E-Government

MAKALAH
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Disusun Oleh:

Asti Eka Fitriyanti Ade Nining Suryani Alifia Puspaningrum Elis Dwi Hardianti Jennifer Oktriana Tonggiro

(1000044) (1002407) (1002396) (1002369) (1000832)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2011

2004). Implementasi egovernment diharapkan dalam menjamin pelaksanaan prinsip-prinsip tatakola pemerintahan yang baik (good governance) (Haryono dan Widiwardono. 3/2003. dan mitra pemerintah lainnya (Chen. Penulis i . 2006). Dalam konteks Indonesia. Anggaran yang cukup besar pun dikucurkan untuk mendukung implementasi.Kata Pengantar Dalam beberapa tahun terakhir. Konsep ini disebut dengan e-government yang secara umum didefiniskan sebagai penggunaan TIK di sektor publik untuk meningkatkan kualitas operasi dan pemberikan layanan (Kumar dan Best. sejak didorong dengan Instruksi Presiden No. lembagalembaga pemerintah mulai dari pusat sampai dengan tingkat kabupaten kota berlombalomba menjadi yang terdepan dalam implementasi e-government. 2002. TIK menawarkan peluang kepada pemerintah untuk memberikan layanan dan berinteraksi yang lebih baik kepada semua konstituen. pemerintah di seluruh dunia. kalangan bisnis. termasuk Indonesia. masyarakat. 2006). West. berusaha memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kualitas administrasi pemerintahan dan kualitas komunikasi dengan warga negara.

..................................1 Kesimpulan ............................2 E-Government Sebagai Salah Satu Contoh Aplikasi....................................................................................................................................................................................................1 Teknologi Informasi di Indonesia ......................... 7 2..............4 Kekurangan dan Kelebihan...........2 Saran ............................................. 11 KESIMPULAN DAN SARAN.......... 2 1...............................................................................1 Pengertian E-Government ...5 Fakta di Masyarakat ...................................................2.............. 2 1............... 1 1................................................................................................................................................2 Rumusan Masalah........................................................................2 Sejarah IT dalam bidang pemerintahan di Indonesia.................................................................................................. 5 2........................................................................................................... 2 BAB II ............................................................. 1 PENDAHULUAN ........................... 11 3............................................ 4 2... 9 BAB III .......................................................................................................................... 12 Daftar Pustaka .......................1.......1 Latar Belakang .................................................................................................................................... 1 1................... i Daftar Isi................................... 4 E-GOVERNMENT SEBAGAI CONTOH TEKNOLOGI INFORMASI ................................................... 7 2................................................................................................ 5 2......................................................................................................................................................................................................................................... 4 2....................... ii BAB I ...................................................................................................................1..............................................................................................3 Hambatan Dalam Pelaksanaan E-Government ...... 4 DALAM BIDANG PEMERINTAHAN ...............1 Teknologi Informasi Dalam Bidang Pemerintahan ....................3 Tujuan ..................................................................................................................................................................................................................4 Manfaat ........................................................................................................... 5 2..........................................Daftar Isi Kata Pengantar .............................................................. 11 3.................. 13 Lampiran ii .................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 4 2.................

Berdasarkan studi ekstensif dari Roller dan Waverman. pertumbuhan sektor industri telekomunikasi saat ini lebih banyak didorong oleh industri telekomunikasi seluler yang menjadi motor utama pertumbuhan investasi dan pendapatan. diketahui bahwa setelah mencapai tingkat teledensitas tertentu misalnya 40%. termasuk di Indonesia. India dan USA.Disisi lain. dan menganalisis keputusan politik dan tindakan administrassi public. industri TIK juga merupakan salah satu sektor strategis bagi pembangunan nasional. mengkritisi. Perkembangan teknologi ini juga menyentuh aspek kepemerintahan baik untuk peningkatan kinerja internal organisasi. maupun dampaknya terhadap harapan peningkatan kualitas layanan publik. Sebagai negara dengan jumlah pendudukan terbesar keempat di dunia setelah Cina. Infrastruktur telekomunikasi memegang peran utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi pertumbuhan industri TIK sangat tergantung pada ketersediaan infrastruktur telekomunikasi. Dampak kemajuan itu terasa ke seluruh pelosok bumi. Perkembangan teknologi internet tidak saja telah meningkatkan efisiensi. investasi dalam infrastruktur telekomunikasi akan mempunyai dampak yag lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi per dollar investasi dibandingkan investasi infrastruktur lainnya. Kemajuan teknologi informasi dan 1 .BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di dunia saat ini sudah semakin maju. Di Indonesia. menjaga keamanan dan integritas dan untuk memfasilitasi pengembangan pendidikan. kesehatan dan kegiatan pemerintahan secara keseluruhan. efektifitas dan percepatan pelayanan public. selama ini pemerintah belum mampu melihat besarnya pasar domestik yang seharusnya bisa dijadikan kekuatan tawar dalam menentukan kebijakan dan aturan-aturan yang mendukung pengembangan pemanfaatan TIK di pemerintahan maupun di masyarakat. tetapi juga telah memungkinkan debat-debat yang bersifat public yang bertujuan untuk mendiskusikan.

2Rumusan Masalah Sesuai dengan latar belakang di atas. maka masalah yang akan kami bahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Mengetahui kelebihan dan kekurangan dari aplikasi tersebut 1. Mengetahui bagaimana perkembangan teknologi dalam pemerintahan 2. Bagi Penyusun Penyusunan ini diharapkan dapat berguna bagi ilmu pengetahuan terutama dalam bidang sains meskipun hanya sebagian kecil yang mampu dimunculkan di makalah ini. makalah ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi e-government yang diharapkan mampu memberikan sumbangsih demi pembangunan negeri. Masyarakat dapat terlibat secara langsung dalam proses perencanaan. Jika penggunaan internet ini dilakkukan dengan baik dan sempurna.4Manfaat 1. pelaksanaan. Apakah kelebihan dan kekurangan dari aplikasi tersebut? 1. Selain itu makalah ini mampu dijadikan acuan maupun tolak ukur untuk menjadi 2 . dan pengawasan kebijakan public. birokrasi. Merujuk pada latar belakang di atas. Apa aplikasi teknologi informasi dalam bidang pemerintahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat? 3.3Tujuan Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini terbagi menjadi beberapa bagian antara lain : 1. Bagaimanakah perkembangan teknologi dalam pemerintahan? 2. dan masyarakat. maka proses politik akan semakin parsitifatif dan demokratis. Mengetahui aplikasi teknologi informasi dalam bidang pemerintahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat 3.komunikasi melalui internet telah membukan kesempatan yang semakin luas hubungan antara politik. 1.

Bagi Masyarakat Peyusunan ini diharapkan dapat berguna untuk membantu pemahaman masyarakat tentang hakikat teknologi informasi khususnya dalam bidang pemerintahan dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan penggunaan yang sesuai dengan keadaan.lebih baik ke depannya dalam penyusunan makalah yang menggunakan tema yang serupa. Sehingga semua aliansi masyarakat mampu saling berkontribusi dalam pembangunan negeri. 2. 3 .

Tumpukan kertas inilah yang anda dapatkan jika anda membeli sebuah teknologi dalam bentuk patent atau bentuk HaKI (Intellectual Property Rights) lainnya. menyimpan. akurat dan tepat waktu. hanya informasi merupakan komoditas yang diolah dengan teknologi tersebut. atau sekarang dalam bentuk CD-ROM. teknologi. dan asosiasi profesi. perdagangan. mendapatkan. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan 4 . Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data. Kesemuanya dapat dijual. rekreasi.1Teknologi Informasi Dalam Bidang Pemerintahan 2. berita bisnis.BAB II E-GOVERNMENT SEBAGAI CONTOH TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG PEMERINTAHAN 2. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan.1. teknologi mengandung konotasi memiliki nilai ekonomi. yang digunakan untuk keperluan pribadi. memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. dan security. yaitu informasi yang relevan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data. bisnis.dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. seperti contohnya teknologi database.1Teknologi Informasi di Indonesia Teknologi Informasi pada dasarnya sama dengan teknologi lainnya. Bentuk dari teknologi adalah kumpulan pengetahuan (knowledge) yang diimplementasikan dalam tumpukan kertas (stacked of papers). Kemudian untuk profesi seperti sains. menyusun. dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. system jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan. Teknologi pengolah informasi ini memang memiliki nilai jual.termasuk memproses. dan rohani. hobi. Dalam hal ini.

go.id dan http://www. 2. Penggunaan Internet juga sudah dimulai dengan adanya aplikasi “RI-NET” sebagai salah satu aplikasi pemacu program Telematika Indonesia.pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu.2.kpu.2E-Government Sebagai Salah Satu Contoh Aplikasi 2. salah satunya yang mampu membantu kinerja pemerintahaan adalah aplikasi yang dapat mendekatkan pejabat dengan rakyatnya. Pengguna Internet di mana saja dapat melihat hasil pemilu secara on-line dan real-time Hal ini di http://www.2Sejarah IT dalam bidang pemerintahan di Indonesia Di Indonesia.go. Demonstrasi dari mahasiswa dan rakyat dapat dikurangi atau bahkan dihindari bila mereka dapat melakukan dialog (baik secara tatap mata maupun secara elektronik) dengan para pejabat. Salah satu contoh aplikasi lain adalah penggunaan web untuk menampilkan hasil pemilu yang baru lalu. ras. Town house meeting dapat dilaksanakan melalui teleconferencing.hasilpemilu99. 2. negara.id. ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Hasilnya dapat kita lihat bahwa tidak banyak orang yang mengeluhkan masalah hasil pemilu yang baru lalu.1. Terdapat berbagai sarana atau aplikasi teknologi informasi dalam berbagai bidang. memberikan layanan pertukaran informasi multimedia.1Pengertian E-Government 5 . memberikan layanan web (homepage) yang dapat diakses di http://www.or. kelas ekonomi.ri. memberikan keterbukaan (transparansi) pada proses pemilu. IT sebetulnya sudah lama digunakan di bidang pemerintahaan.id. Aplikasi RI-NET ini memberikan akses email kepada para pejabat. dan di kemudian hari akan memiliki aplikasi Decission Support System.

seperti menggunakan intranet dan internet. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen). G2B (Government to Business). Disamping itu. dan kegiatan lainnya. yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk. dan efektif. dan G2G(Government to Government). bentuk transaksi baru ini akan menyebabkan tingginya tingkat pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap tindakan yang dilakukan oleh pemerintah. Terminology “E-Government” dapat diartikan sebagai kumpulan konsep untuk semuua tindakan dalam sector public (baik tingkat pemerintahan pusat maupun pemerintahan daerah) yang melibatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam rangka mengoptimalisasi proses pelayanan public yang efisien. Hal ini dimungkinkan.E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan. disamping tingkat kenyamanan pelayanan juga semakin tinggi. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet. lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Penggunaan internet dalam sector public akan memunngkinkan 6 . Setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan pentingnya “EGovernment” dalam pembangunan masyarakat jaringan(network society): 1) Elektronisasi komunikasi antara sector public dan masyarakat menawarkan bentuk baru partisipasi dan interaksi keduanya.transparan. mudah dan terintegrasi. karena secara internal pertukaran informasi antar unit organisasi public menjadi lebih cepat. informasi online dalam pelayanan public dapat meningkatkan derajat pengetahuan masyarakat mengenai proses dan persyaratan sebuah pelayanan public 3) E-government menyajikan juga informasi-informasi local setempat. E-government juga bisa disebut penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Waktu yang dibutuhkan menjadi lebih singkat. Tujuan realistis yang hendak dicapai melalui cyberspace adalah efisiensi pelayanan dan penghematan financial. 2) Cyber space dalam pelayanan public memungkinkan penghapusan struktur birokrasi dan proses klasik pelayanan yang berkelit-kelit. bisnis. Disamping itu.

adapun hal tersebut akan dipaparkan sebagai berikut: a. 7 hari dalam seminggu. lingkup. tanpa harus menunggu 7 . 2. dan regulasi yang membentuk konteks perkembangan bisnis teknologi informasi 5) Masyarakat dan sumber daya manusia difusi teknologi informai di dalam kegiatan masyarakat baik perorangan maupun organisasi.3 Hambatan Dalam Pelaksanaan E-Government Hambatan penerapan e-government dapat dilihat misalnya dari hasil pengamatan yang dilakukan Kementrian Komunikasi yang menyimpulkan bahwa mayoritas situs pemerintah Pusat dan pemerintah Daerah masih berada pada tingkat persiapan pertama. dan biaya jasa akses 3) Pengelolaan informasi kualitas dan keamanan pengelolaan informasi 4) Lingkungan bisnis kondisi pasar.4Kekurangan dan Kelebihan Setiap aplikasi pasti memiliki kekurangan serta kelebihan. 2. Kelebihan Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:  Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat.kemampuan kompentisi masyarakat local dengan perkembangan internasional dan global. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari. system perdagangan. serta sejauh mana teknologi informasi disosialisasikn kepada masyarakat melalui pendidikan. apabila ditinjau dari sebagian aspek: 1) E-leadership prioritas dan inisiatif Negara di dalam mengantisipasi dan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi 2) Informasi jaringan informasi kondisi infrastruktur telekomunikasi serta akses. kualitas.

Tanya jawab. hal ini sangat membantu. Dengan adanya informasi yang mencukupi. daya tampung murid.rumah. passing grade. Berbagai manfaat tersebut pada akhirnya diharapkan akan dapat meningkatkan kemampuan kepemerintahan secara umum.  Peningkatan hubungan antara pemerintah. dan sebagainya. Sebagai contoh. dan masyarakat umum. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja. b.Government.  dapat menyediakan akses pelayanan untuk semua departemen atau LPND pada semua tingkatan. koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar. diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak. Informasi dapat dicari dari kantor. masih menemui kendala karena saat ini belum semua daerah menyelenggarakannya.  Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. koordinasi. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya.  Menurunkan biaya administrasi.  memberikan asistensi kepada ekonomi lokal maupun secara nasional  sebagai sarana untuk menyalurkan umpan balik secara bebas. Kekurangan Upaya percepatan penerapan e. masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. tanpa perlu rasa takut. pelaku bisnis.  meningkatkan kemampuan response terhadap berbagai permintaan dan pertanyaan tentang pelayanan publik baik dari sisi kecepatan maupun akurasi. tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan. Sebagai contoh.dibukanya kantor. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Apalagi masih ada 8 . data-data tentang sekolah: jumlah kelas.

Begitu pula halnya 9 . dengan demikian sejumlah faktor seperti standardisasi. padahal merupakan sebuah sistem yang akanmemadukan subsistem yang tersebar di seluruh daerah dan departemen. pengembangan egov di Indonesia menjadi bukti bahwa pemahaman akan potensi telematika. kriminal. hingga terror yang berawal dari pemalsuan identitas seperti KTP dan paspor masih belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan.5Fakta di Masyarakat Fakta di masyarakat sebagian besar menunjukan bahwa sebagian besar masalah berujung pada kurangnya pemahaman masyarakat mengenai e-government. Di samping berbagai kondisi yang kurang mendukung seperti diuraikan di atas.anggapan e-Government hanya membuat web site saja sosialisasinya tidak terlaksana dengan optimal. dan berbagai alikasi dasar yang memungkinkkan interoperabilitas antar situs secara andal.prosedur dan keterbataasan SDM sangat membatasi penetrasi komputerisasi k dalam system pemerintahan 2) Belum mapannya strategi serta tidak memaadainya anggaran yang dialokasikan untuk pengembanngan e-government 3) Inisiatif merupakan upaya instansi secara sendiri-sendiri. Kondisi memprihatinkan ini terjadi di semua tingkatan dan jenis usaha. Pemanfaatan egov untuk mengurangi terjadinya berbagai peristiwa penipuan. otentikasi. Selain itu kelemahan pembentukan e-government di indonesia: 1) Pelayanan yang diberikan situs pemerintah belum ditunjang oleh system manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan. keamanan informasi. khususnya egov. baik di birokrasi maupun swasta. masih rendah. Kendati demikian yang terpenting adalah menghapus opini salah yang menganggap penerapan e-Government ini sebagai sebuah proyek. Namun berdasarkan Inpres. aman. pembangunan sistem informasi pemerintahan terpadu ini akan terealisasi sampai tahun 2005 mendatang. dan terpercaya kurang mendapat perhatian 4) Kesenjangan kemampuan masyarakat untuk mengakses jaringan internet 2.

komentar miring publik atas situs pribadi Presiden dan beberapa Menteri Kabinet Persatuan Indonesia yang tidak bisa dibedakan dengan situs dinas juga. pelaksanaan egov yang tidak didukung oleh infrastruktur memadai. Dengan demikian revitalisasi egov harus mampu secara jeli. efisien dan jitu (smart) untuk menemukenali pemasalahan dasar sehinga berbagai upaya dan dana yang telah dihabiskan dalam 5 tahun terakhir tidak sia-sia. Aula Barat & Timur Institut Teknologi Bandung egov Indonesia masih berada pada tahap awal dan belum mencerminkan terlaksananya pertukaran “value”. 10 . Ribut-ribut masalah “surat sakti” atau “katabelece” Sekretaris Kabinet terkait dengan lokasi kedutaan besar kita di Korea Selatan mestinya tidak perlu terjadi jika egov sudah dimanfaatkan dalam proses penyusunan RAPBN. visi dan misi yang konsisten. dan DPR seharusnya sudah bisa menyediakan akses kepada masyarakat untuk melihat berbagai proyek yang akan dilaksanakan untuk tahun anggaran berjalan. Meski dibanggakan dan dipromosikan langsung oleh Jubir Presiden. Dengan demikian. kurangnya pemahaman. serta belum kondusifnya aturan regulasi dan kebijakan lintas sektor telah membuat pencapaian program Prosiding Konferensi Nasional Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Indonesia 3-4 Mei 2006. Bappenas. jelas menjadi barometer pemahaman dan leadership para pejabat di negeri ini. Pemanfaatan egov untuk proses perencanaan anggaran yang melibatkan Depkeu. Departemen Teknis.dengan berbagai kasus penyelundupan dan penyalahgunaan dokumen kepabeanan justru semakin marak dan semakin canggih modus operandinya.

hal ini sangat membantu. koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. pelaku bisnis. koordinasi. Peningkatan hubungan antara pemerintah. Sebagai contoh. dan sebagainya. masih rendahnya implementasi sistem informasi pada kantor pemerintah disebabkan antara lain karena:      Belum adanya satuan kerja di suatu kantor pemerintah yang secara struktural bertanggungjawab di dalam pembangunan dan pengembangan sistem informasi. sehingga akan menjadi suatu area yang berisiko tertinggi.BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3. tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan. diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama.1Kesimpulan Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien Sebagai contoh. 11 . Berdasarkan pengalaman dan pengamatan selama ini. Tanya jawab. daya tampung murid. data-data tentang sekolah: jumlah kelas. rumah. Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh Dengan adanya informasi yang mencukupi. Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain:     Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat Informasi dapat disediakan 24 jam sehari. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak. Informasi dapat dicari dari kantor. 7 hari dalam seminggu. dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya. sehingga sulit untuk diintegrasikan. dan masyarakat umum Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar. Data dan informasi yang dibuat dan berada di luar kewenangan/tupoksi suatu satuan kerja/lembaga tidak dapat dijamin keakuratan dan tanggungjawab kelayakannya. Sistem informasi dilaksanakan secara mandiri di masing-masing satuan kerja tanpa adanya koordinasi sistem informasi antar satuan kerja. termasuk membangun informasi yang bukan menjadi tanggung jawab satuan kerja pembangun sistem. tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Keterbatasan di dalam penguasaan sistem informasi diatasi dengan suatu solusi yang „IT oriented‟ sehingga berakibat berkembangnya pulau-pulau sistem informasi. Rancangan sistem informasi berkembang secara parsial sesuai dengan kebutuhan masing-masing entitas kantor pemerintahan (satuan kerja). passing grade. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.

3. Perlu peningkatan sumberdaya manusia. Pembangunan sistem informasi dikembalikan pada tupoksi masing-masing organisasi satuan pemerintahan.  Belum terbangunnya budaya bekerja dengan suatu pola yang saling terintegrsi di lingkungan kantor pemerintah. 12 . pelaksanaan sistem informasi pada kantor pemerintah dapat lebih dimaksimalkan jika:       Ada suatu proses kerterbukaan serta manajemen data dan informasi yang tertib serta terencana. Perlu dibuat suatu strategi dan kebijakan pendukung agar sistem informasi dapat diselaraskan dengan birokrasi yang ada di sektor swasta. Perlu adanya change management di lingkungan kantor pemerintahan. keterbatasan kemampuan sumberdaya manusia untuk pengelolaan sistem informasi. Birokrasi tidak lagi menjadi suatu hambatan.2Saran Dari hasil pengamatan kelompok kami.

com/ http://www.net/teknologi-informasi/6-strategi-menuju-egovernment.ac.id 13 .html http://gunadarma.Daftar Pustaka http://e-pemerintah.dudung.

3 e-ktp 14 .1 e-registration gambar 1.2 e-voting gambar 1.Lampiran gambar 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful