Manajemen Perawatan Industri

Sep 25 Posted by Mechanical Blog

2 Votes

Perawatan adalah suatu konsepsi dari semua aktivitas yang diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas peralatan agar tetap dapat berfungsi dengan baik seperti dalam kondisi sebelumnya.. Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan,bahwa :
y y y y

Fungsi perawatan sangat berhubungan erat dengan proses produksi Peralatan yang dapat digunakan terus untuk berproduksi adalah hasil adanya perawatan Aktivitas perawatan banyak berhubungan erat dengan pemakaian peralatan, bahan pekerjaan, cara penanganan dlln. Aktivitas perawatan harus dikontrol berdasarkan pada kondisi yang terjaga.

Adapun bentuk-bentuk perawatan adalah : 1 Perawatan sesudah rusak (breakdown) (1). Pada mulanya di industri kimia dan industri-industri lainnya semua pemeliharaan pabrik dilakukan dengan metode ini, prinsipnya jika ada mesin/peralatan yang sudah rusak, baru pemeliharaan dilakukan sesegera mungkin. Hingga akhirnya para insinyur pemeliharaan tidak punya waktu untuk memberikan ide-ide yang baik bagi pengembangan mendasar dalam usaha untuk meminimalkan kerusakan tersebut karena mereka semua sibuk dengan pekerjaanpekerjaan yang bersifat rutin seperti pekerjaan-pekerjaan perbaikan lainnya (repair work). Konsep dasar pemeliharaan adalah menjaga atau memperbaiki mesin atau pabrik hingga kalau boleh dapat kembali kekeadaan aslinya dengan waktu yang singkat dan biaya yang murah. Tujuan pemakaian metode ini adalah untuk mendapatkan penghematan waktu dan biaya dan perbaikan dilakukan pada keadaan yang benar-benar perlu. Pada pemeliharaan sistim ini pekerjapekerja pemeliharaan hanya akan bekerja setelah terjadi kerusakan pada mesin atau pabrik. (2). Jika kita memakai sistim ini kerusakan mesin atau equipmen akan terjadi berkali-kali dan frequensi kerusakannya hampir sama saja setiap tahunnya. Artinya beberapa mesin atau equipmen pada pabrik tersebut ada yang sering diperbaiki. Pada pabrik yang beroperasi secara terus menerus, dianjurkan untuk menyediakan cadangan mesin (stand by machine) bagi mesinmesin yang vital.

(3). Sifat-sifat lain dari sistim pemeliharaan ini adalah sistim data dan file informasi. Data dan file informasi untuk perbaikan mesin/equipmen ini harus dijaga oleh seorang insinyur yang bertanggung jawab terhadap file tersebut. (4). Sistim ini untuk pembongkaran pabrik tahunan tidak dipakai karena pada saat dilakukannya penyetelan dan perbaikan, unit-unit cadanganlah yang dipakai. Dan ini memerlukan tenaga kerja tetap yang sangat banyak dibandingkan dengan sistim lain yang akan kita bahas dalam buku ini. (5).Sistim yang sudah ketinggalan jaman ini merupakan sistim perencanaan yang tidak sistimatik secara keseluruhannya. 2. Perawatan Rutin ( preventive maintenance). (1). Pada sistim pemeliharaan breakdown kita sudah merasakan perlunya melakukan pemeriksaan atau perbaikan pada mesin-mesin atau equipmen yang berbahaya pada operasi keseluruhan pabrik, biaya perbaikan akan dapat diminimalkan bila telah kita ketahui kerusakan tersebut secara dini. Tipe pemeriksaan dan perbaikan preventive ini dibuat dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja, suku cadang, bahan untuk perbaikan dan faktorfaktor lainnya. Keuntungan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara periodik dan pada saat yang tepat pada semua mesin-mesin/peralatan adalah dapat di ramalkan nya total perbaikan pada seluruh sistim pabrik oleh para insinyur pemeliharaan. Selanjutnya, bila kesalahan atau kerusakan mesin/equipmen dapat diramalkan lebih awal dengan melihat penomena kenaikan getaran mesin, kenaikan temperatur, suara, dan lain-lain. Dalam hal ini perbaikan dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal. Biaya perbaikan dan lamanya mesin/equipmen tidak beroperasi dapat diminimalkan dibandingkan dengan perbaikan mesin yang sama tetapi dilakukan setelah mesin itu rusak total. (2). Sistim pemeliharaan pabrik meliputi rencana inspeksi dan perbaikan secara periodik. (periode inspeksi dan perbaikan dapat berbeda tergantung pada tipe mesin dan penting tidaknya pencegahan kerusakan tersebut) dengan perbaikan pabrik atau ramalan kerusakan sedini mungkin hingga dapat diketahui perlu tidaknya dilaksanakan pekerjaan perbaikan sebelum kerusakan yang lebih serius terjadi. (3). Aspek yang terpenting dari pemeliharaan rutin adalah dapat diramalkannya umur mesin/equipmen tersebut. (4). Pendeteksian keadaan yang tidak normal pada mesin/equipmen sedini mungkin dilakukan oleh group inspeksi yang berada dibawah bagian pemeliharaan. Tetapi bantuan dan laporan dari orang-orang group produksi akan sangat membantu bagian pemeliharaan, hingga dapat dibuat perencanaan yang optimum. Group perencanaan dan inspeksi adalah merupakan bagian dari sistim pemeliharaan rutin. Group ini melakukan pemeriksaan rutin pada mesin-mesin dan equipmen dan pada saat terjadinya pembongkaran mesin, menyiapkan inspeksi dan membuat rencana perbaikan, termasuk pengontrolan biaya dan pengembangan teknis dari equipmen tersebut.

Selanjutnya data-data perbaikan dan pemeriksaan yang rutin akan memungkinkan kita mendeteksi kemungkinan terjadinya kerusakan dan mempersiapkan kerja untuk jenis kerusakan . (d) Menetapkan umur dari mesin-mesin dan equipmen untuk menangkal munculnya masalah yang lebih besar.(5). Dari informasi ini kita dapat menentukan prioritas unit mana yang harus segera diperbaiki. Bila pemeliharaan rutin dilaksanakan dengan baik. (2). Bagian inspeksi daB perencanaan. bekerja sama dengan bagian produksi dan pekerja lapangan akan menginformasikan kondisi masing-masing mesin dan equipmen dengan cara sebagai berikut : (a) Bagaimana perencanaan aslinya. Dengan memakai sistim pemeliharaan rutin ini tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat dikurangi hingga 60% dibandingkan sistim pemeliharaan breakdown. (7). tetapi kemajuan perkembangan bahan tidak sejalan dengan perkembangan pemeliharaan sistim preventive. maka mesin-mesin cadangan boleh ditiadakan yang artinya akan mengurangi biaya perawatan. Pengurangan kemungkinan kerusakan mesin/equipmen merupakan tujuan yang paling penting dari pemeliharaan pabrik sistim preventive. Jika pembongkaran pabrik yang tidak diharapkan dan kerusakan mesin/equipmen berkurang atau turun. dari data-data inspeksi yang dilakukan rutin maka bisa diperoleh umur dan biaya pemeliharaan dari masing-masing mesin/equipmen. suku cadang mana yang mudah rusak. 3. (1). (6). Setelah beberapa tahun pemeliharaan rutin dilaksanakan di pabrik. Data dan informasi sehubungan dengan inspeksi dan perbaikan mesin/equipmen akan terekam dengan sistimatis dan ini merupakan data dasar untuk merumuskan rencana-rencana pemeliharaan selanjutnya dan peningkatan fasilitas yang dilakukan oleh bagian perencanaan dan inspeksi. kapasitas dan apakah kinerja berubah setelah masa perawatan yang lama. maka beberapa mesin cadangan yang ada akan menganggur/tidak terpakai karena umur mesin akan bertambah panjang hingga perbaikan hanya perlu dilakukan pada saat dilakukannya pembongkaran mesin-mesin skala besar dipabrik tersebut (turnaround). Sistim pemeliharaan ulang (corrective maintenace) berikut ini dianjurkan untuk mengatasi masalah tersebut. (3). (b) Adakah cara lain untuk mencegah kerusakan tersebut? (c) Mencari dimana letak permasalahan dari sistim tersebut. Perawatan Ulang (corrective maintenance). kebutuhan jumlah operator dan pergantian tugas jaga mesin akan berbeda pada tingkatan ini. Data ini merupakan masukan yang sangat akurat untuk bagian pergudangan yang mengurusi suku cadang dan bahan untuk pemeliharaan rutin.

misalnya. terjadinya penurunan biaya perbaikan. (7). hingga tidak diperlukan lagi mesin-mesin atau equipmen cadangan. Meminimalkan frequensi kerusakan pabrik setiap bulan dapat dilakukan dengan cara menjaga kualitas bahan. Sifat-sifat yang menonjol dari sistim pemeliharaan ulang adalah effisien dan dekat serta eratnya hubungan diantara bagian perencanaan. Disini masalah yang muncul dilapangan dapat diatasi berkat adanya kerjasama dari seluruh bagian-bagaian yang ada dipabrik. Perawatan Produktif (1). (a) Bila produksinya maximum. Sistim pemeliharaan yang telah diuraikan diatas mempunyai asumsi dasar. Ini akan menghasilkan prosedur perbaikan yang tepat dan dapat meminimalkan waktu yang dipakai untuk pekerjaan tersebut. hingga pasar tidak dapat membelinya. (8). tetapi pemakaian bahan-bahan ini harus kita mengerti benar dan disesuaikan dengan keperluan dasar pabrik. maka konsep baru dari sistim pemeliharaan perlu dipikirkan. Dibawah kondisi ini konsep baru mungkin diperlukan. Konsep pembiayaan pada pengembangan bahan untuk suku cadang mesin atau equipmen tertentu adalah sangat penting dan orang yang ahli bahan harus bekerja sama dengan bahagian pemeliharaan. ini akan sangat membantu perencanaan selanjutnya. bagian inspeksi dan para pekerja seperti ahli bahan. (6). Informasi dari penyedia barang (supplier) mengenai barang-barang/bahan yang terbaru. proses dan lain-lain. Tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat ditekan hingga 50% dibandingkan dengan sistim pemeliharaan breakdown. bertambahnya penurunan kerusakan. tenaga kerja tambahan dan penanaman modal diperlukan. Awalnya pada pemeliharaan ulang. ini disebabkan karena pemeliharaan ulang dijalankan. maka bila effisiensi yang tinggi tadi tidak membawa keuntungan yang diinginkan. disini kondisi masing-masing mesin/equipmen sudah sangat terjamin. (5). 4. Tugasnya adalah memaximumkan keuntungan pabrik dengan mengurangi jumlah kerusakan mesin dan equipmen dan juga mengurangi biaya pemeliharaan. kimia. ini dilakukan dengan mempelajari/mengembangkan teknologi yang terbaru. (b) Pabrik-pabrik tertentu tidak memerlukan pemeliharaan yang rutin. dan lain-lain. tetapi modal tersebut akan kembali dalam waktu yang singkat dengan dinaikkannya pelayanan. bahwa makin tinggi effisiensi makin tinggi keuntungan yang akan diperoleh.tersebut. dan bertambah panjangnya umur dari fasilitas-fasilitas tersebut. seperti pabrik lem. (4). Dewasa ini kebanyakan pabrik-pabrik mengikuti konsep terbaru yaitu pabrik besar yang terpadu didalam satu lokasi. insinyur mesin. . memodifikasi rancangan mesin. Tugas dari seorang insinyur begian pemeliharaan tidak hanya sebatas merawat mesin dan equipmen yang ada saja.

5. (3). dengan cara pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan pada waktu diadakannya pembongkaran pabrik tahunan atau pemeliharaan yang lain-lain. hingga mesin-mesin atau unit-unit cadangan dapat ditiadakan. Sistim pemeliharaan dimulai dengan mengoptimumkan sistim pemeliharaan itu sendiri berkait dengan beberapa kondisi yang dialami oleh pabrik tersebut. Kerjasama yang baik diantara bahagian perencanaan. Pendekatan . Perawatan Rutin (preventive maintain) (1). Jika kita pertimbangkan umur dari seluruh mesin-mesin yang ada dalam pabrik pertama konsruksi pabrik harus disertai dengan studi kelayakan dan kemudian baru pabrik itu dibangun. Tujuan dari pemeliharaan atau perencanaan lain adalah untuk merencanakan pemeliharaan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan umur masa pakainya dan dengan mengurangi biaya pemeliharaan tahunan. (6). pengurangan ini dapat diperoleh dengan teknologi yang dapat mengidentifikasi umur mesin dan equipmen tanpa harus mesinnya dibongkar. (5). bahagian inspeksi. (7). Maka pabrik tersebut harus diganti atau di modifikasi secara mendasar. Biaya tambahan untuk unit-unit cadangan dapat ditentukan dengan membandingkan biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai sistim pemeliharaan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik tersebut. maka dalam hal ini fasilitas-fasilitas penunjang untuk pabrik kita bisa lebih hemat lagi. Kegiatan produksi harus dijaga tetap stabil setiap saat.(c) Jika suatu pabrik didirikan pada daerah komplex industri dimana fasilitas-fasilitas penunjangnya telah disediakan. Secara umum mesin-mesin atau equipmen yang besar dan mahal diharapkan dapat berjalan secara rutin pada masa-masa pemeliharaan tersebut. Pengurangan kerusakan yang tidak diingini merupakan elemen yang sangat penting bagi semua tipe sistim pemeliharaan. dan kemudian baru mulai produksi komersialnya. Optimisasi perencanaan biaya pemeliharaan untuk pekerja lapangan pada saat pembongkaran pabrik dan pekerjaan pemeliharaan harian dapat dievaluasi langsung melalui sifat-sifat dari pabrik. Keperluan memasang mesin cadangan/equipmen ditentukan oleh hasil dari konsep pemeliharaan produktif. dan juga jika biaya produksi tinggi ini akan kalah bersaing dengan pabrik-pabrik yang masih baru. jika produksi menurun maka pasar akan terganggu. (2). ini adalah konsep pemeliharaan produktif. Pengembangan ilmiah dari pemeliharaan produktif pada tahun-tahun yang lalu berdampak terhadap sistim pemeliharaan rutin yang menggunakan konsep tero-teknologi. (4). Sistim pemeliharaan yang baik adalah berbeda untuk masing-masing pabrik karena masingmasing pabrik berbeda pemakaian bahan dan energinya. dan bahgaian produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan sistim yang dipakai pada pemeliharaan produktif.

(b). (c).ilmiah yang menghasilkan kembalinya modal secara maximum tenaga kerja dan bahan-bahan yang dibuat di pabrik tersebut merupakan tero-teknologi. Umur pabrik yang direncanakan dan teknologi yang dipakai pada pabrik tersebut. Alasan Penggantian . pemasangan unit-unit cadangan dapat dibuat optimal. dan sumber daya manusia yang menjalankan teknologi ini. Aspek-aspek yang penting dari tero-teknologi adalah sebagai berikut: (a). Ada pabrikpabrik yang dapat beroperasi hingga 50 tahun. Selanjutnya dilakukan standarisasi jenis mesin dan suplier dan juga meningkatkan mulu barang tanpa menambah biaya hingga modal dapat dihemat dan juga biaya-biaya pemeliharaan selanjutnya. Kebijakan penggantian ini ditunjukkan untuk mencapai jumlah biaya yang minimum. Walaupun sistim teknologi pemcliharaan yang tercanggih dipakai. pengalaman-pengalaman dibutuhkan dan juga teknologi pemeliharaan merupakan hal-hal yang harus dipikirkan sebelum merencanakan pabrik. ini belum tentu dapat menghilangkan atau mengurangi masalahmasalah tertentu bila kondisi proses tidak sesuai dengan bahan-bahan konstruksi pada saat pabrik tersebut dibuat. Umur pabrik mungkin tidak panjang seperti pabrik percobaan yang mana dibangun dan dijalankan hanya untuk beberapa tahun saja. Type dan kesulitan pemeliharaan dari suatu pabrik secara mendasar ditentukan oleh proses asli dan perencanaan mekanik dari pabrik tersebut. juga bila perencanaan tata letak pabrik tanpa mempertimbangkan pekerjaan lapangan pemeliharaan. Maka. Biaya pembuatan atau modal awal dapat dikurangi bila bahagian pemeliharaan dapat memberikan informasi-informasi yang baik tentang masalah-masalah servis mesin/equipmen. kecepatan penyerapan teknologi baru. Pengertian Penggantian/ Pembaharuan Mar 17 Posted by Mechanical Blog Rate This Penggantian atau pembaharuan adalah suatu tindakan mengganti suatu peralatan dengan peralatan yang baru agar kondisi yang tadinya menurun menjadi standar kembali. Umur pemakaian pabrik yang berbeda merupakan faktor-faktor yang penting untuk menentukan perencanaannya dan sistim pemeliharaan mana yang cocok dan terbaik untuknya. Biasanya penggantian dilakukan apabila mesin atau peralatan tersebut sudah tidak ekonomis atau biaya operasinya bertambah naik sesuai dengan pertambahnya usia peralatan. Umur pabrik ditentukan oleh siklus produksi. (2).

Ketinggalan Jaman Ketinggalan jaman digunakan untuk menyatakan akibat dari perubahan diluar lingkungan terhadap peralatn tersebut.Dalam sistem penggantian berkala (periodik) keputusan untuk mengganti atau mempertahankan alat yang ada sudah dibuat sama pada awal tiap kurun waktu. Produksi yang tinggi dari beroperasi pabrik secara kontinu dan pada kapasitas penuh akan menghasilkan keuntungan tidak saja untuk pabrik tetapi juga keuntungan bagi pabrik-pabrik lainnya yang berada dalam satu komplex tersebut. Namun yang akan dibahas dalam persoalan ini adalah sistem penggantian berkala dimana terdapat biaya penghapusan.Ada dua alas an dasar dalam pertimbangan penggantian atau pembaharuan suatu peralatan. Pentingnya Pekerjaan Perawatan pabrik (1). Manajemen Perawatan Industri ( 2 ) Instruksi-Instruksi Umum Manajemen Perawatan Industri 1. yaitu bila produksi menurun maka bahan baku akan bcrlebih dan rusak. Sering juga terjadi karena perkembangan teknologi yang demikian pesatnya sehingga lebih ekonomis untuk mengganti suatu peralatan yang lebih canggih teknologinya. Kerusakan Fisik Kerusakan fisik hanya berhubungan dengan perubahan pada kondisi peralatan tersebut. Misalnya pabrik-pabrik kimia yang bersekala besar yang merupakan beberapa pabrik dalam satu komplex yang modern. Sistem penggantian berkala terdiri dari dua jenis biaya dengan penghapusan dan biaya tanpa penghapusan. kerusakan atau operasi yang tidak maximum pada suatu pabrik dalam komplex-tersebut akan menyebabkan kehilangan produksi yang besar secara total dari komplex itu. Ketinggalan jaman terjadi sebagai akibat dari perbaikan-perbaikan yang kontinyu pada peralatan. yaitu : 1. . Dari masalah ini. maka orang yang terlibat pada operasi pabrik harus berusaha dengan segala upaya agar menjaga dan merawat kesinambungan dari beroperasi nya pabrik. Keputusan Penggantian Keputusan penggantian erat kaitannya dengan biaya operasi ataupun perawatan yang selalu naik sehingga diperlukan kebijakan penggantian yang paling ekonomis. 2.

Memastikan kapasitas operasi pabrik sesuai dengan perencanaannya dan juga perawatan nya. Disini terlihat bahwa metode pemeliharaan yang kedua adalah lebih ekonomis dari pada metode yang pertama. karena pada metode yang pertama kemungkinan kerusakan mesin sangat besar sekali dan tidak dapat diramalkan. sekalian kiln dapat memastikan efisiensi pabrik dan memeriksa peralatan. Jadi catatan pemeliharaan yang rinci dan laporan-laporan dari masing-masing equipmen harus diperiksa secara hati-hati hingga kita mempunyai waktu yang sesuai untuk memperbaiki atau menggantinya. pabrik mesin.dikitnya setahun sekali. Pemeliharaan breakdown ini meliputi perbaikan atau modifikasi dari equipmen dan ini dilakukan setelah terjadi kerusakan saat operasi. Secara umum pekerjaan pemeliharaan dikatagorikan dalam dua cara sebagai berikut : (a). Pabrik pengolahan petro kimia. Untuk mendapatkan operasi pabrik yang paling ekonomis maka faktor-faktor berikut ini penting : (a). Maka sedikit-dikitnya 330 hari operasi adalah yang sesuai untuk pabrik-pabrik normal dan perencanaan pembongkaran tahunan diperlukan sedikit. (b). (b). kimia. Menjaga kesinambungan operasi dan perawatan. Pelatihan yang berkesinambungan pada bahagian pemeliharaan pabrik adalah hal penting untuk mendapatkan pengalaman dan mengumpulkan informasi untuk merencanakan pemeliharaan pabrik yang lebih sistimatis. Pemeliharaan preventive ini dilakukan dengan mengontrol dan merawat equipmen sehingga tidak terjadi kerusakan atau berubah fungsinya mesin-mesin tersebut. kondisi operasi dari masing-masing mesin dan equipmen harus . pabrik pupuk.(2). atau pabrik pupuk berskala besar dimana pada produksi harian sangat dipengaruhi oleh keadaan bahan baku dan produktifitas dari pabrik-pabrik hilirnya seperti pabrik ethylene. pabrik penyediaan air minum dan banyak lagi pabrik-pabrik kimia lain ora. Untuk tujuan ini. Pemeliharaan rutin (preventive). (c). Mengefisienkan operasi dan perawatan. Pemeliharaan setelah terjadi kerusakan (breakdown). Jadi sangatlah dianjurkan untuk memeriksa setiap equipmen tanpa harus mempersoalkan apa pemeliharaannya preventive atau breakdown ini bergantung pada keperluan produksi. dan juga mesin-mesin. (3). maka keseimbangan dari seluruh pabrik-pabrik yang ada dalam komplex tersebut akan terganggu dan pendataan harus diambil kembali untuk memperbaiki keseimbangan produksi dan juga penyediaan bahan baku. Bila kondisi operasi tidak normal terjadi dalam pabrik tersebut.

Mencatat dan menganalisa data-data sejarah pemeliharaan (b). pemeliharaan) (h). (d). Pengawasan biaya (produksi. Orang-orang yang terlibat dalam bahagian perawatan mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kapasitas pabrik tetap (tidak naik turun). Membuat laporan harian. maka bahagian pemeliharaan harus melakukan langkah-langkah sebagai berikut : (a). bahan kimia. Pengawasan pemeliharaan pabrik (d). Pengawasan personal (pekerja). Pengawasan operasi pabrik (c). (b). pelumas) (f).difahami sepanjang waktu dengan melakukan pemeriksaan rutin. 3. Kerjasama dengan bahagian produksi (f). Organisasi dan sistimatisasi dari pemeliharaan pabrik dan operasinya. Memeriksa dan melaporkan pemakaian dan bahan-bahan pemeliharaan (suku cadang. Pengawasan pembelian (g). Menjaga kapasitas produksi pabrik tetap konstan. mingguan. maka kelangsungan operasi sepanjang tahun harus dijaga. 2. Pengawasan keselamatan kerja (e). dan menjaga operasi pabrik berjalan secara kontinue. Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan untuk mendapatkan operasi dan pemeliharan yang baik pada suatu pabrik adalah sebagai berikut: (a). . dan pelumas). Untuk mendapatkan produktifitas tahunan yang tinggi. dan bulanan (c). bahan. bahan. Menganalisa keadaan tidak normal dari equipmen atau unit-unit yang ada. Pengawasan pergudangan (suku cadang. Maka seluruh jajaran manajemen harus meningkatkan teknik-teknik pengawasan pabrik dan memberikan pelatihan pada para pekerja sehubungan dengan teknik-teknik perawatan dan operasi. Rapat harian dengan bahagian produksi (e).

(i). Sebaliknya langkah-langkah untuk mengurangi biaya-biaya tetap adalah sebagai berikut: (a). Manajemen dari perusahaan kimia secara terus menerus berusaha untuk mengurangi biayabiaya produksi. Untuk mengurangi biaya-biaya lain lain langkahlangkah berikut ini perlu diperhatikan : (a). Beberapa pengurangan dari biaya produksi dapat dilakukan dengan mengurangi biaya tetap atau biaya yang lain-lain dari biaya produksi itu sendiri. (b). Manajemen Perawatan Industri (3) Sep 28 Posted by Mechanical Blog Rate This 4. (3). pemeliharaan dan perbaikan (k). Merencanakan program pemeliharaan dan skedul. perbaikan. Pegurangan biaya lain-lain dapat diperoleh dengan memaksimalkan pemakaian bahan mentah dan bahan-bahan pendukung lainnya.(g). dan pekerjaan memodel kembali j). Minimalkan biaya-biaya pemeliharaan termasuk biaya pekerja untuk pemeliharaan tersebut.1. . Minimalkan pembongkaran mesin-mesin yang ada dalam pabrik tersebut (b). Menganalisa pemakaian bahan tersebut (h). Kembangkan teknik-teknik baru dan minimalkan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Minimalkan biaya operator mesin (c). Minimalkan biaya-biaya pekerjaan lembur. Pengurangan Biaya Produksi (1). Memodifikasi buku-buku petunjuk inspeksi. Mencatat semua kegiatan inspeksi. Memeriksa effisiensi equipmen dan unit-unit. Jaga produksi agar tetap pada produksi puncak (c). Perlunya pekerjaan perawatan pada pabrik 4. (2).

Untuk meminimalkan kerusakan pada pabrik. petro kimia. Defenisi µM¶ Biaya pemeliharaan selama pemeliharaan ilu dilaksanakan. Biaya tambahan yang dipakai untuk peningkatan pabrik akan menghasilkan pengembalian modal yang pasti. Anggap bahwa prosedur perbaikan dan pemakaian bahan tidak mengalami kesalahan. Perbandingan optimum dari masing-masing pabrik ditentukan berdasarkan pertimbangan biaya pemeliharaan yang terendah. cara yang paling mungkin untuk meningkatkan kinerja pabrik adalah dengan melakukan pengawasan total dan perbaikan seluruh equipmen dan mesin-mesin pada saat diadakannya pembongkaran pabrik tahunan. memastikan keselamatan kerja. item-item yang dipilih harus benar-benar penting dan dapat berakibat fatal untuk keseluruhan pabrik tersebut. Maka jika kita anggap jumlah pekerjaan pada tahun-tahun sebelumnya sama. kesalahan bahan. tetapi total jumlah pekerja dapat kita kurangi jika kita tumpukan pekerjaan-pekerjaan tersebut pada saat dilaksanakan nya pembongkaran tahunan. Jadi bisa dikatakan jika pada saat-saat operasi pabrik normal mekanik bekerja dengan efektifitas 30%. µT¶ Biaya pemeliharaan sepanjang tahun.4. Selanjutnya. Setelah memilih item tersebut maka target selanjutnya adalah untuk melaksanakannya. efektifitas kerja dari para mekanik harus tinggi selama dilakukannya pembongkaran pabrik tahunan tersebut. (4). Kerusakan dan perbaikan yang terjadi sebelum tiba saat nya pembongkaran tahunan ini bisa disebabkan oleh kesalahan pada waklu perbaikan. penurunan kerusakan akan mengakibatkan naiknya eksistensi pabrik dan makin berkurangnya pembiayaan untuk perbaikan. dan juga mengurangi biaya-biaya lain untuk jangka waktu selanjutnya. Ini dapat terjadi karena waktu yang diperlukan untuk persiapan. Pekerjaan modifikasi yang besar dapat dilakukan pada saat pembongkaran tahunan pabrik. Teknologi equipmen dan mesin-mesin dewasa ini memllngkinkan mesin atau equipmen tersebut beroperasi selama setahun tanpa harus diadakan pembongkaran. Frekuensi kerusakan dan pengeluaran biaya untuk perbaikan termasuk upah. Penaksiran biaya-biaya pemeliharaan. maka pekerjaan tersebut tidak memerlukan hari kerja tambahan.2. (2). pabrik-pabrik pendukung. M/T bervariasi diantara 10 sampai 60% bergantung pada tipe pabrik nya. dan hila ini direncanakan dengan baik jauh-jauh hari. atau terjadinya kecelakaan pada wakru operasi. . Hal-hal yang penting dalam manajemen perawatan. pabrik penyulingan dan pabrik-pabrik lain. mempertimbangkan fakta ini dan juga kehadiran dari banyak nya pabrik kimia. memeriksa daerah-daerah yang berbahaya dan lain-lain akan makin berkurang. Secara umum. (3). maka pada saat pembongkaran tahunan efektifitas nya harus dinaikkan sampai dengan 70%. (1). maka pabrik tersebut harus dapat berjalan setahun penuh tanpa harus membongkar mesin. Keuntungan melakukan pekerjaan sebanyak mungkin pada saat pembongkaran pabrik tahunan.

tahunan merupakan dasar informasi untuk sistim pemeliharaan yang baik. Data yang dikumpul dari pabrik secara harian. dan pengawasan kinerja mesin sebaiknya ditanggung jawabi oleh seorang pekerja. Bila umur yang diharapkan dari pabrik tersebut pendek. dan informasi teknik lainnya juga merupakan data mentah yang penting. maka konsep optimum perawatan nya akan berbeda. Data teknik. Aspek yang terpenting dari pengumpulan dan penyimpanan data adalah terorganisasi nya seluruh sistim dengan baik. pengawasan kerja. Ini akan memberi effek lebih effesien nya pekerjaan untuk menghasilkan operasi pabrik yang baik. . Yang paling penting rencana pengembangan harus diperlihatkan pada bahagian produksi dan bahagian teknik agar bahagian ini dapat memberi komentarnya. Data yang dikumpul oleh bahagian pemeliharaan akan sangat berguna kepada bahagian-bahagian lain seperti bahagian produksi. gambar-gambar. (6). Konsep dari perawatan tergantung pada umur yang diharapkan dari masing-masing pabrik atau fasilitas dan euipmen nya. 1 Tugas langsung. Semua data-data pembongkaran pabrik tahunan termasuk keuangan nya dilaporkan pada bahagian-bahagian yang bertanggung jawab untuk menyusun dan merencanakan biaya perbaikan selanjut nya. Tugas-Tugas Perawatan. Manajemen Perawatan Industri (4) Sep 29 Posted by Mechanical Blog Rate This 5. periodik. (7). Jika ada pengembangan atau penemuan-penemuan baru harus segera diinformasikan ke bahagian-bahagian lain untuk memastikan pengadaan barang yang terbaik pada bahagian pembelian dan bahagian keuangan. 5. Memperpanjang umur pabrik dan meramalkan kerusakan-kerusakan yang akan terjadi. Meningkatkan kemampuan teknik dan meningkatkan kualitas bahan untuk meminimalkan kerusakan rasanya tidak diperlukan jika pabrik tersebut akan ditutup dalam waktu yang singkat. perbaikan. Usulan untuk merubah tatacara perbaikan atau syarat-syarat teknisi harus disiapkan dan didiskusikan dengan penyelia (supervisor) yang bertanggung jawab pada bidang tersebut. proyek dan lain-lain. Data dan Pengumpulan Informasi. Pengawasan pekerjaan pemeliharaan harus merupakan suatu pekerjaan yang terintegrasi.(5). pergudangan. Aliran kerja sejak mulai dari pemeriksaan.

Perencanaan dan penugasan (2). . Pemeriksaan dan pengawasan (3). dan penempatan pekerja pada lokasi yang sesuai. (e) Menyiapkan dan membuat perintah-perintah kerja. (g) Menyetujui semua permintaan-permintaan kerja diatas dan juga permintaan kerja harian. (d) Mempelajari dan membuat pembagian kerja. Pekerjaan bengkel. (k) Melaporkan pada bahagian gudang perubahan pemakaian suku cadang. bahan habis pakai. (l) Menerima dan menyimpan laporan status bahan dan permintaan pembelian bahan dari bahagian gudang. Tugas-tugas yang disebutkan diatas dapat dibagi dalam spesialisasi-spesialisasi. (i) Mengecek laporan dari pekerjaan yang sudah selesai (j) Menerima dan menyimpan jam kerja yang sebenarnya dan juga catatan equipmen yang ada di pabrik termasuk bahan-bahan yang dipakai. (c) Menyiapkan permintaan-permintaan kerja pemeliharaan tersebut. (b) Mendaftarkan dan mengklassifikasikan semua permintaan-permintaan kerja yang diterima. Pekerjaan lapangan (5). Tanggung jawab dari masing-masing tugas diatas adalah sebagai berikut : 1 Perencanaan dan Penugasan (a) Menerima dan mengumpul semua permintaan-permintaan kerja. (h) Memonitor semua kegiatan-kegiatan pemeliharaan dan juga kemajuan nya.Tugas dasarnya sebagai berikut : (1). (f) Mengecek dan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. dan pelumas yang dipakai pada pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan. Pengawasan bahan (4).

Siapkan. Siapkan. Siapkan dan simpan catatan kerusakan-kerusakan mesin untuk semua equipmen dalam pabrik catat item-item pemeliharaan yang besar-besar dari equipmen dan sistim pepipaan. jaga dan pertimbangkan kembali program-program pembongkaran mesin periodik atau regular. (e). 2 Pemeriksaan dan Pengawasan. Siapkan laporan pemeriksaan (i). laksanakan pemeriksaan. .(m)Menyiapkan.Siapkan. Analisa dan sarankan tatacara pemeliharaan yang sesuai berdasarkan catatan data-data dari mesin-mesin tersebut. (d). Siapkan. Menerima permintaan pemeriksaan dari bahagian produksi dan dari bahagian-bahagian lain yang terkait. atau periodik. menjaga. (a). juga siapkan laporan akhir pemeriksaan dan masing-masing pekerjaan pemeliharaan tersebut. Buat aturan pemeriksaan equipmen dalam keadaan darurat. (f). Untuk pernbongkaran mesin yang regular. (1). laksanakan pekerjaan-pekerjaan pemeriksaan dan laporkan pemerikasaan itu kepada bahagian yang memerlukan nya. (j). (n) Menjaga kestabilan dan mengkoordinasi biaya pemeliharaan tahunan. laksanakan langkah-langkah awal dari masing-masing pekerjaan pemeliharaen dan perbaikan. (c). Buat tatacara atau aturan pelaksanaan pekerjaan dalam keadaan darurat dan pembahagian kerja nya. (g). Pemeriksaan atau bahan khusus dari bahagian teknikal atau perencanaan sangat diharapkan. (p) Menyiapkan dan menyetujui laporan-laporan (q) Mengusulkan perbaikan atau modifikasi dari equipmen dan fasilitas nya kepada orang-orang teknik. (h). dan mengatur rencana untuk perbaikan. pemeliharaan atau Pembongkaran secara besar-besar an. (o) Menganalisa kinerja pemeliharaan keseluruhan. (b). dan permintaan pembongkaran mesin di bengkel. Buat saran yang diperlukan kepada bahagian perencanaan dan bengkel sehubungan dengan tatacara perbaikan equipmen yang ada di pabrik termasuk bahan-bahan yang dipakai.

Pelajari dan usulkan perbaikan atau modifikasi peralatan pabrik dan fasilitas-fasilitas nya. (2).Siapkan. (i). (e). pemeriksaan. Minta dan terima bahan-bahan yang dipakai pada sewaktu pemeriksaan dilakukan dan juga bahan habis pakai. dan lainnya. Pelajari dan siapkan saran-saran untuk pemeriksaan khusus kebahagian perencanaan. agar lebih baik sesuai dengan yang diperlukan oleh bahagian teknik. (f). 3 Pengawasan Bahan. (l). (a). dan laksanakan tatacara pengawasan bahan dari suku cadang. bahan habis pakai. bengkel dan lain-lain.Pelajari dan buat rencana pemeriksaan tahunan dan jaga biaya pemeriksaan tahunan agar tetap stabil untuk pemeliharaan yang regular. Menerima permintaan suku cadang termasuk yang baru dan yang lama. (b). (a). (c). . (j). analisa getaran. Pelajari dan siapkan tatacara pemeriksaan khusus dalam keadaan darurat.(k). (g). (d). Analisa semua hasil-hasil pemeriksaan khusus. Merencanakan dan membuat rencana pemeriksaan tahunan dan menjaga agar biaya pemeriksaan tahunan tetap stabil. (n). jaga dan pikirkan kembali rencana-rencana pemeriksaan khusus dan tatacaranya. laksanakan pekerjaan-pekerjaan tersebut dan laporkan hasilnya kebahagian perencanaan. pelumas yang diperlukan pada pemeliharaan ditinjau dari metode statistik untuk semua pemakaian bahan. (m). Untuk Pemeriksaan yang Khusus. pemeriksaan bahan. (h). bahagian produksi dan bahagian-bahagian lain yang berhubungan. Meminta dan menerima bahan-bahan dan bahan habis pakai. bahagian pemeriksaan. Jaga dan tingkatkan kemampuan teknik dari para pekerja. Pelajari. perbaikan mesin dan pembongkaran tahunan. Pemeriksaan yang khusus artinya seperti pemeriksaan-pemeriksaan tanpa merusak (NDT).Menerima permintaan pekerjaan khusus. Rencanakan dan buat tatacara pemeriksaan khusus untuk equipmen pabrik dan fasilitas nya. rencanakan.Analisa semua hasil-hasil pemeriksaan dan buat laporan-laporan inspeksi dan saran-saran.

Menerima dan memeriksa semua permintaan-permintaan bahan untuk pemeliharaan dan pekerjaan-pekerjaan perbaikan dari bahagian perencanaan dan pemeriksaan. dan ijin keselamatan kerja dari bahagian produksi. bahan habis pakai. perintah kerja dan pembagian kerja dari bahagian pemeriksaan dan perencanaan. bahan habis pakai.(b). (e). Mensyahkan permintaan pembelian bahan dan juga spesifikasi bahan tersebut. Menerima dan mempelajari kembali catatan-catatan permintaan harian dan bulanan dari bahagian pergudangan. permintaan bahan. pembangkaran mesin. perbaikan. Memberi nasihat pada bahagian bengkel yang mengerjakan perbaikan suku cadang. Bagikaan. (i). (f). (e). 4 Pekerjaan Lapangan Yang dimaksud dengan pekerjaan lapangan ialah seperti pembersihan. Menerima dari bahagian gudang perintah pembelian suku cadang. pelumas dan bahan-bahan lain nya. Tinjau dan rubah spesifikasi bahan. pekerjaan modiifikasi di lapangan. Terima semua ijin-ijin tersebut dari bahagian produksi. Menyimpan spesifikasi teknik dan informasi-informasi pasar yang menjual bahan-bahan yang terbaru. pabrikasi dan juga modifikasi. atur dan koordinasikan semua pekerjaan yang diterima dan bahagian perencanaan dan pemeriksaan. atau pergantian suku cadang. pelumas dan lain-lain. ijin bekerja di mesin-mesin yang berbahaya. Menerima permintaan kerja. Juga tinjau kembali jumlah dari pesanan bahan. (c). . (b). (h). dan pelumas seminimum mungkin ada di gudang. (a). beberapa permintaan bahan mungkin dapat disetujui oleh bahagian lapangan atau bahagian bengkel. (g). Siapkan dan minta ijin masuk ke pabrik. (c). bahan habis pakai dan pelumas. suku cadang. (d). bahan habis pakai dan pelumas. Mempelajari dan menyiapkan tatacara pekerjaan secara detail dan perintah-perintah kerja yang diperlukan. penyetelan. Mempelajari dan menyiapkan spesifikasi bahan. (d). Alokasikan para pekerja pada masing-masing pekerjaan. Tinjau dan pertimbangkan kembali agar simpanan suku cadang. (f). dan permintaan pembelian bahan untuk suku cadang yang baru. bahan habis pakai.

(e). . (f). atau instrumentasi. pemeliharaan dan pembongkaran pabrik tahunan. Jumlahkan dan simpan semua jam kerja dan buat jam kerja yang sebenarnya dalam sebulan dari masing-masing pabrik. (k). Menerima semua suku cadang. (j). (h). (l). listrik. mengatur dan mengkoordinasi semua pekerjaan-pekerjaan yang ada dibengkel sesuai dengan permintaan kerja. bahan habis pakai.(g). pembongkaran mesin dan pekerjaanpekerjaan pabrikasi. Membagi. (i). Merencanakan dan membagi tugas untuk pekerjaan-pekerjaan seperti pembongkaran mesin. melakukan. Menerima permintaan kerja. permintaan bahan. kenderaan dan fasilitas-fasilitas lain nya. Pekerjaan bengkel meliputi penyetelan. dan bahan-bahan lain yang diperlukan dari bahagian gudang. Minta pemeriksaan yang sudah selesai disyahkan oleh bahagian pemeriksaan. perintah kerja. pelumas dan bahan-bahan lainnya bila diperlukan. (g). Merencana dan membagi tugas untuk pekerjaan-pekerjaan dalam keadaan darurat. Terima semua suku cadang. 5 Pekerjaan Bengkel. dan mengawasi program pemeliharaan didalam bengkel dan menjaga peralatan-peralatan termasuk suku cadang. Mempelajari dan menyiapkan permintaan-permintaan bahan tambahan seperti suku cadang. bahan habis pakai. bahan habis pakai. bahan habis pakai. pelumas dan juga bahan lain yang diperlukan. sistim perpipaan. (h). (b). pembagian tugas pada equipmen. seperti suku cadang. (a). Untuk pekerjaan yang besar dan rumit yang melibatkan pekerjaan bengkel. peralalan dan fasilitas-fasilitas kelapangan. bahan habis pakai. bahan habis pakai. yang memimpin pekerjaan ini haruslah orang yang bahagian nya paling banyak jenis pekerjaan nya. Merencanakan. (m). Hitung dan jumlahkan total jam kerja. pelumas dan bahan-bahan lain yang diperlukan dari bahagian gudang. (c). bahanbahan lain. perbaikan. Buat permintaan bahan tambahan untuk suku cadang. bahan habis pakai untuk setiap pekerjaan. Siapkan dan hantar semua yang diperlukan. Siapkan laporan perbaikan dan laporkan ke bahagian yang bertanggung jawab. fasilitas kantor. (d).

Mengawasi kondisi operasi pabrik. Menentukan dan meminta pekerjaan pemeliharaan dengan berkonsultasi pada bahagian-bahagian lain yang terkait. Mensyahkan permintaan-permintaan pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan dan pekerjaan pengawasan. tingkatkan catatan-catatan pekerjaan harian tersebut. (j). Manajemen Perawatan Industri (5) Sep 30 Posted by Mechanical Blog Rate This 5. klassifikasikan dan buat laporan jumlah jam kerja yang sebenar nya dalam sebulan untuk semua pekerjaan. Jumlahkan. Gudang (5). Pembelian (6). Produksi (2). .(i).2 Bahagian-bahagian yang berhubungan dalam perawatan Bahagian-bahagian yang punya hubungan dalam perawatan adalah: (1). Keselamatan kerja (4). Teknikal (3). Keuangan Tanggung jawab dari masing-masing bahagian adalah sebagai berikut : (1) Produksi (a). (k). (b). Pelajari. Hitung dan jumlahkan jumlah jam kerja total dan biaya bahan habis pakai untuk masingmasing pekerjaan.

(d). (e). Teliti dan bantu para pekerja saat mereka melakukan pekerjaan lapangan. (f). Terima laporan pekerjaan yang sudah selesai dan lakukan pengetesan ulang.(c). dan biaya-biaya pemeliharaan dari bagian perencanaan pemeliharaan. biaya dari pemeliharaan. (d). Memastikan semua persiapan untuk kerja pemeliharaan semua baik dan memberi ijin masuk pabrik. pekerjaan modifikasi. ijin masuk kedaerah berbahaya. dan patuhi larangan-larangan yang ada dan pastikan bekerja secara aman. (2 )Teknikal (a). peralatan keselamatan kerja dan bahan-bahan yang baru. (b). Simpan data-data teknik dari semua mesin-mesin pabrik dengan baik. Jaga keselamatan kerja pada saat berada dipabrik khususnya pada daerah-daerah yang berbahaya dan mudah terbakar. (a). juga melakukan analisa keselamatan kerja. (c). Pelajari dan buat saran untuk meningkatkan peralatan. (e). (f). Tanda tangani dan syahkan laporan pekerjaan yang sudah selesai tersebut. . sebelum pekerjaan dimulai. (b). fasilitas. mencuci equipmen dan pipa-pipa. (3 ) Keselamatan Kerja. Siapkan dan beri peringatan-peringatan keselamatan pada masing-masing equipmen termasuk untuk kerja pemeriksaan. (h). dan dengan mengadakan diskusi-diskusi diantara bagian-bagian yang terkait. Menerima informasi-informasi secara periodik. Melaksanakan semua persiapan yang diperlukan untuk merawat seperti mengisolasi. dan keselamatan karja untuk kerja-kerja pemeliharaan. Selidiki dan jaga informasi-informasi terakhir dari teknologi produksi dan pemeliharaan. jika pckcrjaan tersebut berbahaya. (g). Hadiri atau kunjungi pekerjaan-pckerjaan pemeliharaan atau pemeriksaan. (c). Pelajari dan siapkan moditikasi pabrik melalui penyelidikan seperti yang disebutkan pada item (d). Memintakan pada bagian keselamatan kerja orang yang ahli pada menyiapkan pekerjaanpekerjaan pemeliharaan yang diperlukan. Pelajari hal-hal yang dapat meningkatkan efisiensi operasi pabrik dan dapat menurunkan waktu.

(c). Menyiapkan dan mensyahkan dokumen-dokumen tender. Periksa semua bahan-bahan yang ada di gudang secara periodik. Terima simpan dan syahkan bahan-bahan yang ada. bahan-bahan ini termasuk untuk keselamatan kerja. Bahan-bahan yang diperlukan untuk operasi simpan didalam gudang. administrasi. (c). Mintalah alat pemadam kebakaran tambahan untuk bagian pendukung (utility). Mensyahkan laporan pembelian pada bagian-bagian yang terkait termasuk bagian keuangan. suku cadang. Menerima dan mengevaluasi penawaran dari luar dengan berkonsultasi pada bagian-bagian lain yang terkait. Memeriksa lama waktu pengiriman borang. (a). bahan. (b). (e). . (c). (6) Keuangan. dan laporkan kebahagian pembelian dan gudang. bahan kimia. Pelajari dan teliti stock minimum. keperluan-keperluan lain. Mensyahkan permintaan pembelian. Menerima semua permintaan bahan dan kontrak untuk pembelian. Menerima laporan jumlah jam kerja pemeliharaan dalam sebulan. (i). (4 ) Penyimpanan Bahan (material) (a). dan pembelian dan semua bahan-bahan. pelumas. bahan mentah dan lain-lain. Mensyahkan tagihan pembayaran kebagian keuangan. Memilih suplier dan menentukan biaya pembelian dengan melibatkan bagian-bagian lain yang terkait. (d). (j). Simpan catatan atau buku gudang. dan pelaksana kerja (kontraktor). (b). (d). (5) Pembelian (a). Menerima semua permintaan-permintaan bahan dari pekerjaan-pekerjaan pemeliharaan. pemeliharaan. (g). (b). (f). (c). bahan habis pakai. Menyelidiki dan mencari informasi-informasi pasar yang terbaru mengenai harga-harga equipmen. laporkan ke bahagian pengawasan bahan atau bagian pembelian.

(e). Perawatan langsung dan tidak langsung. mengatur tataletak equipmen. Penambahan-penambahan kecil seperti pemasangan peralatan untuk mesin-mesin cadangan.2 Perawatan tidak langsung. Perawatan rutin seperti perbaikan dan penyetelan yang kecil-kecil. dan mengkontrol beban pekerjaan perawatan disesuaikan dengan keperluan pabrik dan ketersediaan tenaga kerja yang ada. tetapi tidak langsung mempengaruhi operasi itu sendiri. Dalam definisi ini termasuk item-item sebagai berikut : (1) Pembongkaran berskala besar dari equipmen dan unit-unit produksi. . (2). organisasi dari perawatan pabrik dapat membuat katalog. (2) Perbaikan berskala besar dari sebuah equipmen yang penting. (d). Perawatan tidak langsung dapat didefenisikan sebagai pekerjaan perawatan yang berhubungan dengan equipmen produksi. mengevaluasi.(c). 2. pekerjaan servis yang terjadwal maupun tidak. Memperbaharui fasilitas-fasilitas. Dengan defenisi ini. 6.1 Perawatan langsung adalah pekerjaan yang berhubungan dengan pemeliharaan dan perbaikan dari equipmen produksi.6. Peremajaan dari equipmen produksi seperti mengecat dan mengisolasi. dalam keadaan terjadwal maupun tidak (3) Perawatan skala kecil. mencatat dan membagikan biaya-biaya pemeliharaan kepada bagian-bagian lain yang terkait. (3). memonitor. Catat dan klassifikasikan item (a) dan (b) diatas untuk masing-masing equipmen. (t). 2. (1). pemeriksaan. Menerima permintaan pembelian dan melaporkan bukti pembayaran kepada bagian keuangan dan bagian lain yang berurusan dengan pembayaran. Menerima. menukar equipmen. dan memindahkan equipmen.6. Laporkan hasil bulanan item (c) dan (d) ke bagian-bagian yang terkait.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful