BAB III BESARAN DAN SATUAN

Model, Teori, Hukum dan Prinsip Tahukah anda apa yang dimaksudkan dengan model, teori dan hukum ? Ketika mempelajari fisika, kita selalu menggunakan istilah-istilah ini. Kata “model” yang digunakan dalam fisika berbeda pengertiannya dengan kata “model” yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti “model iklan” atau “foto model”. Mungkin hingga saat ini anda juga masih kebingungan atau bahkan tidak mengetahui pengertian model, teori dan hukum dari sudut pandang ilmu fisika. Oleh karena itu pada kesempatan ini GuruMuda ingin membantu anda untuk lebih memahami makna beberapa istilah tersebut. Model Ketika fisikawan ingin memahami suatu fenomena tertentu, mereka selalu menggunakan model. Dalam fisika, model adalah suatu analogi alias perbandingan mengenai suatu hal dengan sesuatu yang sudah kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model juga merupakan sebuah bentuk sederhana dari suatu sistem yang sulit untuk dianalisis secara keseluruhan. Para fisikawan selalu menggunakan perbandingan mengenai suatu hal atau fenomena yang rumit tersebut dengan sesuatu yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya model gelombang cahaya. Dalam kenyataannya cahaya bersifat sebagai gelombang dan hal ini telah dibuktikan melalui eksperimen di laboratorium. Walaupun demikian, cahaya yang kita lihat langsung dengan mata tidak menunjukkan bentuk sebagai gelombang. Untuk mengatasi hal ini, para fisikawan menggunakan analogi alias perbandingan gelombang cahaya dengan gelombang air, karena kita sudah mengetahui dan sering melihat gelombang air. Jadi kita bisa membayangkan bahwa cahaya seolaholah terbuat dari gelombang-gelombang, karena dalam berbagai eksperimen di laboratorium para fisikawan mengamati bahwa cahaya juga berprilaku sebagai gelombang. Selain contoh model gelombang cahaya, ada juga contoh lain yaitu model partikel. Misalnya kita menganalisis bola yang melakukan gerak parabola di udara. Dalam kenyataannya, bola tersebut tidak benar-benar bulat, tetapi ada lapisan-lapisan di kulitnya (anda dapat mengamati bola sepak). Ketika bergerak di udara, gerakan bola tersebut dihambat oleh gesekan udara dan dipengaruhi oleh tiupan angin. Berat bola juga selalu berubah-ubah, sesuai dengan ketinggiannya dari permukaan bumi dan bumi juga sedang berotasi. Apabila kita memasukan semua hal itu dalam perhitungan maka akan menjadi persoalan yang sangat rumit. Oleh karena itu kita menganggap bola sebagai obyek atau partikel, di mana gerakannya seolah-olah dalam ruang hampa (gesekan udara diabaikan), beratnya dianggap tetap alias tidak berubah, dan rotasi bumi juga kita abaikan. Sekarang

Created By : Giri Wiarto

kita dengan mudah menganalisis gerakan bola menggunakan model ini. Walaupun banyak hal diabaikan dalam model di atas, tidak berarti kita juga mengabaikan semua hal yang mempengaruhi gerakan bola. Dalam menganalisis gerak parabola yang dilaukan bola, kita tidak bisa mengabaikan gravitasi yang membuat gerakan bola berbentuk parabola. jadi intinya, model yang kita pilih harus difokuskan aspek penting yang ingin kita analisis. Model yang baru dijelaskan secara panjang lebar ini dikenal dengan julukan model ideal. Tujuan adanya model adalah memberikan kita gambaran atau pendekatan. Teori Makhluk apakah teori itu ? jika anda pernah mendengar nama eyang Einstein maka anda mungkin mengetahui salah satu teorinya yang luar biasa, yakni teori relativitas khusus. Mengapa disebut teori, bukan model ? apakah perbedaan antara teori dengan model ? Model relatif lebih sederhana dan mempunyai kesamaaan struktur dengan fenomena yang dipelajari, sedangkan teori lebih luas, lebih mendetail dan memberikan ramalan yang dapat diuji dan sering hasil pengujian memiliki ketepatan yang tinggi. Terkadang karena sebuah model dikembangkan dan mempunyai cakupan fenomena yang lebih luas maka dapat disebut sebagai teori. Contohnya dalah teori gelombang cahaya dan teori atom. Hukum Bagaimanakah dengan hukum, misalnya Hukum I Newton ? Hukum merupakan pernyataan yang singkat tapi bersifat umum dalam menjelaskan perilaku alam. Terkadang pernyataan itu membentuk suatu persamaan atau hubungan, misalnya Hukum II Newton. Suatu pernyataan disebut hukum jika secara eksperimental berlaku secara luas. Hukum-hukum ilmiah bersifat deskriptif; menjelsakan bagaimana alam berprilaku, tidak menjelsakan bagaimana alam harus berprilaku. Berbeda dengan hukum politik yang preskriptif, di mana menjelaskan bagaimana manusia harus beprilaku. Suatu pernyataan disebut hukum jika validitasnya telah teruji secara luas. Walaupun demikian, jika terdapat informasi-informasi baru yang muncul maka hukumhukum tertentu harus disesuaikan, bahkan harus dilenyapkan. Prinsip Jika hukum mempunyai cakupan yang luas, maka prinsip mempunyai cakupan yang terbatas, misalnya prinsip Archimedes atau prinsip Pascal. Prinsip dan hukum memiliki kemiripan, hanya pernyataan sebuah prinsip kurang umum, sedangkan pernyataan yang dikategorikan ke dalam hukum memiliki cakupan yang luas.

Created By : Giri Wiarto

Notasi Ilmiah Pengukuran dalam fisika terbentang mulai dari ukuran partikel yang sangat kecil. seperti massa elektron.000 000. misalnya massa bumi kira-kira 6. misalnya massa sebuah elektron kira-kira 0. Massa.000.911 kg memerlukan tempat yang lebar dan sering salah dalam penulisannya. padat dan jelas… Wakakakak.000. Suhu.000.45×108 Angka Penting = = 4. hasil pengukuran dinyatakan sebagai : a.000.Bagaimana belajar besaran pokok dan besaran turunan secara efektif dan efisien ? olong dong paak… minta tabel besaran turunan.000.00000435 = 345000000 = 3. gurumuda balu bangun tidur.98 x x1024 10-31 10-6 Created By : Giri Wiarto . sampai dengan ukuran yang sangat besar.000.000. . 10n disebut orde besar Contoh : Massa bumi Massa elektron 0. kita dapat menggunakan notasi ilmiah atau notasi baku. Kuat Arus. .000. Intensitas Cahaya. Disebut besaran pokok karena satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu… Besaran turunan ? selain ke tujuh besaran pokok di atas.000.35 9. Penulisan hasil pengukuran benda sangat besar. Jumlah molekul.sekalian sama Rumus… saya terharu membaca komentar dari… dari sp ya… hiks2… (masih kelas X).000. Saya tidak tahu.. x 10n di mana : a adalah bilangan asli mulai dari 1 – 9 (angka penting) n disebut eksponen dan merupakan bilangan bulat dalam persamaan tersebut.000. Dalam notasi ilmiah. .000. seperti massa bumi. semua besaran fisika lainnya termasuk besaran turunan. Di dalam fisika. Besaran turunan amat sangat buanyak sekali… Selengkapnya akan kita pelajari dalam pokok bahasan tersebut… Singkat.000 kg atau hasil pengukuran partikel sangat kecil. Untuk mengatasi masalah tersebut. .000. apakah adik saya ini mengerti akan apa yang dilakukannya atau tidak… jangan-jangan cuma hafal saja nantinya ? Saya punya tips bagaimana belajar besaran pokok dan besaran turunan secara efektif. Waktu.1 x 5.000. terdapat 7 besaran pokok yakni Panjang.000.

1. tetapi hanya ditaksir.0024 memiliki dua angka penting. Semua angka bukan nol merupakan angka penting. yaitu 5 adalah angka taksiran karena angka ini tidak bisa dibaca pada skala. Jika panjang benda tersebut kita ukur dengan jangka sorong (jangka sorong mempunyai batas ketelitian 0.40 mm.4 x 6. 4. 3. yakni 2 dan 4 4. Ini menunjukkan bahwa banyak angka penting yang dilaporkan sebagai hasil pengukuran mencerminkan ketelitian suatu pengukuran.01 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 6 angka penting. Semua angka sebelum orde (Pada notasi ilmiah) termasuk angka penting. yakni 3 dan 2.1 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 5 angka penting. 2. Ketentuan Angka Penting : 1. yaitu: 1. yaitu 114.5 mm. yakni 4.003200 memiliki empat angka penting. sedangkan satu angka terakhir. dan 4 adalah angka eksak/pasti karena dapat dibaca pada skala. Contoh : 0.7 = … ? Created By : Giri Wiarto . Semua angka nol yang terletak pada deretan terakhir dari angka-angka yang ditulis di belakang koma desimal merupakan angka penting. Contoh : 2. Contoh : 0.390 mm. misalnya 113.5 mm. Pada hasil pengukuran mistar tadi dinyatakan dalam bilangan penting yang mengandung 4 angka penting : 114. misalnya 114.Angka penting adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran yang terdiri dari angka-angka penting yang sudah pasti (terbaca pada alat ukur) dan satu angka terakhir yang ditafsir atau diragukan.0067 memiliki lima angka penting. Tentu saja pengukuran panjang dengan mikrometer sekrup lebih teliti dari jangka sorong dan mistar. Makin banyak angka penting yang dapat dilaporkan. Bila kita mengukur panjang suatu benda dengan mistar berskala mm (mempunyai batas ketelitian 0. Tiga angka pertama. 5. yaitu 3.50 x 103 memiliki tiga angka penting. Semua angka nol yang digunakan hanya untuk tempat titik desimal bukan merupakan angka penting.2 x 105 memiliki dua angka penting. Contoh : 3. Angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol merupakan angka penting. dan jika diukur dengan mikrometer sekrup (Mikrometer sekrup mempunyai batas ketelitian 0. 5 dan 0 Ketentuan perkalian dan pembagian angka penting : Hasil akhir dari perkalian atau pembagian harus memiliki bilangan sebanyak angka dengan jumlah angka penting paling sedikit yang digunakan dalam perkalian atau pembagian tersebut… Contoh perkalian : Contoh 1 : 3.5 mm) dan melaporkan hasilnya dalam 4 angka penting. makin teliti pengukuran tersebut. 2 dan dua angka nol setelah angka 32.

2 punya dua angka penting) Kalo kita hitung pakai kalkulator.0 : 3.7 punya dua angka penting) Hasil perkaliannya adalah 22.2 = 8.5 dan 3. ? (angka penting paling sedikit adalah dua) Kalo anda pakai kalkulator maka hasilnya adalah 0.66666666666666666 dan seterusnya… harus dibulatkan hingga hanya ada dua angka penting : 2.4 x 6.4 dan 6. yakni 7 dan 0) Ketentuan penjumlahan dan pengurangan angka penting : Created By : Giri Wiarto .0 = ….Jumlah angka penting paling sedikit adalah dua (3.1 : 3.0 = 0. hasilnya adalah 8. Hasil ini harus dibulatkan menjadi 23 (dua angka penting) 3. bukan 2 Pembagiannya juga mirip seperti perkalian… Contoh pembagian : Contoh 1 : 2. 2.0 : 3.70 (dua angka penting.0 = 2.5 x 3. Harus ditambahkan nol.7 = 23 Contoh 2 : 2.0 = ….0 = 0.2 = … ? Jumlah angka penting paling sedikit adalah dua (2.1 : 3.7… harus ditambahkan nol sehingga terdapat dua angka penting : 2.0 (dua angka penting).0 (dua angka penting) Contoh 3 : 1. yakni 6 dan 7) Contoh 2 : 2. ? (angka penting paling sedikit adalah dua) Kalo anda pakai kalkulator maka hasilnya adalah 0.0 x 2.5 x 3.67 (dua angka penting.78.

457 + 2.57 = 3. Pengukuran Untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dalam fisika.7 – 0. hasilnya adalah 3.3 10. Hasil ini lebih akurat dari 2. hasilnya adalah 42. Nah.7 – 0.24 paling tidak akurat) Kalau pakai kalkulator.24 + 32. Hasil ini lebih akurat dari 10.57 = … ? (3.6 karenanya harus dibulatkan menjadi : 45.13.6 = ….3 Banyak atau sedikitnya angka penting dalam hasil penjumlahan atau pengurangan gak ngaruh… Contohnya sudah gurumuda bahas…. Created By : Giri Wiarto . Hasil ini lebih akurat dari 3.691. hasilnya tidak boleh lebih akurat dari angka yang paling tidak akurat. kita biasanya melakukan pengamatan yang disertai dengan pengukuran. Pengamatan suatu gejala secara umum tidak lengkap apabila tidak ada data yang didapat dari hasil pengukuran.457 + 2.24 + 32.Dalam penjumlahan atau pengurangan.1 Contoh 2 : 10.7 paling tidak akurat…) Kalau pakai kalkulator.451 = …… ? (10.451 = 42.6 paling tidak akurat) Kalau dijumlahkan maka hasilnya adalah 45. Contoh 1 : 3.297.24 karenanya harus dibulatkan menjadi : 42.1 3.69 10. seorang ahli fisika berkata.69 Contoh 3 : 10.24 + 32.24 + 32. bila kita dapat mengukur yang sedang kita bicarakan dan menyatakannya dengan angka-angka. Lord Kelvin. ? (2.7 karenanya harus dibulatkan menjadi : 3.6 = 45. dirimu bisa mengembangkannya…. berarti kita mengetahui apa yang sedang kita bicarakan itu.

Dalam pengukuran di atas Anda telah mengambil jengkal sebagai satuan panjang. Created By : Giri Wiarto . Jangka sorong : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0. mikrometer sekrup Neraca (timbangan) Stop Watch Termometer Amperemete Tidak diukur secara langsung * Light meter * Jumlah zat tidak diukur secara langsung seperti anda mengukur panjang dengan mistar.01 mm. Jangka sorong. Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0. Kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengetahui jumlah zat.Apa yang Anda lakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya anda mengukur panjang meja belajar dengan menggunakan jengkal. Mikrometer : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0. Misalnya. Pengukuran sebenarnya merupakan proses pembandingan nilai besaran yang belum diketahui dengan nilai standar yang sudah ditetapkan. kita menggunakan mistar untuk mengukur panjang. dan mendapatkan bahwa panjang meja adalah 7 jengkal.1 mm.5 mm. selengkapnya dapat anda pelajari pada bidang studi Kimia. terlebih dahulu diukur massa zat tersebut. ALAT UKUR BESARAN Alat Ukur Besaran Pokok Besaran Pokok Panjang Massa Waktu Suhu Kuat Arus Jumlah molekul Intensitas Cahaya Alat Ukur Mistar. kita sering melakukan pengukuran terhadap besaran tertentu menggunakan alat ukur yang telah ditetapkan.

Stop Watch : untuk mengukur waktu mempunyai batas ketelitian 0.Neraca : untuk mengukur massa suatu benda. Amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (multimeter) Created By : Giri Wiarto . Termometer : untuk mengukur suhu.01 detik.

Created By : Giri Wiarto . Higrometer : untuk mengukur kelembaban udara.Alat Ukur Besaran Turunan Speedometer : untuk mengukur kelajuan Dinamometer : untuk mengukur besarnya gaya.

Barometer : untuk mengukur tekanan udara luar. Created By : Giri Wiarto . Ohm meter dan voltmeter dan amperemeter biasa menggunakan multimeter.Ohm meter : untuk mengukur tahanan ( hambatan ) listrik Volt meter : untuk mengukur tegangan listrik. Hidrometer : untuk mengukur berat jenis larutan.

Dengan memberikan suatu nilai tertentu pada besaran fisis. Kalorimeter : untuk mengukur besarnya kalor jenis zat. Created By : Giri Wiarto . Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dikenal oleh instrumen/alat ukur Ketepatan (akurasi) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama.Manometer : untuk mengukur tekanan udara tertutup. Istilah dalam Pengukuran Ketelitian adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar x0.

Seringkali. Ketidakpastian Mutlak dan Relatif Created By : Giri Wiarto . hasilnya dapat dipastikan akurat sampai 0. Alasannya. adalah keterbatasan ketepatan setiap alat pengukur dan ketidakmampuan membaca sebuah alat ukur di luar batas bagian terkecil yang ditunjukkan.01 cm. Ketidakpastian muncul dari sumber yang berbeda.1 cm.ketepatan merupakan suatu ukuran yang menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran pada pengukuran berulang.19 dan 5. Ada ketidakpastian yang berhubungan dengan setiap pengukuran. ketidakpastian biasanya dianggap sebesar satu atau dua satuan (atau bahkan tiga) dari angka terakhir yang diberikan. jika panjang sebuah benda dinyatakan sebagai 5. sementara sebenarnya anda menyangka nilainya antara 5. penting untuk tidak menulis 5. adalah sulit untuk memastikan suatu nilai di antara garis pembagi terkecil tersebut. yaitu bagian terkecil pada penggaris tersebut.2 cm.21 cm. ketidakpastian pada suatu nilai terukur tidak dinyatakan secara eksplisit. Misalnya anda memakai sebuah penggaris centimeter untuk mengukur lebar sebuah papan. selain kesalahan. dan penggaris itu sendiri mungkin tidak dibuat atau dikalibrasi sampai ketepatan yang lebih baik dari ini.1 dan 5. walaupun demikian tidak ada pengukuran yang benar-benar tepat. dianggap bahwa panjang benda tersebut mungkin antara 5. Dalam hal ini. Sebagai contoh.3 cm.1 cm (atau mungkin 0. Di antara yang paling penting. AKURASI / KETELITIAN HASIL PENGUKURAN Pengukuran yang akurat merupakan bagian penting dari fisika.20 cm. Pada kasus seperti ini. karena hal itu menyatakan ketidakpastian sebesar 0. ketidakpastian dianggap sebesar 0.2 cm).

(3) dapat digunakan untuk Created By : Giri Wiarto . (2) dapat digunakan untuk menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar. demikian juga terdapat Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder yang diturunkan dari Dimensi Primer. Manfaat Dimensi dalam Fisika antara lain : (1) dapat digunakan untuk membuktikan dua besaran sama atau tidak. Dimensi Primer meliputi M (untuk satuan massa). panjang (length) dan waktu (time). massa dan waktu.Dimensi Besaran Dimensi besaran diwakili dengan simbol. T yang mewakili massa (mass). Catatan : Semua besaran fisis dalam mekanika dapat dinyatakan dengan tiga besaran pokok (Dimensi Primer) yaitu panjang. L (untuk satuan panjang) dan T (untuk satuan waktu). misalnya M. Contoh : Dimensi Gaya : M L T-2 atau dimensi Percepatan : L T-2. Dua besaran sama jika keduanya memiliki dimensi yang sama atau keduanya termasuk besaran vektor atau skalar. L. Berikut adalah tabel yang menunjukkan dimensi dan satuan tujuh besaran dasar dalam sistem SI. Dimensi Sekunder adalah dimensi dari semua Besaran Turunan yang dinyatakan dalam Dimensi Primer. Sebagaimana terdapat Satuan Besaran Turunan yang diturunkan dari Satuan Besaran Pokok. Ada dua macam dimensi yaitu Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder.

dimensi besaran tersebut juga dipangkatkan. Misalnya. Tetapi perlu diingat. Hal ini disebabkan pada rumus tersebut mungkin terdapat suatu angka atau konstanta yang tidak memiliki dimensi. Contoh Soal : menentukan dimensi suatu besaran Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : (a) volum. ketika kita menggunakan rumus A= 2. Jika besaran-besaran berdimensi sama maupun berbeda dikalikan atau dibagi. Dua satuan yang berbeda dapat dikonversikan satu sama lain (contohnya: 1 m = 39. yaitu L. Satuan dan dimensi suatu variabel fisika adalah dua hal berbeda. Sebagai contoh.r] = L kita dengan cepat dapat menyatakan bahwa rumus tersebut salah karena dimensi kedua ruasnya tidak sama. jika suatu besaran fisis memiliki satuan massa dibagi satuan volume namun persamaan hasil penurunan hanya memuat satuan massa. Dengan melihat dimensi kedua ruas persamaan. Selanjutnya rumus tersebut diuraikan sampai hanya terdiri dari besaran pokok. (c) percepatan. maka angka tersebut diwakili dengan suatu konstanta tanpa dimensi.phi. misalnya konstanta k. Hanya besaranbesaran berdimensi sama yang dapat saling ditambahkan. berhubungan dengan standar tertentu (contohnya.r untuk menghitung luas. sementara tidak ada faktor konversi antarlambang dimensi. Satuan besaran fisis didefinisikan dengan perjanjian. dikurangkan atau disamakan.menurunkan persamaan suatu besaran fisis jika kesebandingan besaran fisis tersebut dengan besaran-besaran fisis lainnya diketahui. atau mikrometer). mil. Jika besaran berdimensi dipangkatkan. misalnya Ek = 1/2 mv2 . jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama.37 ini disebut sebagai faktor konversi). namun dimensi besaran panjang hanya satu.Phi. Analisis dimensi selalu digunakan untuk memeriksa ketepatan penurunan persamaan. besaran panjang dapat memiliki satuan meter. Seringkali kita dapat menentukan bahwa suatu rumus salah hanya dengan melihat dimensi atau satuan dari kedua ruas persamaan. Created By : Giri Wiarto . inci. Jika besaran-besaran berbeda dimensi terdapat di dalam persamaan dan satu sama lain dibatasi tanda “+” atau “-” atau “=”. kimia dan teknik untuk memahami keadaan fisis yang melibatkan besaran yang berbeda-beda. ANALISIS DIMENSI Analisis dimensi adalah cara yang sering dipakai dalam fisika. Anda harus ingat karena dalam suatu persamaan mungkin muncul angka tanpa dimensi. persamaan tersebut harus dikoreksi terlebih dahulu sebelum digunakan. itu tidak berarti bahwa rumus tersebut benar. yaitu [A] = L2 dan [2. kaki. persamaan tersebut tidak tepat. (d) usaha Petunjuk : anda harus menulis rumus dari besaran turunan yang akan ditentukan dimensinya terlebih dahulu. (b) massa jenis. di mana 1/2 tidak bisa diperoleh dari analisis dimensi. dimensi besaran-besaran tersebut juga terkalikan atau terbagi. angka 39.37 in.

yakni [L]. (d) Persamaan Usaha adalah hasil kali Gaya (besaran Turunan) dan Perpindahan (dimensi = [L]). kemudian dimensi Percepatan.Jawaban : (a) Persamaan Volum adalah hasil kali panjang. Massa memiliki dimensi [M] dan volum memiliki dimensi [L]3. Karena itu kita tentukan dahulu dimensi Percepatan (lihat (c)). Oleh karena itu. Dimensi Volum : (b) Persamaan Massa Jenis adalah hasil bagi massa dan volum. kemudian dimensi Gaya dan terakhir dimensi Usaha. Dengan demikian Dimensi massa jenis : (c) Persamaan Percepatan adalah hasil bagi Kecepatan (besaran turunan) dengan Waktu. Created By : Giri Wiarto . sedang Gaya adalah hasil kali massa (dimensi = [M]) dengan percepatan (besaran turunan). kita terlebih dahulu menentukan dimensi Kecepatan. di mana Kecepatan adalah hasil bagi Perpindahan dengan Waktu. lebar dan tinggi di mana ketiganya memiliki dimensi panjang. Dengan demikian.

Misalnya kita mengetahui jarak dua kota dalam satuan kilometer dan kita ingin mengetahui berapa jaraknya dalam satuan meter. Untuk kemudahan mengubah suatu satuan ke satuan lain dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan tangga konversi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.01 meter atau 1 kilogram sama dengan 1000 gram. Created By : Giri Wiarto . Konversi berarti mengubah. Sering kita diberikan besaran dalam satuan tertentu dan kita kita ingin menyatakannya dalam satuan lain. Untuk mengkonversi satuan. Misalnya. antara lain awalan-awalan metrik yang digunakan dalam satuan dan faktor konversi. Konversi Satuan SI Kelebihan sistem Satuan Internasional (SI) adalah kemudahan dalam pemakaiannya karena menggunakan sistem desimal (kelipatan 10) dan hanya ada satu satuan pokok untuk setiap besaran dengan penambahan awalan untuk satuan yang lebih besar atau lebih kecil.Konversi Satuan Konversi = Mengubah Besaran apapun yang kita ukur. seperti panjang. terdiri dari angka dan satuan. massa atau kecepatan. Awalan-awalan satuan yang sering digunakan dapat anda lihat pada tabel berikut ini. Untuk itu kita harus mengkonversi satuan tersebut. Demikian pula dengan massa benda. Misalnya kita mengukur berat badan kita dalam satuan kg dan kita ingin mengetahui berat badan kita dalam satuan ons atau pon. 1 centimeter = 0. terlebih dahulu harus diketahui beberapa hal yang penting.

Created By : Giri Wiarto .

maka : • • • Setiap turun satu tangga..000 cm 7000 m = …. dan seterusnya Contoh soal : Ubahlah satuan berikut ini : 10 km = …. Jika satuan baru berada di atas satuan asal ( menaiki tangga ). Dari m (meter) ke km (kilometer). Letakkan satuan asal yang akan dikonversi dan satuan baru yang akan dicari pada tangga sesuai dengan urutan tangga konversi Kedua. kita menaiki 3 anak tangga. Dengan demikian kita membaginya dengan 1000 (3 nol).Cara mengkonversi satuan-satuan SI dengan tangga konversi : Pertama. bilangan asal dibagi 10 Setiap naik dua tangga. bilangan asal dibagi 100 Setiap naik tiga tangga. Dengan demikian kita mengalikannya dengan 100. Dengan demikian kita membaginya dengan 1000 (3 nol). kita menuruni 5 anak tangga. dan seterusnya b. cm ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan Panjang. Hitung jumlah langka yang harus ditempuh dari satuan asal ke satuan baru a. km ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan Panjang. bilangan asal dikali 10 Setiap turun tiga tangga. Dari gr (gram) ke kg (kilogram). Jadi 10 km = 10 x 100000 = 1000. mg ? Created By : Giri Wiarto . maka : • • • Setiap naik satu tangga. Jadi 7000 km = 7000 : 1000 = 7 km 300 gr = ….000 (5 nol). Dari km (kilometer) ke cm (centimeter). kita menaiki 3 anak tangga. bilangan asal dikali 1000.. bilangan asal dikali 10 Setiap turun dua tangga. Jadi 300 gr = 300 : 1000 = 0. Jika satuan baru berada di bawah satuan asal ( menuruni tangga ). kg ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan massa. bilangan asal dibagi 1000.3 kg 5 kg = ….

Faktor konversi dapat anda lihat pada tabel di bawah ini. kita mengukur panjang sebuah meja dalam satuan inchi dan kita ingin menyatakannya dalam centimeter. Sebagai contoh. kita juga harus mengetahui konversi satuan dalam sistem yang berbeda. kita menuruni 6 anak tangga.Perhatikan Tangga Konversi Satuan massa. Jadi 5 kg = 5 x 1000.000 = 5. Dengan demikian kita mengalikannya dengan 1. Untuk itu kita perlu mengetahui faktor konversi.000. Dari kg (kilogram) ke mg (miligram). antara lain dari satuan Sistem Internasional ke Sistem British atau sebaliknya.000 kg FAKTOR KONVERSI Selain mengkonversi satuan dalam sistem internasional. Created By : Giri Wiarto .000.000 (6 nol).

100.000 cm.61 km (lihat Faktor Konversi Panjang) Jadi.54 cm. 100 mil = ….61 km = 161 km —. 100 mil = 100 x 1.5 km/jam.61 km. Created By : Giri Wiarto ..61 km/jam = 80. 15 inchi = 15 x 2.61 km/jam 50 Knot = 50 x 1.54 cm = 38.01 m = 0.161 km = 161 x 100.000 cm (lihat tangga konversi panjang) Jadi.1 x 0. km/jam ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang. Km/jam ? 1 mil = 1. Jadi. 100 km = …. 1 mil = 1.1 cm = 38. 1 mil/jam = 1.621 mil = 62. Ubahlah satuan Kelajuan berikut ini : (Catatan : Knot merupakan satuan kelajuan yang biasa digunakan Kapal Laut) 50 Knot = ….1 cm —— 38.01 m (lihat tangga konversi panjang) Jadi. 1 inchi = 2. 1 km = 0. 1 knot = 1. —– 1 km = 100.151 mil/jam —– 1 mil/jam = …. 100 km = 100 x 0. mil ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang. cm ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang. m ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang.000 cm = 16. —– 1 cm = 0.621 mil.1 mil.Contoh Soal : Ubahlah satuan panjang berikut ini : 15 inchi = ….381 meter.

Pengamatan suatu gejala secara umum tidak lengkap apabila tidak disertai data kuantitatif yang didapat dari hasil pengukuran. Kesukaran kedua adalah kerumitan konversi dari satu satuan ke satuan lainnya. berarti kita mengetahui apa yang sedang kita bicarakan itu. Apa yang Anda lakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya anda mengukur panjang meja belajar dengan menggunakan jengkal. SISTEM INTERNASIONAL (SI) Satuan pengukuran dalam Sistem Internasional (SI). Ini disebabkan tidak adanya keteraturan yang mengatur konversi satuan-satuan tersebut. dibedakan atas statis dan dinamis. Satuan Besaran Pokok (Sistem Internasional/SI) Karena hanya ada tujuh besaran pokok maka hanya terdapat tujuh satuan pokok yang dapat anda dilihat pada tabel di bawah ini : Besaran Pokok Lambang Satuan MKS dan Singkatan Satuan CGS dan Singkatan Created By : Giri Wiarto . Dalam pengukuran di atas Anda telah mengambil jengkal sebagai satuan panjang. Sistem dinamis besar biasa disebut “MKS” atau “sistem praktis” atau “sistem Giorgie”. Satuan SI ini diambil dari sistem metrik yang telah digunakan di Perancis. Jadi. Sebelum adanya standar internasional. Akibat kesukaran yang ditimbulkan oleh penggunaan sistem satuan yang berbeda maka muncul gagasan untuk menggunakan hanya satu jenis satuan saja untuk besaran-besaran dalam ilmu pengetahuan alam dan teknologi. misalnya dari jengkal ke kaki. Kesukaran pertama adalah diperlukannya bermacam-macam alat ukur yang sesuai dengan satuan yang digunakan. sedangkan sistem dinamis kecil biasa kita sebut “CGS” atau “sistem Gauss”. hampir tiap negara menetapkan sistem satuannya sendiri.Satuan Besaran Fisis Untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dalam fisika. bila kita dapat mengukur yang sedang kita bicarakan dan menyatakannya dengan angka-angka. Penggunaan bermacam-macam satuan untuk suatu besaran ini menimbulkan kesukaran. terdapat juga Sistem Satuan Britania (British System) yang juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. kita biasanya melakukan pengamatan yang disertai dengan pengukuran. dan mendapatkan bahwa panjang meja adalah 6 jengkal. Selain Sistem Internasional (SI). mengukur adalah membandingkan sesuatu yang diukur dengan sesuatu lain yang sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. seorang ahli fisika berkata. Lord Kelvin. Suatu perjanjian internasional telah menetapkan satuan sistem internasional (Internasional System of Units) disingkat satuan SI. Sistem dinamis terdiri dari dua jenis yaitu sistem satuan dinamis besar dan dinamis kecil.

5. 1967). Kilogram Satu kilogram (Kg) adalah massa sebuah kilogram standar (silinder platina iridium) yang aslinya disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1. Dengan demikian. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya. Kelvin Satu Kelvin (K) adalah 1/273.763. Ampere Created By : Giri Wiarto .Panjang massa Waktu Suhu Kuat Arus Jumlah Molekul Intensitas Cahaya l (length) m (mass) t (time) T (Temperature) I Meter (m) Kilogram (Kg) Detik / Sekon (s) Kelvin (K) Ampere (A) Mole (Mol) Candela (Cd) Centimeter (cm) Gram (gr) Sekon (s) Penetapan Satuan / Definisi Satuan Penetapan satuan SI dilakukan oleh CGPM. 1967) 4. 1899) di Serves. Perancis. 1.73 kali panjang gelombang cahaya merah jingga yang dipancarkan isotop krypton 86. Meter Definisi lama : Satu meter adalah 1.650. Definisi baru (yang digunakan saat ini) : satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon 2.16 K. Tugas badan ini adalah mengadakan konferensi sedikitnya satu kali dalam enam tahun dan mengesahkan ketentuan baru dalam bidang metrologi dasar. (gambar kilogram standar) 3. suhu termodinamika titik tripel air adalah 273.16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13. yaitu suatu badan yang bernaung di bawah organisasi Internasional Timbangan dan Ukuran (OIPM-Organisation Internationale des Poids et Measures ). Sekon / Detik Satu sekon (s) adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13.

volume. massa.Satu Ampere (A) adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang. ( 6. kecepatan. 1979) 7. berat. Besaran pokok dan Besaran Turunan Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. misalnya panjang. Mol Satu mol zat terdiri atas 6. bukan merupakan besaran karena tidak dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. luas.025 x 1023 disebut dengan bilangan avogadro ). Warna. waktu.025 x 1023 buah partikel. dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum. Penjelasan mengenai bagaimana memperoleh satuan Besaran Turunan akan dipelajari pada pembahasan tentang Dimensi Besaran. Candela Satu Candela (Cd) adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16. 6. BESARAN POKOK Created By : Giri Wiarto . Besaran dibagi menjadi dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. dll. Satuan Besaran Turunan (Sistem Internasional/SI) Contoh satuan-satuan besaran turunan dapat anda lihat pada tabel di bawah ini. indah. cantik. menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat.

diukur pada sudut tegak lurus terhadap panjang benda. perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. semakin panas benda tersebut. zaman sekarang dan zaman yang akan datang. Massa adalah sifat fisika dari suatu benda. Pada zaman dulu. semakin tinggi suhu suatu benda. Kuat Arus. Jumlah molekul Intensitas Cahaya BESARAN TURUNAN Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok atau besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok. Berat jenis. masysrakat Hindu melihat waktu sebagai sebuah siklus yang terus berulang tanpa akhir. Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian. Dengan kata lain sejarah manusia dilihat sebagai sebuah proses perjalanan dalam sebuah garis waktu sejak zaman dulu. Suhu menunjukkan derajat panas benda. Suhu. Sebagai contoh: masyarakat Barat melihat waktu sebagai sebuah garis lurus (linier). Waktu. Percepatan. atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Mudahnya. Panjang adalah dimensi suatu benda yang menyatakan jarak antar ujung. Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda. Gaya. suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Panjang dapat dibagi menjadi tinggi. Konsep garis lurus tentang waktu diikuti dengan terbentuknya konsep tentang urutan kejadian. yaitu jarak vertikal. Ada tujuh besaran pokok dalam sistem Satuan Internasional yaitu Panjang. Luas. Dalam ilmu fisika dan teknik. Massa. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. makin tinggi suhu benda tersebut. dengan simbol “l” atau “L” (singkatan dari bahasa Inggris length). Massa merupakan konsep utama dalam mekanika klasik dan subyek lain yang berhubungan. Volume. Jumlah molekul. Created By : Giri Wiarto . Berbeda dengan masyarakat Barat. Kecepatan. Tiap masyarakat memilki pandangan yang relatif berbeda tentang waktu yang mereka jalani.Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Intensitas Cahaya. Contoh besaran turunan adalah Berat. Secara mikroskopis. Arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif. yaitu jarak dari satu sisi ke sisi yang lain. yang secara umum dapat digunakan untuk mengukur banyaknya materi yang terdapat dalam suatu benda. serta lebar. Dalam hal ini. sekalipun kita sekarang tahu bahwa arus listrik itu dihasilkan dari aliran elektron yang bermuatan negatif ke arah yang sebaliknya. Massa Jenis. kata “panjang” biasanya digunakan secara sinonim dengan “jarak”. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak.

Usaha. Dalam fisika. perhatikan beberapa besaran turunan yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok berikut ini. Momen inersia. Untuk lebih memperjelas pengertian besaran turunan. selain tujuh besaran pokok yang disebutkan di atas. Daya. lainnya merupakan besaran turunan. Tekanan. Besaran Turunan selengkapnya akan dipelajari pada masingmasing pokok bahasan dalam pelajaran fisika. Luas = panjang x lebar = besaran panjang x besaran panjang =mxm = m2 Volume = panjang x lebar x tinggi = besaran panjang x besaran panjang x besaran Panjang =mxmxm = m3 Kecepatan = jarak / waktu = besaran panjang / besaran waktu =m/s Created By : Giri Wiarto . Energi Potensial. Impuls. Energi Kinetik. dll. Momentum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful