BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki manusia sejak manusia itu dilahirkan. Hak asasi dapat dirumuskan sebagai hak yang melekat dengan kodrat kita sebagai manusia yang bila tidak ada hak tersebut, mustahil kita dapat hidup sebagai manusia. Hak ini dimiliki oleh manusia semata – mata karena ia manusia, bukan karena pemberian masyarakat atau pemberian negara. Maka hak asasi manusia itu tidak tergantung dari pengakuan manusia lain, masyarakat lain, atau Negara lain. Hak asasi diperoleh manusia dari Penciptanya, yaitu Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan hak yang tidak dapat diabaikan. Pada setiap hak melekat kewajiban. Karena itu,selain ada hak asasi manusia, ada juga kewajiban asasi manusia, yaitu kewajiban yang harus dilaksanakan demi terlaksana atau tegaknya hak asasi manusia (HAM). Dalam menggunakan Hak Asasi Manusia, kita wajib untuk memperhatikan, menghormati, dan menghargai hak asasi yang juga dimiliki oleh orang lain. Dengan dijunjungnya Hak Asasi Manusia (HAM) akhir-akhir ini justru memunculkan kasus-kasus baru akan lemahnya hukum. Misalnya dalam rangka membatasi ruang bagi perokok. Peraturan daerah sudah dibuat dan dinyatakan berlaku, namun banyak masyarakat yang mengabaikan. Mengapa demikian? Jawabannya karena lemahnya penegakan hukum, terbatasnya jumlah aparat dan koordinasi aparat hukum, sehingga kantor yang tidak menyediakan ruang untuk merokok atau orang yang merokok di tempat umum tidak dapat ditindak. Paham rule of law di Inggris diletakkan pada hubungan antara hukum dan keadilan, di Amerika diletakkan pada hak-hak asasi manusia, dan di Belanda paham rule of law lahir dari paham kedaulatan negara, melalui paham kedaulatan hukum untuk mengawasi pelaksanaan tugas kekuatan pemerinta Di Indonesia, inti dari rule of law adalah jaminan adanya keadilan bagi masyarakatnya, khususnya keadilan social. Pembukaan UUD 1945 memuat prinsiprpinsip rule of law, yang pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal terhadap ‘’rasa keadilan” bagi rakyat Indonesia. Dengan kata lain, pembukaan UUD 1945 memberi jaminan adanya rule of law dan sekaligus rule of justice. Prinsip-prinsip rule of law di dalam pembukaan UUD 1945 bersifat tetap dan instruktif bagi

karena pembukaan UUD 1945 merupakan pokok kaidah fundamental Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. 4. 3. Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) dan Sejarah Hak Asasi Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia Pengertian Rule of Law dan Sejarah lahirnya Rule of Law Prinsip-prisip Rule of law Pembelajaran Konsep Hak Asasi Manusia (HAM) untuk SD Manusia (HAM) C. 3. 5. . Rumusan Masalah 1. 5.penyelenggaran negara. 2. Tujuan 1. Dapat mengerti tentang HAM dan Sejarah HAM di beberapa Negara Dapat memahami pelaksanaan HAM di Indonesia Mengetahui tentang Rule of Law dan Sejarah Rule of law Mengetahui prisnsip-prinsip Rule of Law Mampu Menerapkan budaya menghormati HAM dalam kehidupan sehari-hari. B. 4.

melainkan berdasarkan martabatnya sebagai manusia. laki-laki ataupun perempuan. Hak dapat diartikan sesuatu yang benar. pokok atau fundamental sehingga Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang bersifat dasar atau hak pokok yang dimiliki oleh manusia. Menurut Franz Magnis-Suseno.BAB II PEMBAHASAN A. HAM adalah hak hokum yang dimiliki setiap orang sebagai manusia. hokum. Manusia memilikinya karena ia manusia. 1. Beberapa definisi berikut kiranya akan memperkaya pengertian mengenai HAM. kewenangan. dan hak mendapatkan perlindungan. Kah asasi merupakan hak hokum. Hak-hak tersebut bersifat universal dan similiki setiap orang. Menurut C. 2. Hak-hak itu mungkin saja dilanggar tetapi tidak pernah dapat dihapuskan. HAM adalah hak-hak yang dimiliki manusia bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat. kaya maupun miskin. Hak asasi manusia dilindungi oleh konstitusi dan hokum nasional di banyak Negara di dunia. seperti hak hidup. hak berbicara. Hak Asasi Manusia (HAM) dan Sejarah HAM 1. dijunjung tinggi dan dilindungi Negara. Sedangkan “Asasi” berarti bersifat dasar. 3. pemerintah. HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. Ada berbagai versi definisi mengenai HAM. Satu sama lain serngkali berbeda. de Rover. Pengertian HAM Hak Asasi Manusia merujuk dari kata “Hak” yang memiliki banyak arti. kekuasaan untuk berbuat sesuatu atau kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu. Pasal 1 butir 1 UU No. dan setiap orag demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan Pasal 1 butir 1 UU No. jadi bukan karena hokum positif yang berlaku. Masing-masing definisi biasanya menekankan segi-segi tertentu dari HAM. . ini berarti bahwa hak-hak tersebut merupakan hokum. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia.

Perjuangan tersebut tampak dengan adanya berbagai dokumen kenegaraan yang berhasil disusun dan disahkan. Amerika Serikat Piagam Bill of Rights (1789) ialah suatu naskah undang-undang tentang hak yang disusun oleh rakyat Amerika.2. HAM oleh PBB Setelah perang dunia kedua. Petition Of Rights (1628). 2. Dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai berikut : Piagam Magna Charta (1215) ialah dokumen yang berisi beberapa hak yang diberikan oleh Raja John kepada para bangsawan atas tuntutan mereka yang sekaligus membatasi kekuasaan Raja dan menghormati hak-hak rakyat. ialah sebuah undang-undang yang diterima oleh Parlemen Inggris sesudah berhasil mengadakan perlawanan terhadap Raja James II dalam suatu revolusi tak berdarah. disusunlah rancangan piagam hak-hak asasi manusia oleh organisasi kerja sama untuk sosial ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang terdiri dari 18 anggota.3. Petisi ini diajukan oleh para bangsawan kepada raja di depan parlemen Hobeas Corpus Act (1679).4. Piagam ini sekarang telah menjadi bagian dari undang-undang dasar Amerika pada tahun 1791. Pada dasarnya Petition of Rights berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hak-hak rakyat beserta jaminannya. Bill of Rights (1689). Prancis Piagam Declaration des droits de I’homme et du citoyen (1789) ialah suatu pernyataan hak-hak manusia dan warga Negara yang dicetuskan pada permulaan Revolusi Prancis sebagai perlawanan terhadaprezim yang berkuasa secara absolute. Baru 2 tahun kemudian. Eleanor Rossevelt.2. mulai tahun 1946. Inggris memperjuangkan hak asasi manusia. Sejarah HAM Inggris sering disebut–sebut sebagai negara pertama di dunia yang 2. PBB membentuk komisi hak asasi manusia (commission of human right). 2. Tonggak pertama bagi kemenangan hakhak asasi terjadi di Inggris.1. Hobeas Corpus Act adalah undangundang yang mengatur tentang penahanan seseorang. tanggal 10 Desember 1948 Sidang Umum . Sidangnya dimulai pada bulan januari 1947 di bawah pimpinan Ny. 2.

Jika dalam melaksanakan hak. Bermuara pada Pancasila dimaksudkan bahwa pelaksanaan hak asasi manusia tersebut harus memperhatikan garis-garis yang telah ditentukan dalam ketentuan falsafah Pancasila. berbangsa. yaitu Pancasila. Hal ini disebabkan pada dasarnya memang tidak ada hak yang dapat dilaksanakan secara multak tanpa memperhatikan hak orang lain. setiap tanggal 10 Desember diperingati sebagai hari Hak Asasi Manusia.maka yang terjadi adalah benturan hak atau kepentingan dalam hidup bermasyarakat. yang terdiri dari 30 pasal. Dari 58 Negara yang terwakil dalam sidang umum tersebut. Hak Asasi Manusia di Indonesia Hak Asasi Manusia di Indonesia bersumber dan bermuara pada pancasila. melaksanakan hak asasi manusia bukan berarti melaksanakan dengan sebebas-bebasnya. dan 2 negara lainnya absen. kita tidak memperhatikan hak orang lain. 48 negara menyatakan persetujuannya. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia terdiri atas 11 bab dan 106 pasal. Bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu. Karya itu berupa Universal Declaration o Human Rights atau Pernyataan Sedunia tentang Hak – Hak Asasi Manusia.PBB yang diselenggarakan di Istana Chaillot. Yang artinya Hak Asasi Manusia mendapat jaminan kuat dari falsafah bangsa. Setiap hak akan dibatasi oleh hak orang lain. Paris menerima baik hasil kerja panitia tersebut. dan bernegara Berbagai instrumen hak asasi manusia yang dimiliki Negara Republik Indonesia. melainkan harus memperhatikan ketentuan-ketentuan yang terkandung dalam pandangan hidup bangsa Indonesia. B. sebagai berikut : Bab I Bab I I Bab III Bab IV Bab V Bab VI Bab VII : Ketentuan Umum : Asas-asas Dasar : Hak Asasi Manusia dan Kebebasan Dasar Manusia : Kewajiban Dasar Manusia : Kewajiban dan Tanggung Jawab Pemerintah : Pembatasan dan Larangan : Komisi Nasional Hak Asasi Manusia .yakni: • • • Undang – Undang Dasar 1945 Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia Undang – Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Sistematika UU RI No. yakni Pancasila. 8 negara abstain.

Hal ini dapat dilihat dari jumlah pasal dalam UU tersebut yang terdiri atas 106 pasal. Hak – hak asasi ekonomi (property rights) yang meliputi hak untuk memiliki sesuatu. dan 4. 39/1999 ini lebih lengkap dan terperinci mengatur HAM. penangkapan. Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights). dan peradilan. C. kebebasan memeluk agama. antara lain pasal 2. Di Indonesia secara garis besar disimpulkan. hak untuk membeli dan menjual serta memanfaatkannya. • • • Hak asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan ( rights of legal equality). 3. hak-hak asasi manusia itu dapat dibeda-bedakan menjadi sebagai berikut : • • • Hak – hak asasi pribadi (personal rights) yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat. Rule of Law dan Sejarah Rule of Law Rule Of Law adalah sebuah konsep hokum yang sesungguhnya lahir dari sebuah bentuk protes terhadap sebuah kekuasaan yang absolute disebuah Negara. sedangkan dalam Dekklarasi yang dikeluarkan PBB hanya 30 pasal. penggeledahan. dan kebebasan bergerak. Hak – hak asasi politik (political rights) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. Misalnya peraturan dalam hal penahanan.Bab VIII Bab IX Bab X Bab XI : Partisipasi Masyarakat : Pengadilan Hak Asasi Manusia : Ketentuan Peralihan : Ketentuan Penutup Ketentuan tentang dasar-dasar Hak Asasi Manusia menurut UU diatas diatur dalam Bab II tentang Asas-Asas Dasar. Misalnya hak untuk memilih pendidikan dan hak untukmengembangkan kebudayaan. Dalam rangka membatasi kekuasaan yang absolute tersebut maka diperlukan . hak pilih (dipilih dan memilih dalam pemilu) dan hak untuk mendirikan partai politik. Hak – hak asasi sosial dan kebudayaan ( social and culture rights). Secara konkret untuk pertama kali Hak Asasi Manusia dituangkan dalam Piagam Hak Asasi Manusia sebagai lampiran Ketetapan Permusyawarahan Rakyat Republik Indonesia Nomor XVII/MPR/1998. Apabila dibandingkan dengan Deklarasi PBB tentang Universal Declaration of Human Rights maka isi UU RI No.

Khususnya keadilan social. dengan demikian masyarakat terhindar dari tindakan-tindakan melawan hokum yang dilakukan oleh penguasa. Keduanya memerlukan prosedur yang adil (procedural fairness). Baru-baru ini. kewajiban. rule of law dan negara hukum semakin mirip dan perbedaan di antara kedua konsep tersebut menjadi semakin kurang tajam. yang pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal terhadap “ rasa keadilan “ bagi rakyat Indonesia. Rule of law adalah istilah dari tradisi common law dan berbeda dengan persamaannya dalam tradisi hukum Kontinental. sehingga kekuasaan tersebut ditata agar tidak melanggar kepentingan Asasi dari masyarakat. Kata “sewenang – wenang” (dari bahasa latin “penengah”) menandakan suatu keputusan yang dibuat di atas kebijaksanaan wasit. di mana setiap warga negara dianggap sama di hadapan hukum dan berhak dijamin HAM-nya melalui sistem hukum dalam negara tersebut. dan derajat dalam suatu negara di hadapan hukum. kedua negara tersebut mengejewantahkannya sebagai perwujudan dari persamaan hak. Hal tersebut berlandaskan pada nilainilai hak asasi manusia (HAM). Penegakan hukum adalah sebuah pepatah hukum umum sesuai dengan keputusan yang harus dilakukan dengan menerapkan prinsip – prinsip atau hukum yang dikenal. perlindungan hak asasi manusia tertentu dan demokratisasi. bukan menurut aturan hukum Rule of law tumbuh dan berkembang pertama kali pada negara-negara yang menganut system seperti Inggris dan Amerika Serikat. due process dan persamaan di depan hukum. . Peribahasa ini dimaksudkan sebagai pelindung terhadap pemerintahan yang sewenang – wenang. yaitu Rechtsstaat (negara yang diatur oleh hukum). Latar belakang kelahiran rule of law adalah : • • • Diawali dengan adanya gagasan untuk melakukan pembatasan kekuasaan pemerintahan Negara Sarana yang dipilih untuk maksud tersebut yaitu demokrasi dan konstitusi Perumusan yuridis dan demokrasi konstitusional adalah konsepsi Negara hukum Di Indonesia. Rule of law jamak diartikan sebagai penegakan hukum. tanpa intervensi kebijaksanaan dalam aplikasi mereka. tetapi rule of law juga sering dianggap memerlukan pemisahan kekuasaan. inti dari rule of law adalah jaminan adanya keadilan bagi masyarakatnya.pembatasan-pembatasan terhadap kekuasaan itu. Pembukaan UUD 1945 memuat prinsipprinsip rule of law.

Prinsip-prinsip Rule of Law Fungsi rule of law pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal terhadap “rasa keadilan” bagi rakyat Indonesia dan juga ‘’keadilan sosial’’. Berikut adalah tema-tema yang diambil dari dokumen Undang-undang HAM No. 3. 5. Penjabaran prinsip-prinsip rule of law secara formal termuat di dalam pasalpasal UUD 1945. 4. yaitu: 1. dan dapat di klarifikasi serta dipertimbangkan sebagai bahan materi pelajaran. Prinsip-prinsip merupakan dasar hukum pengambilan kebijakan bagi penyelenggara negara/pemerintahan. 2. dan kepastian hokum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum (pasal 28 ayat 1). inti dari Rule of Law adalah jaminan adanya keadilan bagi masyarakat. Hak mendapatkan perlakuan yang sama tanpa membedakan jenis Hak mendapatkan pelayanan yang sama. antara lain sebagai berikut : 1. memuat 10 pasal. kelamin. terutama keadilan sosial. sehingga diatur pada pembukaan UUD 1945. bagian kesepuluh tentang Hak Anak. E. bersifat tetap dan instruktif bagi penyelenggaraan negara. . terutama keadilan sosial.D. yang berkaitan dengan jaminan atas rasa keadilan. Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja (Pasal 28 ayat 2). Dalam Bab X A tentang Hak Asasi Manusia. Pembelajaran Konsep HAM untuk SD Pembelajaran konsep HAM untuk SD menekankan antara pribadi dan Negara maupun kehidupan moral yang menjunjung tinggi martabat manusia. 2. baik di tingkat pusat maupun daerah. perlindungan. antara lain bahwa setiap orang berhak atas pengakuan. 39/1999 Bab III tentang Hak Asasi manusia dan Kebebasan Dasar manusia. jaminan. Kekuasaan kehakiman merupakan kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan (Pasal 24 ayat1). Segenap warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hokum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya (Pasal 27 ayat 1). Negara Indonesia adalah negara hukum (Pasal 1 ayat 3). Dengan demikian.

menyajikan kata-kata (istilah) yang perlu diketahui. Ketiga. 2. Keempat. 8. menyadari adanya peristiwa yang controversial yang selanjutnya menjadi masalah yang harus dipecahkan. mengidentifikasi hipotesis (berupa penjelasan atau jawaban tentative) menguji hipotesis sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh adalah sebagai berikut ini. Hak mendapat kewarganegaraan. dirinya. Hak mendapatkan pendidikan. Kelima.. b. terutama pada item 1. Model pembelajaran yang kedua disebut proses inkuiri menurut Welton & Mallan (1988) memiliki langkah-langkah sebagai berikut : Pertama. 11. menguji kesimpulan sementara (apakah telah menjelaskan peristiwa yang controversial?) . a.3. Kedua. 5. memodifikasi hipotesis menjadi kesimpulan sementara sampai data secara lengkap terkumpul. Suatu model langkah-langkah pembelajaran yang dapat dikembangkan oleh guru untuk mengadakan inkuiri dalam proses pembelajaran HAM sebagai berikut : Pertama. memecahkan masalah. 6. merumuskan tujuan. Apabila hipotesis ditolak maka masalah dapat dirumuskan kembali dan inkuiri kembali ke langkah yang kedua. 10. Apabila hipotesis diterima maka inkuiri dapat melanjutkan ke langkah keempat. 4. Hak diperlakukan baik terhadap sesame. 3 isi dan hak-hak anak di atas banyak yang berkaitan dengan nilai persamaan dan keadilan. Hak mendapat kesempatan berbicara. menyajikan ide-ide yang perlu dipelajari. hak mendapat perlindungan dan pekerjaan yang membahayakan Hak mendapatkan pelayanan kesehatan. Ketiga. Hak mendapat perlindungan terhadap rahasia pribadi. Hak dipelihara orang tua dan mengetahui orang tua. 9. Apabila dikaji. menerapkan kemampuan yang telah dikuasai. 7. Hak mendapat perlakuan yang adil. Kelima. Kedua. Keempat.

1996) memiliki langkah-langkah berikut : Pertama. Ketiga. Keempat. Menggambarkan karakteristik masalah atau situasi yang penting mengajukan kemungkinan kesimpulan atau penjelasan. Kedua.Model ketiga pembelajaran inkuiri disebut inkuiri dasar sebagaimana disarankan oleh Dewey (Amstrong. mengumpulkan bukti yang dapat digunakan untuk menguji akurasi kesimpulan atau penjelasan menguji kesimpulan atau penjelasan berdasarkan bukti yang ada mengembangkan kesimpulan yang didukung oleh bukti yang tepat. . Kelima.

Kesimpulan HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM.BAB III PENUTUP A. B. Pembukaan UUD 1945 memuat prinsipprinsip rule of law. yang pada hakikatnya merupakan jaminan secara formal terhadap ‘’rasa keadilan’’ bagi rakyat Indonesia. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi. khususnya keadilan social. Sedangkan Inti rule of law di Indonesia adalah jaminan adanya keadilan bagi masyarakatnya. . Saran Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak-injak oleh orang lain. tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa Jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain.

2007. S. dkk. dkk. 2008. Materi dan Pembelajaran PKn SD.DAFTAR PUSTAKA Bambang Suteng. Jakarta:Erlangga Winataputra. Pendidikan Kewarganegaraan. Jakarta:Universitas Terbuka . Udin.

4................. Disusun oleh : Kelompok 3 1.. 7. Dwi Rahayu Dian ratna Sari Atika Tri Widyati Danik Tri Astutik Uwais Qorni Nur Indah Mulyana Nur Khafidhin (10120113) (10120118) (10120126) (10120128) (10120132) (10120146) (10120165) PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR .MAKALAH Hak Asasi Manusia dan Rule of Law Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Praktik Mengajar PKn Dosen Pengampu : Intan.. 3.... 6.. 2...... 5.

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN IKIP PGRI SEMARANG 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful