PENGERTIAN AUDITING Pengertian audit adalah sebagai berikut : ³Suatu proses kegiatan yang dilakukan oleh seseorang yang

independen dan kompeten untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti-bukti dari keterangan yang terukur dari suatu kesatuan ekonomi dengan tujuan untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian hubungan antara informasi yang terukur tersebut dengan kriteria yang telah ditentukan´. Alasan Risiko Informasi, - Sebelum informasi ini dipakai untuk pertimbangan dalam pengambilan keputusan maka agar tidak menyesatkan harus dinilai terlebih dahulu mengenai kewajaran penyajiannya, apakah sudah sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum - Untuk mengurangi risiko ekonomi maka pihak-pihak yang membutuhkan laporan tersebut membutuhkan suatu pihak yang Independen

"Laporan Keuangan Pemerintah: Upaya Menuju Transparansi dan Akuntabilitas". Mardiasmo. 2002. Edisi 14. pp. Edisi 26. Prajogo. Standar Akuntansi Keuangan per 1 April 2002. 2000 Peraturan Pemerintah No. 2000. Jakarta. pp. "Perspektif Pemeriksa terhadap Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Sektor Publik". Kolusi dan Nepotisme. 63 ± 82. 2001. 2000. Salemba Empat. Jakarta. 28 tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi. Undang-undang No. 2002. Media Akuntansi. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia. Exposure Draft Standar Akuntansi Keuangan Sektor Publik. _______. Juni. _______. Penerbit Andi. FE UII Yogyakarta. 108 tahun 2000 tentang Tata Cara Pertanggungjawaban kepada Daerah. "Compliance Audit Pemerintah Daerah". 105 tahun 2000 tentang Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah. 14 ± 15 Ikatan Akuntan Indonesia. _______. 2000. Yogyakarta. 1999. 6 No. Oktober. Akuntansi Sektor Publik. Ventura. 1. Wilopo. STIE Perbanas Surabaya. 02 No. 02. Mei ± Juni. "Elaborasi Reformasi Akuntansi Sektor Publik: Telaah Kritis terhadap Upaya Aktualisasi Kebutuhan Sistem Akuntansi Keuangan Pemerintah Daerah". pp.REFERENSI Harry Suharto. Juni. Vol. pp. 25 ± 26. Republik Indonesia. pp. 1 ± 8. 2002. Media Akuntansi. Agustus. 2001. "Faktor-faktor yang Menentukan Kualitas Audit pada Sektor Publik/Pemerintah". Kompartemen Akuntan Sektor Publik Ikatan Akuntan Indonesia. 2002. 4 No. Vol. Vol. _______. . Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik. 27 ± 32. Partono. 1. Peraturan Pemerintah No.

menentukan kesesuaian antara kinerja yang telah dicapai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya serta mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak-pihak pengguna laporan tersebut. Audit kinerja memfokuskan pemeriksaan pada tindakantindakan dan kejadian-kejadian ekonomi yang menggambarkan kinerja entitas atau fungsi yang diaudit. efisiensi dan efektivitas saling berhubungan satu sama lain dan tidak dapat diartikan secara terpisah. agar dapat melakukan penilaian secara independen atas ekonomi dan efisiensi operasi. Dalam kepatuhan yang dinilai adalah ketaatan semua aktivitas sesuai dengan kebijakan. Audit kepatuhan adalah audit yang memverifikasi/memeriksa bahwa pengeluaranpengeluaran untuk pelayanan masyarakat telah disetujui dan telah sesuai dengan undang-undang peraturan. 2002).PEMBAHASAN II. Dalam audit kepatuhan terdapat asas kepatutan selain kepatuhan (Harry Suharto. Sedangkan kepatutan lebih pada keluhuran budi pimpinan dalam mengambil keputusan. Audit keuangan adalah audit yang menjamin bahwa sistem akuntansi dan pengendalian keuangan berjalan secara efisien dan tepat serta transaksi keuangan diotorisasi serta dicatat secara benar. . ada tiga jenis audit dalam audit sektor publik. AUDIT KINERJA SEKTOR PUBLIK PEMERINTAH Kinerja suatu organisasi dinilai baik jika organisasi yang bersangkutan mampu melaksanakan tugas-tugas dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan pada standar yang tinggi dengan biaya yang rendah. yaitu audit keuangan (financial audit). Audit kinerja merupakan suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif. 2001). peraturan dan hukum yang berlaku. efektifitas dalam pencapaian hasil yang diinginkan dan kepatuhan terhadap kebijakan. Kinerja yang baik bagi suatu organisasi dicapai ketika administrasi dan penyediaan jasa oleh organisasi yang bersangkutan dilakukan pada tingkat yang ekonomis. ketentuan dan undang-undang yang berlaku. Konsep efisien memastikan bahwa output yang maksimal dapat dicapai dengan sumber daya yang tersedia. dimana audit sektor publik pemerintah mempunyai prosedur dan tanggung jawab yang berbeda serta peran yang lebih luas dibanding audit sektor swasta (Wilopo. Audit yang ketiga adalah audit kinerja yang merupakan perluasan dari audit keuangan dalam hal tujuan dan prosedurnya. audit kepatuhan (compliance audit) dan audit kinerja (performance audit). JENIS-JENIS AUDIT DALAM AUDIT SEKTOR PUBLIK Audit yang dilakukan pada sektor publik pemerintah berbeda dengan yang dilakukan pada sektor swasta. Konsep ekonomi memastikan bahwa biaya input yang digunakan dalam operasional organisasi dapat diminimalkan. Jika melanggar kepatutan belum tentu melanggar kepatuhan. III. Secara umum. aturan. efisien dan efektif. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya perbedaan latar belakang institusional dan hukum. Konsep ekonomi.

profesionalisme dan akuntabilitas publik dalam menjalankan aktivitasnya.ABSTRAK Akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan pemerintah pusat maupun daerah sebagai organisasi sektor publik merupakan tujuan penting dari reformasi akuntansi dan administrasi sektor publik. Seiring dengan tuntutan masyarakat agar organisasi sektor publik meningkatkan kualitas. . Untuk dapat memastikan bahwa pengelolaan keuangan pemerintah yang telah dilakukan aparatur pemerintah . tetapi perlu diperluas dengan melakukan audit terhadap kinerja sektor publik. diperlukan audit yang tidak hanya terbatas pada keuangan dan kepatuhan saja. maka fungsi akuntabilitas dan audit atas pelaporann keuangan sektor publik harus berjalan dengan baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful