Maatschap atau Persekutuan Perdata, adalah kumpulan dari orang-orang yang biasanya memiliki profesi yang sama

dan berkeinginan untuk berhimpun dengan menggunakan nama bersama. Maatschap sebenarnya adalah bentuk umum dari Firma dan Perseroan Komanditer (Comanditaire Venootschap). Dimana sebenarnya aturan dari Maatschap, Firma dan CV pada dasarnya sama, namun ada hal-hal yang membedakan di antara ketiganya. Maatschap ini diatur dalam bab ke VIII bagian pertama dari buku III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia (selanjutnya akan kita sebut BW).

ÁBeheer& beschikking -Beheer: perbuatan yg perlu/biasa dilakukan dlm pengurusan persekutuan -Beschikking: perbuatan yg mengakibatkan perubahan yg tdk khusus diperlukan, hrs dg kesepakatan ÁPengurusan bisa diatur sekaligus dlm akta pendirian (gerant statutaire) atau dlm akta tersendiri (gerant mandataire) ÁPembagian keuntungan: -diatur dlm perjanjian pendirian Ketentuan: tdk boleh hanya ditentukan bagi sekutu tertentu²melanggar asas kerjasama untuk kepentingan bersama Pasal 1635 ayat (10) KUH Perdata -tdk diatur dlm perjanjian pendirian (asas keseimbangan pemasukan-Pasal 1633

2. tidak boleh dituntut oleh seorang peserta sebelum lewat waktunya itu. Pembubaran dilakukan dengan suatu pemberitahuan penghentian pada seluruh sekutu lainnya. 4. yang pertimbangan tentang sah dan beratnya diserahkan kepada pengadilan. seperti jika seorang peserta tidak memenuhi kewajibannya atau sakit-sakitan sehingga tidak dapat menguras perseroan itu. Pembubaran perseroan yang didirikan untuk suatu waktu tertentu. Jika salah seorang sekutu meninggal atau ditaruh di bawah pengampuan atau dinyatakan pailit. Pasal 1646 KUHPer mengatur bahwa suatu maatschap hanya dapat berakhir apabila: 1. Untuk maatschap yang didirikan untuk waktu tidak tertentu. kecuali jika ada alasan yang sah. Atas kehendak semata-mata dari beberapa orang sekutu. Musnahnya barang atau diselesaikannya perbuatan yang menjadi pokok persekutuan.ayat (1) KUH Perdata) Berakhirnya maatschap: -hancurnya benda obyek maatschap -pengakhiran oleh salah seorang anggota -lampau waktu -pengakhiran oleh hakim -selesainya perbuatan utk mendapat keuntungan maatschap -kematian seorang sekutu -pengampuan/kepailitan seorang sekutu -suara bulat seluruh sekutu -berlakunya syarat bubar Mengenai pembubaran maatschap. maka pembubarannya berlaku pasal 1649 KUHPer. yaitu dengan kehendak beberapa atau seorang sekutu. . Lewatnya waktu untuk mana persekutuan telah diadakan. dan tidak dilakukan dengan secara tidak memberikan waktu. Pemberitahuan penghentian ini harus dilakukan dengan itikad baik. 3. atau alasan lain semacam itu.

Pembubaran demikian baru terjadi jika pemberitahuan pembubaran disampaikan kepada semua peserta dengan itikad baik dan tepat pada waktunya. atau perseroan akan diteruskan di antara para peserta yang masih hidup saja. Pemberitahuan pembubaran itu dianggap telah dilakukan dengan itikad buruk bila seorang peserta membubarkan perseroan itu dengan maksud untuk menikmati sendiri suatu keuntungan yang oleh semua peserta diharapkan akan dinikmati bersama. bila hak milik atas barang itu telah dimasukkan ke dalam perseroan. Dalam hal perjanjian yang kedua ini. sedang kepentingan perseroan menuntut pembubaran itu ditangguhkan. perseroan bubar karena musnahnya barang. Perseroan boleh dibubarkan atas kehendak beberapa peserta atau hanya atas kehendak satu orang peserta. perseroan akan diteruskan dengan ahli warisnya. maka perjanjian demikian wajib ditaati. bahwa bila salah seorang peserta meninggal dunia. Jika telah diperjanjikan. maka perseroan menjadi bubar terhadap para peserta. bila hanya pemanfaatan barang itu saja yang diperoleh perseroan. jika perseroan itu didirikan untuk waktu yang tak tentu. sedangkan barangnya tetap menjadi milik peserta itu. dalam semua hal. tetapi harus . ia harus mendapat bagian dari keuntungan. Demikian pula. tetapi kemudian barang ini musnah sebelum dimasukkan.Jika salah seorang peserta sudah berjanji akan memasukkan hak milik atas barangnya ke dalam perseroan. Akan tetapi perseroan tidak perlu bubar karena musnahnya barang itu. ahli waris peserta yang telah meninggal dunia itu tidak mempunyai hak selain untuk menuntut pembagian perseroan itu menurut keadaan pada Perjanjian-Perjanjian Khusus yang ada Dalam Buku III KUH Perdata 26 waktu meninggalnya peserta tersebut. bila barang-barang kekayaan perseroan berkurang. Pemberitahuan pembubaran itu dianggap telah dilakukan pada waktu yang tidak tepat.

Jika syarat batal itu tidak dinyatakan dalam perjanjian. 2. artinya adalah apabila barang-barang persekutuan tidak lagi terdapat dalam keseluruhannya. berlaku juga untuk pembagian harta benda perseroan di antara para peserta Untuk maatschap yang didirikan untuk waktu tidak tertentu. maka pembubarannya berlaku pasal 1649 KUHPer. sedangkan kepentingan persekutuan menuntut supaya pembubarannya diundurkan. Jadi. meskipun syarat-batal mengenai tidak dipenuhinya kewajiban dinyatakan dalam perjanjian. menurut keadaan. yaitu dengan kehendak beberapa atau seorang sekutu. maka hakim atas permintaan penggugat berwenang untuk. Permintaan ini juga harus dilakukan. sedangkan keuntungan tersebut sebelumnya telah direncanakan untuk dinikmati secara bersama-sama oleh para sekutu. tentang cara pembagian itu. Semua aturan tentang pembagian warisan. Satrio dalam bukunya ³Hukum Perikatan. asalkan tidak melewati satu bulan. perjanjian tidak batal demi hukum. manakala salah satu pihak tidak memenuhi kewajibannya. Apa yang dimaksud dengan dilakukan dengan secara tidak memberikan waktu? Menurut pasal 1650 paragraf 2 KUHPerdata. Dalam hal yang demikian. Dalam pasal 1266 KUHPer dikatakan bahwa syarat batal dianggap selalu dicantumkan dalam perjanjian-perjanjian yang bertimbal-balik. mengambil keuntungan yang seharusnya dinikmati secara bersama-sama oleh para sekutu. begitu pula tentang kewajiban-kewajiban yang timbul dari aturan-aturan itu. Pemberitahuan penghentian ini harus dilakukan dengan itikad baik. Apa yang disebut perjanjian timbal balik? J.pula memikul kerugian perseroan yang sudah terjadi sebelum meninggalnya peserta yang meninggalkan ahli waris itu. ada niat untuk menguntungkan diri sendiri. dan tidak dilakukan dengan secara tidak memberikan waktu. memberikan suatu jangka waktu pada tergugat untuk memenuhi kewajiban. Apa yang dimaksud dengan itikad baik? Dalam pasal 1950 KUHPer disebutkan bahwa pemberitahuan penghentian dianggap tidak dengan itikad baik. tetapi pembatalan harus dimintakan kepada hakim. Perikatan Yang Lahir Dari Perjanjian´ mengatakan bahwa perjanjian timbal balik adalah . Pembubaran dilakukan dengan suatu pemberitahuan penghentian pada seluruh sekutu lainnya. jika seorang sekutu menghentikan persekutuannya dengan maksud mengambil keuntungan bagi diri sendiri.

menjadi ditiadakan. pembubaran maatschap mengacu pada ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal 1646. Dengan demikian. Dengan demikian.com . dan hak serta kewajiban itu mempunyai hubungan satu dengan lainnya. seandainya pembatalan perjanjian tersebut boleh untuk digunakan pada maatschap. pasal 1266 KUHPer sebaiknya tidak digunakan dalam hal maatschap. sebagaimana telah diuraikan di atas. menurut hemat kami. Selain itu. sesuai dengan asas lex specialis derogat lex generali. hal ini tentu akan menimbulkana kesulitan. Apa apa saja yang telah diterima oleh para pihak. maka pasal 1266 KUHPer dikesampingkan. Atas dasar inilah. Dengan adanya pengaturan yang khusus ini.H. semua hak dan kewajiban yang timbul akibat maatschap tersebut. Ia menimbulkan kewajibankewajiban antara para pihaknya. Hukumonline. adalah suatu bentuk perjanjian timbal balik. maka kedua belah pihak dibawa pada keadaan sebelum perjanjian ditiadakan. pengakhiran maatschap telah diatur dalam pasal 1646 KUHPer. karena pembatalan itu berlaku surut sampai pada detik dilahirkannya perjanjian. dalam bukunya ³Hukum Perjanjian´ menyatakan bahwa dalam hal perjanjian dibatalkan. Akan tetapi. Maatschap. Prof Subekti S. harus dikembalikan.perjanjian yang menimbulkan kewajiban-kewajiban (dan karenanya hak juga) kepada kedua belah pihak. seharusnya pasal 1266 KUHPerdata bisa diterapkan untuk memohonkan pembatalan perjanjian maatschap atas dasar wanprestasi. Artinya. Hal ini tentu menimbulkan kesulitan. apalagi apabila maatschap tersebut sudah memiliki hubungan hukum dengan pihak lain. pasal 1647 dan pasal 1648 KUHPer.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful