Lingkungan Organisasi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam sangatlah setiap organisasi, oleh baik organisasi pemerintah yang maupun organisasi swasta di dalam menjalankan aktivitasnya dipengaruhi lingkungan. Lingkungan dimaksud di bagi dua yaitu lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Kedua lingkungan tersebut dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dll yang menyangkut organisasi baik dari dalam maupun dari luar, baik secara langsung maupun secara tidak langsung. B. Permasalahan Dengan terus berkembangnya kemajuan teknologi, seiring dengan tumbuhnya masyarakat yang semakin kompleks dan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat, maka setiap organisasi baik organisasi pemerintah maupun organisasi swasta dituntut untuk selalu bersikap proaktif dalam menghadapi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan isu–isu yang berkembang di masyarakat bahwa, pelayanan kelemahan kekurangan–kekurangan, yang atau dijalankan persoalan kejanggalan, perlu lemahnya suatu jalan aparatur yang merupakan dicari

pemecahannya, dimana masyarakat belum merasa terayomi atau diperhatikan kehidupannya sosialnya. Adapun beberapa permasalahan atau pokok bahasan yang hendak kurang penulis proaktif kemukakan adalah sebagai berikut : 1. Organisasi-organisasi menghadapi lingkungan. 2. Bagaimana Lingkungan Mempengaruhi Organisasi 1
Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara

pemerintah

sudah barang tentu mempunyai maksud yang ingin dicapai. untuk memecahkan suatu isu yang ada dengan cara yang effiesien adalah mencari jawaban atas isu yang sedang berkembang tersebut. D. 2. mengembangkan dan sekaligus menyampaikan kebenaran dalam suatu permasalahan yang dihadapi. Guna mengetahui Bagaimana Lingkungan Mempengaruhi Organisasi 3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan terhadap kelangsungan hidup organisasi. 2 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara maka kegunaan dari pada penulisan ini juga yang dapat penulis harapkan atau dicapai . Dimana kita ketahui bersama bahwa suatu penulisan pada umumnya juga mencari pemecahan atau bertujuan untuk mengemukakan. Kegunaan Penulisan Sejalan dengan isu–isu yang telah penulis kemukakan diatas maka penulisan ini diharapkan juga dapat memberikan masukan bagi para pembaca terutama sebagai tambahan pengetahuan bagi kami sendiri. Guna memperdalam materi tentang Teori Administrasi Negara mengenai Dimensi Lingkungan.Lingkungan Organisasi 3. Bagaimana Organisasi Menyikapi Lingkungan C. yang terdiri dari beberapa bidang serta saling berhubungan antara isu yang satu dengan isu yang lainnya. Tujuan Penulisan Setiap melakukan apapun bentuknya. Oleh karena itu disini adalah sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui Bagaimana cara Organisasi Menyikapi Lingkungan 4. begitu pula halnya dengan Suatu isu–isu juga merupakan perkembangan atau permasalahan yang ada di dalam masyarakat.

8. pembahasan masalah. 7. Diskripsi Singkat Dalam upaya lebih memudahkan pembahasan naskah penulisan ini. maka penulis telah mendapatkan uraian pokok pembahasannya yang secara kronologis tersusun dalam tiga bagian yang secara garis besarnya dapat diuraikan sebagai berikut : BAB I. Untuk memperoleh bahan-bahan guna kepentingan studi lebih lanjut. dasar teori. Merupakan tulisan ini. 6. Memberikan pembaca sumbangan bahan satu yang kajian langkah berharga lebih bagi bagi lanjut penulis para dan untuk untuk salah mengembangkan wawasan ilmu pengetahuan. mengembangkan pola pikir ilmiah dengan pokok bahasan E. tujuan penulisan. BAB III. BAB II.Lingkungan Organisasi 5. Untuk memperoleh metode atau cara guna memperbaiki kesalahan atau kelemahan dalam berorganisasi. BAB II PEMBAHASAN 3 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara dan . Memuat tentang pembahasan. serta kegunaan penulisan dan diskripsi singkat penulisan. Pendahuluan yang berisikan tentang latar belakang. permasalahan. Merupakan bagian terakhir yang memuat bagian penutup dengan sub pokok bahasan antara lain sebagai berikut : yaitu kesimpulan dari pembahasan dan beberapa saran yang dianggap dapat memberikan manfaat untuk semua pihak.

yaitu : - tekhnologi dll. yaitu segala faktor yang jauh di luar batas wilayah kerja organisasi seperti Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara sistem ekonomi. sosial . eksistensi. sama. Pengertian Lingkungan Organisasi Lingkungan organisasi adalah segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan. Pengaruh tersebut tidak bersifat sosial budaya. Semua lingkungan. yang mempengaruhi berupa faktor politik. Lingkungan Eksternal dibagi menjadi 2 Lingkungan eksternal makro. ekonomi. 1. tentunya memerlukan suatu tekad. politik. yang berciri kaku dan relatif tidak dapat ditembus. Faktor lingkungan umum ini demografis. Hal inilah yang membedakannya dari organisasi sistem tertutup.Lingkungan Organisasi A. organisasi yaitu dengan sistem terbuka dua pasti macam dan “dikelilingi “ dan mendapat pengaruh dari lingkungan lingkungan khusus (Internal). Dasar Teori Dalam setiap memecahkan atau mencari jalan keluar terhadap isu–isu yang berkembang. Menurut teori organisasi modern. dll yang menyangkut organisasi baik da dari dalam maupun dari luar. keberadaan. suatu organisasi merupakan sistem terbuka yang selalu beradaptasi dengan lingkungannya dan memiliki batas organisasi yang dapat ditembus di antara dirinya dengan supra sistem yang lebih luas. niat dan konsep yang baik sebagai dasar atau landasan dalam rangka penyelesaian maslah tersebut. 4 hukum. Adalah keadaan yang semua organisasi. umum (Eksternal) langsung. 1) Lingkungan Umum / Eksternal (Umum) a.

adatistiadat.Lingkungan Organisasi kedudayaan luar dan tekhnologi. meliputi kebiasaan. Aspek-aspek tersebut adalah sebagai berikut : a. keberadaan aturan pemerintah yang mengatur masalah usaha. usaha yang berusaha mendapatkan sumberdaya yang sama dengan perusahaan 5 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . Aspek Ekonomi. dan bagaimana hubungan antara pemerintah dan usaha itu sendiri e) Aspek Internasional. keadaan kesehatan dan stabilitas sistem ekonomi di wilayah di mana organisasi itu berada b) Aspek Tekhnologi. mengacu menjadi pada macam baik tekhnologi yang tersedia yang dapat digunakan mengubah sumberdaya produk barang ataupun jasa c) Aspek Sosial Budaya. nilai-nilai dan karakteristik masyarakat di wilayah organisasi itu berada d) Aspek Politik dan Hukum. hal-hal yang mempengaruhi organisasi dari kegiatan-kegiatan usaha di negara lain Lingkungan eksternal mikro adalah kelompok atau organisasi tertentu yang secara langsung berpengaruh pada organisasi. misalnya : a) Pesaing. Jadi Lingkungan keseluruhan Eksternal Makro Adalah keseluruhan aspek besar di organisasi yang menciptakan kondisi lingkungan.

2) Lingkungan Khusus / Internal (Tugas) Adalah kedaan yang dialami oleh organisasi itu sendiri dan pengaruhnya a. karyawan. penggerak komisaris yang perusahaan. misalnya:  Pemilik. manajemen sebuah Lingkungan tugas (khusus) terdiridari dua : berkepentingan saham. menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan organisasi d) Lembaga Pengatur dan Pemerintah.  saham manajemen perusahaan secara keseluruhan untuk memastikan perusahaan tersebut dapat memberikan 6 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . dan memiliki kekuatan hukum yang dapat mempengaruhi pola kebijakan dan pola kerja organisasi e) Rekanan Usaha (Mitra Usaha). pihak-pihak yang melakukan kerja sama atau persekutuan dengan organisasi tersebut. Lingkungan Internal adalah Kondisi serta bekerja untuk organisasi. dipilih oleh para pemegang dan bertugas mengawasi jalannya kekayaan atas usaha tersebut. alatalat kewenangan yang berfungsi mengawasi. membuat aturan (hukum). Pihak pemegang kekuatan langsung terhadap organisasi internal dan tersebut.Lingkungan Organisasi b) Konsumen. Atau Lingkungan Internal juga bisa diartikan sebagai Kondisi-kondisi dan seluruh bagian jaringan kerja yang berada pada suatu organisasi. orang yang memiliki hak kepemilikan Dewan Direksi. sumberdaya perusahaan pihak dan yang membutuhkan dihasilkan produk yang c) Stokis (supplier).

lingkungan lingkungan Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara sehingga yang tugas dapat mempersiapkan tindakan baik hanya terbaik bagi kelangsungan hidup organisasinya. bahkan kematian organisasi tersebut. pemerintah. Peranan Strategis Manajemen 1) Pandangan Seleksi Alamiah Menurut pandangan seleksi alamiah. public pressure dan media. peranan manajer terhadap nasib organisasinya akibat perubahan lingkungan sangat kecil. Para manajer hanya sebagai tokoh yang dapat mengusahakan perbaikan pasif. 2.Lingkungan Organisasi keuntungan secara maksimal kepada para pemegang saham  Pekerja. Semua mempengaruhi maupun 7 organisasinya. setiap orang yang bekerja untuk dan berkepentingan untuk menjaga perusahaan dengan baik. 2) Perspektif manajemen strategis Manajer merupakan tokoh sentral terhadap perubahan organisasi akibat perubahan lingkungan. bentuk lingkungan nyata tempat suatu organisasi atau pekerjaan dilangsungkan b. buruh. serikat asosiasi dagang. Pihak pemasok. berkepentingan eksternal (pelanggan. pasrah tanpa terhadap perubahan lingkungan yang mengakibatkan perubahan organisasi. pesaing. sosial lingkungan . Nasib organisasi sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan lingkungan yang tidak dapat dikontrol. Para manajer harus bersikap proaktif dalam menghadapi perubahan lingkungan.  perusahaan tersebut tetap eksis dan beroperasi Lingkungan Kerja Secara Fisik.

Lingkungan Organisasi berfungsi sebagai sumber informasi. dan organisasi menekankan pentingnya hubungan vertikal. memiliki tingkat ketidakpastian yang sangat rendah. berubah secara perlahan. organisasi secara berkelompok. Burns dan Stalker.  Lingkungan placid-clustered. adalah lingkungan yang relatif tidak berubah. 3)Pandangan Tokoh Terhadap Perubahan Lingkungan Organisasi a. sehingga seringkali diabaikan pengaruhnya dalam pengambilan keputusan.  Struktur dalam sesuatunya organisasi sangat mekanistis terprogram sangat lamban Segala menghadapi perubahan lingkungan. Lingkungan tetapi yang mengancam 8 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . maka struktur ini sangat tepat digunakan pada lingkungan yang bersifat stabil. Menurut mereka ada 4 macam lingkungan organisasi :  Lingkungan placid randomized.  struktur organisasi organis relatif fleksibel dan menekankan hubungan lateral. Emery dan Trist. lebih menekankan pada macam-macam lingkungan yang dapat mempengaruhi organisasi. Karena memiliki ciri-ciri tersebut. sehingga tepat bila digunakan dilingkungan yang bersifat dinamis b. terdapat 2 jenis struktur yaitu mekanistis dan organis. dimana proses persepsi dan kognisi manajerial tetap sebagai dasar untuk membuat keputusan yang mempengaruhi penetapan subsub sistem dalam organisasi tersebut.

Menurut jenisnya organisasi dibedakan menjadi 2. Sedangkan yang masuk dalam lingkungan internal adalah diferensiasi diferensiasi menjadi ukuran dan integrasi. 4)Pengertian Organisasi Organisasi merupakan sekelompok orang yang bekerja sama dalam struktur dan koordinasi tertentu dalam mencapai serangkaian tujuan tertentu. berusaha Ukuran menyesuaikan mengenai lingkungan internal perusahaan dengan masing-masing eksternalnya. yaitu : 1) Organisasi profit. 2005) organisasi merupakan sekumpulan orang atau kelompok yang memiliki tujuan tertentu dan berupaya untuk mewujudkan tujuannya tersebut melalui kerjasama. Mereka berpendapat jika lingkungan eksternal memiliki tingkat ketidakpastian yang tinggi. 2002). mereka lingkungan eksternal adalah berusaha menentukan tingkat ketidakpastian.Lingkungan Organisasi  Lingkungan yang sama. Lawrence lingkungan dan Losch. sedangkan integrasi menjadi ukuran kualitas kerja sama. mengenai Tingkat kompleksitas. Lingkungan inilah yang sangat dominan saat ini c. serta akan semakin tinggi pula kebutuhan akan integrasi. adalah lingkungan yang sangat dinamis dengan tingkat ketidakpastian sangat tinggi. (Giffin. Sedangkan menurut (Ernie dan Kurniawan. disturbe reactive. Biasanya . maka semakin besar pula kadar diferensiasi didalam organisasi tersebut. adala lingkungan dimana organisasi menghadapi pesaing dengan tujuan  Lingkungan turbulent field. yaitu Suatu organisasi yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan 9 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara profit/laba.

pemerintah daerah. perusahaan bank besar seperti perusahaan perusahaan asuransi. koperasi dan perusahaan multinasional yang berorientasi pada laba. Pembahasan Masalah 1. lembaga pendidikan negeri dan yayasan kebijakan dan menjalankan kebijakan haruslah sesuai dengan keadaan dan tuntutan lingkungan. umum. perusahaan ritel dan lain-lain. Setiap organisasi baik itu organisasi pemerintah maupun organisasi swasta seharusnya dalam menjalankan aktivitasnya menghadapi dituntut untuk bersikap proaktif dalam lingkungan.Tingkat perubahan seperti apa yang terjadi dalam lingkungan itu sendiri 10 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . perusahaan kecil.Lingkungan Organisasi merupakan manufaktur. 2) Organisasi Nonprofit/Nirlaba. Setiap kebijakan yang tidak sesuai dengan keadaan lingkungan maka kebijakan tersebut haruslah segera diperbaiki atau diperbarui (revisi) agar sesuai dengan keadaan yang senyatanya ada. Organisasi Pemerintah Kurang Proaktif Menghadapi Lingkungan. yaitu Organisasi yang mempunyai tujuan tidak untuk mendapatkan profit/laba. C. pemerintah kota. Seperti sosial. misalkan dalam pembuatan pemerintah pusat. Perubahan dan Kompleksitas Perubahan lingkungan yang terjadi disebabkan oleh dua hal : . Bagaimana Lingkungan Mempengaruhi Organisasi a. 2.

Lingkungan Organisasi . Daya Saing Ada 5 hal yang mempengaruhi daya saing menurut Porter : a) pasar b) c) d) e) Persaingan Ancaman yang dari sedang terjadi barang dalam dengan subtitusi memilih pesaing-pesaing yang sudah ada hadirnya konsumen (pengganti) Kecenderungan produk Kecenderungan kemampuan stokis memenuhi kebutuhan organisasi pesaing c. memberikan laporan dan informasi sesuai kebutuhan sistem manajerial 11 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . perlunya organisasi informasiPengamatan tenaga yang mengumpulkan punya Ancaman dari pendatang baru yang memasuki informasi tentang keadaan di luar organisasi melalui kontak-kontak yang mereka Lingkungan. Pergolakan Lingkungan Adanya perubahan yang tidak diharapkan dan gejolak dalam lingkungan suatu organisasi 3. b. merupakan proses pengamatan keadaan lingkungan Sistem informasi. Manajemen Informasi dalam Organisasi Pengamatan memiliki lintas wilayah.Tingkat homogenitas atau kompleksitas dari suatu lingkungan Ketidakpastian dalam suatu lingkungan adalah suatu kekuatan tersendiri yang dapat mempengaruhi keputusan-keputusan dalam suatu organisasi. Bagaimana Organisasi Menyikapi Lingkungan a.

atau dan bersekutu dengan perusahaan lain Fleksibilitas Organisasi Perencanaanya Organisasi dapat menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan Perusahaan Perusahaan jika yang yang fleksibel bersifat bersifat dalam mekanis organis menyesuaikan dapat cocok bekerja untuk rancangan kerja mereka dengan keadaan lingkungan. kami akan “Bahwa Organisasi-Organisasi Pemerintah maupun Organisasi Swasta di dalam menjalankan aktifitasnya haruslah sesuai dengan tuntutan lingkungan dimana organiasasi tersebut berada”. Akuisisi dan Aliansi Perusahaan dapat bergabung dengan perusahaan lain (merger). 12 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara . Tingkat membeli aset perusahaan lain. dengan baik hanya jika keadaan lingkungan stabil lingkungan yang dinamis BAB III P E N U T U P A.Lingkungan Organisasi b. Kesimpulan Berdasarkan teori-teori mengenai Lingkungan dan Organisasi. mengembangkan strategi yang digunakan. bila perlu mengadopsi strategi baru c. Tanggap terhadap Strategi yang Digunakan Menjaga konsistensi strategi organisasi. serta setelah melihat uraian–uraian melakukan kesimpulan sebagai berikut : yang telah setiap sampaikan. d. Merger. maka pada akhir bagian penulisan ini.

5. 2. Setiap individu antar wajib memahami aturan-aturan organisasi yang perlu melandasi dalam menjalakan organisasi. para aparatur pemerintah (birokrasi) diharapkan sesuai dengan peraturan yang ada dan jangan pernah melakukan kebohongan publik. Setiap organisasi pemerintah maupun swasta diharapkan untuk selalu mampu dalam mengembangkan inovasiinovasi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat masyarakat. ketengahkan dalam bagian penutup tulisan ini adalah sebagai berikut : 1. demi terciptanya kesejahteraan dalam 13 Program Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Kutai Kartanegara .Lingkungan Organisasi B. Saran – Saran Disemua tercapai oleh dan organisasi dalam maka diharapkan dapat memberikan agar kami pelayanan kepada pelanggan sehingga tujuan organisasi dapat melaksanakan saran–saran pembangunan yang dapat pembangunan dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. 3. 4. Dalam menjalankan aktivitasnya setiap organisasi harus mampu bersikap proaktif terhadap perubahan dan tuntutan lingkungan. Dalam menjalankan kebijakan. Hubungan sesama anggota ditingkatkan sehingga kerja sama diatara sesama anggota dapat berjalan dengan baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful