NAMA : AFRIZAL NPM : 02.1.

1302 Semester : V (lima) ekstensi

A. Rasio Likuiditas Likuiditas adalah kemampuan perusahaan atau badan usaha untuk memenuhi kewajiban finansilnya yang harus segera dipenuhi (Riyanto, 1997:25). 1. Rasio lancar (Current Ratio) Current ratio yaitu kemampuan perusahaan membayar hutang yang harus segera dipenuhi denagn aktiva lancar (Riyanto, 2001:332). Current ratio dapat dihitung dengan membandingkan antara jumlah aktiva lancar dengan hutang lancar. Rasio pad U.D SABRINA adalah sebagai berikut : Current Ratio = Aktiva Lancar Hutang Lancar

Current Ratio = 2005

Rp Rp

16.900.000 10.300.000

= 1,64

Current Ratio = 2006

Rp Rp

27.926.000 16.590.000

= 1,68

Current Ratio = 2007

Rp Rp

18.928.000 8.974.000

= 2,11

Current Ratio = 2008

Rp Rp

16.412.000 11.058.000

= 1,48

300.412.000 Rp11.000 17.000 = 0.000 Rp16.D SABRINA di dapatkan nilai sebagai berikut : Acid Test Ratio = Aktiva Lancar.926.000 Rp8.000 .Current Ratio = 2009 Rp Rp 27.000 . Pada laporan U.65 Acid Test Ratio 2008 = Rp 16.012.Rp 12.461.710.000 = 1.000 = 0.Persediaan Hutang Lancar Acid Test Ratio = 2005 Rp 16. Rasio Cepat (Quick Ratio/ Acid Test Ratio) Riyanto (2001: 104) menyatakan Acid test ratio adalah kemampuan untuk membayar hutang yang harus segera dipenuhi dengan aktiva lancar yang lebih likuid.44 Acid Test Ratio = 2006 Rp 27.110.000 Rp10.000 = 0.000 .900.412.Rp 12.000 .61 1.Rp 13.058.92 Acid Test Ratio = 2007 Rp 18.590.000 .350.Rp 12.928.974.

761.86 PerputaranPersediaan = Harga pokok Penjualan Rata-Rata Persediaan PerputaranPersediaan = 2006 = 3.541.27 Rp41.461.700 Rp12.700 Rp12.700 Rp12.32 Rp41.000 PerputaranPersediaan = 2008 = 3.000 = 0.910.Rp 12.521.000 .36 Acid Test Ratio = 2009 Rp 27.411.= 0.06 Rp39.000 Rp17.599.530.657.902.000 PerputaranPersediaan = 2009 = 3.000 PerputaranPersediaan = 2007 = 3.700 Rp12.34 Rp42.000 .012.

000.D SABRINA .200 Rp 75.400 TABEL 1.000 Total Modal Sendiri Rp45.700 Rp 31.545.200 Total Hutang Rp 45.000 Rp 1.968.800.800.017.200 Laba sebelum Bunga&Pajak Rp 32.050.000 Rp 44.974.590.000.000 Rp 29.000 Rp 34.000 Rp 71.000 Rp 1.000 Rp 58.000.050.611.322.000 Rp 30.000.000 Angsuran Pokok Rp 7.000 s Biaya Sewa Rp 30.000.000 Rp 7.1a Tahun 2005 2006 2007 2008 2009 Biaya Bunga Rp 1.000.470.000.055.000 Rp 32.136.TABEL 1.300.000.400.354.050.200.1 Data Pada Laporan Keuangan U.000 Rp 25.000 Rp 65.300.000 Rp 7.000 Rp 7.050.012.700 Rp 21.000 Rp 32.000 Rp 55.600 Rp 25.000 Rp 1.000 Sumber : Laporan Keuangan tahun 2005 /d 2009 U.050.000 Rp 24.058.000 Rp 1.200 Rp 71.000 Rp 73.100 Rp 28.000.568.D SABRINA Tahun 2005 2006 2007 2008 2009 Total Aktiva Rp 74.000.000 Rp 7.000 Rp 69.

000 71.000 = 62% Debt Ratio = 2007 Rp Rp 29.1 diatas akan dimasukan kedalam rumus-rumus perhitungan berikut : Debt Ratio = Total Hutang Total Aktiva Debt to equity ratio = Total Hutang Total Modal Sendiri Debt Ratio = 2005 Rp Rp 45.017.B.000 69.012.400.000 58.200 Debt Ratio = 2008 Rp Rp 25.200 = 34% = 32.200 Debt to equity ratio = 2009 Rp Rp 24.968.590.058.800.91% Debt Ratio = 2006 Rp Rp 44.058.000 55.000 65.000 = 43% = 51.200.36% = 34% Debt Ratio = 2009 Rp Rp 24.000 = 61% = 98.37% Debt to equity ratio = 2008 Rp Rp 25.200 = 38.000 Debt to equity ratio = 2006 Rp Rp 44.000 71.000 = 80.000 Debt to equity ratio = 2005 Rp Rp 45.974.300.87% Debt to equity ratio = 2007 Rp Rp 29.01% .322.012.000 45.568. Financial Leverage Untuk dapat mengetahui pengaruh hutang dalam kegiatan usaha ini serta kemampuan laba dalam menutupi biaya tetap dan hutangnya maka data pada tabel 1.136.000 74.800.354.590.000 75.974.300.000 73.

39 Kali Time interest earned ratio = 2008 Rp 28.050.050.000 30.000 2005 = 2.000 20.000.050.000.92 Kali Time interest earned ratio = 2006 Rp 21.545.100 Rp 1.05 Kali Rp + 1.400 Rp 1.700 Rp 1.470.700 Rp 1.050.Time interest earned ratio = Laba Sebelum Bunga Dan Pajak Beban Bunga Time interest earned ratio = 2005 Rp 32.000 + Rp + 30.000 .72 Kali Time interest earned ratio = 2009 Rp 31.600 Rp 1.000 26.611.700 = Rp 1.050.04 Kali Fixed charge coverage = EBIT + Bunga + Pembayaran Sewa Bunga + Pembayaran Sewa Fixed charge coverage Rp 32.050.000 Rp 30.29 Kali Time interest earned ratio = 2007 Rp 25.000 24.000 30.055.470.300.050.

5% = Rp Rp32.000.000.000.83 kali .050.600 Fixed charge coverage = Rp 1.055.000 Fixed charge coverage Rp + 1.000 Rp 30.000 + Rp + 34.050.000.000.400 Fixed charge coverage = Rp 1.050.000 Rp 34.300.050.69 Kali Rp 25.050.000 1 12.000 Rp 32.000.Pajak Debt service coverage 2005 = Rp 1.000 Debt service coverage = Bunga Laba Sebelum Pajak dan Bunga Angsuran Pokok + Sewa + Pinjaman 1 .000 + 8.050.000.000 + Rp + 32.611.000 + Rp + 30.000 Fixed charge coverage Rp + 1.100 = Rp 1.470.700 = Rp 1.000 2006 = 1.000.000 2009 = 1.000.700 Rp 31.77 Kali Rp 28.000 2007 = 1.050.000 Rp + 1.000.85 Kali Rp 31.000 + Rp 7.050.000 = 0.470.545.90 Kali Rp + 1.000.000 Rp32.050.000 2008 = 1.700 Rp + 30.050.000 Rp 32.000 + Rp + 32.Rp 21.

000 = 0.100 Rp 33.000.000 1 12.000.000 Rp21.000.000.700 Rp + 32.050.000 + 8.55 kali Debt service coverage 2007 = Rp 1.100 Rp + 32.5% = Rp Rp28.055.611.000 + Rp 7.000 + 8.000 Rp28.300.600 Rp 31.000 = 0.68 kali .5% = Rp Rp21.000 = 0.000 1 12.5% = Rp Rp25.000 Rp25.000.000 + 8.000.055.000.611.000.000 + Rp 7.000 1 12.000 + Rp 7.600 Rp + 30.700 Rp 33.300.050.050.050.Debt service coverage 2006 = Rp 1.000.050.62 kali Debt service coverage 2008 = Rp 1.050.

000 + Rp 7.000.400 Rp 35.050.000 Rp31.5% = Rp Rp31.000 = 0.050.000.000 1 12.Debt service coverage 2009 = Rp 1.73 kali .545.400 Rp + 34.000 + 8.000.545.

700 Rp 41.400.Rp 46.521.017.700 Rp 41.800 .713.300.550.545.Rp 41.568.884.202.713.TABEL 1.411.055.021.000 Rp 26.2 Data Pada Laporan Keuangan U.521.470.700 Rp74.700 = 45% .550.368.884.700 .322.200 Rp 75.884.200 Rp 71.700 Rp 42.354.700 Rp 21.618.000 Rp 21.968.100 Rp 28.000 Rp 65.541.700 Rp 74.200 s Harga Pokok Penjualan Rp 46.400 Sumber : Laporan Keuangan tahun 2005 /d 2009 U.000 Rp 55.800.531.D SABRINA C.000 Laba Sebelum bunga Pajak Rp 32.136.021.200 Penjualan Rp 84.Harga Pokok Penjualan Penjualan Gross Profit Margin = 2005 Rp 84.700 Rp 31.700 Total Modal Rp 45.800 Rp 71.600 Rp 25.200 Rp 78.800.Rp 39.336.000 Rp 71.800 = 44% Gross Profit Margin = 2007 Rp 71.700 Rp84.700 .200 Rp 23.495.200 Laba Setelah Pajak Rp 27.713.446.541.200.700 Rp 39.000 Rp 69.611.000 Rp 73.000 Rp 58.700 = 46% Gross Profit Margin = 2006 Rp 74.700 Rp71.D SABRINA Tahun 2005 2006 2007 2008 2009 Total aktiva Rp 74.599.700 Rp 72.000 Rp 17. Profitabilitas Gross Profit margin = Penjualan .550.

202.411.700 = 32.446.713.000 74.599.54% Net Profit Margin = 2009 Rp Rp 26.Rp 42.800 = 23.200 .200 = 47% Net profit margin = Laba Setelah Pajak Penjualan Net Profit Margin = 2005 Rp Rp 27.700 Rp72.531.63% Net Profit Margin = 2007 Rp Rp 21.550.200 .200 71.Gross Profit Margin = 2008 Rp 72.80% Net Profit Margin = 2008 Rp Rp 23.000 84.446.700 Rp78.200 = 32.20% Net Profit Margin = 2006 Rp Rp 17.202.700 = 29.000 78.495.Rp 41.446.000 72.82% .202.618.368.200 = 33.884.200 = 41% Gross Profit Margin = 2009 Rp 78.336.

568.800.618.000 55.69% Return On Equity = 2006 Rp Rp 17.618.54% Return on Invesment = 2007 Rp Rp 21.400.000 = 31.000 71.000 = 24.84% Return on Invesment = 2006 Rp Rp 17.136.79% Return on Invesment = 2008 Rp Rp 23.000 = 36.200 = 31.336.000 73.200.531.Return on invesment = Laba Setelah Pajak Total Aktiva Return on Invesment = 2005 Rp Rp 27.95% .000 71.000 = 59.495.000 = 30.76% Return on Invesment = 2009 Rp Rp 26.200 = 37.000 45.968.336.000 74.800.200 69.368.07% Return on Equity = Laba Setelah Pajak Modal Sendiri Return On Equity = 2005 Rp Rp 27.

713.200 = 35.25% Profit Margin = 2006 Rp Rp 21.470.62% Return On Equity = 2008 Rp Rp 23.000 65.600 74.700 84.200 58.884.550.37% Profit Margin = Earning Before Interest and Tax Penjualan Profit Margin = 2005 Rp Rp 32.100 71.97% Return On Equity = 2009 Rp Rp 26.017.611.200 = 35.71% .368.800 = 28.700 = 38.300.322.000 75.354.700 = 35.Return On Equity = 2007 Rp Rp 21.000 = 36.57% Profit Margin = 2007 Rp Rp 25.531.495.

100 69.000 = 36.Profit Margin = 2008 Rp Rp 28.568.90% Rentabilitas Ekonomi = 2008 Rp Rp 28.700 72.200 = 44.200 = 40.000 = 29.446.86% Profit Margin = 2009 Rp Rp 31.545.202.400 71.968.400 78.200 = 37.400.700 73.611.055.700 74.000 = 43.300.055.67% Rentabilitas Ekonomi = 2007 Rp Rp 25.21% Rentabilitas Ekonomis = Earning Before Interest and Tax Total Aktiva Rentabilitas Ekonomi = 2005 Rp Rp 32.76% Rentabilitas Ekonomi = 2006 Rp Rp 21.545.200 = 38.800.600 71.08% .470.200.93% Rentabilitas Ekonomi = 2009 Rp Rp 31.

202.550.800.200 71.200.968.495.54% Earning Power = 2007 Rp Rp 71.800.79% Earning Power = 2008 Rp Rp 72.400.550.200 x Rp Rp 23.400.000 72.000 71.200 = Rp Rp 23.368.368.700 69.884.000 = 24.200 69.618.000 74.336.618.884.495.000 = 36.000 73.202.000 x Rp Rp 17.336.200 73.713.76% .000 74.000 x Rp Rp 21.700 = Rp Rp 21.800 = Rp Rp 17.700 = Rp Rp 27.800 71.200.000 84.000 = 30.000 x Rp Rp 27.700 74.Earning Power = Penjualan Total Aktiva x Laba setelah Pajak Penjualan Earning Power = 2005 Rp Rp 84.200 = 31.713.84% Earning Power = 2006 Rp Rp 74.968.

568.55% 2007 Rp 21.Earning Power = 2009 Rp Rp 78.200 x Rp Rp 26.000 71.95% 2009 Rp 26.495. = Perkembangan Laba dari tahun ke tahun pada U.531.200 = Rp Rp 26.07% Untuk mengetahui perkembangan laba .531.568. baiknya kita melihat hasil dari peritungan formula PN -PO PO Pada rumusa tersebut didapatkan nilai sebagai berikut pada tabel dibawah ini.200 = 37.618.000 -35.446.368.000 78.446.531.336.000 0% 2006 Rp 17.200 21.000 9.000 12.29% 2008 Rp 23.200 71.92% .D SABRINA TAHUN Laba Bersih Perkembangan 2005 Rp 27.

seharusnya rasio ini memiliki tingkat di atas 2 : 1 terhadap total hutag lamcarnya. 2008.65 .47 % dan Rentabiltas Modal sendiri bernilai 39. dikarenakan rasio ini terbilang masih kecil. angka yang kecil sehingga membuat pemilik usaha ini harus berhatihati dalam kebutuhan akan modal dengan menggunakan hutang jangka panjangnya melihat laba yang dihasilkan berbanding kecil terhadap beban-beban tetapnya.44 .68 kali. namun usaha ini harus berhati-hati dalam penggunaan hutang lancarnya. 2007.64 : 1. 0. 3. dengan kata lain Rp 1. .KESIMPULAN 1.92.25 kali. dan dapat melaksanakan hutang lancarnya dengan total aktiva lancar yang dimiliki usaha ini. 0. ini di karenakan akan mengganggu aktivitas keuangan dan perputaran barang dagang yang masih belum optimal. rasio ini semakin mengecil mengingat kegiatan usaha yang dijalankan masih terbilang cukup baik dan masih mampu menutupi beban tetapnya seperti terlihat pada Time interest earned ratio yang memiliki rata-rata dari perhitungan diatas selama 5 tahun berturut-turut 26.92%.86. ini membuktikan persediaan barang dagangan yang dimiliki masih terbilang cukup besar dan perputaran persediaan masih memiliki nilai perputaran rata-rata 3. 0.85 kali beban ini merupakan beban pokok sewa yang harus ditutupi atau harus dibayar memiliki nilai kesanggupan yang lumayan besar walaupun perbandingan terhadap labanya masih kecil terhadap pembayaran hutang jangka panjangnya yang terbilang kecil yaitu memiliki nilai rata-rata pada perhitungan diatas senilai 0. 2009 bernilai 0. 0. ini memberikan arti bahwa stipa Rp 1000.47 kali atau jika dibulatkan 27 kali dalam menutupi beban tetapnya seperti bunga bank yang harus dibayar pada tiap bulannya dan Fixed charge covarege memiliki nilai rata-rata 1.36 . Rentabilitas ekonomi yang dimiliki juga masih dibawah 50% ini terlihat dari perhitungan diatas yang menunjukan nilai rata-rata dari tahun 2005 hingga 2009 bernilai 38. namun kendala yang terletak pada kecilnya nilai kas dan sisa perlengkapan yang dimiliki usaha ini sebagai aktiva lancarnya. Rasio current ratio yang dimiliki usaha terbilang cukup baik. 2. ini terbukti oleh nilai-nilai dari acid tes ratio dimana dari tahun 2005. modal yang dimiliki mampu menghasilkan laba setelah pajak sebesar Rp 39.64 . dengan rata-rata nya 0. 2006. Rasio hutang yang dimiliki masih terbilang cukup besar pada awal-awal tahun laporan keuangan yaitu tahun 2005 hingga tahun 2009. hutang lancar hanya mampu ditutupi oleh Rp 0.92 .

hal ini menyatakan terdapat pembelian alat kerja yang baru. seperti menemukan hal-hal yang berbeda dari usaha bisnis percetakan yang ada agar masyarakat lebih tertarik untuk melakukan pemesanan pada usaha ini. Penggunaan hutang lancar atau hutang dagang yang dimiliki usaha dagang ini baiknya lebih dirampingkan lagi agar tidak menghambat kegiatan usaha yang dimiliki. Maka peralatan yang dimiliki hendaknya mendukung ke dalam bentuk investasi dibidang kegiatan yang baru didalam ruang lingkup usaha ini. dan sebaiknya pengadaaan hutang jangka panjang baiknya jangan dilakukan dahulu mengingat rasio Debt service coverage yang masih kecil dalam meutupi beban-beban tetap jangka panjangnya. 3. Menggiatkan usahanya untuk dapat mengasilkan laba yang terus meningkat tiap tahunnya dengan cara menemukan bentuk investasi ke dalam kegiatan yang lebih diminati dalam pasar pecetakan.SARAN 1. sehingga membuat modal yang dimiliki tidak menjadi lambat perputarannya. sehingga dana yang dimiliki dapat membeli barang dagang secara tunai walaupun hutang dagang tetap dilakukan akan tetapi nilainya akan menjadi kecil dengan adanya bantuan pendanaan dalam penjualan asset tetapnya. 5. walaupun hal ini terbilang sulit namun dapat dilakukan pendanaan yang dapat dibiayai oleh hutang jangka panjang jika segala . 4. Dapat mempertahankan laba yang dimiliki agar terjamin segala bentuk beban – beban yang dimiliki . Baiknya usaha yang dimiliki memiliki tempat usaha sendiri sehingga tidak terbebani oleh biaya sewa gedung / toko yang terus meningkat sehingga mengurangi laba yang dimiliki. 2. Ada beberapa cara yang baik dilakukan usaha ini dalam menigkatkan rasio likuiditasnya dengan cara menjual salah satu asset tetapnya seperti peralatan belum terlalu optimal dalam menghasilkan laba. Melihat nilai aktiva tetap yaitu pada perlatan menigkat di tahun 2008 dari tahun sebelumnya. sehingga penggunaan alat kerja dapat efektif dan efesien.

alangkah baiknya diberikan spasi waktu untuk mengobsevasi (melihat ) keadaan usaha dan suku bunga yang rendah agar menambah beban pada beban yang dimilki. . jika laba yang didapatkan selalu mengalami dalam keadaan stabil ataupun meningkat tiap tahun berikutnya maka pemilik usaha dapat mempertibangkan hal ini dalam kebutuhan modal tersebut. dan diberikan waktu untuk setahun untuk melihat fluktuasi pasar pada usaha ini. demikian baiknya agar tidak mengganggu gairah kegiatan usaha. karena laba yang meningkat di tahun 2009 lalu tidak juga menjadi jaminan atas baiknya kegiatan usaha ini.bentuk hutang bank yang terdahulu telah terselesaikan.

3. 203:7.3 8:9 3.3 /. 40 :9.3 ..9 /.3 907:8 2033.5.3 .   .. .:5:3 .3 503/.2:3 /.. 5.5.9 /-..3.9 803. 80.3.3 .:.3 . 3 907-.-. 944 .3 /2  .

-...3//.9.3...3 .91:9:....2-.:5:3 2033..3. 90780-:9  /02. 203.75. 3  ..3907/.. 2.3 24/. 0.::90. 203.3.2 0-:9:.3 8:: -:3.:3:39: 20.-.3 :8.5.3 85.389.7.. -0-.20.9::39: 809.3: .-.:203. /.3 -.9..3/-07.3 .9.3.: 9/. /-07.3 . -.9078008.23.8 20.3 5. .8 -.7 203.3 2033.././ .99...:3   .3 /2 .3 . ./...703.3 703/.:3 -07:93.3-.7 9/.9.-039::9.59.3.      . 3 /.5.. .:8. -0-././.9 2025079-.9.8 ..0.2/.8.380.3.3:8.3 :8.3 /.9: :39: 2034-80..85. /. :. 502:8.9  0.3.9 / 9.

   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful