Fisika Inti: Nah, menjelang berakhirnya materi pelajaran Fisika dikelas XII SLTA, maka Fisika Modern (Radiasi

benda Hitam, Teori Atom, Relativitas, Radioaktivitas) kadang menjadi kendala, hususnya dalam memahami konsep secara utuh. Semoga kehadiran software ini mampu meberikan satu jalan kemudahan. Silahkan klik di Plasma Laboratory ini. Meski harus merabaraba, yaa itung2 buat latihan melancarkan kemampuan berbahasa Inggris kita para guru. Khusus materi Radioaktif, di negeri kita Indonesia ini juga ada programmer (tim dari PT. Brainmatics Cipta Informatika) yang telah membuat softwarenya. Saya biasa pakai software basis Flash ini, yang tidak hanya menarik tetapi sangat ringan dan beresolusi tinggi. Kelemahnnya, software ini berlisensi, dan harus beli. Bagi yang juga sudah punya, selamat deh…. dan berikut screenshot nya:

Screenshot Radioaktivitas Interaktif

.

....... Jumlah proton di dalam inti Jumlah elektron di kulit (untuk atom netral) Jumlah (proton + neutron) dalam inti Bilangan bulat yang terdekat dengan massa atom (dalam sma) Nomor massa (A) menyatakan : Dalam hal ini. Proton dan neutron merupakan partikel-partikel penyusun inti atom... hal ini karena massa elektron dapat diabaikan terhadap massa keduanya. Kita telah mengetahui bahwa elektron mempunyai muatan -1.1×10-31 kg..(6-1) dengan X = lambang unsur Z=nomor atom A=nomor massa Nomor atom (Z) menyatakan : • • • • • Nomor tempat unsur dalam susunan berkala.6×10-19 C dan massa 9... sedangkan elektron-elektron mengelilingi inti pada orbit tertentu.. Inti Atom (Nukleus) adalah bagian yang bermuatan positif yang berada di pusat atom.. proton 1..... Karena proton merupakan partikel bermuatan positif.. sehingga massa atom ditentukan oleh massa proton dan neutron..67252×10-27 kg serta neutron tidak mempunyai muatan dan bermassa 1.. Inti atom terdiri dari proton dan neutron.. nomor atom (Z) menyatakan jumlah proton yang sama dengan jumlah elektron pada atom netral.6×10-19 C dan massa 1.Inti Atom (Nukleus) Berdasarkan teori atom modern...... sedangkan nomor massa (A) menyatakan jumlah proton dan neutron dalam inti atom. ..67482×10-27 kg..... proton.... kecuali atom hidrogen... Atom suatu unsur biasanya dinyatakan dengan lambang sebagai berikut... dan neutron. Suatu satuan massa yang dapat digunakan dalam perhitungan2 nuklir adalah satuan massa atom (u).... 1 u = 1..494 MeV/c2. .....6605 x 10-27 kg = 931... atom terdiri dari partikel-partikel sub atom............. yaitu elektron..... sedangkan netron tak bermuatan positif..

minti m = defek massa p = jumlah proton mp = massa proton n = jumlah neutron mn = massa neutron minti = massa inti .Inti atom dan radioaktivitas Simbol penyusun atom na Xma na = nomor atom (jumlah proton)(jumlah elektron) ma = massa atom (jumlah nukleon) nukleon = jumlah proton dan neutron * isoton = atom yang sama jumlah neutron * isobar = atom yang sama jumlah nomor masa * isotop = atom yang sama jumlah proton KONSEP DEFEK MASA Berkurangnya masa inti atom karena diubah menjadi energi ikat inti m = ( pmp + nmn) .

maka satuan E akan menjadi sma (satuan massa atom) Karena 1 sma = 931. Peristiwa radioaktif pertama kali ditemukan oleh Henri Becquerel th 1896. β.5 MeV RADIOAKTIVITAS Radioaktivitas adalah peristiwa pemancaran energi dalam bentuk sinar radioaktif (α.Pemancaran sinar betha-1β0 atau-1e0 Contoh : 6 N14→ 7N14 + -1β0 . * Pemancaran partikel radioaktif .Pemancaran sinar alfa (2α4) Contoh : 92 U238→ 90Th234 + 2α4 .5 Maka E = m x 931. dan γ) dari inti tidak stabil untuk menjadi inti yang stabil. Isotop-isotop yang memiliki jumlah proton 1 sampai 83 secara umum merupakan isotop yang stabil.ENERGI IKAT INTI • Berdasarkan hukum kesetaraan massa dan energi Einsten E = mc2 Dengan c = 3 x108 m/s Jika menggunakan c.Pemancaran sinar gamma0γ0 Contoh: .

28 Ni61→ 28Ni61 + 0γ0 DERET RADIOAKTIF .Deret Thorium (4n)90Th232 menjadi82Pb208 .Deret Uranium (4n + 2)92U238 menjadi82Pb208 .Deret Neptunium (4n+1)93Np237 menjadi83Bi209 . T1/2 =λ 693 . 0 dengan lamda ( = λkonstanta peluruhan) N = No (2 1 )n dengan n= 2 / 1 T t .Deret aktinium (4n + 3)92 U235 menjadi82Pb207 WAKTU PARO Waktu Paro(T 1/2) adalah waktu yang diperlukan untuk peluruhan sehingga jumlah inti setelah peluruhan tinggal setengahnya.

dengn A = aktivitas radioaktif t o e A A λ − = . dengan A = aktivitas setelah waktu peluruhan Ao= aktivitas mula-mula . dengan λ dN A − = .t = waktu peluruhan N = Jumlah radioaktif setelah peluruhan N0= jumlah radioaktif mula-mula AKTIVITAS RADIOAKTIF Aktivitas radioaktif adalah laju perubahan inti radioaktif .

Ini adalah sebuah proses acak sehingga sulit untuk memprediksi peluruhan sebuah atom. jika mereka sedikit saja bergeser dari posisinya. Keruntuhan menara (peluruhan) membutuhkan energi aktivasi tertentu. Gaya gravitasi tidak berpengaruh pada proses nuklir. energi aktivasi sudah tersedia dari . Jika sebuah material radioaktif menghasilkan 1 buah kejadian peluruhan tiap 1 detik. bisa dalam bentuk ditendang atau digeser tangan. yang tidak teramati pada skala makroskopik. sebuah gangguan yang berasal dari luar dapat melepaskan gaya gravitasi dan membuat tower itu runtuh. Pada kasus menara pasir.unsur Radioaktif adalah unsur yang mempunyai nomor atom diatas 83. merupakan gaya terkuat pada skala subatomik. Satuan internasional (SI) untuk pengukuran peluruhan radioaktif adalah becquerel (Bq). Ada sifat yang dimiliki susunan partikel didalam inti atom. Hukum Coulomb atau gaya elektrostatik juga mempunyai peranan yang berarti pada ukuran ini. Mungkin bisa sedikit digambarkan dengan menara pasir yang kita buat di pantai: ketika gesekan yang terjadi antar pasir mampu menopang ketinggian menara. PELURUHAN RADIOAKTIF Peluruhan radioaktif adalah kumpulan beragam proses di mana sebuah inti atom yang tidak stabil memancarkan partikel subatomik (partikel radiasi). maka dikatakan material tersebut mempunyai aktivitas 1 Bq.1 becquerel akan tampak sebagai tingkat aktivitas yang rendah. Gaya nuklir kuat. diatur oleh beberapa interaksi.Radioaktif Radioaktif berhubungan dengan pemancaran partikel dari sebuah inti atom. Interaksi gaya-gaya ini pada inti atom terjadi dengan kompleksitas yang tinggi. satuan yang biasa digunakan adalah dalam orde gigabecquerels. Peluruhan terjadi pada sebuah nukleus induk dan menghasilkan sebuah nukleus anak. Pada kasus peluruhan inti atom. energi ini datang dari luar sistem. Pendahuluan Neutron dan proton yang menyusun inti atom. terlihat seperti halnya partikelpartikel lain. mereka dapat jatuh ke susunan energi yang lebih rendah. Gaya nuklir lemah sedikit berpengaruh pada interaksi ini. Karena biasanya sebuah sampel material radiaktif mengandung banyak atom.

dan membuktikan bahwa partikel alfa kenyataannya adalah sebuah inti atom helium. dalam bentuk "tumbukkan" dengan partikel luar misalnya. Ernest Rutherford dan ilmuwan lainnya menemukan bahwa radiaktivitas jauh lebih rumit ketimbang sinar-X. Sebagai contoh. Percobaan lainnya menunjukkan . Kesemuanya tidak menunjukkan hasil sampai ketika ia menggunakan garam uranium. Akan tetapi. Pierre Curie. Partikel mekanika kuantum tidak pernah dalam keadaan diam. nama-nama tersebut masih bertahan hingga kini. Tetapi kemudian menjadi jelas bahwa bintik hitam pada pelat bukan terjadi karena peristiwa fosforesensi. mereka terus bergerak secara acak. dan dia berfikir pendaran yang dihasilkan tabung katoda oleh sinar-X mungkin berhubungan dengan fosforesensi. namun karena penyerapannya fungsi eksponensial akan ada sedikit bagian yang mungkin menembus pelat metal Pada awalnya tampak bentuk radiasi yang baru ditemukan ini mirip dengan penemuan sinar-X. Reaksi seperti ini biasanya akan dimasukan dalam fisi nuklir/fusi nuklir. ditemukan bahwa medan listrik atau medan magnet dapat memecah emisi radiasi menjadi tiga sinar. pada saat percobaan. Gerakan teratur pada partikel ini dapat membuat inti seketika tidak stabil.dalam. Marie Curie. Karenanya ia membungkus sebuah pelat foto dengan kertas hitam dan menempatkan beragam material fosforen diatasnya. Hasil perubahan akan mempengaruhi susunan inti atom. juga diketahui bahwa partikel alfa jauh lebih berat ketimbang partikel beta. Beragam jenis peluruhan bisa terjadi. Dari besarnya arah pantulan. dan gamma. sehingga hal ini termasuk dalam reaksi nuklir. penelitian selanjutnya yang dilakukan oleh Becquerel. diketahui bahwa sinar alfa mengandung muatan positif. sinar beta bermuatan negatif. Dengan melewatkan sinar alfa melalui membran gelas tipis dan menjebaknya dalam sebuah tabung lampu neon membuat para peneliti dapat mempelajari spektrum emisi dari gas yang dihasilkan. Akan tetapi. partikel beta tidak mampu menembus pelat alumunium. Kemudian dari arah gaya elektromagnet. Material semacam ini akan berpendar di tempat gelap setelah sebelumnya mendapat paparan cahaya. garam uranium nonfosforen dan bahkan uranium metal dapat juga menimbulkan efek bintik hitam pada pelat. Beberapa reaksi nuklir melibatkan sumber energi yang berasal dari luar. dan sinar gamma bermuatan netral. beta. Untuk menghentikan gamma diperlukan lapisan metal tebal. Partikel Alfa tidak mampu menembus selembar kertas. reaksi semacam ini tidak dipertimbangkan sebagai peluruhan. sinarsinar tersebut diberi nama sesuai dengan alfabet yunani yakni alpha. Demi memudahkan penamaan. Penemuan Radioaktivitas pertama kali ditemukan pada tahun 1896 oleh ilmuwan Perancis Henri Becquerel ketika sedang bekerja dengan material fosforen. Terjadi bintik hitam pekat pada pelat foto ketika ia menggunakan garam uranium tesebut. Juga. material dijaga pada tempat yang gelap. berlawanan dengan reaksi kimia yang hanya melibatkan perubahan susunan elektron diluar inti atom.

Z+1) Emisi positron Sebuah inti memancarkan positron dan sebuah neutrino (A. Z-Z1) + (A1.Z1) Berbagai peluruhan beta: Peluruhan beta Sebuah inti memancarkan elektron dan sebuah antineutrino || (A. banyak perusahan kesehatan yang memasarkan obat paten yang mengandung bahan radioaktif. Z-1) Tangkapan elektron Sebuah inti menangkap elektron yang mengorbit dan memancarkan sebuah neutrino (A. Peluruhan dengan emisi nukleon: Peluruhan alfa Sebuah partikel alfa (A=4. salah satunya adalah penggunaan radium pada perawatan enema. Z) Fisi spontan Sebuah inti terpecah menjadi dua atau lebih atom dengan inti yang lebih kecil disertai dengan pemancaran partikel lainnya Peluruhan cluster Inti atom memancarkan inti lain yang lebih kecil tertentu (A1. yang hampir dipastikan akibat lamanya ia terpapar Radium). Pada tahun 1930-an produk pengobatan yang mengandung bahan radioaktif tidak ada lagi dipasaran bebas. Z1) yang lebih besar daripada partikel alfa (A-A1. dua buah unsur yang memiliki kemiripan sehingga sulit untuk dibedakan. Efek akut dari radiasi pertama kali diamati oleh insinyur listrik Amerika Elihu Thomson yang secara terus menerus mengarahkan sinar-X ke jari-jarinya pada 1896. Para peneliti ini juga menemukan bahwa banyak unsur kimia lainnya yang mempunyai isotop radioaktif. Bisa dikatakan ia menemukan bidang ilmu fisika medik (health physics). Marie Curie menentang jenis perawatan ini. Dia menerbitkan hasil pengamatannya terkait dengan efek bakar yang dihasilkan. Z-2) Tangkapan elektron dengan emisi positron Sebuah inti menangkap satu elektron yang mengorbit memancarkan satu positron dan dua neutrino (A.kemiripan antara radiasi beta dengan sinar katoda serta kemiripan radiasi gamma dengan sinar-X. Z-2) Emisi positron ganda Sebuah inti memancarkan dua positrons dan dua neutrino (A. Z-1) Emisi neutron Sebuah neutron dilepaskan dari inti (A-1. Bahaya radioaktivitas dari radiasi tidak serta merta diketahui. Efek genetis radiasi baru diketahui jauh dikemudian hari. Sebelum efek biologi radiasi diketahui. ia memperingatkan efek radiasai pada tubuh manusia belum benarbenar diketahui (Curie dikemudian hari meninggal akibat Anemia Aplastik. Pada tahun 1927 Hermann Joseph Muller menerbitkan penelitiannya yang menunjukkan efek genetis radiasi. . Radioaktivitas juga memandu Marie Curie untuk mengisolasi radium dari barium. Z+2) Tangkapan elektron ganda Sebuah inti menyerap dua elektron yang mengorbit dan memancarkan dua neutrino (A. Z-2) Emisi proton Sebuah proton dilepaskan dari inti (A-1. Z-1) Peluruhan beta ganda Sebuah inti memancarkan dua elektron dan dua antineutrinos (A. Z=2) dipancarkan dari inti (A-4. Pada tahun 1947 dimendapat penghargaan hadiah Nobel untuk penemuannya ini. untungnya luka tersebut sembuh dikemudian hari.

proses peluruhan telah digunakan dalam perangkat keras pembangkit bilangan-acak yang merupakan perangkat dalam meperkirakan umur absolutmaterial geologis dan bahan organik. Tetapi. Karenanya sebagian besar inti radioaktif yang ada saat ini relatif berumur muda. Z) Konversi internal Inti yang tereksitasi mengirim energinya pada sebuah elektron orbital dan melepaskannya (A. inti anak tadi akan meluruh lagi. Keberadaan substansi di satu atau lebih bagian sistem diketahui dengan mendeteksi lokasi terjadinya peluruhan. dimana menurut hukum relativitas khusus massa yang hilang diubah menjadi energi (pelepasan energi) sesuai dengan persamaan E = mc2. Keberadaan dan penerapan Menurut teori Big Bang.simbol τ . yang terbentuk di bintang (khususnya supernova) dan selama interaksi antara isotop stabil dan partikel berenergi. Sebuah sampel dibuat dengan atom tidak stsbil konsentrasi tinggi. Dengan dasar bahwa proses peluruhan radioaktif adalah proses acak (bukan proses chaos). secara terus menerus terbentuk di atmosfer atas bumi akibat interaksi antara sinar kosmik dan Nitrogen. isotop radioaktif dari unsur teringan (H. * Rerata waktu hidup . Inti anak yang dihasilkan dari proses peluruhan biasanya juga tidak stabil. karbon-14.rerata waktu hidup (umur hidup) sebuah material .Z-2) Transisi antar dua keadaan pada inti yang sama: Peluruhan gamma Sebuah inti yang tereksitasi melepaskan sebuah foton energi tinggi (sinar gamma) (A. Bila kasus ini terjadi. Z) Peluruhan radioaktif berakibat pada pengurangan massa.simbol t1 / 2 . yang mempunyai tiga. He. kadang lebih tidak stabil dari induknya. inti radioaktif yang mempunyai umur-paruh hanya 5730 tahun. Rantai peluruhan dan mode peluruhan ganda Banyak inti radioaktif yang mempunyai mode peluruhan berbeda. inti-inti ini sangat tidak stabil sehingga tidak ada dari ketiganya yang masih ada saat ini. disebut rantai peluruhan. Peluruhan radioaktif telah digunakan dalam teknik perunut radioaktif. atau aktivitas. Sebagai contoh. dan Li) dihasilkan tidak berapa lama seteleah alam semesta terbentuk. Proses kejadian peluruhan berurutan yang menghasilkan hasil akhir inti stabil. [sunting] Laju peluruhan radioaktif Laju peluruhan. yang digunakan untuk mengikuti perjalanan subtansi kimia di dalam sebuah sistem yang kompleks (seperti organisme hidup misalnya). Energi ini dilepaskan dalam bentuk energi kinetik dari partikel yang dipancarkan. dari material radioaktif ditentukan oleh: Konstanta: * Waktu paruh . Sebagai contoh adalah Bismuth-212.waktu yang diperlukan sebuah material radioaktif untuk meluruh menjadi setengah bagian dari sebelumnya.

* Konstanta peluruhan . "Jumlah substansi" dapat berupa satuan massa atau volume.\lambda N_0 dimana a_0 \ adalah jumlah awal material aktif. peluruhan radioaktif yang digunakan dalam teknik penanggalan sangat handal. untuk sebuah sampel radioisotop tertentu.konstanta peluruhan berbanding terbalik dengan waktu hidup (umur hidup).) Persamaan: t_{1/2} = \frac{ln(2)}{\lambda} = \tau ln(2) A = \frac{dN}{dt} = .simbol A . Tanda negatif pada persamaan . peluruhan dari inti tidak stabil merupakan proses acak dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan sebuah atom tertentu akan meluruh. mereka terkait dengan perilaku yang secara statistik acak. maka kemungkinan (probabilitas) peluruhan (– dN/N) sebanding dengan dt: Masing-masing inti radioaktif meluruh dengan laju yang berbeda. * Aktivitas khusus . dan disintegrasi per menit (dpm).jumlah peluruhan tiap detik per jumlah substansi. Tetapi. melainkan ia dapat meluruh sewaktu waktu.simbol SA . [sunting] Pengukuran aktivitas Satuan aktivitas adalah: becquerel (simbol Bq) = jumah disintegrasi (pelepasan)per detik . [sunting] Waktu peluruhan Sebagaimana yang disampaikan di atas.simbol λ .\lambda N S_A a_0 = \frac{dN}{dt}\bigg|_{t=0} = . Karenanya.7 \times 10^{10} \ disintegrasi per detik. Jika N adalah jumlah atom. curie (Ci) = 3. (Perlu dicatat meskipun konstanta.jumlah peluruhan tiap detik. jumlah kejadian peluruhan –dN yang akan terjadi pada selang (interval) waktu dt adalah sebanding dengan jumlah atom yang ada sekarang.radioaktif. Teknik ini merupakan salah satu pertaruhan yang aman dalam ilmu pengetahuan sebagaimana yang disampaikan oleh [1]) Variabel: * Aktivitas total . masing-masing mempunyai konstanta peluruhan sendiri (λ). dan prediksi menggunakan kontanta ini menjadi berkurang keakuratannya untuk material dalam jumlah kecil.

sampai 10^-6! detik untuk yang sangat tidak stabil. Selain konstanta peluruhan. . Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan sebuah inti radioatif untuk meluruh menjadi separuh bagian dari sebelumnya. fungsi exponensial merupakan fungsi berlanjut. Masing-masing atom "hidup" untuk batas waktu tertentu sebelum ia meluruh. yang merupakan penyelesaian pendekatan atas dasar dua alasan. peluruhan radioaktif sebuah material biasanya juga dicirikan oleh rerata waktu hidup. tetapi kuantitas fisik N hanya dapat bernilai bilangan bulat positif. Waktu paruh inti radioaktif sangat bervariasi. sedang materi dengan dengan tingkat radiasi rendah akan lama habisnya. Pertama. karena persamaan ini penggambaran dari sebuah proses acak.\! tahun untuk inti hampir stabil. dan rerata waktu hidup adalah rerata aritmatika dari keseluruhan waktu hidup atom-atom material tersebut. Alasan kedua. nilai N sangat besar sehingga fungsi ini merupakan pendekatan yang baik.menunjukkan bahwa jumlah N berkurang seiring dengan peluruhan. dalam banyak kasus. hanya benar secara statistik. Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan adalah sebagai berikut: t_{1/2} = \frac{\ln 2}{\lambda} Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan menunjukkan bahwa material dengan tingkat radioaktif yang tinggi akan cepat habis. dari mulai 10^{-24t} \. Akan tetapi juga. Rerata waktu hidup disimbolkan dengan τ. Penyelesaian dari persamaan diferensial orde 1 ini adalah fungsi berikut: Fungsi di atas menggambarkan peluruhan exponensial. dan mempunyai hubungan dengan konstanta peluruhan sebagai berikut: Parameter yang lebih biasa digunakan adalah waktu paruh.

Manfaat Berdasarkan Sinar Radiasi α. β dan γ Sinar alpha -ditembakkan pada inti suatu atom untuk menghasilkan radioisotop (yang lebih sering digunakan untuk menembak adalah neutron) Sinar beta -menentukan letak kebocoran pipa saluran minyak / cairan atau gas yang tertimbun dalam tanah -mengukur ketebalan kertas -pancaran sinar beta Karbon C-14 dari fosil dapat digunakan untuk memperkirakan umur fosil Sinar gamma .Manfaat Radioisotop dalam Kehidupan.radiotherapy (membunuh sel kanker)/radiasi sinar gamma terkontrol -sterilisasi alat-alat kedokteran -sterilisasi pada makanan -mengukur ketebalan baja -mendeteksi datangnya pasokan minyak/cairan dari jauh yang disalurkan melalui pipa-pipa -membuat varietas tanaman baru yang tahan penyakit -dimanfaatkan pada pembuatan radiovaksin . Berikut ini berbagai pemanfaatan radioisotop yang disarikan dari beberapa buku referensi fisika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful