Metode Seismik

Oleh :

Septa Erik Prabawa

LABORATORIUM GEOFISIKA JURUSAN FISIKA  FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2008

Tujuan
Mengenalkan dan Memahami prinsip dasar metode seismik. Mengenalkan prinsip dan cara kerja alat yang dipakai dalam metode seismik. Memahami cara pengambilan data seismik. Memahami cara pengolahan data. Memahami penggunaan seismik pada masalah geoteknik.

Metode Seismik
Asumsi‐asumsi medium bawah permukaan Bumi Berlapis‐lapis. Tiap lapisan kecepatan berbeda. Makin bertambah kedalaman bumi semakin kompak.

Asumsi untuk penjalaran gelombang : Panjang gelombang seismik <<< ketebalan lapisan bumi. Gelombang seismik dipandang sebagai sinar seismik.  (Hukum Snellius dan Prinsip Huygens). Gelombang seismik menjalar dengan kecepatan gelombang pada lapisan di bawahnya (Batas lapisan). Kecepatan gelombang bertambah terhadap kedalaman.

Metode Seismik
Dasar Penjalaran Gelombang Seismik Asas Huygens Asas Fermat Hukum Snellius

Metode Seismik Eksplorasi
Seismik Refraksi Seismik Refleksi

Penjalaran Seismik Refraksi
• Waktu 1:
– Gelombang langsung menjalar dari sumber ke semua arah – Getaran dari lapisan 1 sampai pada geophone terdekat (1)
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Soil

Bedrock

Seismik Refraksi
• Waktu 2:
– Muka gelombang membentang batas lapisan – Getaran dari  lapisan 1 direkam oleh geophone terdekat (2)

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Soil

Bedrock

Seismik Refraksi
• Waktu 3:
– Muka gelombang menjalar lebih cepat pada lapisan 2 (bedrock) daripada lapisan 1  (soil)).  – Hal ini menyebabkan antarmuka diantara lapisan menggetarkan antarmuka lapisan  1  lebih lanjut. – Gelombang terbentuk oleh antar muka menjalar balik ke permukaan.

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Gelombang refraksi

Soil

Bedrock

Seismik refraksi
• Waktu 4:
– Gelombang refraksi merambat ke geophone mendahului  gelombang langsung dari sumber.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Soil Gelombang refraksi

Bedrock

Seismik Refraksi

Seismik Refraksi
Lapisan datar

Seismik Refraksi
Lapisan miring

Lapisan miring

Seismik Refraksi

d2

Studi Kasus
Parameter  h0 spasi x v0 v1 ic No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 X (m) 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110 120 Td (ms) 12.5 25 37.5 50 62.5 75 87.5 100 112.5 125 137.5 150 20m 10 m 800 m/s 1400m/s 34.84 Tr (ms) 51.539 55.902 62.500 70.711 80.039 90.139 100.778 111.803 123.111 134.629 146.309 158.114 Th (ms) 48.175 55.318 62.461 69.604 76.747 83.890 91.033 98.175 105.318 112.461 119.604 126.747
180 160 140 travel time (ms) 120 100 80 60 40 20 0 0 20 40 60 80 Jarak (m)
Gel. Pantul

Gelombang Seismik

100

120

140

Gel. Langsung

Gel. Refraksi

Metode Pantul Keunggulan Kelamahan Keunggulan Kelemahan Karena lokasi sumber dan Pengamatan refraksi penerima yang cukup lebar Dalam pengukuran yang membutuhkan lokasi regional , Seismik refraksi Pengukuran seismik pantul untuk memberikan citra sumber dan penerima yang membutuhkan offset yang menggunakan offset yang bawah permukaan yang kecil, sehingga relatif lebih lebar. lebih kecil lebih baik, maka biaya murah dalam pengambilan akuisisi menjadi lebih datanya mahal. Prosesing seismik refleksi Prosesing refraksi relatif Seismik pantul dapat Seismik bias hanya bekerja memerluakn komputer simpel dilakukan kecuali jika kecepatan gelombang bekerja bagaimanapun yang lebih mahal, dan proses filtering untuk perubahan kecepatan meningkat sebagai fungsi sistem data base yang jauh memperkuat sinyal first sebagai fungsi kedalaman kedalaman. lebih handal. berak yang dibaca. Karena banyaknya data Karena pengambilan data yang direkam, pengetahuan dan lokasi yang cukup Seismik bias biasanya terhadap database harus Seismik pantul lebih kecil, maka pengembangan diinterpretasikan dalam kuat, diperlukan juga mampu melihat struktur model untuk interpretasi bentuk lapisan-lapisan. yang lebih kompleks beberapa asumsi tentang tidak terlalu sulit dilakukan Masing-masing lapisan model yang kompleks dan seperti metode geofisika memiliki dip dan topografi. lainnya. interpretasi membutuhkan personal yang cukup ahli. Seismik bias hanya Seismik pantul merekan menggunakan waktu tiba dan menggunakan semua sebagai fungsi jarak medan gelombang yang (offset) terekam. Model yang dibuat didesain untuk Bawah permukaan dapat menghasilkan waktu jalar tergambar secara langsung teramati. dari data terukur

Metode Bias

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful