BAB I PENDAHULUAN A. Tujuan Dalam penyusunan karya ilmiah ini, tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Adapun tujuannya adalah agar dapat: 1. Mengetahui bagian – bagian tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai 2. Mengetahui tanaman bibit bonsai 3. Mengetahui tanaman bakal bonsai dan bagaimana cara menanamnya 4. Mengetahui bagaimana cara membuat tanaman bonsai 5. Untuk memenuhi tugas mandiri mata pelajaran bahasa Indonesia

B. Latar Belakang Menurut Rismunandar, (1993L tanpa halaman) menyatakan, “tanaman kerdil yang dipelihara di dalam pot yang beraneka ragam bentuk dan warnanya itu di Jepang diberi nama bonsai.” Dai kutipan di atas menunjukan tentang pengertian bonsai, jadi bonsai adalah tanaman kerdil yang bentuknya menyerupai tanaman di alam bebas yang di tanam di pot yang beraneka ragam bentuknya dan warnanya atau sering juga disebut tanaman hias, itu karena bentuknya yang indah dan menarik dan biasa dipajang di halaman rumah sebagai Hiasan untuk menambah keindahan rumah, sehingga orang yang melihat akan merasa tertarik. Pertama kalinya tanaman bonsai ini dikembangkan di Tiongkok pada abad ke XI, kemudian pada abad ke XV seni tanaman bonsai masuk ke Jepang, hingga seni tanaman kerdil ini disebut bonsai. Dengan keindahan dan keunikan dari tanaman bonsai ini akhirnya tanaman bonsai ini sampai merambah ke Amerika Serikat bahkan ke dunia Barat termasuk ke Indonesia bonsai ini banyak digemari dan diminati untuk bisa memiliki tanaman itu. Dengan demikian untuk bisa memenuhi hasrat itu, maka bonsai dalam penyusunan karya ilmiah ini. Hal ini sengaja penulis sajikan agar menambah kreatifitas bagi yang berminat tanaman hias. C. Metode Dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode deskripsi dan pendekatan yang digunakan yaitu dengan pendekatan normative, dimana penulis menjelaskan dan memaparkan bagaimana cara membentuk tanaman menjadi tanaman bonsai dengan menggunakan literature yang ada D. Sistematika Penulisan Di samping karya ilmiah ini harus bersifat ilmiah, juga harus tersusun secara sistematis. Adapun sistematika penulisannya adalah sebagai berikut: Dalam sistematika penulisan karya ilmiah ini diawali dengan isi yang terdiri dari daftar isi, dilanjutkan dengan isi yang terdiri dari beberapa Bab yaitu Bab I, Bab II, dan Bab III, yakni rinciannya sebagai berikut: Bab I Pendahuluan Isi dari Pendahuluan ini terdiri dari beberapa sub Bab yaitu; tujuan, latar belakang, metode; sistematika penulisan, dan terakhir Kegunaan Bab II Pembahasan Pembahasan ini menguraikan materi tentang tanaman bonsai secara teoritis dimana dalam hal ini terdiri dari beberapa sub yaitu: bagian tanaman, sifat dan fungsinya, bibit bonsai, bakal bonsai dan cara menanamnya; dan tahap-tahap pembentukan bonsai. Bab III Penutup Dalam Bab III ini diisi dengan penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran, dimana penulis setelah menguraikan materi tentang bonsai selanjutnya menyimpulkan dan memberikan saran sehingga karya ilmiah ini bisa bermanfaat. E. Kegunaan Manfaat dan kegunaan penyusunan karya ilmiah ini diharapkan bisa: 1. Menumbuhkan minat seseorang untuk bisa memiliki bonsai 2. Memberikan motivasi untuk bisa berkreasi dan kreatif 3. Memberikan pengetahuan dan pengalaman bagaimana membentuk tanaman bonsai

terlebih dahulu memerlukan bekal pengetahuan ala kadarnya tentang tumbuh-tumbuhan. lonjong dan sebagainya. dapat tumbuh ke arah yang beraneka ragam. 2. Dampak pertumbuhan perakaran. 2. a. maka dari itu uraian tentang bagian-bagian tanaman di bawah ini khusus ditujukan terhadap tanaman yang berkeping dua. Bagian-bagian tanaman dapat dibagi dalam dua bagian ialah: . Organ-Organ Tanaman dan Sifatnya Hingga saat ini tanaman yang dikerdilkan pada umumnya termasuk keluarga besar “Dicotyledon” atau tanaman yang bijinya berkeping dua. yang berarti dapat menyesuaikan diri dengan ruang lingkup di mana mereka berada. Ranting Tumbuh dari kuntum yang berada di ketiak daun dahan. Perlu diingat.BAB II PEMBAHASAN A. Bagian Tanaman. . Batang pokok Dapat meningkat tingginya. Membuat bonsai pada hakikatnya mempengaruhi bagian-bagian tanaman sedemikian rupa sehingga bisa tampil pertumbuhan yang dikehendaki pemiliknya. Fungsi Bagian Tanaman Organ-organ tanaman yang berada di atas tanah.Akar tunggang atau akar pokok yang tumbuhnya lurus ke bawah . Bagian yang berada di dalam tanah. perakaran yang tumbuhnya ke bawah atau ke dalam tanah dan menghindari matahari. 5. Sebagai contoh akar tanaman di dalam pot atau keranjang akan melingkar-lingkar bilamana sudah tua umurnya. akan berubah arahnya. tumbuhnya mendatar. Bagian ini terdiri dari: . Pertumbuhan akar tidak kaku. misalnya akar tunggang menjadi lateral bila tumbuhnya terhalang oleh suatu benda yang tidak bisa ditembus. Letak kambium di atas kayu. ranting. Dengan adanya dahan-dahan tersebut dibentuklah mahkota pohon yang konis. Yang berada di atas tanah (batang pokok. bahwa tumbuh-tumbuhan sebagai makhluk yang hidup. 4. pyramidal. serta sinar matahari dan suhu udara yang tidak konstan 2. Kuntum Kuntum dapat berada di titik tumbuh. Bagian Vegetatif Bagian vegetatif dapat dibagi dalam 2 (dua) bagian: 1. Dan dapat memperbesar lingkaran batangnya Karena diperlengkapi dengan jaringan khusus yang disebut kambium. Karena bagian generatif kurang perannya dalam membentuk bonsai. daun) berada di dalam lingkungan yang penuh dengan udara dan lembap. Pertumbuhan ranting dapat dihentikan dengan reaksi membentuk ranting-ranting baru. nampak pula pada pertumbuhan batang pokok dahan dan sebagainya. Tumbuhnya bisa mendatar atau membentuk sudut kurang dari 90°.Bagian vegetatif (organum nutritivum) . namun rata-rata tumbuh ke luar arah dahan. Sifat Dan Fungsinya Bagi seorang yang baru ingin mengembangkan daya kreasinya membentuk bonsai.Akar lateral. dahan. Akar Akar sifatnya menghindari sinar matahari. 1. Karena diperlengkapi dengan titik tumbuh pucuknya. 3. tidak dapat dipisahkan dari organ-organ yang berada di dalam tanah. Dahan Tumbuh dari kuntum yang berada di ketiak daun pada batang pokok yang masih muda. ketiak daun dan ada pula yang terpendam (tidak nampak) yang setiap waktu dapat tumbuh sebagai ranting atau dahan baru. Sifat dan fungsi bagian vegetatif 1. dan keluar dari dekat leher akar b. walaupun bersifat pasif.bagian generatif (organum reproductivum) Untuk landasan membuat bonsai dibatasi pada penguraian bagian vegetatif saja. dan di bawah kulit. sifat ini disebut “negatif phototropis”. tetap akan memberikan reaksi terhadap gangguan pada tubuhnya. bulat telur.

mencangkok dan membuat okulasi merupakan seni tersendiri. Menyetek dan mencangkok dapat menghasilkan tanaman baru dalam jangka waktu yang relatif singkat (1-2 bulan).Air b. perlu disadari bahwa setiap jenis tanaman dapat dengan mudah disetek.Setek lunak dan setengah lunak . Cangkok Dan Okulasi Menyetek. Ketiga zat ini dibentuk melalui proses fotosintesa. 2. Menyetek Sebelum mempraktekan teknis menyetek tanaman. yang pembuatannya memerlukan sedikit keterampilan .Setek keras . Bibit ekolusi terdiri dari 2 (dua) bagian ialah : .Udara yang mengandung zat asam arang (CO2) .Biji yang khusus disemaikan atau dari semai yang ada di alam bebas . Fungsi akar Fungsi akar yang utama adalah untuk menyerap zat-zat mineral yang larut di dalam air atau dari tanah. tidak merupakan suatu problem yang pelit. Setek.Sinar matahari . Membikin Okulasi Bagi yang telah biasa menanam satu jenis pohon misalnya buah-buahan dalam bentuk okulasi untuk dijadikan bonsai.Hijau daun yang sehat .Balut mos atau tanah dengan lembaran plastik. Semai Bakal Bonsai Untuk mendapatkan bibit melalui penyemaian sendiri. protein dan lemak. dan ikat baik-baik di bagian atas dan bawah . Menyemaikan biji hingga dapat di tanam dalam pot banyak liku-likunya. Air yang diserap bersama zat mineral. Tapi tidak demikian halnya bagi seorang pendatang baru. Sedangkan membuat okulasi bisa membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun. Zat-zat mineral ini pada umumnya diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.Batang atas (entrijs) Langkah-langkah dalam perokulasian: . Daun merupakan pabrik untuk menghasilkan zat karbohidrat.Buang lendirnya dengan mengerok atau melap dengan kain yang kering .Batang bawah (onderstam) . diperlukan untuk berlangsungnya fotosintesa. yaitu: . Cangkok Untuk mencangkok.Biarkan 3-4 hari . dan kulitnya mudah dikelupas (tidak lengket). sehingga dapat menghabiskan semangat untuk memulai mengayunkan langkah membentuk bonsai. Teknik mencangkok . Tanpa air atau kekurangan air tanaman akan nampak layu. dipilihlah dahan minimal sebesar pensil atau ibu jari.Setek daun b.Batang pokok bersihkan 15 cm di atas tanah . a. akan memakan waktu cukup lama.Kupas kulit dahan selebar 3-5 cm . c. Dikenal 3 jenis setek. yang ingin menyibukkan diri dalam seni bonsai dan harus didahului dengan membikin ekolusi sendiri.Dengan jarum lembaran plastik dilubangi agar sirkulasi udara dapat berlangsung.Okulasi .a.Kemudian tutup lukanya dengan mos yang dibasahi atau campuran antara tanah dan remah dengan kompos yang tua dengan perbandingan 1:1 . Pesemaian bibit bonsai lebih baik diserahkan saja kepada perusahaan bibit (bonsai) yang sekaligus berkecimpung dalam pembikinan bonsai untuk di jual.Bongkah-bongkah tanaman yang masih bertunas dan masih nampak bertahan untuk hidup 1. B. Sarana dari proses tersebut adalah: . terutama yang diserang terlebih dahulu bagian-bagian yang masih relatif muda.Setekan atau cangkokan. Bibit Bonsai Bibit untuk bonsai atau bakal bonsai dapat diperoleh dari: .

1. segi panjang dan sebagainya Ukurannya : besar.. kemudian potong separuhnya . dan sebagainya) adalah: 50 % tanah liat sedang 20 % pasir dan 30 % kompos 2.Pot dibikin dari tanah bakar. Lapisan paling atasnya atau topsil. Cara Menanami Bonsai Bakal bonsai dapat diperoleh melalui beberapa cara ialah: .Sayat kulit 10 cm dari atas tanah selebar 8 mm. dan subur. alias pendek. Air penyiraman harus bersih dan tidak berlumpur dan nentral (tawar). Akibatnya ialah tanaman tahun yang tumbuh di atasnya tidak akan normal. sehingga banyak mengandung udara bersih . dan tempelkan kembali. Lapisan kedua masih lunak. sehingga dapat mempertahankan kelembapannya. oval. kecil hingga kecil sekali. Bila lapisan kedua dan ketiga bercadas. Selain serangga. tebalnya tidak lebih dari 35 cm bersifat cerul. 4. sedang. yang ditutup dengan gas plastik atau yang lain Pada umumnya jenis tanaman tertentu membutuhkan campuran tanah yang khas bagi mereka. masih dapat menyalurkan air ke bawah menjadi air tanah. usahakan matanya tidak tertutup . Pot bonsai dapat berbentuk: bulat.Membibitkan sendiri melalui penyemaian . penuh dengan humus. Kesuburan dan tinggi rendahnya pertumbuhan tanaman tahunan tergantung pada tebal tipisnya lapisan kedua dan ketiga. sehingga pas betul menempel pada keratan pohon pokok . Pot dan isinya Pot merupakan sarana dalam kreasi bonsai yang tidak kalah penting dengan bonsai sendiri.Jenis tanahnya adalah tanah yang tidak mudah padat atau plastik (liat/lengket) . dengan membikin keratan di bagian atas dan kanan kiri menurun ± 4 cm panjang . Lapisan ketiga bisa berbentuk lapisan tanah yang banyak batu-batuan berukuran beraneka ragam dan akhirnya lapisan paling bawah adalah lapisan induk batu yang kedap air.Balut dengan tali raffia yang erat C. Pemeliharaan Setelah Tanam Setelah penanaman selesai. Bakal Bonsai Dan Cara Menanamnya Prinsip-prinsip menanam bonsai ini ialah: . pertumbuhan akar tunggangnya terhalang. Hentikan penyiraman jika air sudah . Dengan bonsai. tinggi hingga rendah seperti talam Warnanya : beraneka ragam Lubang pembuangan air : Selain pot berbentuk baki. panjang ± 4 cm di atas mata yang merata. Tanah yang tidak dalam dan bercadas dalam musim kemarau banyak mengalami kekurangan air. porselin atau plastik .Daya serap tanahnya terhadap air baik. yang telah dibuka. yang serasi dan atraktif dengan kata lain berukuran seimbang dengan bentuk bonsainya. masukkan antara kayu dan kulit lidah batang pokok. segi lima.Kulit yang bermata. Biji-biji rerumputan dan sebaginya terdapat pula di pasir. Mengisi Pot Mengisi pot untuk tanaman bonsai merupakan duplikasi dari keadaan yang sebenarnya di alam bebas. siram bakal bonsai dan tanahnya dengan mempergunakan spayer yang halus. sawo. jenis-jenis penyakit yang dapat mengakibatkan pembusukan pun bisa berada di dalam tanah maupun pasir. terutama cacing dan nematoda. pot merupakan rangkaian yang harus harmonis. pasir dan tanah bisa mengandung serangga tanah yang membahayakan tanaman bonsai. 3.Membeli dari penjual bibit di pinggir jalan atau kebun bibit .Angket kayu perlahan-lahan tanpa merusak matanya .Mencari di luar halaman atau di alam bebas 5. semua pot bonsai diperlengkapi dengan satu atau lebih lubang pembuangan air.Tanah di dalam pot harus yang cerul.Tarik kulit ke bawah. getahperca.Air di dalam pot yang berlebih harus dapat mengalir keluar dengan sendirinya . Resep umum medium untuk tanaman yang berdaun lebar (Beringin. sehingga merupakan lidah. dengan kayunya sedikit dari bawah ke atas. Pengamanan Isi Pot Batu kerikil.Sayat mata dari dahan entrijs. Cacing tanah atau cacing hujan walaupun tidak akan merusak akar namun tetap saja dapat merisaukan.

Kerangka dasar ini terdiri dari rangkaian batang pokok dan beberapa dahan Dahan-dahan yang dianggap berlebihan dipangkas dengan gunting pemangkas sedemikian rupa. Tahap Pertama. Dapat ditutup dengan mos kering sebagai mulsa atau lumut hijau bilamana ada.Tang untuk memotong kawat . Batu kerikil kecil-kecil dapat berfungsi juga sebagai mulsa.Gunting pemangkas . Kebun mini ini dapat berbentuk rata.Tegak lurus dengan dahan membentuk mahkota yang sistematis atau asimatris . Tempatkan kemudian bakal bonsai di tempat yang teduh. Tahap-Tahap Pembentukan Bonsai Membentuk tanaman kerdil alias bonsai pada hakikatnya ialah membuat duplikat dari bentuk-bentuk pohonpohonan di alam bebas. pinus dll). Untuk mempercepat tumbuhnya kembali (recovering) bakal bonsai dapat diusahakan dengan menutup seluruh tanaman dengan kantung plastik transparan. namun dapat pula berbentuk kebun mini.Kawat kuningan dari beberapa ukuran diameternya .Tali raffia . misalnya Beringin. Bila air nampak mengenang dan tidak mau keluar lubang air. Pohon nampak porak-poranda namun tetap survive. Di samping berukuran kecil hendaknya mempunyai sifat mudah rontok. Tahap Kedua Merubah Arah Dan Bentuk Merubah bentuk dan arah tumbuhnya batang pokok dan dahan-dahan merupakan suatu paksaan dan memakan waktu hingga bentuk dan arah yang dikehendaki tercapai.Berbatang pokok lebih dari satu yang tumbuh dekat leher akar atau lebih tinggi dan sebagainya. setelah mengalami pemindahan. Tanaman yang dapat memenuhi persyaratan untuk dikerdilkan adalah tanaman yang mempunyai daun berukuran kecil. luka bekas dahan nampak rata dengan permukaan kulit batang pokok. Batang Pokok Batang pokok dapat diatur sikapnya menjadi: .Berliku-liku namun menjulang ke atas . misalnya angin yang keras. tidak banyak angin dan bebas dari gangguan anakanak atau hewan kesayangan. 1. badai laut di pinggir pantai yang berlaut-laut. Penyempurnaan bonsai kini letaknya untuk menyusun ranting-ranting dengan daunnya yang cukup lebat. Puncak gunung dapat nampak hijau karena tertutup mos atau berbentuk batubatu karang yang menampilkan bentuk tanah yang kritis. Tepatnya. 2.Tang yang runcing ujungnya . dan bagaimana kira-kira bentuk bonsai pada akhirnya nanti.Cellotape E. Mungkin memenuhi persyaratan agar daunnya bisa mengecil. sehingga habis pangkalnya. Malapetaka kecil ini dapat diatasi dengan alat pengungkit.Gunting biasa . Namun yang lebih praktis adalah dibungkus dengan lembaran plastik. Untuk keperluan tersebut diperlukan sarana untuk memudahkan pelaksanaannya sebagai berikut: . Bonsai dapat menampilkan bentuk mahkota pohon indah secara individual. lo (ficus glomerata) dan sebagainya. Batang Pokoknya praktis sudah tidak tergoyahkan lagi dan sudah cukup mencapai ketinggian yang diperlukan pada akhirnya untuk dibentuk. . jeruk kingki (Triphasi aurantium). Misalnya tanaman advokat yang berdaun lebar dan panjang tidak. delima (punika granatum). jenis-jenis coniper (cemara. Bentuk bonsai dapat menggambarkan sejenis pohon yang bertahan terhadap keganasan alam. Untuk menghindari permukaan tanah di dalam pot cepat mengering.Pisau kecil yang tajam . Membentuk Kerangka Dasar Bakal bonsai yang sudah siap untuk diberi kerangka dasar adalah yang sudah benar-benar sehat kembali. namun dapat pula berbentuk puncak gunung dengan beberapa tanaman kerdil. hingga cukup besar namun tetap di bawah ukuran yang normal.berkelebihan dan mengalir ke luar melalui lubang air. Penyempurnaan Bentuk Bonsai Tidak semua jenis tanaman dapat dikerdilkan. Skala duplikasi ini bisa kecil. D. Kerangka dasar sementara sudah dimulai pada waktu memindahkan tanaman ke dalam pot bonsai. namun seimbang dengan bentuk dan ukuran bonsai keseluruhannya. ini merupakan pertanda bahwa lubang air tersumbat. sedang. Sebelum membentuk kerangka dasar. rencanakan terlebih dahulu masak-masak bentuk bonsai yang dikhayalkan.Miring hingga menggelantung .

BAB III PENUTUP A. bila dibiarkan sekehendak hatinya. 3. 4. 2. 3. Kesimpulan Setelah penulis mengadakan pengkajian secara normative pada Bab II. batang pokok. dahan ranting dan akar. Skala duplikat ini bisa kecil. Tutup lukanya yang besar dengan paraffin. Potonglah sedemikian rupa hingga lukanya rata dengan permukaan pangkal tumbuhnya. Cara dan Waktu Pemangkasan Memotong dahan atau ranting.Pengetipan/pengurangan kuntum ranting maupun dahan . akan berbentuk pohon. cangkokan. dilakukan sebagai berikut: . Tindakan ini dilakukan selama pertumbuhan baru. batang pokok dan dahan harus nampak jelas tidak tertutup. yaitu: 1. Melilit Dahan Dengan Kawat Melilit dahan-dahan yang memanjang karena pertumbuhannya masih dapat dilaksanakan. 1. hingga cukup besar namun tetap dibawah ukuran. Adapun prinsip atau cara menanam bonsai adalah: Pot dibuat dari tanah bakaran. sedang.Pemangkasan . Bibit atau benih yang dapat dijadikan bakal bonsai dapat dihasilkan melalui penyemaian biji.Ranting-ranting yang tumbuhnya saling tindih yang tampil kurang sedap .Potong sedekat mungkin dengan kuntum yang nampak sehat . Pengendalian pertumbuhan tersebut dilaksanakan melalui pemangkasan dan pengetipan / Pemetikan titik tumbuh Dengan pemangkasan dibuangnya: . dan sebagai dasar yang harus tetap menonjol. Bonsai adalah tanaman kerdil yang dipelihara di dalam pot yang beraneka ragam bentuknya dan warnanya. maka penulis menyimpulkan. Tanah di dalam pot harus cerul. .Bila memangkas cabang.Batang pokok dan dahan harus nampak tumbuh kuat. Tapi hasil yang cukup mengesankan baru dapat dicapai setelah beberapa tahun. porslen atau plastik. okulasi dan langkah-langkah tanaman yang masih bertunas. Pengendalian pertumbuhan Setiap orang mengetahui. akan meningkat tingginya dan akan melebar mahkotanya. 5. masih memungkinkan tanpa mengganggu bentuk dan penampilan bonsai selanjutnya Langkah-langkah dalam penyempurnaan bonsai nampaknya sederhana. . dan menghasilkan ranting-ranting dan daun yang sehat. bila dibiarkan sekehendak hatinya.Cabang/ dahan yang tumbuhnya di luar rencana akibat dari lengkungan atau yang tumbuh dari kuntum adventif . Walaupun bagaikan suburnya pertumbuhan daun namun dalam peryempurnaan bentuk bonsai. potong sedekat mungkin dengan ranting yang tumbuhnya sehat . Setiap bagian yang dilengkungkan. sehingga banyak mengandung udara bersih. Langkah-langkah penyempurnaan ini dalam hakikatnya sangat mengasyikan pemiliknya.Bila ingin membentuk ranting baru. Membentuk tanaman bonsai ialah membuat duplikat dari bentuk pohon-pohonan di alam bebas. ada yang tiga ada yang lima tahun lebih. Jenis tanahnya harus yang tidak mudah padat. kedua-duanya merupakan kerangka dasar. sebagai reaksinya ialah mengeluarkan kuntum baru yang dapat menjadikan dahan maupun ranting mengakibatkan kuntum di bawah titik tumbuh yang semula pasif (tidur) akan aktif dan tumbuh. setekan. bahwa tanaman khususnya yang berbentuk pohon. Bagian-bagian tanaman yang dapat dibentuk menjadi bonsai adalah.Ranting-ranting yang tumbuh ke arah bawah atau ke arah batang pokok .Jika perlu menambah lakukan dan sebaginya. Langkah-langkah penyempurnaan ini terdiri dari. Setiap waktu yang senggang sering dimanfaatkan untuk meneliti pohon kerdil kesayangannya.Ranting-ranting yang lemah pertumbuhannya 2. Air di dalam pot harus dapat mengalir jika berlebih. Daya serap tanah terhadap air baik.

kegagalan pasti akan dialaminya. karena membentuk tanaman kerdil dan memeliharanya hingga beberapa ratus tahun lamanya. Belajar mengkerdilkan pohon tidak akan selancar yang diharapkan. . Saran Agar dalam penyusunan karya ilmiah ini bisa memberikan manfaat yang besar maka penulis menyarankan: 1.B. Bagi yang memiliki tanaman bonsai. merupakan suatu kesenian tersedirinya. Posted by Anakciremai at 2:06 PM Labels: CARA. MAKALAH BIOLOGI DAFTAR ISI JUDUL KARANGAN DAFTAR ISI PENDAHULUAN LATAR BELAKANG METODE PERALATAN DAN BAHAN KEGIATAN PENELITIAN HASIL EKSPERIMEN DAN PEMBAHASAN KESIMPULAN DAFTAR PUSTAKA 02 03 05 05 06 09 10 . hendaknya memeliharanya dengan baik. Dengan demikian hendaknya bagi para pemula untuk memiliki kesabaran yang tinggi Jadikanlah kegagalan sebagai ujian untuk mengulang lagi lebih baik lagi. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful