KEMOSINTESIS,KARBOHIDRAT,LEMAK DAN PROTEIN

A.Kemosintesis
Kemosintesis merupakan reaksi anabolisme selain fotosintesis. Kemosintesis adalah konversi biologis satu molekul karbon atau lebih (biasanya karbon dioksida atau metana), senyawa nitrogen dan sumber makanan menjadi senyawa organik dengan menggunakan oksidasi molekul anorganik (contohnya, gas hidrogen, hidrogen sulfida) atau metana sebagai sumber energi. Kemosintesis adalah anabolisme yang menggunakan energi kimia. Energi kimia yang digunakan pada reaksi ini adalah energi yang dihasilkan dari suatu reaksi kimia, yaitu reaksi oksidasi. Organisme autotrof yang melakukan kemosintesis disebut kemoautotrof. Menurut Campbell et al. (2002), prokariota paling awal adalah organisme kemoautotrof yang mendapatkan energi dari bahan kimia anorganik dan menghasilkan energinya sendiri dan bukannya menyerap ATP. Hal ini disebabkan Hidrogen sulfide (H2S) dan senyawa besi (Fe2+) sangat berlimpah di bumi purbakala, dan sel-sel primitive kemungkinan mendapatkan energi dari reaksi melibatkan senyawa tersebut. Beberapa arkhaea modern saat ini dapat bertahan hidup pada sumber mata air panas yang mengandung sulfur dan melakukan reaksi kimia yang membebaskan energi. FeS + H2 S ® FeS2 + H2 + energi bebas Protein membrane pada prokariota awal kemungkinan menggunakan sebagian energi bebas yang dihasilkan untuk memecahkan produk H2 menjadi proton dan electron serta menghasilkan suatu gradient proton sepanjang membrane plasmanya. Dalam bentuk primitive kemiosmosis, gradient tersebut kemungkinan dapat menyebabkan terjadinya sintesis ATP. Campbell et al. (2002), melaporkan percobaan yang dilakukan oleh Van Niel pada tahun 1930-an untuk mengamati proses fotosintesis pada bakteri yang membuat karbohidratnya dari CO2 tetapi tidak melepaskan O2, menyimpulkan bahwa pada bakteri tersebut CO2 tidak terurai menjadi karbon dan oksigen. Satu kelompok bakteri menggunakan hydrogen sulfide (H2S) dan bukannya air untuk fotosintesis, dan menghasilkan titik sulfur (belerang) warna kuning sebagai produk limbah dengan persamaan kimianya: CO2 + 2H2S ® CH2O + H2O + 2S Kemampuan melakukan kemosintesis hanya dimiliki oleh beberapa jenis mikroorganisme, misalnya bakteri belerang nonfotosintetik (Thiobacillus) dan bakteri nitrogen (Nitrosomonas dan Nitrosococcus). Banyak mikroorganisme di daerah laut dalam menggunakan kemosintesis untuk memproduksi biomassa dari satu molekul karbon. Dua kategori dapat dibedakan. Pertama, di tempat yang jarang tersedia molekul hidrogen, energi yang tersedia dari reaksi antara CO2 dan H2 (yang mengawali produksi metana, CH4) dapat menjadi cukup besar untuk menjalankan produksi biomassa.

cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan). karbohidrat adalah polihidroksil-aldehida atau polihidroksil-keton. energi untuk kemosintesis didapat dari reaksi antara O2 dan substansi seperti hidrogen sulfida atau amonia. dalam banyak lingkungan laut. dan fruktosa. galaktosa. Namun demikian. terdapat pula karbohidrat yang tidak memiliki rumus demikian dan ada pula yang mengandung nitrogen. disebut polisakarida. baik secara langsung atau tidak langsung. Pada proses fotosintesis.Karbohidrat Karbohidrat ('hidrat dari karbon'. istilah karbohidrat digunakan untuk golongan senyawa yang mempunyai rumus (CH2O)n. kitin pada hewan dan jamur). Selain monosakarida dan polisakarida. berarti "gula") adalah segolongan besar senyawa organik yang paling melimpah di bumi. bakteri. Secara biokimia. Banyak karbohidrat merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabangcabang. Karbohidrat memiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup. Bakteri ini mampu mengoksidasi senyawa nitrit dalam mediumnya. Organisme autotrof seperti tumbuhan hijau. Pada kasus kedua. yaitu senyawa-senyawa yang n atom karbonnya tampak terhidrasi oleh n molekul air. tetumbuhan hijau mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. Bakteri nitrogen. mikroorganisme kemosintetik bergantung pada fotosintesis yang berlangsung di tempat lain dan memproduksi O2 yang mereka butuhkan (Isnan. hidrat arang) atau sakarida (dari bahasa Yunani σάκχαρον. dan selulosa. Hasilnya adalah senyawa nitrat dan membebaskan energi yang akan dipergunakan untuk menyintesis senyawa organik. dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan. misalnya pati. seperti Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi hasil dengan cara mengoksidasi NH3 yang telah bereaksi dengan CO2 dan membentuk amonium karbonat ((NH4)2CO3). terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa). atau sulfur. dan alga fotosintetik . atau senyawa yang menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. terdapat pula disakarida (rangkaian dua monosakarida) dan oligosakarida (rangkaian beberapa monosakarida). (NH4)2CO3 + O2 ® 2 HNO2 + CO2 + Energi Jenis bakteri lain yang mampu melaksanakan kemosintesis antara lain Nitrobacter. Peran biologis Peran dalam biosfer Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di bumi. Karbohidrat mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. sákcharon. Pada awalnya. fosforus.Kemungkinan lain. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana yang disebut monosakarida. Ca(NO2)2 + O2 ® Ca(NO3)2 + Energi B. kitin. misalnya glukosa. 2007).

yaitu antara 70–80%. termasuk manusia.Dalam menu makanan orang Asia Tenggara termasuk Indonesia. umbi-umbian (kentang. Sebagai nutrisi untuk manusia. tumbuhan dapat menimbun kelebihan glukosa. termasuk asam amino dan asam lemak. Bahan makanan sumber karbohidrat ini misalnya padi-padian atau serealia (gandum dan beras). glukosa mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. merupakan nutrien utama sel. termasuk kloroplas. selulosa. Karbohidrat yang dihasilkan oleh fotosintesis ialah gula berkarbon tiga yang dinamai gliseraldehida 3-fosfat. daya cerna tubuh manusia terhadap karbohidrat bermacam-macam bergantung pada sumbernya. sehingga pati merupakan energi cadangan. . Contoh makanan yang sangat kaya akan serat selulosa ialah buah-buahan segar. yang nantinya akan dihidrolisis untuk menyediakan gula bagi sel ketika diperlukan. Selain itu. Pati merupakan suatu polisakarida simpanan pada tumbuhan. Sementara itu. umumnya kandungan karbohidrat cukup tinggi. berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh. Dengan mensintesis pati. Monosakarida. Namun demikian. dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak. karbon dioksida diubah menjadi karbohidrat yang kemudian dapat digunakan untuk mensintesis materi organik lainnya. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengambil tenaga yang tersimpan di dalam molekul tersebut pada proses respirasi seluler untuk menjalankan sel-sel tubuh. Glukosa merupakan bahan bakar sel yang utama.menurut rozison (2009) Senyawa ini merupakan bahan dasar senyawa-senyawa lain yang digunakan langsung oleh organisme autotrof. Selain sebagai sumber energi. benar-benar bergantung pada organisme autotrof untuk mendapatkan makanan. dan biji-bijian. misalnya glukosa. pada vertebrata. singkong. Peran sebagai cadangan energi Beberapa jenis polisakarida berfungsi sebagai materi simpanan atau cadangan. Manusia tidak dapat mencerna selulosa sehingga serat selulosa yang dikonsumsi manusia hanya lewat melalui saluran pencernaan dan keluar bersama feses. kerangka karbon monosakarida juga berfungsi sebagai bahan baku untuk sintesis jenis molekul organik kecil lainnya. Pada proses fotosintesis. ubi jalar). hampir semua organisme heterotrof. khususnya glukosa. Misalnya. sayur-sayuran.memanfaatkan hasil fotosintesis secara langsung. dan gula. Serat menurunkan daya cerna karbohidrat menjadi 85%. karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh. dan amilum. yaitu bervariasi antara 90%–98%. Peran sebagai bahan bakar dan nutrisi Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh makhluk hidup. 1 gram karbohidrat memiliki nilai energi 4 Kalori. Tumbuhan menumpuk pati sebagai granul atau butiran di dalam organel plastid. Serat-serat selulosa mengikis dinding saluran pencernaan dan merangsangnya mengeluarkan lendir yang membantu makanan melewati saluran pencernaan dengan lancar sehingga selulosa disebut sebagai bagian penting dalam menu makanan yang sehat.

disebut peptidoglikan. Misalnya. empat golongan darah manusia pada sistem ABO (A. glikoprotein. dan semua bagian berkayu dari jaringan tumbuhan. Namun demikian. Misalnya. tulang rawan. namun proteoglikan terdiri terutama atas karbohidrat. glikoprotein dan glikolipid (gabungan karbohidrat dan lipid) banyak ditemukan pada permukaan sel hewan. Selulosa bersifat seperti serabut. misalnya hemiselulosa dan pektin. dan ditemukan terutama pada tangkai. tetapi akan mengeras ketika dilapisi kalsium karbonat. karbohidrat yang menyusun kerangka luar (eksoskeleton) arthropoda (serangga.Kayu terutama terbuat dari selulosa dan polisakarida lain. sedangkan glikoprotein terdiri terutama atas protein. Dinding sel ini membentuk suatu kulit kaku dan berpori membungkus sel yang memberi perlindungan fisik bagi membran sel yang lunak dan sitoplasma di dalam sel. Proteoglikan ditemukan misalnya pada perekat antarsel pada jaringan. Monosakarida dibedakan menjadi aldosa dan ketosa. Kitin murni mirip seperti kulit. dan glikolipid. Sementara itu. Polisakarida struktural penting lainnya ialah kitin. selulosa ialah komponen utama dinding sel tumbuhan. AB. B. Penguraian glikogen pada sel-sel ini akan melepaskan glukosa ketika kebutuhan gula meningkat. Disakarida dan oligosakarida . dan hewan-hewan lain sejenis). dan O) mencerminkan keragaman oligosakarida pada permukaan sel darah merah. Sementara itu. Klasifikasi karbohidrat Monosakarida Monosakarida merupakan karbohidrat paling sederhana karena molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom C dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis menjadi karbohidrat lain. glikogen tidak dapat diandalkan sebagai sumber energi hewan untuk jangka waktu lama. Glikogen simpanan akan terkuras habis hanya dalam waktu sehari kecuali kalau dipulihkan kembali dengan mengonsumsi makanan. Sementara itu. dinding sel bakteri terbuat dari struktur gabungan karbohidrat polisakarida dengan peptida. Kitin juga ditemukan pada dinding sel berbagai jenis fungi. hewan menyimpan polisakarida yang disebut glikogen. Peran sebagai materi pembangun Organisme membangun materi-materi kuat dari polisakarida struktural. dan cairan sinovial yang melicinkan sendi otot. Karbohidrat pada glikoprotein umumnya berupa oligosakarida dan dapat berfungsi sebagai penanda sel. Manusia dan vertebrata lainnya menyimpan glikogen terutama dalam sel hati dan otot. batang. Contoh dari aldosa yaitu glukosa dan galaktosa. dahan. liat. crustacea.Sementara itu. Contoh ketosa yaitu fruktosa. Proteoglikan maupun glikoprotein terdiri atas karbohidrat dan protein. laba-laba. tidak larut di dalam air. Karbohidrat struktural lainnya yang juga merupakan molekul gabungan karbohidrat dengan molekul lain ialah proteoglikan. kapas terbuat hampir seluruhnya dari selulosa.

Disakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari dua molekul monosakarida yang berikatan melalui gugus -OH dengan melepaskan molekul air. yang dapat kita terjemahkan lemak pangan Lemak secara kimiawi tersusun oleh sekelompk senyawa yang berbeda. Bila pada suhu kamar dalam keadaan cair. Selain itu juga sebagai penyusun membran yang sangat penting untuk berbagai tugas metabolisme. Oleh karena itu sangat penting untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang mengerjakan tugas/pekerjaan fisik yang berat. hati dan sebagainya. Peranan asam lemak tidak jenuh tunggal Marsic dan Yodice (1992) mengulas pengaruh asam lemak tidak jenuh tunggal yang ada dalam lemak pangan bersama dengan asam lemak jenuh dan tidak jenuh majemuk terhadap perubahan baik kadar jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL dan kholesterol HDL. Kandungan kalorinya sangat tinggi. lipida yang kita makan umumnya disebut ditery fat. Oleh karena itu mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung lemak akan menjamin penyediaan vitamin-vitamin tersebut untuk keperluan tubuh. Lemak dalam tubuh mempunyai peranan yang penting. Rumus umum polisakarida yaitu C6(H10O5)n. Kandungan asam lemak sangat penting.(4).Lemak Minyak atau lemak merupkan komponen bahan makanan yang penting. yaitu vitamin A. Istilah minyak atau lemak sebenarnya tergantung apakah pada suhu kamar bahan tersebut dalam keadaan cair atau padat. tetapi juga kerusakan fisik yang mungkin terjadi padawaktu kecelakaan. E dan K. margarin. Fungsi dan manfaat lemak Sehubungan dengan fungsi lemak Sebagai bahan makanan lemak mempunyai peranan yang penting. laktosa. dan amilum. Lemak yang tampak misalnya mentega. glikogen. C. yang mencakup baik minyak maupun lemak. kacang tanah. dan sebagainya. seperti ginjal. sebaliknya bila dalam keadaan padat disebut lemak. Substitusi lemak jenuh (S) . karena (Pyke. Contoh polisakarida adalah selulosa. Dalam bahan makanan lemak dapat terdiri dari dua bentuk. karena lemak cadangan yang ada yang ada dalam tubuh dapat melindungi berbagai organ yang penting.(3). maka disebut minyak. Selain itu adanya lemak dalam bahan makanan dapat memberikan citarasa kelezatan yang lebih menarik. 1977) mengemukakan bahwa:(1). yang disebut asam lemak esensial.(2). susu. Lemak juga dapat melarutkan berbagai vitamin. telur. yaitu yang tampak (visible) dan yang tidak tampak (invisible). D. Lipid atau lipida lebih merupakan istilah ilmiah. tidak saja sebagai isolator. dan maltosa. Contoh dari disakarida adalah sukrosa. Dalam pustaka asing. Polisakarida Polisakarida merupakan karbohidrat yang terbentuk dari banyak sakarida sebagai monomernya. minyak goreng dan sebagainya. Lemak yang tidak tampak misalnya yang terdapat dalam berbagai bahan makanan seperti daging. karena dapat merupakan prekursor pembentukan hormon tertentu seperti prostaglandin.

Tujuan proses hidrogenasi tersebut ialah untuk menghasilkan lemak yang lebih stabil serta . Hal ini disebabkan. seerti asam eikosapentaenoat (C20:5) dan asamdokosaheksaenoat (C22:6) banyak terdaat dalam lemak ikan. MCT diperkenalkan untuk pertama kali pada tahun 1950 untuk menanggulangi kelemahan dalam metabolsime lemak. Molekul MCFA relatif lebih kecil sehingga mudah larut dalam air. Dalam larutan yang netral MCFA merupakan elektrolit yang lemah dan molekulnya terionisasi. Asam lemak rantai sedang Trigliserida dengan asam lemak yang berantai sedang (Medium Chain Triglyceride atau MCT)merupakan trigiliserida yang mempunyai sifat penting dari segi nutrisi. Asam lemak rantai sedang (Medium Chain Fatty Acid atau MCFA) begitu juga MCT ada dalam bentuk cair pada suhu kamar. penyerapan. juga dalam lemak yang ada dalam daging. Oleh karena itu asam lemak trans didapati dalam susu hewan ruminansia. Asam lemak trans Dalam proses hidrogenasi secara alami yang terjadi pada hewan ruminansia. pemanfaatan asam oleat untuk formulasi makanan olahan menjadi populer. maka MCT dapat mengatasi problema yang ditimbulkan oleh metabolisme lemak seperti dalam pencernakan. Karena banyaknya bukti tentang peran positif asam lemak tidak jenuh tunggal dalam mencegah terjangkitnya penyakit jantung koroner dan pertumbuhan beberapa jenis kanker. Sifat-sifat itulah yang menentukan bentuk metabolismenya yang lebih menguntungkan. maupun dalam usaha untuk mengurangi kadar lemak dalam darah. Setelah itu metabolisme MCT dan pemanfaatan klinisnya banyak dipelajari (Bach and Babayan. Asam lemak trans ini juga terbentuk dalam proses hidrogenasi asam lemak tidak jenus dariminyak nabati untuk pembuatan margarin. Hal ini diperkirakan karena lemak dalam kedua organ tersebut mengandung asam lemak omega-3 dengan kadar yang tinggi. Karena memiliki sifat-sifat yang menguntungkan tersebut. Penggunaan asam lemak tidak jenuh tunggal untuk menurunkan kadar kholesterol nampaknya dianggap lebih mantap. baik jumlah kholesterol maupun kholesterol LDL. 1982.denganlemak tidak jenuh majemuk (P) dan lemak tidak jenuh tunggal (M) atau yang diformulasikan dengan kenaikan nilai (P+M)/S akan dapat menurunkan kadar kholesterol . karena kadar asam lemak tidak jenuh tunggal yang tingg dalam makanan yang dikonsumsi tidak mempunyai dampak penurunan kadar kholesterol HDL. asam lemak dengan struktur trans dapat terbentuk. Asam lemak jenis ini. Asam lemak omega-3 Asam lemak omega-3 mempunyai pengaruh berbeda dengan asam lemak yang lain seperti yang diuraikan oleh Latta (1990). transport dari organ satu ke organ lain. Minyak kanola dan minyak kedelai juga mengandung asam lemak omega-3 dalam bentuk asam linoleat (C18:3) yang dapat diubah menjadi asam eikosapentaenoat. Selain peranannya dalam pencegahan penyakit jantung koroner. dalam mentega. asam lemak omega-3 dianggap penting untuk berfungsinya otak dan retina dengan baik.

mengurangi kadar lemak pada berbagai roduk makanan atau menghilangkannya sama sekali bukanlah merupakan penyelesaian yang memuaskan.Simplesse. seperti getah guar. perubahan inilah yang dinamakan dengan denaturasi protein.mempunyai sifat fungsional yang dikehendaki.Sukrosa poliester Senyawa ini merupakan ester dari sukrosa dengan asam lemak rantai sedang. 86.Getah (gum) Berbagai jenis getah.Pengganti lemak daeri karbohidrat. atau lima peptida hasilnya dikatakan sebagai tripeptida. karena keberadaan lemak dalam bahan makanan memang dapat memberikan banyak manfaat. Protein sering mengalami perubahan sifat setelah mengalami perlakuan tertentu. Jika ikatan peptida tersebut lebih dari dua ikatan maka secara umum dapat dinamakan sebagai polipeptida. Meskipun demikian.Denaturasi protein dapat terjadi dengan berbagai macam perlakuan. pH. struktur tersier dan struktur quarter. Kandungan asam lemak jenuh minyak kelapa sawit. meskipun bukan pengganti lemak yang sebenarnya. (4). peptapeptida dan penta peptida. Bahan-bahan pengganti Lemak : (1). ( 3). Jika ikatan peptida tersebut terjadi dari dua asam amino hasilnya disebut sebagai dipeptida dan jika dari tiga. Laju denaturasi protein dapat mencapai 600 kali untuk tiap kenaikan 10o. dan minyakkanola yang hanya mengandung asam lemak jenuh berturutturut 15. empat. tetapi diperlukan dalam formulasi untuk menghasilkan makanan yang berkadar lemak rendah. Pengganti lemak Informasi tentang lemak pangan yang muncul di berbagai media baik secara populer maupun ilmiahtelah membuat masyarakat menyadari perlunya kehati-hatian mengkonsumsi lemak untuk hidupnya sehari-hari.PROTEIN Protein merupakan suatu senyawa makro-molekul yang terdiri atas sejumlah asam amino yang dihubungkan dengan ikatan peptida. dan minyak kelapa berturut-turut 50.Garam-garam seperti misalnya natrium klorida dalam konsentrasi tertentu dapat menyebabkan denaturasi atau koagulasi. dibedakan menjadi 4 macam struktur protein yaitu struktur primer. interaksi hidrofobik dan ikatan garam hingga molekul protein tidak punya lipatan lagi. minyak biji kelapa sawit. getah arab.Pada denaturasi terjadi pemutusan ikatan hidrogen. meskipun sangat sedikit ataupun ringan dan belum mneyebabkan terjadinya pemecahan ikatan kovalen atau peptida. minyak jagung. Perbedaan yang besar ini dimanfaatkan oleh para pedagang dan industri minyak pangan di negara barat untuk meningkatkan daya saing minyak pangan yang dihasilkan di negaranya.Bahan ini telah diperkenalkan di pasaran sejak awal 1988 oleh Nutra (2). dan karagenan. garam dan tegangan permukaan. struktur sekunder. bila dibandingkan dengan minyak kedelai. D.Atas dasar susunan asam amino serta ikatan-ikatan yang terjadi antara asam amino dalam suatu molekul protein. Suhu terjadinya denaturasi sebagian besar protein terjadi berkisar antara 55 – 75oC. antara lain dengan perlakuan panas. 13 dan 6%. .Pada protein yang mengalami denaturasi proteinnya akan mengendap karena gugus-gugus yang bermuatan positif dan negatif dalam jumlah yang sama atau netral atau dalam keadaan titik isoelektrik. dan 92%.

prolamin dan glutein.mengalami denaturasi akan memberikan beberapa perubahan dalam bebrapa hal seperti :1.7 persen ). protein merupakan penyusun kedua setelah pati. Kandungan protein pada beras pecah kulit sekitar 8 persen dan pada beras giling sekitar 7 persen.Pada protein telur mudah terdenaturasi oleh adanya panas dan tegangan muka bila putih telur tersebut diaduk sampai menjadi buih. . Protein beras ini dianggap tertinggi mutunya diantara protein-protein serealia lainnya.Viskositas naik ( karena mol menjadi asimetris dan lipatan hilang )2. globulin. Distribusi protein ini akan merata dengan meningkatnya kadar protein beras.5 persen ).Pada beras. padi bulu ( Japonika ) mempunyai rata-rata kadar protein lebih rendah ( 7. Dari 24 contoh beras giling varietas beras padi di Indonesia. Hal ini dikarenakan protein beras mengandung lisinnya yang relatif tinggi yaitu kurang lebih 4 persen. Pada protein beras umumnya dikelompokkan menjadi 4 fraksi yaitu : albumin. dibanding dengan padi indica ( 8.Protein yang telah .Rotasi optis larutan protein meningkat.

+.

++  ¯f¯½f° ¯ ff°  ¯¾° ¾¾ f°f ¯  f½f © °¾ ¯–f°¾¯  ¯¾f°f f   f°–°°€¾° %@ fn¾% f° f °– °%-¾¯°f¾ f°-¾nnn¾%  f°f¯–f°¾¯   f ff ff¯¯ °––°ff° ¯¾° ¾¾°¯ ¯½ ¾ ¯f¾¾f f ¾f ¯  f °  f f – f½f  ff°  9 f¯f    ¯½f f°– ©ff°–  ¾ f ¯   – °  ° – f°–  ¾ f f  f¾ f°ff .

 f°  %f°– ¯ °–ff ½ ¾ ¯ f°f .

% f½f¯ °©f n½ ¾f°¯ °©ff°f°½ ¾ ¯f¾¾f  .

 ¯°–°f° f°  ff¯ f°f °–°–f° f  ° – °  ¯¾° ¾¾  f½f f  f¾ f°ff  f° ¾ ¾f°¾ ¾ ½   – ° ¾€ f ff f¯°f  9f f f¾¾  f  ¯–f°¾¯   ¯¾°  –f°°–½f f€¾° ¾¾f°– f°–¾°–  ¯½ff° f°¯ ¯½ ¾f°– ¯  f f°%¾°f° %  f  °– °  ¾ ½  -¾¯°f¾ f° -¾nnn¾ ¯ ¯½   ° – f¾ °–f° nff ¯ °–¾ f¾-f°– f  f¾ °–f°.

 f°¯ ¯ °f¯°¯f °f%%-%.

%  %-%.

+-+.

+° –  °¾ f f°f°–¯f¯½¯ f¾f°ff° ¯¾° ¾¾f°fff°- fn   f °¯f¯½ ¯ °–¾ f¾ ¾ °ff ° ff¯ ¯ ¯°f  f¾°f f ff ¾ °ff °f f° ¯ ¯ f¾f° ° –f°–ff° ½ –°ff°°¯ °° ¾¾¾ °ff–f°  .

f%-%+.

f%-%+° –  S^T[V^S` f  f %  f f f °   f ff°–% ff ¾ff f % f ff¾f °f°    ¾hnf°  f –f % f ff ¾ –°–f° ¾f ¾ °ff –f° f°– ½f°– ¯ ¯½f  ¯  f  f ¯ ¯  f–f €°–¾ ff¯   ¯f  ½   f¯f ¾ f–f ff° ff %¯¾f°f –¾f%  nf f°–f° ¯ff°f° %¯¾f°f ½f ½f f ¯ f° f° –– ° ½f f  f°%  f° ¯f  ½ ¯ f°–° %¯¾f°f ¾ ¾f ½f f ¯ f°  ° ½f f  f° f° ©f¯%  9f f ½¾ ¾ €¾° ¾¾  ¯ f°©f¯ °– ff ° ¾ f¯ °©f f  f   nff ¯f  f  f f ff ½ ¾ f  f ff ½ ¾  °  ff ¾ °ff f°– ¯ °–f¾f° ¾ °ff ¾ °ff ° f  ¾¾  f  f ¯ °–f° °– ––¾ €°–¾ f ° %¾ f–f f  f ff  °% f° f°f ––¾  ¾  9f f ff°f  ¾f f  f –°ff° ° –°–f° ¾ °ff f°– ¯ ¯½°f ¯¾ %.

%°  f ¾ °ff ¾ °ff f°– ° f¯f °°ff¯½f  f¾ °¯ f -f¯° ¯f°   f½f½ff  ff°–  f¯ ¯¯¾ ¯f° f°f f½ff°–¯ °–f° °–°– ° €¾€¾ ff¾€  °¯ f  f½f°–¾ f°f   f¾f¯ –f¾ f°ff°– ¾  ¯°¾ff f ¯¾f°f–¾f –ff¾f  f°€¾f  f°ff  f¯ ½ff°½¯ f°–  ¾¾° f ¯  –f f°–  f°–f ¯ °©f  f°f f°– ½f°©f°– ¾ f f½f ½f nf f°– nf f°–  ¾  ½¾ff f  ¯¾f°f ½f  °  f° ¾ ¾f   f° ¯°¾ff f f° ½¾ff f    f½f ½f ¾ff f %f°–ff° f ¯°¾ff f% f° –¾ff f %f°–ff° f½f ¯°¾ff f%  9 f° –¾ 9 f° ff¯ ¾€  ¾° ¾¾ ¯ ° ff° ¯ff°f° f– f¯½ ¾    ½f°  ¯  f ¾ nff f°–¾°– ff  f f°–¾°–  –f°¾¯  f€ ¾ ½  ¯ f° ©f  f   f° f–f €¾°  .

f°¾f  f f½f ¯ °n °f ¾ ¾f ¾ °––f ¾ f ¾ ¾f f°– °¾¯¾ ¯f°¾f f°f  f ¯ f ¾ff° ½ °n °ff° f°  f ¾f¯f € ¾ ¾   f ¾ f ¾ ¾f ¯ °–¾ ° °– ¾ff° ½ °n °ff° f° ¯ f°–¾f°–°f ¯ °– ff°  °  f°– ¯ ¯ f° ¯ff°f° ¯  f ¾ff° ½ °n °ff° °–f° f°nf ¾ °––f ¾ ¾f ¾  ¾ f–f f–f° ½ °°– ff¯ ¯ ° ¯ff°f° f°– ¾ f  .¯ ¯f°€fff° f¾ €¾° ¾¾ ¾ nff f°–¾°–   ¯ °ff   f¯½ ¾ ¯f –f°¾¯    €   ¯f¾¯f°¾f  °f °f –f°°–½f f–f°¾¯ f€°¯ ° f½ff°¯ff°f°  9f f ½¾ ¾ €¾° ¾¾  f ° ¾ f  f ¯ °©f  f  f f°–  ¯ f° f½f –°ff°°¯ °¾° ¾¾¯f –f°f°°f f  ff°– f¾f° €¾° ¾¾ff –f f ° –f f°– °f¯f –¾ f  f  €¾€f ¯ ° ¾° %%  °ff ° ¯ ½ff° ff° f¾f ¾ °ff ¾ °ff f° f°– –°ff° f°–¾°–   –f°¾¯  f€  ¯¾f°f–¾f ¾ ¾f  f°f¯¯  9 f°¾ f–f ff° ff f°°¾ f  f ¯ ° ff°  f° f¾f f°– ½ f°   ¯f  ½  .¾f°f  ½f f   ff  –¾f ¯ °–f ff¯ ff° ff ¾ °––f  ¾ f f– ¾  ¾       ¾     ¾  ¯ ° f½ –¾f f° ¯ °–f¯   °f–f f°–  ¾¯½f°  ff¯ ¯   ¾  ½f f ½¾ ¾  ¾½f¾ ¾   ° ¯ °©ff°f°¾  ¾    f°  f°–ff °¯°¾ff f©–f €°–¾¾ f–f ff° f °¾° ¾¾© °¾¯ –f° nf°°f  ¯f¾f¾f¯f¯° f°f¾f¯ ¯f   f–f °¾ ° ¯f°¾f   –f¯ f  f ¯ ¯ °f ° –  f ff¯ ¯ ° ¯ff°f°f°–¾f@ °––ff ¯f¾° ° ¾f ¯¯°ff° °–f°f  fn½°–– f f°ff   ff°¯ff°f°¾¯ f  f°¯¾f°f½f  ½f f°ff¾  ff%–f° ¯ f° f¾% ¯  ¯ f°% °f°– ¾°–°–  ©ff%  f°–f  -f¯° ¯f°  ff n °f   ¯f°¾f  f f½ f  f ¯fnf¯ ¯fnf¯ –f°°– ½f f¾¯ °f f ff¾f°ff   f¯ °°f° ffn °ff  f¯ °©f    .°¾ff f  ¾¾°f –¾f  ¯ ½ff° ° ° f¯f ¾   .

° ¯ff°f° f°– ¾f°–f ff ff° ¾ f ¾ ¾fff f ff° ¾ –f  ¾f ¾ff°  f° © ©f°   f°¾ f–f¾¯  ° – f  f©–f €°–¾°¯ °©f–f ¾ ¯ f°–f°f¾f¯ f¾f  ff¯    ½ f° ½ °°– ff¯ ½¾ ¾ ¯ f ¾¯  ff¯    f° ½ ¯ ° ¾ ¾  °–f°¯ °–f½ ° f° ¯f  9 f°¾ f–fnf f°–f° ° – f½f © °¾ ½¾ff f €°–¾ ¾ f–f ¯f  ¾¯½f°f° ff nf f°–f°  f°– °f°°f ff°  ¾¾ ° ¯ ° ff° –f f– ¾   f ½ f°  9f ¯ ½ff° ¾f ½¾ff f ¾¯½f°f° ½f f ¯ f°  @¯ f° ¯ °¯½ ½f ¾ f–f –f° ff f°  ff¯ –f°  ½f¾   ¯f¾ ½f¾   °–f° ¯ °¾° ¾¾ ½f  ¯ f° f½f ¯ °¯ °   f° –¾f  ¾f¯ ½ff° ff° ff¾ f°–f¯f ¾ °––f½f¯ ½ff° ° –nf f°–f°  .

°¾ff f .f°¾f f°   ff f°°f¯ °¯½f°–– ° f¯f ff¯¾ f f° 9 °–ff°–– °½f f¾  ¾ °ff° ¯  ½f¾f° –¾f  f  f° –f ¯ °°–f  -f¯° ¯f°  –– °  f f½f f° ff° ¾ f–f ¾¯  ° –  f° ° ©f°–f f f¯f  – ° ¾¯½f°f° ff°  f¾ f ¾f°f ff¯f¾ f nfff ½f° ¯ f °–f°¯ °–°¾¯¾¯ff°f°  9 f°¾ f–f¯f ½ ¯ f°–° –f°¾¯  ¯ ¯ f°–° ¯f  ¯f  f f ½¾ff f ¾f  .¾f°f  ¾ ¾f ff ¯½° °f¯f ° °–¾ ¯ f°  ¾f ¾€f¾ ½ ¾ f  f  ff  ff¯f  f°  ¯f°  f¯f ½f f f°–f  ff°–  ff°  f° ¾ ¯f f–f° f f ©f°–f° ¯ f° f f¯f  f f¾ ¾f f°½¾ff ff° ¯¾f°f ¯¾ ¾f f°½ °   ¯ °ff f½f¾  ff¯½¾ °f f¾ ¾f  9¾ff f ¾f ½ °°– f°°f ff °  f  f f°– ¯ °¾°  f°–f f % ¾¾  °% f½ f %¾ f°––f  f f f f  n¾fn f  f°  f°  f° f° ¾ © °¾%  °¯° ¯½ ¾ ½     f½ ff° ¯ °– f¾  f f½¾ f¾¯ f °f  ° ©–f  ¯f° ½f f ° °–¾   f–f© °¾€°–   ¯ °ff   ° °– ¾  f    f f ¾ –f °–f° f  f ½¾ff f °–f° ½ ½ f  ¾ ½ ½ –f° ° °–¾ °¯ ¯ °¾ff f° ½¯ ¯ °–¾¾  f°–¯ ¯ ½ ° °–f°€¾ f–¯ ¯ f°¾ f°–°f f°¾½f¾¯f  ff¯¾   f  f¾ff°°ff°–©–f¯ ½ff°¯ –f °–f°f  f °–f°¯  f° ff ½ –f°  –½ °  f° –½  9 –f° ¯f½° –½ °    ff¾ f  f f°½ ° °f¯°½ –f°   f¯fff¾f  f ¾ f°–f°–½ °     f¯f ff¾ ½ °  9 –f°  ¯f° ¯¾f°f ½f f ½  f f°f¾  ½f f ©f°–f°  f°–ff°  f°nff°¾°ff°–¯ n°f°¾ °   ¯ °ff –½ ° f°–½  %–f °–f° f  f f° ½ % f°f  ¯f° ½f f ½ ¯ff° ¾   f°  f  f ½f f –½ °¯¯°f ½f–¾ff f f° f½f €°–¾¾ f–f½ °f° f¾  . ¯ °ff    f° ¯ °¯½f° ½¾ff f f°– ¾  –– °  .°¾ff f ¯ ½ff° f  f ½f°– ¾ f°f f °f ¯ °f f°f    ff¾ f½f f¯ .¾f°f  ¯½f –°–f° ff ¯f°¾f ½f f ¾¾ ¯   %     f° % ¯ °n ¯°f°  f–f¯f° –¾ff f ½f f½ ¯ff°¾  ff¯ f  f¾€f¾f  f .

°¾ff f  ff° ¯ °©f  f ¾f f°  ¾f  . f°  f f½f ff° °–f° nff  ¾¾ ¯ °©f  f  f f°  .

° f f ¾f f –¾f f° –ff¾f  .

° ¾ff€¾f  ¾ff f f°–¾ff f .

¾ff f ¯ ½ff° f  f f°–   ° f f ¯  ¯°¾ff f f°– ff° ¯ f––¾  °–f°¯  ½f¾f°¯ f .

° f ¾ff ff ff¾¾f f¾f  f° ¯f¾f  9¾ff f 9¾ff f ¯ ½ff° f  f f°–   ° f f°f ¾ff f ¾ f–f ¯°¯ °f  ¯¾ ¯¯ ½¾ff f f .

%%°  .

f¾n f° n %%¯ °–f¾½ °–ff¾f¯ ¯f f© °°––ff°–f f ff¯ ¯f ½f°–f° ¾f¯f °–f° f¾f¯  ¯f © ° f°  f © ° ¯f© ¯  f f½ ½  ff° f f f ©¯f  ¾  ¯f½°  ¾   f°  ¾     ¾¾  ¯f © ° %% .°f ff  ¯f ¯ ½f° ¯½° ° ff° ¯ff°f° f°– ½ °°–  ¾f ¯°f ff  ¯f ¾ °f°f  –f°°– f½ff ½f f ¾ f¯f ff°  ¾  ff¯  f ff° nf ff ½f f  f ½f f ¾ f¯f ff¯  f ff° nf  ¯ff ¾  ¯°f  ¾ f°f f ff¯  f ff° ½f f ¾   ¯f  ½  ff ½ f   ¯ ½ff° ¾f ¯f  f°– ¯ °nf½ f ¯°f ¯f½°  ¯f  ff¯ ½¾ff f¾°–  ½ f f°– f ¯ff° ¯¯°f ¾    €f  f°– f½f f  © ¯ff°  ¯f ½f°–f°  ¯f ¾ nff ¯f  ¾¾°   ¾  ¯½ ¾ °ff f°–  f  ff¯ ff°¯ff°f° ¯f f½f   f f ° ff°–f¯½f%¾  % f°f°– f f¯½f %°¾  %   ¯f f°– f¯½f ¯¾f°f ¯ ° –f  ¯f–f°  ¯°f – °– f° ¾ f–f°f   ¯f f°–  f f¯½f ¯¾f°f f°–   f½f ff¯  f–f ff° ¯ff°f° ¾ ½  f–°–  fnf°–f°f ¾¾    f°¾ f–f°f  °–¾ f°¯f°€ff ¯f   °–f° °–f°€°–¾ ¯f f–f ff°¯ff°f° ¯f¯ ¯½°f½ f°f°f°–½ °°–  f °f %9  % ¯ °– ¯ff° ff %%  f° °–f° f°f ¾f°–f °––    f °f  ¾f°–f½ °°–° °¾¯¾ f°–f°–¾ f°–¯ °– ©ff°–f¾$½  ©ff°€¾f°– f   f°  f f°f  ¯f ff¯ ff° ¯ff°f° f½f ¯ ¯ f° nff¾f   ff° f°–   ¯ °f %%  f° °–f° f¾f¯  ¯f ¾f°–f ½ °°–  f°– ¾  f¾f¯  ¯f ¾ °¾f  f °f f½f ¯ ½ff° ½ ¾ ½ ¯ °f° ¯°   ° ¾ ½  ½¾f–f° °   f°  ©–f ¾ f–f ½ °¾° ¯ ¯ f° f°– ¾f°–f ½ °°– °  f–f –f¾ ¯ f ¾¯ %%   ¯f ©–f f½f ¯ ff°  f–f f¯°  f f¯°      f°     f °f  ¯ °–°¾¯¾ ff° ¯ff°f° f°– ¯ °–f° °–  ¯f ff° ¯ °©f¯° ½ ° ff° f¯° f¯°  ¾  °  ½ f°   %%   ¯f ff¯   ¯ ¯½°f ½ f°f° f°– ½ °°–  f °f  ¯f nf f°–f° f°–f ff°–f f ff¯  f½f¯ ° °–  f–f–f°f°–½ °°– ¾ ½ –°©f f f° ¾ f–f°f   f ¾f©f ¾ f–f ¾f   f½ ©–f  ¾ff° €¾ f°– ¯°–°  ©f  ½f ff  n fff°  9 f°f°f¾f¯ ¯f f© °°––f .° ½¾ff f f ff ¾ ¾f  –– °  f° f¯¯   WS .

°–f° ¯f  f © ° ¯f© ¯ %9% f°  ¯f  f © ° °––f %.%$ ff° f½f ¯ °°f° f f  ¾   f ©¯f  ¾  ¯f½° ¾   9 °––°ff° f¾f¯  ¯f  f © ° °––f ° ¯ °°f° f f  ¾  °f¯½f°f f°––f½   ¯f°f½  f ° ¾ f f°  f °f f f f¾f¯  ¯f  f © ° °––f f°– °–– ff¯ ¯ff°f° f°– °¾¯¾  f¯ ¯½°f f¯½f ½ °°f° f f ¾   f °f f°f°f   °f°– ½ f° ½¾€ f¾f¯  ¯f  f © ° °––f ff¯ ¯ °n –f  ©f°–°f ½ °f ©f°°– °  f° ½ ¯ f° f½f © °¾ f°   ½ ¯f°€fff° f¾f¯  f ° €¯f¾¯ff°f°ff°¯ °©f ½½   ¾f¯ ¯f¯ –f  ¾f¯  ¯f ¯ –f  ¯ ¯½°f ½ °–f  f °–f° f¾f¯  ¯f f°– f° ¾ ½  f°– ff°   ff %%  ¾f¯  ¯f © °¾ °  ¾  f¾f¯ ¾f½ °f °f %.% ff f°– €¯f¾f° °–f°  °ff° °f %9+.

 % f° f¾f¯ ¾f ¾f °f %.

 % f°f   ff ff¯  ¯f f°  .°f f°f f° ¯°f  f ©–f¯ °–f° °–f¾f¯ ¯f¯ –f  ff¯ °f¾f¯° f%.

¯ . %f°– f½f  f¯ °©f  f¾f¯ ¾f½ °f °f   f° ½ f°f°°f ff¯ ½ °n –ff° ½ °f ©f°°– °   f¾f¯  ¯f ¯ –f  f°––f½ ½ °°–° €°–¾°ff f° °f °–f° f f° ½ ff°f °f ¯f ff¯ f –f° ¾ ¯ °–f° °–f¾f¯ ¯f¯ –f  °–f°f ff°–°––  ¾f¯ ¯ff°f¾ f°– @–¾  f °–f° f¾f¯  ¯f f°– f°f ¾ f°– %.

f° @–n   ff .

@%¯ ½ff° –¾  f f°– ¯ ¯½°f¾€f ½ °°– f¾ – °¾  .

@ ½  °ff° ° ½ f¯ff½f ff°°¯ °f°––f°–  ¯ff° ff¯¯ f ¾¯  ¯f   f ¯ f ¾¯ .

@ f°½ ¯f°€fff°°¾°f f°f ½ f©f% fnf°  f ff°  ¾f¯ ¯f f°f¾ f°–%. ¯.

f°fn ff.

% –©–f.

@f f ff¯ °nf½f f¾ f¯f  .  .

  f€    n ¾ °––f ¯ f f ff¯ f  ff¯ ff° f°– ° f .

¯ ½ff°  f°– ¯f f°¯ °f °¾f¾ €f ¾€fff°–¯ ° °f° ° ¯ f ¾¯ °f f°–   ¯ °–°°–f°  f °f ¯ ¯ ¾€f ¾€f f°– ¯ °–°°–f°  ¾   ¯ff .

@ f½f ¯ °–ff¾ ½  ¯f f°– ¯ f°   ¯ f ¾¯   ¯f ¾ ½  ff¯ ½ °n °ff°  ½ ° f½f°  f°¾½ f –f° ¾f   –f° f°  ¯f½° ff¯ ¾ff ° ¯ °–f°–f f ¯f ff¯ ff  ¾f¯ ¯ff°¾ ff¯ ½¾ ¾  – °f¾ ¾ nff ff¯ f°–  ©f  ½f f  f° ¯°f°¾f  f¾f¯  ¯f °–f° ¾ f°¾ f½f   °    f °f  f¾f¯  ¯f f°¾  f½f ff¯ ¾¾  f° ¯°f°¾f  ff¯ ¯ ° –f  ©–f ff¯  ¯f f°– f f ff¯ f–°–  ¾f¯  ¯f f°¾ ° ©–f   ° ff¯ ½¾ ¾  – °f¾ f¾f¯  ¯f  f © °¾ f¯°f °f f ° ½ ¯ ff° ¯f–f°  @©f° ½¾ ¾  – °f¾  ¾  ff ° ¯ °–f¾f°  ¯f f°–   ¾f  ¾ f .

¯ ¯½°f ¾€f €°–¾°f f°–   ° f  f° °–f° f¾f¯  ¯f © ° ¯°f  f½f ¾f  ¯°f © f½f¾f  f°¯°f f½f     f°  f  f° °–f° °–f° ¯°f f ¯°f©f–°–  f°¯°ff°ff°–f°f¯ °–f° °–f¾f¯ ¯f© °      f°   9  ff° f°– ¾f ° ¯f°€fff°   ½ff ½ f–f°– f° ° ¾¯°f ½f°–f° ° –ff ff°¯ °°–ff° ff¾f°–¯°f½f°–f°f°– f¾f° ° –ff°f  9 °––f° ¯f °€¯f¾  °f°–  ¯f ½f°–f° f°– ¯°n   f–f ¯ f f ¾ nff ½½  ¯f½° ¯f f ¯ ¯ f ¯f¾fff ¯ °f f ½ °f  f ff° ¯ °–°¾¯¾  ¯f °  ½°f¾ f f . ¾½° ¯f° ¯ °–f°–f f ¯f½f f  f–f ¯ff°f°ff ¯ °–f°–f°°f ¾f¯f ¾ f f°f ¯ ½ff° ½ °  ¾ff° f°– ¯ ¯f¾f°  f °f  f ff°  ¯f ff¯ ff° ¯ff°f° ¯ ¯f°– f½f ¯ ¯ f° f°f ¯f°€ff  ff° ff° ½ °––f° ¯f  %% ¯½ ¾¾ ff°° f ½  °ff° ½f¾ff°¾ ©fff -f %% ¾f½ ¾  °ff°¯ ½ff° ¾  f¾¾f °–f°f¾f¯ ¯ff°f¾ f°–  % %  f %–¯%  f–f © °¾ – f  ¾ ½  – f –f  – f ff  f° ff– °f°  ¯ ¾½° f° ½ °––f°  ¯f f°– ¾ °f°f   f½ ½ f° ff¯ €¯f¾ ° ¯ °–f¾f° ¯ff°f°f°– f f ¯f ° f  %% 9 °––f° ¯f f f  f   .

  9 ° ¯ ½ff° ¾f ¾ °ff ¯f ¯  f°–    ff¾ ¾ ©¯f f¾f¯ f¯° f°–  °–f° °–f°ff°½ ½ f fff°½ ½ f ¾  ©f  f ff¾f¯f¯°f¾°f ¾  ¾ f–f ½ ½ f f° ©f f –f  ¯½f  ff ¯f ½ ½ f f¾°f fff° ¾ f–f ½ ½ f  ½ ½f½ ½ f f° ½ °f ½ ½ f  f ff° ½ ½ f  ¾    f f ff° ¯ff ¾ nff¯¯ f½f °f¯ff°¾ f–f½½ ½ f f¾ f¾f¾¾°f°f¾f¯f¯°¾ fff° ff° f°–  ©f  f°ff f¾f¯ f¯° ff¯ ¾f ¯  ½ °   ff° ¯ °©f   ¯fnf¯ ¾ ½ ° f ¾ ½¯   ¾ ¾ °   ¾  ¾  f° ¾ f   9 ° ¾ °– ¯ °–ff¯ ½  ff° ¾€f ¾  f ¯ °–ff¯ ½ ff°   °  ¯ ¾½° ¾f°–f ¾  ff½° °–f° f° ¯ ¯°  f f°  ©f °f ½ ¯ nff° ff° f ° ff ½ ½ f  ½  ff° °f f°– °f¯ff° °–f° °ff¾ ½ °  °ff¾ ½ ° f½f  ©f  °–f°  f–f ¯fnf¯ ½ ff°  f°ff f° °–f° ½ ff° ½f°f¾  ½  –ff¯ f°  –f°–f° ½ ¯ff°  f© °ff¾ ½ ° f½f ¯ °nf½f  f ° f½  °ff°     ©f °f °ff¾ ¾ f–f° ¾f ½ °  ©f  ¾f f°ff   .

9f f ½ ° f°– ¯ °–ff¯ °ff¾ ½ °°f ff° ¯ °– ° f½ f °f ––¾ ––¾ f°– ¯ff° ½¾€ f° ° –f€ ff¯ ©¯f f°– ¾f¯f ff ° fff ff¯ f ff°¾   9f f °ff¾ ©f ½ ¯¾f°ff° – ° ° f¾  €  f° ff° –ff¯ °––f ¯  ½ °  f ½°f ½ff° f– ff¯ –ff¯ ¾ ½  ¯¾f°f °f¯  f ff¯ °¾ °f¾   ° f½f ¯ ° f f° °ff¾ ff f–f¾  .

9f f½ ° ¯ f  °ff¾ f f°f½f°f¾ f° –f°–f°¯f f½  ¾  f  ¾f¯½f ¯ °©f   9 ° f°–  f ¯ °–ff¯ °ff¾ ff° ¯ ¯ f° f½f ½  ff° ff¯ f½f f ¾ ½   I¾¾f¾ °f % f °f ¯ ¯ °©f  f¾¯ ¾ f° ½ff° f°–% f¾½¾ff°½ °¯ °°–f 9f f f¾ ½ °¯ ½ff°½ °¾° f¾  f ½f f° °–f°½ °½f f f¾½ nf¾ f½ ¾ ° f°½f f f¾–°–¾ f½ ¾ °  9 ° f¾ ° f°––f½  °–– ¯°f f°ff ½ ° ½ ° ¾  ff f°°f  f ° f °ff° ½ ° f¾ ¯ °–f° °– ¾°°f f°–  f€ °–– f f°–    ½ ¾ °  9f f ½ ° f¾¯¯°f  ¯½f°¯ °©f €f¾f f ¯° – ° ½f¯° f°– °  ¾ ¾½ °°ff°¯ ff °–f°¯ °°–f°ff f½ ° f¾ fn° f¾–°– f f¾ f¾½f  ° ° ¾f ½f  %f½°f%¯ ¯½°fff fff f½ °  ° f%  ½ ¾ °%   f° °– °–f°½f ° nf% ½ ¾ °%  .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful