Impor

Impor dan atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang Bersifat Strategis Dalam pasal 4A Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 ditetapkan jenis barang dan jenis jasa yang tidak dikenakan PPN, selain itu dalam rangka mendorong perkembangan dunia usaha dan meningkatkan daya saing, maka Pemerintah menetapkan jenis-jenis Barang Kena Pajak Tertentu yang bersifat strategis yang dibebaskan dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai, yang bertujuan untuk menjamin tersedianya barang-barang yang bersifat strategis tersebut. Pemberian fasilitas perpajakan ini hanya bersifat sementara.

Impor Barang yang Dibebaskan PPN 1. Barang modal berupa mesin dan peralatan pabrik, baik dalam keadaan terpasang maupun terlepas, tidaktermasuk suku cadang, dimana impor tersebut: a. Diperlukan secara langsung dalam proses menghasilkan Barang Kena Pajak. b. Di impor oleh Pengusaha Kena Pajak yang menghasilkan Barang Kena Pajak tersebut. c. Tidak dipindahtangankan atau digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula, baik sebagian atau seluruhnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak impor dan atau perolehan. Catatan: Apabila pada butir (b) diatas ternyata tidak dipenuhi maka PPN yang telah dibebaskan tetap wajib dibayar dalam jangka waktu 1 (satu) bulan sejak barang modal tersebut dialihkan penggunaannya atau dipindahkan, sedangkan PPN yang telah dibayarkan tidak dapat dikreditkan.

2. Makanan ternak, unggas, dan ikan dan atau bahan baku untuk pembuatan makanan ternak, unggas, dan ikan;

3. Barang hasil pertanian, perkebunan, kehutanan, pertenakan, perburuan atau penangkapan, maupun penangkaran atau perikanan bari dari penangkapan atau budidaya, yang dipetik langsung, diambil langsung atau disadap langsung dari sumbernya termasuk yang diproses awal dengan tujuan untuk memperpanjang usia simpan atau mempermudah proses labih lanjut.

Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu yang Bersifat Strategis yang Dibebaskan PPN 1.Barang modal berupa mesin dan peralatan pabrik,baik dalam keadaan terpasang maupun terlepas, tidak termasuk suku cadang, dimana impor tersebut: a.Diperlukan secara langsung dalam proses menghasilkan Barang Kena Pajak

1/6

baik sebagian atau seluruhnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak impor dan atau perolehan. . direbus. kehutanan. Air bersih yang dialirkan melalui pipa termasuk air bersih yang diserahkan dengan cara lain seperti penyerahan melalui mobil tangki air. unggas. dikupas. . kecuali untuk perumahan dengan daya diatas 6600 watt.Dikemas dengan cara sangat sederhana untuk tujuan melindungi barang yang bersangkutan.Pemisahan dari kulit atau biji atau pelepah. . atau . dan ikan dan atau bahan baku untuk pembuatan makanan ternak. . dan ikan.Dicuci atau disucihamakan. 4. perkebunan. atau perikanan. . Barang hasil pertanian yaitu barang hasil pertanian yang dipetik langsung. Impor dan atau Penyerahan Barang dan atau Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan PPN Pemberian fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas impor dan atau penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) tertentu dan atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) 2/6 . penangkaran.Tidak dipindahtangankan atau digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula.Impor b. diambil langsung atau disadap lansung dari sumbernya termasuk hasil pemrosesannya yang dilakukan dengan cara: .Disayat.Dikeringkan dengan cara dijemur atau dengan cara lain.Dibekukan atau didinginkan. unggas. 5. peternakan. dibelah. . 6. 2. Makanan ternak.Digaruk.Diperam.Dirajang.Diasinkan atau digarami. . . Listrik. .Dipecah. oleh Perusahaan Air Minum milik Pemerintah dan atau Swasta.Direndam. Bibit dan atau benih dari barang pertanian. 3. .

Tentara Nasional Indonesia (TNI). Perusahaan Penangkapan Ikan Nasional. mendorong perkembangan dunia usaha. kapal tunda. amunisi. (PERSERO) PINDAD. kendaraan patroli. dan komponen atau bahan yang belum dibuat di dalam negeri. dan meningkatkan daya saing. Senjata. Buku-buku pelajaran umum. mendukung ketahanan nasional serta memperlancar pembengunan nasional. 2. 6. 5. peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan yang diimpor dan digunakan oleh Perusahaan Angkutan Udara Niaga Nasional. sesuai dengan kegiatan usahanya. yang digunakan dalam pembuatan senjata dan amunisi untuk keperluan Departemen Pertahanan. Kereta api dan suku cadang serta peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan serta prasarana yang diimpor dan digunakan oleh PT. alat angkutan di darat. kapal tongkang. dan suku cadang serta alat keselamatan pelayaran atau keselamatan manusia yang diimpor dan digunakan oleh Perusahaan Pelayaran Niaga Nasional. Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) atau oleh pihak lain yang ditunjuk oleh Departemen Pertahanan. Senjata. kapal penangkap ikan. kendaraan lapis baja. alat angkutan di bawah air. kapal angkutan penyeberangan. kapal angkutan danau. alat angkutan di udara. TNI atau POLRI untuk melakukan impor tersebut. dan suku cadang serta peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan pesawat udara yang diimpor oleh pihak yang ditunjuk oleh Perusahaan Angkutan Udara Niaga Nasional yang digunakan dalam rangka pemberian jasa perawatan atau reparasi pesawat udara kepada Perusahaan Angkatan Udara Niaga Nasional. Kapal laut.Impor tertentu diatur dalam Pasal 16B Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 bertujuan untuk lebih menunjang keberhasilan sektor-sektor kegiata ekonomi yang berprioritas tinggi dalam skala nasional. dan 3/6 . dan kendaraan angkutan khusus lainnya. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Impor Barang yang Dibebaskan PPN 1. kapal pandu. Danau dan Penyeberangan Nasional. TNI atau POLRI. 3. Perusahaan Penyelenggara Jasa Kepelabuhan Nasional atau Perusahaan Penyelenggara Angkutan Sungai. serta suku cadangnya yang diimpor oleh Departemen Pertahanan. kapal angkutan sungai. (PERSERO) Kereta Api Indonesia. Vaksin Polio dalam rangka pelaksanaan Program Pekan Imunisasi Nasional (PIN). alat angkutan di air. yang diimpor oleh PT. 4. Pesawat udara dan suku cadang serta alat keselamatan penerbangan atau alat keselamatan manusia.

Peralatan berikut suku cadangnya yang digunakan oleh Departemen Pertahanan atau TNI untuk penyediaan data batas dan photo udara wilayah Negara Republik Indonesia yang dilakukan untuk mendukung pertahanan Nasional. alat angkutan di bawah air. yang batasannya ditetapkan oleh Menteri Keuangan setelah mendengar pertimbangan Menteri Pemukiman dan Prasarana wilayah. TNI atau pihak yang ditunjuk oleh Departemen Pertahanan atau TNI. Penyerahan Barang kena Pajak Tertentu Yang dibebaskan PPN 1. (PERSERO) Kereta Api Indonesia. baik sebagian atau seluruhnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak impor maka PPN yang telah dibebaskan tetap wajib dibayar dalam jangka waktu 1 (satu) bulan sejak barang modal tersebut dialihkan penggunaannya atau dipindahkan. serta suku cadangnya yang diserahkan kepada Departemen pertahanan TNI atau Polri. alat angkutan di udara. suku cadang. peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan. rumah sangat sederhana. pondok boro. dan komponen atau bahan yang diperlukan dalam pembuatan senjata dan amunisi oleh PT (Persero) PINDAD untuk keperluan Departemen Pertahanan. Vaksin polio dalam rangka pelaksanaan program pekan imunisasi nasional (PIN) 4/6 . asrama mahasiswa dan pelajar serta perumahan lainnya. sedangkan PPN yang telah dibayarkan tidak dapat dikreditkan. Senjata. amunisi.5. kendaraan patroli dan kendaraan angkutan khusus lainnya. serta prasarana yang akan digunakan oleh PT. alat angkutan di darat.dan. (PERSERO) Kereta Api Indonesia. Catatan: Apabila penyerahan BKP pada angka 4. 2. TNI atau Polri 3. 7. sumah susun sederhana. yang digunakan untuk pembuatan kereta api. kendaraan lapis baja. Rumah sederhana. alat angkutan di air. yang diimpor oleh Departemen Pertahanan.6 diatas ternyata digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula atau dipindahtangankan kepada pihak lain.Impor komponen atau bahan yang diimpor oleh pihak yang ditunjuk oleh PT.

kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. perusahaan penangkapan ikan nasional. 5. kapal penangkapan ikan.Kapal laut. peralatan berikut suku cadangnya yang digunakan untuk penyediaan data batas dan photo udara wlayah Negara Republik Indonesia untuk mendukung pertahanan nasional yang diserahkan kepada Departemen Pertahanan atau TNI. kapal angkutan danau dan kapal angkutan penyeberangan. maka PPN yang telah dibebaskan tetap wajib dibayar dalam jangak waktu 1 (satu) bulan sejak barang modal tersebut dialihkan penggunaannya atau dipindahkan.6 dan 7 diatas ternyata digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula atau dipindah tangankan kepada pihak lain. suku cadang. 7. 5/6 . kapal tunda.Impor 4. sesuai dengan kegiatan usahanya. buku-buku pelajaran umum. pesawat udara dan suku cadang serta alat keselamatan penerbangan atau alat keselamatan manusia. kapal pandu. peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan. kereta api dan suku cadang serta peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan serta prasarana yang diserahkan kepada dan digunakan oleh PT Persero Kereta Api Indonesia dan komponen atau bahan yang diserahkan kepada pihak yang ditunjuk oleh PT. 6. baik sebagian atau seluruhnya dalam jangka waktu 5 tahun sejak perolehan. peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan yang diserahkan kepada dan digunakan oleh perusahaan angkutan udara niaga nasional dan suku cadang serta peralatan untuk perbaikan atau pemeliharaan pesawat udara yang diperoleh oleh pihak yang ditunjuk perusahaan angkutan udara niaga nasional yang digunakan dalam rangka pemberian jasa perawatan atau reparasi pesawat udara kepada perusahaan angkutan udara niaga nasional. kapal tongkang dan suku cadang serta alat keselamatan pelayaran atau keselamatan manusia yang diserahkan kepada dan digunakan oleh perusahaan pelayaran niaga nasional. perusahaan penyelenggara jasa kepelabuhan nasional atau perusahaan penyelenggara jasa angkutan sungai. danau dan penyeberangan nasional. Persero Kereta api Indonesia yang digunakan untuk pembuatan kereta api. sedangkan PPN yang telah sibayarkan dapat dikreditkan. serta prasarana yag akan digunakan oleh PT persero kereta api indonesia. kapal angkutan sungai. Catatan: Apabila penyerahan BKP pada angka 5. 8.

danau. jasa yang diterima oleh departemen pertahanan atau TNI yang dimanfaatkan dalam rangka penyediaan data batas dan photo udara wilayah negara republik indonesia untuk mendukung pertahanan nasional. jasa tambat dan jasa labuh. jasa yang diterima oleh Perusahaanangkutan laut nasional. 2. jasa yang diserahkan oleh kontraktor untuk pemborongan bangunan rumah sederhana.yang batasannya ditetapkan oleh menteri keuangan setelah mendengar pertimbangan menteri pemukiman dan prasarana wilayah dan pembangunan tempat yang semata-mata untuk keperluan ibadah. jasa yang diterima oleh perusahaan angkutan udara niaga nasional yang meliputi: a. 6/6 . rumah susun sederhana.Impor Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu yang Dibebaskan PPN 1. jasa perawatan atau reparasi (docking) kapal. 3. 5. 4. b. rumah sangat sederhana. rumah sederhana dan rumah sangat sederhana 6. c. jasa perawatan atau reparasi pesawat udara. dan penyeberangan nasional yang meliputi : a. pondok boro. jasa perawatan atau reparasi kereta api yang diterima oleh PT (PERSERO) Kereta Api Indonesia. perusahaan penangkapan ikannasional. jasa persewaan kapal. asrama mahasiswa dan pelajar serta perumahan lainnya.jasa persewaan rumah susun sederhana. jasa pandu. perusahaan penyelenggara jasa kepelabuhan nasional atau perusahaan penyelenggara jasa angkutan sungai. jasa kepelabuhan meliputi jasa tunda. jasa persewaan pesawat udara b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful