HUMAN REPRODUCTION

Pubertas 1. Merupakan fase perubahan dari anak laki/perempuan pada sata sistem reproduksi mutur dan dapat berfungsi. 2. Merupakan masa transisi dari anak-anak (child) menuju dewasa (adult)

Secondary Caracteristic

♂ - Slowy – later ♀ - Testosteron ↑  ↑ breast development, vaginal secretion, menarche

A. SISTEM REPRODUKSI PRIA Male reproduction system/Sistem reproduksi pria meliputi organorgan reproduksi, spermatogenesis dan hormon pada pria.Organ Reproduksi. Organ- organ reproduksi membentuk apa yang dikenal sebagai trakrus genitalis, yang berhubungan dengan traktus urinarius . pada laki- laki kedua traktus itu erat berhubungan . pada wanita meskipun traktus genitalisnya erat berhubungan dengan trektus urinarius, tidak bersambung. Traktus genetalia wanita bersambung dengan rongga peritonium. Ini tidak ada pada laki-laki ; tidak ada saluran dari traktus genetalis ini yang terbuka dirongga peritonium. Organ pengembangbiakan pada wanita terletak dalam panggul kecil, organ laki-laki sebagian besar terletak diluar pelvis.

1. STRUKTUR REPROUKSI LAKI-LAKI
1

Organ reproduksi pria terdiri atas organ reproeduksi dalam dan organ reproduksi luar. External :
– –

Terdiri dari otot halus, jaringan konektif dan sinus (pembuluh darah) Mampu ereksi u/ penetrasi ke vagina  penyimpanan sperma Terdapat uretra u/ jalan urine dan semen tetapi tidak bersamaan) Tempat spermatozoa, hormon testosterobn dan kelenjar endokrin * Hypv. Ant.  /  ↑Fsh, LH  Testis  sel leyding –testosteron” Testosteron ↑ cepat pada usia 11-14 tahun dan menurun pada usia 40 th, usia 80 th 1/5 dari nilai puncak.

– – –

Internal :

Ductus:

Epididymis  saluran penghantar, pengatur sperma dan produksi semen (alkalis) yang melindungi sperma dari asam. Deferens  lanjutan dari epididymus ke kandung kemih Ejakulatoris  dari deferens ke uretrhra Vesica seminalis  sekresi semen Kelenjar prostat  kelenjar otot yang melingkari urethra Kelenjar bulborectalis  sekresi mukus alkali ke uretra  menetralisir urine.

– –

Kelanjar accesoris :
– – –

1.1 Organ Reproduksi Luar (eksterna)

Organ reproduksi luar pria terdiri dari:   Penis Skrotum Penis terdiri dari tiga rongga yang berisi jaringan spons. Dua rongga yang terletak di bagian atas berupa jaringan spons korpus kavernosa. Satu rongga lagi berada di bagian bawah yang berupa jaringan spons korpus spongiosum yang membungkus uretra. Uretra pada penis dikelilingi oleh jaringan erektil yang rongga-

a. Penis

2

rongganya banyak mengandung pembuluh darah dan ujung-ujung saraf perasa. Bila ada suatu rangsangan, rongga tersebut akan terisi penuh oleh darah sehingga penis menjadi tegang dan mengembang (ereksi). Penis terdiri dari tiga bagian : akar, badan, dan glans penis yang membesar yang banyak mengandung ujung-ujung saraf sensorik. Organ ini berfungsi untuk tempat keluar urine dan semen serta sebagai organ kopulasi.
1. Kulit penis dan tidak berambut kecuali didekat akar organ,

prepusium (kulup) adalah lipatan sirkular kulit longgar yang merentang menutupi gland penis kecuali bila diangkat melalui sirkumsisi. Korona adalah ujung proksimal glans penis. 2. Badan penis dibentuk dari tiga massa jaringan erektil silindris; dua korpus kevernosum dan satu korpus spongiosum ventral di sekitar uretra.

Jaringan erektil adalah jaring-jaring ruang darah iregular (venosa senusoid) yang diperdarahi oleh rapat yang disebut tunika albuginea. aferen dan kapilar, didrainase oleh venula dan dikelilingi jaringan ikat

Korpus kavernosum dikelilingi oleh jaringan ikat rapat yang disebut tunika albuginea.

1. Mekanisme ereksi penis. Ereksi asalah salah satu fungsi

vaskular korpus kavernosum dibawah pengendalian SSO. a. Jika penis lunak stimulus simpatis arteriol penis menyebabkan konstriksi sebagian organ ini, sehingga aliran darah yang melalui penis tetap dan hanya sedikit darah yang masuk ke sinusoid kavernosum.
b. Saat stimulasi mental atau seksual, stimulus parasimpatis

menyebabkan vasodilatasi arteriol yang memasuki penis . lebih banyak darah yang memasuki vena dibandingkan yang dapat didrainase vena.

3

c. Sinusoid korpus kavernosum berdistensi karena berisi darah dan menekan vena yang dikelilingi tunika albuginea nondistensi.
d. Saat ejakulasi, impuls simpatis menyebabkan terjadinya

vasokontrilsi arteri dan darah akan mengalir ke vena untuk dibawa menjauhi korpus. Penis mengalami detumesensi atau kembali ke kondisi lunak.
1. Ejakulasi disertai orgasme merupakan titik kulminasi aksi

seksual pada laki-laki. Semen diejeksikan melalui serangkaian semprotan, yaitu:
a.

Impuls simpatis dari pusat refleks medulla spinalis menjalar di sepanjang saraf spinal lumbal menuju organ genital dan menyebabkan kontraksi peristaltik dalam duktus testis, epididimis, dan duktus deferen. Kontraksi ini menggerakkan sperma di sepanjang saluran.

b. Impuls parasimpatis menjalar pada saraf pudendal dan menyebabkan otot bulbokavernosum pada dasar penis berkontraksi secara berirama.
c.

Kontrksi yang simultan pada vesikel seminalis, prostat, dan kelenjar bulbouretral membentuk semen. menyebabkan terjadinya sekresi cairan seminal yang bercampur dengan sperma untuk

a. Skrotum Skrotum (kantung pelir) merupakan kantung yang di dalamnya berisi testis. Skrotum berjumlah sepasang, yaitu skrotum kanan dan skrotum kiri. Skrotum adalah kantong longgar yang tersusun ari kulit, fasia, dan otot polos yang membungkus dan menopang testis diluar tubuh pada suhu optimum untuk produksi spermatozoa. Di dalam skrotum juga tedapat serat-serat otot yang berasal dari penerusan otot lurik dinding perut yang disebut otot kremaster. Otot ini bertindak sebagai pengatur suhu lingkungan testis agar

4

5 . a. Testis berkembang didalam rongga abdomen sewaktu janin dan turun melalui saluran inguinal kanan dan kiri masuk ke dalam scrotum menjelang akhir kehamilan . dipisahkan oleh septum internal. saluran ejakulasi dan uretra) kelenjar asesori ( yang terdiri dari vesikula seminalis. Otot dartos berfungsi untuk menggerakan skrotum sehingga dapat mengerut dan mengendur. kelenjar prostat dan kelenjar Cowper). testis adalah organ kelamin laki-laki untuk pengembang biakan. Pada skrotum terdapat dua kantong skrotal. yaitu beberapa derajat lebih rendah daripada suhu tubuh. Proses pembentukan sperma (spermatogenesis) membutuhkan suhu yang stabil. Testis terdapat di bagian tubuh sebelah kiri dan kanan.kondisinya stabil. Oto dartos adalah lapisan serabut dalam fasia dasar yang berkontraksi untuk membentuk kerutan pada kulit skrotal sebai respons terhadap udara dingin atau eksitasi seksual. tempat spermatozoa dibentuk dan hormon kelamin laki-laki. 1. setiap skrotal berisi satu testis tunggal. testosteron dihasilkan. vas deferens. Testis berjumlah sepasang (testes = jamak). Testis (gonad jantan) berbentuk oval dan terletak didalam kantungpelir (skrotum).1 Organ Reproduksi Dalam (internal) Organ reproduksi dalam pria terdiri atas:    Testis saluran pengeluaran atau tubulus ( yang terdiri dari epididimis. Testis gonad atau organ kelamin primer pada laki-laki adalah testis. Di antara skrotum kanan dan skrotum kiri dibatasi oleh sekat yang berupa jaringan ikat dan otot polos (otot dartos). testis ini terletak oblik menggantung pada urat –urat spermatik didalam scrotum.

Fungsi testoteron. yang memiliki fungsi endokrin. terlilit dalam lobulus. a.Testis kiri dan kanan dibatasi oleh suatu sekat yang terdiri dari serat jaringan ikat dan otot polos. selsel sertoli yang menopang dan memberi nutrisi sperma yang sedang berkembang dan sel-sel interstisial (leydig). Tunika testis secara umum merupakan alat untuk memproduksi sperma dan hormon kelamin jantan yang disebut albuginea adalah kapsul jaringan ikat yang membungkus testis dan merentang ke arah dalam untuk membaginya menjadi sekitar 250 lobulus. berbentuk oval.5 inci sampai 2 inci) dan berdiameter 2. Epitulium germinal khusus yang melapisi tubulus seminiferus mengandung sel-sel batang (spermatogonia) yang kemudian menjadi sperma. Epididimis 6 . dengan panjang 4 cm sampai 5 cm (1. tempat berlangsungnya spermatogenesis. Tubulus seminiferus .5 cm (1 inci). Testis adalah organ lunak . 1. 2.

1) Epididimis menyimpan sperma dan mampu mempertahankannya sampai enam minggu. dan mampu melakukam fertilisasi.Epididimis merupakan saluran berkelok-kelok di dalam skrotum yang keluar dari testis. Epididimis adalah tuba terlilit yang panjangnya mencapai 20 kaki (4 m sampai 6 m) yang terleletak disepanjang sisi posterior testis. Epididimis berjumlah sepasang di sebelah kanan dan kiri. sperma akan menjadi motil. Epididimis berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sperma sampai sperma menjadi matang dan bergerak menuju vas deferens. 2) Selama eksitasi seksual. untuk mendorong sperma kedalam duktus 7 . Epididimis adalah organ kecil yang terletak dibelakang testis serta terkait padanya. Bagian menerima sperma dari duktus eferen. matur sempurna. Selama enam minggu tersebut . Terdiri atas sebuah tabung sempit yang sangat panjang dan berliku-liku dibelakang testis. lapisan otot polos dalam episisimal berkontraksi deferen.

a. Duktus ejakulator pada kedua sisi terbentuk dari pertemuan pembesaran (ampula) dibagian ujung duktus deferen dan duktus dari vesikal seminalis. d. Uretra berfungsi sebagai saluran kelamin yang 8 . dan jaringan ikat. Vas deferens tidak menempel pada testis dan ujung salurannya terdapat di dalam kelenjar prostat. dan akhirnya berjalan masuk kedalam pelvis . e. Vas deferens berfungsi sebagai saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung mani (vesikula seminalis). Masing –masing duktus deferen meninggalkan skrotum . Setiap duktus ejakulator panjangnya mencapai sekitar 2 cm dan menembus kelenjar prostat untuk bergabung dengan uretra yang berasal dari kandung kemih. Duktus deferen ini adalah tuba lurus yang terletak dalam korda spermatik yang juga mengandung pembuluh darah dan pembuluh imfatik saraf SSO. Duktus ejakulator Saluran ejakulasi merupakan saluran pendek yang menghubungkan kantung semen dengan uretra. dan mencapai rongga abdomen melalui saluran inguinal. menanjak menuju dinding abdominal kamal inguinal. otot kremaster. Duktus ini mengalir dibalik kandung kemih bagian bawah untuk bergabung dengan duktus ejakulator. Vas Deferens Vas deferens atau saluran sperma (duktus deferens) merupakan saluran lurus yang mengarah ke atas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Saluran ini berfungsi untuk mengeluarkan sperma agar masuk ke dalam uretra. Uretra Uretra merupakan saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis.

Berspons) dikelilingi oleh jaringan erektil bersepon (korpus spongiosum). Dinding vesikula seminalis menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.berasal dari kantung semen dan saluran untuk membuang urin dari kantung kemih. Uretra Penis (kavernous. menembus prostat dan menerima sekresi kelenjar tersebut. Uretra prostatik merentang mulai dari bagian dasar kandung kemih. 3. 9 . Vesikula Seminalis Vesikula seminalis atau kantung semen (kantung mani) merupakan kelenjar berlekuk-lekuk yang terletak di belakang kantung kemih. d. Bagian ini membesar ke dalam fosanavicularis sebelum berakhir pada mulut uretra eksternal dalam glans penis. 2. Bagian ini dikelilingi sfingter uretra eksternal. Uretra merentang dari kandung kemih sampai ujung penis dan terdiri dari tiga bagian: 1. Uretra Membranosa panjangnya mencapai 1 cm sampai 2 cm.

Kelenjar prostat menghasilkan getah yang mengandung kolesterol. mengelilingi uretra.0 sampai 6. Salurannya bergabung dengan vasa deferentia. ukurannya terus bertambah sering pertambahan usia. Kelenjar prostat kira-kira sebesar buah walnut atau buah kenari besar. e. sekresi prostat bermuara ke dalam uretra prostatik setelah melalui 15 sampai 30 duktus prostatik.5. dan terdiri atas kelenjar majemuk. Sekretnya adalah cairan kental dan basa yang kaya akan fruktosa. Setelah lebih sekresi vesikel seminalis adalah semen (cairan sperma yang meninggalkan tubuh). Saat berusi 10 . berfungsi untuk memberi nutrisi dan melindungi sperma. Prostat mengeluarkan cairan basa menyerupai susu yang menetralisir asidias vagina selama senggama dan meningkatkan motilitas sperma yang akan optimum pada PH 6. Pada banyak laki-laki. saluran-saluran. Kelenjar prostat membesar saat remaja dan mencapai ukuran optimalnya pada laki-laki yang berusia 20-an. Kelenjar prostat menyelubungi uretra saat keluar dari kandung kemih.Vesikula seminalis atau kandung mani adalah dua buah kelenjar tubuler yang terletak kanan dan kiri dibelakang leher kandung kencing. Letaknya dibawah kandung kemih. Sepasang vesikel seminalis adalah kantong terkonvolusi (berkelokkelok yang bermuara kedalam duktus ejakulator. dan otot polos. Kelenjar Prostat Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak di bagian bawah kantung kemih. garam dan fosfolipi yang berperan untuk kelangsungan hidup sperma.

Sedangkan tempat menyimpan sperma sementara. f.70 tahun. Pengaturan fungsi seksual pria oleh berbagai hormone. FUNGSI REPRODUKSI LAKI-LAKI Fungsi reproduksi pria dapat dibagi dalam tiga subgolongan utama: 1. Spermatogenesis terjadi di dalam di dalam testis. Spermatogenesis pada sperma biasa terjadi di epididimis. Kelenjar Cowper menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa). a. 3. 1. yang hanya berarti pembentukan sperma. 11 . tepatnya pada tubulus seminiferus.kelenjar ini mensekresi cairan basa yang mengandung mukus kedalam uretra penis untuk melumasi dan melindungi serta ditambahkan pada semen. terletak di vas deferens. Kelenjar cowper (bulbouretral) Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra) merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Sepasang kelenjar cowper adalah kelenjar kecil yang ukuran dan bentuknya menerupai kacang polong. Spermatogenesis Spermatogenesis adalah proses gametogenesis pada pria dengan cara pembelahan meiosis dan mitosis. Pelaksanaan kerja seksual pria. Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal dengan melalui proses pembelahan dan diferensiasi sel.dua per tiga dari semua laki-laki mengalami pembesaran prostat yang mengganggu perkemihan. Spermatogenesis. 2. Pematangan sel terjadi di tubulus seminiferus yang kemudian disimpan di epididimis. yang mana bertujuan untuk membentu sperma fungsional.

Satu testis umumnya mengandung sekitar 250 lobulus testis.Dinding tubulus seminiferus tersusun dari jaringan ikat dan jaringan epitelium germinal (jaringan epitelium benih) yang berfungsi pada saat spermatogenesis. Tubulus seminiferus terdiri dari sejumlah besar sel epitel germinal (sel epitel benih) yang disebut spermatogonia (spermatogonium = tunggal). Spermatogenesis adalah proses perkembangan spermatogonia menjadi spermatozoa dan berlangsung sekitar 64 hari (lebih atau kurang 4 hari). Mitosis adalah istilah untuk pembelahan nuklear dan sitoplasma pada sel somatik. Spermatogenesis berasal dari kata sperma dan genesis (pembelahan). Pembelahan metosis merupakan 12 . Pada spermatogenesis terjadi pembelahan secara mitosis dan meiosis. Spermatogenesis merupakan tahap atau fase-fase pendewasaan sperma di epididimis. Pintalan-pintalan tubulus seminiferus terdapat di dalam ruang-ruang testis (lobulus testis). Setiap satu spermatogonium akan menghasilkan empat sperma matang.

Suatu sel seperti ovum atau spermatozoa. Spermatogonia membran semineferus.sarana untuk mempertahankan informasi kromoson yang secara genetik identik. Meiosis adalah sejenis pembelahan khusus yang terjadi dalam pembentukan sperma dan ovum. Sel yang mempunyai anggota pasangan lengkap diploid (2n). Spermatogonia berproliferasi melalui mitosis dan berdiferensiasi menjadi spermatosit primer. jenis pembelahan ini menurunkan jumlah diploid kromoson menjadi jumlah haploid. tidak berubah dari generasi ke generasi sel. 13 . Spermatogoium terbentuk dari 46 kromosom dan 2N kromatid. Tahap-tahap Spermatogenesis: 1. yang hanya memiliki salah satu anggota dari pasangan kromoson disebut haploid (n). Spermatogenium Spermatogonium terletak berdekatan merupakan dengan tahap pertama basalis pada tubulus spermatogenesis yang dihasilkan oleh testis.

Proses meiosis pertama ini langsung diikuti dengan pembelahan meiosis kedua yang membentuk empat spermatid masing-masing dengan kromosom haploid. Spermatosit sekunder terbentuk dari 23 kromosom dan 2N kromatid. dimulai saat spermatosit primer menjauhi dari lamina basalis. Proses pembentukan spermatosit sekunder.2. Pembelahan meiosis pada spermatosit sekuder menghasilkan 4 spermatid. 4. dan terjadilah meiosis pertama membentuk dua spermatosit sekunder yang masingmasing memiliki kromososm haploid (1n). sitoplasma makin banyak. Spermatosit primer Spermatosit primer merupakan mitosis dari spermatogonium Spermatosit primer terbentuk dari 46 kromosom dan 4N kromatid. 14 . dan proses ini juga dipengaruhi oleh sel sertoli. Spermatid Spermatid merupakan meiosis dari spermatosit sekunder. 3. Proses spermatogenesis ini terjadi pada suhu normal tetapi lebih rendah dari pada suhu tubuh. Akhirnya spermatid akan bertranformasi membentuk spermatozoa. Spermatid terbentuk dari 23 kromosom dan 1N kromatid. Spermatosit sekunder Spermatosit sekunder merupakan meiosis dari spermatosit primer. Pada tahap ini terjadi pembelahan secara meiosis yang kedua. Setiap spermatosit primer mengalami pembelahan meosis untuk membentuk dua spermatosit sekunder. Pada tahap ini terjadi pembelahan secara meiosis.

Tipe Sel Spermatogonium Spermatosit primer Spermatosit sekunder Spermatid Kromosom 46 46 23 Kromatid 2N 4N 2N Proses pembelahan Mitosis Meiosis Meiosis 23 1N Diferensiasi menjadi sperma Sperma 23 1N - Jadi jika dilihat dari tahapannya. proses spermatogenesis dibagi menjadi tiga tahapan : 15 . Pada tahap ini terjadi diferensiasi. Sperma terbentuk dari 23 kromosom dan 1N kromatid dan merupakan tahap sperma yang telah matang dan siap dikeluarkan. Pada waktu ejakulasi.tahap terakhir spermatogenesis adalah maturasi spermatid menjadi spermatozoa (sperma). Sperma Sperma merupakan diferensiasi atau pematangan dari spermatid. seorang laki-laki dapat mengeluarkan 300 – 400 juta sel spermatozoa.5.

Sperma matur memiliki satu kepala. 3. Kepala berisi nukleus dan dilapisi akrosom (tutup kepala) yang mengandung diperlukan untuk menembus ovum. 16 . dan sitoplasma semakin banyak. pada kepala sperma terdapat akrosoma yang terbentuk dari badan golgi dan mengandung enzim hialuronidase yang berfungsi untuk melisiskan bentuk telur. dari spermatosit sekunder. dan satu flagelum (ekor) : a. Tahapan Spermiogenesis Merupakan tahapan terakhir pembentukan spermatozoa. fase tutup. Tahapan ini terdiri dari empat fase : yaitu fase golgi.1. fase akrosom. proses ini dipengarui oleh sel sertoli. Tahapan Meiosis Merupakan tahapan spermatosit primer bermiosis I membentuk spermatosis sekunder dan langsung terjadi meiosis II yaitu pembentukan spermatid. dimana sel sertoli yang meberi nutrisi-nutrisi kepada spermatogonia. Proses ini terjadi saat spermatosit primer menjauhi lamina basalis. dimana terjadi transformasi dari spermatid menjadi spermatozoa. spermatosit. Pada bagian ini juga terdapat inti sperma yang menyimpan sejumlah kode/informasi genetik yang akan diwariskan kepada keturunannya. dan fase pematangan sehingga dapat berkembang menjadi Spermatozoa panjangnya mencapai 60 um. Tahapan Spermatocytogenesis Yaitu tahapan dimana spermatogonia bermitosis menjadi spermatid primer. satu badan . 2.

Goyangan flagelum mengakibatkan motilitas (kemampuan untuk bergerak secara spontan) sperma (untuk berenang). Volume ejakulasi berkisar antara 1 ml sampai 10 ml.8 sampai 8. 4. Ratarata 3 ml. Bagian terakhir ejakulasi berisi sekresi dari vesikel seminalis. semen terdiri dari 90% air dan mengandung 50 sampai 120 juta sperma per ml volume sperma mencapai 5% volume semen. kelenjar prostat dan sekresi bulbouretral. vitamin. cairan ini segera berkoagulasi setelah ejakulasi dan mencair dengan spontan dalam 15 sampai 20 menit. 2. Badan mengandung mitokondria yanag memproduksi ATP diperlukan untuk pergerakan. dan sejumlah hormon steroid serta gonadotropin dalam konsentrasi yang berbeda dengan yang ada diplasma darah. inhibitor enzim.8. ejakulasi dan mengandung spermatozoa. 3. enzim proteolitik. Semen mengandung berbagai zat yang ada dalam plasma darah juga zat tanbahan juga zat tambahan seperti prostaglandin. 17 .b. Semen diejakulasi dalam bentuk cairan kental berwarna abu-abu kekuningan dengan ph 6. c. Kuantitas dan komposisi semen: 1. Bagian cairan pertama epididimal.

• Pada janin laki-laki. Setelah ejakulasi.5. Pengaturan Hormonal sistem reproduksi laki-laki 1. Sperma dapat disimpan selama beberapa hari pada suhu rendah atau dibekukan jika akan disimpan selama satu tahun. a. (DHT) yang pertumbuhan prenatal dan diferensiasi (berkembang menjadi bentuk. Hormon tesikular. sel atau jaringan sekitarnya atau dari jenis aslinya) genetalia laki-laki. spermatozoa bertahan hidup hanya sekitar 24 sampai 72 jam dalam saluran reproduksi perempuan. atau fungsi khusus yang berbeda dengan sitoplasma. sekresi testosteron menyebabkan terjadinya diferensiasi duktus internal dan genetalia eksternal. Testosteron meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan genetalia laki-laki. • Saat pubertas dan setelahnya. 2. yaitu prekursor untuk estrogen pada laki-laki. Testosteron bertanggung jawab atas pendistribusian rambut yang menjadi ciri khas laki-laki.Androgen utama yang diproduksi testis adalah dan testosteron. dihidro-testosteron Testis juga mensekresi penting sedikit untuk androstenedion. dan menstimulasi penurunan testis kedalam scrotum selama dua bulan terakhir gestasi. 18 . Dari lahir sampai pubertas. sifat. testosteron bertanggung jawab atas perkembangan dan pemeliharaan karakteristik seks sekunder laki-laki : 1. hanya sedikit atau bahkan tidak ada testosteron yang diproduksi.

dan meningkatkan kapasitas pengikatan oksigen pada laki-laki. 4. Luteinizing hormon (LH) memiliki reseptor pada sel interstisial testosteron. Folicle stimulating hormon (FSH) memiliki reseptor pada sel tubulus seminiferus dan diperlukan dalam spermatogenesis. Testosteron menyebabkan pembesaran laring dan perpanjangan serta penebalan pita suara sehingga menghasilkan suara bernada rendah. Hormon ini juga meningkatkan aktivitas kelenjar keringat dan kelenjar sebasea serta terlibat dalam pembentukan jerawat (pada laki-laki dan perempuan).3. Testosteron meningkatkan massa otot dan tulang. jadi ABP juga berfungsi memacu pembentukan sperma. dan LH menstimulasi juga 19 produksi ICSH serta sekresi cell disebut (interstitial . Testosteron meningkatkan ketebalan dan tekstur kulit serta mengakibatkan permukaan kulit menjadi lebih gelap dan lebih kasar. meningkatkan laju metabolik dasar. dan berfungsi untuk ABP mempengaruhi (Androgen yang dan merangsang Protein/protein mengikat perkembangan tubulus seminiferus dan sel sertoli untuk menghasikan pengikat Binding androgen) berfungsi untuk estrogen dan testosterone dan membawa kedua hormone tersebut ke dalam cairan tubulus seminiferus. meningkatkan jumlah sel darah merah. 5. Gonadotropin hipofisis. a. FSH pada khusunya berfungsi pada pembentukan spermatid menjadi spermatozoa. Hormon ini juga disekresikan oleh kelenjar hipofisis bagian anterior. 1. Hormon hipofisis dan hipotalamus mengendalikan produksi androgen dan fungi testikular.

3. Hal ini kemudian meningkatkan 20 penerimaan sel terhadap efek . hormon lutein (Luteinizing Hormone/LH). FSH. Protein mengikat testosteron untuk mempertahankan konsentrasinya dalam tubulus seminiferus 10 sampai 15 kali lebih besar dibandingkan dengan konsentrasinya dalam darah.stimulating hormone) atau hormon perangsang sel interstisial pada laki-laki. Hormon ini bekerja melalui umpan balik negatif langsung pada kelenjar hipofisis untuk menghambat sekresi FSH. Inhibin tidak mempengaruhi pelepasan LH (ICSH). Inhibin disintesis dan disekresi oleh sel sertoli untuk merespons terhadap sekresi FSH. LH menghasilkan merangsang sel Leydig untuk Pada masa hormon testosteron. Peningkatan kadar testosteron dalam darah memberikan kendali umpan balik negatif pada sekresi GnRH dan pada sekresi FSH dan LH hipofisis. 4. 2. pubertas. LH. b. Protein pengikat androgen adalah suatu polipeptida yang juga diproduksi oleh sel Sertoli untuk merespon sekresi FSH. Hipothalamic gonadotropin releasing hormone (GnRH) berinteraksi dengan testosteron. androgen/testosteron memacu tumbuhnya sifat kelamin sekunder. Penurunan konsentrasi testosteron yang bersirkulasi menstimulasi menstimulasi produksi GnRH hipotalamik dalam yang tubulus kemudian menstimulasi sekresi FSH dan LH. dan inhibin dalam mekanisme umpan balik negatif yang mengatur sintesis dan sekresi testosteron. FSH spermatogenesis seminiferus dan LH menstimulasi sel interstisial untuk memproduksi testosteron. 1.

a. A. SISTEM REPRODUKSI PEREMPUAN Fungsi reproduksi perempuan dapat dibagi menjadi dua tahapan utama: 1. 1. GnRH dihambat melalui umpan balik negatif dari sejumlah kecil testosteron yang bersikulasi sebelum pubertas. maturasi otak dan penurunan penghabat sensitivitas hipotalamus terhadap testosteron menyebabkan peningkatan sekresi GnRH yang kemudian meningkatkan sekresi FSH dan LH hipofisis. Peningkatan kadar GnRH menyebabkan peningkatan sekresi FSH dan RH oleh kelenjar hipofisis anterior. 2. testosteron. 2. Ini mengakibatkan produksi terjadinya dan spermatogenesis. 21 . 3. Persiapan tubuh wanita untuk menerima konsepsi dan kehamilan. Saat pubertas. Pubertas dipicu oleh peningkatan sekresi GnRH. 1. STRUKTUR REPROUKSI PEREMPUAN Organ reproduksi perempuan terdiri atas organ reproduksi luar (genetalia ekterna) dan organ reproduksi dalam (genetalia internal). Masa kehamilan itu sendiri.testosteron dan berfungsi untuk menunjang spermatogenesis. pembentukan karakteristik seks sekunder pada laki-laki.

berat + 60 gr.Eksternal: Mons veneris Labia major  jaringan lemak  bagian luar terdapat rambut. sebagai proteksi Sebagai jalan intercourse. aliran cairan/ menstruasi. cervix Terdapat pembuluh darah . corpus (middle). arteri UT dan arteri ovarica – – – – • Tuba fallopi 22 . bag. Berbentuk seperti bola lampu/ pear Terdapat 2 ostium : QUI dan QUE Tiga bagian : fundux (upper). Dalam >> kelenjar sebace Labia minora Clitoris Vesti bulum  lipatan medial labia major  syaraf sensoris  terdapat muara dari vagina  // mucus saat coitus Kelenjar bartolini Hymen  lapisan tipis yang menutupi sebagian besar introitus vagina. panjang 7 cm. jalan lahir Uterus – – Terdapat berkembang embrio Non pregnant . lbr 5 cm. Internal : • Vagina – – – – • Saluran penghubung uterus dan vulvua Terdapat rugae (lipatan circular) PH 4-5.

Terdapat otot yang memungkinkan gerakan. berukuran panjang mulai dari klitoris. kanan kiri dibatasi bibir kecil. • Panggul Bentuk Ukuran CE : Gynekoid.– – – – Panjang 8 – 13.5 cm Membawa ovum ke uterus Tempat fertilasi sebelkum ke cav. Vulva adalah bagian alat kandungan luar yang berbentuk lonjong. Android. DS : 23 – 26 cm : 18 – 20 (bodilouge) * panggul 1. Genetalia eksterna secara kesatuan disebut vulva atau pudendum. sampi belakang dibatasi perineum. Antropoid dan plateloid : DC : 26 – 30 cm.1 Organ Reproduksi Luar ( genetalia eksternal) Organ-organ reproduksi eksternal dalam arti sempit adalah alat kandungan yang dapat dilihat dari luar bila wanita dalam posisi litotomi. Genetalia eksternal feminina terdiri dari : • • • • • • Mons veneris Labia Mayora Labia Minora Klitoris Vestibulum orifisium uretra aksterna Introitus vagina Hymen perineum • • • 23 . Ut.

yang akan ditumbuhi rambut kemaluan (pubes) apabila wanita berangkat dewasa. 24 . yaitu kulit antara pertemuan dua lipatan dan anus. Labia Mayora (bibir besar kemaluan) Labia mayor adalah dua lipatan kulit longitudinal yang merentang ke bawah dari mons pubis dan menyatu disisi posterior perineum. dan kelenjar keringat. b. Mons Veneris (mons pubis) Mons Veneris adalah daerah yang menggunung diatas simfisis. tetapi mengandung kelenjar sebasea dan beberapa kelenjar keringat. Merupakan suatu bangunan yang terdiri atas kulit yang di bawahnya terdapat jaringan lemak menutupi tulang kemaluan /simphisis. Lipaatan ini tidak berambut. Pada wanita. Di sini dijumpai frenulum klitoris. Bagian dalamnya tidak berambut dan mengandung kelenjar lemak. dan frenulum pudenti.a. Labia minor homolog (serupa dengan struktur dan asalnya) dengan skrotum pada lakilaki. rambut ini tumbuh membentuk sudut lengkung sedangkan pada pria membentuk sudut runcing ke atas. Labia Minora Labia minor adalah dua lipatan kulit diantara labia mayora. kelenjar lamak. c. Labia mayora Terdiri atas bagian kanan dan kiri lonjong mengecil ke bawah dan bersatu di bagian bawah. Bagian luar labia mayora terdiri dari kulit berambut (lanjutan dari mons veveris). preputium. Mons veneris ditutupi rambut kemaluan Fungsi Mons veneris adalah sebagai pelindung terhadap benturanbenturan dari luar dan dapat menghindari infeksi dari luar.

kira-kira sebesar kacang hijau dan ditutupi oleh frenulum kitoris. Saat mengembung dengan darah selama eksitasi seksual. kelenjar Bartholini dan kelenjar Skene (kelenjar ini akan mengeluarkan cairan pada saat permainan pendahuluan dalam hubungan seks sehingga memudahkan penetrasi penis). b. mulut vagina. Vestibulum Vestibulum adalah area yang dikelilingi labia minora. 25 . dan duktus kelenjar bartolini (vestibular besar). sifatnya amat sensitif karena banyak memiliki serabut saraf. Frenulum adalah area lipatan dibawah klitoris.a. a. 1) Klitoris terdiri dari: • • • Dua kruka (akar). saluran kencing. 1) Batang klitoris mengandung dua korpora kavernosum yang tersusum dari jaringan erektil. tetapi lebih kecil dan tidak memiliki mulut uretra. Prepusium klitoris adalah pertemuan lipatan-lipatan labia minora dibawah klitoris. Vestibula menutupi mulut uretra. Satu batang (badan) Satu glans klitoris bundar yang banyak mengandung ujung saraf dan sangat sensitif. bagian kelamin ini dibatasi oleh kedua labia kanan-kiri dan bagian atas oleh klitoris serta bagian belakang pertemuan labia minora. Glans klitoris berisi jaringan yang dapat berereksi. bagian ini bertanggung jawab untuk ereksi klitoris. Klitoris identik dengan penis pada pria. Pada bagian vestibulum terdapat muara vagina (liang senggama). Klitoris Klitoris homolog dengan penis laki-laki. a.

b. Himen akan robek saat koitus. dan sebagainya. Bila tidak berlubang disebut atresia himenalis atau himen imperforata. c. Hymen Hymen (selaput dara) merupakan selaput yang menutupi intriotus vagina. Kadang-kadang hymen tertutup sama sekali (himen imperforata). Bagian ini sebanding dengan korpora spongiosum penis. Tepi lateralnya mengandung duktus untuk dua kelenjar parauretral (sekene) yang dianggap homolog dengan kelenjar prostat pada laki-laki. Anularis. a. Introitus vagina terletak di bawah orifisium uretra.a. Introitus Vagina (mulut vagina) Introirus vagina adalah pintu masuk ke vagina. Perineum 26 . Merupakan selaput tipis yang menutupi sebagian lubang vagina luar. himen septus. septata. Bentuk lain yang ditemukan pada hymen ialah hymen kribiformis (menunjukkan beberapa lubang). Orifisium Uretra Orifisium uretra adalah jalur keluar urine dari kandung kemih. Apabila telah bersalin sisa humen disebut kurunkula himen. Bulba vestibular adalah massa jaringan erektil dalam di substansi jaringan labial. Pada koitus pertama himen robek dibeberapa tempat dan sisanya dinamakan karukulae mirtiformes. d. Kelenjar bartholini homolog dengan kelenjar bulbouretral pada laki-laki. Biasanya berlubang membentuk semilunaris. tapisan. atau fimbria. Kelenjar ini memproduksi beberapa tetes sekresi mukus untuk membantu melumasi orifisium vaginal saat eksitasi seksual. b.

Selaput vagina tidak mempunyai kelenjar sehingga cairan yang selalu membasahi berasal dari kelenjar rahim atau lapisan dalam 27 .Bagian ototnya berasal dari otot levator ani dan otot sfingter ani (otot dubur) sehingga dapat dikendalikan dan dilatih. Dinding vagina mempunyai lipatan sirkuler (berkerut) yang disebut “rugae”. dan lubang selaput dara (hiatus himenalis) umumnya hanya dapat dilalui oleh jari kelingking. Vagina Vagina adalah fibromuskular yang dapat berdistensi. suatu lipatan selaput setempat. Introitus vagina tertutup pada hymen (selaput dara). Organ ini merupakan jalan lahir bayi dan aliran menstrual. Merupakan saluran muskulo-membranasea (otot-selaput) yang menghubungkan rahim dengan dunia luar.2.Organ Reproduksi dalam (genetalia internal) Genetalia internal feminina terdiri dari : • • • • Vagina Uterus (rahim) Tuba Fallopii (tuba uterin) Ovarium a. Pada seorang virgo selaput daranya masih utuh. 1. Vagina menghubungkan genetalia eksterna dengan genetalia interna.Perineum (pada laki-laki dan perempuan) adalah area berbentuk seperti intan yang terbentang dari simfisis pubis di sisi anterior sampai ke koksiks di sisi posterior dan ke tuberositas iskial di sisi lateral. Dinding depan vagina berukuran 9cm dan dinding belakangnya 11cm. Perineum terletak diantara vulva dan anus . fungsinya adalah sebagai organ kopulasi perempuan.

Dibagian ujung atasnya terletak mulut rahim. Berbatasan dengan serviks membentuk ruangan lengkung antara lain forniks lateral kiri dan 28 . Vagina terletak diantara saluran kemih dan rektum. dan epitelium skuamosa bertingkat nonkeratinisasi yang dikenal sebagai lapisan vaginal. Organ ini menghadap uterus pada sudut sekitar 450 dari vestibula genetalia eksternal dan terletak antara kandung kemih dan uretra di sisi anterior dan rektum disisi posterior. lapisan otot. Mukosa vagina berlipat-lipat horisontal. sehingga keasaman cairan vagina sekitar 4. suatu lapisan otot polos. dan lapisan jaringan ikat. Dinding vagina bagian belakang lebih panjang dan memebentuk forniks posterior yang jauh lebih luas dari pada forniks anterior. Sel-sel pada lapisan vaginal memiliki reseptor yang terikat pada membran untuk estrogen. 2.5 (bersifat asam). Vagina (saluran senggama) mempunyai fungsi penting : 1. Ukuran panjang vagina dinding depan 8 cm dan dinding belakang 10 cm. 1) Ukuran dan lokasi.rahim. 2) Struktur dinding vagina Vagina tersusun dari atventisia terluar. 3. saluran untuk mengalirkan lendir dan darah menstruasi. sebagai jalan lahir bagian lunak. sebagai sarana hubungan seksual. Sebagian dari rahim yang menonjol pada vagina disebut “porsio” (leher rahim). lipatan itu dinamakan rugae. Dinding vagina terdiri dari lapisan mukosa. sedangkan di tengahnya ada bagian yang lebih keras disebut kolumna rugarum. Lendir vagina banyak mengandung glikogen yang dapat dipecah oleh bakteri Doderlein.

seperti anak perempuan prapubertas dan perempuan menopause.0). 1) Cairan dan haluaran vaginal Vagina dilembabkan dan lumasi oleh cairan yang berasal dari kapilar pada dinding vaginal dan sekresi dari kelenjarkelenjar serviks. sel intermediate. saat masa reproduktif. Infeksi juga sering terjadi pada perempuan dimasa produktif jika bakteri normal vaginal diganggu atau dihancurkan oleh alat kontrasepsi kimia atau antibiotik. a. lapisan vagina menjadi tipis dan hampir seluruhnya terdiri dari sel-sel basal b. b.kanan. Selama tahun-tahun reproduktif dan karena pengaruh estrogen. a. Ephitelium adalah lapisan sel yang menutupi semua permukaan luar dan semua permukaan dalam. Jika kadar estrogen rendah. Suplai darah vagina diperoleh dari arteri uterina. termasuk rongga kavitas. kelenjar dan pembuluh. pH cairan vaginal bergantung pada kadar estrogen. Haluaran yang asam dan epitelium yang tebal melindungi vagina dari infeksi bakteri berbahaya. Sebelum pubertas dan setelah menopause. vagina lebih rentan terhadap infeksi.sel-el mukosa menyimpan glikogen yang akan dimetabolis menjadi asam laktat oleh bakteri normal vaginal. dan arteri pudendus interna. arteria hemoroidalis mediana. jika konsentrasi estrogen darah rendah.karena stimulasi estroge. c. arteri vesikalis inferior. lapisan vaginal menjadi tebal dan terdiri dari 40 lapisan sel basa. 29 . dan sel superfisial.5 sampai 4. forniks anterior dan forniks posterior. Sebelum pubertas dan setelah monopause sedikit stimulasi estrogen mngakibatkan sedikit akumulasi glikogen dalam sel-sel mukosa dan pH-nya menjadi basa. haluan vaginal bersifat asam (pH3.

3. Sebagai alat tempat terjadinya menstruasi 2. dengan bagian besarnya di atas.5 cm. Dari bagian atas rahim (fundus) terdapat ligamen menuju lipatan paha (kanalis inguinalis). rahim terletak dalam rongga panggul kecil di antara kandung kemih dan dubur. Sebagai alat tumbuh dan berkembangnya hasil konsepsi 3. sehingga 30 . Pada nullipara ukurannya 5. bagian luarnya ditutupi oleh peritonium sedangkan rongga dalamnya dilapisi oleh mukosa rahim. Tempat pembuatan hormon misal HCG 1) Struktur dan lokasi uterus Besarnya rahim berbeda-beda.5-4 cm x 2-2. yang disebut fundus uteri merupakan bagian proksimal rahim.5 cm x 5. bergantung pada usia dan pernah melahirkan anak atau belum. Bagian rahim antara kedua pangkal tuba.5-6 cm x 33.a. Rahim berbetuk seperti bola lampu pijar atau buah pear.5 cm. Ukurannya kira-kira sebesar telur ayam kampung. Bagian-bagian dari rahim (uterus): 1. Fungsi rahim: 1. Servik uteri 2. Uterus (rahim) Uterus adalah suatu struktur otot yang cukup kuat.5-8 cm x 3. Beraatnya 40-50 gram pada nulipara dan 60-70 gram pada multipara. Uterus adalah organ tunggal muskular dan berongga. Dalam keadaan tidak hamil. multipara 9-9. Oosit yang elah dibuahi akan tertanam dalam lapisan endometrium uterus dan dipenuhi kebutuhan nutrisinya untuk tumbuh dan berkembang sampai lahir. Korpus uteri Fundus uteri Ruangan rahim berbentuk segitiga.

Pada beberapa perempuan. Ligamen bundar merentang dari sudut lateral uterus. uterus secara normal dapat teretrofleksi dan teretroversi sehingga menindih rektum. Setelah persalinan. rahim dalam waktu 42 hari dapat mengecil seperti semula. Lapisan otot rahim terdiri dari tiga lapis.kedudukan rahim menjadi ke arah depan. Segera setelah persalinan otot rahim dapat menutup pembuluh darah untuk menghindari perdarahan. Umumnya uterus terfleksi ke depan (terantefleksi) dan terantvensi sehingga letaknya hampir horisontal di atas kandung kemih. ligamen besar yang melekatkan uterus pada dinding pelvis. Uterus di dalam perut terapung-apung tetapi terfiksasi oleh jaringan-jaringan ikat & ligamentum. Tonus rahim sendiri 2. Uterus juga diikat oleh ligamen kardial dan uterosakral. retrofleksi (tengadah ke belakang). Tekanan intra abdominal 3. Sikap dan letak rahim dalam rongga panggul terfiksasi dengab baik karena ditopang dan dipertahankan oleh : 1. melewati kanal inguinal menuju labia mayora. Letak rahim dalam keadaan lainnya fisiologis adalah adalah antefleksi anteversiofleksi. Rahim juga merupakan jalan lahir yang penting dan mempunyai kemampuan untuk mendorong jalan lahir. yang mempunyai kemampuan untuk tumbuh-kembang sehingga dapat memelihara dan mempertahankan kehamilan selama sembilan bulan. Otot-otot dasar panggul 31 . 1) Penopang Uterus pada dasarnya ditopang oleh lipatan peritoneal. Letak-letak (tengadah ke depan).

Perempuan yang sering melahirkan sering dipijat c. c. Orang yang sudah tua a) Ligamentum Sakro Uterinum sinistra & dextra Fungsi : menahan uterus supaya tidak dapat bergerak Berjalan dari servik bagian belakang kiri kanan ke Os sacrum b) Ligamentum Rotundum sinistra & dextra Ligamen ini berjalan dari daerah Fundus uteri ke dinding panggul Pada perempuan hamil sering mengalami nyeri pada daerah kaki bawah dikarenakan ligamen rotundum tegang c) Ligamentum Latum sinistra & dextra Merupakan suatu jaringan lapis tipis yang menutupi tuba uterina dan uterus di sebelah belakang ligamentum latum terdapat ovarium/indung telur d) Ligamentum infundibulum pelvikum sinistra & dextra 32 . Ligamentum cardinal sinistra dan dextram (mackenrodt) b. e. Sering melahirkan b.4. Mencegah supaya uterus tidak turun Di dalamnya terdapat pembuluh darah yang arteria & vena uterin Ligamen ini berjalan dari servix uteri dan puncak vagina ke arah lateral dinding panggul Penyebab uterus turun: a. Ligamentum-ligamentum: a. Ligamentum Sakro Uterinum sinistra & dextra Ligamentum Rotundum sinistra & dextra Ligamentum Latum sinistra & dextra Ligamentum infundibulum pelvikum sinistra & dextra a) Ligamentum cardinale sinistra & dextra (Mackenrodt) Ligamen ini fungsinya : a. d. b.

menjalani perubahan siklus selama menstruasi dan membentuk lokasi implantasi untuk ovum Endometrium tersusun dari dua lapisan: 1. a. Fundus uterus Fundus uteri adalah bagian bundar yang letaknya superior terhadap mulut tuba uterin. Lapisan ini mengandung kelenjar yang merespons hormon steroid dan biasanya hampir secara keseluruhan runtuh saat menstruasi 2. Lapisan superfisial (startum fungsional) endometrium berukuran lebih tebal. Lapisan basal (startum basalis) tidak berubah saat siklus menstruasi berlangsung. Bagian tengah (meometrium) lapisan otot polos 3. Dinding uterus Dinding uterus terdiri dari tiga bagian : 1. merupakan lapisan luar yang terdiri dari jaringan ikat Uterus di dalam perut terapung-apung tetapi terfiksasi oleh jaringan-jaringan ikat & ligamentum 2. Bagian terdalam (endometrium) Endometrium yang dibuahi. 33 .Di dalam ligamen ini terdapat urat-urat syaraf kelenjar limfa serta e) arteria dan vena ovarika untuk darah yang memberikan ke ovarium dan uterus Ligamentum ovarii proprium Yang berjalan dari ovarium menuju ke bagian belakang Fundus uteri Ligamentum ini secara embriologi berasal dari Gubernaculum seperti juga 1) Struktur Uterus a. Bagian luar serosa (perimetrium) ligamentum rotundum Perimetrium.

yaitu pars supra vaginal dan pars vaginal. b. 1) Suplai darah pada uterus Darah arteri memperdarahi uterus melalui arteri-arteri uterus berasal dari arteri iliaka interna dan bercabang menjadi arteri ovarian dan vagina. a. Serviks Serviks adalah bagian leher bawah uterus yang terkonstriksi. kemudian bercabang menembus miometrium sebagai arteri radial. Suplai darah ke endometrium signifitan dengan proses menstruasi. forniks posterior. 34 . Saluran yang menghubungkan orifisium uteri interna (oui) dan orifisiun uteri eksterna (oue) disebut kanalis servikalis. Portio vaginalis Portio vaginalis adalah bagian serviks yang menonjol kedalam ujung bagian atas vagina. Serviks uteri terbagi menjadi dua bagian. Pars vaginal disebut juga portio. terdiri dari bibir depan dan bibir belakang portio. Dalam dinding uterus. Resesus sirkular yang terbentuk pada area pertemuan adalah forniks anterior. d. Darah kembali dari uterus melalui vena uterus yang paralel dengan jalur arteri. arteri menjadi arteri arkuata. Perpanjangan dari arteri radial ke dalam endometrium disebut arteriol spiral (terpilin). dilapisi oleh kelenjar-kelenjar serviks. dan forniks lateral (forniks singular). Badan uterus (korpus uterus) Korpus uterus adalah bagian luas berdinding tebal yang membungkus kavum uterus (rongga uterus) c.b.

Tuba fallopii adalah saluran yang keluar dari kornu rahim kanan dan kiri. Tuba fallopii (tuba uterin) Tuba fallopii menerima dan mentranspor oosit ke uterus setelah ovulasi. Bentuk infundibulum seperti anemon (sejenis binatang laut). bagian berbentuk sebagai saluran agak lebar. 4. Tersusun 35 .c. Pars ismiaka. jaringan • ikat. Salah satu ujungnya melekat pada uterus dan ujung lainnya membuka ke dalam rongga pelvis. Pars ampularis. Tuba fallopii terdiri atas empat bagian : 1. otot polos. dan sebuah lapisan epitel bersilia yang sirular. Bagian dalam saluran dilapisi silia. dimana biasanya merupakan tempat pembuahan (konsepsi) terjadi. yaitu bagian tengah segmen tuba. yaitu rambut getar yang berfungsi untuk menyalurkan telur dan hasil konsepsi menuju uterus. bagian ini saluran telur yang sempit 3. yang merupakan segmen terdekat dari uterus. Pars interstisial (intramuralis). Fungsi tuba: • • Tempat terjadinya fertilisasi Saluran yang mengeluarkan hasil konsepsi Fimbria mengangkat ovum yang keluar dari ovarium Dinding tuba fallopi terdiri dari serabut. dan diameter 3-8 mm. panjangnya 12-13 cm. yaitu bagian yang terdapat didinding uterus 2. yang merupakan ujung tuba yang terbuka ke rongga perut (abdomen) dan bagin imi mempunyai prosesus motil menyerupai jaring (fimbria) yang merentang di atas permukaan ovarium untuk membantu menyapu dan menangkap oosit terovulasi yang kemudian akan disalurkan ke dalam tuba. Infundibulum. Bagian luarnya diliputi oleh peritonium viseral yang merupakan bagian dari ligamentum latum.

secara longitudinal. dan tebal 1 cm. 1) Lokasi dan perlekatan ovarium Masing-masing ovarium terletak pada dinding samping rongga pelvis posterior dalam sebuah ceruk dangkal. 36 . ovarium di bagian belakang ligamentum latum kanan dan kiri. Ujung yang dekat dengan tuba terletak lebih tinggi dari pada ujung yang dekat dengan uterus dan tidak jarang diselubungi oleh beberapa fimbria dari infundibulum. Ovarium Pada umumnya perempuan memiliki 2 indung telur (ovarium). ovarium adalah satu-satunya organ dalam rongga pelvis yang retroperitoneal (terletak di belakang peritoneum). dan ditahan dalam posisi tersebut oleh mesenterium pelvis (lipatan peritoneum antara peritonium viseral dan peritoneum parietal). yaitu fosa ovarian. Ukuran ovariun berukuran kurang lebih sebesar ibu jari tangan dengan ukuran Panjang kira-kira 3 sampai 5 cm. a. Bagian pinggir atasnya atau hilusnya berhubungan dengan mesovarium tempat ditemukannya pembuluh-pembuluh darah dan serabuserabut saraf untuk ovarium. Berbentuk seperti kacang kenari. Oosit memerlukan waktu 4 sampai 5 hari untuk sampai ke uterus. sedangkan permukaan depannya ke bawah dan depan. Permukaan belakangnya menuju ke atas dan belakang. Oosit bergerak di sepanjang tuba fallopii menuju uterus karena getaran silia dan kontraksi peristaltik otot polos. mesovarium menggantung. Embriologik kedua ligamentum berasal dari gubernakulum. Pinggir bawahnya bebas. masing-masing di kanan dan di kiri. lebar 2 sampai 3 cm. Ujung ovarium yang lebih rendah berhubungan dengan uterus melalui ligamentum ovarii proprium tempat ditemukannya jaringan otot di ligamentum rotundum.

mengandung estrogen dan siap untuk berovulasi. Folikel de Graaf yang matang terdiri atas : 37 . yaitu epitel berbentuk kubik. a) Medula ovarium adalah area terdalam. Diperkirakan pada perempuan terdapat kira-kira 100. Jaringan ikat di sela-sela jaringan lain Stroma. terdiri dari: – Pembuluh darah dan limfatik.000 folikel primer. Dan sel-sel jaringan ikat. yaitu dari sel telur yang dikelilingi oleh satu lapisan sel-sel saja sampai menjadi folikel de Graaf yang matang terisi dengan likuor follikuli. yaitu uni fungsional pada ovarium. Tiap bulan satu folikel akan keluar. – – – a) Korteks ovarium adalah lapisan stroma luar rapat. kadang-kadang dua folikel. Serabut saraf. Korteks mengandung folikel ovarian.2) Struktur ovarium ovarium dilapisi epitelium germinal (permukaan). terdiri dari: – – – – Tunika albuginea. Kulit korterks atau zona parenkimatosa. Jaringan ikat ovarium disebut stoma dan tersusun dari korteks pada bagain luar dan medula pada bagian dalam. Folikel-folikel ini merupakan bagian terpenting dari ovarium yang dapat dilihat di korteks ovarii dalam letak yang beraneka ragam dan pula dalam tingkat-tingkat perkembangan yang berbeda. Sel-sel warthard. Medula atau zona vaskulosa. Sel-sel otot polos. folikel primodial. dan folikel de Graaf. yang dalam perkembangannya akan menjadi folikel de Graaf.

yang menyebabkan bekas folikel berwarma merah dan diberi nama korpus rubrum. yaitu suatu lapisan yang melingkari stratum granulosum dengan sel-sel lebih kecil daripada sel granulosa 4. yakni sel-sel bulat kecil dengan inti yang jelas pada pewarnaan dan mengelilingi ovum. Biasanya timbul perdarahan sedikit. Di dalam sel-selnya timbul pigmen kuning dan korpus rubrum menjadi korpus luteum. Setelah ovulasi. Demikian pula jaringan ikat dan pembuluh-pembuluh darah kecil yang ada di situ. Ovum.1. Diskus proligerus 6. Teka interna. Sebelum dilepas. sel-sel stratum granulosum di ovarium mulai berproliferasi dan masuk ke ruangan bekas tempat ovum dan likuor follikuli. Teka eksterna. Sel-selnya membesar dan 38 . Sel-sel granulosa yang melekat pada ovum dan yang membentuk korona radiata bersama-sama ovum ikut diepas. yakni suatu sel besar dengan diameter 0. di luar teka interna yang terbentuk oleh stroma ovarium yang terdesak 5. Stratum granulosum. Pada perkembangan lebih lanjut di tengahnya terdapat suatu rongga terisi likuor follikuli 3. ovum mulai mengalami pematangan dalam 2 tahap sebagai persiapan untuk dibuahi. Likuor follikuli Pada ovulasi folikel yang matang yang mendekati permukaan ovarium pecah dan melepaskan ovum ke rongga perut. yang terdiri atas sel-sel granulosa.1 mm yang mempunyai nukleus dengan anyaman kromatin yang jelas sekali dan satu nukleus pula 2. Umur korpus rubrum ini hanya sebentar.

laki-laki dan perempuan kelenjar ini menjadi fungsional saat pubertas untuk merespon estrogen pada perempuan dan laki-laki biasanya tidak berkembang. Jika pembuahan terjadi. malah akan menjadi lebih besar. dan menghasilkan hormon-hormon (estrogen dan progesteron). ikut serta mengatur haid. sehingga mempunyai diameter 2. 1) Struktur mammae Setiap payudara merupakan elevasi dari jaringan glandular dan adiposa yang yang tertutup kulit pada dinding anterior dada. Fungi ovariun yang utama adalah untuk menghasilkan sel telur (ovum). a) Jaringan glandular terdiri dari 15 sampai 20 lobus mayor. Kelenjar mamae (payudara) kelenjar mamae dimiliki oleh kedua jenis kelamin. kelenjar mammae mencapai perkembangan puncaknya dan berfungsi untuk produksi susu (laktasi) setelah kelahiran bayi. a.5 cm pada kehamilan 4 bulan. Saat kehamilan. setiap lobus dialiri duktus laktiferusnya sendiri yang membesar menjadi sinus laktiferus (ampula) sebelum muncul untuk memperforasi puting dengan dengan 15 sampai 20 mulut (opening). Di tengah-tengah masih terdapat bekas perdarahan. Luteum lambat laun menjadi korpus albikans. sedangkan jaringan ikatnya bertambah.mengandung lutein dengan banyak kapilar dan jaringan ikat di antaranya. Payudara terletak di atas otot pektoralis mayor dan melekat pada otot tersebut melalui selapis jaringan ikat dan bukan pada jumlah jaringan glandular aktual. Jika tidak ada pembuahan ovum. sel-sel yang besar serta mengandung lutein mengecil dan menjadi atrofik. 39 . korpus luteum tetap ada.

1) Suplai darah dan aliran cairan limfatik payudara a. puting. Ligamen suspensorium ini merentang dari fasia dalam pada otot pektoralis sampai fasia superfisial tepat dibawah kulit. di bawah pengaruh hormonal saat kehamilan dan setelah kelahiran merupakan unit glandular yang menyintesis dan mensekresi susu. Areola mengandung kelenjar sebasea dan kelenjar keringat yang beberapa diantaranya berhubungan dengan folikel rambut dan serabut otot polos yang menyebabkan ereksi puting saat berkontraksi. a. dan areola adalah melalui sisi lateral menuju aksila. Suplai darah ke payudara berasal dari arteri mamaria internal. kulit. Sel-sel alveolar. 40 . Aliran limfatik dari bagian sentral kelenjar mammae. Pengaturan hormonal sistem reproduksi perempuan. limfe dari payudara mengalir melalui nodus limfe aksilar. Dengan demikian. c) Lobus mayor bersubdivisi menjadi 20 sampai 40 lobulus. Darah dialirkan dari payudara melalui vena dalam dan vena supervisial yang menuju vena kava superior. yang merupakan cabang arteri subklavia.b) Lobus-lobus dikelilingi jaringan adiposa dan dipisahkan oleh ligamentum suspensorium Cooper (berkas jaringan ikat fibrosa). Hal ini secara klinis memiliki hubungan signifikan dengan metastasis kanker payudara. b. Tidak ada otot di payudara. setiap lobulus kemudian bercabang menjadi duktus-duktus kecil yang berakhir di alveoli sekretori. d) Puting memiliki kulit berpigmen dan berkerut yang membentang keluar sekitar 1 cm sampai 2 cm untuk membentuk areola. Kontribusi tambahan berasal dari cabang arteri aksilari torals.

1) Efek fisiologis estrogen a. Estrogen mempengaruhi konfigurasi tubuh total melalui peningkatan penbentukan tulang dan peningkatan 41 . dan hormon ovarium (estrogen dan progesteron). uterus. hipofisis (FSH dan LH). Saat pubertas. dan vagina. Hormon ini merangsang semua pertumbuhan organ reproduksi. Terutama lapisan mukosa dan lapisan otot tuba uterin. Estrogen juga menstimulasi pertumbuhan duktus dan alveolui kelenjar mammae. Mekanisme umpan balik positif dan negatif juga turut terlibat. hipotalamus menjadi kurang sensitif terhadap estrogen dan melepas GnRH melalui semprotan pulsatil. Pada masa kanak-kanak hormon yang banyak dalam tubuh adalah hormon pertumbuhan. Sehingga pada masa itu terjadi siklus menstruasi.Ketepatan pola siklus fungsi sistem reproduksi perempuan diatur melalui keseimbangan hormon hipotalamus (GnRH). Pada masa kanak-kanak atau sebelum pubertas ovarium mensekresikan sedikit estrogen yang menghambat pelepasan GnRH hipotalamus. GnRH menstimulasi hipofisis anterior untuk melepas FSH dan LH yang pada gilirannya akan menstimulasi ovarium untuk memproduksi estrogen dan progesteron. 1) Menarche (periode menstruasi pertama) menandakan awal maturasi atau kematangan reproduksi perempuan dan sudah berfungsinya alat-alat reproduksi perempuan. b. Macam-macam estrogen : – Estradiol adalah estrogen uang secara biologis paling aktif dan paling penting yang disekresi ovarium Estron adalah estrogen lenah dibentuk melalui – konversi androstenedion – Estriol adalah estrogen terlemah.

b. Estrogen menyebabkan produksi sekresi serviks berair jernih yang cenderung memfasillitasi masuknya sperma ke dalam uterus. Estrogen mempengaruhi fungsi pengaturan suhu dan pusat vasomotorik hipotalamus yang mengendalikan saraf penyebab dilatasi dan konstriksi pembuluh darah. dan juga menfasilitasi metabolisme kalsium.penumpukan lemak dalam semua jaringan subkutan terutama di area bokong. Progesteron juga merangsang pertumbuhan dan diferensiasi sel-sel alveolar kelenjar mammae menjadi selsel pensekresi susu. c. 1) Efek fisioligi progesteron a. Progesteron menghambat kontraksi uterus sehingga ovum yang sudah tertanam dapat bertahan. dan payudara. e. 42 . Estrogen rendah juga dalam memiliki darah efek melalui metabolik. Progestron merangsang pertumbuhan endomerium uterus lebih lanjut untuk mempersiapkannya terhadap implantasi ovum yang sudah dibuahi. paha. termasuk pada menurunkan kadar kolesterol dan lipoprotein densitas perbandingan perempuan pascamenopause dan laki-laki. d.

3 5.5:9 958 .5:9 /.8 . . /./. 203 74-0 /-0-07.3/80-:9 .3:8     7./.7::.. /88. 203.9 /.3. /3. 39749:8.0 279147208  039: ..9..3 /..3 2039079:9:58.2  %:-.3.3 507025:.78 9.  07:5.2.3 80.3 202-039: 802:3../.3.3 /902:.25.7 82188 5:-8 / 88 ./.8:0.2./.2 0309.3 203 8059:8 /.907/7/.3 .78  3:.3 .7:2   ..9/..203  !.3  . -07-039: 805079 39..     203 203 80.3.80..-... 49:8 5079.3 . .:.3 203:9:5 39749:8 ..3#0574/:8/.-07:-.3.9. 90709.. . .9.5.3 -0-07./.388.70.  207:5. !0730:290709.45 9:-.9..3.  203 .309:-07489..3 74-0 8....39073.10233. 2032507147.9708.:-.3./.9 49:8 5.58. .39073./-. ..3 :-.39.-078.3 907-039.7 O O O O    '. &907:8 7. -07:-.3 .: 203 2507147. 9025.0488/8854890747/..9.:9073  .3 88.90./.88.39747:8...3907478.:203/80-:9:7:3:.3 203:9:5 80-.3..3 80.4718:2:7097.5:9 ./.3 8059.5. 203 .  0309.8.907.2. 203 7-14728 203:3:.7.     !0730:2 !0730:2 5.3 80-.3.3.7  .:12-7.539:2. :.3 .7..

3.90709.2     &:7.3:39:203.2  $0.3 .3. 39073..7.3 49493.7   /.3 3 203.8 507025:.203 80. . 2.8.3 0309.. /03. 9079:9:55.8..: 40 .089-:.3 /. 8:/:9 809.3 4949 /:-:7  803.3 /.7 7.5 :907:8 5.9. ..5:9 /.8.3.3 /:3.3./. 8047. 47. /.3 .5.1:3850393   80-. 0..5.7.3 0309.1-742:8:.7.387:07 -0707:9 .9-07/89038  7.8 :9:  /..3 .3803.7 .3. /.5:9 /.3 203:-:3.3 .9 /50.34.33 207:5.5.947 .39.  39749:8 ..: .907 4/0703  803.3. -07::7. . .3808:.0 3/3 /05....3/:3 403 . /.5.8  '.3  '. ...:7.3 80.2  $0-.9.3.8  :2:23.380. 4949 80.    80-.3.3 .74 80.8. 203:-:3.2.: 202-.3 4949 813907 .3 /.3../.5:9 .2 .7.3 .9  !..9:5./.7 4949 0.9 /03/.5.7.7 .3. '.7033  07:5.3 .2 7. /. 8. -07./.2.7 803.9 /.7.3 203897:.3 /.3 /.7.:-:3.8.7. 8:.3.9  3/3 .2 /03.3 :-.9... 089073. 2025:3.   . /.7-.7.33.3 /3/3 -0.80. 80-.8   03/7 . 2025:3.3 203434 5.5:9  ..3.:7.  '. 809..    8.:7./.3/80-:9 7:.3709:2  7.8./.3/.303/7/.3 8.302/. 003..9:8 203.3 2:8:4 202-7.8.. -.3.3/. -07.5:9/. /80-:9 54784  0077.  1:383.203897:.3.58..3 45:...7 003. 2025:3.3.:7./.3 /.7 -.9.5:9809025.3.. ... 9/.2 /.7  -0781.3./. :..7. 203.3 7.3 . 40 -.7.2 .3.3/..3:3.3 80...2  '.3 ..7 7.

8/.3 /03.3907. /.3 807.3 . 203.7. 20270805947.3:2.390747     $97:9:7/3/3.3. /.3 2020-039: 14738 54890747.3 .3 .7. .3. 90709..3.3.3 . 503.3   .58./..3  . /3/3 /05. .7.3.  .9.75.:3 70574/:91 /..3709:2/8854890747 -. .3 80708 /..3/.3 .9:. -. 80-./ 958 /. -.3/:3 02 /.780 80-.3.9 5.3 .8.3 .9.7: 0897403  .3 2:48.7..3 / 903.  5.8.73.380-.3 .39.83.7.3.58. 089073.3.:80 .907.9  07-.2  3/3 .38090.7.3 907/7 /..3 90709..25780:7:3.2  &:7.3 .3.34949 5448 /.3 ..58.-. /. /.58.3-07.3 /.9078:8:3/.9./.08.3::3 ..3 .3 .3808:50718.7.7907 :9073.3:39:0897403  :48.  $0 80 5. /3/3 . 703/././.  .7:2  3/3 .840 .3 14738 54890747  $:5.907:.934307./ 90-.79075:/03/:839073.9..7. /.2 /.8 .3 -0.3 .3  14738 .:. 80390720/.20345.7 .3./88. .3.3..7 8:.58.390747 /.:0-:..3 :7097.8. /50740 /.3.58. 203.303:3.2..703.202-7.7 ... .7   .3 7:.3.820/. -  $0.3.4380397. .7 5.  .3.7   .. 9.0309.8 0897403 /.938.58.907/7/.8/.8 202-039:7:.. 907/7 /.  $0-0:25:-079.. '.90 /.7:.248./02-.3 5.7 ..3 0- 5.14738. . /.0398.9 478439.39.95.    . -075..3 4949  /.3.58.3.02474/.5.3/. 2::9 7.3.314738.8 310747  .3 /3/3 -0.390747/.0  80/.58.3 9: /3.3.3.7907.:3 9.3 /03.8/80-:94:23.3. '.-0793.7 003.3.7/.2.3.8.  .30590:2 8:.3 0-07./...3.7907 .

 .3..8: 743.2  9072.9./..3 80 ..8 089740 80 0 2:48.3 3:9783.5 3108  3108 :.23.3 907.-0781.9.3 /503: 0-:9:.3 ./.9.3 9/.3 /209.3.39:3.3 /:-:7 &907:8.24345. 892:.7.70897403703/.:./.  .8 0897403 23.8.58.8.8.507025:.:80  .3 /.::5 :.7 /...5:-079.3.  489 ../. / ./ ..92..  590:2 .8/.58 40 2:48.3. 0- 7039.320345.3/:3 02 /...3403 ..25.3 03/42097:2 :907:8 /. 20325. 5072:...:7.73. /.2  &907:8 .3 40 . .3 :. /.2 /.8.25.3.203.3 9079./-..38090.2  ..3 802:.2 80 802:48.357..7 807.2 0.3/2./.907 -07-..  .7 3108 -.  -  $0-0:25:-079. ..2 /.9.-48 203.. 805079 .8  003.3-0743.. /-:..3: 0.3 .-.58. 5./.2 5  8. .47.3 80/9 ..3 :.7/.3.9  -.7 0897403  .38.9073472..70574/:91 .:2:./.  8. ./.8/.703.8. :39: 9:2-: /.:...3 .3 .3.. 203/:3 .8 403 /.:. 8:. /. 5072:..39.9073472.507025:.574/:91. ..7     . /.3 90-.3. .39-49   -  &907:8 7.35 3.: /.8  5 .  . /.3 ..9: 897:9:7 4949 .3.8.2  7.3: .7/../5.3.:8080/9892:.39:3 5.940-./.003. /9:9:5 40 507943:2 80/./.3 203:9:5 802:.2:8:.2 90709.3 -0702-. -07.2 . 7.9.3502-:: .2 .3.3507025:.3 0590:2 .8058 2..7.3 0.9 4397.7.9. 8073 907.2 743.-.3 743.

33.3 4949 7..2 /.2  .3 803. 7.7 507/..3 :39: 203/4743 .3 4949 7.3 /.3 -.3.3 -:.7.:8.58.3 /80-:9 1:3/:8 :907 207:5.3 .8  803..3 2025:3.    .3 5073...2  .. :39: 2033/.. . -0/.7 ../.37. 02.  /03.. ::7.34724328.3 2025079.3 57482.3  #. 0/:..3.2 .7  .9 .3 .99025./.9.7. 20. 50.  .25:. /05.2 07.5./ 0 .3 0.73.9907. 80-08.3..2 -07-039: 809.. 207:5.7.3 . 5.3 2025:3. 2:95. 5078.25.3. -07..7.2 :.: -:.9502-:.. .25:.7 7.2  $0-. 7.9.9:.2-07-0/./.3.9.2 .3  7.. 9:-.7.2  .203897:. 802-.58  .3  7.7. 3:5.25.3  $090.3 :39: 9:2-: 02-.7/. /.3 7.22:95.   $97:9:7/.2   .3 .9.93./.8438058  %025.3 7.2 /.7.3 50393 /. 7..3 .3 -.8 7.9.7.2 :907:8    $07. .8  $0-.73.7 90:7 . 02.39.8 3:3..3 80.2.:387./.2 1:3/:8  907/.: -0:2  &:7.25: 5.2 203. 0/:/:.3 -././3.7  $007.92030.39:35.34..  #. / .. 5078.2 .:907   475:8:907   :3/:8:907 #:.2 -07-09: 805079 -4. 8090. .3.7 -..2.7 9.8  .5..9 2020.. /.7 .7.9.    .9 203:9:5 502-:: /.3-0702-.3 -08.7.33.33.5..8:907:8 08.7.99:2-:/.25:3  !.2 907/7 /.5.  7.2  .3.805079802:. .3 5.3:5.203 203:: 5.3  .

 18448 . /  .2 2. .0784108      !0345.73.3  :907:8 80.7/3.3 907. 903.3 .0-0.3 9070974. . :907:8 907108 0 /05.3.340   %43:87./.3.309.2 /. /.. 2033/ 709:2  09. ..73. /3/3 50.2 507:9 907.038 803.203 -08.47..3397.8 . /097./.5 90718.3.74&9073:283897. /. 3:3./.2039:2 $.39.-/423.  &907:8 / /.33.9 .2039:231:3/-::250./.3/5079.3 40 5.8 40.5.203.3 5079430. -0-07.0374/9    ..3 907.3/097.-.8. .2039:2. 09.203 -:3/.3:90748.907./..2 743..9 9070974108 /. /097.9 ..8  .2039:2.  .3/:3 02  !./. /097.9./. 0  ..5:3 909.2803/7   %0.3 &907:8 5.078 803.  &907:8 :.5.3 :907:8 5.7/3..   949 4949/..2039:2$.2 0.9.  .83897.  .3 /.8. 203:: .2039:2.0374/9  -  .7. 2.390108 .7.3: 90718.703. /945.9.083897.9 40 .0/05.5:3 .257 478439.2 /../.2039:2#49:3/:283897.2039:2 .73.  .8 /03.390108  /./.7 8:/:9 . 507025:. 7.5/. 5.&2:23. /097. /945.7/. 09. 3472.:283897..3 .7 207039.. ./.- -. :907:8  200.3.. /097. .7 . / .3. /.  .3: .75.3 200.7.3 70974108 903.2039:2 09.3    .9:283897.390.3 /.

 7./.3 8:.94.3807320.2039:2 .3.9: .74&9073:283897. ..2039:2#49:3/:283897.3 203:9:5 9:-.703.9:7:3 -   /. /.907.3 5:3..23.3: !030-.9 502-:: /. . -0.2039:2.3 -0. 07:5.03. 07.3: !. .7. :3/:8 :907 0 /3/3 5..7:2.7:2 . :38  203..-.7.9:.:907:89/.3 .  03. /097.7 807.3.2039:2$.  $07320..3 /. . 907/..-:907:89:7:3 .7.3 7 .3 /.58 958 ..3 /  .5.. .203 3 -07.203749:3/:290..8:5.  ..9 .  . -. .. /097. . 507025:..7907.07.7..3 .3 -  !07025:. :907 /. 0 . /.3 .07..20331:383. :9073.3 :907:8 / 80-0./.5.5.7 807.7 /..0.73.3.3 0 8.:9073 .9 -0707.3 /.2 8073 203.2 307 5.. 9/. /3/3 5..3 . /../.38073/5.9:283897..38:/.3..3.203 3 -07.3 :907:8 8:5.9:2 907/. /097.

 4.3/:390:7 0  .2033907/.3 -07. /097.. :39: /.7..2039:2749:3/:2 8   .::2805079:.5.02-744-07.2039:2380.98.. /.3 202-07.757457:2 .7.3 /.7.721.1003. .3:907:8 1  . /..7 :-073.3 ./.9:7.9 :7....7..2039:231:3/-::250.7:2 203:: 0 -.304..7:2/.2039:24.7907.2. 8079..8.7 4.3 :3/:8:907.:283897. ..03.3 -0.

2.39.79:2 1:3843...3.:907:8     203.30-90-.7 .8.7 ..8 :39: 4.3/:3003.58. 203897:.58.780748./.349495448   .3 -:3/.2 507:9 907. 8:50747907.3 -.73./.  3/42097:29078:8:3/..38:3   -  :3/:8:907:8 :3/:8 :907 ..:2   .9 &907:8 / /. .3/-:.33203.  .   $97:9:7&907:8 .3202-:3:8.080:7:...58.2039:2   ./.58.. 89.9203897:...52::99:-.3.8-07.. -./.3   .  03/42097:2 -07::7. 8.257 80.73.3 8:8 80.9 .8..3 907/7 /.590718.:9073   .3:.3 207085438 47243 89074/ /. 5072097:2  !072097:2  207:5.37:39:8.:2:907:8 743.3.8 /.79.73..8   .3 507:-.8 25..5:3 .3 09.5:3 909. 89.7 .7.58.58.3 .7/:.3903.-.3 :.3:907:8 475:8:907:8  475:8 :907:8 . -..3 8:50718.840.8.9 8:8203897:.3   .2 03/42097:2  3/42097:2 . 2042097:2 . .3 :.3 .. -07:-. .3 202-039: 4..3 .8  9/.  3/3:907:8 3/3:907:8907/7/.79:2 -.3 -.3907/.7 ..8 -07/3/3 90-.

3 /.  .. 1.3-07.:907:8.7.0 /03.3 54794  $.7907 7.....7.3/.3.3 907-039: 5.7. /.20907 22    .:7.5840003./.7907.8.7907 ./.7907   ..39073..8  -  ./.:7.37 5.3 4718:3 :907 089073.7.7 003..3 .7.3 907438978 $07.7.8 .3 4718:2 :907 39073.35. 90753  $:5.3 203:-:3.79074 857. /.907..8 .3 20397.7807.3.3...8 $07. /.3 203.78 8:57.3574808203897:.7907 :907:8 -07.:9073  %:-. .8 .3 5.8.//:....  .  %:-. 1473883:...1.3 .3 .3 .2 03/42097:2 /80-:9 .3.3/.3. 14738 .2 /. :907:8 20.7907 7...  02:/.8 !4794 ./. /.3.: ./.45.:.38547 4489 0 :907:8 8090.7 --7 /05. 0 /.2 ::3 -.30:.5.3 807.3.7.2.3..  !075. -.  #0808:8 87:.7 .203.3.33./ ..70.7907 203. 507902:.2 /3/3 :907:8  .-.7907 202507/./.3.8807.:7..1.3 -07./..3.7     $:5. 4:0  /80-:9 .314738.7907 . .9.8 /.:907:8 .7473: 7./  $07.78 ./.03.390747  1473854890747 /.78 ..3/03. .02-.3 --7 -0.3.8 .3 /.7 .7/.7:907:820.:..3 007 -.8 %:-.8   0  !4794.9. /. /80-:9 :.7 ..8:907907-.45 203072.4.7:.9: 5.-.-. :907:8 .3.320302-:8242097:280-. 4:  /.3. 54794  907/7 /.  !. -. 003/42097:28319.. .45 9:-..3 203434 0/.79074./ .3/.3././.

3/8.3 907/. 397.390:7.3 8./    31:3/-::2  .78 3907898. 0-....2 9:-.25:.7 807.3 87:.3 /.3 207:5..3 203.3. 574808:8 249 20307:5.302:/. 207:5.3 :.  039: 31:3/-::2 805079 .. 8...3 /.3 ::3 9:-.3 2 2025:3.3 -071:38 :39: 203.8..94...3 ::3 .30243 80038 -3..2:7. 0 /. / 805.:7.  .32030:.3 903..:2.9-.7:2 3/3 9:-. 50. . 1.8 438058 203:: :907:8  %:-.9: -. 202-:.3.9907.8438058 2-7.3.9: 7. .7.3 -07-039: 80-. :907:8 /.30:. /5:9 40 507943:2 .45 203:: :907:8 .7.3 90:7 /.:7.. -.3.9 //3/3:907:8   !.73.807.45 907/7 /.3 907-:.$.3 80-:.3.9 4949   .33. 439:/3.203.:7..39025.78  .3.8 $.2039:2 .7 .7 .78 82.30 /.  . 09.9 5.9.73.3 . 200.74.338.3 / .7/.45907/7.3 -. 507:9 .73 12-7.3 207039.7:2 :39: 202-.8025. 0 743.3 4.3.3 ..8 5072:.9  /.7  %078:8:3 80.3 9:-..:7.3 4397.  .3 ...7  /2.-:9  4949 5448  ..2 8.3 /.3   !.9: -..9.  -.  489 -0707.5.3.:7.3.9:2  .3 -.9 /.3 . .7.8  ..2 743.3 80203 907/0. 1.9.703./3. . 8.380259   !. 80203 9:-.3 207:5./. .78 ..3 207:5.8 50789.-/4203  /. O O O %025.8.:9  :389:-.10798.39: 203.58 8. /.1.58..:..3 0590 -078.:7.2-:9 09.544899074.3 438058 907.9502-:.7 :907:8  -.8  .9: ::33.5: /..

35070.. 0 -.7:2  2.3 5079430:2 .3 0- 703/...2039:2 -07.3 . /. 12-7.3 80/...9:  8. 5.7:2 .39:3  4.2 743.3 /03.3:907:8/.73.35072:. /.3/0.-0-. 90709.39.3 /03.3 90-.7:2.3 /.-:9 8.:2:23. /3/3 8.203::0. 507943:2 .33. 50.3 0- 80-08.32023/:390:7 4.7:2 203.3 4.7.3 .3/.807.37.25.7:2 9025.9.83 / .3..33.9:148.07:/.507025:.5448  489 20207:.8/.83. /.3 :907:8 20.83 2.2  /...9 /03.  ...3 /0.3 5079430:2     .3 9:-..3  &:3 .9.3 /80:-:3 40 -0-07. . 90709..2 0-./.78.3.3::7.3 /03.1:39:4.83 4.7:2 !37-..7:2 !.9 /902:.3./.9/03.3.8.854890747/.2039:2 4.7.3 2084.50.3 537 .8.5.3 /05...2039:2 749:3/:2  2-744 0/:.7:2 / -. -07:-:3.3 /05..7 -: .33. 0 :907:8  /  .2 5488 90780-:9 40 20803907:2 50.7 31:3/-::2  &:3 4.-: 807.8/.8.. 7.3  /..3 -0.3 / 7  2084.3 -0.9..3..3 /9.709.: :83.3 /.  ..: .3.7:2 .280-:.3 807.9..75.34.9.2  07-039: 805079 .3 9/.9 /902:.2039:2 ..3 7  &:7.83 2.8 5.  .3 /.::3.7:3 -07::7..8 .3 709745079430. / -0.3 5079430:25. /.9:2 ./.. 4.3 :7. 4.3.. .0-93/.3!.8 !072:..9:3.7  .25.25.7:2 90709.7:-073./../.9: 8.7.::2     4.7 9. .7.7 57457:2 9025.7 :39: 8. 502-:: 502-:: /.47.25...3 03. . .7..33.3-0.3 4949 / .253 743.. -07:-:3.

3 $9742.9/80.380 80.3 203./ 140 /07.2 09. 4...9. 5.3 /:..2 /.5:39:-074. 7...3 89742.9: 140 .7:2 /80-:9 8942.2 93.3 .948.7/    . 507025:. 80.25./..9  $07.9:0590-07-039::-  ..9: .5.321..74. 5.9  ./.   140 57207  %..9  47908 203.: 43..7 80 90:7 .7:2 .7:2 4. .9.9 50702-.  .9 7.3.3 .58.... -.5.73.9 93.33.3..3/:3 140 4.3 5:.3/.3 -.9: :3 1:3843.1  $0 80.-:98.73. 8.. 47908 4.3 -07./. ..3 :47 14: 203.3 907/.-:30.  907/7 /.3 8. 4.2  ./.8:48.3.7  .  0/:.7 47908 5.3 .3 ...7 /. .. 7.7/.2  0/:.7 7. /.3/:30897403/. 140  .7      5077.320/:. 907/7/.7:2 ./.9.580590:20723.3  .7.7:2/./ 140 /0 7.30.5 -:.3..3 /03 40 8..3140/07.3. 203. /. ..3 0:.8    %:3.79...3/.:.. /./.38.3 9078:8:3 /.3 -07-0/.5..73.1  $0 8049495448  . ...: 43.7:2  :9 479078 .58. .3:./.7.3 9078 /03.390750393/.2 50702-.7.9/.73.3 5.5../.7     !02-::/.9 4. 5072:.. 907/.7:2.7032./.1 .70. 1405724/.3 2..-..  $97:9:74.9/47908 4. . :.3 /.1  40 140 3 207:5.3 80 80 8.9: /.

/.5 80-. 7.. 4.3 2025:3..9. 39073.3 ./.:2  !.3907/7.9 /..7:2 2:. 3:0:8 /03.-.9: 8:.40/07.790.:.3. /.8.38.8. 0.9 5072:. 50.2.3 742. /03. 8.8 140 -07.:2 :9 /05.3:48.7.9078:4714:   %0.3 202-039: 4743.93 .9:2 7.3907/7./.3 .3 /.7  /.  .7.3 . 5078.8  4.9:3:0:85:.3.8 5.9..7:2 50..9.3 /.. .7:2.3 0.30.3 -0.73. /.4.2   .3.3 2030-.3 200./. 50702-.3 :39: /-:./.880 807.32.5.72.8   .:2 0 743. 807..3 .9.   %0./.3907-039:40 89742.3 2.3 502-:: 502-:: /..39073.9: .:2 /. 207. -07574107.9 0. 4.8: 0 7:. 4.. 80-039.3.20907  22 .3907/08.3 39 .8 9025.3 4. 4.3. .7 /03. / 89:  .380 800-0./.   $97.9:27.9..9 5. -078. 203.7 897..3:48.880.3 80/9  .8 140 .3 /-07 3.   8:857407:8   :4714: !.3 /./..98:.5.30-.2 502.75.8  80 80 897.3 2005.8 /..3.2.3:48:2 / 4.3 203/0.8  $0-0:2 /05.:2/. 92-: 507/.9.3:9/903.35:.73.58.3:48:2/03. 507:9  $0 80 7.3:4714: 02.:.3:48.3 8:.3:48:2 .:2  .9:27.3 .3..:2 2:. /:.3 20303 4.9: 743.2  9.907/./.  .94.089073. 475:8 7:-7:2  &2:7 475:87:-7:23.1.3 -0.3 2.3 203.3.3 4.9:80-08.2.2.  $090.3 80 80 -:..

3 /.3 80 90:7 4. 92-: 5203 :33 /.7 3 203. 507025:.2-. 9/. 207:5.3/:.7.25.3 003.35740890743 :98079.3 .:/.494990780-:920.9 0.5.:2  80 80 .8 :39: 20708543 0897403 5.3/:.9741  80/.  003.73.  2. 203.9:. 50702-.2.3/:.3.0 203.3 47243 47243 0897403/.8.3 203./.3 507025:.9107:83.... 2..3 . -./  0  003.3.7 2../ 1:3843.3./ 475:8 .9:7. / .3 475:8 7:-7:2 203.5.5.3 -071:38 :39: 574/:8 8:8: ./ ..73.80 803.3.9 / .25:.3:9.0.35..:/.2.  :90:2 .390747 /././ 475:8 :90:2  $0 803.9/.3 907.2-.3 203.3. 202-08.7.7 8079.3./.5.7./..9107:8 .3  $.72. .22.3.22./0- -08.2.58.0 5.7.95.0 $09.8 4949 50947.  .9 -0.3  :34.7/. -079. 803/7 .8 2. .3 .7.8.7 907/7 /..502-:.7  /:9:8 ..3 202-08. 90709./.9./ 475:8:90:2909.3-./ 83:8 .7  8.3  003.7:3.2 5.. 502-:.    $97:9:72.8 8090. 0.3200.3 203.3 5:3.:/.:80.  80-0:2   .9 5:-079.8 507/.3. 903.   4-:8 2.73.93.7  803. 8. 2025:3.3 ./.3 -:.5 5.:2./.73.0/2400/:.3 00.3 .0380.2.3 .7 .9.3 .23 .47 /.3-.8 907/.9/.2. -0702-.8 /.  !.3 203..3-:. /.3 -08.7 /. .73.   903.3/:3:903/03./.3 9079:9:5 :9 5.3.72.3 ./548.39.5 4-:8 /.9 .:2  /..8. /3/3 ..7 203..73.7.38  .7 /. /.:39:203.-.3/:3 :903 2030.47  809.:3 203.34.././.203..20907   .  . /.3.7..

2:3. /. . .4949/5.7 / .3 0708 5:93 8.7./.3 -07. /./548.. 2::9 45033  .7 80-.95.3.7.7 809.. 4949 50947..3 -0-07.:/.3 203807088:8:  /  !:93 202 :9 -075203 /..8..  704.7  / -.3 -07.3 /.:/.:/.7..3 80397.9 /.  4-:8 2.203 8:8503847:2 3 207039.3140 7..3  8.8.8.: .321.04. /..:9  .    . 203.7 073.89..3 20339088 /.73..8.7 20.3 8090.25.20.3.2 5.38202:-:3.3 202-039..2039:2 8:8503847:2 44507 -07.: 34/:8210.73.7907 ..7.80./.7 947.3 21..3209..3/:3 003..8.3 /02.3 0:. -07.3 .7  .7.  .3 -07.25..39.3 207:5.. 203./.3 003.7: 47243.203::.3 .7.7.3 .3 203.7. 503.7.. 8.2 /.7. 20.3 207:5. 8:50718. /.04 8070947  $0 80 ./ /:9:8 /:9:8 0.-:9 49495448 .3 40 .907.0  :9  5:93 /. -07:-:3.7.7907 2.03.  .47 -078:-/.-. 0..3/03.7. 39073.7 1.: :39: 202507147.3 -0707:9 .-.88.3 831.3 /.7.. 1.7907 8:-. /.9 1-748.8.9 -074397.   4-::8  809.7.7 2. /.7 . 4-:8 4-:8 /03 . /.5 4-::8 02:/.2 :39: 202-039: .7 -.7 5.8  %/. 0 5.8 .:/.3203::.9 .3 2030-.7.9/-.3 /03.3 /03. /.9 0..-.8 8. 003.3 /58.  $:5./..8 5:93 /03.2.3 .03. ..3/:.2-.8:50747  -  7.  4397-:8 9. /.:88.8:507.03..8  ..380./.-.25.5.:/.7 ./   8.25.3 .3 /.2 8.704.  03.2.7 .704.8 203.3 807.8.8.:/.7 . 905.22.  .3075.2-:9 /..7.3  210 /.7 5.3.    $:5.3.3.3 :39 .

3 /.9 5:-079.8 $ /.3  .3 -. .35740890743 $03.3 47243 4.5 0897403 /.8.  203.35.3. 5./. .9 5005...54891/.3  0905.8  .330. 2.3 2:48./8:8203897:.3   /.85079.: 8025749.9. /.9.3 70574/:8  %07:9. 2.    10184480897403 .8 4.58.3 803891 907.2:8 203..  47243 3 207.3 5:8.3.7:2 :39: 202574/:80897403 /. /-039: 20./. .3 . .8890270574/:8507025:.. 0897403 03./.3 203.9:720../4....7:2 20380708.3.3 80/9 0897403 .472435079:2-:.9 .8 3# 20./..3 5.9.3-..2.3 802:. 8:8 1:38 88902 70574/:8 507025:.9:7:9907-.3 203892:.3 2005.-4485. ..3 70574/:8 507025:.3 3# 549.9    03.380.58..:0802-.3 /.390747 :39: 2005.20897403  897.. 47243 ./.: 43.9 70574/:8 507025:.350393.9.3.347243.8. 2.3./.7.9:7./ :7.7... ./.9:907.8 .3/807084..3 54.29:-:.2.3 4949   .33.2 2.2:8 3# 54188 $ /.: 02.8 4.38.3 47.91 /..  1  !03.3/.3.089740390702.2-..3820:25.3 .2:8  !..9  3# 203892:.3.3  !././.3.8 54188 .: 80-0:2 5:-079..347243549.91:.8.0 5074/0203897:.8  549.0897403:. .3 5740890743  0. 7.7:2  89743 .3  $.7:2 0897403 /..3/7489030/43  8974. ..9:7.. 2./. 5079:2-:.078 . -071:383.8.3 8:/.

3 02..8..0 203./.203892:. 202 010 209.3 03/4207:2 :907:8 0- .9-079.9.3 /107038..3 5:8.04:003.2.3 5079:2-:.. /-:. 20.5.2 /.3 .7: 1:38 503.0  -  897403 202503. /.8/.3 :..3 503:25:..38.3  -  !740890743 :.  !74089743 207.03/07:3 2021.9.:2 ./.2:8.3 8:/.-4820.8:3. 897403:.. /.-443 5. 20.3 8:/.  !740890743 203.8 9:-: 949.3 574/:8 80708 807.3 907:9.9.1 5030-./ 80 80503807088:8:    . .. 4.3 5.7 2.3.3 8:: /.8209.7 4089074 /.3 54574903 /0389..70.3 /.8 -07.7 003.04.:/.  0  897403 2030-.5.3:9 :39: 2025078.9:7.3 5. /.38.: 507-.8 2.73.2-..8 5079:2-:.9 4397.:2 .2 802:.22.9.3 .89.3. 907.3.8 :907:8 803.  /.7 073 .: 5033.7: 431:7.  897403 :.3 9:. .3 .3/3. 0 /. 2031.7.3438978502-::/.8:2  /  897403 202503.:80 /.-4  9072.  .5 25.-.20345.22. 207.3 /.3 5079:2-:.7.320303/.9:-.38.3/:9:8/. 9079.:9073 :907:8 /.3 5033.8 80 80 .3 8:-:9. 85072.3 503-039:..39..8 703/.2 /./.3. 507025:.7.8 4.72.7.89./.35.8424947549.-/.2:907:8    101845740890743 .33.8: 203:7:3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful