PENDAHULAN: KATA PENGANTAR

Oleh: Moedji Raharto Kepala Observatorium Boscha, Lembang, Bandung Guru Besar pada Jurusan Astronomi ITB Alam semesta adalah fana. Ada penciptaan, proses dari ketiadaan menjadi ada, dan akhirnya hancur. Di antaranya ada penciptaan manusia dan makhluk hidup lainnya. Di sana berlangsung pula ribuan, bahkan jutaan proses fisika, kimia, biologi dan prosesproses lain yang tak diketahui. Dalam buku Penciptaan Alam Raya karya Harun Yahya ini penulis memperkokoh keyakinan akan terintegrasinya pemahaman Islam dan pemahaman manusia (ilmuwan) tentang asal muasal alam semesta. Adapun pertemuan pemahaman ayat Al Quran dan sains astronomi adalah bahwa alam semesta ini berawal dan berakhir; dan Al Quran lebih jauh memberi petunjuk bahwa alam semesta mempunyai Dzat Pencipta (Rabbul alamin). Fenomena ini diharapkan menjadi pembuka jalan dan pemicu integrasi Islam dalam kehidupan manusia. Seperti buku-buku Harun Yahya lainnya, penulis mengungkapkan renik-renik kehebatan, kemegahan, keindahan, keserasian, dan kecanggihan sebuah sistem di alam semesta, dan mengakhiri dengan pertanyaan: Apakah sistem yang demikian serasi terjadi dengan sendirinya, tanpa Yang Maha Perencana dan Yang Maha Pencipta? Eksplorasi semacam ini menggugah kecerdasan spiritual manusia, mendekatkan seorang muslim dengan khalik-Nya. Mari kita berbincang sedikit mengenai alam semesta ini.

Bumi dan Planet-Planet Lainnya Dimulai dari planet Bumi: sebuah wahana yang ditumpangi oleh bermiliar manusia. Kecerdasan spiritual manusialah yang akan memberi makna perjalanan di alam semesta ini; perjalanan antargenerasi selama bermiliar tahun tanpa tujuan akhir yang diketahui pasti, yang gratis dan tak berujung, hingga waktu kehancurannya tiba. Namun Bumi masih terlalu kecil dibandingkan Matahari, sebuah bola gas pijar raksasa, lebih dari 1.250.000 kali ukuran Bumi dan bermassa 100.000 kali lebih besar. Bumi yang tak berdaya, tertambat oleh gravitasi, terseret Matahari mengelilingi pusat Galaksi lebih dari 200 juta tahun untuk sekali edar penuh. (Lalu apa rencana secercah kehidupan kita dalam pengembaraan panjang ini? Sangat sayang bila kita tidak sempat melihat kosmos hari ini. Sangat sayang kita tidak berencana sujud dan berserah kepada Tuhan Yang Mahakuasa.)

ketika usia alam semesta antara 10-50 hingga 105 tahun. karang tandus yang sangat panas. Pada abad ke-21 manusia masih berambisi untuk menyelami dunia 1035 meter (skala panjang Planck) atau 10-20 kali lebih kecil dari penemuan skala atom pada dekade pertama abad ke-20.10100 tahun). energi ikat (antara Bumi dan Matahari sebesar 1033 Joule). energi. Pluto. pengetahuan manusia merentang dalam dimensi panjang 10-13 hingga 1026 meter. energi yang diperlukan manusia per tahun sebesar 1020 Joule. Zaman Materi Terdegenerasi. semuanya tak terpilih seperti planet Bumi. Jupiter. tata surya. Venus. energi radiasi matahari sebesar 1026 watt. bola beku. akhirnya manusia hanya bisa berspekulasi dan tak bisa mendefenisikan berbagai keadaan. kehancuran wahana bermiliar manusia akan menghampiri perlahan tapi pasti. Saturnus. ketika materi meluruh. manusia mendefinisikan berbagai zaman (dan zaman transisi di antaranya): Zaman Primordial. mengapa wahana yang tersebar di alam semesta yang sangat luas itu tak semuanya mudah atau layak dihuni oleh kehidupan?) Putaran demi putaran waktu berlalu. Deskripsi dan Model Alam Semesta Kesan umum luas dan megahnya alam semesta diperoleh penghuni Bumi dengan memandang langit malam yang cerah tanpa cahaya Bulan. Zaman Black Hole. mulai dari dunia atom.1014 tahun). (106 . Zaman Bintang. yang merupakan batas fakta-fakta yang dapat diperoleh dalam dunia sains. misalnya sebelum kelahiran alam semesta dan setelah kehancuran. (Lalu. Tentang rentang waktu alam semesta. Sebuah anugerah yang besar bagi manusia. hingga galaksi dan ruang alam semesta yang berbatas galaksi-galaksi muda.Pengiring Matahari lainnya adalah planet Merkurius. fissi 1 mol Uranium sebesar 1013 Joule. Zaman Gelap ketika alam semesta menghampiri kehancurannya dan Zaman Kehancuran Alam Semesta. energi yang dihasilkan 1 kg bensin sebesar 108 Joule. rentangnya meluas dari yang lebih kecil dan lebih besar. Penjelajahan akal manusia mendapatkan fakta-fakta penyusun alam semesta. Uranus. Namun. energi Matahari yang diterima Bumi sebesar 1022 Joule. Penjelajahan akal manusia bisa menggapai penaksiran hal-hal berikut: jumlah partikel (di Matahari 1060 atau di Bumi 1050). (1040 . berbagai pertanyaan manusia tentang misteri alam semesta masih belum atau tak berjawab. komet dan sebagainya. planet. Berbagai upaya rasionalitas manusia telah dikerahkan dan pengetahuan bertambah. Mars. asteroid. massa. namun misteri alam semesta itu terus menjadi warisan bagi generasi berikutnya. Struktur dan luas alam semesta sangat sukar . (1015 1039 tahun). energi penggabungan inti atom. Dengan itu. walaupun melalui proses yang panjang. Langit tampak penuh taburan bintang yang seolah tak terhitung jumlahnya. Begitu pula dimensi lainnya seperti waktu. Tanpa fakta-fakta dan ilmu yang diketahui manusia (atas izin Allah). Neptunus. Ragam wahana dalam tata surya itu berupa sosok bola gas.

1672). Gaya gravitasi bulan menggerakkan pasang surut air laut di bumi. jarak bintang 61 Cygni abad ke-19 . Deskripsi pemandangan alam semesta pun beragam. Dulu alam semesta dimodelkan sebagai ruang berukuran jauh lebih kecil dari realitas seharusnya. gagasan awal atau tentatif . Walau demikian. sedang di saat fajar dan senja. jarak ke Matahari (sekitar 150 juta km) abad ke-17 (Cassini. manusia di Bumi tak pernah bisa melihat salah satu sisi permukaan Bulan tanpa bantuan teknologi untuk mengorbit Bulan. lebih banyak memancarkan cahaya merah dan inframerah dibandingkan cahaya tampak yang banyak dipergunakan manusia.400 km) abad ke-16 ( Tycho Brahe. pemandangan langit sebatas langit biru dan matahari atau bulan kesiangan. Pulsar. Melalui sebuah kerangka besar gagasan yang menghubungkan berbagai fenomena (teori relativitas umum. berbagai prinsip-prinsip. jarak ke galaksi-luar (1929). Ada bintang yang lebih panas dari Matahari (suhu permukaan Matahari 5.3 (oleh Eratosthenes). Matahari sendiri adalah satu di antara beragam bintang di Galaksi. tak henti-hentinya selama bermiliar tahun. berbagai fenomena yang sangat dahsyat itu tak mungkin didekatkan dengan mahluk hidup yang rentan terhadap kerusakan. ada jalan bagi yang ingin bersungguh-sungguh menekuninya. Ada bintang yang lebih dingin. Interaksi cahaya matahari dengan angkasa Bumi melukiskan suasana langit yang berwarna warni.dibayangkan manusia. baru didapat dengan penerbangan Luna 3 pada tahun 1959. ledakan inti galaksi dan sebagainya.000oK) yang memancarkan lebih banyak cahaya ultraviolet-cahaya yang berbahaya bagi kehidupan. teori relativitas khusus) coba dikemukakan satu penjelasan. mengenal ciptaan Allah yang tidak pernah dikenali di muka bumi seperti Black Hole. 1918). Pada siang hari. Manusia bisa mencapai batas-batas pengetahuan alam semesta yang luas. seperti bintang panas (bisa mencapai 50. ledakan bintang Nova atau Supernova. Dengan Sains Menangkap Realitas Alam Semesta Pemahaman manusia tentang alam semesta mempergunakan seluruh pengetahuan di bumi. Ukuran diameter Bumi (12. Benda langit yang terdekat dengan bumi adalah bulan. Perjalanan panjang ini terus berlanjut antargenerasi.800o K). Rahasia sisi Bulan lainnya. Berbagai hipotesa. bintang mati. Quasar dan Big Bang (1965). Karena periode orbit dan rotasi Bulan sama. Akan tetapi. jarak ke pusat Galaksi abad ke-20 (Shapley.500 km) baru diketahui pada abad ke. teori kinetik materi. dan progres persepsi dan rasionalitas manusia tentang itu memerlukan waktu berabad-abad. bintang Netron. kepercayaan umum dalam sains (seperti ketidakpastian Heisenberg tentang pengukuran simultan dimensi ruang dan waktu). serta berbagai aturan untuk keperluan praktis. jarak ke Bulan (384. 1588). langit merah di kaki langit timur dan barat.

Keberadaannya objek gelap ini diyakini karena secara dinamika mengganggu orbit objek-objek yang teramati. Menurut hukum cahaya. dan apabila dilihat pada jarak 5 meter tampak 25 kali lebih redup. Tentu gagasan tersebut masih perlu diuji kebenarannya untuk dapat dikatakan sebuah hukum. sekitar 90% objek di alam semesta belum atau tak akan terdeteksi secara langsung. dan interaksi elektromagnet. dalam kehidupan sehari-hari ada lampu penerangan berdaya 10 watt. teori kinetik dan termodinamik. Dunia fisika membahas konsep energi. Menurut taksiran. menghangatinya. Dalam penjelajahan akal manusia di dunia elektromagnet dikenal persamaan Maxwell untuk mendeskripsikan kelakuan medan elektromagnet. jadi sebuah lampu pada jarak 1 meter tampak 4 kali lebih terang dibandingkan pada jarak 2 meter. Mekanika Relativistik memecahkan persoalan mekanika massa yang lebih besar dari 10-27 kg dan bagi semua kecepatan. dan konsep medan. Pembahasan Mekanika pun sangat luas. Demikianlah. lampu-lampu kota dengan daya lebih besarlah yang tampak terang. Dalam pembahasan interaksi partikel. Teleskop yang besar pun mempunyai keterbatasan dalam mengamati obyek langit yang . dengan kecepatan relatif rendah. dari Mekanika klasik ke Mekanika Kuantum Relativistik. interaksi gravitasi. juga teori tentang hubungan cahaya dan elektromagnet. Berbicara tentang daya objek. Namun. 75 watt dan sebagainya. ada prinsip larangan Pauli. Pengetahuan tentang luas alam semesta dibatasi oleh keberadaan objek berdaya besar. medan-gravitasi menyebabkan gaya gravitasi. medan-listrik menyebabkan gaya listrik dan sebagainya. sebagai penuntun tepi alam semesta yang bisa diamati. Mekanika kuantum melayani persoalan mekanika untuk semua massa yang kecepatannya kurang dari kecepatan cahaya. Medan menyebabkan gaya. tapi juga bisa dipergunakan sebagai pendekatan fenomena benda mikroskopik. Maka. selain itu juga dibatasi oleh kecepatan cahaya dan usia alam semesta (15 miliar tahun).dikemukakan untuk menjelaskan fenomena. Itulah sebabnya ruang alam semesta yang pernah diamati manusia berdimensi 15-20 miliar tahun cahaya. terang lampu akan melemah sebanding dengan jarak kuadrat. Mekanika statistik (kuantum klasik) adalah suatu teknik statistik untuk interaksi benda dalam jumlah besar untuk menjelaskan fenomena yang besar. metode sains mencoba dengan lebih cermat menerangkan realitas alam semesta yang berisi banyak sekali benda langit (dan lebih banyak lagi yang belum ditemukan). lewat gravitasi. protoplanet misalnya. Ukuran kolektor cahaya juga akan membatasi skala terang objek yang bisa diamati. hukum konservasi. Mekanika Kuantum Relativistik mengakomodasi pemecahan persoalan mekanika semua benda. Jika kita lihat. Untuk pengamatan objek langit yang lebih lemah dipergunakan kolektor atau teleskop yang lebih besar. sedangkan Matahari berdaya 1026 watt dan berjarak satu sa* dari Bumi. konsep gerak gelombang. banyak benda langit yang tak memancarkan cahaya dan tak bisa dideteksi keberadaannya. seperti Quasar atau inti galaksi. Mekanika Newton (disebut juga mekanika klasik) menjelaskan fenomena benda yang relatif besar. kemampuan mata manusia mengamati bintang lemah terbatas.

Khatimah Begitulah. dan ada apa setelah kehancuran itu? Kita kembali kepada Allah untuk mencari jawaban-Nya. sehingga mungkin bisa membentuk ekstrapolasi persepsi yang salah? Sampai di batas mana manusia bisa membayangkan dan menjangkaunya? Bagaimana kondisi awal. Agama memperluas spektrum makna alam semesta bagi manusia tentang kehadiran benda-benda alam semesta. Namun begitu. bagaimana kondisi 5 miliar tahun ke depan. Jawaban singkat tentang pertanyaan Siapa pencipta alam semesta beserta hukum-hukum alamnya: Allah adalah zat yang Maha Pencipta. melalui sains manusia mencoba dideskripsikan apa dan bagaimana proses fenomena alam bisa terjadi dalam konteks eksperimen dan pengamatan. dan . Agama memperluas pengetahuan yang dicakup oleh metodologi sains dan rasionalitas manusia seperti berkenalan dengan alam gaib. yang akan dilalui melalui hukum-hukum alam ciptaan-Nya.lemah. dan menjadikan siangnya terang benderang {29} Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya {30} Ia memancarkan daripadanya mata airnya. Pengetahuan kita tentang hal tersebut sangat bergantung pada pengetahuan kita tentang hukum alam ciptaan-Nya. akan hancur. sudah lengkap dan sudah sempurnakah. walaupun berhasil mendeteksi obyek langit yang berjuta atau bermiliar kali lebih lemah dari bintang terlemah yang bisa dideteksi manusia. kehidupan dan manusia. tapi entah bagaimana prosesnya. ataukah baru sebagian kecil. dan manusia berupaya menangkapnya untuk mengetahui prosesnya hingga takdir di masa depan yang sangat jauh. rupanya berbagai pertanyaan manusia tentang misteri alam semesta di sekitar planet Bumi masih banyak yang belum terjawab atau mungkin tak berjawab hingga kehancuran Bumi Oleh: Dr. bagaimana kondisi sebelumnya. dengan parameter yang bisa diamati dan diukur. berarti pengamatan kita juga merupakan pengamatan masa silam galaksi tersebut. karena Dia adalah zat Maha Mengetahui atas segala ciptaan-Nya. Djamaluddin ”Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya {27} Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya {28} dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita. akhirat dan sebagainya. bagaimana kondisi 50 miliar tahun ke depan dan seterusnya? Apakah pengetahuan agama akan memberi jawaban atas berbagai pertanyaan tersebut? Alam semesta yang megah akan runtuh. T. dan manusia hanya diberi pengetahuan-Nya sedikit. Pertanyaan lain muncul: Apakah semua objek langit bisa diamati melalui teleskop? Berapa banyak yang mungkin diamati dan dihadirkan sebagai pengetahuan? Makin jauh jarak galaksi. Cahaya merupakan fosil informasi pembentukan alam semesta yang berguna.

kira-kira 13. terdiri dari hidrogen. Selanjutnya. Ketika temperatur dukhan mencapai 20 juta derajat celcius. hingga enam tahapan. sebagaimana disebutkan Al-Qur’an atau kitab lainnya. enam periode. terbentuklah helium dari reaksi inti sebagian atom hidrogen. dengan mengacu pada beberapa ayat Al-Qur’an. dukhan yang tersisa berupa piringan. Sehingga. An-Nazi’at: 27-33) Pembentukan alam semesta dalam enam masa. Bukti dari teori ini ialah gelombang mikrokosmik di angkasa dan juga dari meteorit. pembahasan berikut mencoba menjelaskan maksud enam masa tersebut dari sudut pandang keilmuan. sering menimbulkan permasalahan. terdapat bagian yang kosong dan bagian yang terisi (gambar 1d). mulai dari enam hari. angin bintang menyembur dari kedua kutub dukhan. menyebar dan menghilangkan debu yang mengelilinginya. alam semesta yang kita kenal sekarang bagaikan kapas.7 milyar tahun lalu. Dari sejumlah ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan enam masa. Sebab. Bintang-bintang dan gas terbentuk dan mengisi bagian dalam galaksi. Oleh karena itu. besarnya energi yang dipancarkan sebanding dengan massa atom hidrogen yang berubah.S. Jadi. . alam semesta pertama kali terbentuk dari ledakan besar yang disebut ”big bang”. yang kemudian membentuk galaksi (gambar 1b dan c). Perubahan wujud hidrogen ini mengikuti persamaan E=mc2. Sebagian hidrogen yang lain berubah menjadi energi berupa pancaran sinar infra-red. enam masa tersebut ditafsirkan berbeda-beda. Awan debu (dukhan) yang terbentuk dari ledakan tersebut (gambar 1a).(menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya {31} Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh {32} (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu {33}” (Q. Urutan masa tersebut sesuai dengan urutan ayatnya. sehingga kira-kira dapat diuraikan sebagai berikut: • Masa I (ayat 27): penciptaan langit pertama kali Pada Masa I. Surat An-Nazi’at ayat 27-33 di atas tampaknya dapat menjelaskan tahapan enam masa secara kronologis. Hidrogen adalah unsur pertama yang terbentuk ketika dukhan berkondensasi sambil berputar dan memadat. menghasilkan struktur filamen (lembaran) dan void (rongga).

Gambar 1a) awan debu (dukhan) yang terbentuk akibat big bang Gambar 1b) hembusan angin bintang dari kedua kutubnya .

Dengan menggunakan perhitungan efek doppler sederhana.Gambar 1c) galaksi yang terbentuk dari piringan bintang-bintang dan gas-gas pembentuknya Gambar 1d) struktur filamen dari alam semesta yang bagaikan kapas • Masa II (ayat 28): pengembangan dan penyempurnaan Dalam ayat 28 di atas terdapat kata ”meninggikan bangunan” dan ”menyempurnakan”. melainkan dalam proses yang terus berlangsung. Alam semesta ini dapat terus mengembang. yaitu sekitar 13. Kata ”meninggikan bangunan” dianalogikan dengan alam semesta yang mengembang. dapat diperkirakan berapa lama alam ini telah mengembang.7 miliar tahun. sehingga galaksi-galaksi saling menjauh dan langit terlihat makin tinggi. Jadi. menunjukkan bahwa alam ini tidak serta merta terbentuk. . Misalnya kelahiran dan kematian bintang yang terus terjadi. atau kemungkinan lainnya akan mengerut. dimana kismis tersebut dianggap sebagai galaksi. melainkan proses pengembangan alam semesta. Sedangkan kata ”menyempurnakan”. Ibaratnya sebuah roti kismis yang semakin mengembang. Gambar 2) model roti kismis untuk menggambarkan mengembangnya alam semesta Mengembangnya alam semesta sebenarnya adalah kelanjutan big bang. Jika roti tersebut mengembang maka kismis tersebut pun akan semakin menjauh (gambar 2). pada dasarnya big bang bukanlah ledakan dalam ruang.

bukan akibat reaksi nuklir pada Bulan itu sendiri. Bulan tidak mempunyai inti besi. Unsur kimianya pun mirip dengan kerak bumi. Lontaran ini terjadi karena Bumi bertumbukan dengan suatu benda angkasa yang berukuran sangat besar (sekitar 1/3 ukuran Bumi). Ayat tersebut dapat ditafsirkan sebagai penciptaan matahari sebagai sumber cahaya dan Bumi yang berotasi. sehingga terjadi siang dan malam. Prosesnya sama seperti pembentukan galaksi seperti di atas. “Katakanlah: ‘Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya?’ (Yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam”. kira-kira sebesar orbit Neptunus. Masa III hingga Masa IV ini juga bersesuaian dengan Surat Fushshilat ayat 9 yang artinya. disimpulkan bahwa Bulan adalah bagian Bumi yang terlontar ketika Bumi masih lunak. hanya ukurannya lebih kecil. Lain halnya dengan Bulan. Berdasarkan fakta-fakta tersebut. . dapat diartikan sebagai pembentukan superkontinen Pangaea di permukaan Bumi. unsur-unsur di Bulan berasal dari Bumi. Jadi. Seperti halnya matahari. Pembentukan tata surya diperkirakan seperti pembentukan bintang yang relatif kecil. sumber panas dan semua unsur yang ada di Bumi berasal dari reaksi nuklir dalam inti besinya (gambar 3).• Masa III (ayat 29): pembentukan tata surya termasuk Bumi Gambar 3) reaksi nuklir yang menjadi sumber energi bintang seperti Matahari Surat An-Nazi’ayat 29 menyebutkan bahwa Allah menjadikan malam yang gelap gulita dan siang yang terang benderang. • Masa IV (ayat 30): awal mula daratan di Bumi Penghamparan yang disebutkan dalam ayat 30.

darimana datangnya air? Air diperkirakan berasal dari komet yang menumbuk Bumi ketika atmosfer Bumi masih sangat tipis. Jadi. adalah rasio Deuterium dan Hidrogen pada air laut. yang sama dengan rasio pada komet. Karena semua kehidupan berasal dari air. ayat ini menunjukan evolusi Bumi dari tidak ada air menjadi ada air. • Masa VI (ayat 32-33): proses geologis serta lahirnya hewan dan manusia . dapat diartikan bahwa di Bumi belum terdapat air ketika mulamula terbentuk.Gambar 4) daratan Pangaea yang merupakan asal mula semua daratan di Bumi • Masa V (ayat 31): pengiriman air ke Bumi melalui komet Gambar 5) ilustrasi komet yang membawa unsur hidrogen sebagai pembentuk air di Bumi Dari ayat 31 di atas. Bukti bahwa air berasal dari komet. Deuterium adalah unsur Hidrogen yang massanya lebih berat daripada Hidrogen pada umumnya. kehidupan pertama berupa tumbuhan bersel satu pun mulai muncul di dalam air. Jadi. maka setelah air terbentuk. Unsur hidrogen yang dibawa komet kemudian bereaksi dengan unsur-unsur di Bumi dan membentuk uap air. Uap air ini kemudian turun sebagai hujan yang pertama.

Baru-baru ini para peneliti astronom menemukan letak Lokasi Bumi Di Alam Semesta ini. Teuku Abdullah Sanny. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni)nya dalam empat masa. setelah gunung mulai terbentuk. ”Dan dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. maka empat masa tersebut dapat dikorelasikan dengan empat masa dalam Surat Fushshilat ayat 10 yang berbunyi. Bumi begitu kecil di Alam raya ini. Dan hal ini begitu mengagetkan tentunya. Wallahu a’lam bisshowab. pembentukan air dan munculnya tumbuhan pertama. Di penjelasan ini bumi akan seperti pasir kerikil.Gambar 6) gunung sebagai pasak Bumi Dalam ayat 32 di atas. begitu banyak halhal yang belum di ketahui oleh kita tentang isi dari alam raya ini. sejak kemunculan alam semesta hingga terciptanya manusia. disebutkan ”…gunung-gunung dipancangkan dengan teguh. Lokasi Bumi Di Alam Semesta.Sc tentang fungsi gunung sebagai pasak bumi.Eng. Jadi. M. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orangorang yang bertanya”. gunung-gunung terbentuk setelah penciptaan daratan. Bumi kita layaknya pasir kerikil putih yang amat sangat . usia manusia relatif masih sangat muda dalam skala waktu geologi. Gunung-gunung terbentuk dari interaksi antar lempeng ketika superkontinen Pangaea mulai terpecah. Dimana lokasinya ? Penasaran ? Begitu banyak misteri di luar angkasa yang super duper luasnya. Ir. Misteri-misteri tak luput dari luasnya Alam Semesta ini. terciptalah hewan dan akhirnya manusia sebagaimana disebutkan dalam ayat 33 di atas. Jika diurutkan dari Masa III hingga Masa VI. Proses detail terbentuknya gunung dapat dilihat pada artikel sebelumnya yang ditulis oleh Dr. Kemudian.” Artinya. Demikianlah penafsiran enam masa penciptaan alam dalam Al-Qur’an.

Termasuk planet-planet kerdil lainnya yang mengelili Matahari. Bumi BUMI. Inilah salah satu kebesaran-Nya.kecil bagi galaksi-galaksi yang teramat besar. Mars dan anggota Tata Surya lainnya. Kini bumi di buat sekecil mungkin. Betapa kecilnya kita dan betapa besarnya ciptaa-Nya. Lalu dimanakah lokasi Tata Surya Di Alam Semesta Raya ini ? . Pernahkah anda berpikir lokasi bumi di Alam Semesta ini ? Alam Semesta yang begitu luas ini menyimpan banyak misteri. Tata Surya Bumi bersama planet-planet lain seperti Merkurius.

000 Tahun Cahaya dari Bumi kita! Waw jauh sekali bukan ? . Tata Surya bagai sebuah pasir butir yang teramat kecil yang siap di tabrak butir pasir lainnya. Tata Surya sendiri merupakakan Anggota Gugusan Solar Interstellar dimana orbit Tata Surya ini terlihat begitu kecil.Gugusan Solar Interstellar Neighborhood (Tetangga Antarbintang Tatasurya) Coba anda lihat gambar di atas. berada dalam sebuah galaksi yang di beri nama Milkyway atau Bimasakti. Lihat pula pusat Galaksi Bima Sakti yang putih itu? Jaraknya 20. Bima Sakti (Milky Way) Solar Interstellar Neighborhood itupun.

inilah Lokasi Local Supercluster di alam semesta yang bisa kita amati saat ini : . Sekeliling Virgo Supercluster masih terdapat banyak Supercluster lainnya.500.000 Tahun Juta Tahun Cahaya dari kita.Kelompok Antar Galaksi Galaksi kita disini terlihat seperti batu kerikil. Galaksi Bimasakti atau Milkyway. berada dalam satu Cluster yang bernama Local Group. termasuk tetangga kita Coma Supercluster yang berjarak 300 juta tahun cahaya! mereka bergabung dalam Gugus dari Gugus Super "Local" Dan. Isinya hanya beberapa Galaksi Kecil (Dwarf) sedangkan yang terbesar adalah Andromeda yang berjarak sekitar 2.

Bumi kita yang teramat kecil ini bisa saja di hantap oleh bebatuan-bebatuan besar lainya ( Galaksi ) Kecil sekali bukan ? Bagaimana pendapat anda ? Jumat. Tyson berbicara selama diskusi panel Minggu (10 Oktober) untuk memperingati ulang tahun ke-10 museum Rose Center for Earth and Space. .Apakah hidup hanya unik pada bumi. minggu ini. telah menambah bahan bakar baru ke arah perdebatan tentang keunikan bumi dan apakah ada kehidupan lain di alam semesta kita. ataukah langka?” kata astrofisikawan Neil deGrasse Tyson. tapi apa yang benar-benar kita pertanyakan adalah: apakah sifat-sifat umum dari bumi adalah sesuatu yang kita harapkan bersifat biasa di galaksi. direktur Hayden Planetarium di Museum Sejarah Alam Amerika. seberapa dekat kita bisa menemukan kehidupan di luar bumi? Penemuan Gliese 581g. 15 Oktober 2010 . Topik utama panel: kemungkinan kehidupan di luar bumi. ataukah umum dalam alam semesta kita? Dan jika ini adalah umum. sebuah planet asing yang mengorbit di zona habitasi bintang induknya.Begitulah Lokasi Bumi Di Alam Semesta ini. “Setiap planet adalah unik dalam rinciannya. dan apakah bumi benar-benar hanya satu jenis atau tidak.

” kata Don Brownlee. “Di Venus. yang menyebabkan gempa bumi dan aktivitas gunung berapi. Bahkan jika ada kehidupan di bumi untuk sebagian besar umur hidupnya. bukan kehidupan hewan. ia terlalu panas untuk kehidupan bisa eksis seperti yang kita kenal. “Di Mars. Bumi sebagai model Untuk menentukan kondisi yang dibutuhkan untuk memelihara dan mempertahankan kehidupan di planet lain. “Jadi. Bumi adalah satu-satunya yang berada zona layak huni. seperti pergerakan lempeng tektonik yang kompleks. itu hanyalah kehidupan mikroba. ada mekanisme unik pada pekerjaan di planet kita yang membantu menjaga kelayakhunian. di mana ada zat cair. “Bumi telah banyak berubah.” kata Tyson. “Bumi akan terus berlangsung sekitar 10 miliar tahun. NJ. “Bumi tidak diragukan lagi adalah langka di dalam tata surya. air merupakan kartu menggiurkan bagi kami sebagaimana kami melakukan pencarian untuk kehidupan di alam semesta.” kata anggota panel. di situ ada kehidupan. Area ini juga dikenal sebagai zona Goldilock. tektonik sudah terhenti dan ia kehilangan atmosfernya. mengatakan dia berdiri di belakang penemuan planet tersebut.” Namun. dan berkontribusi terhadap atmosfer dan stabilitas iklim planet kita. selama panel. seorang profesor Geologi dan Ilmu Kelautan di Universitas Rutgers di Newark. yang berarti zat cair dan kondisi yang berpotensi mendukung kehidupan lainnya bisa saja ditemukan di planet ini. “Di bumi. karena suhu permukaannya yang tidak terlalu panas atau terlalu dingin. keberadaan hewan dan manusia hanyalah sepotong kecil dari sejarah planet.” .” Diskusi panel pakar terjadi sehari sebelum beberapa ilmuwan meragukan keberadaan Gliese 581g. “Jika Anda membayangkan alam semesta secara keseluruhan. Steven Vogt. pemahaman planet rumah kita sendiri adalah tempat yang baik untuk memulai. itu nyaris sebuah tempat yang benar-benar bermusuhan.” Bahkan di bumi. seorang profesor Astronomi di Universitas Washington di Seattle. Rekan penemu planet itu. namun butuh 4 miliar tahun evolusi geologi dan biologi di planet kita untuk menghadirkan hewan-hewan di atasnya. Paul Falkowski.Penemuan Gliese 581g memacu komunitas ilmiah karena planet itu ditemukan di zona habitasi bintang – sebuah kawasan di mana rentang planet bisa mempertahankan suhu zat cair di permukaannya.” kata Brownlee.

Hidup menjadi sebuah fitur alam semesta. “Sifat planet dan bentangan untuk kehidupan bisa terbentuk. Ini akan menjadi luar biasa jika hidup dalam beberapa bentuk tidaklah bersifat umum. di dalam sistem surya kita. seorang profesor Fisika dari Universitas Michigan di Ann Arbor. Chris McKay. kita sudah mengalaminya.” kata Fred Adams. jika hidup dimulai dua kali. seorang ilmuwan riset di NASA Ames Research Science Center di Moffett Field. ataukah umum dalam alam semesta kita? Dan jika ini adalah umum. kita akan tahu jawabannya. “Saya akan mengatakan bahwa planet seperti-bumi adalah umum.” Masalah waktu dan kesabaran Jadi. “Artinya alam semesta ini penuh dengan kehidupan. mereka lebih mudah bisa setuju bahwa menemukan beberapa bentuk kehidupan asing – baik itu mikroba atau pun sebaliknya – hanyalah masalah waktu. Dan sementara beberapa panelis tidak setuju tentang apakah bumi itu sendiri adalah unik.” kata Falkowski.” katanya. bukan hanya menjadi keunikan planet yang agak aneh ini di seputar bintang. Hidup hanyalah proses fisik. seberapa dekat kita bisa menemukan kehidupan di luar bumi? “Saya lebih optimis bahwa.” Sumber: space. California “Di sini. ‘Apakah kita sendirian?’ [Sebelum kita tahu] asal usul kehidupan. itu memberitahu kita beberapa hal yang menakjubkan tentang alam semesta kita.com . dalam hidup saya. apakah hidup hanya unik pada bumi. dan proses fisik terjadi di mana-mana. kata seorang anggota panel.Jika kehidupan ditemukan di planet lain dalam tata surya kita – misalnya di Mars – penemuan itu akan sangat memberi peluang bagi kita menemukan kehidupan di tempat lain di alam semesta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful