SD NEGERI SOROPADAN NO.

108 UPT DISDIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011 /2012
Digunakan untuk kalangan sendiri

PERATURAN AKADEMIK

SD NEGERI SOROPADAN NO. 108
Kalurahan Karangasem - Kecamatan Laweyan KOTA SURAKARTA PROVINSI JAWA TENGAH

standar pendidik dan tenaga kependidikan. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta tahun 2011/2012 ini terselesaikan. standar proses. dan standar penilaian pendidikan. standar pengelolaan. Berdasarkan UndangUndang (UU) Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa setiap satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah wajib memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang meliputi standar isi. Maka dalam upaya memenuhi kebutuhan satuan pendidikan guna mempercepat pemenuhan standar pengelolaan pendidikan. Standar pengelolaan pendidikan mencakup perencanaan program. pelaksanaan rencana kerja. Semoga amal . dan pengawasan kegiatan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan. Standar pengelolaan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan perencanaan. Bagian utama dari pedoman pengelolaan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan rencana kerja sekolah bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran adalah peraturan akademik Sekolah Dasar. provinsi. kepemimpinan sekolah. SD Negeri Soropadan No. standar sarana dan prasarana. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta menyusun Peraturan Akademik Tahun pelajaran 2011/2012. atau nasional agar tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan. pelaksanaan. standar pembiayaan. kabupaten/kota. standar kompetensi lulusan. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta yang tercinta ini.KATA PENGANTAR Kami panjatkan syukur Alhamdulillah atas tersusunnya dokumen “Peraturan Akademik” untuk Tahun pelajaran 2011/2012 di SD Negeri Soropadan No. dan sistem informasi manajemen. pengawasan evaluasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 19 Tahun 2007 untuk melaksanakan rencana kerja sekolah diperlukan berbagai pedoman pengelolaan sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. Peraturan akademik adalah seperangkat aturan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua komponen sekolah yang terkait dalam pelaksanaan rencana kerja sekolah bidang kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang disusun untuk satu tahun pelajaran. Kami banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga Peraturan Akademik SD Negeri Soropadan No.

Surakarta. Juli 2011 Kepala Sekolah Siti Rakhmiyati. Amin. Semoga dengan adanya dokumen peraturan akademik ini dapat bermanfaat bagi semuanya khususnya bagi civitas akademika di SD Negeri Soropadan No. NIP 19591107 198303 2 007 . Kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat kami harapkan demi tersusunnya peraturan akademik yang lebih baik lagi. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. S.baik semuanya dibalas berlipat ganda. Pd.

19591107 198303 2 007 .LEMBAR PENGESAHAN Peraturan Akademik SD Negeri Soropadan No. Pd. Disahkan di Pada Tanggal : Surakarta : 10 Juli 2011 Komite Sekolah Kepala Sekolah Siti Rakhmiyati. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta pada Tahun Pelajaran 2011-2012. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta ini telah disahkan dan dinyatakan berlaku penggunaannya di SD Negeri Soropadan No. S. NIP.

Menimbang : 1... ketentuan ulangan..... 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG KEPALA SD NEGERI SOROPADAN No... 3..... 2. kelulusan... remidial. Bahwa peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran...... 3.. kenaikkan kelas.... 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta.. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2... Bahwa dalam mendukung kelancaran proses belajar mengajar yang kondusif diperlukan peraturan akademik bagi peserta didik..... Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta agar dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku II... 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA I. Mengingat : 1.... TENTANG PERATURAN AKADEMIK SD NEGERI SOROPADAN No. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA NOMOR : .. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian 5.KEPUTUSAN KEPALA SD NEGERI SOROPADAN No. Bahwa peraturan akademik diberlakukan bagi semua peserta didik SD Negeri Soropadan No.. 4. dan hakhak peserta didik SD Negeri Soropadan No.. Surat Keputusan Direktur Djendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 576 Tahun 2006 tentang Laporan Hasil Belajar .

108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2011-2012 PERTAMA : Peraturan Akademik SD Negeri Soropadan No. : Peraturan Akademik SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan KEDUA KETIGA Ditetapkan : di Surakarta Pada tanggal : 10 Juli 2011 Kepala SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta sebagaimana yang dimaksud dalam diktum pertama diberlakukan bagi semua siswa dan siswi SD Negeri Soropadan No. 19591107 198303 2 007 . NIP. Memperhatikan : Persetujuan Rapat Dewan Pendidik SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Ini. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta Ttd Siti Rakhmiyati. S. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta tanggal 24 Juni 2011 MEMUTUSKAN Menetapkan : PERATURAN AKADEMIK SD NEGERI SOROPADAN No.III. Pd.

. 5. 8.. guru kelas.. kenaikkan kelas.. 3. Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur hak siswa menggunakan fasilitas sekolah untuk kegiatan belajar.. .. dan konselor.. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah anggota masyarakat yang sedang mengikuti proses pendidikan di SD Negeri Soropadan No. Siswa SD Negeri Soropadan No... 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta Nomor Tentang : ... 6. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta.Lampiran Keputusan Kepala SD Negeri Soropadan No.. 4.. merupakan peraturan yang mengatur persyaratan kehadiran.. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA PERATURAN AKADEMIK SD NEGERI SOROPADAN No.... Ulangan Kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 2.. kelulusan. Peraturan akademik 2. 9.. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 1.. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester 1 .. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan pendidika untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 9 kegiatan pembelajaran. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta....... : PERATURAN AKADEMIK SD NEGERI SOROPADAN No. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar atau lebih. dan hakhak siswa SD Negeri Soropadan No.... remidial. ketentuan ulangan. 7... Peraturan akademik merupakan peraturan yang mengatur layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran...

7. 2. 3. 4. Kehadiran siswa dalam mengikuti setiap pelajaran dan tugas dari guru minimal 80% dari total jumlah tatap muka dan tugas dari guru. yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 2. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM 8. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. Kegiatan remidial dilakukan paling banyak dua kali. Ulangan tengah semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran setelah 8 . 3.BAB II KETENTUAN KEHADIRAN Pasal 2 1. Pasal 4 Ulangan Tengah Semester 1. Setiap siswa harus hadir pada seluruh kegiatan pelajaran di kelas atau di luar kelas maupun teori atau praktik. 6. Ulangan tengah semester berupa tes tertulis berbentuk soal uraian . 5. 4. Cakupan ulangan tengah semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada periode tersebut. Ulangan harian dilaksanakan oleh guru mata pelajaran setelah menyelesaikan satu KD atau lebih. BAB III KETENTUAN PENILAIAN Pasal 3 Ulangan Harian 1.9 minggu kegiatan pembelajaran. 6. Ulangan tengah semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 3. Kegiatan remidial dilaksanakan sebelum pelaksanaan ulangan akhir semester dan dilakukan paling banyak dua kali. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. Ulangan harian disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus 2. Ulangan harian berupa tes berbentuk soal uraian dan atau tes lisan. . Ketidak hadiran karena sakit (surat orang tua/ surat dokter ) tidak diperhitungkan dalam penentuan ketentuan point satu. 5. Hasil ulangan tengah semester diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya satu minggu setelah pelaksanaan. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial.

Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. 8. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali . Ulangan Kenaikan Kelas dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester 2 Cakupan Kenaikan Kelas meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada semester 2 tersebut. 4. 7. .50 soal ditambah 3 5 soal uraian. Pasal 7 Penilaian Praktik Penilaian praktik hanya dilakukan pada mata pelajaran tertentu. Peserta didik harus dan hanya mengikuti remidial pada indikator yang belum mencapai KKM Kegiatan remidial dilaksanakan satu kali . 1. 6. 5.50 soal. 6. 4. 5. 8. Pelaksanaan penilaian praktik disesuaikan dengan kegiatan belajarmengajar yang yang disusun dalam penjabaran RPP. Ulangan Kenaikan Kelas berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 . 2. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 3. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti kegiatan remidial. 3. 7.Pasal 5 Ulangan Akhir Semester 1. Hasil ulangan Kenaikan Kelas diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya 3 ( tiga ) setelah pelaksanaan. Ulangan akhir semester disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan 2. 3. Ulangan akhir semester dilaksanakan oleh sekolah secara bersama-sama untuk seluruh mata pelajaran di akhir semester. 1. Pasal 6 Ulangan Kenaikan Kelas Ulangan Kenaikan Kelas disusun oleh guru mata pelajaran pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran. 4. Cakupan ulangan akhir semester meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar ( KD ) pada semester tersebut. Penilaian praktik hanya dilakukan pada indikator yang bersifat praktik. 2. Hasil ulangan akhir semester diinformasikan kepada peserta didik selambatlambatnya 3 ( tiga ) setelah pelaksanaan. Ulangan akhir semester berupa tes tertulis berbentuk soal pilihan berganda dengan jumlah 40 .

Tidak hadir tanpa keterangan ( alpha ) maksimal 10 hari dalam satu tahun pelajaran 5. Pasal 11 Ujian Nasional 1. Pelaksanaan penilaian sikap disesuaikan dengan kegiatan belajarmengajar yang yang disusun dalam penjabaran RPP. Ujian sekolah meliputi ujian tulis dan ujian praktik dan penilaian sikap pada kelompok mata pelajaran tertentu. 2. Penilaian kepribadian dilakukan oleh Bimbingan Konseling. Prosedur dan pelaksanaan ujian Nasional mengikuti ketentuan yang berlaku. Ujian sekolah dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik pada mata pelajaran tertentu . Pasal 10 Ujian Sekolah 1. 3. 2. Pelaksanaan penilaian kepribadian direncanakan dan dilaksanakan oleh Guru Kelas sebagai Guru Bimbingan Konseling. Mempunyai nilai seluruh aspek penilaian pada semua mata pelajaran yang diujikan di kelas VI semester ganjil dan genap. 2. 2. 2. Penilaian sikap dilakukan pada indikator yang bersifat sikap. 3.1. 3. Pasal 8 Penilaian Sikap Penilaian sikap harus dilakukan pada semua mata pelajaran . Nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) tidak lebih dari tiga mata pelajaran. 3. 4. BAB IV KETENTUAN KENAIKKAN DAN KELULUSAN Pasal 12 Ketentuan Kenaikkan Kelas X 1. Kehadiran siswa minimal 90 % dari total hari efektif yang berlaku. Ujian nasional adalah penilaian yang dilaksanakan oleh pemerintah pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran pengetahuan dan teknologi. Pasal 9 Penilaian Kepribadian 1. Mempunyai nilai ekstra kurikuler sesuai pilihan peserta didik/ sekolah . Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Prosedur dan pelaksanaan ujian sekolah tulis maupun praktik mengikuti ketentuan yang berlaku. Instrumen dan prosedur penilaian disusun dan dikembangkan berdasarkan ketentuan yang berlaku. 4.

Nilai kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) tidak lebih dari tiga mata pelajaran. 4. Tidak hadir tanpa keterangan (alpha) maksimal 10 hari dalam satu tahun pelajaran Mempunyai nilai ekstra kurikuler sesuai pilihan peserta didik. Setiap siswa berhak meminjam buku perpustakaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran semester 1-2 di kelas VI. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. serta kelompok mata pelajaran jasmani olah raga dan kesehatan. Mempunyai nilai seluruh aspek penilaian pada semua mata pelajaran yang 2. 5. 6. kelompok mata pelajaran kewarga negaraan dan kepribadian. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran 3. 3. 3. . diujikan di kelas I sampai kelas V semester ganjil dan genap. Mata pelajaran ilmu matematika dan bahasa Indonesia tidak boleh kurang dari KKM Pasal 14 Ketentuan Kelulusan 1. Setiap siswa secara otomatis menjadi anggota perpustakaan di SD Negeri Soropadan No. Kriteria kelulusan Ujian sekolah ditetapkan oleh sekolah. Lulus Ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu matematika dan bahasa Indonesia. 5. Kehadiran siswa minimal 90 % dari total hari efektif yang berlaku. Setiap siswa berhak memanfaatkan buku perpustakaan sebagai sumber belajar. 2. 2. Lulus Ujian Nasional. Proses belajar mengajar dapat dilaksanakan di perpustakaan dengan bimbingan guru mata pelajaran / piket. 5. 6.Pasal 13 Ketentuan Kenaikkan Kelas I – Kelas V 1. Setiap siswa berhak mengakses internet di Ruang Perpustakaan untuk keperluan tugas mata pelajaran di luar waktu kegiatan belajar (sesuai jadwal yang ditentukan). 4. Kriteria kelulusan ujian nasional ditentukan oleh pemerintah BAB V HAK PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN FASILITAS Pasal 15 Perpustakaan 1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 4. kelompok mata pelajaran estetika.

Siswa melakukan praktik dilaboratorium di bawah pengawasan guru mata pelajaran. 2. 3. 4. Pasal 19 Konsultasi dengan konselor Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan konselor/guru BK. Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan wali kelas. maupun masalah pergaulan siswa yang bersangkutan. Layanan konsultasi dengan konselor terkait dengan berbagai masalah siswa di kelas. kesulitan melaksanakan tugas atau lainnya. 2. Setiap siswa yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik berhak mendapat penghargaan. Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran hanya terkait dengan mata pelajaran dalam hal kesulitan mengikuti. Layanan konsultasi dengan konselor dapat dilakukan setiap saat selama konselor masih dapat melayani. 2. 1. BAB VI HAK SISWA MENDAPAT LAYANAN KONSELING Pasal 17 Konsultasi dengan Guru Mata Pelajaran 1. Setiap siswa berhak melakukan praktik komputer di laboratorium komputer pada saat jam pelajaran TIK. . 3. Layanan konsultasi dengan wali kelas dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara siswa dan wali kelas. 2. Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran.Pasal 16 Laboratorium Komputer 1. Pasal 18 Konsultasi dengan Wali Kelas 1. Layanan konsultasi dengan guru mata pelajaran dilakukan pada waktu yang ditentukan secara bersama antara siswa dan guru. Setiap siswa berhak mendapat layanan pembinaan prestasi dari konselor BAB VII HAK SISWA BERPRESTASI Pasal 20 1. Layanan konsultasi dengan wali kelas terkait dengan berbagai masalah siswa di kelas siswa yang bersangkutan. 3. di sekolah. Dalam melakukan praktikum siswa harus mengikuti tata tertib yang berlaku. 2. 3. Penghargaan siswa berprestasi berdasarkan ketentuan yang berlaku.

19591107 198303 2 007 . S.BAB VIII PENUTUP Pasal 24 Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Pd NIP. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta ttd Siti Rakhmiyati. Pasal 25 Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian Pasal 26 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan Ditetapkan di Pada tanggal : Surakarta : 10 Juli 2011 Kepala SD Negeri Soropadan No.

.KEPUTUSAN KEPALA SD NEGERI SOROPADAN No.... Menimbang : 1.. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA I.. 2..... 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2.. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. 3..agar dapat dihayati dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku II.......... Bahwa kode etik guru dan karyawan diberlakukan bagi semua guru dan karyawan SD Negeri Soropadan No.... 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA DENGAN MENYEBUT NAMA ALLAH YANG MAHA PENGASIH MAHA PENYAYANG KEPALA SD NEGERI SOROPADAN No.Memperhatikan: Persetujuan Rapat Peserta didik dan Guru SD Negeri Soropadan No.. TENTANG KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN SD NEGERI SOROPADAN No.. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA NOMOR : .. .. Bahwa kode etik guru dan karyawan merupakan peraturan yang mengatur. sikap...perkataan dan perbuatan siswa SD Negeri Soropadan No. Mengingat: 1.. III.. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan...... 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta... Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Pd NIP.MEMUTUSKAN Menetapkan : KODE ETIK GURU DAN KARYAWAN SD NEGERI SOROPADAN No. S. Kepala SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta . Ditetapkan di Pada tanggal : Surakarta : 10 Juli 2011 : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta ttd Siti Rakhmiyati. 108 UPT Dikpora Kecamatan dimaksud Laweyan dalam Kota diktum Surakarta pertama sebagaimana yang Diberlakukan bagi semua guru dan karyawan SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta KETIGA . 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan Ini KEDUA : Kode etik guru dan Karyawan SD Negeri Soropadan No. 19591107 198303 2 007 Lampiran Keputusan Kepala SD Negeri Soropadan No. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA PERTAMA : Kode etik guru dan Karyawan SD Negeri Soropadan No. .

sepatu formal dan dandanan serta perhiasan/asesoris yang disesuaikan dengan pakaian. Pakaian formal bagi guru pria pada hari Jum’at dan Sabtu adalah celana panjang dan baju yang telah disepakati dengan sepatu formal 6. rapih dan segar agar tidak menimbulkan masalah sosial yang dapat mengganggu di ruang kantor atau di ruang kelas Pasal 2 Etika guru terhadap komitmen waktu . jadi guru mempunyai kewajiban untuk mentaati tata tertib yang sudah ditetapkan di SD Negeri Soropadan No. Pakaian guru harus disesuaikan dengan peran yang disandang oleh guru. Pakaian Dinas Harian(PDH) hari senin-kamis bagi guru adalah sesuai dengan peraturan yang berlaku. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pakaian guru di kantor dan diruang kelas pada saat berperan sebagai guru adalah pakaian formal yang mencerminkan citra professional 3. Guru harus senantiasa berpenampilan bersih. 2. 4. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah pakaian formal dan disesuaikan dengan kebutuhan pengundang agar mencerminkan citra professional. Pasal 1 Etika guru dalam berpakaian 1. 5. 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA KODE ETIK GURU SD NEGERI SOROPADAN No. Pakaian guru di luar kantor pada saat berperan sebagai utusan sekolah SD Negeri Soropadan No. 7.Nompor Tentang : : KODE ETIK GURU SD NEGERI SOROPADAN No. Pakaian formal bagi guru wanita pada hari Jum’at dan Sabtu adalah celana panjang/rok dan baju yang telah disepakati bersama . 108 UPT DIKPORA KECAMATAN LAWEYAN KOTA SURAKARTA BAB I KODE ETIK GURU Guru merupakan figure keteladanan bagi peserta didik dan karyawan di SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta.

Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata ………anak 10. Guru harus memenuhi komitmen waktu yang telah dijanjikan kepada siswa baik untuk bimbingan akademik maupun non akademik. 3. 6. 5. 2. Guru berkewajiban menyampaikan buku acuan mareti yang digunakan. pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya. Guru menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan sesama guru.1. Guru harus menginformasikan ke kepala sekolah atau wakil apabila tidak hadir pada jam dimana guru yang bersangkutan seharusnya berada di kantor atau di ruang kelas untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi Pasal 3 Etika guru dalam melaksanakan tugas 1. Guru dilarang menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apapun yang berpengaruh terhadap nilai. 12. Guru pada awal proses pembelajaran berkewajiban untuk menjelaskan tujuan pembelajaran dan materi yang akan disampaikan. Guru SD Negeri Soropadan No. ibu. Guru tidak merokok ketika mengajar didalam kelas dan berada di dalam lingkungan sekolah. Guru wajib membuat rencana program pembelajaran (RPP) 4. 8. 4. jujur dan adil memberikan penilaian kepada siswa. 2. Guru wajib mengembangkan RPP atau metode belajar mengajar sebagai bentuk inovasi pembelajaran. Guru wajib terbuka. 11. Guru harus terbuka untuk menerima pertanyaan mengenai mata pelajaran baik di ruang kelas maupun di luar kelas dan terbuka menerima perbedaan pendapat 7. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu. Dalam membuat RPP guru harus mengacu pada kurikulum yang sudah ditetapkan dan tujuan pengajaran dalam rangka mencapai tujuan akhir yakni lulusan yang terbaik. Guru memulai dan mengakhiri pembelajaran tepat waktu 3. BAB II KODE ETIK KARYAWAN/PEGAWAI . 9. Guru menggunakan kata ganti sapaan kepada pegawai baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata bapak.

Pakaian pegawai SD Negeri Soropadan No. 2. 6. ibu.sesame pegawai dan siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata saya. . Pasal 4 Etika pegawai dalam berpakaian 1. Pegawai tidak merokok ketika berada di dalam lingkungan sekolah yang dapat mengganggu peserta didik. Pegawai wajib terbuka dan jujur 3. Pegawai memulai dan mengakhiri jam bertugas tepat waktu. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta berkewajiban untuk mentaati tata tertib yang ada di SD Negeri Soropadan No. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada rekan kerja dan guru-guru baik didalam maupun di luar kelas dengan kata bapak. Pegawai berkewajiban menyampaikan laporan pekerjaannya. 5. 2. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta harus disesuaikan dengan peranan yang disandang oleh pegawai waktu berpakaian tersebut dikenakan. Pasal 5 Etika pegawai dalam komitmen waktu 1.Pegawai SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pegawai menggunakan kata ganti dirinya dalam berkomunikasi dengan guruguru. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap waktu. Pegawai SD Negeri Soropadan No. 2. Pakaian pegawai SD Negeri Soropadan No. Pasal 6 Etika pegawai dalam melaksanakan tugas 1. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta di kantor dan di luar kantor untuk peranan sebagai pegawai adalah pakaian formal untuk mencerminkan citra profesional. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta adalah figur keteladanan bagi peserta didik dibidang pelayanan administrasi akademik dan umum karena itu pegawai SD Negeri Soropadan No. Pegawai menggunakan kata ganti sapaan kepada siswa baik di dalam maupun di luar kelas dengan kata ………anak 4. 3. Pegawai harus menginformasikan ke kepala kepegawaian apabila tidak hadir untuk mendapatkan kepastian dalam kontak komunikasi.

dengan membuat perjanjian tertulis BAB VI PENUTUP Pasal 8 Dengan berlakunya keputusan Kepala SD Negeri Soropadan No. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta ini. Pasal 11 Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Pd NIP. perilaku dan perbuatan guru SD Negeri Soropadan No. S.BAB V REHABILITASI Pasal 7 Setelah menjalani sanksi dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan pasal 10 butir a dan b. 19591107 198303 2 007 . 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta ttd Siti Rakhmiyati. maka semua ketentuan yang berkaitan dengan sikap. siswa yang bersangkutan dapat direhabilitasi. 108 UPT Dikpora Kecamatan Laweyan Kota Surakarta yang bertentangan dengan keputusan ini dinyatakan tidak berlaku Pasal 9 Keputusan ini disampaikan kepada pihak-pihak yang terkait untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Pasal 10 Hal-hal yang belum diatur dalam keputusan ini akan ditentukan kemudian. Ditetapkan di Pada tanggal : Surakarta : 10 Juli 2011 Kepala SD Negeri Soropadan No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful