Valve #1

Filed under: Plant Knowlege - ahmadberlian @ 8:58 pm I. Pengenalan Umum Valve atau biasa juga disebut dengan kerangan, sangat berperan penting dalam suatu pabrik guna menjaga kestabilan proses. Valve bertugas mengatur aliran (fluida) dalam suatu proses. Secara tidak langsung, maka valve dapat diandalkan untuk mengatur besar kecil nya flow, rendah tingginya level, rendah tingginya temperatur ataupun tekanan Ketika valve telah dipasang dalam suatu rangkaian pipa. Pada saat valve di buka, fluida mulai mengalir, dan ketika valve ditutup maka fluida pun berhenti mengalir. Valve seperti ini bertugas untuk menutup penuh (fully closed) ataupun membuka penuh (fully opened) suatu aliran. Karena tugasnya hanya untuk membuka atau menutup maka valve sejenis ini dinamakan dengan ON/OFF valves atau Isolation valve. /p> Selain untuk membuka dan menutup atau fully opened dan fully closed, ada juga valve yang berfungsi untuk mengatur (regulate) aliran (fluida). Valve sejenis ini sering disebut sebagai Throttling valve. Ada juga valve yang tugas nya mengatur agar aliran berjalan ke satu arah saja ataupun agar tidak terjadi reversed flow atau backflow. valve seperti ini disebut check valve atau one way valve. Beberapa valve ada juga yang dirancang untuk melepaskan (release) kelebihan pressure untuk menjaga keamanan alat ataupun operator. Valve yang berfungsi untuk melepaskan kelebihan pressure ini sering disebut sebagai pressure relieve valve ataupun pressure safety valve (kedua jenis valve ini mempunyai fungsi yang sama tetapi prinsip kerjanya berbeda). Maka, berdasarkan keterangan diatas, valve secara umum dibagi menjadi 4 bagian, yaitu: 1. Opened/Closed valve 2. Throttling valve 3. Check valve 4. Pressure Relieve valve/Pressure safety valve II. Bagian - Bagian Utama Valve Sekarang ini telah bermacam-macam valve yang telah diproduksi oleh vendor. Namun pada dasarnya, valve-valve tersebut mempunyai bagian-bagian dasar yang sama. Seperti terlihat pada gambar dibawah ini. Bagian-bagian utama valve adalah; body, seat, disc, bonnet, gland, packing, stem dan handwell.

Stem berbentuk batang yang sebagian berulir sebagian tidak. disc lalu stem dan handwell yang semuanya tergabung jadi satu. maka valve kemungkinan besar harus diganti. bertugas sebagai pengontrol aliran. (Akan dibahas kemudian). jika diputar searah jarum jam maka valve akan menutup. Jika ada kebocoran fluida melalui bagian ini maka dapat diantisipasi dengan mengencangkan Gland Nut. Bonnet dan Packing Bonnet memberikan ruangan bagi disc untuk bergerak keatas saat valve dalam posisi membuka. Gland dan Gland Nut Berfungsi untuk mengencangkan posisi packing terhadap stem. sebaliknya jika diputar berlawanan jarum jam maka valve akan membuka. Namun. Jika tidak bisa juga. Handwell digunakan oleh operator untuk memutar stem. hendaknya jangan memaksa putaran handwell terlalu keras dan kencang.ahmadberlian @ 6:57 am . Stem dan Handwell Jika kita telusuri bagian valve dari bawah keatas setelah seat. Needle Valve. berfungsi sebagai material isolasi agar tak ada kebocoran fluida melalui stem. bergerak kebawah jika akan menutup dan menekan seat dengan rapat. karena akan menyebabkan kerusakan pada disc dan seat hingga masa pakai valve menjadi lebih cepat. Sedangkan packing. bersambung ke Valve #2 (Macam-macam valve.Seat dan Disc Seat adalah bagian pada valve yang mantap/diam. Seperti Ball Valve. Khusus saat pengoperasian Handwell. fungsi dan kegunaan serta troubleshooting) Valve #2 Filed under: Plant Knowlege . Banyak valve yang berbeda namanya karena perbedaan disc dan seat ini. Disc akan bergerak keatas sehingga memberikan ruang lebih banyak agar fluida dapat mengalir. ketika hendak menutup valve. sehingga dapat menggerakkan disc keatas dan kebawah. Plug Valve. Disc adalah bagian yang bergerak.

walaupun valve sudah menutup). Globe valve 3. Gate valve Gate valve mudah dikenali karena mempunyai body dan stem yang panjang. . Dimana saat disc membuka keatas maka seluruh aliran akan bebas masuk tanpa hambatan yang berarti. Akan terjadi pengikisan (erosion) pada badan disc. turbulensi ini akan menyebabkan 2 hal: i.Pada posting kali ini akan dibahas macam-macam valve. Needle valve 5. Ball valve 7. Nama “Gate valve” diambil karena bentuk disc dari jenis valve ini pada saat menutup atau membuka berlaku seperti “Gate” (Gate dari bahasa inggris = Gerbang/Pagar). maka aliran fluida akan sebagian lewat dibawah disc yang menyebabkan turbulensi (turbulensi = aliran fluida yang bergejolak) pada aliran tersebut. Macam-macam valve (yang sering ditemui di Plant adalah sebagai berikut:) 1. Plug valve 6. on/off control dan isolation equipment. serta troubleshooting. fungsi dan kegunaan. ii. Safety valve Berikut akan dibahas satu persatu dari point-point diatas 1. Relieve valve 12. Disc mengayun (swing) terhadap posisi seat. Gate valve 2. Karena akan merusak posisi disc nya dan mengakibatkan valve bisa passing pada saat valve ditutup (passing = aliran tetap akan lewat. sehingga bisa menyebabkan passing. Diahpgram valve 9. III. Pinch valve 10. Butterfly valve 8. Kegunaan utama dari gate valve adalah hanya untuk menutup dan membuka aliran (fully closed & fully opened position). Gate valve tidak bisa digunakan untuk mengatur besar kecilnya aliran (regulate atau trotthling). namun pada saat disc tertutup rapat maka aliran akan berhenti tertahan oleh disc tersebut. Check valve 11. disc tidak menekan seat dengan baik yang diakibatkan karena posisi disc sudah berubah (tidak rata lagi). Pada saat Gate valve terbuka sebagian (misal 50% opening). Angle valve 4. sehingga lama kelamaan posisi disc akan berubah terhadap seat sehingga apabila valve menutup maka disc tidak akan berada pada posisi yang tepat.

Seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini: . packing dan gland. Pada dasarnya bagian utama dari Globe valve ini sama saja dengan Gate valve. tetapi ada ciri-ciri tertentu yang dapat di jadikan acuan untuk membedakan antara keduanya. Pada bagian dalam valve. disc. seat. Seperti yang terlihat dibawah ini: ii. lalu aliran akan dibelokkan lagi ke arah yang sama. body dari globe valve terlihat lebih menggelembung. Bentuk dari disc dan seat inilah yang menyebabkan globe valve dapat diandalkan sebagai throttling valve. Globe valve Globe valve merupakan salah satu jenis valve yang dirancang untuk mengatur besar kecilnya aliran fluida (regulate atau trotthling). Globe valve dengan gate valve bentuknya hampir sama. disc dan seat nya berbeda. yaitu: i. bonnet. stem. pertama aliran akan mengenai seat lalu membelok keatas melewati dan mengenai seluruh bagian disc. Aliran fluida saat melewati globe valve akan mengalami sedikit hambatan sehingga akan terjadi pressure drop yang lebih besar dari gate valve. Yaitu terdiri dari body.Berikut adalah contoh gambar dari Gate valve: 2. Pada bagian luar. Perbedaan disc dan seat ini menyebabkan terjadi profil (pola) aliran yang berbeda.

Needle valve Termasuk jenis globe valve. Contoh gambar Angle valve: ii.Khusus untuk globe valve yang menangani fluida steam. Rotation valve . maka biasanya valve akan dilengkapi dengan back seat yang terletak berhadapan dengan seat. digunakan untuk mengatur secara lebih akurat aliran yang pressure rendah. Valve ini bisa digunakan juga sebagai pengganti elbow. Contoh gambar Needle valve: 3. Back seat ini berperan sebagai pelapis pelindung bagian atas globe valve mencegah steam untuk menerobos masuk. Beberapa contoh valve tetapi masih termasuk dalam jenis Globe valve: i. Angle valve Termasuk jenis globe valve. digunakan untuk mengubah aliran sebesar 90 derajat. Bentuk disc nya panjang dan kecil seperti paku.

sehingga aliran pun akan berhenti. melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa. Antara plug dan body akan terjadi gesekan (friction). plug mempunyai celah atau lubang tempat aliran lewat. kita diharuskan memutar handwell. Handle pada valve tipe ini adalah pengganti handwell pada gate valve dan globe valve. plug. pada daerah sentuhan plug dan body diberikan pelumas. Plug Valve Secara umum. seal. ada juga yang sudah diberikan pelumas dari pabrik pembuatnya. Plug ini digunakan untuk mengontrol (membuka dan menutup) aliran pada plug valve. Ball valve dan Butterfly valve. i. packing bolt. Pada gate valve dan globe valve. Namun pada saat handle diputar pada close position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang tak bercelah akan menahan aliran. namun untuk rotation valve. pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa. agar tidak terjadi kebocoran ( leaking ) atau passing. sedangkan plug sama fungsinya dengan disc tapi bentuknya berbeda. namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa. kegunaan dari plug valve adalah untuk fully open dan fully close (isolation atau on/off control).valve dibawah ini berbeda dengan gate valve dan globe valve dalam hal cara membuka dan menutup valve. Yang termasuk jenis ini adalah: Plug valve.Dikatakan rotation valve karena valve membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc. Seal sama fungsinya dengan packing. maka untuk menimalkan efek gesekan tersebut. Valve . ada juga yang yang tidak membutuhkan . Yaitu body. Oleh karena itu valve jenis ini bisa membuka dan menutup lebih cepat dari gate valve ataupun globe valve.bagian utama plug valve sama saja dengan gate valve ataupun globe valve. stem. Bagian . kita bisa membuka dan munutup valve hanya dengan memutar handle valve sebesar 90 derajat. Hal penting yang harus diperhatikan adalah. packing bolt sama fungsinya dengan gland nut atau gland. Karena itu ada type plug valve yang mempunyai tempat pengisian pelumas diatas stem. Plug harus rapat dengan body. Saat handle diputar menuju open position maka plug akan berputar secara rotasi terhadap seat dan bagian yang bercelah akan melewatkan aliran.

namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa. Ball valve Secara sederhana. melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa. Three way plug valve Yaitu jenis plug valve yang mempunyai 3 port (sambungan). dan bentuk body nya silinder. jenis ini dinamakan self lubricating. tetapi bentuk disc nya berbeda. . Ball valve sama saja dengan plug valve. dan handal untuk aliran fluida yang mengandung partikel-partkel solid (slurry). dimana pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa. dimana aliran cooling water bisa dengan mudah dibalikkan arahnya dengan tujuan untuk membersihkan heat exchanger tersebut dari kotoran-kotoran (fouling. Ball valve juga mempunyai handle yang sama dengan plug valve. Dengan menggunakan valve ini maka dengan mudah kita dapat mengarahkan outlet kearah aliran/pipa yang dikehendaki. Sama seperti plug valve. Jenis . iii. sediment.pelumas namun pada daerah sentuhan sudah dilapisi material teflon. b. ball valve juga membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc sehingga dapat membuka dan menutup lebih cepat.jenis valve yang lain yang masih termasuk plug valve adalah: a. Dinamakan Ball valve karena bentuk disc nya ini bulat seperti bola. ii. Ball valve digunakan juga sebagai on/off valve. Four way plug valve Biasa digunakan pada fluida cooling water yang melewati heat exchanger. solids). 1 untuk inlet dan 2 untuk outlet. Butterfly valve Butterfly valve digunakan untuk mengontrol (trhottling/regulate valve) aliran fluida yang bertekanan rendah. fully opened atau fully closed valve.

4. disc. ibagian bawah handle dan lever terdapat skala (scale) yang digunakan untuk pembacaan posisi valve opening atau valve closing. Diaphgram valve handal dalam penanganan material kasar seperti fluida yang mengandung pasir. Handle nya berbeda dengan type plug valve dan ball valve. Diaphgram valve Diaphgram valve bisa digunakan untuk mengatur aliran (trhottling) dan bisa juga digunakan sebagai on/off valve. Seat nya. atau lumpur. diaphgram. . dan handle.Bagian-bagian utama pada valve ini sama saja dengan valve-valve yang diatas. yaitu body. dimana pada posisi valve fully open maka handle akan searah dengan aliran atau pipa. melainkan akan membentuk sudut 90 derajat dengan aliran atau pipa. dan akan terbuka jika plunger naik keatas. handwell. tetapi sebagai pengganti disc adalah diaphgram itu sendiri. plunger dan diaphgram stud yang menjadi satu. Butterfly valve juga membuka dan menutup dengan cara rotasi pada disc sehingga dapat membuka dan menutup lebih cepat. Diaphgram valve mudah dikenali karena bentuk bonnet nya yang menggembung seperti lonceng. semen. melingkar mengikuti bentuk disc. namun jika posisi valve fully close maka posisi handle tidak searah dengan aliran atau pipa. karena bisa merusak diaphgram. Diaphgram valve mempunyai stem. Diaphgram valve tidak mempunyai disc. Saat menutup valve ini. Dan mempunyai handle yang sama dengan plug valve. karena mempunyai lever yang harus kita tekan apabila ingin membuka dan menutup valve dan kita lepaskan apabila telah sampai ke posisi yang kita inginkan. seat dan body. Lever inilah yang akan membantu disc untuk mengunci rapat. serta fluida yang mempunyai sifat korosif. Dimana valve ini akan menutup jika plunger menekan diaphgram. Disc nya berbentuk piringan yang tipis. juga tidak boleh terlalu kencang. seat.

Swing check valve. gas. dan Ball check valve. endapan. Pinch valve Pinch valve digunakan untuk menangani fluida yang berlumpur. penggunaan untuk fluida gas ataupun liquid yang tidak mengandung partikel padat (solid) Lift check valve. penggunaan untuk fluida steam. Check valve Check valve digunakan untuk membuat aliran fluida hanya mengalir kesatu arah saja atau agar tidak terjadi reversed flow/back flow.5. yaitu: Swing check valve. 6. Bentuk check valve sama saja dengan gate valve tapi valve ini tidak mempunyai handwell/handle maupun stem. maupun liquid yang mempunyai flow yang tinggi . dan yang mempunyai partikel-partikel solid yang banyak serta fluida-fluida yang mempunyai kecenderungan untuk terjadi kebocoran (leak). Secara umum ada 3 macam check valve yang cara kerjanya sama saja namun aplikasi nya terhadap material fluida yang berbeda. Lift check valve.

sebenarnya perbedaan mendasarnya adalah cara kerjanya itu sendiri. Kadang Relieve valve dianggap Safety valve dan kadang juga Safety valve dianggap Relieve valve. Sedang Safety valve. akan membuka secara sangat cepat langsung 60% opening apabila terjadi excess pressure. penggunaan untuk fluida liquid yang mengandung partikel padatan. personnel yang sedang bekerja. Troubleshooting . 7. IV.Ball check valve. Relieve valve akan membuka perlahan-lahan apabila terjadi kelebihan (excess) pressure dan akan menutup kembali apabila pressure telah kembali normal. Dan akan menutup kembali hanya apabila pressure telah berada dibawah pressure normal (set point). dan untuk kepentingan proses itu sendiri. Namun. Safety valve sangat cocok diaplikasikan ke fluida gas. Antara kedua valve ini terdapat penggunaan istilah yang seringkali tertukar satu sama lain. Relieve valve dan Safety valve Kedua valve ini digunakan untuk melepaskan (release) tekanan (pressure) pada suatu sistem agar tidak membahayakan alat (equipment). Relieve valve lebih cocok diaplikasikan ke fluida liquid.

2. Kerusakan Fisik Valve yang tidak bekerja dengan baik kemungkinan juga disebabkan karena adanya kerusakan fisik pada valve itu sendiri. Setelah itu maka periksa kembali putaran handwell. Kebocoran juga biasa terjadi didaerah sambungan body dan bonnet.1. Bagian yang paling sering terjadi leak adalah pada packing gland. Hal ini bisa diatasi dengan mengencangkan Gland nut.com. Posting berikutnya Insya Allah akan dibahas masalah Actuator . oleh karena itu pemeriksaan fisik sangat penting untuk dilakukan lebih dahulu sebelum adanya perlakuan yang lebih jauh. Pemberian Pelumas Pemberian pelumas pada valve terutama pada stem. daerah body. dan disekitar flange. Valve leak Jika valve tidak bekerja dengan baik maka kemungkinan besar terjadi leak. karena setelah mengencangkan gland nut maka akan terjadi gesekan antara packing dengan stem yang menyebabkan handwell susah di gerakkan. saran. jika ada masukan. sangat penting untuk menjaga ketahanan valve. kritik dan pertanyaan. Atau kirim e-mail ke achmad_berlian@yahoo. silahkan tuangkan ke Comment. Sampai disini mengenai valve./p> 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful