LAPORAN

PRAKTEK PENGUKURAN INSTALASI LISTRIK DASAR TRANSFORMASI WYE – DELTA

DISUSUN OLEH : NAMA NIM : IRWANDES SILALAHI : 0905032079

JURUSAN TEKNIK LISTRIK POLITEKNIK NEGERI MEDAN 2010

JAWABAN PERTANYAAN 4. LEMBARAN / DATA PENGUKURAN Nomor Percobaan Judul Tanggal Percobaan Tanggal Penyerahan Nama Praktikan Partner :2 : TRANSFORMASI WYE – DELTA : 21 April 2010 : 5 Mei 2010 : Irwandes silalahi : Roihan Nasution Hotlan I Siallagan IBNU H MASRUL Instruktur : - Nilai Keterangan : :  DAFTAR ISI i. KESIMPULAN DAN SARAN/KRITIK . JUDUL 1. ANALISA HASIL PERCOBAAN 3. ISI a) Judul b) Tujuan c) Teori Dasar d) Alat dan Bahan yang digunakan e) Gambar rangkaian percobaan f) Tabel evaluasi g) Langkah kerja h) Ada pertanyaan 2.

di dalam rangkaian listrik tahanan diberi tanda dengan huruf R. DAN 0. ( Volt ) ( Ohm ) ( Amper ) . arus dan tegangan serta menggamberkan karakteristik tahanan dengan mempergunakan hokum Ohm. Berdasarkan dari Hukum Ohm telah kita ketahui bahwa : V = I. hokum ohm menyatakan hubungan antara tegangan. R R = V/I I = V/R Dimana : V = Tegangan yang diberikan pada tahanan I = Arus yang mengalir pada tahanan R = Besarnya tahanan Besarnya daya dari sebuah tahanan tergantung dari besarnya arus yangb diberikan/melalui tahanan itu. satuan dari tahanan adalah ohm (Ω). 0. o Untuk menambah pengetahuan tentang alat ukur o Untuk mengetahui cara pemakaian alat ukur o Untuk mengetahui nilai tahanan dengan menggunakan satuan ohm meter o Untuk mengukur dan mengetahui nilai teganggan dengan menggunakan satuan volt meter  TEORI DASAR Tahanan adalah salah satu dari komponen yang banyak di pergunakan di dalam rangkaian-rangkaian listrik. daya yang diberikan pada tahanan itu tidak boleh melebihi dari daya tahanan tersebut tahanan mempunyai beberapa nilai daya seperti: 5 W.25 W. Jenis tahanan yang dipergunakan pada percobaan ini adalah tahanan karbon.5 W . arus dan tahanan di dalam rangkaian listrik. 1W. TUJUAN/MAKSUD Harus bisa mengukur dan menghitung nilai tahanan.

220 Ω . ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN  Power supply :  Multi tester  Tahanan : : 0 – 60 volt DC ( 1 buah ) Sanwa CX 505 ( 2 buah ) 47Ω . 150 Ω. 65Ω . 470 Ω . 100 Ω . 680 Ω . 820 Ω.  Protto board  Leads : : -  GAMBAR RANGKAIAN PERCOBAAN + AMPER METER R = 47 Ω VOLT METER _ .

65 13 15.5 10 38.25 4 6.5 56.3 10.8 39 47.5 63.85 10.5 ARUS ( MILLI AMPERE ) R2 = 150Ω R₃ = 390Ω 12.5 172. TABEL EVALUASI TABEL 1.75 TABEL 2.29 12. Tegangan (volt) 1 3 5 7 9 11 13 15 R= 47Ω 17.5 65 83 105 125 150 ARUS / MILLI AMPERE R= R= 470Ω R= 680Ω 220Ω/5W 4.5 15 19.3 135 170.5 243.5 19 23 25.5 5.5 35 TABEL 3.8 106. TAHANAN (Ω) ARUS ( MULLI 47 200 56 1735 100 75 270 35 470 20 .5 20 63.35 17.15 10.75 8.5 208.5 1.5 30.5 107.1 137.5 47.5 5 25.9 225 276 295 R= 100Ω 8 27. Tegangan (volt) 2 4 6 8 10 12 14 R1 = 56Ω 30 42.6 14.75 6.5 21 R= 820Ω/2W 1 3.5 20.5 25 80 30 142.5 12.5 31.5 15 51.5 65 1.

 PERTANYAAN 1. ukur hubungan antara arus dan tegangan dari beberapa tahanan tersebut. Atur tegangan power sopply dari 1 sampai 15 volt. ( table 2 ) 6. Bagai mana hubungan antara V dan I pada rangkaian-rangkaian yang telah diberikan. Jelaskan dengan grafik. . Buatlah rangkaian seperti gambar di bawah ini dengan R = 47 Ω + AM PER M ETER R = 47 Ω 10 V VO M LT ETER _ 2. Ukur besar arus yang mengalir pada beberapa tahanan ( 5 buah tahanan ). 5. ukur arus yang mengalir pada rangkaian tersebut dan tegangan pada tahanan. catatat setiap kenaikan tegangan dan ukur arus yang mengalir pada rangkaian tersebut. onkan power supply dan atur tegangan pada 10 volt. ( table 1 ) ulangi step 2 dan 3 dengan mempergunakan beberapa tahanan ( 6 buah tahanan ). ( Tabel 3 ).-METER )  LANGKAH KERJA 1. . 4. 3. ( table 1 ) ulangi step 2 dan 3 dengan mempergunakan beberapa tahanan ( 3 buah tahanan ). Onkan power supply dan atur tegangan menjadi 10 V.

berikan kesimpulan dari percobaan-percobaan yang telah anda lakukan tersebut. tentukan hubungan antara I dan R. Bala tegangan yang diberikan constant nilainya.1 V _  KESIMPULAN DAN SARAN/KRITIK Penulis dapat menarik beberapa kesimpulan dari hasil percobaan-percobaan yang telah dilakukan.2. R = 390 Ω + . 4.  JAWABAN PERTANYAAN AMPER METER VOLT METER R = 150 Ω R = 56 Ω 14. Gambarkan karakteristik dari tahanan ( 3 buah tahanan ) dai step 5. jelaskan. 3.

Besarnya arus listrik berbanding lurus dengan beda potensial dan terbalik dengan tahanan penghantarnya. 470. Besarnya arus berbanding terbalik dengan tahanan pada tegangan konstan. Medan. 270. ( dalam satuan Ω ) maka arus yang mengalir akan kecil.Taebel 1: : : Tabel 2 : : Table 3 : Semakin besar tegangan yang diberikan pada satu tahanan maka arus yang mengalir akan semakin besar juga Dan sebaliknya semakin besar tahanan maka arus yang mengalir akan kecil juga semakin besar tegangan yang di berikan pada tahanan yang semakin besar maka arus yang mengalir akan semakin besar.56. Semakin besar tegangan yang diberikan pada satu tahanan maka arus yang mengalir akan semakin besar juga Dan sebaliknya semakin besar tahanan maka arus yang mengalir akan kecil juga pada table ini tegangan yang diberikan 10V tahanan 47.100. SARAN penulis.5 mei 2010 ( ) . Pada umumnya V konstan terdapat pada sumber tegangan konstan dan rangkaian stabilisasi tegangan ( stabilisator ). alat dan bahan diperlengkap agar dalam melak sanakan praktek tidak terhalang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful