enin, 01 November 2010

Analisis Percobaan Enzim Katalase pada Hati dan Jantung Ayam
Pengertian Enzim Katalase Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme. dalam sel enzim ini diproduksi oleh organel badam mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2), merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan. Hidrogen peroksida dengan rumus kimia bila H2O2 ditemukan oleh Louis Jacquea Thenard pada tahuna 1818. Senyawa ini merupakan bahan kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh. Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung Bentuk reaksi kimianya adalah: 2H2O2 --> 2H2O + O2 Senyawa H2O2 yang ada dalam tubuh sangat

Bahkan terhenti sama sekali. reaksi berjalan dengan lancar. laju reaksi menjadi sangat lambat. Maka enzim katalase menguraikan H2O2 menjadi H2O dan gas O2 yang tidak berbahaya bagi tubuh. Enzim katalase bekerja secara optimal pada suhu kamar (±30 0C) dan suasana netral.berbahaya.Tidak menyala Tabel Percobaan Enzim Katalase pada Jantung Ayamϖ . Tabel Percobaan Enzim Katalase pada Hati Ayamϖ Perlakuan Gelembung Dimasukkan bara api Ekstrak + H2O2 + + + Menyala Ekstrak + HCl + H2O2 . Hal ini dapat dilihat pada suasana asam. Sedangkan pada suhu normal dan pH netral. basa. dan suhu tinggi. Ada tidaknya gelembung merupakan indikator adanya air dalam wujud uap. Enzim katalase yang dihasilkan peroksisom pada hati akan mengalami denaturasi (kerusakan) pada suhu yang tinggi ataupun pada suasana asam dan basa.Tidak menyala Ekstrak + NaOH + H2O2 + + Tidak menyala Ekstrak + H2O2 (mendidih) . Indikasinya adalah sedikitnya gelembung yang dihasilkan dan bara api tidak menyala. Sedangkan menyala atau tidaknya bara merupakan indikator adanya gas oksigen dalam tabung tersebut.

Penambahan H2O2 ternyata tidak terbentuk gelembung udara ketika dimasukkan bara api ke dalamnya juga tidak .= tidak ada gelembung Analisis Pada Hati Ayam♣ Ekstrak ditambah H2O2 (hidrogen peroksida)¬ Terjadi banyak gelembung udara yang banyak karena enzim katalase yang terdapat di dalam hati ayam mengubah H2O2 menjadi H2O (air).Perlakuan Gelembung Dimasukkan bara api Ekstrak + H2O2 + + + Menyala Ekstrak + HCl + H2O2 . Ekstrat ditambah HCl dan H2O2¬ HCl berfungsi untuk membuat ekstrat dalam keadaan terlalu asam. timbul nyala api. Hal ini membuktikan bahwa H2O2 juga diuraikan menjadi oksigen (O¬2). sedangkan pada waktu dimasukkan lidi membara ke dalamnya.Tidak menyala Keterangan : + + + = banyak gelembung + + = gelembungnya sedang + = sedikit gelembung .Tidak menyala Ekstrak + NaOH + H2O2 + + Tidak menyala Ekstrak + H2O2 (mendidih) .

Ekstrak dididihkan kemudian ditambah H2O2¬ Ekstrak yang dididihkan dan ditambah H2O2. Penambahan H2O2 ternyata terbentuk gelembung udara yang sedang. Ekstrak ditambah NaOH dan H2O2¬ Gelembung udara yang terbentuk sedikit dan juga tidak terbentuk nyala api. Hal ini menunjukkan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja dalam kondisi terlalu asam. Ekstrat ditambahkan NaOH dan H2O2¬ Penambahan NaOH berfungsi untuk membuat ekstrak dalam keadaan terlalu basa. tetapi saat bara api dimasukkan ke dalamnya tidak terjadi nyala api.terjadi nyala api. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu basa. . Ekstrak ditambah HCl an H2O2¬ Hasilnya sama seperti pada ekstrak hati ayam. ternyata tidak timbul gelembung udara dan saat bara api dimasukkan ke dalamnya juga tidak timbul nyala api. tetapi terbentuknya gelembung sedikit lama. Pada Jantung Ayam♣ Ekstrak ditambah H2O2¬ Hasilnya sama seperti pada ekstrak hati ayam. Hal ini disebabkan karena protein di dalam enzim katalase yang terdapat di ekstrak telah rusak sehingga tidak dapat menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2. Gelembung udara yang terbentuk sedikit berbeda dengan yang terjadi pada ekstrak hati ayam.

Diposkan oleh Yuniar Hidayati di 06:37 . enzim menjadi non aktif.Ekstrak yang dididihkan kemudian ditambah H2O2¬ Hasilnya sama seperti pada ekstrak hati ayam. Hal ini menyebabkan enzim katalse tidakdapat menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2. sehingga tidak dapat bekerja. suhu menjadi tinggi sehingga enzim menjadi rusak (denaturasi). Pada pH terlalu asam dan basa. Penambahan asam. basa. maupun pemanasan yang ekstrim dapat merusak enzim. Sedangkan pada saat dididihkan. Kesimpulan Kerja enzim dipengaruhi oleh derajat keasaman (pH) dan suhu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful