1

PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DALAM MEMPERSIAPKAN ANAK KE JENJANG SEKOLAH FORMAL (Suatu Penelitian Di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pendidikan merupakan suatu kegiatan universal dalam kehidupan manusia. Karena pada hakikatnya, pendidikan merupakan usaha manusia untuk memanusiakan manusia itu sendiri, yaitu untuk membudayakan manusia. Meskipun pendidikan merupakan suatu gejala yang umum dalam setiap kehidupan masyarakat, namun perbedaan filsafat dan pandangan hidup yang dianut oleh masing-masing bangsa atau masyarakat dan bahkan individu menyebabkan perbedaan penyelenggaraan kegiatan pendidikan tersebut. Dengan demikian selain bersifat universal pendidikan juga bersifat nasional. Sifat nasionalnya akan mewarnai penyelenggaraan pendidikan itu. Life long education, kalimat yang sering kita kenal sejak dulu sampai sekarang, yang artinya "Pendidikan sepanjang hayat", dalam ajaran agamapun juga disebutkan ³Tuntutlah ilmu mulai dari ayunan sampai ke liang lahat". Semua itu menjelaskan bahwa pendidikan telah menjadi kebutuhan pokok bagi manusia. Pentingnya pendidikan tidak hanya untuk disuarakan dan disiarkan melalui kalimat dan jargon, namun perlu langkah nyata dalam kehidupan. Kita realisasi keberadaan anasir-anasir pendukung terhadap tercapainya suatu tuntutan terhadap pentingnya pendidikan. Kebijakankebijakan dalam sistem pendidikan harus memenuhi unsur aktualisasi dan berdaya guna. Konsep pendidikan sepanjang hayat menjadi panduan dalam meninggikan harkat dan martabat manusia. Anak-anak bangsa ini tidak boleh tertinggal dengan bangsa lainnya di dunia. Oleh karena itu, pendidikansejak dini harus ditanamkan kepada mereka. Salah satu kebijakan pemerintah di sektor pendidikan yang mendukung pendidikan sepanjang hayat adalah diakuinya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). PAUD adalah pendidikan yang cukup penting dan bahkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan generasi yang cerdas dan kuat. PAUD merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Karena pada waktu manusia lahir, kelengkapan organisasi otak yang memuat 100-200 milyar sel otak siap

Para ahli menemukan bahwa perkembangan otak manusia mencapai kapasitas 50% pada masa anak usia dini. Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sederajat dan ketiga. Selain itu juga memberikan bimbingan yang seksama agar anak-anak memiliki sifat-sifat. Malaysia peringkat 56. menumbuhkan dan mengembangkan seluruh potensi anak usia dini secara optimal sehingga terbentuk perilaku dan kemampuan dasar sesuai dengan tahap perkembangannya. Salah satu jalur terselenggaranya PAUD adalah jalur pendidikan non formal. Brunei Darussalam peringkat 25. Salah satu indikator yang menentukan tinggi rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia. nilai-nilai dan kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab ". Penyelenggaraan PAUD non formal memiliki manfaat yang tidak sedikit. oleh karena itu usaha untuk mendorong bentuk PAUD non formal terus menerus jadi perhatian kita semua khususnya pemerintah. Para ahli menyebut usia dini sebagai usia emas atau golden age.2 dikembangkan serta diaktualisasikan untuk mencapai tingkat perkembangan potensi tertinggi. kreatif. Karena sampai sekarang ini. Raudatul Athfal (RA) atau bentuk lain yang sederajat. mandiri. di mana pada tahun 2005 Indonesia berada pada urutan ke-109 dari 174 negara sebagai responden. . Agar memiliki kesiapan untuk memasuki pendidikan selanjutnya dalam rangka mencapai tujuan Pendidikan Nasional yang berbunyi: "Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa. berilmu. Periode sensitif perkembangan otak manusia terjadi pada interval umur 3-10 bulan. Sebagaimana tertulis pada UU No. jalur pendidikan informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan PAUD berfungsi membina. Kelompok Bermain dan bentuk lain yang sederajat. Sedangkan negara ASEAN lainnya seperti Singapura berada pada peringkat 22. tetapi telah lebih dulu dibina di PAUD. cakap. Anak-anak Indonesia tidak hanya mengenal pendidikan saat masuk Sekolah Dasar. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 28 yang menjelaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diselenggarakan melalui 3 jalur yaitu: Pertama. salah satunya adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani serta mengembangkan bakat-bakatnya secara optimal. berakhlak mulia. Thailand peringkat 67 dan Filipina peringkat 77. PAUD jalur non formal adalah pendidikan yang melaksanakan program pembelajaran secara fleksibel sebagai upaya pembinaan dan pengembangan anak sejak lahir sampai berusia 6 tahun yang dilaksanakan melalui Taman Penitipan Anak. jalur pendidikan non formal berbentuk Kelompok Bermain (KB). adalah Human Development Index (HDI). Berdasarkan HDI kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia masih tergolong rendah. Kedua. ternyata belum terlaksana dengan baik. jalur pendidikan formal berbentuk Taman Kanak-kanak (TK). rancangan peraturan pemerintah tentang PAUD yang mengatur pendidikan usia dini. sehat.

dengan demikian pendidikan yang diterimanya merupakan pendidikan awal yang akan mendasari pendidikan selanjutnya. drama maupun rekreasi. 2. dengan cara yang tepat dan sesuai dengan perkembangan anak. Bagaimana program PAUD di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dalam mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal? 2. khususnya pada Kelompok Bermain (KB). Untuk mengetahui bagaimana upaya mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat . karena usia dini merupakan periode awal dari perkembangan setiap individu. Karena Play Group tersebut adalah salah satu Play Group Islam yang unggul di antara Play Group lain yang ada di kota Aceh Barat. Namun. Berdasarkan pemikiran dan pernyataan tersebut di atas. Paling utama dengan cara bermain baik melalui nyanyian. maka kami rumuskan masalah yang akan menjadi fokus penelitian pada penulisan Laporan ini adalah sebagai berikut: 1. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang masalah. Pendidikan yang murah merupakan salah satu cara agar pendidikan usia dini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM bagi anak usia dini adalah dengan menawarkan program-program di luar program yang umumnya dijalankan. faktor ekonomi adalah salah satu yang menjadi penyebab terhambatnya pendidikan. Berangkat dari pemikiran inilah penulis ingin mengetahui lebih jauh tentang "Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Mempersiapkan Anak ke Jenjang Sekolah Formal (Di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat)". Tidak ada paksaan untuk mengikuti salah satu kegiatan. Bagaimana upaya mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat? C. maka tujuan penelitian adalah: 1. penulis memandang bahwa program PAUD merupakan hal penting dalam mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah formal. yang dapat dimulai sejak usia dini. Untuk mengetahui Bagaimana program Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dalam mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal.3 Berdasarkan kenyataan tersebut perlu adanya upaya-upaya cerdas dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. B. Tujuan Penelitian Berdasarkan pada rumusan masalah penelitian di atas.

Salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan PAUD. Dengan penelitian ini. akan menambah pengetahuan dan pengalaman peneliti khususnya yang berkenaan dengan masalah pendidikan. Adapun anggapan dasar dalam penelitian adalah program PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dalam mendidik anak sudah matang dalam mengantarkan anak kejenjang sekolah formal. E. G. Definisi Operasional Untuk memudahkan pemahaman terhadap topik judul penelitian ini. penulis menegaskan per istilah yaitu: Program : Adalah rancangan yang akan dilaksanakan. terlebih dahulu dikemukakan anggapan dasar yang menjadi pegangan segala pandangan terhadap masalah yang akan diteliti. . Manfaat Penelitian Dengan tercapainya tujuan penelitian di atas maka manfaat yang diharapkan yaitu sebagai berikut: 1.4 D. F. sehingga dapat menjadi masukan dalam menyelesaikan skripsi. Sedangkan hipotesis penelitian adalah Telah dilakukan upaya-upaya oleh PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dalam bentuk program-program persiapan anak didik kejenjang sekolah formal . Sebagai langkah terapan dari ilmu yang peneliti dapatkan dari bangku kuliah. 3. 2.Ruang Lingkup Penelitian Penelitian dilakukan di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat Samatiga Aceh Barat. Hipotesis Penelitian Sebelum merumuskan hipotesis penelitian.

keluasan bahan pengajaran dan tujuan pendidikan yang dicantumkan dalam kurikulum. mengusahakan supaya bersiap. sah. diusahakan tidak menyimpang dari ketentuanketentuan metode yang ada. termasuk anak yang masih dalam kandungan. yang pada penelitian ini lebih menitikberatkan pada Taman Kanak-kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) dan yang lain yang sederajat. menyelesaikan. Suatu hal yang harus diingat oleh seorang peneliti tentang banyaknya metode yang akurat dalam artian dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah. F. Sekolah : Adalah lembaga untuk belajar dan memberi pelajaran. Sesuai dengan perubahan metode dan prosedur penelitian ini. waktu atau pertemuan ketika murid-murid diberi pelajaran. Metode Penelitian Metode adalah merupakan salah satu faktor yang terpenting dan sangat menentukan dalam penelitian hal ini disebabkan karena berhasil tidaknya suatu penelitian tergantung metode yang digunakan. resmi. Formal : Adalah formil. mengatur (membereskan) segala sesuatu (untuk). Jenjang : Adalah tahap dalam pendidikan yang berkelanjutan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan para peserta didik. memberi perintah seperti bersiap sedia. Jadi yang dimaksud dengan judul di atas adalah rancangan kegiatan PAUD dalam mempersiapkan anak ke jenjang pendidikan sekolah formal. mengerjakan hingga selesai. sesuai dengan adat kebiasaan. dengan sungguh-sungguh. Yang dimaksud Sekolah Formal di sini adalah lembaga yang digunakan untuk proses belajar mengajar bagi anak usia Taman Kanak-kanak atau Raudlotul Athfal (RA) dan yang lain yang sederajat. Anak : Adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun. secara teratur. maka akan dibahas tentang .5 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) : Adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan memasuki pendidikan lebih lanjut. Agar peneliti dapat memenuhi kriteria ilmiah maka cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan data sampai analisis data. mengadakan sesuatu untuk membentuk (mengurus dan sebagainya). Mempersiapkan : Adalah menyediakan.

Adapun penjelasannya sebagai berikut: 1. menggambarkan dan mengungkap (to describe and explore) dan kedua menggambarkan dan menjelaskan (to describe and explain). Kepala Sekolah yaitu untuk memperoleh data-data tentang sejarah berdirinya PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dan program-program PAUD di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat.6 jenis penelitian. mencakup deskripsi dalam konteks yang mendetil disertai catatan-catatan hasil wawancara yang mendalam. b. Penelitian kualitatif berbeda dengan penelitian kuantitatif yang bertolak dari pandangan positivisme. peneliti melakukan wawancara yang berterus terang artinya tidak sembunyi yakni informan penelitian mengetahui betul untuk kepentingan apa informasi yang ia berikan. sikap. Penelitian kualitatif bersifat induktif maksudnya peneliti membiarkan permasalahan-permasalahan muncul dari data atau dibiarkan terbuka untuk interpretasi. . Penelitian kualitatif berangkat dari filsafat konstruktivisme. Informan Informan adalah orang yang memberikan informasi. 3. pemikiran orang secara individual maupun kelompok. penelitian kualitatif mempunyai dua tujuan utama. Data dihimpun dengan pengamatan yang seksama. kepercayaan persepsi. penulis menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research) adalah suatu penelitian yang ditujukan untuk mendiskripsikan dan menganalisis fenomena. Sebagai informan dalam penelitian ini dapat diperoleh dari: a. yang memandang kenyataan itu berdimensi banyak. Dalam penelitian kualitatif. jenis data. populasi. serta hasil analisis dokumen dan catatan-catatan. Dewan guru untuk memperoleh data-data tentang upaya program-program PAUD di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat dalam mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal. yaitu pertama. peristiwa. Jenis Penelitian Pada penelitian ini. 2. Karena Play Group tersebut adalah salah satu Play Group Islam yang unggul di antara Play Group lain yang ada di kota Aceh Barat. Obyek Penelitian Adapun obyek penelitian Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam Mempersiapkan Anak ke Sekolah Formal ini akan dilakukan di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. teknik pengumpulan data dan analisis data. interaktif dan menuntut interpretasi berdasarkan pengalaman sosial. aktivitas sosial.

c. mempunyai ancer-ancer teori dan sikap yang objektif. Metode ini digunakan untuk mengumpulkan dokumen yang ada pada lembaga atau instansi yang terkait atau bahan-bahan yang tertulis yang bertalian dengan situasi latar belakang obyek penelitian dan ini sebagai pelengkap. di dalam melaksanakan metode ini peneliti mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan transkrip. display data. 5. bentukbentuk program PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. Wali murid PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat untuk memperoleh data-data tentang upaya mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal. surat kabar. internet. letak geografis. struktur organisasi. program-program PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. Metode Interview Interview atau wawancara adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab untuk memperoleh keterangan dalam sebuah penelitian yang dilakukan antara pewawancara dengan responden sambil bertatap muka. Metode Dokumentasi Berasal dari kata dokumen yang artinya barang-barang tertulis. guru dan pegawai serta sarana prasarana PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. keadaan siswa. visi dan misi. Dalam penelitian ini. Teknik Analisis Data Setelah semua data terkumpul yang dilakukan adalah analisis data. dan upaya mempersiapkan anak ke jenjang Sekolah Formal di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. Dan untuk mendapatkan observasi secara sistematis peneliti harus mempunyai latar belakang tentang obyek penelitian. b. buku-buku. keadaan siswa. majalah. dokumen. dan peraturan-peraturan. verifikasi data dan mengambil kesimpulan . Metode Observasi Observasi sering disebut sebagai metode pengamatan yang artinya memperhatikan sesuatu dengan menggunakan mata (secara langsung). peneliti menggunakan 3 tahapan. 4. Di antara hal-hal yang perlu diobservasi antara lain: letak geografis. Tujuan dari analisis data ini adalah untuk mencari kebenaran dari data-data yang telah diperoleh. sehingga dari sini bisa ditarik kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan.7 c. yaitu: reduksi data. Interview ini penulis tujukan kepada perangkat sekolah dan wali murid atau masyarakat untuk memperoleh data tentang sejarah berdirinya PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. notulen rapat. Metode Pengumpulan Data a. guru dan pegawai serta sarana prasarana yang ada di PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. Di antara dokumen-dokumen yang dibutuhkan antara lain: sejarah berdirinya PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. proses analisis data merupakan salah satu usaha untuk merumuskan jawaban dan pertanyaan dari perihal perumusanperumusan dan pelajaran adalah hal-hal yang kita peroleh dari obyek penelitian. agenda.

Dengan begitu. matrik dan grafik dengan maksud agar data yang telah dikumpulkan dikuasai oleh peneliti sebagai dasar untuk mengambil kesimpulan yang tepat. tabel. G. kalimat. Setelah data masuk terus-menerus dianalisis dan diverifikasi tentang kebenarannnya. definisi operasional. dalam reduksi ini ada proses Living in dan Living out. dan temuan penelitian yang sudah dilakukan pembahasan. Verifikasi dan simpulan (verification and conclusion) Dalam tahap akhir. maksudnya data yang terpilih adalah Living in dan data yang terbuang (tidak terpakai) adalah Living out. simpulan tersebut harus dicek kembali (diverifikasi) pada catatan yang telah dibuat oleh peneliti dan selanjutnya ke arah simpulan yang mantap. c. Adapun sistematika tersebut adalah sebagai berikut: BAB I : Pendahuluan. Reduksi data Reduksi data diawali dengan menerangkan. Sistematika Pembahasan Sistematika pembahasan digunakan untuk mempermudah pembahasan dan penganalisisan sehingga tersusun secara kronologis. Simpulan adalah intisari dari temuan penelitian yang menggambarkan pendapatpendapat terakhir yang berdasarkan pada uraian-uraian sebelumnya atau keputusan yang diperoleh berdasarkan metode berpikir induktif atau deduktif. tujuan penelitian. yang berisi tentang beberapa aspek yang berkaitan dengan soal penulisan ini. memfokuskan pada hal-hal yang penting terhadap isi dari suatu data yang berasal dari lapangan. dari latar belakang masalah. mengedit. Display data Display data merupakan proses menampilkan data secara sederhana dalam bentuk katakata. naratif. diangkat rumusan masalah. tujuan penelitian. dan untuk menghindari variabel-variabel yang tidak bisa terkontrol yang akibatnya menimbulkan jawaban yang subjektif. Demikian pekerjaan mengumpulkan data bagi penelitian kualitatif harus langsung diikuti dengan pekerjaan menuliskan.8 a. Mengambil simpulan merupakan proses penarikan intisari dari data-data yang terkumpul dalam bentuk pernyataan kalimat yang tepat dan memiliki data yang jelas. mengklasifkasi. b. metode penelitian dan sistematika pembahasan . Simpulan akhir yang dibuat harus relevan dengan fokus penelitian. kegunaan penelitian. memilih hal-hal yang pokok. mereduksi dan menyajikan data serta menarik kesimpulan sebagai analisis data kualitatif. Sehingga data yang telah direduksi dapat memberikan gambaran yang lebih tajam tentang hasil pengamatan. akhirnya di dapat simpulan akhir lebih bermakna dan lebih jelas. Penarikan simpulan bisa jadi diawali dengan simpulan tentatif yang masih perlu disempurnakan.

struktur organisasi. fungsi dan tujuan PAUD. (b) Tinjauan tentang Program PAUD dalam mempersiapkan anak ke jenjang sekolah formal yang meliputi: bentuk-bentuk program PAUD dan upaya program PAUD dalam mempersiapkan anak ke jenjang sekolah formal. (b) Penyajian data. BAB IV : Penutup yang meliputi: kesimpulan yang diambil dari permasalahan yang telah dibahas. letak geografis. terdiri dari: (a) Tinjauan tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang meliputi: pengertian PAUD. karakteristik anak usia dini dan prinsip-prinsip PAUD.9 BAB II : Kajian teori. juga disampaikan saran-saran sebagai masukan agar yang baik dapat dipertahankan dan yang kurang dapat diperbaiki. keadaan siswa. visi dan misi. landasan PAUD. BAB III : Laporan hasil penelitian meliputi: (a) Gambaran umum obyek penelitian yang meliputi: sejarah berdirinya PAUD Baitul Muttaqin Cot Darat. dan pegawai serta sarana prasarana. guru. dan (c) Analisis data. .

Dkk. 2010 . Jakarta : Universitas Terbuka. 2002 Wijana.Jakarta : Prodi PAUD FIP UNJ Suharsimi. Prosedur Penelitian(Suatu Pendekatan Praktek) Edisi Revisi V.10 Daftar Pustaka Asmawati.Jakarta : Rineka Cipta. 2010 Hafidin. Luluk. Arikunto. Jakarta : Universitas Terbuka 2010 Yufiarti.2002. Winarmi. Jakarta : Universitas Terbuka. Kurikukulum Pendidikan Anak Usia Dini.Evaluasi Kegiatan untuk Anak Usia Dini . Pengelolaan Kegiatan Pengembangan Anak Usia Dini. Profesionalitas GURU PAUD.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful