumber perubahan sosial.

Pembangunan ekonomi pada negara dengan tatanan politik demokrasi hanya dilakukan oleh kaum borjuis yang terdiri dari kelas atas dan kaum tuan tanah. bahkan seringkali kelompok bawah ini menjadi korban dari pembangunan ekonomi yang dilakukan oleh negara tersebut. Jepang dan Jerman merupakan contoh dari negara yang mengambil jalan fasisme. Pada sistem sosial seringkali dijumpai ketegangan baik dari dalam sistem atau luar sistem. Teori Perilaku Kolektif Teori perilaku kolektif mencoba menjelaskan tentang kemunculan aksi sosial. Perjuangan kelas yang digambarkan oleh Marx merupakan suatu bentuk perkembangan yang akan berakhir pada kemenangan kelas proletar yang selanjutnya akan mwujudkan masyarakat tanpa kelas. Perancis dan Amerika Serikat. Revolusi ini akan mampu merebut semua faktor produksi dan pada akhirnya mampu menumbangkan kaum borjuis sehingga akan terwujud masyarakat tanpa kelas. Negara yang menggunakan komunisme dalam proses transformasinya adalah Cina dan Rusia. Marx menggambarkan bahwa dunia masih pada tahap masyarakat borjuis sehingga untuk mencapai tahap ³kesempurnaan´ perkembangan perlu dilakukan revolusi oleh kaum proletar. fasisme dan komunisme. Masyarakat petani atau kelas bawah hanya dipandang sebagai kelompok pendukung saja. Negara yang mengambil jalan demokrasi dalam proses transformasinya adalah Inggris. Aksi sosial merupakan sebuah gejala aksi bersama yang ditujukan untuk merubah norma dan nilai dalam jangka waktu yang panjang. Teori Barrington Moore Teori yang disampaikan oleh Barrington Moore berusaha menjelaskan pentingnya faktor struktural dibalik sejarah perubahan yang terjadi pada negara-negara maju. Koalisi antara kedua kelas ini yang memimpin masyarakat kelas bawah baik di perkotaan maupun perdesaan. Tahap yang harus dilewati antara lain. tahap masyarakat feodal dan tahap masyarakat borjuis. Ketegangan ini dapat berwujud konflik status sebagai hasil dari . Negara-negara maju yang dianalisis oleh Moore adalah negara yang telah berhasil melakukan transformasi dari negara berbasis pertanian menuju negara industri modern. Secara garis besar proses transformasi pada negara-negara maju ini melalui tiga pola.hambatan antara sistem sosial dan sistem interaksi. Berawal dari bentuk masyarakat primitif (primitive communism) kemudian berakhir pada masyarakat modern tanpa kelas (scientific communism). Komunisme lahir melalui revolusi kaun proletar sebagai akibat ketidakpuasan atas usaha eksploitatif yang dilakukan oleh kaum feodal dan borjuis. Demokrasi merupakan suatu bentuk tatanan politik yang dihasilkan oleh revolusi oleh kaum borjuis. Perkembangan masyarakat oleh Marx digambarkan sebagai bentuk linear yang mengacu kepada hubungan moda produksi. Terdapat pula gejala penhancuran kelompok masyarakat bawah melalui revolusi atau perang sipil. Negara yang memilih jalan fasisme menganggap demokrasi atau revolusi oleh kelompok borjuis sebagai gerakan yang rapuh dan mudah dikalahkan. Berbeda halnya demokrasi. fasisme dapat berjalan melalui revolusi konserfatif yang dilakukan oleh elit konservatif dan kelas menengah. yaitu demokrasi.

diferensiasi struktur sosial yang ada. Status sosial masih terbatas pada bentuk ascribed status. Teori Inkonsistensi Status Stratifikasi sosial pada masyarakat pra-industrial belum terlalu terlihat dengan jelas dibandingkan pada masyarakat modern. perubahan. Pada beberapa pemikir terdapat tiga tipe perubahan yaitu: perubahan peradaban. ritual. Kompetisi atau konflik inilah yang mengakibatkan adanya perubahan melalui aksi sosial bersama untuk merubah norma dan nilai. budaya dan perubahan sosial. Perubahan budaya berhubungan dengan perubahan yang bersifat rohani seperti keyakinan. Sedangkan perubahan sosial terbatas pada aspek-aspek hubuingan sosial dan keseimbangannya. Perubahan pola hubungan antar individu menyebabkan adanya ketegangan sosial yang dapat berupa kompetisi atau konflik bahkan konflik terbuka atau kekerasan. pekerjaan dan lain sebagainya. Hal inilah yang menimbulkan inkonsistensi status pada individu. Pembangunan ekonomi seiring perkembangan kapitalis membuat adanya pembagian status berdasarkan pendidikan. Perubahan moda produksi menimbulkan maslaah yang pelik berupa kemunculan statusstatus sosial yang baru dengan segala keterbukaan dalam stratifikasinya. yaitu suatu bentuk status yang diperoleh sejak dia lahir. apresiasi seni. dan sebagainya. alat transportasi. nilai. ataupun tingkah laku anak muda. pengetahuan. Meskipun begitu perlu disadari bahwa sesuatu perubahan di masyarakat selamanya memiliki mata rantai diantaranya elemen yang satu dan eleman yang lain dipengaruhi oleh elemen yang lainnya. dan sebagainya. Berikut adalah teori yang membahas tentang perubahan sosial Untuk itu. jenis-jenis bibit unggul yang ditemukan. Mobilitas sosial sangat terbatas dan cenderung tidak ada. Teori ini melihat ketegangan sebagai variabel antara yang menghubungkan antara hubungan antar individu seperti peran dan struktur organisasi dengan perubahan sosial. seperti transportasi. Perubahan peradaban biasanya dikaitkan dengan perubahn-perubahan elemen atau aspek yang lebih bersifat fisik. terlebih dahulu perlu dicatat . Apakah perubahan itu mengenai pakaian. KESIMPULAN Perubahan yang terjadi pada masyarakat disebut dengan perubahan sosial. persenjataan. pendapatan. Krisis status mulai muncul seiring perubahan moda produksi agraris menuju moda produksi kapitalis yang ditandai dengan pembagian kerja dan kemunculan organisasi kompleks. pertambahan penduduk. Hal ini disebabkan oleh masih rendahnya derajat perbedaan yang timbul oleh adanya pembagian kerja dan kompleksitas organisasi.

jadi bukan untuk belajar tentang keilmuan dan keterampilan karenanya yang terpenting bukanlah mengembangkan aspek intelektual tetapi lebih pada pengembangna wawasan.com/2009/04/17/makalahperubahan-sosial/ [5 September 2009] Alpizar.info/ushuluddin/attachments/074_ISLAM%20DAN%20PERUBAHAN%20SOSIAL .pdf [8 September 2009] . kolonialisme dan termasuk juga wabah penyakit. http:// www.bagaimana tingkat dan sifat peralihan dari perubahan itu sendiri di masyarakat. Dan pendidikanlah yang menjadi salah satu institusi yang terlibat dalam proses tersebut. DAFTAR PUSTAKA ²²²-. Islam dan Perubahan Sosial. Pendidikan harus dipandang sebagai institusi penyiapan anak didik untuk mengenali hidup dan kehidupan itu sendiri. dan faktor budaya. Makalah Perubahan Sosial. semuanya bias dikembalikan pada tiga factor utama yaitu: faktor fisik dan biologisw. Disamping itu pendidikan berfungsi untuk mengurangi kepincangan yang terjadi dalam masyarakat.wordpress.faktor tekhnologi.wordpress. http:// www. http://syair79.com/id/pages/perubahan%11sosial. minat dan pemahaman terhadap lingkungan social budayanya. Disamping itu ada perubahan yang datangnya dari dalam dan perubahan ini dibagi menjadi dua yaitu perubahn episode dan perubahan terpola. biasanya dipegang kuat oleh para warganya secara bersama-sama. SOSIOLOGI KOMUNIKASI. Pergolakan revolusi dan gerakan emansipasi sertapenemuan-penemuan baru dibidang ilmu pengetahuan dan tekhnologi. pendudukan.gexcess. Dari berbagai macam sebab perubahan sosial. http:// agussetiaman. Perubahan sosial jika dilihat dari sebabnya menurut WJH spott ada perubahan yang datangnya dsri luar. institusionalisasi merupakan proses penting untuk membantu berlangsungnya transformasi potensi-potensi umum perubahan sehingga menjadi kenyataan sejarah. Pendidikan adalah suatu institusi pengkonservasian yang berupaya menjembatani dan memelihara warisan-warisan budaya masyarakat.com/2008/11/25/perubahan-sosial/ [5 September 2009] ²²²-.html [5 September 2009] ²²²-.uinsuska. Posisi pendidikan dalam perubahan social Sesuai dengan pernyataan Eisenstadt. 2008. ritual dan hirarki sosial yang berlangsung. Perubahan Sosial dan Perubahan Kebudayaan. Pada masyarakat semacam itu elemen-elemen dasarnya seperti trdisi. seperti visi. Pada masyarakat yang tergolong bersahaja relatif jarang dan lamban terjadinya perubahan-perubahan. Perubahan episode adalah perubahan yang terjadi sewaktu-waktu biasanya disebabkan oleh kerusuhan atau penemuan-penemuan. Sedangkan perubahn terpola adalah perubahan yang memeng direncanakan atau diprogramkan sebagaimana yang dilakukan dalam pembangunan.

~ oleh Dian Widi Prasetyo pada 3 Januari 2010. S.Assa¶di Husain.com/2008/04/22/konsep-dasarkomunikasi-sosial-dan-pembangunan/ [5 September 2009] Soekanto. Jakarta: Grafindo. 1982.wordpress. 2009. Hendropuspito.http://dankfsugiana. Islam dan Perubahan Sosial.wordpress. Yogyakarta: Kanisius.com/2009/05/01/islam-dan-perubahan-sosial/ [5 September 2009] Dankfsugiana. http:// abstrakkonkrit. . KONSEP DASAR KOMUNIKASI SOSIAL DAN PEMBANGUNAN. Sosiologi Suatu Pengantar. Sosiologi Sistematik. 1989. 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful