BAB VI KALIMAT EFEKTIF

6.1 Pengertian Kalimat Efektif
Secara umum,bahasa ilmiah yang efektif mempunyai sifat dengan urutan prioritas lengkap, singkat, dan mudah. Berbeda dengan bahasa anak-anak yang bersifat mudah, singkat, dan jika perlu lengkap; sementara bahasa popular/umum lebih mengutamakan singkat,mudah dan tepat. Singkat artinya menggunakan kata-kata yang memang diperlukan saja,mudah artinya kata-katanya sudah dikenal (familier),dan tepat berhubungan dengan pilihan kata dan definisi. Berikut ini perbandingan urutan kepentingan yang harus diperhatikan da lam menulis laporan ilmiah. Tabel: Perbandingan urutan kepentingan pada pemakaian bahasa
SYARAT KEBAHASAAN ILMIAH URUTAN KEPENTINGAN ANAK POPULER

Singkat Mudah Tepat

2 3 1

2 1 3

1 2 3

Kalimat ialah satuan bahasa yang terkecil,dalam wujud lisan atau tulis yang memiliki sekurang-kurangnya subjek (S) dan predikat (P), jika tidak mempunyai S dan P, pernyataan itu bukanlah kalimat,melainkan frase. Kalimat bagi seorang pembaca ialah kesatuan kata yang menhandung makna/pikiran,sedangkan bagi seorang penulis,kalimat ialah suatu kesatuan pikiran/makna yang diungkapkan dalam kesatuan kata (lihat proses komunikasi).

1

Kesatuan Pikiran Setiap kalimat yang baik harus memperhatikan kes atuan pikiran yang mengandung satu pikiran pokok.mudah dipahami.adanya kesatuan fikiran berarti adanya hubungan timbal balik antarunsur yang mendukung kalimat (pikiran).dan pilihan. bias ditambah objek.kehematan.serta sang gup menimbulkan daya khayal pada diri pembacanya.Kalimat merupakan unsur penting untuk mengungkapkan fakta.segar.kita tidak mungkin menggunakan bahasa yang formal jika berkomun ikasi dengan pedagang di pasar.sedangkan bentuk ialah kata-kata yang mewakili pikiran penulis. Kesatuan dalam bentuk kesatuan tunggal. 2 .majemuk.jika kita hendak berkomunikasi dengan teman sebaya tatkala bergurau.kesejajaran. Yang dimaksud isi ialah pikiran penulis.pertentangan.dibangun oleh proses kebiasaan dan kelazi man penggunaan bahasa tersebut.dan keterbacaan. Itulah sebabnya. Kalimat efektif adalah kalimat yang bukan hanya memenuhi syarat-syarat komunikatif.1.bahasa yang digunakan pada situasi seperti itu biasanya tidak begitu formal asal komunikatif.sikap. Selain itu. Dalam laju kalimat tidak boleh diubah dari satu pikiran ke pikiran yang lain yang tidak mempunyai hubungan. Efektif mengandung pengertian tepat guna. Jadi isi dan bentuk menjadi kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam sebuah bangun kalimat. Dalam berbahasa.kevariasian . 6. Jadi.pikiran.dan perasaan. Kesatuan ini terbentuk dalam subjek dan predikat.gramatikal. Hal ini harus diungkapkan dalam kalimat efektif.1.dan sintaksis saja. Sebuah kalimat terdiri atas isi dan bentuk.pengertian efektif dalam kalimat ialah ketepataan penggunaan kalimat dan ragam bahasa tertentu dalam situasi kebahasaan tertentu pula.kalimat efektif juga harus menonjolkan pikiran utama dengan memperhatikan penekanan. Komunikatif atau tidakannya suatu percakapan.minimal mendekati apa yang difikirkan penulis.tetapi juga harus hidup. Demikian juga.artinya sesuatu akan berguna jika dipakai pada sasaran yang tepat.kalimat efektif selalu memperhatikan adanya kesatuan pikiran dan kepaduan sebagai syarat minimal.yaitu kalimat yang menimbulkan daya khayal pada pembaca.

(seharusnya. tetapi ia tidak senang dengan pekerjaan itu (pertentangan) 4. Jadi.kalimat tersebut harus direvisi. Kepaduan Agar pikiran dapat dituangkan dengan benar dalam bentuk kalimat yang benar pula. Interaksi antara perkembangan kepribadian dan perkembangan penguasaan bahasamenentukan bagi pola kepribadian yang sedang berkembang. 2).bias saja kalimat mengandung kesatuan pikiran. Semua penduduk desa itu mendapatkan penjelasan mengenai repelita (tunggal) 2.2. Ayah bekerja di perusahaan pengangkutan itu.tanpa akan) 8. Kebutuhan akan makan oleh manusia tidak dapat menunggu hari esok.Contoh kalimat yang kesatuan pikirannya jelas : 1. Kepaduan berarti adanya hubungan timbal balik antarunsur yang membentuk kalimat (kata-kata) atau adanya interaksi antarkata yang menduduki fungsi dalam kalimat. (seharusnya tanpa sudah) 3 .tetapi tidak mem iliki kepaduan yang baik.1. Kamu boleh menyusul saya ketempat itu atau tinggal saja disini (pilihan) 6. Kata-kata itu harus dipadukan sehingga terbentuklah kerja sama y ang sangat mengikat dan kompak.kita memerlukan kata -kata sebagai wadahnya. Dia telah meninggalkan rumah pukul enam pagi dan telah berangkat dengan pesawat satu jam yang lalu (majemuk) 3. Kepaduan akan rusak oleh : 1). Untuk itu. Anjing kemarin sore di kebun adik memukul dengan sekuat tenaga . Setelah menggunakan kata depan dan kata h ubung. 6. (seharusnya tanpa bagi) 7. Saya baca sudah buku itu hingga tamat . Letak kalimat tidak sesuai dengan pola kalimat 5.

saya sudah membeli buku itu atau sudah saya beli buku itu) 6. (seharusnya membahayakan Negara atau berbahaya bagi Negara) 10. Subjek merupakan unsure inti/pokok pembicaraan. 4 . (seharusnya saling bantu atau bantumembantu) 3). 3.1. Salah menggunakan keterangan aspek 14.3 Subjek dan Predikat Kalimat terdiri atas kata-kata yang secara bersama-sama dan dengan system tertentu membentuk struktur. Membicarakan tentang sesuatu masalah. Metafisika adalah pengetahuan yang berkaitan dengan hal -hal nonfisik. Hakim menjatuhkan hukuman mati. Demi untuk kepentingan anda sendiri.ada juga subjek yang diberi keterangan dibelakangnya.(seharusnya banyak peninjau atau para peninjau) 4). (seharusnya membicarakan suatu masalah atau membicarakan sesuatu) 11. Kata-kata yang dicetak miring adalah subjek.serta dapat berbentuk kata benda atau kata kerja. 2. Struktur kalimat sekurang-kurangnya memiliki unsure subjek dan predikat.demi kepentingan atau untuk kepentingan) 13. 4. Membahayakan bagi Negara. Saya sudah beli buku itu .dapat berupa kata atau kelompok kata.anda dilarang merokok (seharusnya. Pemakaian kata yang tumpang tindih 12. Saling bantu membantu.9. Dalam kalimat setiap kata mempunyai fungsinya masing-masing. Mencabut gigi dilakukan hanya dalam keadaan terpaksa . Mantan gubernur itu menikmati masa pensiunnya. (seharusnya. Perhatikan contoh berikut : 1. Banyak para peninjau menyataka puas dengan cara itu.

11. Gizi yang baikmempengaruhipertumbuhan fisik anak S P O Perhatikan contoh kalimat berikut : 8. Pada pameran itu mengetengahkan karya pelukis -pelukis dunia. Kalimat tersebut dimulaidengan partikel kepada. harus dihilangkan agar k alimat menjadi padu. dilaksanakan. dilaksanakan (9). Mahasiswa yang merasa kehilangan kalkulator diharap mengambil di sekretariat Himpunan Mahasiswa Mesin. seperti berikut. yaitu diharapkan (8). Pengujian hipotesis ini dilaksanakan dengan membagi responden menjadi dua kelompok. Undang-undang lalu lintas yang sempat membuat cemas masyarakat itu. pada. 6. pengujian. mengetengahkan (10). 5 . Itulah subjek. Kalimat harus mempunyai struktur yang jelas.diberlakukan tanggal 17 september 1993 . maka katakata tersebut tidak berfungsi sebagai subjek. Bangsa Indonesiamenginginkanperdamaian dan persahabatan S P O 7. 10. Perhatikan kalimat berikut. Menentukan predikat tidak sulit karena biasanya predikat adalah kata kerja. 9. Sekarang. Penentuan kalimat baik atau tidak ialah dengan memeriksa kejelasan predikat. Kepada mahasiswa yang merasa kehilangan kalkulator diharap mengambilnya di secretariat himpunan mahasiswa mesin . mahasiswa. Jadi. mengetengahkan: jawabannya adalah pameran.setiap kata kelom pok kata harus jelas fungsinya dalam kalimat. dalam. 12. mana subjek kalimat tersebut? Apa/siapa yang diharap.Contoh : 5. Dalam pengujian hipotesis ini dilaksanakan dengan membagi responden menjadi dua kelompok.

Gedung bertingkat yang menjulang tinggi itu mengganggu lalu lintas penerbangan. Di depan kata kerja kalimat di atas terdapat partikel yang. untuk. Perhatikan kalimat berikut.13. Sebenarnya kita sapat mengembangkan struktur dasar kalimat. 2. Aku seorang/pelukis. Mahasiswa yang memimpin rekan -rekannya dipanggil Direktur. 6 .1. 14. 18. Pengembangan Struktur Dasar Kalimat (Subjek dan Predikat) Sebagai unsur dasar. jika kita merasa belum cukup menjelaskan maksud dalam kal imat yang terdiri atas subjek dan predikat saja. Pernyataan yang menjulang tinggi (14). yang memimpin rekan-rekannya (16) merupakan keterangan. Uang untuk membeli buku dipakai untuk menonton bioskop 19. sehingga pernyataan di atas bukan merupakan kalimat karena tidak mengandung predikat. 15. 16. Pameran itu mengetengahkan karya pelukis -pelukis dunia. dengan memberi keterangan tambahan pada subjek dan atau predikat. kalimat bertambah lengkap dan jelas. Dengan demikian. Proses penambahan keterangan pada struktur kalimat. Untuk itu kalimat -kalimat itu perlu ditambah kata-kat yang berfungsi sebagai predikat. menjadi sebagai berikut.4. untuk membeli buku (15). 1. subjek dan predikat dapat dikembangkan. Mahasiswa yang memimpin rekan -rekannya. Aku/ pelukis. Uang untuk membeli buku. 17. 6. Gedung bertingkat yang menjulang tinggi. dapat dilihat pada contoh berikut.

Jangan sampai kita membuat kalimat yang terlalu panjang sehingga akan terkesan bertele -tele yang akhirnya dapat mengaburkan makna kalimat itu sendiri. Pengembangan kalimat dapat dilakukan sekaligus. sebuah kalimat yang mulannya hanya sangat sederhana yang jumlah katannya sangat terbatas. Aku waktu itu sebetulnya bukan hanya seorang/ pelukis tradisional. Aku waktu itu sebetulnya bukan hanya seorang/ pelukis. 6.3. Aku bukan seorang pelukis yang profesional. kita harus berhenti manakala kalimat sudah cukup jelas. Aku seorang pelukis yang kurang berbakat. Demikianlah. yaitu dengan menambahkan kata -kata yang berbeda atau kata -kata lain. tergantung pada maksud yang dikehendaki. Contoh: 8. 7. Aku seorang pelukis yang masih dalam taraf bel ajar. 5. 9. 10. Singa jantan di kebun binatang yang besar lagi megah itu/ tiba -tiba kedengaran mengaum amat keras sekali. Pengembangan kalimat ini bukan tanpa batas. Dengan cara seperti ini. Kalimat Aku pelukis di atas dapat dikembangkan dengan versi lain. Aku hanya seorang/ pelukis. Aku waktu itu sebetulnya bukan hanya seorang/ pelukis tradisional yang sesungguhnya. dapat dikembangkan menjadi menjadi sebuah kalimat yang maksudnya jauh lebih jelas dan terang. 4. Aku waktu itu sebetulnya hanya seorang/ pelukis. kita akan menghasilkan kalimat yang sangat bervariasi untuk mendukung pikiran sehingga pembaca akn memperoleh informasi yang lebih lengkap. Makna kalimat yang berlebihan hingga maknanya menjadi kabur: 11. tanpa mengubah struktur dasar kalimat. 7 . Selain dapat dikembangkan secara bertahap seperti contoh di depan.

Jadi. laporan ilmiah boleh menggunakan kaliat aktif juga kalimat pasif asal keterbacaannya lebih tinggi.1 Penekanan Penekanan adalah upaya memberi tekanan pada kalimat merupakan upaya menonjolkan/ mementingkan pikiran pokok. 1. Penyakit sawan yang sudah lama diidapnya itu/ pada waktu akhir-akhir ini kabarnya kambuh lagi. 13. bagaimanapun. Dalam bahasa lisan sering digunakan 8 . saya. Hal ini sering di tafsirkan sebagai ungkapan tanpa kata ganti orang. 2. Tiba-tiba besi tua yang sudah lama dibiarkan menumpuk di pelabuhan itu? Hilang lenyap secara misterius. Perhatikan kalimat berikut. 3.2 Syarat Kalimat Efektif 6. 6. sedangkan kalimat 3 merupakan kalimat aktif yang efektif. individu penulis harus bertanggung jawab terhadap hal yang diuraikannya.1. subjek tidak dinyatakan dengan tegas.2. kalimat 2 pasif. perguruan tinggi memberikan mata kuliah pengembangan kepribadian. Maksud perguruan tinggi memberikan mata kuliah pengembangan kepribadian agar mahasiswa memiliki wawasan budaya. Jika menggunakan kalimat aktif. tetapi mengganti dengan kata penulis. Kalimat 1 adalah kalimat aktif. Namun. Pemberian mata kuliah pengembangan kepribadian di perguruan tinggi dimaksudkan agar mahasiswa memiliki wawasan budaya. Agar mahasiswa memiliki wawasan budaya.12. keduannya tidak efektif/ hemat karena kata maksud dan agar. 6. ia seakan -akan berada di luar peristiwa yang diuraikan.5 Kalimat Pasif dan Kalimat Aktif Tulisan ilmiah berbahasa Indonesia bany ak menggunakan kalimat pasif karena hendak menonjolkan objek.

(Bandingkan) Jurusan teknik di Politeknik Negeri Jakarta ialah teknik mesin. Contoh: 4. biasanya kata yang berada di awal kalimat merupakan kata yang dipentingkan. dan urutan logis. 1). 2. 2).intonasi atau akting. sipil. dan jika dihilangkan kalimat akan menjadi kabur maknanya. Pengulangan kata ini dapat membuat maksud kalimat menjadi lebih jelas. Jurusan tenik di Politeknik Universitas Indonesia Ialah teknik mesin. dan elektro. sedangkan dalam bahasa tulis dapat dilakukan dengan cara alih bangun. Pengulangan Kata Pengulangan kata dalam sebuah kalimat kadang-kadang diperlukan untuk memberikan penekanan pada bagian ujaran yang dianggap penting. pengulangan kata. Kita harus mengamalkan pancasila dengan penuh tanggung jawab. Pengamalan Pancasila harus kita amalkan dengan penuh tanggung jawab. 9 . teknik sipil. 5. Pancasila harus kita amalkan dengan penuh tanggung jawab. 3. Penggunaan kata ulang yang tidak efektif: 6. Contoh: 1. pertentangan. paling lama kita bertamu kira -kira setengan jam saja. dan teknik elektro. Bertamu ke rumah orang jangan terlalu lama kalau sekirannya hanya bertamu saja. Alih Bangun Alih bangun adalah memindahkan unsur kalimat.

Kekuasaan presiden terbatas. pengajuan hipotesis. Kekuasaan presiden tidak tak terbatas. Telekomunikasi cepat vital dimaksudkan untuk keamanan. 6. Urutan Logis Urutan logis dalam kalimat berarti mengurutkan secara logis/ kronologis unsur-unsur kalimat yang mengandung urutan kejadian atau proses. Contoh: 13. mobilitas pembangunan. 14.3). 8. Pertentangan Pertentangan dapat digunakan untuk memberi tekanan pada pikiran dengan cara menggunakan kata yang tidak langsung pada pikiran utama. Perusahaan itu menghendaki perbaikan secara menyeluruh. Penelitian dimulai dengan perumusan masalah. Contoh: 7.2. dan penarikan kesimpulan. Bandingkan: 10. 12. dan persatuan bangsa. Mencari kekuasaan bukanlah hal yang tidak halal. 11. 9.2 Kesejajaran Kesejajaran ialah menempatkan gagasan yang sama penti ng dan fungsinya ke dalam struktur kebahassaan yang sama. Mencari kekayaan halal. pengumpulan data. Perusahaan itu tidak menghendaki perbaikan yang bersifat tambal sulam. 4). Macam-macam kesejajaran: 10 .

predikat. Kesejajaran Makna Kesejajaran makna timbul karena adanya relasi makna antarsatuan dalam kalimat (subjek. masih ada lagi sumber kekacauan yaitu berupa penipuan yang langsung atau tidak langsung akan merugikan perusahaan. dan objek). begitu seterusnya. Setelah dipatenkan. Adik memetiki setangkai bunga. Selain pelajar SLTA. gagasan yang sama ialah mengerikan dengan berbahaya dan pencegahan dengan cara mengobatinya. Dalam kalimat 1.1). Penyakit alzheimer alias pikun adalah satu segi usia tua yang paling mengerikan dan berbahaya. Penyakit alzheimer alias pikun adalah satu segi usia tua yang paling mengerikan dan membahayakan. Berikut contoh kalimat yang memiliki kesejajaran: 3. Kalimat tersebut menjadi: 2. Kesejajaran Bentuk Bila salah satu gagasan di tempatkan dalam struktur kata benda. 11 . maka kata lain yang berfungsi sama juga dalam struktur kata benda. sebab cara pencegahandan cara mengobatinya belum ada yang tahu. dan dipasarkan. 6. 2). Perhatikan contoh berikut: 5. panitia juga memberikan kesempatan k epada mahasiswa. jika frase juga frase. kata-kata tersebut harus dibuat sama/ paralel. Perhatikan contoh berikut. sebab pencegahan dan pengobatannya belum ada yang tahu. Seorang teknolog berusaha memecahkan suatu masalah dengan cara tertentu dan membuat masyarakat mau memilih dan memakai cara pemecaha yang dibuatnya. diproduksi. Jika kata kerja juga kata kerja. 4. 1.

Selain kepada pelajar SLTA. 12 . dan c. Meningkatkan pengeluaran Jika kalimat (9) dirangkai akan menjadi 10. Kata kepada mengandung pengertian kepadapelajar SLTA dan kepada mahasiswa. panitia juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa. dan mebungkatkan pengeluaran . 3). Untuk menambah wibawa. b. dan c. Pemasangan telepon akan menyebabkan a. untuk menambah wibawa. Pemasangan telepon akan menyebabkan melancarkan tugas. Jika kalimat (6) diubah susunannya maka: Panitia memberi kesempatan kepada pelajar SLTA dam mahasiswa. Jadi. 8. kita sering terjebak oleh kalimat sebelum rincian sehingga antara kalimat dan rinciannya tidak mengandung kesejajaran yang benar. Perhatikan contoh berikut: 9. Kesejajaran Rincian Pilihan Dalam kalimat yang mengandung rincian pilihan.Kata memetiki (5) tidak semakna dengan kata setangkai. Wibawa bertambah. Tugas lancar. Adik memetik setangkai bunga. Pengeluaran meningkat. kalimat yang benar adalah: 7. Kalimat yang benar rincian pilihannya adalah 11. Melancarkan tugas b. Pemasangan telepon akan menyebabkan a.

Kehematan berarti penghematan kata.2. Penghilangan Kata Depan dari dan daripada Kata depan dari menyatakan arah (tempat) dan asal (asal-usul). 1).6. Contoh: 1. Mereka turun ke bawah melalui tanggga samping kantor. Seharusnya: 5. 13 . Kehematan dapat dilakukan dengan cara. 2). 3). misalnya merah mengandung warna kelompok warna. sedangkan kata daripada menyatakan perbandingan dua benda atau dua hal. Mereka turun melalui tangga samping kantor. 2. Contoh: 3. Penghilangan Hiponimi Hiponimi adalah makna kata yang lebih tinggi. frase. atau struktur lain yang dianggap tidak perlu dalam kalimat. 4.3 Kehematan Kehematan juga merupakan unsur penting dalam kalimat efektif. Warna kuning dan warna ungu adalah warna kesukaannya. 6. Kuning dan ungu adalah warna kesukaannya. Penghematan Subjek Pengulangan subjek tidak akan membuat kalimat bertambah jelas. Hadirin serentak berdiri setelah mengetahui inspektur upacara memasuki lapangan upacara. Kedua kata benda ini banyak dipakai secara tidak tepat. Hadirin serentak berdiri setelah mereka mengetahui inspektur upacara memasuki lapangan upacara.

selanjutnya. untuk. Perbuatan itu untuk menarik perhatian teman-temannya. Perbuatan daripada perampok itusangat mencemaskan masyarakat. Perbuatan itu bertujuan untuk menarik perhatian teman-temannya. Seharusnya: 15.Perhatikan contoh berikut: 7. 13. Perbuatan itu bertujuan menarik perhatian teman -temannya.30. Seharusnya: 12. Perhatikan contoh berikut. yang. terhadap . Penyingkatan Kata Usaha yang kita lakukan untuk menyingkat kata dalam kalimat ialah dengan menggantikan kata atau istilah yang panjang menjadi pendek. 11. (seharusnya tanpa daripada) Kita sering menemukan kalimat yang banyak mengandung kata pelumas. Pak Karta berangkat dari Bandung pukul 07. Koran Kompas banyak menediakan ruangan untuk tulisan tentang bahasa Indonesia. 4). oleh karena itu. 14 . 9. yang sebenarnya tidak diperlukan sehingga harus dihilangkan karena mubazir. Misalnya. 8. Surat kabar harian Kompas banyak menyediakan ruangan untuk tulisan tentang bahasa Indonesia. 10. Perbuatan itu ialahuntuk menarik perhatian teman -temannya. Anak dari tetangga saya Senin ini akan dilantik menjadi dokter ( seharusya tanpa dari). Perhatikan: 14.

dan semak in rendah keterbacaan akan semakin sulit untuk dipahami maksudnya. dan ia harus memahami maksud bacaannya. Keterbacaan ialah derajat kemudahan sebuah tulisan untuk mudah dipahami maksudnya . Semakin tinggi keterbacaan akan semakin mudah tulisan dipahami. 6. Penyingkatan Ungkapan Ungkapan yang panjang dapat dijadilan lebih singkat dan padat. Contoh: Mempunyai pendapat Memakai kaca mata Mengandung garam menjadi menjadi menjadi berpendapat berkaca mata bergaram 6). 19.4 Keterbacaan Seorang penulis yang baik adalah juga seorang pembaca yang baik. Perampok itu mengadakan pembunuhan terhadap pemilik rumah. Seharusnya: 18. Penulis meneliti hama wereng. Penulis mengadakan penelitian mengenai hama wereng. Penyingkatan Kalimat Kalimat yang panjang akan menyulitkan pembaca dalam memahami maknanya. Untuk itu tulisan harus memiliki keterbacaan.2. 15 .5). Perampok itu membunuh pemilik rumah. Kalimat panjang dapat di persingkat tanpa mengurangi maknanya. Penulis harus menyadari bahwa tulisan yang dibuatnya akan dibaca oleh orang lain. 17. tetapi bukan berarti seorang pembaca yang baik adalah juga seorang penulis yang baik. Contoh: 16. Pembaca ingin mandapatk an informasi.

Flesch menyusun tabel rujukan sebagai berikut. Tabel: kejelasan kalimat dalam jumlah kata Kejelasan Kata per Kalimat Mudah sekali Mudah Agak mudah Baku Agak sulit Sulit Sangat sulit Kurang dari 8 11 14 17 21 25 Lebih dari 29 16 . Misalnya. Keterbacaan juga dipengarihi oleh panjang pendek kalimat . perhatikan hal -hal berikut. Ukuran kejelasan atas panjang pendek kalimat dalam bahasa Indonesia belum ada. desesuaikan dengan calon pembacannya. Oleh karena itu. 1). Kejelasan Tulisan akan mudah dipahami jika menggunakan kata-kata yang sudah umum/dikenal.Untuk meningkatkan keterbacaan. tetapi kita dapat memakai ukuran yang diberikan oleh Rudolf Flesch dari Amerika Serikat. Keterbacan sebuah tulisan juga dip engaruhi oleh usia. pendidikan. makin tinggi pula kem ampuannya untuk memahami tulisan dengan kalimat yang lebih panjang. penulis harus mengatur panjang pendek kalimat yang ditulisnya. Buku untuk siswa sekolah dasar pendek-pendek kalimatnya. Pada dasarnya. Makin tinggi pendidikan seseorang. semakin panjang kalimat akan semakin sulit dipahami. tulisan untuk kalangan mahasiswa akan terasa sulit dipahami oleh pelajar kelas menengah. dan pengalaman pembaca.

Orang dewasa ini kurang memiliki jiwa mapalis. 8. Sudah jelad/ bahwa kita dewasa ini ada dalam krisis energi. Dalam pasal mengenai penelitian jangka panjang rencana itu misalnya. 2. Anak dosen yang cantik (Siapa yang cantik? Anak dosen atau dosennya?) 10. orang?) 17 . (orang dewasa ini atau dewasa ini. 9. 6. Informasi Pendek Mendahului Informasi Panjang 5. Ketaksaan ialah adanya makna ganda dalam kalimat. 3. Antara lain kami/ telah mengirim/ sebuah penganalisis gas/ kepada kantor penelitian pengembangan dan pengkajian di Surabaya. menguraikan pengembangan teknik saja. Antara lain kami/ telah mengirim/ kantor penelitian pengembangan dan pengkajian di Surabaya/ sebuah penganalilis gas. Seharusnya: 7. Kalimat 3 lebih mudah dipahami karena jalinan hubungan sebab akibat yang jelas sehingga mudah diingat. Bangun Kalimat Ukuran kejelasan kalimat bukan hanya ditentukan oleh penggunaan kata dan panjang pendek kalimat. Perhatikan contoh berikut ini. Rencana pembangunan lima tahun itu tidak dengan tegas merumuskan progam penelitian lingkungan jangka panjang. Bahwa kita dewasa ini ada dalam krisis energi/ sudah jelas. Bangun kalimat yang dapat memberikan nilai tambah bagi kejelasan kalimat adalah: Kalimat Susun 1. Mobil itu menabrak pohon sehingga rusak.2). Informasi Lama Mendahului Informasi Baru 4. Mobil itu rusak. Mobil itu menabrak pohondan mobil itu rusak. tetapi juga oleh bangun kalimat. Mobil itu menabrak pohon. sedangkan masalah berjangka panjang yang penting-penting tidak tersinggung.

12. Tabel: kesepakatan makna dalam dalam peristilahan teknik No Makna 1. 7. Anak-dosen yang cantik. Ruang kuliah mahasiswa yang baru tidak jauh dari sini. Dengan mengubah bangun kalimat. 9. orang kurang memiliki jiwa mapalus. 13. 2. 5. Dalam bahasa ilmu dan teknik biasanya telah ada kesepakatan atau kelaziman terhadap istilah-istilah yang mungkin menimbulkan makna ganda. (Apanya yang baru? Ruangnya atau mahasiswanya?) Untuk meghilangkan ketaksaan dapat dilakukan dengan Memberikan tanda hubung untuk memperjelas tali perhubungan. Mengganti isttilah menjadi lebih jelas maknanya. Dewasa ini.11. 6. 14. Tujuan Asas kerja Bahan Cara Raut Ukuran Fungsi Nama pencipta Acuan pembatas Istilah Rem bahaya Rem angin Keterangan Rem yang digunakan untuk keadaan bahaya yang bekerja berdasarkan Rem baja karbon Rem Rem tangan Rem cakram kemampatan udara (angin) Rem yang dibuat dari baja karbon Rem dua puluh Rem yang dijalankan dengan tangan senti Rem depan Rem ghirling Rem mobil Rem yang bagian utamanya berautcakram Rem yang diameternya dua puluh senti Rem untuk menghentikan roda depan Rem yang diciptakan oleh perusahaan Ghirling Rem pada mobil 18 . Ruang kuliah bagi mahasiswa baru tidak jauh dari sini. 8. 3. 4.

6. perbuatan itu salah. Meurut hukum.2.5 Pengaruh Bahasa Inggirs Struktur bahasa Inggris sering mempengaruhi struktur bahasa Indonesia karena bahasa Inggrisdekat dengan pemakai bahasa Indonesia. saya pulang ke kampung di mana saya dilahirkan. 1. Kalimat bahasa Inggris ini sering diterjemahkan secara harfiah menjadi 4. that action is wrong. Menurut hukum. The man to whom she is married has been married twice before. Seharusnya: 7. 2. 8. I recently went beck to the town where I was born. Belum lama ini. 19 . According to law. Perhatiakan contoh berikut. 3. Balum lama ini. saya pilang ke kampung tempat saya dilahirkan.6. 5. Laki-laki yang menikahinya telah menikah dua kali. 9. Laki-laki dengan siapa ia menikah telah menikah dua kali. perbuatan itu adalah salah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful