Menyajikan data dalam bentuk diagram Diagram Garis Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis

lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan, sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY, selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal berikut.

Diagram Lingkaran Diagram lingkaran adalah penyajian data statistik dengan menggunakan gambar yang berbentuk lingkaran. Bagian-bagian dari daerah lingkaran menunjukkan bagian bagian atau persen dari keseluruhan. Untuk membuat diagram lingkaran, terlebih dahulu ditentukan besarnya persentase tiap objek terhadap keseluruhan data dan besarnya sudut pusat sektor lingkaran. Contoh soal Ranah privat (pengaduan) dari koran Solo Pos pada tanggal 22 Februari 2008 ditunjukkan seperti tabel berikut.

8° 5. Kesehatan/PKMS/Askeskin = 3/100 x 360° = 10. Lain-lain = 17/100 x 360° = 61. Persis/olahraga = 10/100 x 360° = 36° 10.2° Diagram lingkarannya adalah sebagai berikut.8° 8. Masalah lingkungan/kebersihan = 6/100 x 360° = 21. Parkir = 3/100 x 360° = 10.2° 13.2° 12. Penyelesaian Sebelum data pada tabel di atas disajikan dengan diagram lingkaran.8° 14.4° 3.Nyatakan data di atas dalam bentuk diagram lingkaran. 1. . Provider HP = 7/100 x 360° = 25. PLN dan PDAM = 2/100 x 360° = 7. Tayangan TV/radio/koran = 3/100 x 360° = 10. CPNS/Honda/GTT = 5/100 x 360° = 18° 2. Perbaikan/pembangunan/gangguan jalan = 9/100 x 360° = 32.2° 11. PKL/Bangunan liar = 2/100 x 360° = 7.6° 4. Lalu lintas/penertiban jalan = 6/100 x 360° = 21. Revitalisasi/budaya Jawa = 20/100 x 360° = 72° 7.6° 6.2° 9. terlebih dahulu ditentukan besarnya sudut dalam lingkaran dari data tersebut. Pekat/penipuan/preman = 7/100 x 360° = 25.

Contoh soal Jumlah lulusan SMA X di suatu daerah dari tahun 2001 sampai tahun 2004 adalah sebagai berikut. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah.Diagram Batang Diagram batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Perhatikan contoh berikut ini. Penyelesaian Data tersebut dapat disajikan dengan diagram batang sebagai berikut. . Nyatakan data di atas dalam bentuk diagram batang.

77. Dalam contoh sebelumnya memuat enam interval ini. 71. 68. 76. dapat dibuat tabel distribusi frekuensi sbb: Istilah-istilah yang banyak digunakan dalam pembahasan distribusi frekuensi bergolong atau distribusi frekuensi berkelompok antara lain sebagai berikut. 79. dan 80 merupakan batas bawah dari tiap-tiap kelas. Batas Kelas Berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas. 74. a. 65 – 67 → Interval kelas pertama 68 – 70 → Interval kelas kedua 71 – 73 → Interval kelas ketiga 74 – 76 → Interval kelas keempat 77 – 79 → Interval kelas kelima 80 – 82 → Interval kelas keenam b. 73. . sedangkan angka 67. Interval Kelas Tiap-tiap kelompok disebut interval kelas atau sering disebut interval atau kelas saja. 70. angka 65. 66 75 74 72 79 78 75 75 79 71 75 76 74 73 71 72 74 74 71 70 74 77 73 73 70 74 72 72 80 70 73 67 72 72 75 74 74 68 69 80 dari data diatas.Penyajian Data dalam Bentuk Tabel Distribusi Frekuensi Perhatikan contoh data hasil nilai pengerjaan tugas Matematika dari 40 siswa kelas XI berikut ini.

b. perhatikan contoh data berikut ini.5 Dari tabel di atas maka tepi bawah kelas pertama 64. e. Daftar distribusi kumulatif lebih dari (menggunakan tepi bawah). Daftar distribusi kumulatif kurang dari (menggunakan tepi atas). Dari tabel di atas dapat dibuat daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari seperti berikut.5 dan seterusnya. Distribusi Frekuensi Kumulatif Daftar distribusi kumulatif ada dua macam.5. tepi bawah kelas kedua 67.5 dan tepi atasnya 70. yaitu sebagai berikut. Histogram .5 = 3. Lebar kelas Untuk mencari lebar kelas dapat dipakai rumus: Lebar kelas = tepi atas – tepi bawah Jadi. Tepi Kelas (Batas Nyata Kelas) Untuk mencari tepi kelas dapat dipakai rumus berikut ini.5 dan tepi atasnya 67. Titik Tengah Untuk mencari titik tengah dapat dipakai rumus: Titik tengah = 1/2 (batas atas + batas bawah) Dari tabel di atas: titik tengah kelas pertama = 1/2(67 + 65) = 66 titik tengah kedua = 1/2(70 + 68) = 69 dan seterusnya. Tepi bawah = batas bawah – 0. c.5 – 64. lebar kelas dari tabel diatas adalah 67. d.5 Tepi atas = batas atas + 0. Untuk lebih jelasnya.dan 82 merupakan batas atas dari tiap-tiap kelas. a.

Berdasarkan contoh di atas dapat dibuat poligon frekuensinya seperti gambar berikut ini. perhatikan contoh berikut ini. gambar batangbatangnya terpisah maka pada histogram gambar batang-batangnya berimpit. Histogram dapat disajikan dari distribusi frekuensi tunggal maupun distribusi frekuensi bergolong. Sajikan data tersebut dalam histogram dan poligon frekuensi. contoh soal: Hasil pengukuran berat badan terhadap 100 siswa SMP X digambarkan dalam distribusi bergolong seperti di bawah ini. Untuk lebih jelasnya.Dari suatu data yang diperoleh dapat disusun dalam tabel distribusi frekuensi dan disajikan dalam bentuk diagram yang disebut histogram. Poligon Frekuensi Apabila pada titik-titik tengah dari histogram dihubungkan dengan garis dan batangbatangnya dihapus. Jika pada diagram batang. Data banyaknya siswa kelas XI IPA yang tidak masuk sekolah dalam 8 hari berurutan sebagai berikut. . maka akan diperoleh poligon frekuensi.

Jika poligon frekuensi kumulatif dihaluskan. diperoleh kurva yang disebut kurva ogive. Hasil tes ulangan Matematika terhadap 40 siswa kelas XI IPA digambarkan dalam tabel di samping. perhatikan contoh soal berikut ini. Poligon Frekuensi Kumulatif Dari distribusi frekuensi kumulatif dapat dibuat grafik garis yang disebut poligon frekuensi kumulatif. a.Penyelesaian Histogram dan poligon frekuensi dari tabel di atas dapat ditunjukkan sebagai berikut. Gambarlah ogive naik dan ogive turun. Untuk lebih jelasnya. Buatlah daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari. . b.

67. 79.5) atau tepi bawah (64. 70. Tepi atas (67. maka terbentuk kurva yang disebut ogive.b. Ada dua macam ogive. …. Ogive naik dan ogive turun data di atas adalah sebagai berikut.5. yaitu ogive naik dan ogive turun.5. Ogive naik dan ogive turun Daftar frekuensi kumulatif kurang dari dan lebih dari dapat disajikan dalam bidang Cartesius. Sedangkan ogive turun apabila berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif lebih dari. 82. .5.5) diletakkan pada sumbu X sedangkan frekuensi kumulatif kurang dari atau frekuensi kumulatif lebih dari diletakkan pada sumbu Y. …. Apabila titik-titik yang diperlukan dihubungkan.5. Ogive naik apabila grafik disusun berdasarkan distribusi frekuensi kumulatif kurang dari.

No Nilai Ujian Frekuensi xi fi 1 35 1 2 36 0 3 37 0 4 38 1 : : : 16 70 4 17 71 3 : : 1 42 98 1 43 99 1 Total 80 . perhatikan contoh data pada Tabel 1. Tabel 2a merupakan daftar frekuensi dari data tunggal dan Tabel 2b merupakan daftar frekuensi yang disusun dari data yang sudah di kelompokkan pada kelas yang sesuai dengan selangnya. Demikian pula. Secara sepintas. Tabel 1. Tabel tersebut adalah daftar nilai ujian Matakuliah Statistik dari 80 Mahasiswa (Sudjana. kita belum bisa mengetahui dengan tepat. Dengan demikian. berapa nilai ujian yang paling banyak atau berapa banyak mahasiswa yang mendapatkan nilai tertentu. Kita bisa memperoleh beberapa informasi atau karakteristik dari data nilai ujian mahasiswa. Daftar Nilai Ujian Matakuliah Statistik 79 49 48 74 81 98 87 80 80 84 90 70 91 93 82 78 70 71 92 38 56 81 74 73 68 72 85 51 65 93 83 86 90 35 83 73 74 43 86 88 92 93 76 71 90 72 67 75 80 91 61 72 97 91 88 81 70 74 99 95 80 59 71 77 63 60 83 82 60 67 89 63 76 63 88 70 66 88 79 75 Sangatlah sulit untuk menarik suatu kesimpulan dari daftar data tersebut. Bandingkan dengan tabel yang sudah disusun dalam bentuk daftar frekuensi (Tabel 2a dan Tabel 2b). 19xx).Sebagai contoh. kita harus mengolah data tersebut terlebih dulu agar dapat memberikan gambaran atau keterangan yang lebih baik. Tabel 2a. kita belum bisa menentukan berapa nilai ujian terkecil atau terbesar.

5 – 70. Tabel 3. Dari daftar tersebut.5 65.5 75.5 5 61 – 70 60. kita tidak akan tahu dengan persis.5 – 90. kita bisa mengetahui bahwa ada 2 orang yang mendapatkan nilai antara 31 sampai 40. tidak ada satu pun mahasiswa yang mendapatkan nilai 36.5 24 81 – 90 80. dan seterusnya.5 12 Jumlah 80 .5 21 91 – 100 90. Ada beberapa istilah yang harus dipahami terlebih dahulu dalam menyusun daftar frekuensi.Pada Tabel 2a. Kelas ke1 2 3 4 5 6 7 Selang Nilai Kelas Frekuensi Batas Kelas Nilai Ujian (xi) (fi) 31 – 40 30.5 85. Sebagai contoh. Tabel 2b.5 – 40. Kita sering kali mengelompokkan data contoh ke dalam selang-selang tertentu agar memperoleh gambaran yang lebih baik mengenai karakteristik dari data. Nilai 70 merupakan nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa.5 – 100.5 55.5 45.Nilai Ujian Frekuensi fi 1 31 – 40 2 2 41 – 50 3 3 51 – 60 5 4 61 – 70 13 5 71 – 80 24 6 81 – 90 21 7 91 – 100 12 Jumlah 80 Tabel 2b merupakan daftar frekuensi dari data yang sudah dikelompokkan. Hanya saja perlu diingat bahwa dengan cara ini kita bisa kehilangan identitas dari data aslinya.5 – 50.5 95. yaitu ada 24 orang.5 – 60. selang kelas nilai yang paling banyak diperoleh oleh mahasiswa adalah sekitar 71 sampai 80. yaitu ada 4 orang. berapa nilai sebenarnya dari 2 orang mahasiswa tersebut. atau hanya satu orang mahasiswa yang mendapatkan nilai 35.5 – 80. nilai ujian terkecil adalah 35 dan tertinggi adalah 99.5 2 41 – 50 40. atau kita juga bisa mengatakan ada 4 mahasiswa yang memperoleh nilai 70. Meskipun demikian.5 3 51 – 60 50.5 35. kita bisa mengetahui bahwa ada 80 mahasiswa yang mengikuti ujian. apakah 31 apakah 32 atau 36 dst.5 13 71 – 80 70. kita bisa mengetahui bahwa mahasiswa yang mengikuti ujian ada 80. Kelas ke. Daftar ini merupakan daftar frekuensi yang sering digunakan.

5 = 10.5 . Nilai ini yang dijadikan pewakil dari selang kelas tertentu untuk perhitungan analisis statistik selanjutnya. Contoh: lebar kelas = 41 – 31 = 10 (selisih antara 2 batas bawah kelas yang berurutan) atau lebar kelas = 50 – 40 = 10 (selisih antara 2 batas atas kelas yang berurutan) atau lebar kelas = 40. Batas kelas selalu dinyatakan dengan jumlah digit satu desimal lebih banyak daripada data pengamatan asalnya.5. batas kelasnya yaitu 40.5). Contoh: bila batas kelas di buat seperti ini: Kelas ke-1 : 30 – 40 Kelas ke-2 : 40 – 50 : dst. Pada kelas ke-2.5 – 30.5) sama dengan dan merupakan nilai batas bawah bagi kelas ke-2 (40. (Contoh: Pada Tabel 3 di atas. batas kelas terkecilnya yaitu 30. Pada contoh ujian di atas. …. Contoh: Pada kelas ke-1. 61. 100) Batas kelas (Class boundary): Nilai yang digunakan untuk memisahkan antar kelas. Range = 99 – 35 = 64 Batas bawah kelas: Nilai terkecil yang berada pada setiap kelas. (Contoh: Pada Tabel 3 di atas.5 dan terbesar 40. Hal ini dilakukan untuk menjamin tidak ada nilai pengamatan yang jatuh tepat pada batas kelasnya. batas bawah kelasnya adalah 40. Nilai pada batas atas kelas ke-1 (40. Biasanya lebar kelas tersebut memiliki lebar yang sama. 60.5. sehingga menghindarkan keraguan pada kelas mana data tersebut harus ditempatkan. 50. 51. batas bawah kelasnya adalah 31. tapi tanpa adanya jarak antara batas atas kelas dengan batas bawah kelas berikutnya. apakah harus ditempatkan pada kelas-1 ataukah kelas ke-2? Panjang/lebar kelas (selang kelas): Selisih antara dua nilai batas bawah kelas yang berurutan atau selisih antara dua nilai batas atas kelas yang berurutan atau selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas bagi kelas yang bersangkutan. 91) Batas atas kelas: Nilai terbesar yang berada pada setiap kelas. Contoh: Nilai kelas ke-1 adalah ½(31+40) = 35.5 dan 50. Apabila ada nilai ujian dengan angka 40.Range : Selisih antara nilai tertinggi dan terendah. 41. …. (selisih antara nilai terbesar dan terkecil batas kelas pada kelas ke1) Nilai tengah kelas: Nilai kelas merupakan nilai tengah dari kelas yang bersangkutan yang diperoleh dengan formula berikut: ½ (batas atas kelas+batas bawah kelas).

meskipun kadang-kadang tidak mungkin untuk menghindari interval terbuka. biasanya diurutkan dari nilai yang paling kecil o Tujuannya agar range data diketahui dan mempermudah penghitungan frekuensi tiap kelas! Tentukan range (rentang atau jangkauan) o Range = nilai maksimum – nilai minimum Tentukan banyak kelas yang diinginkan. frekuensinya = 2. dimana n = banyaknya data Tentukan panjang/lebar kelas interval (p) o Panjang kelas (p) = [rentang]/[banyak kelas] Tentukan nilai ujung bawah kelas interval pertama Pada saat menyusun TDF. tergantung dari banyak dan sebaran datanya. Langkah-langkah dalam menyusun tabel distribusi frekuensi:      Urutkan data. Frekuensi kelas: Banyaknya kejadian (nilai) yang muncul pada selang kelas tertentu. Pastikan juga bahwa tidak akan ada data pengamatan yang tertinggal (tidak dapat dimasukkan ke dalam kelas tertentu). Mungkin juga ada kelas tertentu dengan frekuensi nol. di sini tetap akan diuraikan mengenai prosedur dasar dalam membuat tabel distribusi frekuensi. pastikan bahwa kelas tidak tumpang tindih sehingga setiap nilai-nilai pengamatan harus masuk tepat ke dalam satu kelas. dan merupakan dasar dalam pembuatan grafik penting (seperti histogram). hanya ada 2 angka yang muncul. Teknik pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi (TDF) Distribusi frekuensi dibuat dengan alasan berikut:    kumpulan data yang besar dapat diringkas kita dapat memperoleh beberapa gambaran mengenai karakteristik data. Jangan terlalu banyak/sedikit. Meskipun demikian. Contoh: Kita gunakan prosedur di atas untuk menyusun tabel distribusi frekuensi nilai ujian mahasiswa (Tabel 1). o Aturan Sturges: o Banyak kelas = 1 + 3. Cobalah untuk menggunakan lebar yang sama untuk semua kelas. seperti ” ≥ 91 ” (91 atau lebih). Banyak software (teknologi komputasi ) yang bisa digunakan untuk membuat tabel distribusi frekuensi secara otomatis. Nilai frekuensi = 2 karena pada selang antara 30.5 – 40. yaitu nilai ujian 31 dan 38. berkisar antara 5 dan 20. Berikut adalah nilai ujian yang sudah diurutkan: .Banyak kelas: Sudah jelas! Pada tabel ada 7 kelas. Contoh.3 log n. pada kelas ke-1.5.

Misalkan: apabila nilai batas bawah yang kita pilih adalah 26. Tentukan nilai batas bawah kelas pada kelas pertama. banyak kelas = 1 + 3. nilai 35 tepat jatuh di batas atas kelas ke-1. Namun apabila kita pilih nilai batas bawah kelas 20 atau 25. sehingga batas bawahnya adalah 31.| Nilai Ujian | Batas Kelas | Turus | Frekuensi -----------------------------------------------------------1 31 2 41 3 51 : : 6 81 7 91 ------------------------------------------------------------ . lebih baik kita memilih batas bawah 30 atau 31.. Sebagai latihan. mungkin banyak kelas sekitar 6 atau 7. Nilai ujian terkecil = 35 Penentuan nilai batas bawah kelas bebas saja.14 ≈ 10 (untuk memudahkan dalam penyusunan TDF) 5. kita dapat info sebagai berikut: Banyak kelas : 7 Panjang kelas : 10 Batas bawah kelas : 31 Selanjutnya kita susun TDF: Form TDF: -----------------------------------------------------------Kelas ke. Dari prosedur di atas.35 61 70 73 78 82 88 91 38 63 70 74 79 82 88 92 43 63 70 74 79 83 88 92 48 63 71 74 80 83 88 93 49 65 71 74 80 83 89 93 51 66 71 75 80 84 90 93 56 67 72 75 80 85 90 95 59 67 72 76 81 86 90 97 60 68 72 76 81 86 91 98 60 70 73 77 81 87 91 99 2. tidak akan masuk ke dalam kelas tersebut. Namun untuk kemudahan dalam penyusunan dan pembacaan TDF. Range: [nilai tertinggi – nilai terendah] = 99 – 35 = 64 3. Ok. asalkan nilai terkecil masih masuk ke dalam kelas tersebut. jelas nilai terkecil. he2.3 x log(80) = 7.28 ≈ 7 4. 35. tentunya juga untuk keindahan. maka interval kelas pertama: 26 – 35. kita gunakan aturan Sturges. Apabila kita lihat nilai Range = 64. Panjang Kelas: Panjang Kelas = [range]/[banyak kelas] = 64/7 = 9. saya tertarik dengan angka 31. Banyak Kelas: Tentukan banyak kelas yang diinginkan.3 x log(n) = 1 + 3.

Sebuah distribusi frekuensi relatif mencakup batas-batas kelas yang sama seperti TDF.5 5 60.5 24 80. n = 80 Frekuensi relatif = 2/80 x 100% = 2.5 13 70.5 21 90.Nilai Ujian Batas Kelas 1 2 3 4 5 6 7 31 – 40 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah Frekuensi (fi) 30.5 – 60.5 – 50.5 – 40.Jumlah -----------------------------------------------------------Tabel berikut merupakan tabel yang sudah dilengkapi Kelas ke.50 .5 12 80 Frekuensi (fi) 2 3 5 13 24 21 12 80 atau dalam bentuk yang lebih ringkas: Kelas ke. tetapi frekuensi yang digunakan bukan frekuensi aktual melainkan frekuensi relatif.5 – 70.5 2 40.5 – 80. Frekuensi relatif kadang-kadang dinyatakan sebagai persen.5 3 50.Nilai Ujian Frekuensi relatif (%) 1 31 – 40 2. yang disusun dengan membagi frekuensi setiap kelas dengan total dari semua frekuensi (banyaknya data).5% Kelas ke. Frekuensi relatif = Contoh: frekuensi relatif kelas ke-1: fi = 2.5 – 90.5 – 100.Nilai Ujian 1 2 3 4 5 6 7 31 – 40 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah Distribusi Frekuensi Relatif dan Kumulatif Variasi penting dari distribusi frekuensi dasar adalah dengan menggunakan nilai frekuensi relatifnya.

00 Distribusi Frekuensi kumulatif Variasi lain dari distribusi frekuensi standar adalah frekuensi kumulatif.5 5 kurang dari 60.5 47 kurang dari 90.5 68 kurang dari 100.5 0 kurang dari 40. Perhatikan bahwa kolom frekuensi selain label headernya diganti dengan frekuensi kumulatif kurang dari.5 23 kurang dari 80.75 6.5 80 atau kadang disusun dalam bentuk seperti ini: Nilai Ujian Frekuensi kumulatif kurang dari kurang dari 41 2 kurang dari 51 5 kurang dari 61 10 kurang dari 71 23 kurang dari 81 47 kurang dari 91 68 kurang dari 101 80 Variasi lain adalah Frekuensi kumulatif lebih dari. Prinsipnya hampir sama dengan prosedur di atas. Histogram . Nilai Ujian Frekuensi kumulatif kurang dari kurang dari 30. batas-batas kelas diganti dengan “kurang dari” ekspresi yang menggambarkan kisaran nilai-nilai baru.00 100.2 3 4 5 6 7 41 – 50 51 – 60 61 – 70 71 – 80 81 – 90 91 – 100 Jumlah 3.25 15.00 26.5 10 kurang dari 70.5 2 kurang dari 50.25 16. Frekuensi kumulatif untuk suatu kelas adalah nilai frekuensi untuk kelas tersebut ditambah dengan jumlah frekuensi semua kelas sebelumnya.25 30.

. Poligon Frekuensi: Poligon Frekuensi menggunakan segmen garis yang terhubung ke titik yang terletak tepat di atas nilai-nilai titik tengah kelas. dan batang satu dengan lainnya saling berdempetan. Tinggi batang sesuai dengan nilai frekuensinya. tidak ada jarak/ gap diantara batang. dan segmen garis diperluas ke kanan dan kiri sehingga grafik dimulai dan berakhir pada sumbu horisontal. Ketinggian dari titik-titik sesuai dengan frekuensi kelas. Kita dapat membuat histogram setelah tabel distribusi frekuensi data pengamatan dibuat.Histogram adalah merupakan bagian dari grafik batang di mana skala horisontal mewakili nilainilai data kelas dan skala vertikal mewakili nilai frekuensinya.

pada gambar berikut menunjukkan bahwa 68 mahasiswa mendapatkan nilai kurang dari 90. .Ogive Ogive adalah grafik garis yang menggambarkan frekuensi kumulatif. Perhatikan bahwa batas-batas kelas dihubungkan oleh segmen garis yang dimulai dari batas bawah kelas pertama dan berakhir pada batas atas dari kelas terakhir. Ogive berguna untuk menentukan jumlah nilai di bawah nilai tertentu. seperti daftar distribusi frekuensi kumulatif. Sebagai contoh.5.

  S S  !0.9.

5035:.3.

3.5702.

  S S  !0788.

 ..4.7.

  SS  !.

.7.3.3:3.

3!.  S S  !/.

  S S  !74./07!.

3%'..3.  S S  %.

7./4.

3.47.

  S S  .3 .3.

..33.7.  S S .80-..-07:9  .23./.7.

2-...7.9:4-0 50309..8:..9.3/03.3 -.7/.:3 8.:203/.3203:3:.90780-:9/.3-..-07:9   .30907.9:/.7.:3 .79.3 /03.2:7:3..9.8/.380-.7./. :2.9.7.390.3$/8:.350702-.9.2.9. 80-.::8..25.9./:3.3.9.3/..9.2-..3/.38.4394-07:93  439484.2-039:/.9.7..3 .3:39:203.2-./.3.5.3-.9.9. .3 0907.390758.  !07.3.2-.9:9079039: .9.3.9./.3  !03008.2.9.7.3 .3/.9.7/03.2-.33.3:2:23.07.9.9.-07:9  .3 -.9/8.0-.

39.202:.80/:.2 - .-0/897-:8170:038/..9.    3907.9.0.     /.4394/.2...:8073/80-:93907.8 /.8.8 .9.39:.8.50.0.5 9.802..8 80/..3  207:5.23907.902./.8 8. 3907..9.5.0.0.9/-:..903.3    3907.2.8-./:3. .99.79..85079.3/897-:8170:038 -07443.9..7/.8 07/.3.7.    3907.7 88.-0/897-:8170:0388--  89.9   3907.809...7.   3907....83.-0897-:870:038 !07. 89.3/.8.   3907.3..9.8-07:93           /.0..8./..3.8 %.9..0.9..0.3-.3.9.9..380-.5 9.3.2502-.504254/80-:93907.3.3.2039:%..0.439480-0:23.80025..9.0..50307.-07:9  .. !03.80.:0.39.8003. /.9./.:/897-:8170:038-0704254.3-..      .

8  .3905./.8/./ 0-.9.7:2:8 %9903.8905.9...8.9/5.8/.9. %050.79.9.70-.8. .3207:5.-0/..82.80/:.0.3-. &39:203.0.79050..9/5..7:2:8 0-. /.83./.70.5.8/.905-.799903...-.9.2.85079.0.5 9.9/5.9.8-.9..9.9.  905 -..   %05.83...9.5.70.8   ..70.8./.8.8 .8/. /.3905.5.8 &39:203...9.8 905-.-0/.8-.79.8  &39:203.9. /.  / 0-.7:2:8-07:93  %05-..     0 %9%03.380907:83.50.70.79.9.

85079.-0/.9. -.8-..8 -.9.2.79.9.9.8..0.  .899903.

.    99903.0/:.

91:7.7 203:3.5.91.19.7/897-:8:2:./:.9/.9/-:.8  - .7 203:3.3/.-07:93   .9.2. 507.7170:038:2:.2 .4394/.910-/.  &39:0-0.7/897-:8:2:.19.9...380907:83..3905.2 .30-/.7/.3.8/.19.79..  897-:870:038:2:.3/.9.-07:9  .-0/..9:80-.7805079 -07:9   8947.7/897-:8:2:.3905-.83.9.     /.. .91 ./.19.91:7.

7 8:.2 .3.. 2.8 /.3 /80-:9 8947.3 80-.0. 507.3 -.3.9. .. 5.2/:-:3.-./.3.5 88...2-..7-07:7:9.3/507405443170:038 07/.8503::7./.5.9 /8:8:3 /.3 /50740 /.9.7.9.3-.2-.3/03. /.7 -.5..3-.5.78/. 5.95443170:0383.9.33. 90758.9-.2  .-07:9   !44370:038 5.39/.28947.5:8 2.3/.9/-:.3.83.2/.3 /.33. 2.9 /8..78947.9: /.7-07:93   .8.99 99903.439484.9.9.2-.7.33.5..7 /897-:8 170:038 9:3./../.3 /8.3-07.9./.$!/..2 .3 $..2 -.3 -.88.2.2 -039: /.7. -07259  8947.8!.9./.9.2 /./. /...8:804.35443170:038  .2-..2 9.9..3 /.9.-0 /897-:8 170:038 /.3/.7. .3.3  . 8947.90780-:9/.3907.:5:3 /897-:8 170:038 -07443  &39: 0- 0.7 -.4394/.2.9.805079.2/897-:8 -07443805079/-.4394-07:93  .-.

30-/..03.2/.3.3/80-:95443170:038 :2:.1.19..7/.2-.253  .8/.8!/.83.78.8908:.91 ./.5.9.91:7.35443170:038/./.380-.9.34.3.3 /50740:7.4.9.5..79.-07:9   !44370:038:2:.3 8947.902..7.9.91/.5443170:038:2:. !03008.907. 507.0. :.97.2-.7  - .9/9:3:.3/.-0/.-07:93  .439484.-0/ 8.3/.91/.:8.3/80-:9:7..7170:038:2:./.9/-:.7.0 &39:0-0.09:7:3  .91 .7/897-:8170:038:2:.3.29. 4.5 88..

.8../.910-/..8./../.-.1/8:8:3-07/.19.03.3170:038:2:.910-/..-.7.03.-07/.3.5.3/.09:7:3  .2.3/.7.9:4.8.09:7:3.91:7..91:7.91:7.7.3 2.3.09:7:3 .7170:038:2:.34./:.7/.3 /:-:3.9.09:7:3/..9..8:2-: 5.3/507:.7 $0/.34.34.9..8      .0 /.9.3/.3/.-07:9     ..-.35.:905-.99 99./.3 /897-:8170:038:2:./.34.03.80-.35.:170:038 :2:.3 /897-:8170:038:2:.5.3 .       /09.9.7/..5.03../.7  .7908:8 %05.  -  .0  ./.9/8.907-039::7.8:2-:80/.30-/..7.3/80-:94.2-/.7/09.24.

9.7.3-.7/././.3.7/.35:.:.989                        $.:.3 .-0 .$9.90780-:99070- /::.3.39070.. 9.33.4394 507..:.9.35.$0-.5.$9.%.:..-0./04254.7 170:038.3203/.9.989/.35.:.19./8:8:3/.3.&.3 9..2-.-0 ..  %.3%..207:5.3/03.-0.:/03.8. 20309.5./.9.9.-0-207:5.   %./.7..9./...9.3 2.9079039: 03./.-8.7/.  4.80539.31472.5.90780-:9 $0.2-039:/.88.38:/.78:.3.3.9.9.0.5...-.-0:2-8..:. .9.3.:.5.:907-08.3/.3. 9.7170:038/.3.5.8 9.3.7/.30--.9 -07.9.20250740-0-07. -0:2-8.370:038  1                             %49.9.7/.3/8:8:3/.3. $:/.3808:.3-07.-090780-:9.7.7 .  .88.33.-0.-0.19.9:0825:.88.19.2.39.3/3.3905.38:/.3%.5.:0907.7170:038 %.    .8:9:39:203.90789/.3.19.9202-07.73.:-07.8..4394/.203039:./.-0 %.3.3 80.19.3/02.7.7:82034./03.7/.7 02. %.3/.&..9.9..19.9.3/.9:3.3.3.

7..  ../50740402...88.5.19./.747.32.3/. 207:5.3.3.20309.7/..:-./.83.88.5.7.25.-0.:/03...507:/3..35.9../.      .3 .9:47...9.:-.20304254..8..78..3 .-8.3203:9:..30..3 /.9:5:32. .38073/:3..7/.-8.33./.:.&../.3.88..7170:038/.88.3-.3203:9:./.:.7170:038  %.2-..9.83.3 9.    %.%.5..20309.:9. 085:3/02.39.73..7.43940/...19./..9:.9..2 80.73207:5.809..88.80.39..3.33.790780-:9 9.9.9.-0-207:5. .380907:83.29070-/.-0-07. .3 .3./.-0-  0..::/.3/0399. $0-./03.32.39.3 80...47.19.7:8/5./.!.4394 9.19.89./.5..90780-:9 .&.3 70:0381                                    :2.-0  $0.5.20309..870:038 0.7/.3   1                                                                              :2.90789/./..88..3 /.3 50788 -07.9.8073.80  . 0.720250740.9-.47..47.19.30--.. .38:/.80 .8 .2203:8:3/...35.5.7 /.80-03.8/.8.3202507403.3.3 3.-8.390793.3 .2. 9..3 9./04254..9:.:.3203/.3.3203/.33.9.3.3..25.5.7170:038..  %.2. .39079039:.9..3-.88.9.. 9/..8.3.. 8.203.3203/..3.88. .3 9070.9/.-8. /50740402.0.20303.-8./..  80..3/.9.:-../. 2.7.9.33.: /89  /.

89070.0.3207:5.3.9..3.5..0.90780-:9./.80.      . .8 0  -.9.8-07:93.82.8 .-.3.90793/./.3-07.9.2.8.0..7../.50.9.3.#.88-4:3/.809.80..8  -.7:8/9025.9./98.3 4394-.-./.9.9.8-./.80     0.95.3/.503.9.50.907-08.:.0.0./.3:2./.-.5.3/:3.9..30$08.3-.. ..7././.80.8 9./.7.8-.3 07.0.8.9:  /.33.4394:.35.7  !..23 9/.8/03.30   .:.8 -.9.8.3..8  4394!.3.809.9.-.5.3.9:905.9.503..9.8 0  !.%./.80../.3.9.0--.80..39.83.9: /082.3.9.8.3.3.80.8.9.. !.3/03.8-./.8  4394!./. 4394!.3.35.390703/.3.80    .9: /./. .-0/.-.39..8/-:.2.9.8-...9070..9.80      /89  5.7..9 8050793 0.80.9../.3/.:.80  -..75.9.5.3.3:39:203.8  -.8 #.3.3/.80    8.35. 803.7 ..9.9.83.8 ./.       .-.3907-08.3.0.0././03.880./.2.:.0.9./.:/3.3/03.0.9.7:8/9025.39.9../.2033/.8..9.%.83.80.9./.70.59.7.9.80.3-07.-.83.3:39:2028.3  .-0/.

80.39.9.3 ./:.9.3-07:7:9.7.../.3.8.9.3.3.:808.9.30.70.3.80.33.8     808.3:9./.3 .8.907-08.3.: 0-.9.9.98980.89079039::39:5079:3.8 $08.70.8 80.     .907-08..9.8./.8 -.9.3.0.8.-.0.9.-.39.780.0-..0.3-078.8.903.890780-:92020-.9.38.85.8.9.8   808. 4394 0-.31472:.7.7.80.350.3.9.8207:5.3 /.3-07:7:9.8889.: 0-.7.80.7/.0.0.8.-.30.9./.3 .0.3:93.7/.70.  4394./:.3.:808.39.8.8-.39.0.-.39.39.2.3 .-.80.9.8 .8-..0-.3 9070.3-078.39070.8     808.3.8.7.70.7 .70.903.3:9.-.80 .3-07:7:9.3-07:7:9.0.3.7.9.80  .70.8-.-07:9  -.3 /50740/03.8.8./.8-.

3.3.170:038.8.8419.8 %039:.3 207:5.9.303.7./.30/.3907..3...: .3...150393 8050798947.3.:/. /.3 /83909.0.37.89079039: 4394  5.3-07:9 O O O :25:.77.3-08.0.3./. 4 %::.3 .9.232:2 %039:.3:39:202-:.0.9/03.9/73.4942.9.-0.3  4 #. -./:7:9.9:3.3. .3/:7.320303.3/.70 90344425:9...3.30 7039.-0/897-:8170:038  .8 .99.2  .3.0.33.90789/.3-8.2202-:./.5.:5.98 085:3/02.80.2-.3/. .8.3./.8!..3-.7.39.7..3/33.7/.:.8 9.30.3  %03502-:..9.-0/897-:8 170:03880.7/.3170:038 9.2..9.:.5.0./..73.5.-0/897-:8170:038 O O O O O &7:9.3 3.3.8.5039:3..703.32:3..2203:8:39.3.30.2502-:.32:3./.50./:3.32025072:/..80.3%..3/.920250740-0-07.9.8.8.8.     ..5..7/..5.3/.82:2 3.3.7.3.0.3./09.320303.99.37.3.57480/:7 /./. .:./.3/.80  170:0383.9.8  70:0380../.35.-0897-:870:038 %  897-:8170:038/-:.:-.9.8$:/.

3$9:708 4 ./.8  43 /2.380-.3. %039:.80/9 -078.3.3 907.3/.9.39.39:3/.0.3-.3. /./.3.3.7.9.7.3.35.7.  4 9:7.7-.3.3.

3.3(.30.0-.. 5  4 !.8 5 7039.70.83907.

9:25.0.::3-.2:33 :39:2033/..2. 3.33.0.89.0.3170:03834  4394 9.9203:8:3% 5.8 2085:3...88.-.3  .73907./:7:9.. 503.:0- :33:.30-.20../.2.30/.38:/.8:39:203:8:39.:.83907.90/. 503..8.53...357480/:7/.:3.9.3.89079039: 4-.0.393/803.8:.8( %039:.3 .3.9.9/2./.-0  07:9..9.28./.809./.2.3..-../.0.3.32.907-:.7./....:39: 203:3.:39:802:.8:905.39/.3.2.-0/897-:8170:0383.. 9/.9.8 !.89/.390793.9:0.89.38.7:82.9/./.5..9.8 9079039:/03. %.3-. 805079 _  .3:.:.3. !.5079./.

3.:  $0-.30(..30.90703/.-.:3.(    .8 %039:.8  4 3    4        !.3-..3.9.0.9.3.0.8 !.3.3/33.93.30 2:33-..3$9:708  -.                       #.8 809.30.3  5.9.8.3.3.#.0.7.3 9.90793 3.3.0.87..30 3.9:7.

3.-.0.8( .

8:0/.3.  .8-0-.9070.9070.9.9.8.2:3.3:93.0.  .3.2.3907.0..890780-:9  8.7/03.:39:03/. .80....9079.0..8-.   .3..3/..9.83.9.      :39:202:/.: 0.:..80  .3.3%  9039:3.88..  803.-.5.2:3:39:02:/..9.3.9.3.9.2...39070.8-.8-.8 $0.33.20...-.9...2503:8:3.&.2..5 3.8-.3%    %039:.0.-.905.  3.-.20.202 -.8 ..8-.39.9.8-.8  .9.:.5. !03039:.-.9.757480/:7/..3 0 0--..80 .:   8..8%:7:870:038                 .3.8-.32.85079.9.9: /-..8:0/.3/.-./..9.8 9./.3.85079.33.0..-.9.3502-.931480-.9.3/.2503:8:3..   9/.5.  2.85..8..0././.5.890780-:9  .9.-07:9 .82.33.80..8 !.30..8:8:3% 472%   0..0.9.

91 4394170:03870.9./.3 1                                     :2.3.3949.7/897-:8170:038/.9.&.39./897-:8170:03870.80 .91 70:03870.     .3:2:. $0-:..2.2-039:.80 .9.    897-:870:038#0.3 8. .:2.   %.91 '.3170:038 70.91.5170:038.33.910.507803  70:03870.50./03./.170:038 70.850393/.3202-.30-73.170:038809./.3203:3..3/8:8:3/03. 170:038 -.8 -.8 1                                                                :2..3 .9:.80.380-.913.9.-0-07:9207:5.-0.38:/..5 70:038 0.&.9.3-:..3 .91.8.805079% 909.3.8./.3..7.3/3.7802:.8 70:038 0./03.3170:038.80..3/:3..20.80  13  70:03870.91203./.:/.8/03.91/.9.7.:5-.

91           .80 .&.    0.3 70:03870.

3203.357480/:7/ .3 70:038:2:.8  8947.7   :7.3/.7   :7.442170:03880.2-.3 :7.8./03.7 !73853.                         :2.7  :7.7  :7.3 70:038:2:.3/.9.170:038:39:0.3/.7/897-:8170:03889.7.39/03.7   .-00.7 085708.3 8.3-. 3.3/.7.7.3/.7   :7.7  :7./.3/.3/../.91 70:038:2:.3/.7    :7.3/.3/.2.3/..3/.  !07.3./.170:038 802:.3/.8.91:7.7   :7.3/.2-.39/03.7.33.7 :7.7 :7.80.3/8:8:3/..7  :7.91 :39:8:./073.-./.70:038:2:.               897-:870:038:2:.170:038:2:.91:7.3/.3170:038:2:.7 -.890780-:9/9.3/.91 '.91 :7.7   :7.9..880-0:23.3./.3/.7  :7.3/.:.9.&.910-/.8 -.3/.3/.3/.8.2 .9.7   :7.&.2-039:8050793 ..8/.7   '.7:  .2578.7   :7../03.3:2.3.0.9:0.9.7.

.20.0...38. 170:0383.3/.3-.77.3808:.170:0383.8.3 9/.3-.33.9.3-07/02509.33.478439.2.3. %3-.7.207:5.. 3.8947.../03.8/. /.9./.8..3..38.3/2./.9:/03.3.079..3./.9.9.20.1-.

3907:-:3099.9.3/-:..905.3 9. 3.-0/897-:8170:038/.380203.503.8 093.   .7.3170:0380.3-07.9202-:.99903.37803.9.3/.8:2-: 478439.3/.28090.78/507:.9./.3 80203.9.2.0./03./.9./.75.8 /.9/ .78.9   !44370:038 !44370:038203:3.1/2:.83.799 99808:.5/.80..39.98947.7.390709.5. -.3.

7  .9.0.3.2..:7.3-...7-.9.3 /2:.91 805079/./.70.8907.19.5.1.2./.-.3203.33.91 !07.7     ..-../.9.8/.8..88.3-07.203/.3-.34080203./.9.9.7.85079./-.4394 5.7/897-:8 170:038:2:.8-.0.0 ..8 -.78..:39:203039:.3:2.9.78.0 -07:3.75.2-.9079039: $0-..2-.8/:-:3.80.3170:038:2:..7.7 -07:9203:3:.9.3./.3/.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful