pasar Sukowati : Mau tau tempat belanja oleh-oleh selama ini?

Mungkin anda juga sudah pernah ke sana. Apalagi kalau bukan Pasar Seni Sukawati. Dengan menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari Kuta, anda akan sampai di pasar seni ini yang menawarkan berbagai barang seni dengan harga jauh lebih murah dibandingkan tempat lain. Mungkin bisa dibilang sebagai "malioboro"nya Bali. Barang kerajinan yang beraroma Bali banyak dijual di sini. Mulai baju kaos bermotif Bali, sprei, bingkai photo, dompet dan barang kebutuhan sehari-hari lainnya banyak dijual di sini. Menariknya, bagi yang hobby menawar, keahlian anda bisa diterapkan. bedugul : Kawasan wisata Bedugul, yang terletak di kabupaten Tabanan, menawarkan suasana perbukitan yang menyejukkan dan keindahan danau Tamablingan. Pernah ke Kintamani? Tempat ini juga menawarkan suasana perbukitan dengan suhu sekitar 18 derajat celcius plus danau yang begitu indah. Untuk menikmati keindahan danau di sini, cukup dengan menyewa speed boat anda dapat berkeliling danau. Dekat dengan danau ini juga anda dapat menikmati hidangan santap siang di restoran lokal dengan menu masakan Indonesia maupun juga internasional. Lelah bermain di danau? Sejukkan diri anda lagi dengan mengunjungi Kebun Raya Eka Karya Bedugul sambil membeli oleh-oleh berupa strawberry, yang merupakan salah satu sumber pendapatan penduduk setempat. Kebun Raya ini merupakan salah satu hutan lindung yang berfungsi sebagai paru-paru udara di Bali, sehingga untuk menutup biaya operasional dan perawatan, kawasan ini pun dikomersilkan. tanah lot : .Tanah Lot merupakan salah satu tujuan wisata favorit di pulau Bali. Objek wisata ini terkenal akan pura Tanah Lot yang terletak terpisah dari daratan, namun masih bisa dijangkau kalau air laut surut tanpa harus menggunakan perahu. Pura ini merupakan salah satu pura utama di Bali yang dikenal dengan Sad Kahyangan. Pura Tanah Lot terletak di desa Beraban, Tabanan, kurang lebih 1 jam 15 menit perjalanan dari Kuta. Menurut cerita, pura ini dibangun pada abad ke-16 oleh Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan ajaran Hindu di pulau Bali. Selain sarat dengan nilai historis, pura ini juga menawarkan pesona yang menakjubkan di antaranya sunset (matahari tenggelam) dan sangat ramai dikunjungi wisatawan terutama di sore hari. Pemandangan yang ditawarkan mirip dengan yang di pura Uluwatu.

flying fish akan terbang diatas air kira2 2 meter atau lebih bergantung pada kecepatan angin. harus didampingi oleh instruktur. Pantai di sini tidak berombak dan tenang sehingga sangat aman untuk liburan keluarga bersama putra-putri anda. mengingat di pantai TB banyak terdapat perahu2 dan aktivitas watersport lainnya. Jet Ski. Scuba Diving. jangan melewatkan utk mencoba permainan ini. Jadi persis seperti terjun payung beneran. cobalah terjang ombak yg ada. si instruktur ini hanya akan mengendarai dari pinggir pantai menuju ke tengah laut. Waktu permainan ini adalah 15 menit. terletak di ujung selatan pulau Bali namun memiliki daya tarik yang berbeda. Kalau anda mau exciting mengendarainya. Dengan demikian. si instruktur boncengan. Persis seperti layangan. Jadi lumayan tinggi terbangnya. atau kalau tidak mau basah. * JETSKI. yaitu 2 orang penumpang disisi kanan kiri dan 1 orang instruktur ditengah2. Waktu permainan ini satu putaran kira2 4 menit di udara. Anda bisa minta diceburin ke air selama boat berjalan. ini permainan paling anyar di Bali. yaitu permainan menggunakan kendaraan di pantai seperti sepeda motor. Nusa Dua Beach dan Nikko Hotel ada di sini. Posisi anda bisa beridir seperti mengendarai sepeda motor atau tidur terlentang. Grand Hyatt. Snorkeling. Sementara itu. Glass Bottom Boat + Turtle island dan olahraga air lainnya dapat dinikmati di sini. Ketinggian tali yg menghubungkan antara parasut dengan speed boat kurang lebih 80 meter. Bagi yg suka tantangan. Permainan yang bisa dinikmati diantaranya : * PARASAILING yaitu permainan dimana anda akan memakai payung parasut dan ditarik oleh speed boat mengeliling pantai Tanjung Benoa. menggunakan perahu karet tunggal. * FLYING FISH. Flying Fish. Rolling Donut. Flying Fish ini akan ditarik oleh speed boat berkecapatan tinggi dgn jalur melawan arah angin.minta yg normal2 saja. Jangan khawatir. banana boat. 3 buah banana boat dijadikan satu dengan tambahan rubber boat melintang di depannya dan ada semacam sayap disamping kanan kiri. Nusa Dua dengan BTDC (Bali Tourism Development Center) dikenal sebagai pusat hotel berbintang di Bali. Tanjung benoa dikenal sebagai pusat wisata air mulai dari parasailing.maka anda akan merasakan sensasi nikmatnya berkendara jetski ini. nah sampai disana giliran anda yg nyetir. Kapasitas muatan banana boat ini adalah max 4 orang plus 1 orang instruktur sbg pendamping. sehingga tabrakan bisa dihindari. . * BANANA BOAT. Jetski disini tidak bisa anda kendarai sendiri. anda akan ditarik oleh speed boat berkeliling pantai dalam waktu 15 menit. Flying Fish dimainkan max oleh 3 orang. Hotel seperti Westin. Ayodya resort (dulunya Bali Hilton International)... Kurang seru sih kalau main banana boat tanpa nyebur.tanjung benoa : Nusa Dua dan Tanjung Benoa.

Sambil melemparkan roti dari perahu. anda akan diajak berlayar melihat akuarium bawah laut yg terdapat di pantai Tanjung Benoa. . uluwatu : Uluwatu. anda akan di-brief dulu ttg cara2 menyelam yg benar. kemudian penyu yg masih kecil2. tari Kecak. yaitu menyelam. anda akan melihat indahnya pemandangan bawah laut yg dipenuhi oleh terumbu karang yg cantik dan ikan hias warni-warni. Kedalaman bagi pemula berkisar antar 3 meter 7 meter didalam air selama 40 menit. bagi anda yang senang belajar sejarah. lebih baik kalo anda tdk bisa renang. Sambil membawa roti utk makanan ikan. perahu akan meluncur menuju Pulau Penyu utk melihat lokasi penangkaran penyu. pura yang satu ini sarat akan nilai sejarahnya. Jenis penyu tidak hanya satu saja. Danghyang Dwijendra adalah seorang pendeta Hindu. Syarat utamanya anda harus bisa berenang. adalah wisata yg paling cocok jika anda mengajak anak anda yg masih kecil. ikan2 akan naik dan mengejar makanan tsb. tapi ada beberapa jenis. * SCUBA DIVING. karena lebih gampang. jadi tidak perlu khawatir. mulai dari pakaian. Di sore harinya sambil menikmati indahnya sunset. Demikian juga dgn pemandangan karang laut yg elok. penyu remaja sampai dengan penyu dewasa yg sudah siap menjadi induk. sehingga bisa anda pegang utk di foto. sastrawan dan rohaniwan bernama Danghyang Dwijendra. yang terletak di ujung selatan pulau Bali dan mengarah ke samudra Hindia. Daripada snorkeling. kelelawar. Permainan ini berlangsung sekitar 1 jam. dll yg sangat jinak. Sejarahnya akan diuraikan sebagai berikut : Dalam beberapa sumber disebutkan. dilokasi ini juga terdapat binatang lain spt burung. Diving tidak harus bisa renang. ular. anda dapat menyaksikan pementasan tari bali yang terkenal hingga ke manca negara. yaitu berenang sambil melihat pemandangan bawah laut. Disini anda akan melihat telur penyu yg dikeram. Jawa Timur. merupakan tempat wisata yang menawan. Sebelumnya. Satu wisatawan akan ditemani oleh satu instruktur di bawah air. lebih bagus diving sekalian. Dengan menaiki perahu yg dibawahnya ada kaca bening. Apa yang menarik untuk dilihat di sini adalah pura yang berdiri kokoh di atas batu karang yang menjorok ke arah laut dengan ketinggian sekitar 50 meter. Tidak hanya itu. Disamping itu. * GLASS BOTTOM BOAT & PULAU PENYU. anda akan melihat ikan2 hias serta terumbu karang yg ada sambil berenang. kelahiran Kediri. binatang yg cukup langka keberadaannya. tangki oksigen dll. Setelah puas melihat hal tsb. Anda akan diberikan perlengkapan diving komplit. sekitar tahun 1489 Masehi datanglah ke Pulau Bali seorang purohita.* SNORKELING. Dengan menggunakan masker dan fin. Jumlahnya ratusan ekor dan berwarna warni.

akhirnya beliau tiba di daerah bebukitan yang selalu mendapat sinar matahari terik. Setelah di-diksa. Oleh karena itulah. Beliau kemudian tiba di sebuah tempat yang penuh batu-batu besar. beliau berpindah lagi ke lokasi lain.Danghyang Dwijendra pada waktu walaka bernama Danghyang Nirartha. Pura itu berlokasi di Desa Pecatu. Di tempat inilah Danghyang Dwijendra meninggalkan pemutik (ada juga menyebut pengutik) dengan tangkai (pati) kayu ancak. dengan tambahan tugas yang sangat berat dari mertuanya yaitu menata kehidupan adat dan agama khususnya di Pulau Bali. beliau . kemudian dibangun sebuah pura yang diberi nama Pura Kulat. Untuk memayungi diri. Di tempat inilah Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh teringat (icang eling) dengan samaya (janji) dirinya untuk kembali ke asal-Nya. Danghyang Dwijendra diberi tugas melaksanakan dharmayatra sebagai salah satu syarat kawikon. Pati kayu ancak itu ternyata hidup dan tumbuh subur menjadi pohon ancak. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh belum juga menemukan tempat yang dianggap tepat untuk parama moksha. beliau merasa mendapat panggilan dari Hyang Pencipta untuk segera kembali amoring acintia parama moksha. Pura Ngis ini berlokasi di Banjar Tengah Desa Adat Pecatu. lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Batu Diyi. Mengapa? Oleh karena beliau merasa belum rela untuk meninggalkan dunia sekala ini karena swadharmanya belum dirasakan tuntas. lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Ngis (asal dari kata tangis). Beliau merasa hanya sendirian. penuh batu yang disebut daerah bebukitan. Di tempat itu pula beliau berguru dan di-diksa oleh mertuanya. yaitu menata kehidupan agama Hindu di daerah Sasak dan Sumbawa. Dharmayatra ini harus dilaksanakan di Pulau Bali. Beliau menikahi seorang putri di Daha. Setelah mengadakan dharmayatra ke Pulau Sasak dan Sumbawa. Danghyang Dwijendra menuju barat daya ujung selatan Pulau Bali. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh ngulati (mencari) tempat yang dianggap aman dan tepat untuk melakukan parama moksha. dibangunlah sebuah pura yang diberi nama Purancak. Danghyang Dwijendra datang ke Pulau Bali. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh sangat sedih dan menangis dalam batinnya. Sebagai peringatan dan penghormatan terhadap beliau. Oleh karena dianggap tidak memenuhi syarat. Danghyang Nirartha dianugerahi bhiseka kawikon dengan nama Danghyang Dwijendra. Juga di tempat ini Danghyang Dwijendra merasa kurang aman untuk parama moksha. Jawa Timur. Sambil berjalan untuk mendapatkan lokasi baru yang dianggap memenuhi syarat untuk parama moksha. Dengan perjalanan yang cukup melelahkan menahan lapar dan dahaga. Itulah sebabnya tempat kejadian ini disebut Cangeling dan lambat laun menjadi Cengiling sampai sekarang. Di tempat beliau mengangis ini. yaitu pada daerah gersang. pertama kali menginjakkan kakinya di pinggiran pantai barat daya daerah Jembrana untuk sejenak beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan dharmayatra. Bila dianggap perlu dharmayatra itu dapat diteruskan ke Pulau Sasak dan Sumbawa. Di tempat ini. Sampai sekarang daun kayu ancak dipergunakan sebagai kelengkapan banten di Bali. Setelah beberapa saat tinggal di sana. Nama itu berasal dari kata ngulati. Di tempat ini.

Gianyar. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh beryoga mengranasika. beliau melanjutkan perjalanannya menuju lokasi ujung barat daya Pulau Bali. untuk menghibur diri sebelum melaksanakan detik-detik kembali ke asal. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh segera menuju sebuah batu besar di sebelah timur onggokan batubatu bekas candi peninggalan Kerajaan Sri Wira Dalem Kesari. dengan ketinggian antara 50100 meter dari permukaan laut. . Tempat ini terdiri atas batu-batu tebing. kuta : Kuta yang terletak di bagian selatan pulau Bali. laksana keris lepas saking urangka. beliau memanggil juragan perahu yang pernah membawanya dari Sumbawa ke Pulau Bali. Di atas batu itulah. Setelah Ki Pacek Nambangan Perahu berangkat menuju Pasraman Danghyang Dwijendra di Mas. Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Parerepan (parerepan artinya pasirepan. Apabila diperhatikan dari bawah permukaan laut. hilang tanpa bekas. merupakan salah satu cikal bakal perkembangan pariwisata Bali. Dulunya tempat ini merupakan perkampungan nelayan Bali dan seiring berkembangnya pariwisata Indonesia dan Bali khususnya. berbentuk kepala bertengger di atas batu-batu tebing itu. Dengan demikian disebut Uluwatu. Juragan perahu itu bernama Ki Pacek Nambangan Perahu. Sebelum Danghyang Dwijendra parama moksha. Pakaian itu berupa jubah sutra berwarna hijau muda serta tongkat kayu. Saking lelahnya sampai-sampai beliau sirep (ketiduran). tempat penginapan) yang berlokasi di Desa Pecatu. Sekarang kawasan Kuta telah berkembang menjadi ikon pariwisata Bali atau lebih dikenal dengan sebutan International city karena merupakan tempat bertemunya wisatawan dari seluruh dunia dan juga wisatawan lokal. Setelah puas menghibur diri. Maka keluarlah air amertha. Selain itu kawasan pantai di Uluwatu dengan ombaknya yang cukup besar sangat menantang untuk pencinta olahraga surfing. Setelah menyucikan diri. Ulu artinya kepala dan watu berarti batu. Di tempat ini sampai sekarang berdirilah sebuah pura yang disebut Pura Pangleburan yang berlokasi di Banjar Kauh Desa Adat Pecatu. Setelah berkeliling tidak menemukan sumber air minum. Desa Mas. Ubud. Maka beliau mencari tempat untuk istirahat. kelihatan saling bertindih. Sang Pandita minta tolong agar juragan perahu membawa pakaian dan tongkatnya kepada istri beliau yang keempat di Pasraman Griya Sakti Mas di Banjar Pule. amoring acintia parama moksha. Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura yang disebut Pura Payung dengan sumber mata air yang dipergunakan sarana tirtha sampai sekarang. Danghyang Dwijendra menyucikan diri dan mulat sarira terlebih dahulu. Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh kemudian beranjak lagi ke lokasi lain. Mendekati detik-detik akhir untuk parama moksha.mengambil sebidang daun kumbang dan berusaha mendapatkan sumber air minum. Danghyang Dwijendra merasa lelah. Tiap tahun event berlevel internasional selalu diadakan di pantai seputaran Uluwatu ini. penduduk lokal mulai menyewakan rumah pribadi untuk disewakan sebagai tempat penginapan. akhirnya Danghyang Dwijendra menancapkan tongkatnya. Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura bernama Pura Selonding yang berlokasi di Banjar Kangin Desa Adat Pecatu.

Hari minggu dan hari libur. restoran. dan lainnya sebagai pedagang. nelayan dan buruh. Tidak salah ribuan wisatawan selalu memadati pantai ini. pantai sanur : Pantai Sanur. sambil melihat keindahan pantai Sanur di malam hari. pantai yang terkenal karena sunrisenya. spa dan pendukung pariwisata lainnya banyak ter dapat di sini. sedang di Pulau Nusa Penida masih belum berkembang sama sekali. Toyapakeh dan Malibu Point.Selain pantainya. Di dekat pulau ini terdapat juga pulau-pulau kecil lainnya yaitu Pulau Nusa Ceningan dan Pulau Nusa Lembongan. Pada hari bulan Purnama malamnya banyak orang datang untuk santai dan mandi kesana. Batu Meling. sepeda motor atau kendaraan umum yang menghubungkan pantai Sanur dengan Kota Denpasar . Manta Point.Dilihat dari segi fasilitas Kuta memiliki fasilitas yang lengkap. Daya tarik utama kawasan Nusa Penida dan Nusa Lembongan adalah terumbu karang yang masih alami dan juga ikan yang beraneka ragam. Kawasan Sanur sendiri dikenal sebagai awal perkembangan pariwisata di Bali dengan hadirnya hotel seperti Inna Grand Bali Beach dan beberapa hotel pertama lainnya di Bali pada saat pertama kali wisata Bali berkembang. tempat itu menjadi pilihan penduduk kota Denpasar untuk rekreasi untuk rekreasi sambil mandi di laut. . nusa dua dan nusa penida : Nusa Penida. Pantai dengan pasir putih ini dipilih sebagai tempat olahraga surfing dan juga sangat cocok untuk tempat bersantai sambil menantikan indahnya sunset pantai Kuta. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani rumput laut. Pulau Nusa Penida dapat dijangkau dari Sanur. Batu Abah. Kusamba dan Padang Bay Nusa Penida merupakan daerah kering dengan tekstur tanah berkapur. Museum Le Mayeur juga banyak menarik wisatawan. Pantai Sanur sangat ramai di kunjungi oleh Wisatawan mancanegara maupun Nusantara. adalah sebuah pulau yang terletak di sebelah tenggara Bali yang dipisahkan oleh Selat Badung. Pantai Kuta merupakan tempat wisata yang banyak dipilih untuk menghabiskan liburan selama di Kuta. hanya 6 km dari pusat Kota Denpasar dapat dicapai dengan mobil. Batu Lumbung. Perairan pulau Nusa Penida terkenal dengan kawasan selamnya diantaranya terdapat di Penida Bay. Penginapan atau hotel. hanya terlihat aktivitas snorkeling dan diving. Perkembangan sektor pariwisata masih didominasi di Nusa Lembongan. yang terletak di kabupaten Klungkung.

seekor burung mistik yang di dalam cerita Samudramantana dikisahkan sedang mencari tirta Amerta di dasar samudra. Dia gagal mewujudkan impiannya dan meninggal secara gaib. Legenda lain menceritakan bahwa penghuni hutan tersebut adalah prajurit kera yang kelelahan di dalam pertempuran membunuh Rahwana. gagal bertunangan. dihadiahkan seteguk kepadanya. Cerita lain juga mengatakan bahwa seorang putri kerajaan Mengwi bernama Mayangsari yang sedang kasmaran. akhirnya Garuda menjadi kendaraan setia Bathara Wisnu. Lokasi di desa Sangeh. sangeh : Sangeh merupakan tempat wisata alami dan memiliki atraksi utama ratusan monyetmonyet (kera). kemudian atas jasanya oleh Betara Wisnu. akhirnya melarikan diri ke hutan terdekat dan menjadi seorang pertapa. Di dalam pelariannya itu dia tidak memakai sehelai pakaian pun.Untuk mencapai dan menikmati kawasan Nusa Penida. . Di sini terdapat sebuah pura kecil diselimuti lumut hijau tersembunyi di sela-sela hutan pala yang menjulang tinggi itu. sehingga harus memakai rambutnya yang panjang untuk menutupi bagian tubuhnya yang paling terlarang. dapat juga ditempuh dengan QUicksilver Cruise dengan harga yang terjangkau. Di punggung sebuah tugu pura tersebut dipahat patung Garuda. kabupaten Badung. Masyarakat setempat percaya. bahwa dewi itu kini menjadi Bethari Mayangsari. Kera-kera itu jatuh bersamaan dengan bungkahan gunung dan hutan yang dipakai menghimpit tubuh Rahwana kemudian menetap di hutan itu. kecamatan Abiansemal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful