GULMA Gulma adalah suatu tumbuhan lain yang tumbuh pada lahan tanaman budidaya, tumbuhan yang tumbuh

disekitar tanaman pokok (tanaman yang sengaja ditanam) atau semua tumbuhan yang tumbuh pada tempat (area) yang tidak diinginkan oleh sipenanam sehingga kehadirannya dapat merugikan tanaman lain yang ada di dekat atau disekitar tanaman pokok tersebut. Jenis ± Jenis Gulma Biasanya orang membedakan gulma ke dalam tiga kelompok: 1. teki-tekian 2. rumput-rumputan 3. gulma daun lebar. Ketiga kelompok gulma memiliki karakteristik tersendiri yang memerlukan strategi khusus untuk mengendalikannya. 1. Gulma teki-tekian Kelompok ini memiliki daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan. Selain itu, gulma ini menjalankan jalur fotosintesis C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam µmenguasai¶ areal pertanian secara cepat. Ciri-cirinya adalah penampang lintang batang berbentuk segi tiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi. Kelompok ini mencakup semua anggota Cyperaceae (suku teki-tekian) yang menjadi gulma. Contoh: teki ladang (Cyperus rotundus), udelan (Cyperus kyllinga), dan Scirpus moritimus. 2. Gulma rumput-rumputan Gulma dalam kelompok ini berdaun sempit seperti teki-tekian tetapi memiliki stolon, alihalih umbi. Stolon ini di dalam tanah membentuk jaringan rumit yang sulit diatasi secara mekanik. Contoh gulma kelompok ini adalah alang-alang (Imperata cylindrica). 3. Gulma daun lebar Berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman utama berupa kompetisi cahaya. Daun dibentuk pada meristem pucuk dan sangat sensitif terhadap kemikalia. Terdapat stomata pada daun terutama pada permukaan bawah, lebih banyak dijumpai. Terdapat tunas-tunas pada nodusa, serta titik tumbuh terletak di cabang. Contoh gulma ini ceplukan (Physalis angulata L.), wedusan (Ageratum conyzoides L.), sembung rambut (Mikania michranta), dan putri malu (Mimosa pudica). Sifat Umum Gulma Dibandingkan Dengan Tanaman Gulma memiliki sifat umum yang dapat membedakan dengan tanaman budidaya antara lain : adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan terganggu, jumlah biji yang dihasilkan banyak sekali, daya kompetisi tinggi, dormansi biji lama sekali, kesanggupan bertahan hidup pada keadaan lingkungan tumbuh yang tidak menguntungkan lebih besar, sanggup menyebar luas/berkembang biak secara vegetatif disamping pembiakan generatif. Dengan sifat-sifat tersebut, maka gulma sering mendapat julukan The Strong Competitor, The Exellent Travellers/The Silent Travellers, One Year of Seed Gives Seven Years of Weeds. Kerugian Akibat Gulma Kehadiran gulma pada lahan pertanian atau pada lahan perkebunan dapat menimbulkan berbagai masalah. Secara umum masalah-masalah yang ditimbulkan gulma pada lahan tanaman budidaya ataupun tanaman pokok adalah sebagai berikut. 1. Terjadinya kompetisi atau persaingan dengan tanaman pokok (tanaman budidaya) dalam hal: penyerapan zat makanan atau unsur-unsur hara di dalam tanah, penangkapan cahaya, penyerapan air dan ruang tempat tumbuh.

Penurunan kuantitas hasil panen terjadi melalui dua cara yaitu pengurangan jumlah hasil yang dapat dipanen dan penurunan jumlah indididu tanaman yang dipanen. Kompetisi gulma dapat menyebabkan penurunan kuantitas dan kualitas hasil panen. PENGELOLAAN GULMA Pengendalian Gulma Secara umum gulma dapat dikendalikan dengan beberapa cara. sebagai bahan baku industri/kerajinan (kertas. dan kompetisi interspesifik yatu interaksi negatif yang terjadi pada rumbuhan berbeda jenis. Beberapa manfaat yang diperoleh dari tumbuhan gulma antara lain sebagai bahan penutup tanah dalam bentuk mulsa yang kemudian akan meningkatkan bahan organik setelah melapuk. maupun tempat berlindung hewan-hewan kecil. Setelah batas populasi tersebut. arang). Beberapa Manfaat / Kegunaan Gulma Selain merugikan. insekta dan hama sehingga memungkinkan hewan-hewan tersebut dapat berkembang biak dengan baik. Secara Kimiawi a. Preventif (pencegahan) b. cahaya dan ruang tumbuh. cahaya. 4. bahan bakar (biogas. dan jenis gulma. Sebagian besar tumbuhan gulma dapat mengeluarkan zat atau cairan yang bersifat toksin (racun). Secara Kultur Teknis d. Sebagai tempat hidup atau inang.2. Secara Biologis e. Secara Mekanis c. Species gulma asing yang cocok tumbuh di tempat-tempat baru dapat menjadi pengganggu yang dahsyat (eksplosif). Dapat menurunkan kualitas produksi (hasil) dari tanaman budidaya. beberapa gulma juga memberikan manfaat bagi manusia. KOMPETISI GULMA DAN TANAMAN BUDIDAYA Kompetisi adalah hubungan interaksi antara dua individu tumbuhan baik yang sesama jenis maupun berlainan jenis yang dapat menimbulkan pengaruh negatif bagi keduanya sebagai akibat dari pemanfaatan sumber daya yang ada dalam keadaan terbatas secara bersama. Cara-cara pencegahan masuk dan menyebarkan gulma baru antara lain adalah : . Faktor yang dikompetisikan antara lain hara. sebagai media tumbuh jamur merang (gulma air). Tanaman budidaya mempunyai kemampuan untuk bersaing dengan gulma sampai batas populasi gulma tertentu. Kompetisi antara gulma dan tanaman terjadi karena faktor umbuh yang terbatas. siklus hidup gulma. dan sebagai bahan obat-obatan tradisional. sebagai bahan makanan terna sebagai penghasil k. CO2. Akibatnya hama tersebut akan menyerang dan memakan tanaman pokok ataupun tanaman budidaya. Besarnya daya kompetisi gulma tergantung pada beberapa faktor antara lain jumlah individu gulma dan berat gulma. 5. periode gulma pada tanaman. misalnya dengan tercampurnya biji-biji dari gulma yang kecil dengan biji tanaman budidaya. Kompetisi yang terjadi di alam meliputi kompetisi intrapesifik yaitu interaksi negatif antar sesama jenis. Mempersulit pekerjaan diwaktu panen maupun pada saat pemupukan. anyaman). tanaman budidaya akan kalah dalam bersaing sehingga pertumbuhan dan produksi tanaman budidaya akan menurun. antara lain: a. 3. mengurangi atau mencegah bahaya erosi. Preventif (pencegahan) Cara ini teruatama ditujukan terhadap species-species gulma yang sangat merugikan dan belum terdapat tumbuh di lingkungan kita. berupa senyawa kimia yang dapat mengganggu dan menghambat pertumbuhan tanaman lain disekitarnya. Peristiwa tersebut dikenal dengan istilah allelopati.

interval (ulangan) dan sebagainya. Keuntungan pembakaran untuk pemberantasan gulma dibanding dengan pemberantasan secara kimiawi adalah pada pembakaran tidak terdapat efek residu pada tanah dan tanaman. Pengolahan tanah Pengolahan tanah dengan menggunakan alat-alat seperti cangkul. dapat memperbesar erosi. karena bila sebagian daunnya muncul di atas air maka gulma tersebut umumnya masih dapat hidup. Pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang 3. kertas dan plastik. Gulma yang digenangi harus cukup terendam. oleh karena menggunakan prinsip-prinsip ekologi yaitu mengelola lingkungan sedemikian rupa sehingga mendukung dan menguntungkan pertanaman tetapi merugikan bagi gulmanya. mengurangi kandungan humus atau mikroorganisme tanah. asapnya dapat menimbulkan alergi dan sebagainya. Pembersihan ternak yang akan diangkut 6. Pembabatan biasanya dilakukan di perkebunan yang mempunyai krop berupa pohon. sekam. Pembabatan (pemangkasan. dalam dan penyebaran akar. 4. Di dalam pengendalian gulma dengan sistem budidaya ini terdapat beberapa cara yaitu : . Pembabatan sebaiknya dilakukan pada waktu gulma menjelang berbunga atau pada waktu daunnya sedang tumbuh dengan hebat. b. Pengendalian gulma secara kultur teknis Cara pengendalian ini jiga disebut pengendalian secara ekologis. Pembakaran Suhu kritis yang menyebabkan kematian pada kebanyakan sel adalah 45 ± 550 C. Apabila hal-hal tersebut di atas tidak dapat dilaksanakan dengan baik. padang rumput dan sebagainya. penutup seresah) Penggunaan mulsa dimaksudkan untuk mencegah agar cahaya matahari tidak sampai ke gulma. sehingga gulma tidak dapat melakukan fotosintesis. macamnya krop yang ditanaman.1. tepi jalan umum. Pencegahan pengangkutan tanaman berikut tanahnya dan lain sebagainya. c. Efektifitas alat-alat pengolah tanah di dalam memberantas gulma tergantung beberapa faktor seperti siklus hidup dari gulma atau kropnya. Mulsa (mulching. 3. Di samping itu juga mencegah gulma tahunan (perennial weeds) jangan sampai berbiak terutama dengan cara vegetatif. Pemberantasan gulma di sisi-sisi sungai dan saluran-saluran pengairan 5. Pencegahan pengangkutan jarak jauh jerami dan rumput-rumput makanan ternak 4. biji-biji gulma tertentu tidak mati. Kematian dari sel-sel yang hidup pada suhu di atas disebabkan oleh koagulasi pada protoplasmanya. Efektivitas cara ini tergantung pada waktu pemangkasan. 2. umur dan ukuran infestasi. Pengendalian gulma secara mekanis Pengendalian gulma secara fisik ini dapat dilakukan dengan jalan : 1. bajak. jenis dan topografi tanah dan iklim. pupuk hijau. akhirnya akan mati dan pertumbuhan yang baru (perkecambahan) dapat dicegah. serbuk gergaji. Keuntungan lain dari pembakaran ialah insekta-insekta dan hama-hama lain serta penyakit seperti cendawan-cendawan ikut dimatikan. 3. tetapi bijibiji yang kering lebih tahan daripada tumbuhannya yang hidup. Penggenangan Penggenangan efektif untuk memberantas gulma tahunan. Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk mulsa antara lain jerami. garu. maka harus dicegah pula agar jangan sampai gulma berbuah dan berbunga. mowing) Pembabatan umumnya hanya efektif untuk mematikan gulma setahun dan relatif kurang efektif untuk gulma tahunan. Kejelekannya ialah bahaya kebakaran bagi sekelilingnya. Dengan pembersihan bibit-bibit pertanaman dari kontaminasi biji-biji gulma 2. jalan kereeta pai. Caranya dengan menggenangi sedalam 15 ± 25 cm selama 3 ± 8 minggu. pada halaman-halaman. traktor dan sebagainya pada umumnya juga berfungsi untuk memberantas gulma.

b.\Waktu tanaman lambat. KESIMPULAN 1. Contoh : padi ± tebu ± kedelai. kondisi mikroklimat akan dapat berubah-ubah. Pergiliran Tanaman Pergiliran tanaman bertujuan untuk mengatur dan menekan populasi gulma dalam ambang yang tidak membahayakan. Penanaman rapat agar tajuk tanaman segera menutupi ruang-ruang kosong merupakan cara yang efektif untuk menekan gulma. 2. padi ± tembakau ± padi. dan sebagainya). insekta atau fungi tersebut tidak menyerang tanaman atau tumbuhan lain yang mempunyai arti ekonomis. tomat. ternak. dengan membiarkan gulma tumbuh lebih dulu lalu diberantas dengan pengolahan tanah atau herbisida. Keuntungan pengendalian gulma secara kimiawi adalah cepat dan efektif. Penaungan dengan tumbuhan penutup (cover crops) Mencegah perkecambahan dan pertumbuhan gulma. terutama untuk areal yang luas.a. Pengendalian gulma secara kimiawi Pengendalian gulma secara kimiawi adalah pengendalian gulma dengan menggunakan herbisida. seperti insekta. Sebagai contoh : eceng gondok (Eichhornia crassipes) dapat dikendalikan secara biologis dengan kumbang penggerek Neochetina bruchi dan Neochetina eichhorniae. sehingga gulma hidupnya tidak senyaman sebelumnya. Beberapa segi negatifnya ialah bahaya keracunan tanaman. Tanaman tertentu biasanya mempunyai jenis gulma tertentu pula. Yang dimaksud dengan herbisida adalah senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan atau menekan pertumbuhan gulma. d. . ikan dan sebagainya. Pemupukan yang tepat merupakan cara untuk mempercepat pertumbuhan tanaman sehingga mempertinggi daya saing pertanaman terhadap gulma. Sebagai contoh gulma teki (Cyperus rotundus) sering berada dengan baik dan mengganggu pertanaman tanah kering yang berumur setahun (misalnya pada tanaman cabe. karena biasanya jenis gulma itu dapat hidup dengan leluasa pada kondisi yang cocok untuk pertumbuhannya. Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang tumbuh di tempat (area) yang tidak diinginkan. Budidaya pertanaman Penggunaan varietas tanaman yang cocok untuk suatu daerah merupakan tindakan yang sangat membantu mengatasi masalah gulma. e. fungi. Macam herbisida yang dipilih bisa kontak maupun sistemik. mempunyai efek residu terhadap alam sekitar dan sebagainya. baik secara selektif maupun non selektif. sambil membantu pertanaman pokoknya dengan pupuk nitrogen yang kadang-kadang dapat dihasilkan sendiri. Pengendalian gulma secara biologis Pengendalian gulma secara biologis (hayati) ialah pengendalian gulma dengan menggunakan organisme lain. sehingga bersifat merugikan bagi tanaman yang dibudidayakan. Pengendalian biologis yang intensif dengan insekta atau fungi biasanya hanya ditujukan terhadap suatu species gulma asing yang telah menyebar secara luas dan ini harus melalui proses penelitian yang lama serta membutuhkan ketelitian. Juga harus yakin apabila species gulma yang akan dikendalikan itu habis. pratumbuh atau pasca tumbuh. dan penggunaannya bisa pada saat pratanam. Sedangkan jamur atau fungi yang berpotensi dapat mengendalikan gulma secara biologis ialah Uredo eichhorniae untuk eceng gondok. Baru kemudian tanaman ditanam pada tanah yang sebagian besar gulmanya telah mati terberantas. Demikian pula dengan wewehan (Monochoria vaginalis) di sawah-sawah. Dengan pergiliran tanaman. Kompetisi gulma dapat menyebabkan penurunan kuantitas dan kualitas hasil panen. c. Sehubungan dengan sifatnya ini maka pengendalian gulma secara kimiawi harus merupakan pilihan terakhir apabila cara-cara pengendalian gulma lainnya tidak berhasil.

2009. DAFTAR PUSTAKA http://h0404055.00 WIB. Beberapa manfaat yang diperoleh dari tumbuhan gulma antara lain sebagai bahan penutup tanah dalam bentuk mulsa.id/publikasi/bt101052.pdf. 2006. Y. 2008. Diakses pada tanggal 20 April 2010. Diakses pada tanggal 20 April 2010. B. Laporan Praktikum Pengendalian Gulma.doc. secara kimiawi.15 WIB. sebagai bahan baku industri/kerajinan (kertas.com/doc/25955244/Laporan-Praktikum-Pengendalian-Gulma-Agh-321.id/%7Emartin_joni/wp-content/uploads/2009/06/dasar-dasar-mata-kuliahgulma. sehingga dapat menyebabkan penurunan hasil.unud. http://staff. Pengelolaan Gulma. 2010. Soerjandono. mengurangi atau mencegah bahaya erosi.pdf. sebagai penghasil bahan bakar (biogas.id/. N.ac.30 WIB. Diakses pada tanggal 20 April 2010. N.id/files/AT.ac.SOEJONO/pengelolaan%gulma.pdf. Dasar-Dasar Mata Kuliah Gulma.10 WIB. arang).15 WIB. secara biologis. http://www. Diakses pada tanggal. pada pukul 10. penyerapan air dan ruang tempat tumbuh.20 WIB.wordpress.Rogomulyo. Gravatar. Fitri. anyaman). Bogor.com. pada pukul 10. Budidaya Tanaman Jagung. Salah satu kerugian yang disebabkan oleh adanya gulma yaitu terjadinya kompetisi atau persaingan dengan tanaman pokok (tanaman budidaya) dalam hal: penyerapan zat makanan atau unsur-unsur hara di dalam tanah. 4. http://www. sebagai media tumbuh jamur merang (gulma air). dan sebagai bahan obat-obatan tradisional. . Johnny M. pada pukul 11. Gulma dapat dikendalikan dengan beberapa cara yaitu : Preventif (pencegahan).scribd.R. Diakses pada tanggal 20 April 2010.go. 5. 2005. Departemen Agronomi Dan Hortikultura Fakultas Pertanian Institut Pertanian.pustaka-deptan.ugm. http://www.go. Diakses pada tanggal 20 April 2010. secara kultur teknis. T. Barnito. http://elisa. Gulma Tanaman. 20 April 2010.3. pada pukul 11. pada pukul 11. secara mekanis. 2005. penangkapan cahaya. Teknik Pengendalian Gulma.pustaka-deptan. pada pukul 11.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful