Sifat Fisik Air

Sifat Fisik Air

Air dalam bentuk cair adalah tidak bewarna, tidak berbau, tidak mempunyai rasa dan merupakan senyawa yang sukar dimampatkan yang memiliki beberapa sifat yang khas. Salah satu sifatnya yang khas tersebut yaitu dalam mengalami pendinginan/pembekuan. Berlinan dengan sifat sebagian besar senyawa yang akan mengkerut bila mengalami pendinginan/pembekuan, volume air akan mengembang bila membeku. Sifat khas lainnya dari air ialah mempunyai titik didih dan panas penguapan yang tinggi dibandingkan dengan hidrila yang mempunyai berat molekul yang hampir sama. Titik didih dan panas penguapan yang tinggi disebabkan oleh adanya tarikan/ikatan yang kuat antara molekul air. Untuk melepaskan sebuah molekul airdalam fase cair ke fase uap selain diperlukan enenrgi kinetik yang cukup besar juga diperlukan sejumlah energi panas untuk melemahkan ikatan antar molekul air. Demngan mempunyai titik didih dan panas pengaupan yang tinggi, penguapan air akan menimbulkan pengaruh pendinginan. Energi panas yang diperlukan bagi transpirasi yang diambil dari daun. Air mempunyai kemmpuan yang tingi untuk menghisap panas dengan kenaikan suhu yang rendah. Dibandingkan dengan senyawa lain untuk menaikkan 1 gram air sebanyak 10C diperlukan panas yang lebih banyak. Jumlah panas tersebut, yaitu panas yang dibuthkan untuk meningkatkan 1 gram suatu senyawa sebanyak 10C pada 15 0C disebut panas jenis. Panas jenis air yang tinggi disebabkan oleh adanya daya tarik yang kuat antara molekul air. Sebagian dari panas yang diberikan untuk menaikkan suhu diperlukan untuk memutuskan ikatan hidrogen. Dengan demikian untuk menaikkan suhu air memerlukan jumlah panas yang relatif lebih besar. Panas jenis air yang tinggi terbentuknya suhu tubuh tumbuhan yang relatf stabil. Dengan demikian air berperan sebagai penyangga, baik terhadap perubahan panas yang terjadi dalam atmosfer maupun terhadap panas yang terbentuk dari reaksi metabolisme dalam tubuhnya. Kemampuan molekul air untuk saling mengikat dirinya pada fase cair yang disebut kohesi menyebabkan timulnya tegangan permukaan. Molekul air yang terdapat di permukaan, terikat lebih kuat pada molekul dalam cairan (di bawah permukaan) dari pada molekul air yang terdapat dalam udara di atas cairan. Karenanya batas permukaan fase cair dan gas bersifat seperti selaput elastik yang cendrung untuk mengkrut sehingga mempunyai luas yang minimum. Sifat cairan tersebut dikenal dengan istilah tegangan permukaan. Karena molekul air mempunyai gaya tarik yang besar antara satu yang lainnya, air mempunyai tegangan permukaan yang sangat tinggi, lebih tinggi bila dibandingkan dengan kebanyakan jenis cairannya.
1

01 November 2009 BEBERAPA SIFAT FISIKA AIR Suhu air adalah derajat panas air yang dinyatakan dalam satuan derajat Celcius. Residu Total adalah residu yang tersisa setelah penguapan contoh dan dilanjutkan dengan pengeringan pada suhu tertentu secara merata dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Tersuspensi adalah berat zat padat dalam air yang tertahan pada penyaring dengan kertas saring yang berpori sebesar 0. lumpur. sedangkan yang dimaksud dengan warna tampak adalah warna yang tidak hanya disebabkan zat-zat terlarut dalam air akan tetapi juga zat tersuspensi.45 mm dan dikeringkan pada suhu tertentu secara merata dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Terlarut adalah berat zat padat dalam air yang lolos pada penyaring dengan kertas saring yang berpori sebesar 0. Derajat keasaman (pH) air. yang dimaksud dengan warna adalah warna nyata yang kekeruhannya telah dihilangkan. plankton dan zat-zat halus lainnya. Nilai . plankton. zat organik. penting untuk menentukan nilai daya guna perairan baik untuk keperluan rumah tangga.45 mm dan dikeringkan pada suhu tertentu secara merata dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Total terurai adalah bagian berat dari residu total yang terurai menjadi gas pada pemanasan dengan suhu tertentu dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Tersuspensi Terurai adalah bagian berat dari residu tersuspensi yang terurai menjadi gas pada pemanasan dengan suhu tertentu dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Terikat adalah bagian berat residu total atau residu tersuspensi yang tidak terurai menjadi gas pada pemanasan dengan suhu tertentu dan dinyatakan dalam satuan mg/L Residu Mengendap adalah zat padat yang dapat mengendap selama waktu tertentu dan dinyatakan dalam satuan mg/L atau mL/L. kehidupan organisme perairan dan kepentingan lainnya. yang dinyatakan dalam satuan warna skala PtCo. Kekeruhan adalah sifat optik dari suatu larutan yang menyebabkan cahaya yang melaluinya terabsorbsi dan terbias dan dihitung dalam satuan mg/L SiO2 atau Unit Kekeruhan Nephelometri (UKN). Kejernihan adalah dalamnya lapisan air yang dapat ditembus oleh sinar matahari yang dinyatakan dalam satuan cm. Derajat keasaman (pH) adalah logaritma negatif dan aktifitas ion hidrogen dalam suatu larutan. Warna adalah warna nyata dari air yang dapat disebabkan oleh adanya ion metal (besi dan mangan) humus.Minggu. irigasi. Kekeruhan di dalam air disebabkan oleh adanya zat tersuspensi seperti lempung. tumbuhan air dan limbah industri.

pH suatu perairan mencirikan keseimbangan antara asam dan basa dalam air dan merupakan pengukuran konsentrasi ion hidrogen dalam larutan. Daya Hantar Listrik (DHL) adalah kemampuan dari larutan untuk menghantarkan arus listerik yang dinyatakan dalam mmhos/cm. pergerakan ion. Salinitas/Kegaraman adalah merupakan residu terlarut dalam air. apabila semua bromida dan iodida dianggap sebagai klorida. . Metode elektrometri lebih banyak digunakan di laboratorium dan lapangan karena lebih teliti dan praktis. valensi dan suhu. kemampuan tersebut antara lain tergantung pada kadar zat terlarut yang mengion di dalam air. Klorositi adalah kadar klor dalam satuan g/L yang digunakan pada perhitungan salinitas. Mengingat nilai pH ditentukan oleh interaksi berbagai zat dalam air termasuk zat-zat yang secara kimia maupun biokimia tidak stabil maka penentuan pH harus dilakukan setelah pengambilan contoh dan tidak dapat diawetkan. pH dapat diukur dengan metode kolorimetri dan elektrometri.

Keadaan air yang berbentuk cair merupakan suatu keadaan yang tidak umum dalam kondisi normal. Air bersifat tidak berwarna.15 K (0°C). tidak berasa dan tidak berbau pada kondisi standar. seperti garam-garam. yang memiliki kemampuan untuk melarutkan banyak zat kimia lainnya. terlebih lagi dengan memperhatikan hubungan antara hidrida-hidrida lain yang mirip .Sifat kimia dan fisika air Dari AcehPedia Langsung ke: navigasi. gula. hal ini dapat dilihat dari pengamatan streoskop dimana air mempunyai keterkaitan antara unsur atom yang satu dengan unsure atom yang lain yang kemudian membentuk persenyawaan. asam. Air adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O: satu melekul air tersusun atas dua atom hidrogen yang terkait secara kovalen pada satu atom oksigen. yaitu pada tekanan 100 KPa (1 bar) dan temperatur 273. cari Air merupakan unsure alami yang mempunyai sifat-sifat kimia maupun fisika didalam struktur atomnya. beberapa jenis gas dan banyak macam molekul organik. Zat kimia ini merupakan suatu pelarut yang penting. Berikut merupakan gambaran dari informasi sifat-sifat air.

tereduksi menjadi gas H2 dan ion hidrokida (OH-). Dengan memperhatikan tabel periodik. air dapat dideskripsikan sebagai sebuah ion hidrogen ( H+) yang berasosiasi (berikatan) dengan sebuah ion hidroksida (OH-). meninggalkan jumlah muatan positif pada kedua atom hidrogen. adalah karena oksigen lebih bersifat elektronegatif ketimbang elemen-elemen lain tersebut (kecuali flor). Air sering disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia. Proses ini disebut elektrolisis air. Adanya muatan pada tiap-tiap atom tersebut membuat molekul air memiliki sejumlah momen dipol. sebagaimana hidrogen sulfida. Semua elemen-elemen ini apabila berikatan dengan hidrogen akan menghasilkan gas pada temperatur dan tekanan normal. terlihat bahwa unsurunsur yang mengelilingi oksigen adalah nitrogen. Dalam bentuk ion. yang mengisyaratkan bahwa air seharusnya berbentuk gas.2 Kimia Elektrolisis air Molekul air dapat diuraikan menjadi unsur-unsur asalnya dengan mengalirinya arus listrik.dalam kolom oksigen pada tabel periodik. Reaksi keseluruhan yang setara dari elektrolisis air dapat dituliskan sebagai berikut. Daftar isi [sembunyikan]      1 Elektrolisis air 2 Kelarutan (Solvasi) 3 Kohesi dan Adesi 4 Tegangan permukaan 5 Pemeriksaan Fisika-Kimia Air o 5. melepaskan 4 ion H+ serta mengalirkan elektron ke katoda. dua molekul air lain terurai menjadi gas oksigen (O2). dan fosfor. Gaya tarik-menarik listrik antar molekul-molekul air akibat adanya dipol ini membuat masing-masing molekul saling berdekatan. Tarikan atom oksigen pada elektron-elektron ikatan jauh lebih kuat dari pada yang dilakukan oleh atom hidrogen. . sulfur dan klor. dua molekul air bereaksi dengan menangkap dua elektron. Sementara itu pada anoda. Pada katoda. dan jumlah muatan negatif pada atom oksigen. membuatnya sulit untuk dipisahkan dan yang pada akhirnya menaikkan titik didih air. Gaya tarik-menarik ini disebut sebagai ikatan hidrogen.1 Fisika o 5. Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan padat di bawah tekanan dan temperatur standar. Ion H+ dan OH. flor.mengalami netralisasi sehingga terbentuk kembali beberapa molekul air. Alasan mengapa hidrogen berikatan dengan oksigen membentuk fasa berkeadaan cair.

Untuk melakukan dehidrasi suatu permukaan hidrofilik . Air memiliki sejumlah muatan parsial negatif (σ-) dekat atom oksigen akibat pasangan elektron yang (hampir) tidak digunakan bersama. dan sejumlah muatan parsial positif (σ+) dekat atom oksigen. Tegangan permukaan Bunga daisy ini berada di bawah permukaan air. melarutkan banyak jenis zat kimia. yang disebut gaya-gaya hidrasi. Kelarutan suatu zat dalam air ditentukan oleh dapat tidaknya zat tersebut menandingi kekuatan gaya tarik-menarik listrik (gaya intermolekul dipol-dipol) antara molekul-molekul air. Air memiliki pula sifat adesi yang tinggi disebabkan oleh sifat alami ke-polar-annya. air bersentuhan dengan membran dan permukaan protein yang bersifat hidrofilik.dalam arti melepaskan lapisan yang terikat dengan kuat dari hidrasi air . disebut sebagai zat-zat "hidrofobik" (takut-air). Prinsip ini kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan hidrogen dan hidrogen peroksida (H2O2) yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kendaraan hidrogen. yaitu. Pentingnya gayagaya ini dalam biologi telah dipelajari secara ekstensif oleh V. Kohesi dan Adesi Air menempel pada sesamanya (kohesi) karena air bersifat polar. air tersebut akan berkumpul sebagai sebuah tetesan. Zat-zat yang bercampur dan larut dengan baik dalam air (misalnya garam-garam) disebut sebagai zat-zat "hidrofilik" (pencinta air). menarik elektron-elektron lebih dekat ke arahnya (juga berarti menarik muatan negatif elektron-elektron tersebut) dan membuat daerah di sekitar atom oksigen bermuatan lebih negatif ketimbang daerah-daerah di sekitar kedua atom hidrogen. Tegangan permukaan mencegah air untuk menenggelamkan bunga tersebut.perlu dilakukan kerja sungguh-sungguh melawan gaya-gaya ini. Dalam sel-sel biologi dan organel-organel.Gas hidrogen dan oksigen yang dihasilkan dari reaksi ini membentuk gelembung pada elektroda dan dapat dikumpulkan. Kelarutan (Solvasi) Air adalah pelarut yang kuat. Di atas sebuah permukaan gelas yang amat bersih atau bepermukaan amat halus air dapat membentuk suatu lapisan tipis (thin film) karena gaya tarik molekular antara gelas dan molekul air (gaya adhesi) lebih kuat ketimbang gaya kohesi antar molekul air. permukaan-permukaan yang memiliki ketertarikan kuat terhadap air. Hal ini dapat diamati saat sejumlah kecil air ditempatkan dalam sebuah permukaan yang tak dapat terbasahi atau terlarutkan (non-soluble). Air memiliki tegangan permukaan yang besar yang disebabkan oleh kuatnya sifat kohesi antar molekul-molekul air. molekul-molekul zat tersebut tidak larut dan akan mengendap dalam air. akan tetapi dapat mekar dengan tanpa terganggu. Andrian Parsegian dari National . Jika suatu zat tidak mampu menandingi gaya tarikmenarik antar molekul air. Dalam air hal ini terjadi karena atom oksigen bersifat lebihelektronegatif dibandingkan atom hidrogen yang berarti. dan zat-zat yang tidak mudah tercampur dengan air (misalnya lemak dan minyak). ia (atom oksigen) memiliki lebih "kekuatan tarik" pada elektron-elektron yang dimiliki bersama dalam molekul. Gaya-gaya tersebut amat besar nilainya akan tetapi meluruh dengan cepat dalam rentang nanometer atau lebih kecil. Irvin Langmuir mengamati suatu gaya tolak yang kuat antar permukaan-permukaan hidrofilik.

Institute of Health. 4. Gaya-gaya ini penting terutama saat sel-sel terdehidrasi saat bersentuhan langsung dengan ruang luar yang kering atau pendinginan di luar sel (extracellular freezing). 2. TDS (mg/l) Kimia 1. PH (ion H+ dan OHˉ) DO (mg/l) Alkalinitas (mg/l) Salinitas (mg/l) . 3. Jenis parameter dan cara pengukuran kualitas air : Fisika 1. Pemeriksaan Fisika-Kimia Air Kemmerer Water Sampler. Suhu (˚ Celsius) 2.

Air tidak terlalu reaktif yang membuatnya berpotensi merusak (seperti asam sulfat) dan tidak juga terlalu lamban (seperti argon yang tidak bereaksi kimia). Diperkirakan lima milyar ton zat dibawa ke sungai setiap tahun.000 kali lebih cair daripada gliserin. perbedaannya menjadi lebih jelas.SIFAT – SIFAT KIMIA AIR Posted: Juni 24. sifat-sifat kimia air juga sangat sesuai untuk kehidupan. Dan jika kita bandingkan zat-zat cair tersebut dengan air. seorang profesor biofisika dari Universitas Yale. Di antara sifat-sifat kimia air. merupakan unsur kunci transfer energi biologis. menyatakan: Beberapa tahun ke belakang telah menyaksikan studi yang berkembang tentang sebuah sifat air yang baru dipahami (yaitu. zat cair yang berbeda memiliki tingkat viskositas (kekentalan) yang berbeda: Kekentalan ter/aspal. Harold Morowitz.” Detail lain tentang kesesuaian sifat-sifat kimia air untuk kehidupan selalu terungkap ketika para peneliti menyelidiki zat tersebut lebih jauh. semakin terkesan sebagian dari kami dengan kesesuaian alam dalam bentuk yang begitu tepat. Konsekuensi yang sangat penting dari sifat kimia ini adalah mineral-mineral dan zatzat yang berguna yang terkandung tanah terlarut dalam air dan dibawa ke laut oleh sungai. reaktivitas air ideal baik bagi peran biologis maupun geologisnya. seperti semua sifatnya yang lain. Sifat kimia air yang penting lainnya adalah reaktivitas kimianya ada pada tingkat yang ideal. 100 kali lebih cair daripada minyak zaitun. yang terutama adalah bahwa air merupakan pelarut yang baik: Hampir semua zat kimia bisa dilarutkan dalam air. Kenyataannya. dan asam sulfat. konduktansi proton) yang ternyata hampir unik bagi zat tersebut. Zat-zat tersebut penting bagi kehidupan laut. 1. Air 10 juta kali lebih cair daripada aspal. sangat bervariasi. 2008 by admin in wawasan 7 Adopted from Harun Yahya Di samping sifat-sifat fisiknya. minyak zaitun. Semakin dalam dipelajari. gliserin. bayangan yang terbentuk dalam pikiran kita adalah zat yang sangat cair. Mengutip Michael Denton: “Tampaknya. Air juga mempercepat (mengkatalisis) hampir semua reaksi kimia yang diketahui. dan 25 kali lebih cair daripada asam sulfat. . misalnya. Viskositas Ideal Air Setiap kali kita memikirkan zat cair. dan tentu saja penting bagi asal usul kehidupan.

Arsitektur molekular sel yang rawan mungkin tidak akan bertahan. sementara zat yang dibawa melalui “saluran” itu adalah cairan yang kita sebut “darah”. pasti tidak mungkin terjadi jika kekentalan air sedikit saja lebih tinggi dari kekentalan normal. yang sebagian besar merupakan air. Jika air memiliki kekentalan seperti aspal misalnya. Semua aktivitas penting sel akan membeku dengan efektif. pasti tidak ada jantung organisme yang . Perkembangan organisme yang lebih tinggi. protein. namun juga untuk sistem sirkulasi. struktur yang rawan akan mudah dikacaukan… dan air tidak akan mungkin mendukung struktur mikroskopik rumit yang permanen. dan saluran lain diperlukan pula untuk mengangkut buangan. Artinya. Jika kekentalan lebih tinggi. demikian pula proses-proses seperti pembelahan sel. air ternyata berviskositas lebih kecil dari apa pun kecuali gas. Semua makhluk hidup dengan ukuran tubuh lebih dari seperempat milimeter memiliki sistem sirkulasi pusat. Kekentalan air yang rendah tidak hanya penting untuk gerak seluler. Jika kekentalan air sangat lebih rendah. Struktur sistem kehidupan akan bergerak jauh lebih acak di bawah pengaruh gaya-gaya deformasi jika kekentalan air sama rendahnya dengan hidrogen cair…. dan jenis-jenis kehidupan seluler yang jauh menyerupai yang biasa kita kenal akan tidak mungkin ada. yang secara kritis bergantung pada kemampuan sel untuk bergerak dan merangkak dalam fase embriogenesis.) Itulah sebabnya kekentalan air sangat penting agar sistem sirkulasi berfungsi efisien. dan hormon telah dikeluarkanadalah air. karenanya oksigen dan energi yang diambil tubuh perlu didistribusikan (dipompa) ke tubuh melalui “saluran”. “Saluran” ini adalah pembuluh vena dan arteri dalam sistem sirkulasi. Ada banyak sel dalam tubuh sebuah organisme. jika kita mengabaikan beberapa zat seperti eter dan hidrogen cair. Bahkan.Seperti yang ditunjukkan oleh perbandingan singkat itu. (95 % dari plasma darah-materi yang tersisa setelah sel darah. dan produk sampingannya pun tidak bisa dibuang begitu saja. Hal ini karena pada ukuran lebih dari itu. Jantung adalah pompa yang menjaga sistem ini agar terus bekerja. tidak mungkin makanan dan oksigen didifusikan ke seluruh tubuh organisme. gerak terkontrol makromolekul yang besar dan terutama struktur seperti mitokondria dan organel-organel kecil tidak akan mungkin. Apakah kekentalan air yang rendah menguntungkan bagi kita? Akan berbedakah keadaan jika zat cair vital ini memiliki kekentalan lebih besar atau lebih kecil? Michael Denton menjawabnya untuk kita: Kesesuaian air akan berkurang jika kekentalan air lebih rendah. air memiliki tingkat viskositas yang sangat rendah. makanan dan oksigen tidak bisa lagi masuk secara langsung ke dalam sel.

Jika darah akan menembus jalan sesempit itu tanpa terhambat atau melambat. Jelas sekali rancangan bentuk kehidupan makroskopik tidak akan mungkin dan sangat terbatasi…. Pada sebagian mamalia. memompa darah melalui kapiler akan memerlukan tekanan besar. Di antara miliaran itu hanya ada satu zat cair dengan kekentalan yang diciptakan tepat seperti yang diperlukan: air. dan kapiler terkecil berdiameter 10 mikron alih-alih 3 mikron. hormon. ada sebanyak 3. yang lebih kecil seratus juta kali daripada aspal. sistem sirkuasi darah sama sekali tidak bermanfaat: Sistem kapiler akan bekerja hanya jika zat cair yang dipompa melalui seluruh tabungnya memiliki kekentalan yang sangat rendah. namun akan sangat sulit dan darah tidak akan pernah bisa mencapai miliaran kapiler di seluruh pelosok tubuh kita.dapat memompanya. Tubuh manusia normal memiliki sekitar 5 miliar kapiler yang panjangnya. Jika air memiliki kekentalan minyak zaitun. makanan. Tujuannya adalah membawa oksigen. Diameter kapiler bervariasi dari 3-5 mikron: sama dengan tiga sampai lima milimeter dibagi seribu. Mencermati kekentalan zat-zat cair berbeda. dan berkat kekentalan air yang rendah. sekitar 950 kilometer.000 kapiler dalam setiap satu sentimeter persegi jaringan otot. Jika Anda menyatukan sepuluh ribu kapiler terkecil dalam tubuh manusia. kekentalan air juga “dirancang khusus” untuk kehidupan. jika dibentangkan. dan lain-lain yang penting bagi kehidupan ke setiap sel di seluruh tubuh. kita lihat antara satu zat dengan yang lain ada selisih hingga miliaran kali. dan hampir semua jenis sistem sirkulasi pasti tidak akan bekerja…Jika kekentalan air sedikit lebih besar. Itulah sebabnya tubuh manusia diciptakan sedemikian rupa sehingga kapilernya membentuk jejaring yang menjangkau semua sel. maka darah harus cair. Jika sebuah sel berjarak lebih dari 50 mikron (satu mikron adalah satu milimeter dibagi seribu) dari kapiler. Dengan kata lain. Kesimpulan . Maka tampaknya kekentalan air harus demikian adanya agar menjadi perantara yang sesuai bagi kehidupan. maka kapiler harus memenuhi hampir semua jaringan otot agar dapat menyediakan oksigen dan glukosa dengan efektif. jantung mungkin bisa memompanya. Mari kita cermati kapiler-kapiler tersebut. hasil jalinannya mungkin setebal isi pensil. maka sel tersebut tidak bisa memanfaatkan “layanan” kapiler. Sel dengan jarak 50 mikron dari kapiler akan mati kelaparan. jika kekentalan air sedikit saja lebih besar dari seharusnya. Menurut Michael Denton. seperti semua sifat lainnya. demikian adanya. Kekentalan rendah sangat penting karena aliran berbanding terbalik dengan kekentalan… Dari sini mudah dilihat bahwa jika kekentalan air memiliki nilai hanya beberapa kali lebih besar dari seharusnya.

semua sifat fisik dan kimia air menunjukkan bahwa dia diciptakan khusus untuk kehidupan. fisik. dihidupkan dengan air yang khusus diciptakan untuk membentuk dasar kehidupan manusia. sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan. dan segala macam buah-buahan…” Di . telah diisi air dengan jumlah tepat untuk kehidupan. Contoh terbaik dari hal ini adalah pengembangan yang tidak terduga dan tidak dapat dipahami pada volume air ketika suhunya turun di bawah 4oC: Jika pengembangan tidak terjadi. hukum-hukum alam dilanggar demi tujuan tersebut. Air dirancang begitu sempurna untuk kehidupan. Jelaslah bahwa semua itu bukan kebetulan. kurma. dan kehidupan tidak mungkin ada. yang telah ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern. kimia. cahaya. atmosfer. diungkapkan dalam Al Quran. dan lain-lain) yang semuanya sesuai untuk kehidupan. yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu. Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman. Sebagian besar planet ini. Untuk menguraikannya dengan cara lain. dikemukakan firman Allah dalam Al Quran: “Dialah. yang sengaja diciptakan untuk tempat hidup umat manusia. dan kekentalan air tepat seperti seharusnya demi keberadaan kehidupan. Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu. Air “begitu tepat” untuk kehidupan. Mengenai air dan umat manusia. sampai-sampai tidak dapat dibandingkan dengan zat cair lain. dunia dengan atribut lain (suhu. Allah telah memberi kita kehidupan dan dengannya Dia menumbuhkan makanan yang kita makan dari tanah. Bumi. zaitun. dan sebaliknya pasti merupakan rancangan yang disengaja. spektrum elektromagnetik. permukaan. sehingga dalam beberapa kasus. Dalam air.Segala sesuatu yang sudah kita ketahui dalam bab ini sejak awal menunjukkan bahwa sifat termal. anggur. lautan akan membeku menjadi padatan total. yang diturunkan kepada umat manusia sebagai petunjuk empat belas abad yang lalu. es tidak akan mengambang. aspek terpenting dari semua ini adalah bahwa kebenaran ini. Akan tetapi.

Hasil dari pengukuran NMR memang menunjukkan penurunan mobilitas air di dalam sel namun dengan cepat terdifusi dengan molekul air normal. Hal ini disebabkan karena setiap molekul air mempunyai 4 muatan fraksional dengan arah tetrahedron. Ion K+ diserap oleh sel normal. dikenal sebagai hipotesis induksi-asosiasi juga mengutarakan tidak adanya pompa kation. namun tidak bagi air. Perubahan densitas molekul air akan berpengaruh pada kemampuannya untuk melarutkan partikel. A physical theory of the living state. Pendapat ini didasarkan pada pemikiran bahwa. meskipun jika pompa kation benar ada terikat pada membran sel. Para ahli lain yang berpendapat bahwa air di dalam sel sangat berbeda dengan air pada umumnya. namun terjadi akumulasi larutan tertentu di dalam protoplasma. Air yang menjadi tidak bebas bergerak oleh karena pengaruh permukaan ionik. pompa tersebut hanya menciptakan kesetimbangan osmotik selular yang memisahkan satu larutan dari larutan lain. pada umumnya. Problems of Cell Permeability. Argumentasi terkuat yang menentang teori mengenai jenis air yang khusus di dalam sel. sejalan dengan perdebatan tentang karakteristik cairan di dalam sitoplasma dan air normal pada umumnya. Air dikatakan memiliki kesetimbangan sendiri yang tidak dapat dibatasi oleh membran sel. oleh karena kapasitasnya untuk membentuk jaringan molekul 3 dimensi dengan ikatan hidrogen yang mutual. setiap molekul air dapat membentuk 4 ikatan hidrogen dengan molekul disekitarnya. Keberadaan pompa kation yang digerakkan oleh ATP pada membran sel. mengutarakan bahwa air yang terkandung di dalam sel mengalami polarisasi menjadi lapisan-lapisan yang menyelimuti permukaan protein dan merupakan pelarut yang buruk bagi ion. tesis Troschin mengatakan bahwa partisi larutan yang terjadi antara lingkungan intraselular dan ekstraselular tidak hanya ditentukan oleh permeabilitas membran. terus menjadi bahan perdebatan. air merupakan zat pelarut yang baik untuk partikel bermuatan atau ion. sehingga perubahan struktur dan karakter air intraselular juga akan dialami dengan air ekstraselular. Oleh karena sifat muatan fraksional molekul. dan distribusi semua larutan ditentukan oleh kombinasi dari gaya tarik menarik antara masing-masing protein dengan modifikasi sifat larutan air dalam sel. Hal ini kemudian dikenal sebagai model two-fraction. Konsep tentang sel sebagai larutan yang terbalut membran. Ling melalui monografnya.Zona biologis Air merupakan cairan singular. akan membentuk satu ikatan kovalen dengan satu atom oksigen dan satu ikatan hidrogen dengan atom oksigen lainnya. sehingga membentuk larutan gel yang berbeda dengan air murni. pertama kali dipelajari oleh ilmuwan Rusia bernama Troschin pada tahun 1956. Sebagai contoh. ATPase. seperti yang terjadi pada es. namun tidak bagi senyawa hidrokarbon. berasal dari kalangan ahli kimiawan fisis. fast-exchange. sebab gugus karboksil dari protein cenderung untuk menarik K+ daripada ion Na+.[16] Akibatnya. Pada tahun 1962. Mereka berpendapat bahwa air di dalam sel tidak mungkin berbeda dengan air normal. Teori ini. sebuah atom hidrogen yang terletak di antara dua atom oksigen. Pada monografnya. yang terikat pada membran sel. 2 muatan positif dari kedua atom hidrogen dan dua muatan negatif dari atom oksigen. .

dan menciptakan partisi ion seperti serial Hofmeister sebagai berikut: Mg2+ > Ca2+ > H+ >> Na+ NH+ > Cs+ > Rb+ > K+ ATP3. kation kecil yang sangat terhidrasi akan cenderung terakumulasi pada fasa air yang lebih padat. peningkatan suhu atau melalui mekanisme penguapan. pendekatan ionik seperti ini masih belum dapat menjelaskan beberapa fenomena anomali larutan seperti. Pada umumnya. Orientasi molekul air berikat semakin terbatas permukaan molekul polielektrolit bermuatan negatif antara lain DNA.    perbedaan sifat air di dalam sitoplasma oosit hewan katak dengan air di dalam inti sel dan air normal turunnya koefisien difusi air di dalam Artemia cyst dibandingkan dengan koefisien air yang sama pada gel agarose dan air normal lebih rendahnya densitas air pada Artemia cyst dibandingkan air normal pada suhu yang sama .= HPO42I. daya ikat ionik yang terjadi antara molekul zat terlarut yang menahan molekul air akan semakin kuat.disebut sebagai air berikat (bahasa Inggris: bound water). namun dengan turunnya rasio kandungan air. Ion lebih mudah terhidrasi oleh air yang reaktif. oleh karena tiap jenis ion akan segera tertarik oleh masing-masing muatan fraksional molekul air. sedangkan kation yang lebih besar akan cenderung terakumulasi pada fasa air yang lebih renggang.> H2PO4catatan  densitas air berikat semakin tinggi ke arah kanan. Hal ini menciptakan zona air. Energi elektrostatik antara molekul biopolimer bermuatan sama yang berdesakan akan menciptakan gaya hidrasi yang mendorong molekul air bebas keluar dari dalam sitoplasma. sehingga kation dan anion dapat berada berdekatan tanpa harus membentuk garam.= ADP2. Interaksi antara molekul air berikat dan gugus ionik diasumsikan terjadi pada rentang jarak yang pendek.9% air dari total berat gel. konsenstrasi larutan polielektrolit yang cukup tinggi akan membentuk gel. Molekul air dapat terlepas dari gel sebagai respon dari tekanan udara. kondroitin sulfat. dan jenis biopolimer bermuatan lain.> Cl. Meskipun demikian. asam hialorunat. padat dengan ikatan lemah. sehingga atom hidrogen terorientasi ke arah anion dan menghambat interaksi antara populasi air berikat dengan air bebas. daripada air inert tidak padat dengan daya ikat kuat. Misalnya gel agarose atau gel dari asam hialuronat yang mengandung 99. Tertahannya molekul air di dalam struktur kristal gel merupakan salah satu contoh kecenderungan alami setiap komponen dari suatu sistem untuk bercampur dengan merata. sedangkan air diluar jangkauan pengaruh ion tersebut disebut air bebas (bahasa Inggris: bulk water).>> ATP2.> Br. sebagai contoh. Air berikat dapat segera melarutkan ion. RNA.

5 yang dimiliki mitokondria pada suhu 0-4 °C Fenomena anomali larutan ini dianggap terjadi pada rentang jarak jauh yang berada di luar domain pendekatan ionik.  anomali trimetilamina oksida pada jaringan otot kedua kandungan air normal. Senyawa hidrokarbon kemudian disebut bersifat hidrofobik sebab tidak membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air. molekul garam seperti Na2SO4. dan air dengan koefisien partisi 1. sehingga dikatakan bahwa sebagai karakter air pada rentang jarak jauh. Daya ikat hidrogen pada kondisi ini akan menembus beberapa zona air dan partisi ion. sodium asetat dan sodium fosfat akan memiliki kecenderungan untuk terurai menjadi kation Na+ dan anionnya. . seperti saat molekul air berada dekat dengan permukaan atau gugus hidrokarbon. Pada rentang ini. Energi pada molekul air menjadi tinggi ketika ikatan hidrogen yang dimiliki menjadi tidak maksimal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful