PETUNJUK PRAKTIS PENGUKURAN DENGAN TPS 800

PT. Almega Geosystems
Technical Support Engineer Jl. Mitra Sunter Boulevard Blok A1-2 Sunter Indah Permai Jakarta 14350 Telp. (021) 65833731/32 Fax. (021) 65833742

MANUAL TOTAL STATION SERI TPS800 Leica Geosystem TC(R)802/803/805 adalah total station elektronik dengan kualitas tinggi yang didesain khusus untuk pekerjaan konstruksi dan survey. Keunggulan yang ditawarkan • • • • • • • Mudah dan cepat dipelajari Tombol-tombol yang interaktif dengan LCD yang lebar dan bersih Kecil. pengukuran terhadap titik-titik dapat dilakukan secara tak terbatas. dilakukan terintegrasi dalam satu alat termasuk juga kegiatan lain seperti penempatan target. Sentering telah menggunakan laser plummet . Pengukuran dan perekaman data. ringan dan mudah digunakan Pengukuran dapat dilakukan tanpa reflector dengan pancaran laser visibel Tombol trigger tambahan pada sisi alat Tuas tersambung untuk sudut horizontal dan vertical (menggunakan skrup tangent). Cara pengoperasian fungsi-fungsi pada peralatan dapat dengan sangat mudah dipelajari sehingga tidak perlu berlama-lama mempelajarinya. orientasi dan pengkodean. Peralatan ini sangat sesuai untuk survey dan berbagai aplikasi pengukuran. Dengan menggunakan Total Station ini. Teknologi inovatif ini membuat pekerjaan survey menjadi sangat mudah.

Focussing telescope image : Untuk memfokuskan obyek yang di teropong 9. Keyboard .PENGENALAN ALAT a. Lensa obyektif yang dipadu Electronic Distance Measurement (EDM) 13. Battery 5. Foot Screw atau Sekrup ABC 12. Battery cover/ penutup baterai 7. Bagian-Bagian Alat TPS 800 1. Optical sight : Berguna untuk membantu penepatan target secara optis 2. 14. Vertical drive : penggerak teropong vertikal 4. Integrated guide light EGL (optional) : tergantung tipenya 3. Display. Jenis baterai yang digunakan adalah GEB111 6. Eyepiece : untuk memperjelas benang silang 8. Handle untuk membawa yang bisa dilepas 10. Serial interface RS232 11.

KA = Sumbu Horisontal /Tilting axis Sumbu rotasi horizontal teleskop. 18. On/Off key : terletak di samping alat. 16. SA = Sumbu Vertikal/ Standing axis Sumbu rotasi vertical teleskop. Circular level atau nivo. 17. Hz = Arah Horizontal HK = Lingkaran Horizontal Sudut horizontal dibaca dengan pembagian sudut secara memusat .. Trigger key : tombol yang bisa dipakai untuk berbagai fungsi untuk memudahkan pengukuran.15. V = Sudut vertikal / Sudut zenith VK = Lingkaran Vertical Sudut horizontal dibaca dengan pembagian sudut secara memusat. Istilah-Istilah Teknis Alat ZA = Garis Pandang/ Sumbu Kolimasi Sumbu Telescope atau Garis dari benang silang ke pusat obyek. Horizontal drive . Penggerak horisontal b.

7. penunjuk halaman. Symbols. Fokus Identitas nama titik yang sedang diukur. 3. Function Keys Menjalankan fungsi variabel yang ditampilkan pada bagian bawah layar. simbol . simbol status tipe atau EDM (Infra merah untuk pengukuran menggunakan prisma Reflectorless untuk pengukuran tanpa reflector (biasa atau luar biasa). Navigation Keys . posisi pengukuran I dan I Mengontrol tombol input untuk editing dan input mode atau mengontrol tombol focus 6. Tombol-tombol pada TPS400 Letak tombol on/off terletak pada sisi kiri alat TC(R)802/803/805 1. Fixed Keys Tombol dengan fungsi-fungsi khusus 4. terdiri dari simbol status kapasitas baterai yang tersisa kompensator yang bisa dihidupkan dan dimatikan . tombol alphanumeric 5.c. Softkeys Pilihan perintah pada layar ini bisa diaktifkan dengan dengan Function Keys. Fixed Key Terdiri dari : . 2.

[MENU] 3. . indeks 17) memiliki 3 setting (ALL. (enter) untuk konfirmasi input . informasi system. pengesetan. dan transfer data. DIST. 3.1. Softkeys (Pilihan-pilihan perintah pada layar) General Softkeys 1. 2. 5. [DIST] Memulai pengukuran jarak dan sudut tanpa menyimpan nilai-nilai yang telah diukur. dan OFF) Tombol dapat diaktifkan dari menu-menu konfigurasi. [FNC] Akses cepat ke fungsi-fungsi pendukung untuk pengukuran. 6. [ALL] Memulai pengukuran jarak dan sudut dan menyimpan nilai-nilai yang sudah terukur. data manager. beberapa halaman parameter komunikasi. [ESC] menghentikan dialog atau mode edit dengan aktivasi ke nilai-nilai sebelumnya. tombol. dapat diprogram menggunakan fungsi dari menu FNC. 4. melanjutkan ke titik selanjutnya. [REC] Menyimpan nilai yang ditampilkan. Trigger Keys Pengukuran trigger (lihat “Bagian-bagian penting”. [USER] berfungsi sebagai scroll jika dialog pada layar terdiri dari mengakses program. [PAGE] 2. penyesuaian.

PtID 20. [PREV] Kembali pada dialog aktif sebelumnya. 14.4. [ENH] Membuka mode input koordinat 6. [OK] Mengeset pesan atau dialog yang ditampilkan dan menghentikan dialog. 8. 7. 19. [HOLD] Menahan hasil pengukuran horisontal yang dilakukan dan dapat di set dengan [RELEASE] 13. Ke tingkat softkey yang berikutnya 17. 15. [LIST] Menampilkan daftar dari titik-titik yang sudah disimpan. [FIND] Memulai pencarian titik yang telah dimasukkan. [SET] Mengeset nilai yang ditampilkan dan menghentikan dialog 18. Kembali ke tingkat sofkey yang diatasnya/ sebelumnya. [EDM] Menampilkan setting EDM 9. 16. 10. [Hz=0] Mengeset arah horizontal ke 0 12. [ENTER]Menghapus nilai yang ada pada tampilan dan siap memasukkan nilai yang baru. [IR/RL] Pilihan antara infra merah dan mode pengukuran tanpa reflector (reflektorless). 5. hr Merupakan nama atau identitas titik yang hendak diukur tinggi reflektor FNC Key Fungsi-fungsi yang dapat dilakukan dengan FNC Key adalah Level / Plummet : untuk sentering alat Offset : untuk pengukuran dengan offset RL / IR toggle : setingan untuk mengubah EDM ke inframerah / laser Delete Last record : untuk menghapus data pengukuran terakhir Height transfer : untuk menentukan tinggi titik berdiri alat berdasarkan beberapa titik control Hiddent point : untuk melakukan pengukuran titik yang tidak terlihat (dengan prisma khusus) Free coding : untuk pengkodean . [SetHz] Mengeset arah horizontal ke nilai yang dimasukkan 11. [NEXT]Melanjutkan ke dialog berikutnya.

kemudian muncul di layar gambar nivo elektronik . Pastikan alat dalam kondisi yang sudah baik (terkalibrasi) 3. Setelah posisi alat benar-benar centering tekan OK menggunakan F4 9. sehingga posisi titik laser tepat di atas titik stasiun dan nivo seimbang. Unpacking 2. dan unit (distance & angle) PENGUKURAN MENGGUNAKAN TPS800 a. Tekan tombol FNC dan pilih Level/ Plummet. Masukkan point ID (PtID) dan tinggi reflektor. main setting.- Laser Pointer : untuk menampilkan lampu laser pada mode EDM RL Check tie. prisma. EDM tracking. payung dan tempat prisma) 4. tribach. Hidupkan alat dengan tombol on di samping alat 6. meteran. 5. Pasang alat pada tripod denan baik di atas titik yang akan diukur. Pada layar akan muncul tampilan sebagai berikut: 10. tripod. Atur menggunakan sekrup ABC. Periksa aksesoris pendukung (Periksa baterai yang sudah dicharge penuh. Ligh on/off. Selain itu intensitas laser juga bisa diatur pengaturan intensitas laser dapat diatur dengan rentang per 25 % 7. 8. . Pengukuran Sederhana 1.

Arahkan teropong pada prisma. dan height. easthing. Untuk menghapus karakter tekan panah ke bawah pada tombol navigasi. tinggi reflector (hr). menampilkan data PtID. 12. sudut vertical. tinggi reflector (hr). untuk memasukkan entry tekan . perekaman data. Focusing dapat dilakukan dengan memutar teleskop. sudut horizontal. perbedaan perintah ini dapat dilihat pada penjelasan Softkeys di atas. Data yang muncul di layar ada beberapa macam (ada 4 halaman) • • • • Page 1. menampilkan PtID. tinggi reflektor. hr (tinggi reflector). 11. Program-program tersebut (terdapat dalam 3 pages) adalah: • • • Surveying Stake Out Free Station (F1 page 1) (F2 page 1) (F3 page 1) . Tekan menu pada Fixed Keys kemudian pilih Programs (F1). Untuk menampilkan program-program yang ada pada teodolit. jarak datar. Cara mengganti halaman dengan menekan tombol page pada Fixed Keys PROGRAM-PROGRAM PADA TPS 800 Program-program inilah yang membedakan kegunaan Total Station dengan teodolit karena pada Total Station sekaligus dilakukan pekerjaan pengukuran. menampilkan PtID. sudut horizontal. perintah ini untuk memulai pengukuran jarak dan sudut. dengan demikian lebih cepat dan praktis. sudut vertical. 13. koordinat northing. Tekan perintah DIST pada layar dengan menekan F2. jarak miring. Untuk menghapus input atau menyimpan kembali nilai sebelumnya tekan [ESC]. code. tinggi reflector. dan penghitungan koordinat sekaligus dan terintegrasi. bisa juga dengan perintah ALL. menampilkan PtID. sudut horizontal. pastikan benang silang lensa pada Total Station berimpit dengan benang silang reflector. dan jarak datar. sudut vertical. sudut horizontal. Page 4.• • • Masukkan Point ID titik target dengan menggunakan numerik dan alphanumerik pada keyboard Tekan F4 untuk mengganti numerik / alphanumerik. elevasi Page 2. elevasi Page 3.

(bila belum ada di memori masukkan nama station. Muncul 2 pilihan : Manual Angle Setting Coordinates (F2) (F1) . hidupkan alat dengan menekan taobol power pada bagian samping alat 2.SET JOB (Nama pekerjaan.• • • • • • • COGO Tie Distance Area (Plan) Remote Height (F4 page 1) (F1 page 2) (F2 page 2) (F3 page 2) Reference Line/arc (F4 page 2) 2D road Construction (F1 page 3) (F2 page 3) a. tanggal dan waktu). pilih LIST jika job sudah ada di memori)) . pada tampilan yang muncul. 4. diminta untuk mengeset 3 buah item yaitu : . kemudian kalau sudah level pilih F4 (OK). 3. Langkah – langkah Untuk memulai melakukan pengukuran: 1. pemetaan situasi maupun polygon. Surveying (F1 page 1) program surveying digunakan untuk pengukuran topografi. kemudian pilih F1 (Program).SET ORIENTATION (Menggunakan azimuth (BEARING). pilih tombol menu. nama operator. atau base point). lalu pilih F1 (Surveying). . lakukan sentering dengan menekan tombol FNC kemudian pilih F1 (level/plummet).SET STATION (station tempat alat berdiri. lalu tekan ENH untuk memasukkan koordinat dan tinggi station.

setelah semua diset. Free Station (F3 page 1) Metode penentuan koordinat titik titik station (titik dimana instrument berdiri) dari minimal 2 titik dan maksimal 5 titik yang telah diketahui. Maka akan muncul di layar data sebagai berikut : • • • Beda sudut horizontal menuju titik yang di stake out (∆ Hz) Beda jarak datar menuju titik yang di stake out ( Beda tinggi titik yang di stake out dengan station ( ) ) sedemikian Putar teropong hingga (∆ Hz = 0.Bila sudah diketahui arah utara maka arahkan teropong ke utara lalu tekan Hz=0. Stake Out (F2 page 1) Stake Out adalah metode pencarian suatu koordinat tertentu di lapangan dengan syarat alat sudah harus terorientasi. Untuk memilih titik yang sudah ada dalam internal memori tekan panah kiri kanan pada PtID . dan orientasi azimuth sudah diset) tekan START. letakkan prisma sejauh sehingga nilai yang tertera menjadi 0 c. Program Stake Out bisa diaktifkan dengan memilih menu program dan tekan F2. kemudian pilih F4 (START). Apabila sudah terorientasi (nama job. bila belum ada dalam memori masukkan koordinat titik yang di stake out dengan softkey [ENH] lalu simpan. Tekan Manual Angle Setting (F1) Kalau kita tidak tahu sudut bearing kita bisa masukkan nama titik Backsight Point (BS) dengan menekan Coordinate (F2) 5. baru kemudian arahkan ke target. koordinat station. untuk memulai pengukuran b. bila ingin mencari dalam memori masukkan nama titik yang akan di stake out pada Search. .

Masukkan PtID target dan tinggi reflector (hr) 3. Set terlebih dahulu Job yang sedang dilakukan. kemudian tekan F4 START. Masukkan nama station dan tinggi alat. dengan menekan COMPUTE. Tampilan hasil (tinggi alat. Pilih program Free Station dari Fixed Keys “Menu” lalu pilih “ Program” 2. dan Ketinggian titik) adalah sebagai berikut : 5. Minimal hingga pengukuran titik ke2 bisa didapatkan koordinat titik station. Muncul layar sebagai berikut : 1. Untuk menambahkan tiik gunakan Softkey Addpt .Langkah-langkahnya : 1. Easting. 2. Tekan ALL untuk memulai mengukur titik pertama 4. Northing.

Tie Distance (F1 page 2) Adalah metode penentuan jarak miring. Langkah-langkahnya : 1. sisi-sisi jalan dengan pengukuran dari suatu baseline sebagai referensi atau acuan. jarak datar. beda tinggi dan Azimuth antara 2 titik di lapangan. lakukan seperti tahap 1. Tentukan titik target pertama [ALL] Memulai pengukuran ke target [FIND] Mencari titik dalam memori. 3.d. baik yang sudah terekam maupun bisa juga dengan memasukkan dengan keypad. Reference Line (F4 page 1) Program ini berguna untuk melakukan stake out dengan mudah. Dari Menu pilih Program lalu pilih REFERENCE LINE Masukkan PtID dan ukur basepoints dengan [ALL] atau [DISC]/[REC] 2. atau memeriksa garis lurus suatu bangunan. Menentukan titik target kedua. Basepoints dengan koordinat e. Setelah terorientasi tekan START lalu : 1. 2. Hasil yang ditampilkan Brg Azimuth antara 2 titik Jarak miring antara titik 1 dan 2 Jarak datar antara titik 1 dan 2 .

g. [ALL] untuk memulai pengukuran ke titik [FIND] untuk mencari titik dari memori [XYZ] untuk input manual koordinat 2. Tentukan titik-titik berikutnya [RESULT] menampilkan hasil tambahan seperti nilai keliling. Langkah-langkah : 1. Area (Plan) (F2 page 2) Kegunaannya adalah untuk mengukur luas dari suatu area yang dikelilingi dengan jumlah tak terbatas Titik –titik tersebut dapat diperoleh dari pengukuran. Remote Height (F3 page 2) Untuk menentukan titik yang terletak tepat di atas prisma tanpa menggunakan prisma sebagai titik target. Tentukan titik pertama dari suatu luasan yang akan diukur. Keterangan : 1. dipilih dari memori atau dimasukkan dengan keyboard. Remote Point (titik remote) .Beda tinggi antara titik 1 dan 2 f.

maka nilai offsetnya (panjang. Tekan Menu. Simpan dengan [SAVE] 7. Masukkan nilai PtID dan tinggi reflector.2. Beda tinggi 3. Jarak miring 4. Untuk menambahkan titik dasar lagi tekan Softkey [BasePt] BEBERAPA APLIKASI Melakukan pengukuran Offset Apabila suatu kondisi tidak memungkinkan untuk memasang reflector secara langsung. Arahkan ke titik remote Prosedur : 1. cross dan atau ketinggian offset) dapat dimasukkan. Mulai pengukuran ke titik dasar memulai program untuk menentukan tinggi target yang tidak 4. Titik dasar Langkah-langkah 1. atau tidak mungkin untuk menempatkan target secara langsung. H_Offset+: titik offset lebih tinggi dari pengukuran. [ALL] 5.dapat dihitung secara langsung. Nilai dari sudut dan jarak titik target. . 3. Masukkan point_ID dan tinggi reflector. [hr?] diketahui 6. pilih “Program” lalu pilih “Remote Height” (di page2) 2.

2. Tentukan periode dimana offset akan diterapkan. Sudut dan jarak terkoreksi dapat ditampilkan dengan cepat.) Reflector 2 3. . cross dan/ atau tinggi) pada setiap sketsa. yang tingginya telah diketahui.) Reflector 3 4. Menyimpan perubahan dan mengeset station. Transfer Tinggi Fungsi ini menentukan tinggi dari alat dari pengukuran maksimal 5 titik target. [SET] Menambahkan ketinggian lain dari titik yang telah diketahui Mengukur target yang sama untuk kedua kalinya. sebanyak 2 kali.) Alat Prosedur : 1. [RESET] : Mengeset eksentrisitas ke nol 4. Dengan pengukuran ke beberapa target maka perbaikan hasilnya diindikasikan dengan nilai ” delta”. [AddPt] [FACE] 3. [SET] : menghitung nilai yang terkoreksi dan dilanjutkan ke aplikasi dimana fungsi offset dimulai. 2. Pilih titik yang diketahui dan masukkan tinggi reflektor. 1.) Reflector 1 2. Masukkan nilai offset (panjang. 3. Setelah melakukan pengukuran dengan [ALL] maka tinggi H0 dapat ditampilkan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful