Nama

: Hadriyana

No. Stambuk : 21011250 No.Hp :085341794895

Program Studi : ADM. TIK Soal Final dan Jawaban 1. Kurikulum dan pembelajaran merupakan dua hal yang tidak terpisahkan walaupun keduanya memiliki posisi yang berbeda.Menurut Peter f. Olivia (1992),bahwa keduanya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Keterkaitan tersebut dapat lihat dalam beberapa dimensi atau model. Jelaskan? jawab:Menurut Peter F.Oliva (1992) menggambarkan kemungkinan hubungan itu dalam beberapa model yaitu : a. Model Dualistic (the dualistic model) Pada model ini kurikulum dan pembelajaran terpisah. Keduanya tidak bertemu kurikulum yang seharusnya menjadi input dalam menata system pembelajaran tidak tampak. Demikian juga pembelajaran yang semestinya memberikan balikan dalam proses penyempurnaan kurikulum tidak terjadi, karena kurikulum dan pembelajaran berjalan sendiri. b. Model Berkaitan (the interlocking model ) Pada model ini kurikulum dan pembelajaran dianggap sebagai suatu system yang keduanya memiliki hubungan. Baik antara kurikulum dan pembelajaran maupun penbelajaran dan kurikulum ada bagian-bagian yang terpadu atau memiliki keterkaitan, sehingga antara keduanya memiliki hubungan. c. Model Konsentrasi (the concentric model). Pada model ini kurikulum dan pembelajaran memiliki hubungan dengan kemungkinan kurikulum bagian dari pembelajaran atau pembelajaran bagian dari kurikulum. Yang satu tergantung dari yang lain. d. Model siklus (the cyclical model) Pada model ini antara kurikulum dan pengajaran memiliki hubungan yang timbal balik. Keduanya saling berpengaruh. Apa yang diputuskan dalam kurikulum akan menjadi dasar dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Sebaliknya apa yang terjadi dalam pembelajaran dapat mempengaruhi keputusan kurikulum selanjutnya. Oleh sebab itu, dalam model siklus hubungan keduanya sangat erat walaupun kedudukannya terpisah yang berarti dapat dianalisis secara terpisah pula.

a. serta apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.yaitu a. Pengetahuan(Knowledge) Aspek pengetahuan sering disebut recall (pengingatan kembali) karena pengetahuan menunjukkan kemampuan mengingat kembali materi pembelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya. berkenaan dengan kemampuan dan kecakapan-kecakapan intelektual berfikir. analisis.sehingga ditujuan kurikulum harus ada khususnya dalam guru mereka harus memiliki tujuan kurikulum sebelum melakukan proses belajar mengajar.dan hubungan setiap klasifikasi berdasarkan hirarki tujuan dalam arah penjabaran dan pencapaian tujuan pendidikan Jawab: Menurut taxonomi bloom.sepertiguru sudah harus mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. sintesis (Synthesis). dan evaluasi membutuhkan proses berfikir tinggi (higher level of thinking process). Domain kognitif. sintesis. penerapan (Aplication). pemahaman (Comprehension understanding). aspek.  Domain Kognitif Membagi domain kognitif atas enam tahap yaitu pengetahuan (Knowledge). Sedangkan penerapan. termasuk strategi yang tepat dari mata pelajaran yang akan disajikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. atau matra).2. Kemampuan pengetahuan dan pemahaman hanya membutuhkan proses berfikir rendah (lower level of thinking process). Tujuan merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum. Domain ini mempunyai enam tingkatan mulai dari yang terendah atau sederhana sampai yang paling tinggi atau rumit (kompleks). analisis (Analysis).dan hubungan setiap klasifikasi berdasarkan hirarki tujuan dalam arah penjabaran dan pencapaian tujuan pendidikan terdapat dalam 3 domain(daerah. Uraikan klasifikasi tujuan menurut taxonomi bloom.sebab setiap rencana harus memiliki tujuan agar dapat ditentukan apa yang harus dicapai. ranah. dan menciptakan/membuat karya (Create). Alasan mengapa tujuan kurikulum perlu dirumuskan dalam kurikulum? Jawab: Alasan saya perlunya dirumuskan tujuan kurikulum yaitu karena tujuan kurikulum merupakan salan satu komponen utama yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum karena tanpa adanya kurikulum maka suatu kegiatan belajar mengajar tidak akan berjalah seperti biasanya. b. Berdasarkan pernyataan tersebut jelaskan menurut pendapat anda: a. Namun pengetahuan yang diingatnya hanya .

Analisis ini merupakan pemecahan . kecenderungan. Dari penerapan ini akan mampu menerapkan suatu teori atau rumus. Dari pemahaman ini akan mampu menjelaskan atau membedakan sesuatu. Pemahaman menunjukkan kemampuan memahami materi pembelajaran. dan sebagainya. klasifikasi. f) Membandingkan (comparing). yaitu mengaplikasikan suatu prosedur/cara pada soal yang mudah. e) Berpendapat (inferring). yaitu verbalisasi atau sebaliknya. Penerapan adalah kemampuan menerapkan materi pembelajaran yang sudah dipelajari ke dalam suatu keadaan yang baru. d) Meringkas (summarizing). yaitu mengaplikasikan prosedur/cara pada soal yang tidak mudah d.berupa informasi pengetahuan menyangkut tentang: hal-hal khusus. b) Memberikan contoh (exemplifying). b. Pemahaman (Understand) Pemahaman setingkat lebih tinggi daripada pengetahuan.istilah. prinsip-prinsip dan generalisasi.tolok ukur/ standar. g) Menjelaskan (explaining). yaitu membedakan sesuatu berdasarkan kategorinya. Analisis (Analysis) Analisis adalah kemampuan menguraikan sesuatu menjadi bagian -bagian. fakta khusus. c. konvensi. Kemampuan ini menyangkut: a) Penerjemahan (interpreting). b) Mengimplementasikan (implementing). c) Mengklasfikasikan (classifyng). hal yang umum berupa abstraksi. a) Mengerjakan (executing). yaitu memberikan gambaran tentang kesimpulan yang logis. yaitu menemukan contoh-contoh yang spesifik. serta teori-teori. sehingga antar bagian itu dapat dimengerti. yaitu mengkonstruksi model sebab-akibat. metodologi. cara/alat. yaitu mendeteksi hubungan antara 2 ide atau obyek. Penerapan (Aplication) Penerapan lebih tinggi daripada pemahaman. yaitu membuat ringkasan secara umum.

berkenaan dengan sikap. c) Menghubungkan (attributing). kemampuan dan penguasaan segi-segi emosional. c) Memproduksi (producing). b) Mengorganisasikan (organizing). b) Merencanakan (planing). yaitu menghasilkan produk. Termasuk kegiatan mengkreasi adalah: a) Menghasilkan (generating). sikap dan nilai. yaitu memunculkan hipotesis alternatif yang didasarkan pada kriteria tertentu. yaitu perasaan. yaitu menentukan batas pandangan. b) Mengkritisi (critiquing). yaitu membedakan bagian-bagian yang relevan dan yang tidak relevan dengan sesuatu. e.  Domain Afektif . yaitu menemukan suatu prosedur untuk menyelesaikan tugas. f. yaitu mendeteksi ketidakkonsistenan atau kesalahan proses ataukah produk. yaitu menentukan bagaimana unsur-unsur layak atau berfungsi dalam suatu struktur. atau tujuan yang mendasari penyajian suatu material. Analisis meliputi: a) Membedakan (differentiating). yaitu mendeteksi ketidakkonsistenan produk dan kriteria eksternal. b. nilai. a) Memeriksa (checking). Sintesis (Synthesis) Sintesis adalah kemampuan menghimpun bagian-bagian menjadi satu kesatuan. Domain afektif. Mengkreasi (create) Mengkreasi adalah kemampuan membuat karya/kreasi.suatu ide ke dalam unsur-unsur atau bagian-bagian sedemikian rupa sehingga hirarki dan hubungan ide menjadi jelas. Dari sintesis ini akan mampu menghimpun berbagai informasi atau fakta menjadi sebuah tema.

penerapam karya (Organisation). keikhlasan untuk merespons. atau terlatih kegiatan di kelas (controlled or selected attention). kemauan menanggapi (Responding). Hal ini menyangkut kegiatan: a) Mendengar dengan penuh perhatian. mengikuti diskusi kelas.Domain afektif terdiri atas kemauan menerima (Receiving). yaitu dorongan untuk memberikan tanggapan terhadap suatu fenomena atau rangsangan. b. Tahapan itu dari yang paling rendah adalah: a. mendengar musik atau bergaul dengan orang yang mempunyai ras berbeda. dan ketekunan dan ketelitian (Characterization by a value complex). c) Menunjukkan kepekaan terhadap kebutuhan manusia dan masalah sosial. Termasuk dalam aspek ini adalah ijin untuk merespons. terarah. apresiasi. Berkeyakinan (Valuing) . dari yang terendah atau sederhana ke yang tertinggi atau rumit (kompleks). e) Memperhatikan dengan sungguh-sungguh. c. Kemauan menerima (Receiving) Kemauan menerima merupakan keinginan untuk memperhatikan suatu gejala atau rangsangan tertentu seperti kegiatan membaca buku. nilai. melakukan praktek di laboratorium. b) Menunjukkan kesadaran pentingnya belajar (awareness). Kemauan Menanggapi (Responding) Kemauan menanggapi. Domain afektif berkaitan dengan kemampuan dan penguasaan emosional sikap. Responding ini menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan. berkeyakinan (Valuing). Tahapan afektif ada lima. interes. sosial. d) Menerima dengan ikhlash (willingnes to receive) perbedaan ras dan budaya. seperti mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas terstruktur. atau kepuasan dalam merespons.

 Domain Psikomotor Domain psikomotor berkenaan dengan kemampuan atau keterampilan (skill) baik manual maupun motorik. preferensi nilai (preference of value). Persepsi berkaitan dengan pandangan indera dalam melakukan suatu kegiatan. atau menyadari peranan perencanaan dalam pemecahan suatu permasalahan. Kesiapan berkenaan dengan kesiapan melakukan sesuatu kegiatan (set) yang meliputi kesiapan mental (mental set).Berkeyakinan berkenaan dengan kemauan menerima sistem nilai tertentu pada diri individu (acceptance of value). e. Pada taraf ini individu yang sudah memiliki sistem nilai selalu menyelaraskan perilakunya sesuai dengan sistem nilai yang dipegangnya. seperti bersikap obyektif terhadap segala hal. kesiapan fisik (physical set). yaitu proses apresiasi dan intenalisasi nilai. atau kesiapan emosi-perasaan (emotional set). berkenaan dengan keterampilan-keterampilan atau gerakan-gerakan fisik. bertanggung jawab terhadap perbuatan yang dilakukan. Aspek ini berkenaan dengan penerimaan terhadap berbagai sistem nilai yang berbeda-beda berdasarkan pada suatu sistem nilai yang lebih tinggi. Domain psikomotror. yaitu: a. sikap ilmiah atau kesungguhan (komitmen) untuk melakukan peningkatan suatu kehidupan sosial. Kesiapan. Penerapan Karya (Organisation) Penerapan karya yaitu penentuan hubungan antara nilai-nilai atau sikap-sikap dalam suatu situasi. Ketekunan dan ketelitian adalah tingkatan afektif tertinggi. apresiasi (penghargaan) terhadap sesuatu. d. Seperti menyadari pentingnya keselarasan antara hak dan tanggung jawab. Persepsi. Ketekunan dan ketelitian. Tahapannya meningkat dari yang rendah (sederhana) sampai ke yang paling tinggi/rumit (kompleks). b. Seperti menunjukkan kepercayaan terhadap sesuatu. Seperti menghubungkan suara musik dengan lagu/vokal tertentu atau mengenal kerusakan alat musik yang suaranya sumbang. memahami dan menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri. c. Termasuk dalam hal ini adalah: a) Konseptualisasi nilai (conceptualization of value) b) Organisasi nilai (organization of value system). .

3. atau koreografer menciptakan gerakan-gerakan tarian yang atraktif. Adaptasi. memainkan alat musik. atau mengulangi perbuatan yang diperintahkan atau ditunjukan oleh orang lain.keterampilan.jenjang maupun jalur pendidikan yang ada pada setiap siswa. Adaptasi adalah keterampilan yang sudah berkembang pada diri individu sehingga mampu memodifikasi (membuat perubahan) pola gerakan sesuai dengan situasi dan kondisi tertentu. f. Misalnya. namun hasilnya baik dan kecil kemungkinan melakukan kesalahan. Mekanisme. Kemahiran ini dilakukan dengan cepat. melukis.nilai-nilai.dan sikap terorganisasikan dalam bidang studi masing-masing.c. e. Keterampilan yang menunjukkan kemahiran untuk menampilkan gerakan motorik dengan keterampilan penuh. seperti perancang busana yang menciptakan mode pakaian mutakhir.selain itu juga sumber materi kurikulum adalah sebuah pengetahuan. Keterampilan melakukan respons yang terbimbing untuk meniru (imitasi). Originasi adalah keterampilan menciptakan pola gerakan baru yang disesuaikan dengan situasi atau masalah tertentu. g.bidang-bidang studi tersebut disesuaikan dengan jenis. Kemahiran. Seperti menari. d. Respons terbimbing. dan sebagainya. Mekanisme yaitu kegiatan respons yang sudah dipelajari dan sudah menjadi kebiasaan. Originasi. mahir mengendarai kendaraan bermotor. komposer musik yang mengaransemen musik baru. Isi atau materi kurikulum (curriculum materials) adalah isi atau muatan kurikulum yang harus dipahami siswa dalam upaya mencapai tujuan kurikulum dan pembelajaran. Jelaskan sumber-sumber materi kurikulum yang harus digunakan dalam menentukan isi atau materi kurikulum? Jawab:sumber-sumber materi kurikulum yang harus digunakan dalam menentukan isi atau materi kurikulum yaitu cukup hanya dengan isi atau bahan ajar yang dipikirkan dalam kegiatan pengembangan kurikulum yang sering kita jumpai setiap kali dalam proses belajar mengajar dilaksanakan. pemain bulutangkis melakukan polapola gerakan yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mengalahkan lawannya. Keterampilan ini bisa dikatakan tingkat tinggi. mengikuti. Misalnya. memahat patung. Pada hakekatnya isi atau materi . sehingga gerakannya seperti reflek/otomatis menunjukkan pada suatu keahlian.

c. nilai-nilai. karena hasil kurikuler yang diinginkan tidak hanya sangat mempengaruhi bentuk kurikulum. Jelaskan komponen-komponen dimaksud? Jawab: komponen-komponen yang dimaksud dalam sistem pembelajaran antara lain: a. Isi atau materi pembelajaran adalah semua pengetahuan. d. Isi atau materi Isi atau bahan ajar (materi) yang dipikirkan dalam kegiatan pengembangan kurikulum. Media pembelajaran adalah perangkat lunak (soft ware) atau perangkat keras (hard ware) yang berfungsi sebagai alat belajar atau alat bantu belajar. Dengan demikian suatu strategi dapat dilaksanakan dengan berbagai metode. karena tanpa tidak adanya tujuan maka pembelajaran tidak akan berjalah seperti biasanya. Belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku siswa.isi atau materi juga sangat dibuntukan khususnya dalam sistem pembelajaran. 4. Media . 1976: 297). Metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah ditetapkan. sedangkan metode adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi. dan sikap terorganisasi dalam bidang studi yang dimiliki setiap siswa.kurikulum adalah sebuah kegiatan dan pengamatan yang dikembangkan dan disusun untuk mencapai tujuan pendidikan. Metode Metode merupakan upaya untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang tersusun dapat tercapai secara optimal. b. Perubahan tingkah laku pada setiap siswa sebagai dampak adanya suatu proses pembelajaran yang menggunakan berbagai komponen sistem pembelajaran sebagai satu kesatuan yang utuh dalam proses belajar mengajar. Tujuan Tujuan sebagai sebuah komponen pembelajaran merupakan kekuatan fundamental yang peka sekali. Strategi menunjuk pada sebuah perencaan untuk mencapai sesuatu. Media Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. tetapi memberikan arah dan focus untuk seluruh program pendidikan (Zais. lebih dari itu adalah pengalaman belajar yang mampu mendukung pencapaian tujuan secara lebih efektif. keterampilan. Selain itu tujuan juga berperan penting dalam proses belajar mengajar khususnya dalam pembelajaran disekolah-sekolah yang sering kita jumpai.

Implementers Guru berperan untuk mengaplikasikan kurikulum yang sudah ada. media hendaknya merupakan bagian integral dan harus sesuai dengan proses pembelajaran secara menyeluruh. 5.pada hakekatnya merupakan salah satu komponen sistem pembelajaran. guru dan proses pembelajaran itu sendiri. juga digunakan sebagai umpan balik dalam perbaikan strategi yang ditetapkan. Keberhasilan pelaksanaan kurikulum tergantung kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum dalam bentuk pembelajaran. menurut Murray Printr (1993).lebihdari hanyasebagaipelaksanakurikulum. kesulitan dan upaya bimbingan yang diperlukan.mencatat paling tidak ada 4 (empat) tugas dan peran guru yang perlu dioftimalkan dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran. . Sebagai komponen. pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi dapat dibuat keputusan kurikulum itu sendiri. Dalam konteks kurikulum evaluasi dapat berfungsi untuk mengetahui apakah tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum. Jelaskan ! Jawab: Menurut Murray Printr (1993). c. guru memilikikewenangan dalam m e ndesain sebuah kurikulum. Evaluasi merupakan salah satu komponen kurikulum. b. keberhasilah siswa. Developers Peran gurusebagaipengembangan kurikulum .mencatat peran guru yang perlu dioftimalkan dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran antara lain: a. Ujung akhir dari pemilihan media adalah penggunaan media tersebut dalam kegiatan pembelajaran. guru sebagai pelaksana kurikulum. Adapters Peran guru sebagai adapters. akantetapi juga sebagai penyelaras kurikulum dengan karakteristik dan kebutuhan siswa dan kebutuhan daerah. dengan evaluasi dapat diperoleh informasi yang akurat tentang penyelenggaraan pembelajaran. e. Evaluasi Evaluasi merupakan komponen untuk melihat efektifitas pencapaian tujuan. Oleh karena itu.

guru memiliki tanggung jawab untuk menguji berbagai komponen kurikulum. Researchers Dalam pelaksanaan peran sebagai peneliti. .d.

DAFTAR PUSTAKA Anas.scribd.F. . Kedudukan Kurikulum Dan Pembelajaran Dalam Konstelasi Analitik Sistem Pendidikan Nasional. (n.id/lisnaini/2009/12/06/94/ Munir. Di ambil tanggal 10 Juli 2011 dari http://blog.R. (2009).F. Peran guru yang perlu dioptimalkan dalam pengembangan kurikulum dan pembelajaran.ac. (2006). Lisnaini.Jurusan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Di ambil tanggal 10 Juli 2011 dari http://www.Pengembangan tujuan kurikulum. (2010). dkk. N. SPS Universitas Pendidikan Indonesia.unila.com/doc/34004093/Tugas -Tutor-Kurikulm Indah. Makalah belajar dan pembelajaran.d).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful