BAB I PENDAHULUAN

Makhluk hidup yang ada di muka bumi ini sangat beragam. Setiap jenis makhluk hidup mempunyai sifat dan ciri tersendiri sehingga dapat membedakannya antara yang satu dengan yang lainnya. Sifat atau ciri yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup ada yang dapat diturunkan dan ada pula yang tidak dapat diturunkan. Dalam pewarisan sifat dari generasi ke generasi berikutnya mengikuti pola tertentu yang khas bagi setiap makhluk hidup. Pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya disebut hereditas. Cabang biologi yang khusus mempelajari tentang hereditas adalah genetika. Tokoh yang sangat berjasa dalam menemukan hukum-hukum genetika adalah Gregor Johann Mendel (1822 ± 1884) dari Austria. Beliau lahir tanggal 22 Juli 1822. Karena jasanya itu beliau dijuluki sebagai Bapak Genetika. A. MATERI GENETIS Menurut kamu, bagian tubuh manakah yang berperan terhadap pewarisan sifat dari orang tua kepada anaknya? Di dalam setiap sel terdapat faktor pembawaan sifat keturunan (materi genetis), misalnya pada sel tulang, sel darah, dan sel gamet. Substansi genetis tersebut terdapat di dalam inti sel (nukleus), yaitu pada kromosom yang mengandung gen. Gen merupakan substansi hereditas yang terdiri atas senyawa kimia tertentu, yang menentukan sifat individu. Gen mempunyai peranan penting dalam mengatur pertumbuhan sifat-sifat keturunan. Misalnya pertumbuhan bentuk dan warna rambut, susunan darah, kulit, dan sebagainya. 1. Gen sebagai Substansi Hereditas Morgan, seorang ahli genetika dari Amerika menemukan bahwa faktor-faktor keturunan yang dinamakan gen tersimpan di dalam lokus yang khas di dalam kromosom. Gen-gen terletak pada kromosom secara teratur dalam satu deretan secara linier dan lurus berurutan. Dengan menggunakan simbol, kromosom dapat digambarkan sebagai garis panjang vertikal dan gen-gen sebagai garis pendek horizontal pada garis vertikal tersebut. Karena letak gen yang linier dan lurus berurutan, maka secara simbolik dapat dilukiskan pula garis-garis pendek horizontal (gen-gen) tersebut berderetan.

Karena tanaman ercis individu yang diploid. menjelang sel mengalami proses pembelahan. Retikulum berarti jala yang halus. Gen dominan (yang mengalahkan gen lain) dinyatakan dengan huruf besar dan resesif (gen yang dikalahkan gen yang lain) dinyatakan dengan huruf kecil. pada tanaman ercis dapat dinyatakan T = simbol untuk gen yang menentukan batang tinggi. Di dalam nukleus terdapat substansi berbentuk benang-benang halus. metilen biru. Mungkin juga suatu gen aktif pada suatu organ namun tidak aktif pada organ yang lain.Dari sekian banyak gen yang berderet secara teratur pada benang-benang kromosom. serta mudah menyerap zat warna. dan KI. Benang-benang halus tersebut dinamakan retikulum kromatin. Dalam sel yang aktif melakukan metabolisme. lurus atau bengkok. sehingga mudah kita lihat melalui mikroskop. 2. a. Sebagai contoh. kromosom-kromosom memanjang dan tidak tampak. TT= simbol untuk tanaman berbatang tinggi. dan tin berarti badan. Gen yang menentukan sifat-sifat dari suatu individu biasanya diberi simbol huruf pertama dari suatu sifat. antara lain sudan III. Setiap gen menduduki tempat tertentu dalam kromosom yang dinamakan lokus gen. Namun. tt = simbol untuk tanaman berbatang rendah. Ada gen yang menunjukkan aktivitasnya saat embrio. Kromosom dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa pada sel-sel yang sedang membelah. t = simbol untuk gen yang menentukan batang rendah. Jumlah dan tipe kromosom . Kromosom sebagai Pembawa Sifat Individu Kromosom terdapat di dalam nukleus mempunyai susunan halus berbentuk batang panjang atau pendek. Kroma berarti warna. Contoh -contoh zat warna yang dapat digunakan. seperti jala yang dapat menyerap zat warna. lainnya pada waktu kanak -kanak ataupun gen lainnya lagi setelah spesies menjadi dewasa. maka simbol tanaman itu ditulis dengan huruf dobel. hematoksilin. masing-masing gen mempunyai tugas khas dan waktu beraksi yang khas pula. kromosom-kromosom tersebut memendek dan menebal.

Kromosom yang dimiliki oleh organisme secara umum dapat dibedakan menjadi dua tipe. sehingga sepasang kromosom yang berasal dari induk jantan dan induk betina disebut kromosom homolog. submetasentrik. Sentromer atau kinetokor adalah bagian dari kromosom tempat melekatnya benang-benang spidel yang berperan menggerakkan kromosom selama proses pembelahan sel. Bagian ini berbentuk bulat dan tidak mengandung gen. karena hanya memiliki separo dari jumlah kromosom dalam sel tubuh. genom dapat dikatakan sebagai jumlah macam kromosom atau perangkat kromosom dalam suatu individu. Sel telur yang telah dibuahi sel sperma akan menjadi zigot. yaitu metasentrik. Struktur kromosom Secara garis besar. Pengertian kromosom homolog. yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom seks (gonosom). yaitu kromosom yang mempunyai bentuk. sel tubuh mengandung dua perangkat atau dua set kromosom yang diterima dari kedua induknya. Kromosom yang berasal dari induk betina berbentuk serupa dengan kromosom yang berasal dari induk jantan.Setiap organisme mempunyai jumlah kromosom tertentu. Autosom terdapat pada individu jantan maupun betina dan sifat-sifat yang dibawa tidak ada hubungannya dengan penentuan jenis kelamin. struktur kromosom terdiri atas sentromer dan lengan. kromosom dibedakan menjadi empat macam. Dua perangkat atau dua set kromosom haploid dari suatu spesies disebut genom. dan komposisi yang sama. Jumlah kromosom dalam sel tubuh disebut diploid (2n). b. Sentromer disebut juga pusat kromosom. Manusia mempunyai 46 kromosom dalam setiap inti selnya. Manusia memulai hidupnya dari sebuah sel. 23 kromosom berasal dari ibu dan 23 kromosom berasal dari ayah. fungsi. Adapun jumlah kromosom dalam sel kelamin dinamakan haploid (n). . Contoh: manusia mempunyai 23 pasang kromosom haploid maka dalam sel tubuhnya berarti terdapat 2 × 23 = 46 kromosom (diploid). Berdasarkan letak sentromernya. ada yang banyak ada pula yang hanya sedikit. Sel telur dan sel sperma masing-masing mempunyai 23 kromosom (n). jika sentromer terletak di tengah-tengah antara kedua lengan. yaitu sel telur yang dibuahi sel sperma. Dengan demikian. jika sentromer terletak agak ke tengah sehingga kedua lengan tidak sama panjang. Zigot yang terbentuk mempunyai 46 kromosom (2n) Pada makhluk hidup tingkat tinggi. Gonosom merupakan kromosom yang menentukan jenis kelamin suatu individu.

HEREDITAS MENURUT MENDEL Untuk membuktikan kebenaran teorinya. mudah didapat. Kromosom dibentuk oleh protein dan asam-asam nukleat. Bagian ujung kromosom yang menghalangi bersambungnya kromosom yang satu dengan lainnya disebut telomer. jika sentromer terletak di dekat ujung. Untuk mengetahui struktur kromosom. Tanaman yang dipilih adalah tanaman kacang ercis (Pisum sativum). dan terdapat jenisjenis yang memiliki sifat yang mencolok. B. Gen merupakan substansi (bahan dasar) kimia di dalam kromosom yang mengandung informasi genetik (pembawa sifat). jika sentrometer terletak di ujung lengan kromosom.5. dapat terjadi penyerbukan sendiri.akrosentrik. Mendel telah melakukan percobaan dengan membastarkan tanaman-tanaman yang mempunyai sifat beda. mudah hidup atau mudah dipelihara. Alasannya tanaman tersebut mudah melakukan penyerbukan silang. misalnya: . Lengan atau badan kromosom adalah bagian kromosom yang mengandung kromonema (pita bentuk spiral di dalam kromosom) dan gen. perhatikan Gambar 5. Selubung pembungkus kromonema disebut matriks. berumur pendek atau cepat berbuah. Sifat-sifat yang mencolok tersebut. telesentrik.

Simbol untuk suatu gen (istilah pengganti untuk ³faktor keturunan´) dikemukakan dengan sebuah huruf yang biasanya merupakan huruf pertama dari suatu sifat. P = singkatan dari kata Parental. Aa. 3.warna bunga (ungu atau putih). warna. Oleh karena itu. e. warna buah (hijau atau kuning). Karakter atau sifat dari keturunan suatu hibrid selalu timbul kembali secara teratur dan inilah yang memberi petunjuk kepada Mendel bahwa tentu ada faktor-faktor tertentu yang mengambil peranan dalam pemindahan sifat dari satu generasi ke generasi berikutnya. f. warna biji (kuning atau hijau). Fenotipe = karakter (sifat) yang dapat kita amati (bentuk. sedangkan rr = genotipe untuk tanaman berbunga putih. aabb. Misalnya: RR = genotipe untuk tanaman berbunga merah. d. dan seterusnya. kamu perlu mempelajari beberapa istilah yang terkait dalam pewarisan sifat. Mendel merasa bahwa ´faktor-faktor keturunan´ itu mengikuti distribusi yang logis. 1. F = singkatan dari kata Filial. AaBb. AABB. . Hibrid (hasil persilangan antara dua individu dengan tanda beda) memiliki sifat yang mirip dengan induknya dan setiap hibrid mempunyai sifat yang sama dengan hibrid yang lain dari spesies yang sama. b. Genotipe = susunan genetik suatu individu (tidak dapat diamati). Gen yang resesif diberi simbol dengan huruf kecil. g. rr. karena individu itu umumnya diploid. sifat kulit (halus atau kasar). Beberapa kesimpulan penting tentang hasil percobaan Mendel sebagai berikut. bentuk biji (bulat atau kisut). dan sebagainya). diberi simbol dengan huruf besar. ukuran. Terminologi Untuk mengerti jalannya penelitian Mendel. Genotipe suatu individu diberi simbol dengan huruf dobel. Dalam hal ini merah dominan terhadap putih. Istilah-istilah tersebut sebagai berikut. serta ukuran batang (tinggi atau rendah). dan sebagainya). 2. Homozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang sama dari tiap jenis gen (misalnya RR. F2 berarti keturunan kedua. letak bunga (di ujung batang atau di ketiak daun). dan sebagainya) Heterozigotik = sifat suatu individu yang genotipenya terdiri atas gen-gen yang berlainan dari tiap jenis gen (misalnya Rr. yang berarti induk. sedangkan r = gen yang menyebabkan warna putih (alba). 1. seperti yang tampak dalam keturunan. Misalnya R = gen yang menyebabkan warna merah (rubra). maka suatu hukum atau pola akan dapat diketahui dengan cara mengadakan banyak persilangan dan menghitung bentuk-bentuk yang berbeda. yang berarti keturunan. F1 berarti keturunan pertama. a. c. AA. golongan darah.

Pada waktu F2. . yaitu 2/3 bergenotipe heterozigot (Mm) dan 1/3 homozigot dominan (MM). Mendel menyilangkan kacang ercis berbunga merah (MM) dengan kacang ercis berbunga putih (mm) dan dihasilkan individu F1 yang seragam. Persilangan antara Dua Individu dengan Satu Sifat Beda Persilangan antara dua individu dengan satu sifat beda disebut persilangan monohibrid. Pada individu F2 ini. dihasilkan tiga macam genotipe dengan perbandingan 25% MM: 50% Mm : 25% Mm atau 1 : 2 : 1 dan dua macam fenotipe dengan perbandingan 75% berbunga merah : 25% berbunga putih atau merah : putih = 3 : 1. R dan r satu sama lain merupakan alel. yaitu satu macam genotipe (Mm) dan satu macam fenotipe (berbunga merah). apabila salah satu induknya mempunyai sifat dominan tak penuh (intermediate). misalnya: R = gen untuk warna bunga merah dan r = gen untuk warna bunga putih. Contoh persilangan monohibrid dominan penuh terjadi pada persilangan antara kacang ercis berbunga merah dengan kacang ercis berbunga putih. Apabila dilanjutkan dengan menyilangkan individu sesama F1. apabila salah satu induk mempunyai sifat dominan penuh dan induk yang lain bersifat resesif. yang berfenotipe merah dapat dibedakan menjadi dua kelompok.h. tetapi R dan t bukan alel. Persilangan monohibrid akan menghasilkan individu F1 yang seragam. Masingmasing dominasi ini menghasilkan bentuk keturunan pertama (F1) yang berbeda. Persilangan antara kacang ercis berbunga merah dominan dengan kacang ercis berwarna putih resesif dapat dibuat bagan sebagai berikut. Dominasi dapat terjadi secara penuh atau tidak penuh (kodominan). akan menghasilkan keturunan (individu F2) dengan tiga macam genotipe dan dua macam fenotipe. Sebaliknya. T = gen untuk tanaman tinggi dan t = gen untuk tanaman rendah. 2. Alel = anggota dari sepasang gen. maka persilangan individu sesama F1 akan menghasilkan tiga macam genotipe dan tiga macam fenotipe.

Contoh persilangan monohibrid dominan tak penuh adalah persilangan antara tanaman bunga pukul empat berbunga merah dengan tanaman bunga pukul empat berbunga putih. Persilangan antara tanaman bunga pukul empat berbunga merah dominan dengan bunga pukal empat berbunga putih resesif dapat dibuat bagan sebagai berikut. Mendel menyilangkan tanaman bunga pukul empat berbunga merah (MM) dengan putih (mm) menghasilkan individu F1 yang seragam. yaitu satu macam genotipe (Mm) dan satu macam fenotipe (berbunga merah muda). Pada individu F2 ini yang berfenotipe merah dan putih selalu homozigot. yaitu MM dan mm. Pada individu F2 dihasilkan tiga macam genotipe dengan perbandingan 25% MM : 50% Mm : 25% mm atau 1 : 2 : 1 dan 3 macam fenotipe dengan perbandingan 25% berbunga merah : 50% berbunga merah muda : 25% berbunga putih atau merah : merah muda : putih = 1 : 2 : 1. .

Jika kita perhatikan kedua contoh persilangan di atas. b = gen yang menentukan biji keriput. pada saat pembentukan gamet terjadi pemisahan gen-gen yang sealel. sehingga gamet yang terbentuk memiliki gen M atau gen m saja. Misalnya pada tanaman yang bergenotipe Mm. . yaitu bentuk dan warna biji. terjadi pemisahan pasangan gen secara bebas sehingga setiap gamet memperoleh satu gen dari alelnya. Persilangan antara Dua Individu dengan Dua Sifat Beda Persilangan antara dua individu dengan dua sifat beda disebut juga persilangan dihibrid. k = gen yang menentukan biji berwarna hijau. B = gen yang menentukan biji bulat. gen M memisahkan diri dengan gen m. K = gen yang menentukan biji berwarna kuning. Prinsip ini dirumuskan sebagai Hukum Mendel I (Hukum Pemisahan Gen yang Sealel) yang menyatakan bahwa ³Selama meiosis. sehingga setiap gamet hanya menerima sebuah gen saja.´ 3. Pada persilangan tersebut Mendel menyilangkan tanaman ercis dengan biji yang mempunyai dua sifat beda. pada saat pembentukan gamet. Kedua sifat beda tersebut ditentukan oleh gen-gen sebagai berikut.

Jika tanaman kapri yang berbiji bulat kuning (BBKK) disilangkan dengan kapri yang berbiji keriput hijau (bbkk). terdapat dalam gamet bK. terdapat dalam gamet BK. keriput kuning. d. Untuk memperjelas pemahamanmu tentang persilangan dihibrid. 101 tanaman berbiji keriput kuning. gen B mengelompok dengan gen K. c. pada persilangan dihibrid tersebut terjadi empat macam pengelompokan dari dua pasang gen. Jika tanaman F1 dibiarkan mengadakan penyerbukan sendiri. perhatikan bagan persilangan antara kapri (ercis) biji bulat warna kuning dengan kapri biji keriput warna hijau yang menghasilkan F1 berupa kapri berbiji bulat warna kuning. bulat hijau. b. yaitu tanaman berbiji bulat kuning. semua tanaman F1 berbiji bulat kuning. Pada saat pembentukan gamet (pembelahan meiosis) anggota dari sepasang gen memisah secara bebas (tidak saling memengaruhi). gen b mengelompok dengan gen K. . Dalam percobaan ini Mendel mendapatkan 315 tananman berbiji bulat kuning. c. keturunan pertama menunjukkan sifat fenotipe dominan. terdapat dalam gamet Bk. gen b mengelompok dengan gen k. Oleh karena itu. keturunan kedua menunjukkan fenotipe dominan dan resesif dengan perbandingan tertentu. Prinsip tersebut di atas dirumuskan sebagai Hukum Mendel II (Hukum Pengelompokkan Gen secara Bebas) yang menyatakan bahwa: a. 100 tanaman berbiji bulat hijau. terdapat dalam gamet bk. b. dan 32 tanaman keriput hijau. gen B mengelompok dengan gen k. misalnya pada persilangan monohibrid 3 : 1 dan pada persilangan dihibrid 9 : 3 : 3 : 1. dan keriput hijau. yaitu: a. F2 memperlihatkan 16 kombinasi yang terdiri atas empat macam fenotipe. Angka-angka tersebut menujukkan suatu perbandingan fenotipe yang mendekati 9 : 3 : 3 : 1. setiap gen dapat berpasangan secara bebas dengan gen lain membentuk alela.

Sebelumnya. . bentuklah kelompok yang terdiri 4 siswa. lakukan kegiatan berikut secara kelompok. 2 laki-laki dan 2 perempuan.Untuk lebih memahami persilangan dihibrid.

Perhatikan Tabel 5.4. seperti banyaknya macam gamet yang dibentuk oleh suatu individu. jumlah kombinasi F2.2 berikut. dan banyaknya macam fenotipe F2. . banyaknya macam genotipe F2. Beberapa Rumus untuk Memprediksi Mengenai Keturunan Dari berbagai contoh persilangan di atas dapat disusun rumus-rumus untuk memprediksi beberapa hal yang ada hubungannya dengan keturunan.

Keturuanan pertama diberi simbol F1.jpg" _fck_mw_location="left" _fck_mw_width="145" _fck_mw_height="200" alt="" class="fck_mw_left" />Seperti telah dijelaskan dalam pembahasan tentang perkembangbiakan. biji bulat. sedangkan lakilaki XY. Istilah ini muncul karena bagian ini akan jelas terlihat di bawah mikroskop apabila diberi zat warna. rasa buah manis. semua keturunan hasil perkembangbiakan generatif mempunyai sifat yang bervariasi yang merupakan hasil dari campuran sifat kedua induknya. rasa buah asam. berjumlah 2n-2. warna bunga putih. Parental disebut juga orang tua/tetua. yaitu gen yang mampu menutupi sifat gen lain yang sealel. yaitu gen-gen yang terletak pada kromosom homolog. Kromosom yang terletak di dalam inti sel tubuh bersifat haploid (2n). batang pendek.jpg" _fck_mw_filename="Gen1. Sekarang sudah diketahui bahwa sifat beda ditentukan dan diwariskan oleh gen penentu sifat yang terletak di dalam kromosom. keturunan kedua diberi simbol F2. Anak-anak mereka mungkin ada yang berambut lurus. Istilah kromosom pertama kali diperkenalkan oleh W.Gen dan Kromosom Letak Kromosom <img src="/wiki/images/thumb/2/27/Gen1. . Filial (F). yaitu gen yang tidak saling mengalahkan atau mempunyai pengaruh yang sama kuat. Kromosom kelamin pada wanita XX. Kromosom tubuh atau autosom adalah kromosom yang tidak menentukan jenis kelamin. disebut juga keturunan/zuriat. yaitu gen yang ditutupi oleh sifat gen lain yang sealel. macam-macam kromosom Berdasarkan fungsinya. dalam setiap kromosom manusia terdapat ribuan gen. berambut keriting. Gen resesif. Kromosom kelamin (seks) atau gonosom adalah kromosom yang menentukan jenis kelamin. Misalnya. dst. sedangkan pada sel kelaminnya (sperma atau ovum) sebanyak 23. Inti sel tubuh dan inti sel kelamin suatu organisme mempunyai jumlah yang berbeda. pada manusia jumlah autosom pada setiap sel tubuh sebanyak 44 (22 pasang). Gen intermediat/kodominan. Contoh sifat beda pada tumbuhan adalah batang tinggi. Waldeyer. Kromosom berasal dari dua kata.jpg/145px-Gen1. Istilah ± Istilah dalam Penurunan Kromosom. berjumlah sepasang. dan biji kisut (keriput). yaitu induk (jantan dan betina) yang mengadakan perkawinan/persilangan. seorang ayah berambut lurus menikah dengan seorang ibu berambut keriting. Gen dominan. warna bunga merah. Jumlah kromosom pada sel tubuh manusia sebanyak 46 (23 pasang). yaitu chroma (warna) dan soma (badan). sedangkan yang terletak di dalam inti sel kelamin (gamet) bersifat haploid (n). kromosom dibedakan menjadi kromosom tubuh dan kromosom kelamin. y y y y y y Parental (P). atau berambut ikal (antara lurus dan keriting). yaitu individu hasil persilangan. Rambut lurus dan rambut keriting disebut sifat beda. Kromosom terletak di dalam nukleus (inti sel). Alel.

Jika tumbuhan berbunga merah disilangkan dengan tumbuhan sejenis berbunga putih menghasilkan F. dihasilkan keturunan yang mempunyai sifat sama dengan sifat induk yang dominan. tumbuhan berbatang tinggi. Gen batang tinggidisimbolkan dengan huruf T. yaitu sifat-sitat yang tampak dari luar. sedangkan rasio fenotipenya = 3 : l. sedangkan batang pendek djsimbolkan dengan huruf t. Persilangan Monohibrid Dominan Persilangan monohibrid adalah persilangan dua individu dengan satu sifat beda. pada F. Persilangan monohibrid sudah diteliti oleh Mendel. atau tt. Misalnya. yaitu 1 :2 : l. bunga merah. Dengan cara persilangan seperti pada persilangan monohibrid dominan di atas. Heterozigot. yaitu sifat yang lebih banyak muncul pada keturunan dari pada sifat lainnya yang sealel. batang tinggi. Homozigot. Persilangan Dihibrid . yaitu sitat yang tidak tampak dari luar dan disimbolkan dengan huruf awal sifat-sifat yang diwakilinya. yaitu persilangan monohibrid dominan dan monohibrid intermediat. misalnya Aa atau Mm. sedangkan batang pendek merupakan sifat resesif. dapat dicium. y Persilangan Monohibrid Dominan Persilangan monohibrid dominan adalah persilangan dua individu sejenis yang memerhatikan satu sifat beda dengan gen-gen yang dominan. batang tinggi dominan terhadap batang pendek. tumbuhan berbunga merah muda. Tt. dapat diketahui bahwa rasio genotipe dan fenotipe F. dan seterusnya. pada persilangan monohobrid intermediat sama. yaitu pasangan gen yang mempunyai alel yang sama. Hibrid. yaitu pasangan gen yang mempunyai alel yang berbeda. Fenotipe merupakan perpaduan antara faktor genotipe dan faktor lingkungan. Jika tumbuhan berbatang tinggi disilangkan dengan tumbuhan sejenis berbatang pendek menghasilkan F. yaitu hasil persilangan atau hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda.y y y y y Fenotipe. dikatakan bahwa batang tinggi merupakan sifat dominan. Persilangan rnonohibrid dibedakan menjadi dua macam. dapat dirasakan. Dari hasil penelitiannya dengan tanaman kacang kapri. y Persilangan Monohibrid Intermediat Persilangan monohibrid intermediat adalah persilangan antara dua individu sejenis yang memperhatikan satu sifat beda dengan gen-gen intermediat. Sifat pada genotip disimbolkan dengan huruf yang ditulis rangkap. dikatakan bahwa bunga merah bersifat intermediat. persilangan dengan dua sifat beda disebut persilangan dihibrid. Jadi. bau harum. Genotipe. misalnya TT. Persilangan dengan satu sitat beda disebut persilangan monohibrid. Sifat dominan disimbolkan dengan huruf besar. dan rasa manis. misalnya AA atau mm. sedang sifat resesif disimbolkan dengan huruf kecil. Rasio/perbandingan genotipe pada F2 = 1 : 2 : 1. Sifat dominan dapat dilihat secara mudah. persilangan dengan tiga silat beda disebut persilangan trihibrid. misalnya rambut lurus.

Bibit unggul juga dapat diperoleh dengan menyilangkan tanaman liar dengan tanaman yang sudah dibudidayakan. tahan terhadap hama dan penyakit. Ternyata pada F2 dihasilkan 315 tanaman berbiji bulat dan berwarna kuning. serta tahan hama dan penyakit. Mendel juga meneliti persilangan dihibrid pada kacang kapri. Ternyata semua F1. 106 tanaman berbiji kisut dan berwarna kuning. rasanya enak. Hasil penelitiannya mengehasilkan hukum Mendel II atau hukum asortasi atau hukum pengelompokan gen seceru bebas. Sifat-sifat unggul tanaman. dibiarkan menyerbuk sendiri. Untuk memperoleh bibit unggul. padi berumur pendek dan berbulir sedikit dengan padi berumur panjang dan berbulir banyak. atau untuk tanaman menahun mempunyai masa produksi yang lebih lama. antara lain tahan terhadap penyakit: hewan pedaging menghasilkan daging yang lebih banyak dan enak. misalnya persilangan antara tanaman ercis berbiji bulat dan berwarna hijau dengan tanaman ercis berbiji kisut dan berwarna cokelat. Misalnya. 108 tanaman berbiji bulat dan berwarna hijau. Misalnya. tetapi kemudian akan memisah lagi ke dalam gamet-gantet secara bebas. dapat dilakukan dengan seleksi dan hibridisasi. antara lain adaptif (mudah menyesuaikan diri) terhadap berbagai kondisi lingkungan. untuk menghasilkan bahan pangan. diseleksi tanaman dengan sifat-sifat produktivitas tinggi. Hibridisasi/pembastaran/persilangan adalah mengawinkan dua individu sejenis yang berbeda sifatnya sehingga diperoleh keturunan dengan sifat-sifat unggul yang dimiliki kedua induknya. Setelah kedua tomat tersebut disilangkan. Kedua proses ini berkaitan erat. </div> Oleh: Dr. Sebaliknya. Hukum ini menyatakan bahwa gen-gen dari kedua induk akan mengumpul dalam zigot. Kami memberi minum kamu dari apa yang ada di dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara tahi dan . Seleksi yang dilakukan secara terus-menerus dan dalam waktu yang sangat lama akan mengakibatkan organisme dengan sifat unggul akan makin bertambah. Tomat liar berbuah kecil-kecil. Antara tomat liar dengan tomat komersial yang sudah dibudidayakan. Berarti biji bulat dan warna kuning merupakan sifat dominan. lebih cepat menghasilkan: produktivitasnya tinggi dan rasanya enak. Pewarisan Sifat dan Bibit Unggul Hukum Mendel dapat digunakan untuk menghasilkan tanaman atau ternak bibit unggul. Sifat-sitat unggul hervan. Misalnya. unggas petelur menghasilkan telur yang lebih banyak. Tetapi tidak tahan terhadap hama dan penyakit dengan induk varietas padi yang produktivitasnya rendah. A. nya berbiji bulat dan berwarna kuning. persilangan induk varietas padi yang produktivitasnya tinggi. Rusfidra (Geneticists. Rusfidra "Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu terdapat pelajaran bagi kamu. tetapi memiliki keunggulan. serta 32 tanaman berbiji kisut dan berwarna hijau. Selanjutnya. dilakukan dulu proses seleksi. Untuk hewan diseleksi hewan-hewan penghasil daging. diharapkan menghasilkan keturunan dengan sifat produktivitasnya tinggi dan tahan terhadap hama dan penyakit. yaitu kebal terhadap penyakit layu karena jamur Fusarium. Sebelum dilakukan hibridisasi. A. telur. atau sapi menghasilkan susu yang lebih banyak. Mendel menyilangkan kacang kapri berbiji bulat dan berwarna kuning dengan tanaman kacang kapri berbiji kisut dan berwarna hijau. semua tanaman F. Alumnus S3 IPB) Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. organisme dengan sifat-sifat yang tidak dikehendaki akan makin berkurang atau bahkan punah. dihasilkan tomat dengan ukuran buah seperti tomat komersial yang tahan terhadap penyakit layu karena jamur Fusarium. dan susu yang tinggi. misalnya cuaca buruk dan kekeringan. Seleksi adalah pemilihan sifat-sifat tanaman dan hewan yang sesuai dengan kehendak manusia. tetapi tahan terhadap hama dan perryakit.Persilangan dihibrid adalah persilangan antara dua individu sejenis yang melibatkan dua sifat beda.

ilmu genetika semakin berkembang dan membentuk cabang ilmu tersendiri sesuai dengan objek pengamatannya. Rusfidra Dalam perkembangan berikutnya. Ilmu ini mempelajari pewarisan sifat yang dimiliki suatu individu ke individu lainnya. Setelah berlangsung beberapa generasi. Pada dasarnya genetika mempelajari dua aspek yang saling kontradiksi. Rusfidra Mendel menemukan pertama kali bahwa pewarisan sifat pada tanaman (ia menggunakan tujuh sifat pada tanaman kapri) mengikuti sejumlah nisbah matematika sederhana. pada masa itu telah disimpulkan bahwa terdapat kesamaan dalam sifat tertentu yang dimiliki tetua dengan sifat pada anaknya atau sesama saudara kandung dan atau sesama saudara tiri. Namun baru setelah hukum-hukum Mendel ditemukan kembali pada awal abad ini. Mendel adalah seorang biarawan dari Brno. terbentuklah sekelompok ternak yang makin memenuhi kebutuhan pemeliharanya. Sejak itu. secara tidak sadar mereka telah melaksanakan program pemuliaan. dan bagaimana informasi ditransmisikan dari suatu individu ke individu lainnya (pewarisan genetik). genetika sel (sito genetik). genetika populasi. A. yaitu dengan memilih hewan-hewan tertentu yang dianggapnya lebih sesuai dengan kebutuhannya atau hewan yang disenanginya. A. Ilmu Pemuliaan Ternak Moderen mulai berkembang dengan pesat. Dari percobaan tersebut. Bila dipandang dari sudut genetika kuantitatif. Hal itu kemudian dikenal dengan Hukum Pewarisan Mendel . Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. A. Manusia diperkirakan telah berusaha mengembangkan cara-cara pemuliaan sederhana yang efektif. bagaimana informasi itu diekspresikan (ekspresi genetik). Karena itu Gregor Mendel dianggap sebagai Bapak Ilmu Genetika moderen. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. Surat An Nahl : 66) Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. yaitu kemiripan anak dengan tetuanya dan perbedaan antara anak dengan tetuanya serta perbedaan sesama anak. Austria. Rusfidra Ilmu Genetika merupakan salah satu cabang ilmu yang mempelajari seluk beluk gen sebagai unit dasar biologis yang mengontrol pewarisan sifat. . Istilah lain untuk ilmu ini adalah hereditas atau ilmu pewarisan. A. ia berhasil menjelaskan bagaimana nisbah-nisbah itu terjadi. Mendel merupakan orang yang pertama kali dapat menerangkan bahwa persamaan dan perbedaan antara anak dengan tetuanya dapat diterangkan dengan teori pewarisan gen. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. Jadi genetika mempelajari tentang pewarisan dari kesamaan dan variasi sifat antar individu. meskipun masih dalam bentuk yang sederhana. A.darah . Hewan-hewan pilihan tersebut kemudiaan dipelihara lebih lama dari hewan-hewan lain dan dikawinkan untuk memperoleh keturunan. Rusfidra Berdasarkan pengamatan secara sederhana. Rusfidra Genetika merupakan salah satu cabang ilmu yang penting dalam biologi. nenek moyang kita itu telah melaksanakan peningkatan mutu genetik ternak yang dipeliharanya. Secara umum genetika berusaha menjelaskan material apa saja yang membawa informasi untuk diwariskan (bahan genetik). Disimpulkan pula bahwa terdapat sifatsifat yang pewarisannya lebih mantap dari sifat yang lain. A. Demikian pula ternak yang berkerabat dekat terdapat beberapa kesamaan sifat-sifat di antara mereka. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. Rusfidra Sejak nenek moyang kita mulai menjinakkan dan memelihara hewan liar serta mengubahnya menjadi ternak. genetika kuantitatif. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. manusia diduga telah mencoba mencari hukum-hukum yang mengatur pewarisan sifat. Cabang-cabang ilmu genetika yang dikenal antara lain: genetika molekuler. dan genetika perkembangan. Rusfidra Ilmu Genetika dimulai dengan adanya konsep-konsep yang dikemukakan oleh Gregor Mendel (1822-1884) dalam tahun 1865. genetika tingkah laku. Rusfidra Hal inilah yang kemudiaan membuahkan ilmu genetika moderen. menyebabkan ilmu genetika memiliki banyak kaitan dengan cabang ilmu lain dalam bidang biologi. A. Dasar Fisologis Pewarisan Sifat oleh Dr. yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya" (QS. A. Karena gen memegang peran utama dalam kehidupan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful