Pratiwi Putriyan Teknik Komputer & Jaringan A @8

SEGMENTASI JARINGAN

Subnet Mask/Segmentasi Jaringan berfungsi untuk mengetahui ‘kelompok’ (yang biasa disebut sebagai Network) dari suatu IP. Ini digunakan saat dibutuhkan suatu routing atau pengalihan data antar komputer, dimana perangkat (router atau komputernya) akan memeriksa apakah IP tujuan berada di ‘kelompok’/Network yang sama.

Apabila sama, maka pesan/data akan langsung kirim ke komputer tujuan tersebut, karena seharusnya komputer pengirim dan komputer tujuan ada didalam satu sambungan ‘kelompok’. Apabila ‘kelompok’-nya berbeda, maka pesan/data akan dikirimkan ke suatu pintu keluar (biasa dikenal sebagai Default Gateway atau Router) supaya kemudian diteruskan ke ‘kelompok’ tujuan. Bentuk dari Subnet Mask, seringnya ditemukan dalam bentuk angka 255 atau 0, namun bukan terbatas pada dua angka itu saja. Contohnya bentuk Subnet Mask adalah: 255.255.0.0 Subnet Mask biasanya digunakan oleh router untuk menentukan bagian mana yang merupakan alamat jaringan dan bagian mana alamat host. 1. Subnet mask adalah suatu bilangan 32 bit sebagaimana alamat IP Address yang juga ditulis dalam notasi desimal bertitik. 2. Router biasanya menggunakan suatu proses AND dimana bitbit subnet mask di AND terhadap bit-bit IP Address yang ditemukan.

 Broadcast domain
Broadcast domain adalah sekelompok peralatan jaringan di segmen yang sama yang mendengar paket broadcast yang dikirim di segmen itu. broadcast dikelompokan berdasarkan area kerja logika Perbedaan antara hub, bridge, switch, dan router
  

Hub menciptakan sebuah collision domain dan sebuah broadcast domain. Bridge memisahkan collision domain tetapi menciptakan satu broadcast domain yang besar. Mereka menggunakan alamat perangkat keras untuk menyaring paket jaringan. Switch memisahkan collision domain tetapi menciptakansebuah broadcast domain yang lebih besar secara default. switch menggunakan alamat perangkat keras untuk menyaring paket network. Router memisahkan broadcast domain (dan collision domain) dan menggunakan logikal untuk menyaring paket network.

Membatasi broadcast domain Karena broadcast domain adalah area dimana siaran bisa diterima, siaran dibatasi oleh router. Jika router menerima sinyal siaran, itu hanya tetes itu. Dengan kata lain, router batas tepi atau terhubung ke Internet tidak akan up-siaran atau tidak relay yang pesan siaran. Hal ini bermasalah dan tidak sangat mudah baik. Misalkan ada dua jaringan dan mereka saling terhubung melalui router. Jaringan pertama memiliki server DHCP berjalan yang menawarkan alamat IP untuk sistem jaringan. Di sisi lain, tidak ada server DHCP yang valid berjalan di jaringan kedua. Menawarkan alamat IP dari server DHCP jaringan pertama untuk sistem jaringan kedua bisa menjadi tugas yang sulit untuk dicapai karena DHCP adalah siaran, dan router yang menghubungkan jaringan tetes lalu lintas siaran. Ini membuat permintaan DHCP di jaringan kedua, terjawab. Banyak produsen router menyediakan kemampuan untuk meneruskan DHCP untuk memecahkan masalah ini. Hal ini dapat dilewati oleh menghubungkan dua jaringan dengan router, baik dikonfigurasi berbasis Linux, perangkat lunak berorientasi tujuan. Yang akan menangani pekerjaan dengan benar dan tanpa masalah lebih lanjut. Contoh Implementasi Broadcast Domain Sebuah broadcast domain dapat dirasakan sebagai bagian dari jaringan yang dapat dicapai oleh siaran jaringan (resolusi alamat permintaan semacam pengumuman ketersediaan Pesan seperti "Apakah saya dapat memiliki alamat dari node jaringan?" Atau ". Saya ' m di sini, merupakan bagian dari jaringan ". Sekali lagi, tidak seperti collision domain, broadcast domain dapat dimulai pada lapisan beberapa protokol, sehingga broadcast domain secara keseluruhan dapat berada dalam segmen LAN tunggal tetapi dapat dialihkan atas segmen lain juga .

SMKN 1 Cimahi 2011/2012

Pratiwi Putriyan Teknik Komputer & Jaringan A @8

 Collision domain
Collision Domain adalah segmen jaringan fisik (physical) di mana paket data dapat bertabrakan dengan satu sama lain ketika dikirim pada medium bersama, khususnya, bila menggunakan protokol jaringan Ethernet. Sebuah tabrakan jaringan terjadi ketika lebih dari satu untuk mengirim paket pada segmen jaringan pada waktu yang sama. Tabrakan diselesaikan menggunakan carrier sense multiple access atau variannya di mana paket yang bersaing akan dibuang dan kembali mengirim satu per satu. Hal ini menjadi sumber inefisiensi dalam jaringan Situasi ini biasanya ditemukan dalam lingkungan hub dimana setiap segmen host terhubung ke sebuah hub yang merepresentasikan hanya satu collision domain dan hanya satu broadcast domain. Collision domain juga ditemukan dalam jaringan nirkabel seperti Wi-Fi. Hanya satu perangkat di collision domain dapat mengirimkan pada satu waktu, dan perangkat lain dalam domain yang mendengarkan jaringan untuk menghindari tabrakan data. Karena hanya satu perangkat dapat transmisi pada satu waktu, bandwidth jaringan total dibagi di antara semua perangkat. Collision juga menurunkan efisiensi jaringan pada collision domain, jika dua perangkat transmisi secara bersamaan, tabrakan terjadi, dan kedua perangkat harus mengirim ulang di lain waktu. Untuk meringankan jaringan collision domain, disarankan untuk menggunakan switch yang meningkatkan jumlah collision domain, tapi menurun ukuran setiap domain collision's. Hal ini karena setiap port pada switch adalah collision domain sendiri. Beberapa hal yang menjadi karakteristik collision domain : · · Dipisahkan oleh perangkat yang bekerja pada layer 2 (data link), seperit : bridge dan switch layer 2. Digunakan untuk mengatur lalu lintas data (traffic flow). § Menggunakan MAC address untuk identifikasi perangkat. § Mengurangi jumlah perangkat pada sebuah segmen dengan cara memperbanyak jumlah segmen. Perbedaan Broadcast domain dan Collision Domain Perbedaan antara broadcast domain dan collision muncul karena Ethernet sederhana dan sistem yang serupa menggunakan sistem transmisi bersama. Dalam Ethernet sederhana (tanpa saklar atau jembatan), frame data yang ditransmisikan ke semua node lain pada jaringan. Setiap cek node menerima alamat tujuan setiap frame, dan hanya mengabaikan setiap frame tidak dialamatkan ke alamat MAC sendiri, atau ke alamat broadcast. Jika dua node mengirim pada saat yang sama, hasil tabrakan. Repeater menyebarkan semua frame antara segmen jaringan, dan tidak mencegah tabrakan, dan dengan demikian juga menyebarkan tabrakan antar segmen. Tabel dibawah merupakan perbedaan interface yang menggunakan collision domain dan broadcast domain. Perangkat Memecah collision Domain Repeater Hub Bridge Tidak Tidak Ya Memecah broadcast domain Tidak Tidak Tidak SMKN 1 Cimahi 2011/2012 Tidak Tidak Ya Memfilter

Pratiwi Putriyan Teknik Komputer & Jaringan A @8 Switch Switch VLAN Router Ya Ya Ya dengan Ya Ya Tidak Ya Ya Ya

Broadcast domain dan collision domain harus dibagi – bagi atau diperkecil agar tujuannya untuk meningkatkan performa network dan untuk mencapai tujuan tersebut,biasanya digunakan perangkat network khusus seperti router dan switch layer 3 Pada network Ethernet, frame yang berasal dari computer source akan selalu diterima oleh semua computer yang menjadi bagian dari networknya tersebut. Hal ini merupakan kondisi yang kurang baik, karena semua computer akan menerima data walapun tidak memerlukannya. Perangkat seperti switch atau bridge dapat mempelajari alamat hardware setiap computer dan hanya akan meneruskan frame ke computer tujuan, perangkat tersebut mampu membagi network menjadi segmen – segmen yang lebih kecil. Dalam hal tersebut computer seolah – olah telah diberi suatu jalur khusus untuk mencapai computer tujuan, sehingga bandwitch atau kecepatan dtransfer data secara penuh dapat tercapai.

 Cara mengitung segmentasi jaringan
hub = brapapun portnya hanya memiliki satu collision domain, dan satu broadcast domain. bridge & switch = pada masing masing portnya memiliki collision domain, jadi brapapun jumlah portnya itulah jumlah collision domainnya sedangkan brapapun jumlah portnya jumlah broadcast domainnya satu. router = jumlah collision domain dan broadcast domainnya tergantung jumlah portnya contoh ———

pada gambar di atas collusion domainnya sebanyak 5, dan broadcast domainnya 1. kok bisa 5 collision domainnya karena pada switch di atas banyak port yang kepakai adalah 5

SMKN 1 Cimahi 2011/2012

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful