You are on page 1of 45

Secara umum genesa bahan galian mencakup aspek-aspek keterdapatan, proses pembentukan, komposisi, model (bentuk, ukuran

, dimensi), kedudukan, dan faktor-faktor pengendali pengendapan bahan galian (geologic controls). Tujuan utama mempelajari genesa suatu endapan bahan galian adalah sebagai pegangan dalam menemukan dan mencari endapan-endapan baru, mengungkapkan sifat-sifat fisik dan kimia endapan bahan galian, membantu dalam penentuan (penyusunan) model eksplorasi yang akan diterapkan, serta membantu dalam penentuan metoda penambangan dan pengolahan bahan galian tersebut (Gambar 1)

Gambar 1. Hubungan antara genesa endapan mineral (bahan galian) dengan beberapa ilmu yang ada pada industri mineral

1

Endapan-endapan mineral yang muncul sesuai dengan bentuk asalnya disebut dengan endapan primer (hypogen). Jika mineral-mineral primer telah terubah melalui pelapukan atau proses-proses luar (superficial processes) disebut dengan endapan sekunder (supergen).

1.

Keterdapatan Mineral Bijih

Kerak bumi terdiri dari batuan-batuan beku, sedimen, dan metamorfik. Pada Tabel 1 dapat dilihat komposisi umum dari kerak bumi dan beberapa logam-logam lain mempunyai kuantitas kecil dan umum terdapat pada batuan beku.

Tabel 1

Komposisi elemen-elemen penyusun kerak bumi dan pada

batuan beku (Sumber; Bateman, 1982).

a. Elemen penyusun kerak bumi % Elemen % Berat Atom Oksigen Silikon Titanium Alumunium Besi Magnesium Kalsium Sodium Potassium 47,71 27,69 0,62 8,07 5,05 2,08 3,65 2,75 2,58 60,5 20,5 0,3 6,2 1,9 1,8 1,9 2,5 1.4 Volume 94,24 0,51 0,03 0,44 0,37 0,28 1,04 1,21 1,88 %

b. Logam-logam yang umum pada batuan beku

Elemen

%

Elemen

%

Alumunium Besi Magnesium Titanium Mangan Kromiun Vanadium Zink Nikel

8,13 5,00 2,09 0,44 0,10 0,02 0,015 0,011 0,008

Kobalt Timbal Arsenik Uranium Molibdenum Tungsten Antimony Air Raksa Perak

0,0023 0,0016 0,0005 0,0004 0,00025 0,00015 0,0001 0,00005 0,00001

2

Hidrogen

0,14

3,0

Tembaga Timah

0,005 0,004

Emas Platinum

0,0000005 0,0000005

Pengertian bijih adalah endapan bahan galian yang dapat diekstrak (diambil) mineral berharganya secara ekonomis, dan bijih dalam suatu endapan ini tergantung pada dua faktor utama, yaitu tingkat terkonsentrasi (kandungan logam berharga pada endapan), letak serta ukuran (dimensi) endapan tsb. Untuk mencapai kadar yang ekonomis, mineral-mineral bijih atau komponen bahan galian yang berharga terkonsentrasi secara alamiah pada kerak bumi sampai tingkat minimum yang tertentu tergantung pada jenis bijih atau mineralnya. Dalam Tabel 2 dapat dilihat beberapa bijih logam yang dapat diambil (diekstrak) dari mineral bijihnya, dan pada Tabel 3 dapat dilihat beberapa gangue mineral yang merupakan mineral-mineral (dalam jumlah sedikit/kecil) yang terdapat bersamaan dengan mineral bijih dan relatif tidak ekonomis.

Tabel 2.

Beberapa mineral bijih yang dapat diekstrak sebagai

komoditi logam (Sumber ; Bateman, 1982).

3

Logam

Mineral Bijih Emas Native Kalaverit Au

Komposisi

% Logam 100 39

Primer x x

Supergene x

Emas

AuTe2 (Au,Ag)Te2 Ag Ag2S

Silvanit Perak Native Argentit

100

x

x x

x Perak 87 x Seragirit Magnetit Hematit Besi Limonit Fe2O3.H2O FeCO3 Cu Cu5FeS4 CuSO4.3Cu(OH)2 Cu2S CuFeS2 CuS Cu2O Cu9S5 3Cu2S.As2S5 CuCO3.Cu(OH)2 60 x AgCl FeO.Fe2O3 Fe2O3 75 72 70 x x x x

x

Siderit Tembaga Tembaga Native Bornit Brokhantit Kalkosit Kalkopirit Kovelit Kuprit Digenit Enargit Malasit

48 100 63 62 80 34 66 89 78

x x x

x x x x x x x x x

x x x

x 48 x 57 x

4

H2O FeO.Cu(OH)2 CuSiO3.Cu(OH)2 PbS PbCO3 PbSO4 ZnS ZnCO3 H2ZnSiO5 55 x Krisokola Galena Serusit 36 86 77 x x Timbal (Lead) x Anglesit Sfalerit Smitsonit Seng (Zinc) Hemimorfit 68 67 52 x x x 54 x Zinksit Kasiterit ZnO SnO2 Cu2S.SnS2 (Fe.Azurit 2CuCO3.FeS.Mg)SiO3.MnSiO3 Al2O3.Cr2O3 MnO2 Mn2O3.Ni)S H2(Ni.MnSiO3 Mn2O3.2H2O Sb2S3 Bi2S3 CoAs2 80 78 x x ? Timah Stannit Pentlandit Nikel Garneirit Kromium Kromit Pirolusit Psilomelan Mangan Braunit 69 ? Manganit Alumunium Antimon Bismuth Bauksit Stibnit Bismuthit Smaltit Kobalt Cobaltit Air Raksa Molibdenum Sinabar Molibdenit CoAsS HgS MoS2 35 86 60 x x x 62 39 71 81 28 x x x x x x 68 63 x 45 x x x x x 27 22 x x x ? 5 .xH2O 3Mn2O3.

Beberapa mineral gangue yang umum muncul pada mineral bijih.2U2O3 39 x 76 76 x x Tungsten Scheelit Uraninit Pitcblende Uranium Coffinit 80 50-85 x x 75 60 U2O3 x x Carnotit x Tabel 3. (Sumber . Bateman. 1982). Kelas Oksida Nama Kuarsa Komposisi SiO2 Primer x Supergene x 6 .Mn)WO4 MnWO4 CaWO4 Combined UO2 dan UO3 USiO4 K2O.Wulfenit Wolframit Huebnerit PbMoO4 (Fe.

2H2O Fe2O3.Mg)CO3 FeCO3 MnCO3 BaSO4 CaSO4+H2O MnSiO3 - x x x Limonit Kalsit Dolomit Karbonat Siderit x x x x x x x x Rodokrosit Barit Sulfat Gipsum Feldspar Garnet Rhodonit Klorit x x x x x x x x x Silikat Mineral Lempung - x x Bahan batuan Florit Apatit Pirit Markasit Pirotit CaF2 (CaF)Ca4(PO4)3 FeS2 FeS2 Fe1-xS x x x x x x Lain-lain x Arsenopirit FeAsS x 7 .Silikat lain Bauksit SiO2 Al2O3.H2O CaCO3 (Ca.

Gambar 2. seperti terlihat pada Gambar 2. V. Goldshmidt.M. dan H. temperatur. dan hanya beberapa yang merupakan homogen. Deret reaksi Bowen (deret pembentukan mineral pada batuan) telah dimodifikasi oleh Niggli. Kebanyakan batuan merupakan heterogen (terbentuk dari beberapa tipe/jenis mineral).Batuan merupakan suatu bentuk alami yang disusun oleh satu atau lebih mineral. dan kadang-kadang oleh material non-kristalin. dan tekanan pada kondisi 8 . Diagram urutan pengendapan mineral Sedangkan proses pembentukan mineral berdasarkan komposisi kimiawi larutan (konsentrasi suatu unsur/mineral). Schneiderhohn.

maka salah satu pengklasifikasiannya adalah sebagai berikut : Klasifikasi Lindgren (Modifikasi) I. Gambar 3. Dalam magma. Diagram Temperatur-Konsentrasi-Tekanan (Diagram Niggli) Jika pembentukan endapan mineral dikelompokkan menurut proses pembentukannya. Endapan yang terbentuk melalui proses konsentrasi kimia (Suhu dan Tekanan Bervariasi) A.kristalisasi dari magma induk telah didesign oleh Niggli seperti terlihat pada Gambar 3. oleh proses differensiasi 9 .

magmatik cair). P atmosfer-sedang dari intrusif. Oleh hembusan langsung bekuan (magma) dari efusif. Oleh penambahan air panas yang terisi bahan magma Endapan hipothermal. Endapan Pegmatit. T 70015000C. P sangat tinggi b.1. P sangat tinggi Endapan mesothermal. 1. P sangat tinggi. Dalam badan batuan 1. T sedang-sangat tinggi. T rendah. T 50-2000C. T 200-3000C. sublimat. P sedang-atmosfer 10 . Endapan magmatik (segresi magma. P sangat tinggi B. P rendah Endapan xenothermal. P sangat tinggi Endapan epithermal. T 300-5000C. fumarol. 1. igneous metamorphic deposits. T 500-8000C. T tinggi-sedang.1. P sangat tinggi Endapan telethermal. T 100-6000C. Konsentrasi karena ada penambahan dari luar (epigenetik) Asal bahan tergantung dari erupsi batuan beku a.

T s/d 4000C. P sedang a. 2. Reaksi organik Oleh penguapan pelarut II. Konsentrasi oleh lapukan batuan dan pelapukan residu dekat permukaan. b. P tinggi. T 0-1000C. P sedang c. T & P sedang. Konsentrasi oleh air tanah dalam. T 0-700C. Dalam masa air permukaan 1.1. Sedangkan secara umum keterdapatan endapan bahan galian dengan mineral-mineral bijihnya dapat dilihat pada Gambar 4. Endapan-endapan yang dihasilkan melalui konsentrasi mekanis. Reaksi anorganik b. Konsentrasi bahan dalam badan batuan itu sendiri : a. Oleh interaksi larutan. Konsentrasi oleh metamorfosis dinamik dan regional.2. 11 . P sedang-atmosfer C. T 0-1000C.

Pengertian Mendala Metalogenik Istilah Mendala Metalogenik atau Metallogenic Province memiliki pengertian suatu area yang dicirikan oleh kumpulan endapan mineral yang khas. Suatu mendala metalogenik mungkin memiliki lebih dari satu episode mineralisasi yang disebut dengan Metallogenic Epoch. atau oleh satu atau lebih jenis-jenis karakteristik mineralisasi.Gambar 4. 12 . Keterdapatan dan letak mineral-mineral bijih 2.

Tumbukan dan subduksi membentuk gunung-gunung yang besar seperti di Andes. Ag)). Eggert. yang mana endapan-endapan mineral dibentuk oleh diferensiasi magma (Gambar 5). dan pengendapan sulfida-sulfida masif dari tembaga dan besi di tempat-tempat yang panas. 1988) Contoh mendala metalogenik yang terdapat di Indonesia antara lain: mendala metalogenik Malaya (terdiri dari batuan beku asam dengan mineral berharga kasiterit). metal-bearing brine menuju samudra melalui zona regangan. manda metalogenik Sunda (terdiri dari batuan intermediet dengan mineral berharga elektrum (Au.Beberapa contoh mendala metalogenik antara lain . 13 . Diagram Skematis yang Menggambarkan Setting Geologi Endapan-endapan Mineral. Zantop. Gambar 5. dan Hubungannya dengan Proses-proses Tektonik Lempeng (Gocht. segregasi lokal dari kromium dan nikel di bagian yang paling dalam dari kerak samudera. endapanendapan mineral magmatik-hidrotermal berhubungan dengan proses-proses subduksi. serta mendala metalogenik Sangihe-Talaut (terdiri dari batuan ultrabasa dengan mineral berharga nikel).

bila endapan terletak di luar (dekat batas) batuan beku crypto-magmatic. Proses Pembentukan Endapan Mineral Primer Pembentukan bijih primer secara garis besar dapat diklasifikasikan menjadi lima jenis endapan. bila endapan terletak di dalam daerah batuan beku peri-magmatic. bila hubungan antara endapan dan batuan beku tidak jelas apo-magmatic. bila letak endapan tidak terlalu jauh terpisah dari batuan beku tele-magmatic. bila disekitar endapan mineral tidak terlihat (terdapat) batuan beku o o • Bagaimana cara pengendapan terjadi o o terbentuk karena kristalisasi magma atau di dalam magma terbentuk pada lubang-lubang yang telah ada 14 . yaitu : • • • • • Fase Magmatik Cair Fase Pegmatitil Fase Pneumatolitik Fase Hidrothermal Fase Vulkanik Dari kelima jenis fase endapan di atas akan menghasilkan sifat-sifat endapan yang berbeda-beda.3. yaitu yang berhubungan dengan: • • Kristalisasi magmanya Jarak endapan mineral dengan asal magma o o o intra-magmatic.

mineral yang terbentuk tidak tersebar merata. dan petlandit (lihat juga Gambar 4). stockwork. mineral yang terbentuk tidak lagi terletak di dalam magma (batuan beku). masif. urat. Mineral yang banyak terbentuk dengan cara ini adalah kromit. dimana mineral terbentuk langsung pada magma (differensiasi magma). misalnya dengan cara gravitational settling (Gambar 6). maka cairan 15 . tetapi telah terdorong keluar dari magma.1 Fase Magmatik Cair (Liquid Magmatic Phase) Liquid magmatic phase adalah suatu fase pembentukan mineral. Sebagai akibat kristalisasi pada magmatik awal dan tekanan disekeliling magma. Contoh intan dan platina. Segregasi. jika endapan terbentuk bersamaan waktunya dengan pembentukan batuan epigenetic.o metosomatisme (replacement) yaitu :reaksi kimia antara batuan yang telah ada dengan larutan pembawa bijih • • Bentuk endapan. Injeksi. • • 3. tetapi hanya kurang terkonsentrasi di dalam batuan. jika endapan terbentuk tidak bersamaan waktunya dengan pembentukan batuan o 3. Fase magmatik cair ini dapat dibagi atas : • Komponen batuan.2 Fase Pegmatitik (Pegmatitic Phase) Pegmatit adalah batuan beku yang terbentuk dari hasil injeksi magma. titamagnetit. atau perlapisan Waktu terbentuknya endapan o syngenetic. mineral yang terbentuk akan tersebar merata diseluruh masa batuan.

beryl. rose quartz. 16 . topaz. sill. dan stockwork (Gambar 7). Zr. sehingga pembekuan berjalan dengan lambat. U. Be-silikat (BeAl-silikat). smoky quartz. turmalin rose. Mineral-mineral pegmatit antara lain : logamlogam ringan (Li-silikat. sapphire. karena tidak adanya kontras tekanan dan temperatur antara magma dengan batuan disekelilingnya. Iodium (Y). Ti). batuan mulia (ruby. La. Kristal dari pegmatit akan berukuran besar. unsur-unsur jarang (Niobium. W. dan Mo).residual yang mobile akan terinjeksi dan menerobos batuan disekelilingnya sebagai dyke. Ce. Al-rich silikat). Tantalum. rock crystal). Au. logam-logam berat (Sn. Th.

sulfur dioksida (SO2). Proses ini mungkin menghasilkan kristal badan bijih dalam bentuk perlapisan. Diffusion. Walaupun demikian. Gravitational Settling. Magma yang mengandung unsur-unsur volatile seperti air (H2O). Pada saat magma naik kepermukaan bumi. jika magma diaduk oleh suatu pencaran (convection) dan disirkulasi dekat dinding dimana magma dapat kehilangan beberapa unsurnya dan mendapatkan unsur yang lain dari dinding reservoar. Mineral-mineral berat yang mengandung kalsium. Flotation.Gambar 6. Vesiculation. Proses diffusi tidak seselektif proses-proses mekanisme differensiasi magma yang lain. Gelombang (buih) cenderung naik dan membawa serta unsur-unsur yang lebih volatile seperti sodium dan potasium. 4. 3. Skematik proses differensiasi magma pada fase magmatik cair Keterangan untuk Gambar 6 : 1. seperti buih pada air soda. 17 . proses diffusi dapat menjadi sama efektifnya. cenderung memperkaya resevoir magma yang terletak disebelah bawah reservoir dengan unsur-unsur tersebut. Kristal-kristal ringan yang mengandung sodium dan potasium cenderung untuk memperkaya magma yang terletak pada bagian atas reservoar dengan unsur-unsur sodium dan potasium. karbon dioksida (CO2). magnesium dan besi. Lapisan paling bawah diperkaya dengan mineral-mineral yang lebih berat seperti mineralmineral silikat dan lapisan diatasnya diperkaya dengan mineral-mineral silikat yang lebih ringan. 2. Pada proses ini terjadi pertukaran material dari magma dengan material dari batuan yang mengelilingi reservoir magma. sulfur (S) dan klorin (Cl). dengan proses yang sangat lambat. unsur-unsur ini membentuk gelombang gas.

magma akan berubah menjadu komposisi granitik. 18 . Jika batuan dinding kaya akan kalsium.5. Secara umum bentuk ini memperlihatkan proses differensiasi magmatik asli yang membeku karena kontak dengan dinding reservoirl Jika bagian sebelah dalam memebeku. Thick Horizontal Sill. Assimilation of Wall Rock. Jika batuan dinding kaya akan sodium. magnesium dan besi. sehingga merubah komposisi magma. potasium dan silikon. Selama emplacement magma. terjadi Crystal Settling dan menghasilkan lapisan. 6. batu yang jatuh dari dinding reservoir akan bergabung dengan magma. Batuan ini bereaksi dengan magma atau secara sempurna terlarut dalam magma. dimana mineral silikat yang lebih berat terletak pada lapisan dasar dan mineral silikat yang lebih ringan. magma akan berubah menjadi berkomposisi gabroik.

3. terubah (altered). ini disebut kontakmetamorfisme. tremolit.3 Fase Pneumatolitik (Pneumatolitik Phase) Pneumatolitik adalah proses reaksi kimia dari gas dan cairan dari magma dalam lingkungan yang dekat dengan magma. Mineral-mineral kontak yang terbentuk antara lain : wolastonit (CaSiO3). Oleh karena itu endapan ini tergolong pada metamorfisme kontak. dan skarn. aktinolit. amphibol. turmalin. Dari sudut geologi. 1975 p 260). epidot. karena adanya gejala kontak antara batuan yang lebih tua dengan magma yang lebih muda. Mineral kontak ini dapat terjadi bila uap panas dengan temperatur tinggi dari magma kontak dengan batuan dinding yang reaktif. dan tergantikan (replaced). garnet. diopsit.Gambar 7. Gejala kontak metamorfisme tampak dengan adanya perubahan pada tepi batuan beku intrusi dan terutama pada batuan yang diintrusi. topaz. Proses pneomatolitis ini lebih menekankan peranan temperatur 19 . Perubahan ini disebabkan oleh panas dan fluida-fluida yang memencar atau diaktifkan oleh terobosan tadi. yaitu: baking (pemanggangan) dan hardening (pengerasan). vesuvianit. Sketsa zona mineralisasi pada komplek pegmatit di San Gabriel Mountains. California (Dari Park. kuarsa. Batuan yang diterobos oleh masa batuan pada umumnya akan ter-rekristalisasi. Igneous metamorfism ialah segala jenis pengubahan (alterasi) yang berhubungan dengan penerobosan batuan beku.

Pirometamorfisme menekankan hanya pada pengaruh temperatur sedangkan pirometasomatisme pada reaksi penggantian (replacement). Letak terjadinya proses umumnya di kedalaman bumi. dan metamorfisme kontak pada sekitar kontak. pada lingkungan tekanan dan temperatur tinggi.dari aktivitas uap air. 20 .

Nevada. Finlandia. Tabel 4. magnetit. Korea Hannover. oksida besi spalerit + magnetit. molibdenit. Scheelit juga terdapat dalam endapan jenis ini (Singkep-Indonesia). molibdenit. Endapan Besi Mineral Logam Utama magnetit. bornit. King Island. Contoh endapan Igneous Metamorfism berupa endapan iron rich fluids di Granite Mount. 1975 p 285). Singkep (Indonesia) Mill City. Mineral bijih pada endapan kontak metasomatisme umumnya sulfida sederhana dan oksida misalnya spalerit. Sedikit endapan jenis ini yang betul-betul tanpa adanya besi. Jerman. Suan. mangan. galena. N-Mexico. spalerit. Banat Hongaria Beberapa endapan di Morenci dan Bisbee. USA. Saxony. Pennsylvenia USA . Contoh beberapa jenis endapan metasomatisme kontak (Dari berbagai sumber). pada umumnya akan banyak sekali berisi pirit atau bahkan magnetit dan hematit. Wolfram Lainnya beberapa sulfida Australia grafit. hematit kalkopirit. pirrotit scheelit dengan molibdenit dan Malaysia. Pikaranta. corundum 21 . Tembaga Zn Pb Sn Pb Jepang galena + magnetit. garnet. Utah (Dari Park. N-Mexico. Arizona USA . emas.Gambar 8. Kamioka. USA. pirit. sulfida Fe. pirrotit. scheelit. dan beberapa molibdenit (Tabel 4). USA dan Zn kasiterit. wollframit. bornit. sulfida Fe + Lokasi Cornwall. kalkopirit. Cu Magdalena.

Berdasarkan cara pembentukan endapan. Hidrothermal ini kaya akan logam-logam yang relatif ringan.3. Sedangkan alterasi yang ditimbulkan untuk setiap tipe endapan pada berbagai batuan dinding dapat dilihat pada Tabel 5. kuarsa (SiO2). florida-florida hampir selalu terdapat dalam ke tiga tipe endapan hidrothermal. dikenal beberapa jenis endapan • hidrothermal. 22 . metasomatisme. kalkopirit (CuFeS2). Tetapi minera-mineral seperti pirit (FeS2). Mesothermal (T 1500C- Setiap tipe endapan hidrothermal diatas selalu membawa mineral-mineral yang tertentu (spesifik).4 Fase Hidrothermal (Hydrothermal Phase) Hidrothermal adalah larutan sisa magma yang bersifat “aqueous” sebagai hasil differensiasi magma. mengisi lubang-lubang (opening-opening) yang sudah ada di dalam batuan. mengganti unsur-unsur yang telah ada dalam batuan dengan unsur-unsur baru dari larutan hidrothermal. dan merupakan sumber terbesar (90%) dari proses pembentukan endapan. Berdasarkan cara pembentukan endapan. berikut altersi yang ditimbulkan barbagai macam batuan dinding. antara lain Ephithermal 3500C). dan Hipothermal (T 3000C-5000C) (T 00C-2000C). yaitu : • cavity filing. dikenal dua macam endapan hidrothermal.

mineral-mineral lempung Mesothermal batuan beku asam sebagian besar serisit. kalkopirit (CuFeS2). pirrotit 23 . sekis greissen. lava silisifikasi selisifikasi. topaz. mineralEpithermal mineral lempung klorit.Tabel 5. Hypothermal Paragenesis endapan hipothermal dan mineral gangue adalah : emas (Au). amphibole. Alterasi-alterasi yang terjadi pada fase hidrothermal Keadaan Batuan dinding batuan gamping silisifikasi lava Hasil alterasi alunit. kwarsa. arsenopirit (FeAsS). kwarsa. pirit. magnetit (Fe3O4). lava piroksen. serisit. mika putih. epidot dan klorit batuan beku basa batuan granit. kalsit. epidot. beberapa mineral lempung serpentin. mineralmineral lempung batuan beku intrusi batuan gamping serpih. tourmalin. hematit (Fe2O3). clorit. beberapa sericit.

zeolit (Al-silikat) 24 . galena (PbS). bornit (Cu2S). silikat-silikat. kuarsa. Cu sulfida. feldspar-feldspar.(FeS). enargit (Cu3AsS4). spalerit (ZnS). dan kalkopirit (CuFeS2). pirit (FeS2). wolframit : Fe (Mn)WO 4. Mo-sulfida (MoS2). dengan mineral-mineral gangue antara lain : topaz. Mg karbonat-karbonat. realgar (AsS). Ni-Co sulfida. dengan mineral-mineral ganguenya : kabonat-karbonat. cinabar (HgS). golongan Ag-Pb kompleks sulfida. sulfida-sulfida : spalerit. Paragenesis endapan ephitermal dan mineral ganguenya adalah : native cooper (Cu). Cu) sulfida. rhodokrosit (MnCO3). kuarsa. stibnit (Sb2S3). kasiterit (SnO2). tetrahedrit (Cu. markasit (FeS2). argentit (AgS). pentlandit (NiS). tourmalin. nikkelit (NiAs). barit (BaSO4). galena (PbS). dan pirit. Sedangkan paragenesis endapan mesothermal dan mineral gangue adalah : stanite (Sn. karbonat-karbonat. dengan mineralmineral ganguenya : kalsedon (SiO2). Scheelit (CaWO4). Sb sulfida.Fe)12Sb4S13. antimonit (Sb2S3). stannit (CuFeSn).

mofette baron). solfatar (berbentuk gas SO2). air nitrat. dan sebagian besar endapan logam dasar di Kanada. sebagai contoh endapan tembaga-timbal-seng Kuroko di Jepang. saffroni (berbentuk Bentuk (komposisi kimia) dari mata air panas adalah air klorida. oksida besi (misalnya hematit. air silikat. Fe2O3) Sulfida masif volkanogenik berhubungan dengan vulkanisme bawah laut (Gambar 10 dan Tabel 6). dan air fosfat. Endapan bijih perak berupa endapan hidrothermal tipe epithermal dengan pengkayaan bijih di sepanjang rekahan-rekahan dan urat-urat di Pachuca Meksiko (Dari Park. 1975 p 349). 25 . air karbonat.5 Fase Vulkanik (Vulkanik Phase) Endapan phase vulkanik merupakan produk akhir dari proses pembentukkan bijih secara primer. Jika dilihat dari segi ekonomisnya. 3. Sebagai hasil kegiatan phase vulkanis adalah : • • • lava flow ekshalasi mata air panas Ekshalasi dibagi menjadi : fumarol (terutama terdiri dari uap air H2O). maka endapan ekonomis dari phase vulkanik adalah : belerang (kristal belerang dan lumpur belerang). (berbentuk gas CO2). air sulfat.Gambar 9.

piroklas. perlapisan barit 26 . Model geologi sulfida masif volkanogenik tipe Kuroko (Cox DP. berasosiasi dengan sedimen Aliran.Gambar 10. breksia. Sato. dan tekstur-tekstur vulkanik lain Archean – Cenozoic patahan dan rekahan-rekahan lokal urat-urat kuarsa dengan emas. 1970. Tabel 6. Model Geologi Endapan Tembaga-Timbal-Seng volkanogenik (After Horikoshi & Sato.1981). 1983) Geologi Regional Tipe batuan Tekstur Umur Tektonik Tipe endapan assosiasi Konsentrasi Barium. emas Logam Vulkanik laut felsik-intermediet. tuffs.

Chaussier (1979). emas.l. atau pelapukan maupun dibentuk oleh proses hidrotermal. dan coklat) Kidd Creek. Macuchi. Equador 4 Proses Pembentukan Endapan Sedimenter Mineral bijih sedimenter adalah mineral bijih yang ada kaitannya dengan batuan sedimen. zona luar (pirit. pirotit. Endapan sedimenter karena pelapukan kimiawi seperti endapan bauksit di Pulau Bintan dan laterit nikel di Pomalaa/Soroako Sulawesi Tengah/ Selatan. kadang-kadang silika. Y. 27 . dibentuk oleh pengaruh air. kehidupan. Yang menyelubungi zona endapan a. Kanada. kadang-kadang ditemukan perlapisan zona disseminated atau stockwork sulfida. Berdasarkan sumber metal dibagi dua yaitu endapan supergen endapan yang metalnya berasal dari hasil rombakan batuan atau bijih primer). Hanaoka. pada bagian pusat batuan vulkanik. galena. kadang-kadang breksiasi dan dome felsik Gossan (kuning. nerah.Deskripsi endapan Mineral-mineral logam Tekstur/struktur Alterasi Kontrol bijih Pelapukan Contoh Zona bawah (pirit. Endapan sedimenter yang cukup terkenal karena proses mekanik seperti endapan timah letakan di daerah Bangka-Belitung dan endapan emas placer di Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Barat. perak) Sebagian besar (60%) merupakan sulfida. B. sfalerit. kalkopirit. serta endapan hipogen (endapan yang metalnya berasal dari aktivitas magma/epithermal). barit). membagi pembentukan mineral sedimenter berdasarkan sumber metal dan berdasarkan host rock-nya. zeolit. dan serisit Pada bagian felsik didominasi batuan-batuan vulkanik/sedimen vulkanik. Mineral bijih sedimenter umumnya mengikuti lapisan (stratiform) atau berbatasan dengan litologi tertentu (stratabound). montmorilonit. udara selama sedimentasi. Jepang. kalkopirit. klorit.

transportasi. Dispersi geokimia primer adalah dispersi kimia yang terjadi di dalam kerak bumi. meliputi proses penempatan unsur-unsur selama pembentukan endapan bijih.Sedangkan berdasarkan host-rock (dengan pengendapan batuan sedimen) dibagi dua. meliputi pendistribusian kembali pola-pola dispersi primer oleh proses yang biasanya terjadi di permukaan. metal atau metaloid. Proses dimana unsur-unsur berpindah menuju lokasi dan lingkungan geokimia yang baru dinamakan dispersi geokimia. Berbeda dengan dispersi mekanis.1 Mineral Bijih Dibentuk oleh Hasil Rombakan dan Proses Kimia Sebagai Hasil Pelapukan Permukaan dan Transportasi Secara normal material bumi tidak dapat mempertahankan keberadaanya dan akan mengalami transportasi geokimia yaitu terdistribusi kembali dan bercampur dengan material lain. dari biokimia akibat bakteri. organisme seperti endapan diatomae. serta dari magma dalam kerak bumi atau vulkanisme (hypogene). 4. dispersi kimia mencoba mengenal secara kimia penyebab suatu dispersi. erosi dari daerah mineralisasi yang kemudian diendapkan dalam cekungan (supergene). dan minyak bumi. supergene atau hypogene (primer atau sekunder). Dispersi geokimia sekunder adalah dispersi kimia yang terjadi di permukaan bumi. Terjadinya endapan atau cebakan mineral sekunder dipengaruhi empat faktor yaitu : sumber dari mineral. dan pengendapan. tanpa memperhatikan bagaimana tubuh bijih terbentuk. Dalam hal ini adanya dispersi geokimia primer dan dispersi geokimia sekunder. yaitu endapan singenetik (endapan yang terbentuk bersamaan dengan terbentuknya batuan) serta endapan epigenetik (endapan mineral terbentuk setelah batuan ada). 28 . batubara. antara lain proses pelapukan.

U. Ni. As. Zn Cu. Se. Mg. Se.Bahan terangkut pada proses sedimentasi dapat berupa partikel atau ion dan akhirnya diendapkan pada suatu tempat. Sr.I. Mn. S. Br. Cd. Tabel 7. Au Sr. F. Cd Ra. Mobilitas unsur sangat mempengaruhi dispersi. Ni. B.I. Na. Ra Sr. Sedang Cd As. U. As. Mg. B Mn. Cl. F. V. Br Re Mn. Br. Se. Selain itu juga tergantung dari sifat kimianya Eh dan Ph suatu lingkungan seperti Cu dalam kondisi asam akan mempunyai mobilitas tinggi sedangkan dalam kondisi basa akan mempunyai mobilitas rendah (Lihat Tabel 7 dan Gambar 11). Beberapa mobilitas unsur pada berbagai lingkungan Kondisi Lingkungan Oksidasi Asam Netral-basa Cl. Br. Mg. Re. Ra. Co. Na. S. Na. Reduksi Mobilitas Relatif Sangat tinggi Cl. Sr. Re. Hg. Ra 29 . U. Zn. Na. Co. B Cl. Ca. I. V. Ca. Ca. sedangkan unsur-unsur dengan mobilitas tinggi cenderung relatif jauh dari tubuh bijihnya. Ca. Au.I. Unsur dengan mobilitas yang rendah cenderung berada dekat dengan tubuh bijihnya. Cu. S. V. Hg. F. F. Tinggi Mg. Ag.

K. Te Sangat rendah W. Si. Ti. Ge. Nb. Ge. Nb. Ge. Nb. Zr. sampai immobil Rare earth Sb. Hg. Tl Al. Ag. Al. Pt. Mn Fe. Cr. Bi. K. Hg. Se. Ba Be. Bi. Ni.Si. Ba Rendah Pb. Mn Si. Ag. Sn. Pt. Sb. Cu. Te W. Pb. Au Ba. Li. Pb. Ni. Rare earth S. Tl Be. P. Ta. Ti. Re Zn Co. Cs. Rb. Zr. Bi. K. Li. Rb. Nb. Pb. Tl 30 . Ti. Mn. Cd. Ta. Sn. Li. Sb. Cs. Ba Be. Ta. Ti. Zr. Au As. Al. Th. Th. Rb. V. Te W. Cr. Cr. Th. Al. B Mn. Cs. Be. Cr. Cu. Tl Fe. U. Rare earth Zn Co. P. Th. Sn. Sn. Ge. Pt. Te Rare earth W. Zr. Sb. Rb. Mn Fe. Li. Pt. Bi. K Si. Fe. P. P. Ta.

Gambar 11. Diagram Fence yang memperlihatkan hubungan Eh-pH mineral-mineral non-klastis (Krumbin dan Garrels. 1952). 31 .

lihat Gambar 12. beberapa mineral tertentu akan larut dan terbawa meresap ke bawah permukaan tanah. berwarna kuning kemerahan. Penampang vertikal suatu endapan lateritik (nikel) 32 . Contoh endapan ini adalah endapan nikel laterit. akan jadi berongga. Akibat proses oksidasi ini. Oksidasi berjalan ke arah bawah sampai batas air tanah. dan sering disebut dengan gossan.Sebagai contoh dapat diberikan pada proses pengkayaan sekunder pada endapan lateritik. Bagian permukaan yang tidak larut. Dari pelapukan dihasilkan reaksi oksidasi dengan sumber oksigen dari udara atau air permukaan. Gambar 12. kemudian terendapkan (pada zona reduksi).

pemisahan tempat karena berat jenis. Au-plaser di California. Berdasarkan tempat dimana diendapkan. magnetit. kasiterit. Mineral plaser terpenting adalah Pt.2 Cebakan Mineral Dibentuk oleh Pelapukan Mekanik Mineral disini terbentuk oleh konsentrasi mekanik dari mineral bijih dan pemecahan dari residu. rutil. Proses pemilahan yang mana menyangkut pengendapan tergantung oleh besar butir dan berat jenis disebut sebagai endapan plaser. endapan ini terbentuk oleh karen aktivitas gelombang memukul pantai dan mengabrasi dan mencuci pasir pantai. • Plaser aluvium. monasit. seperti di sebelah dalam meander. Terbentuk di sungai bergerak kontinu oleh air. Au. material mengalami pelapukan setelah pencucian. zirkon. mineral bijih yang berat akan bergerak ke bawah sungai. intan. Contoh endapan tipe ini adalah Sn di Bangka dan Belitung. tantalum.4. dsb. ilmenit. diketemukan dekat atau sekitar sumber mineral bijih primer. plaser atau mineral letakan dapat dibagi menjadi : • Endapan plaser eluvium. 33 . • Plaser laut/pantai. di kuala sungai dsb. Mereka terbentuk dari hanya sedikit perjalanan residu (goresan). Intensitas pengayaan akan didapat kalau kecepatan aliran menurun. garnet. ini merupakan endapan plaser terpenting. Sebagai contoh endapan platina di Urals.

merupakan endapan primer purba yang telah mengalami pembatuan dan kadang-kadang termetamorfkan. Sebagai contoh endapan ini adalah Proterozoikum Witwatersand. Mineralisasi menyebar sepanjang 250 km. monasit. dan intan.3 Cebakan Mineral Dibentuk oleh Proses Pengendapan Kimia 34 . rutil. magnetit. Sketsa mekanisme endapan bijih sedimenter 4. • Fossil plaser. Emas dan uranium terjadi dalam beberapa lapisan konglomerat. Tambang terdalam di dunia sampai 3000 meter. tergantung dari batuan terabrasi.Mineral yang umum di sini adalah ilmenit. produksinya lebih 1/3 dunia. merupakan daerah emas terbesar di dunia. Gambar 13. zirkon. Afrika Selatan. ini dimungkinkan karena gradien geotermis disana sekitar 10 per 130 meter.

Kalau konsentrasi elemen logam dekat permukaan tanah atau di bawah tanah tempat pengendapan tinggi memungkinkan terjadi konsentrasi larutan logam dan mengalami pencucian (leaching/pelindian) meresap bersama air tanah yang kemudian mengisi antar butir sedimen klastik. Lingkungan Darat Batuan klastik yang terbentuk pada iklim kering dicirikan oleh warna merah akibat oksidasi Fe dan umumnya dalam literatur disebut ” red beds”.4. Kadar air laut mempunai elemen yang rendah.1. Sebagai contoh kadar air laut untuk Fe 2 x 10-7 % yag membentuk konsentrasi mineral logam yang berharga hal ini dapat terjadi kalau mempunyai keadaan yang khusus (terutama Fe dan Mn) seperti : 35 .3. 4. Koloid bijih akan alih tempat oleh penukaran kation antara Fe dan mineral lempung atau akibat penyerapan oleh mineral lempung itu sendiri.3.2 Lingkungan Laut Kejadian cebakan mieral di lingkungan laut sangat berbeda dengan lingkungan darat yang umumnya mempunyai mempunyai pasokan air dengan kadar elemen yang tinggi dibandingkan kandungan di laut.

yang dibentuk oleh larutan koloid membungkus material lain seperti pasir atau pecahan fosil. Di dasar laut mungkin oolit tersebut reworked. FeCO3 atau Fe-silikat tergantung perbedaanpotensial reduksi (Eh). • • Bijih dalam lingkungan laut ini dapat berupa oolit. Endapan di dalam cebakan sedimenter. SiO2). Transport dalam larutan. Besi adalah logam yang dominan dan terbawa sebagai Fe(OH) soil partikel. sebagai Fe(OH)3. sebagai contoh oksida-oksida timah dan tungsten di kedalaman zona-zona bertemperatur tinggi. oolit tersebut akan stabil di dasar laut dimana tertanam dalam material lempungan karbonatan yang mengandung beberapa besi yang bagus. Contoh Beberapa Endapan Mineral Yang Penting 5. 5.• Adanya salah satu sumber logam yang berasal dari pelapkan batuan di daratan atau dari sistem hidrotermal bawah permukaan laut. Dengan hasil keadaan tersebut bijih besi dan mangan sebagai contoh ferromanganese nodules yang sekarang ini menutupi daerah luas lautan. 36 . mungkin sebagai koloid. Bentuk kulit yang simetris disebabkan perubahan komposisi (Fe. Dengan pertumbuhan yang terus menerus. Al.1 Endapan mineral yang berhubungan dengan proses-proses magmatik Tergantung pada kedalaman dan temperatur pengendapan. sulfida-sulfida tembaga. mineral-mineral dan asosiasi elemen yang berbeda sangat besar .

Model Geologi Jenis Endapan Tembaga Porfiri di Amerika Selatan (After Sillitoe. 1983) 37 . atau terkonsentrasi dalam rekahan yang baik dalam batuan beku. dan seng dalam zona intermediet.1973) Tabel 8. sebagai contoh endapan tembaga porfiri Bingham di Utah (Gambar 14 dan Tabel 8). timbal. sulfida-sulfida atau sulfosalt perak dan emas natif di dekat permukaan pada zona temperatur rendah.molibdenum. Mineralmineral dapat mengalami disseminated dengan baik antara silikat-silikat. Model Geologi Endapan Tembaga Porfiri Kaya Molibdenum (Cox DP. Gambar 14.

Zn. Pb. zona terluar (Pb. Mn. vulkanik. disseminations. Ag. Batas zona alterasi (alteration rings) berupa lempung. El Savador. Jika larutan bergerak melalui rekahan yang terbuka dan logam-logam mengendap di dalamnya (urat emas-kuarsa-alunit epithermal). Te. zona terluar kadang-kadang dengan emas dan sulfida-sulfida perak. dan kadang-kadang emas. Au. Monzonit – tonalit kuarsa yang menerobos batuan beku. Chile. Zn. Zn. timbal. At. mika. Tn. As. timbal dan seng (dalam kontak metasomatik atau endapan skarn). sehingga terbentuk cebakan tembaga. sfalerit. Bristish Columbia (Canada). Veinlets. feldspar. tembaga. atau sedimen Terobosan yang berasosiasi dengan bijih-bijih porfiri (masa dasar mempunyai ukuran butir halus s/d sedang) Umumnya mesozoik s/d tersier Sesar Skarn yang mengandung Cu. perak. 38 . dan mineral-mineral lain yang berjarang beberapa kilometer dari endapan.Geologi Regional Tipe batuan Tekstur Umur Tektonik Tipe endapan assosiasi Konsentrasi Logam Deskripsi endapan Mineral-mineral logam Tekstur/struktur Alterasi Petunjuk geokimia Contoh Zona pusat (Cu. urat-urat logam dasar sulfosalts dan emas. endapan replacement dengan kalkopirit. Batugamping di dekat intrusi bereaksi dengan larutan hidrotermal dan sebagian digantikan oleh mineral-mineral tungsten. molibdenit. Arizona (USA). Silver Bell. emas placer Cu. galena. Ag Kalkopirit. Highland Valley. dan antimoni. seng. Rb). Mo. dan emas (Gambar 15 dan Tabel 9). pirit. atau Au. Mo. W). Au. tembaga. penggantian pada batuan samping masif.

lempung hidrothermal 39 .Gambar 15. riodasit. sumber air panas asam sulfat. 1983) Geologi Regional Tipe batuan Tekstur Umur Tektonik Tipe endapan Model Geologi Urat Emas-Kwarsa-Alunit Epitermal (Cox DP. riolit Porfiritik Umumnya tersier Sistem fractute ekstensif Tembaga porfiri. kuarsa latit.1981) Tabel 9. Model Geologi Endapan Urat Logam Mulia (After Buchanan. Dasit vulkanik.

Jika larutan volkanik yang membawa logam memasuki lingkungan laut.2 Endapan mineral yang berhubungan dengan proses sedimentasi 40 . hematit Goldfiled. aktivitas intrusi Limonit kuning. sfalerit. Meksiko. El Indio. sulfosalt pembawa perak. pirofilit.assosiasi Konsentrasi Cu. 5. An. galena. Guanajuoto. Chile Larutan hidrotermal yang membawa logam dapat juga bermigrasi secara lateral menuju batuan yang permeabel atau reaktif secara kimia membentuk endapan blanketshaped sulfida. dan air raksa dalam pusat mata air panas silikaan atau karbonatan. seperti kadar emas tinggi yang terdapat dalam beberapa lapangan geotermal aktif di New Zealand. jarosit. montmorilonit di sekitar kuarsa Fracture. goethit. breccia pipe. dikes Kuarsa. At Logam Deskripsi endapan Mineral-mineral logam Tekstur/struktur Alterasi Kontrol bijih Pelapukan Contoh Emas native. tellurida. pirit. asosiasi dengan kalkopirit. pods. algirisasi dengan kaolinit. Ar. kaolinit. enargit. perak. bornit. hubnerit Urat-urat.timbal-seng. maka akan terbentuk kumpulan sedimen-volkanik dari tembaga. Nevada (USA). alunit. atau bahkan mencapai permukaan dan mengendapkan emas. kadang-kadang terdapat alunit.

atau elemen-elemen metalik pembentuk bijih yang potensial seperti besi. Klastik-klastik sedimen di benua dan di lingkungan tepi laut cenderung berbutir kasar dan bisa mengisi pengkayaan lokal mineral-mineral berharga yang telah tertransportasi dengan fraksi klastik.Erosi benua dan pengisian cekungan sedimen di samudera memerlukan siklus geologi dan kimia yang dapat berhubungan dengan formasi dari jenis endapan mineral selama pelapukan. Seringkali formasi endapan sulfida stratiform tidak tampak berhubungan dengan proses magmatisme atau vulkanisme. tetapi agak berhubungan dengan sirkulasi larutan hidrotermal dari sumber-sumber yang lain. dan menjadi elemen-elemen yang larut secara kimiawi (sebagai contoh adalah kalsium. Unsur-unsur pokok fragmental tertransportasi oleh air permukaan diendapkan sebagai batuan. dan seng). perombakan menjadi unsur-unsur pokok berupa fragmental (sebagai contoh kwarsa atau kadang-kadang emas atau mineral-mineral berat). sodium. sebagai contoh penirisan dari cekungan sedimen yang dalam. timbal. Hanya mineral-mineral sulfida yang dapat mengalami presipitasi pada sedimentwater 41 . tembaga. Endapan-endapan yang dihasilkan sangat mirip dengan beberapa asal-usul volkanogenik karena mekanisme traping yang sama (Gambar 16 dan Tabel 10). sebagai contoh konsentrasi emas placer pada endapan Witwatersrand di Afrika Selatan dan timah placer di Asia bagian selatan.

1983) 42 .interface atau dalam batuan yang tidak terkonsolidasi. terhadap waktu kompaksi dan konsolidasinya. Model Geologi Endapan Sediment-Hosted. Submarine Exhalative Lead-Zinc (Cox DP. contoh yang bagus adalah endapan timbal-seng di Mississippi Valley. atau terhadap waktu-waktu berikutnya saat sedimen-sedimen mengalami indurasi penuh dan dapat termineralisasi oleh larutan yang bergerak melalui batuan yang porous atau struktur-struktur geologi. Gambar 16. Model Geologi Endapan Sediment-Ekshalatif Timbal-Seng (After Lydon. 1983) Tabel 10. Untuk proses ini. waktu dari formasi bijih berhubungan terhadap waktu pengendapan sedimen.

rijang. Demikian juga. Untuk membentuk batu bara. batugamping Tipe batuan Tekstur Umur Lingkungan penegndapan Tipe endapan assosiasi Konsentrasi Logam Deskripsi endapan Mineral-mineral logam Tekstur/struktur Alterasi Kontrol Geokimia Pelapukan Contoh mikritik) Perlapisan sedimen. Kanada Proses-proses sedimentasi juga membentuk akumulasi fosil-fosil bahan bakar. pirotit. albilitisasi. barit. minyak dan gas alam. silikat (Pb. gambut terkompaksi dan mengalami pemanasan akibat penurunan dan proses burial. dan beberapa mineral lain dalam jumlah yang sedikit Umumnya kristalin. minyak dan gas terbentuk oleh maturasi unsur-unsur organik dalam batuan sedimen oleh peningkatan temperatur dan tekanan.Geologi Regional Batuan-batuan sedimen eusinitik (batuan serpih hitam. karbonat. Gossan (karbonat. breksi slump Protezoik tengah Cekungan laut epikratonik Endapan barit stratiform Maksimum 500 ppm timbal pada serpih hitam. tourmalinisasi. Zn. dan Cu) Sullivan. kloritisasi. 1300 ppm barium Pirit. Minyak dan gas dapat bermigrasi melalui 43 . dolominitisasi Secara lateral Cu-Pb-Zn-Ba. kalkopirit. disseminated Silifikasi. 750 ppm tembaga. sfalerit. 1300 ppm seng. batu bara. galena. secara vertikal Cu-Zn-Pb-Ba. batuan lanau. sulfat.

5. Metamorfisme burial yang dalam dapat menimbulkan overprinting terhadap akumulasi mineral yang ada sebelumnya. atau tetap di dalam batuan sumber membentuk oil shale. tekanan. DAFTAR PUSTAKA 44 . Endapan hidrotermal kontak metasomatik terbentuk di sekitar magma yang mengalami intrusi.batuan yang porous membentuk reservoir yang besar dalam struktur yang baik. seperti yang digambarkan di atas. sebagai contoh yang besar adalah endapan sediment-hosted lead-zinc di Broken Hill. dan kimia yang tepat untuk formasi bijih. Kecuali jenis endapan tersebut. diendapkan saat larutan bertemu dengan suatu lingkungan dengan kondisi temperatur. Australia. metamorfisme regional tidak terlalu banyak membentuk formasi dari endapan bijih metalik. Formasi endapan emas di beberapa jalur metamorfik Precambrian berhubungan terhadap transportasi emas oleh metamorfic water menuju urat kwarsa yang mengandung emas. yang disebabkan oleh intrusi dari magma baru atau oleh proses burial yang dalam .3 Endapan Mineral Yang Berhubungan Dengan Proses Metamorfisme Metamorfisme yaitu proses rekristalisasi dan peleburan akhir dari batuan beku atau batuan sedimen. Metamorfisme burial juga membebaskan sebagian besar larutan hidrotermal yang melarutkan logam-logam dari country rock.

. Washington.S. Freeman & Company. Ore Deposit Geology.1. Economic Mineral Deposits...M. London. Edwards. Park. Bateman. 1986 3.F. W. and Atkinson. USGS Buletin 1693. Guilbert. The Geology of Ore Deposits.P. Third Edition. Jensen. Cox. Mineral Deposit Models. and A. and C. 1985 4. 1981 45 . and A. Donald. P. New York. D. 1986 2. M..M. United States Goverment Printing Office. Wiley and Sons. Chapman and Hall.H. J.. Singer.